cover
Contact Name
Zelfia
Contact Email
zelfia.zelfia@umi.ac.id
Phone
+6285255604643
Journal Mail Official
zelfia.zelfia@umi.ac.id
Editorial Address
Jl. Urip Sumoharjo KM 05
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
RESPON Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ilmu Komunikasi
ISSN : -     EISSN : 28281756     DOI : https://doi.org/10.33096/respon.v1i1
RESPON Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ilmu Komunikasi adalah untuk publikasi Mahasiswa yang terbit empat kali dalam setahun, yang diterbitkan pada bulan Januari, April, Juli dan Oktober. Jurnal ini dikelola sejak Januari 2020, dalam hal ini Volume 1 yang terdiri dari artikel berbasis penelitian dan / atau artikel konseptual dalam komunikasi. RESPON Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ilmu Komunikasi diterbitkan oleh Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi, Fakultas Sastra Universitas Muslim Indonesia. Penerbit hanya menerima karya asli, yang belum dipublikasikan di tempat lain. Artikel harus dikirimkan melalui situs ini sesuai dengan format kami. Artikel yang dikirim akan ditinjau dan diedit untuk keseragaman format, istilah, dan prosedur lainnya. Artikel yang diterbitkan dalam bidang ilmu komunikasi yang dikaitkan berbagai disiplin keilmuan, dan sudut pandang, budaya, politik, ekonomi, sosial dan teknologi.
Articles 272 Documents
Manajemen Komunikasi RRI Pro-2 Makassar Pada Program Santai Siang Dalam Menarik Minat Pendengar Muda Nurul Zakinah Alwi Rajab; Andi Muttaqin Mustari; Izki Fikriani Amir
RESPON JURNAL ILMIAH MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/respon.v7i1.339

Abstract

Program siaran yang dirancang dengan manajemen komunikasi yang tepat menjadi kunci penting dalam mempertahankan eksistensi radio di kalangan pendengar muda. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah (1)untuk mengetahui Manajemen RRI Pro 2 Makassar terhadap program acara Santai Siang dalam menarik minat pendengar muda. (2) Untuk mengetahui Tantangan yang dihadapi oleh RRI Pro 2 Makassar dalam program Santai Siang terkait upaya menarik minat pendengar muda. Informan dalam penelitian ini berjumlah delapan orang yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu yang relevan dengan fokus penelitian. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian deskriptif kualitatif dengan Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan Teori AIDDA, Teori S-O-R dan Teori SWOT untuk mengevaluasi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RRI Pro 2 Makassar menerapkan Manajemen komunikasi yang dilakukan melalui Perencanaan komunikasi program dalam rapat evaluasi rutin untuk menilai efektivitas program, strategi penyusunan dan penyajian program yang santai namun tetap terstruktur dan relevan dengan anak muda, serta kesiapan tim produksi dan pemanfaatan media sosial dengan optimal.
Persepsi Masyarakat Terhadap Fenomena Toxic Language Di Kalangan Remaja Desa Tumbu, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah Reni Ayunita; Zelfia Zelfia; Ihramsari Akidah
RESPON JURNAL ILMIAH MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/respon.v7i1.340

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi masyarakat terhadap fenomena Toxic language dikalangan remaja dan untuk menganalisis proses komunikasi masyarakat dalam berinteraksi dengan anak remaja di Desa Tumbu, Kec. Topoyo, Kab. Mamuju Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dan teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari wawancara dengan beberapa informan peneliti mengelompokkan persepsi Informan sebagai berikut: 1) Normalisasi Bahasa Kasar sebagai Bentuk Kebiasaan Baru, 2) Toxic language sebagai Cermin Identitas atau Pengungkapan Diri, 3) Toxic language dapat Merusak Hubungan antar Individu, 4) Toxic language diperoleh dari Media Sosial dan Teman Sebaya dan 5) Toxic language Menimbulkan Ambiguitas Nilai. Dari wawancara juga diperoleh informasi terkait proses komunikasi antara masyarakat dengan remaja yang dilakukan dengan dua cara yaitu komunikasi langsung dan tidak langsung. Berdasarkan observasi ditemukan tantangan yang signifikan terkait perbedaan bahasa dan istilah yang digunakan di Desa Tumbu. Orang tua dan guru lebih menekankan penggunaan bahasa yang santun, sementara remaja lebih fleksibel dalam menggunakan bahasa gaul, termasuk Toxic language. Hal ini menciptakan kesenjangan komunikasi yang dapat memperburuk hubungan antar generasi. Namun demikian, hasil wawancara juga menunjukkan adanya upaya dari beberapa informan untuk menjembatani perbedaan pandangan tersebut melalui pendekatan komunikasi yang lebih terbuka dan empatik.
Komunikasi Budaya Tradisi Maudu Nabi Muhammad Saw. Pada Masyarakat Tanatakko Dalam Mempertahankan Nilai-Nilai Spiritual Di Kecamatan Bantimurung Siti Nurhaliza Ma’rufi; Hadawiah Hadawiah; Nurjannah Nurjannah
RESPON JURNAL ILMIAH MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/respon.v7i1.341

Abstract

Penelitian ini secara komprehensif mengkaji tradisi Maudu Nabi Muhammad SAW di Dusun Tanatakko, Kecamatan Bantimurung, sebuah tradisi turun temurun yang mereka jaga untuk melestarikan nilai spiritual dan mempererat tali silaturahmi. Perayaan tahunan ini melibatkan kebersamaan dalam menanggung biaya, diisi dengan zikir, barzanji, doa, dan berbagi hidangan. Tradisi membawa makanan juga menjadi ciri khas, mencerminkan kekayaan budaya dan spiritual dalam memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW. Menggunakan metode kualitatif deskriptif. Tujuan utamanya adalah untuk menganalisis bagaimana komunikasi budaya berperan dalam melestarikan nilai spiritual, mengidentifikasi makna dan simbol yang terkandung dalam tradisi tersebut, serta memahami tentang nilai-nilai spiritual ini dipertahankan di tengah modernisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Maudu berfungsi sebagai fondasi vital dalam menjaga nilai-nilai spiritual masyarakat. Masyarakat Tanatakko memanfaatkan berbagai bentuk komunikasi budaya lisan (lantunan Barzanji dan ceramah), simbolik (telur hias, songkolo), dan ritual nonverbal (partisipasi kolektif) untuk melestarikan nilai-nilai spiritual seperti syukur, gotong royong, dan kepedulian sosial dalam tradisi Maudu. Tradisi Maudu di Tanatakko kaya akan makna dan simbol. Telur hias melambangkan persatuan dan keberkahan, sementara songkolo dan kaddo minyak merepresentasikan kerukunan dan rasa syukur penguat dan silaturahmi. Makna-makna ini diinternalisasi melalui partisipasi kolektif dan ritual itu sendiri. Masyarakat Tanatakko berhasil mempertahankan nilai-nilai spiritual tradisi Maudu di tengah modernisasi melalui komunikasi ritual dan upaya pelestarian yang terencana. Mereka melibatkan generasi muda, beradaptasi tanpa kehilangan esensi, serta memanfaatkan peran tokoh agama dan praktik sosial seperti gotong royong.
Peran Komunikasi Interpersonal Dalam Mengatasi Prokrastinasi Akademik Mahasiswa Tugas Akhir Program Studi Farmasi Universitas Megarezky Makassar Julhisham Penana Doken; Abd Majid; Aulia Mahardhika
RESPON JURNAL ILMIAH MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/respon.v7i1.342

Abstract

Prokrastinasi akademik merupakan fenomena umum di kalangan mahasiswa, terutama pada jenjang akhir perkuliahan yang menghadapi tekanan akademik tinggi, seperti yang dialami mahasiswa Program Studi Farmasi Universitas Megarezky Makassar. Kebiasaan menunda tugas ini dapat berdampak pada keterlambatan penyelesaian studi, rendahnya motivasi belajar, serta meningkatnya stres. Salah satu pendekatan yang potensial dalam menanggulangi prokrastinasi akademik melalui penguatan peran komunikasi interpersonal, yang mencakup keterbukaan diri, empati, kemampuan mendengarkan aktif, menerima dan menerima umpan balik, dan kepercayaan diri dalam menyampaikan pendapat. Penelitian ini bertujuan untuk memahami sejauh mana komunikasi interpersonal dapat membantu mahasiswa dalam mengatasi kecenderungan menunda tugas akademik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap tujuh informan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal berperan penting dalam mengurangi kecenderungan prokrastinasi akademik. Mahasiswa yang mampu membangun relasi interpersonal yang baik lebih mudah mengungkapkan kesulitan, mendapatkan dukungan emosional, serta meningkatkan motivasi dan efektivitas belajar. Namun, ditemukan pula beberapa tantangan seperti kecemasan terhadap penilaian sosial, kurangnya kepercayaan diri, dan minimnya dukungan lingkungan sekitar. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa komunikasi interpersonal dapat menjadi strategi adaptif yang relevan untuk mendorong keberhasilan akademik mahasiswa, khususnya dalam proses penyelesaian tugas akhir.
Strategi Promosi Melalui Media Sosial Instagram Untuk Meningkatkan Minat Pengunjung Di Cafe Sunset Palm Kabupaten Pinrang Putri Handayani; Muhammad Idris; Salim Hasan
RESPON JURNAL ILMIAH MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/respon.v7i1.343

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong pelaku usaha di sektor kuliner untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi yang efektif, dengan Instagram menjadi platform unggulan karena kemampuannya menyajikan konten visual yang menarik dan menjangkau audiens luas. Café Sunset Palm yang terletak di Kabupaten Pinrang memanfaatkan potensi ini dengan menerapkan strategi promosi melalui Instagram untuk meningkatkan daya tarik dan kunjungan, terutama dari kalangan muda yang aktif di media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi promosi yang digunakan serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pemilik café, admin media sosial, dan pengunjung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Café Sunset Palm menerapkan lima strategi utama, yaitu promosi penjualan, hubungan masyarakat, konsistensi konten visual, pemanfaatan fitur Instagram, dan kolaborasi dengan influencer lokal. Strategi ini dilaksanakan secara konsisten dengan memperhatikan tren serta karakteristik audiens muda, yang berdampak positif terhadap peningkatan jumlah pengikut Instagram dari 500 menjadi 2.635 dalam setahun dan kenaikan rata-rata kunjungan harian dari 30 menjadi 60–80 orang. Faktor pendukung keberhasilan mencakup desain café yang estetik, Wi-Fi gratis, dan kreativitas tim media sosial, sementara hambatan utamanya adalah keterbatasan sumber daya manusia dan rendahnya literasi digital marketing
Komunikasi Antarbudaya Pada Mahasiswa Internasional Dengan Mahasiswa Lokal Di Universitas Muslim Indonesia Ayu Kirani Hasmy; Zelfia Zelfia; Muhammad Idris
RESPON JURNAL ILMIAH MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/respon.v7i2.381

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran terkait proses adaptasi serta hambatan apa yang dihadapi mahasiswa internasional dalam menghadapi komunikasi antarbudaya di Universitas Muslim Indonesia. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenoligis. Terdapat 8 informan dalam penelitian ini yang merupakan mahasiswa lokal dan internasional dari beberapa negara dan bestatus sebagai mahasiswa aktif di Universits Muslim Indonesia. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan pendekatan analisis reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses komunikasi antar budaya pada mahasiswa internasional dengan mahasiswa lokal meliputi interaktif, transaksional dan dinamis. Selain itu, terdapat beberapa hambatan yang dialam dalam proses komunikasi antarbudaya diantaranya yaitu adanya perbedaan bahasa serta adanya kesulitan dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Cara penyesuain diri yang dilakukan oleh semua informan yaitu lebih mengenal dan mempelajari lagi bahasa, budaya hingga kebiasaan yang ada di makassar. Berada di lingkungan masyarakat yang berbeda secara sosial dan budaya kemungkinan seseorang menghadapi berbagai masalah baru terutama bagi mahasiswa internasional . Perbedaan yang muncul akan berpengaruh terhadap proses adaptasi di lingkungan baru. Adaptasi dapat merupakan masalah yang dihadapi mahasiswa internasional dalam menjalani proses studi di luar negeri. Terlebih terjadi pada mahasiswa internasional yang kuliah di Universitas Muslim Indonesia mengingat di Makassar sendiri cukup banyak budaya yang berbeda-beda yang berasal dari suku yang ada di daerah tersebut.
Pola Komunikasi Guru Dalam Meningkatkan Kemampuan Literasi Numerasi Peserta Didik Kelas V Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Enrekang Novita Adriani; Kaharuddin Kaharuddin; Andi Muttaqin Mustari
RESPON JURNAL ILMIAH MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/respon.v7i2.382

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji pola komunikasi guru dalam meningkatkan kemampuan literasi numerasi peserta didik kelas V di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Enrekang serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Narasumber terdiri dari kepala madrasah, guru matematika, dan enam peserta didik kelas V. Hasil penelitian menunjukkan guru menerapkan pola komunikasi satu arah dengan media visual dan permainan untuk mendukung pembelajaran observasional serta komunikasi dua arah dan multi arah melalui diskusi, tanya jawab, dan bimbingan sebaya untuk membangun pengetahuan secara interaktif. Faktor pendukung mencakup fasilitas sekolah, program numerasi, peningkatan kompetensi guru, dan penggunaan bahasa yang mudah dipahami. Adapun hambatan meliputi rendahnya motivasi siswa, perbedaan karakter, dan kurangnya keberanian bertanya.
Pola Komunikasi Guru Dalam Pembentukan Karakter Siswa Melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Di UPT SMP Negeri 2 Pinrang Nur Rahmah; Ahdan S; Izki Fikriani Amir
RESPON JURNAL ILMIAH MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/respon.v7i2.383

Abstract

Komunikasi memiliki peran penting dalam membentuk karakter siswa melalui interaksi antara guru dan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola komunikasi guru dalam membentuk karakter siswa melalui pelaksanaan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di UPT SMP Negeri 2 Pinrang. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan studi kasus melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta mengacu pada teori kepercayaan, nilai, dan belajar sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan komunikasi dua arah secara efektif, memadukan bahasa Indonesia untuk pemahaman dan bahasa daerah untuk kedekatan emosional. P5 dilaksanakan dengan baik melalui lima tema utama, dan berkontribusi pada pembentukan karakter, kemandirian, kerja sama, dan tanggung jawab siswa. Komunikasi interpersonal yang terbuka dan efektif antara guru dan siswa menjadi kunci keberhasilan program ini. Adapun tantangan utama yang dihadapi adalah kurangnya pelatihan teknis bagi guru serta keterbatasan literasi digital, khususnya di kalangan guru senior.
Komunikasi Budaya Upacara Adat Rambu Solo Dalam Mempertahankan Nilai Leluhur Di Kabupaten Toraja Rizkia Aviva Yusuf; Hadawiah Hadawiah; Muh. Rayes Ibrahim
RESPON JURNAL ILMIAH MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/respon.v7i2.384

Abstract

Kabupaten Toraja atau suku Toraja dikenal sebagai salah satu wilayah yang memiliki kekayaaan warisan budaya dan potensi pariwisata yang tinggi. Salah satu tradisi yang menjadi ciri khas suku Toraja adalah upacara kematian Rambu Solo. Pelaksanaan rangkaian ritual upacara ini melibatkan pengorbanan puluhan hingga ratusan babi dan kerbau. Tradisi rambu solo’ merupakan bagian integral kehidupan yang sudah berlangsung ratusan tahun. Masyarakat Toraja menganggap Rambu solo’ sebagai identitas budaya dan memegang peran penting dalam menjaga ikatan sosial melalui pelibatan berbagai lapisan masyarakat dalam acara.Rambu Solo' memiliki akar sejarah bersumber dari kepercayaan leluhur masyarakat Toraja yang dikenal sebagai Aluk To Dolo atau "Jalan Leluhur. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui Komunikasi Budaya Upacara Adat Rambu Solo Dalam Mempertahankan Nilai Leluhur Di Kabupaten Toraja. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data yang dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumentasi. Hasil penelitian ini Menunjukkan bahwa Upacara adat Rambu Solo’ bukan hanya prosesi pemakaman, tetapi merupakan wujud komunikasi budaya yang memadukan nilai spiritual, sosial, dan simbolik. Melalui rangkaian ritual, simbol, dan interaksi sosial, tradisi ini berhasil mempertahankan identitas serta memperkuat solidaritas masyarakat Toraja lintas generasi. Selain itu, upacara ini juga menjadi media pewarisan nilai dan norma adat yang efektif, karena setiap unsur yang terlibat mengandung pesan budaya yang dapat dipahami, dihayati, dan dijalankan oleh seluruh lapisan masyarakat. Dengan demikian, Rambu Solo’ berperan penting dalam menjaga kesinambungan tradisi, memperkuat hubungan antarkelompok, dan menjadi sarana pembelajaran nilai-nilai budaya bagi generasi penerus.
Representasi Pesan Kemanusiaan dalam Trailer Film Hayya 3: Gaza: Analisis Semiotika Roland Barthes Fauziah Ramdani; Zelfia Zelfia
RESPON JURNAL ILMIAH MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/respon.v7i2.385

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan semiotika Roland Barthes pada trailer film Gaza (Hayya 3), sebuah film tentang anak yatim piatu dari relawan kemanusiaan yang wafat di Palestina dan pertemuannya dengan Hayya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik observasi digital terhadap 6 cuplikan utama—meliputi adegan, dialog, dan simbol visual—serta studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa trailer berdurasi 2 menit 15 detik ini menggabungkan potongan adegan pemain dengan video riil, seperti aksi kemanusiaan di Monas dan pria pembawa bendera di tengah asap. Melalui konsep tanda Barthes, objek visual seperti bendera, syal, jilbab, dan baju Palestina bertindak sebagai signified (petanda) yang mempertegas identitas film. Sebaliknya, orasi kemanusiaan dan pengeboman bangunan bertindak sebagai signifier (penanda) ekspresi film. Secara denotasi, tangisan Hayya dan aksi ketapel pemuda menunjukkan kepiluan serta perjuangan fisik. Secara konotasi, tangisan tersebut memicu destabilisasi makna (multi-tafsir) bagi penonton, sementara ketapel menyimbolkan keterbatasan yang tidak menyurutkan semangat juang. Penelitian ini berkontribusi penting pada studi komunikasi Islam dengan membuktikan bahwa trailer film efektif menyampaikan pesan dakwah dan keagamaan yang mendalam melalui simbol visual dan audio.