cover
Contact Name
Muhammad Majdy Amiruddin
Contact Email
sipakainge@iainpare.ac.id
Phone
+6281241778806
Journal Mail Official
sipakainge@iainpare.ac.id
Editorial Address
Jalan Amal Bakti No. 08 Soreang Kota Parepare
Location
Kota pare pare,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Sipakainge: Inovasi Penelitian, Karya Ilmiah, dan Pengembangan
ISSN : -     EISSN : 30312426     DOI : https://doi.org/10.35905/sipakainge
Sipakainge: Inovasi Penelitian, Karya Ilmiah, dan Pengembangan merupakan jurnal mahasiswa yang diproduksi oleh Institut Agama Islam Negeri Parepare. Ruang lingkup jurnal ini adalah sains Islam (Islamic Science). Pembahasan mengenai sains Islam bisa meliputi berbagai macam aspek, seperti Pendidikan Islam, Ekonomi Islam, Ilmu hukum Islam, Ushuluddin, adab dan dakwah Islamiyah, Perkembangan sains dan teknologi dalam peradaban Islam, serta Konsep, filsafat, dan metodologi sains yang dapat diimplementasikan ke dalam peradaban Islam.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 204 Documents
ANALISIS GARAR PADA JUAL BELI ONLINE MELALUI RESELLER Nadira, Nurhikmayani
Sipakainge: Inovasi Penelitian, Karya Ilmiah, dan Pengembangan (Islamic Science) Vol 2 No 6 (2024): Special Issue: Islamic Economics
Publisher : IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keywords: Garar, buy, sell, reseller Kata Kunci: Garar, jual, beli, reseller ABSTRACT This research aims to analyze the influence of the presence of resellers in online buying and selling transactions on the level of consumer trust in the authenticity of the products purchased. The research method used is qualitative with a descriptive analytical approach. Data was collected through in-depth interviews and observations of resellers and consumers involved in online transactions. The research results show that the presence of resellers can influence consumer confidence in product authenticity, especially related to the quality, genuineness and originality of the products offered. These findings provide important insights for business practitioners in managing online buying and selling transactions through reseller systems to increase consumer trust and ensure customer satisfaction. Thus, the abstract summarizes the objectives, methods, findings and guarantees from research conducted regarding the influence of thepresence of resellers in online buying and selling transactions onconsumer trust in product authenticity. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keberadaan reseller dalam transaksi jual beli online terhadap tingkat kepercayaan konsumen terhadap keaslian produk yang dibeli. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap reseller dan konsumen yang terlibat dalam transaksi online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan reseller dapat memengaruhi kepercayaan konsumen terhadap keaslian produk, terutama terkait dengan kualitas, keaslian, dan keandalan produk yang ditawarkan. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi praktisi bisnis dalam mengelola transaksi jual beli online melalui sistem reseller untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan memastikan kepuasan pelanggan. Dengan demikian, abstrak tersebut merangkum tujuan, metode, temuan, dan implikasi dari penelitian yang dilakukan terkait dengan pengaruh keberadaan reseller dalam transaksi jual beli online terhadap kepercayaan konsumen terhadap keaslian produk.
Penerapan Kaidah La Ibrata Littawahumi Terhadap Transaksi Bisnis Putri Rusida, Fauzia
Sipakainge: Inovasi Penelitian, Karya Ilmiah, dan Pengembangan (Islamic Science) Vol 2 No 9 (2024): Special Issue: Islamic Legal Maxim on Islamic Finance
Publisher : IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adapun contoh penerapan prinsip ini yaitu transaksi bisnis, yang dimana jika seorang pedagang membeli barang dengan niat untuk dijual kembali (niat jelas). Jika ada pihak yang menduga bahwa pedagang tersebut mungkin berniat untuk spekulasi yang tidak halal, dugaan ini tidak dapat membatalkan transaksi berdasarkan “La Ibrata Littawahumi”.
Sebuah Penerapan la ibrata littawahumi pada transaksi utang piutang Muhammad Arman Fariz
Sipakainge: Inovasi Penelitian, Karya Ilmiah, dan Pengembangan (Islamic Science) Vol 2 No 9 (2024): Special Issue: Islamic Legal Maxim on Islamic Finance
Publisher : IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research contains an explanation of the branch of the creed "la ibrata littawahumi," which is closely related to the main principle "al-yaqin la yuzalu bil-syak." The aim of this study is to understand the relationship between these two principles.This research contains an explanation of the branch of the creed "la ibrata littawahumi," which is closely related to the main principle "al-yaqin la yuzalu bil-syak." The aim of this study is to understand the relationship between these two principles.
Penerapan kaidah Isti'malu an-nasi hujjatun yujibu al-'amalu biha pada akad Mudharabah arjun
Sipakainge: Inovasi Penelitian, Karya Ilmiah, dan Pengembangan (Islamic Science) Vol 2 No 9 (2024): Special Issue: Islamic Legal Maxim on Islamic Finance
Publisher : IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan Isti'malu an-nasi hujjatun yujibu al-'amalu biha pada akad Mudharabah menjadi penting dalam konteks keuangan syariah. Dalam akad Mudharabah, terdapat kerjasama antara pemilik modal (shahibul maal) dan pengelola modal (mudharib) untuk mendapatkan keuntungan. Dalam konteks ini, prinsip Isti'malu an-nasi hujjatun yujibu al-'amalu biha dapat diinterpretasikan sebagai keharusan untuk melaksanakan kesepakatan yang telah disepakati oleh kedua belah pihak sesuai dengan asas keadilan dan kepatuhan terhadap aturan syariah. Dengan menerapkan prinsip ini, kedua belah pihak dalam akad Mudharabah diharapkan untuk mematuhi perjanjian dan tidak menyimpang dari ketentuan yang telah disepakati. Misalnya, pengelola modal harus mengelola dana dengan penuh kejujuran dan kecermatan, serta tidak menggunakan dana tersebut untuk kepentingan pribadi tanpa seizin pemilik modal. Sebaliknya, pemilik modal juga diharapkan memberikan kepercayaan
Penerapan Kullu Rukhsatin Ubihihat Lild-darrura wal-hajaati lam Tusbah qabla Wujudhiha Pada Transaksi Hutang Piutang hatima, husnul
Sipakainge: Inovasi Penelitian, Karya Ilmiah, dan Pengembangan (Islamic Science) Vol 2 No 9 (2024): Special Issue: Islamic Legal Maxim on Islamic Finance
Publisher : IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kaidah Kullu rukhsatin ubihihat lild-daruratu wal-hajaati lam tusbah qabla wujudhiha adalah kaidah Islam yang berarti “setiap keringanan diperbolehkan karena adanya eadaan darurat dan kebutuhan”. Kaidah menjelaskan bahwa dalam kondisi darurat arau kebutuhan, seseorang diperbolehkan melakukan hal-hal yang biasanya dilarang. Hal ini dilakukaan untuk menghindari bahaya atau kesulitan yang lebih besar. Namun, kaidah ini tidak boleh disalahgunakan. Seseorang hanya boleh menggunakan keringanan yang digunakan juga harus sesuai dengan syariat Islam. Kaidah Kullu rukhsatin ubihihat lild-daruratu wal-hajaati lam tusbah qabla wujudhiha didasarkan pada beberapa dalil dari Al-Qur’an dan hadist Nabi Muhammad SAW di antaranya: Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 185 “Dan Allah tidak menghendaki kesusahan bagimu. Tetapi Dia ingin membersihkanmu dan menyempurnakan nikmat-Nya kepadamu agar kamu brsyukur” Hadist Nabi Muhammad SAW “telah dating kepadaku sekelompok orang yang bertanya tentang hal-hal yang haram. Aku katakana kepada mereka,’Sesungguhnya Allah tidak mengharamkan hal-hal yang baik, tetapi yang diharamkan-Nya adalah bangkai, daging babi, daging yang disembelih tanpa menyebut nama Allah , dan hewan yang mati tercekik” Contoh penerapan kaidah Kullu rukhsatin ubihihat lild-daruratu wal-hajaati lam tusbah qabla wujudhiha pada Penundaan Pembayaran Hutang yaitu dalam situasi darurat seperti seseorang yang mengalami musibah kesulitan ekonomi yang ekstrem seperti kehilangan pekerjaan yang mengakibatkan krisis keuangan jika ia membayar hutang tersebut dapat mengakibatkan kerusakan yang lebih besar jika dipaksa membayar hutang tepat waktu, seperti kehilangan tempat tinggal serta tidak dapat mengakses kebutuhan pokoknya. Keringanan yang diberikan seperti penundaan pembayaran hutang untuk jangka waktu tertentu , penurunan jumlah cicilan pembayaran hutang serta pembebasan sebagian rau seluruh hutang. Contoh kasus: Seseorang pengusaha mengalami kebakaran yang mengakibatkaan kerusakan parah pada usahanya. Hal ini menyebabkan kehilangan pendapatan yang signifikan dan membuatnya kesulitan untuk membayar htang tepat waktu. Sehingga orang yang memberikan piutang mengajukan permohonan penundaan pembayaran utang kepada orang yang memiliki hutang. Setelah memahami situasi darurat tersebut seorang yang memberikan piutang menyetujui penundaan pembayaran hutang selama 6 bulan. Makna dari kaidah Kullu rukhsatin ubihihat lild-daruratu wal-hajaati lam tusbah qabla wujudhiha yaitu penting dalam kehidupan umat Islam. Kaidah menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang memiliki aturan dan batasan yang jelas. Seseorang tidak boleh seenaknya menggunakan keringanan tanpa alas an yang jelas.
PENERAPAN AL-ASHLU BAQA’U MA KANA PADA TRANSAKSI UTANG PIUTANG Alfina, Feby
Sipakainge: Inovasi Penelitian, Karya Ilmiah, dan Pengembangan (Islamic Science) Vol 2 No 9 (2024): Special Issue: Islamic Legal Maxim on Islamic Finance
Publisher : IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The principle of Al-Ashlu Bāqa'u Mā Kāna 'Alā Mā Kāna, which means "the law as long as something remains as before," is one of the fiqh rules used in various aspects of muamalah, including debt and receivable transactions. This principle implies that the original state of an object or transaction is considered fixed until there is evidence that changes it. This article aims to examine the application of the principle of Al-Ashlu Bāqa'u Mā Kāna 'Alā Mā Kāna in debt and receivable transactions in the context of Islamic law. This research uses a qualitative method with a literature study approach, exploring relevant primary and secondary sources..
Penerapan kaidah Isti'malu an-nasi hujjatun yujibu al-'amalu biha pada akad Mudharabah arjun
Sipakainge: Inovasi Penelitian, Karya Ilmiah, dan Pengembangan (Islamic Science) Vol 2 No 9 (2024): Special Issue: Islamic Legal Maxim on Islamic Finance
Publisher : IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan Isti'malu an-nasi hujjatun yujibu al-'amalu biha pada akad Mudharabah menjadi penting dalam konteks keuangan syariah. Dalam akad Mudharabah, terdapat kerjasama antara pemilik modal (shahibul maal) dan pengelola modal (mudharib) untuk mendapatkan keuntungan. Dalam konteks ini, prinsip Isti'malu an-nasi hujjatun yujibu al-'amalu biha dapat diinterpretasikan sebagai keharusan untuk melaksanakan kesepakatan yang telah disepakati oleh kedua belah pihak sesuai dengan asas keadilan dan kepatuhan terhadap aturan syariah.
Analisis Transaksi Akad Salam Dalam Jual Beli Online ramahdani, ririn
Sipakainge: Inovasi Penelitian, Karya Ilmiah, dan Pengembangan (Islamic Science) Vol 2 No 7 (2024): Special Issue: Islamic Contemporary Transaction
Publisher : IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analysis of salam contract transactions in online buying and selling with a focus on the salam contract scheme, fulfillment of pillars and legal requirements in fiqh law, as well as ease of salam contract transaction mechanisms in e-commerce. The research method used is descriptive qualitative, with data analysis techniques that include data reduction, data presentation and drawing conclusions. Primary and secondary data sources were used in this research, including verses from the Koran, hadith, and related books. The findings of this article provide a deeper understanding of salam contract transactions in the context of online buying and selling, as well as the potential of the e-commerce market in Indonesia.
ANALISIS KETERLAMBATAN NASABAH MEMBAYAR ANGSURAN PADA AKAD MURABAHAH Ramadani, Amelia
Sipakainge: Inovasi Penelitian, Karya Ilmiah, dan Pengembangan (Islamic Science) Vol 2 No 8 (2024): Special Issue: Islamic Economics
Publisher : IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jurnal ini mengulas tentang Keterlambatan Nasabah Membayar Angsuran pada Akad Murabahah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk pembiayaan pada akad murabahah dan mengindetifikasi praktik keterlambatan nasabah membayar angsuran pada akad murabahah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Adapun instrumen penelitiannya adalah observasi, pedoman wawancara, dan peneliti sebagai instrumen kunci. Sumber data penelitian ini adalah hasil wawancara dari pegawai bank BRI. Peneliti menemukan bahwa akad murabahah tidak mempunyai referensi atau referensi langsung dari Al-Quran maupun Sunnah, yang ada hanyalah referensi tentang jual beli atau perdagangan. Namun akad murabahah jelas terdapat dalam peraturan dan undang-undang. Adapun beberapa faktor penyebab keterlambatan nasabah membayar cicilan pada akad murabahah yaitu karakater, kemampuan, kondisi keuangan, dan jaminan.
Sri M. R ANALISIS AKAD WAKALAH BIL UJRAH TERHADAP TRANSAKSI BRILINK DITINGKAT AGEN. ramli, sri muliyani
Sipakainge: Inovasi Penelitian, Karya Ilmiah, dan Pengembangan (Islamic Science) Vol 2 No 7 (2024): Special Issue: Islamic Contemporary Transaction
Publisher : IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research analyzes the application of the wakalah bil ujrah contract in determining tariffs on BRILink transactions. The aim of this research is to describe the determination of tariffs on BRILink transactions and analyze the practice of wakalah bil ujrah contracts on BRILINK transactions. This study uses a qualitative method. Data collection was carried out using interviews. Research findings show that setting rates for BRILink transactions at the agent level reflects the principles of transparency and compliance with the regulations stipulated in the contract. BRILINK agents are required to notify customers of transaction fees before the transaction is carried out and information regarding fees must be clearly and openly available at each agent.

Page 10 of 21 | Total Record : 204


Filter by Year

2023 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 3 No 12 (2025): Edisi Khusus Perbankan (Desember) Vol 3 No 11 (2025): Sipakainge Edisi Khusus:Perbankan (November) Vol 3 No 10 (2025): Sipakainge Edisi Khusus:Perbankan (Oktober) Vol 3 No 9 (2025): Sipakainge Edisi Khusus: Pendidikan (September) Vol 3 No 8 (2025): Edisi Khusus Perbankan (Agustus) Vol 3 No 7 (2025): Edisi Khusus Perbankan (Juli) Vol 3 No 6 (2025): Edisi Khusus Perbankan (Juni) Vol 3 No 3 (2025): Edisi Khusus Perbankan (Maret) Vol 3 No 2 (2025): Sipakainge Edisi Desember Vol 3 No 2 (2025): Sipakainge Edisi Khusus Perbankan (Februari) Vol 3 No 1 (2025): Sipakainge Edisi Khusus: Pendidikan Vol 3 No 1 (2025): Sipakainge Edisi Khusus: Pendidikan dan Bahasa Vol 3 No 1 (2025): Sipakainge Vol 2 No 10 (2024): Special Issue: Multidipliner 2 Vol 2 No 11 (2024): Special Issue: Economy Vol 2 No 9 (2024): Special Issue: Islamic Legal Maxim on Islamic Finance Vol 2 No 8 (2024): Special Issue: Islamic Economics Vol 2 No 7 (2024): Special Issue: Islamic Contemporary Transaction Vol 2 No 6 (2024): Special Issue: Islamic Economics Vol 2 No 5 (2024): Special Issue: Language Education Vol 2 No 4 (2024): Special Issue: Education Vol 2 No 3 (2024): Sipakainge Special Issue: Multidisipliner Vol 2 No 2 (2024): Inovasi Penelitian, Karya Ilmiah, dan Pengembangan Vol 2 No 2 (2024): Special Issue: Economy Vol 2 No 1 (2024): Sipakainge: Inovasi Penelitian, Karya Ilmiah, dan Pengembangan Vol 1 No 2 (2023): Sipakainge: Inovasi Penelitian, Karya Ilmiah, dan Pengembangan Vol 1 No 1 (2023): Sipakainge: Inovasi Penelitian, Karya Ilmiah, dan Pengembangan No 10 (2023): Sipakainge Special Issue: Financial Technology No 9 (2023): Sipakainge Special Issue: Strategic Management No 8 (2023): Sipakainge Special Issue: Learning Media No 7 (2023): Sipakainge Special Issue: Islamic Family Law No 6 (2023): Sipakainge Special Issue: Islamic Economic (Zakah & Auditing) No 5 (2023): Sipakainge Special Issue: Sharia Tourism and Entrepreneurship No 4 (2023): Sipakainge Special Issue: Islamic Education No 3 (2023): Sipakainge Special Issue: Islamic Counselling No 2 (2023): Sipakainge Special Issue: Islamic Communication No 1 (2023): Sipakainge Special Issue: Contemporary Transaction More Issue