cover
Contact Name
Muhammad Majdy Amiruddin
Contact Email
sipakainge@iainpare.ac.id
Phone
+6281241778806
Journal Mail Official
sipakainge@iainpare.ac.id
Editorial Address
Jalan Amal Bakti No. 08 Soreang Kota Parepare
Location
Kota pare pare,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Sipakainge: Inovasi Penelitian, Karya Ilmiah, dan Pengembangan
ISSN : -     EISSN : 30312426     DOI : https://doi.org/10.35905/sipakainge
Sipakainge: Inovasi Penelitian, Karya Ilmiah, dan Pengembangan merupakan jurnal mahasiswa yang diproduksi oleh Institut Agama Islam Negeri Parepare. Ruang lingkup jurnal ini adalah sains Islam (Islamic Science). Pembahasan mengenai sains Islam bisa meliputi berbagai macam aspek, seperti Pendidikan Islam, Ekonomi Islam, Ilmu hukum Islam, Ushuluddin, adab dan dakwah Islamiyah, Perkembangan sains dan teknologi dalam peradaban Islam, serta Konsep, filsafat, dan metodologi sains yang dapat diimplementasikan ke dalam peradaban Islam.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 204 Documents
TRANFORMASI REGULASI TERHADAP WAQAF UANG DALAM SISTEM PERBANKAN SYARIAH DI ERA DIGITALISASI Meka, Aprilia Dina Septina; Ghasali, Ikhsan
Sipakainge: Inovasi Penelitian, Karya Ilmiah, dan Pengembangan (Islamic Science) Vol 3 No 2 (2025): Sipakainge Edisi Khusus Perbankan (Februari)
Publisher : IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/sipakainge.v3i2.14264

Abstract

Cash waqf, as an Islamic social finance instrument, has experienced substantial growth in line with digital technology advancement. The integration of cash waqf into the Islamic banking system has fostered various innovations, including Islamic crowdfunding platforms and blockchain-based waqf management. However, this digital transformation has not been fully accompanied by adequate regulatory frameworks, posing challenges in terms of legality, governance, and legal protection. This study aims to review the literature related to regulatory transformation of cash waqf within the context of digital Islamic banking. A total of 20 relevant academic articles were systematically examined to identify key issues, policy approaches, and research gaps concerning digital cash waqf regulation. The study finds that misalignment between technological innovation and regulatory clarity results in legal uncertainty, weak institutional coordination, and low public participation. The findings show that the successful implementation of digital cash waqf depends heavily on a regulatory framework that is inclusive, responsive to technological changes, and based on Sharia principles. This article proposes a conceptual framework as a foundation for policy development that supports sustainability, accountability, and transparency in modern Islamic financial systems.
STUDI LITERATUR SISTEMATIS ATAS REKONSTRUKSI MANAJEMEN RISIKO PEMBIAYAAN SYARIAH DALAM MENGHADAPI DISRUPSI FINANSIAL DIGITAL Sudirman, Khusnul Azzhara; nain, sulkar
Sipakainge: Inovasi Penelitian, Karya Ilmiah, dan Pengembangan (Islamic Science) Vol 3 No 2 (2025): Sipakainge Edisi Khusus Perbankan (Februari)
Publisher : IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/sipakainge.v3i2.14295

Abstract

The development of digital technology has accelerated changes in the financial sector, including in Islamic financing. Digital disruption in finance brings opportunities for innovation as well as new challenges to risk management that is the basis of the Islamic financial system. The purpose of this study is to overhaul the concept of risk management in Islamic financing by considering the dynamics and complexity of the digital ecosystem. Using a qualitative approach through the systematic literature review (SLR) method, this study examines 30 selected scientific articles from 2020 to 2024. The findings of the study indicate that new types of risks such as cyber risk, technology risk, and digital compliance risk have not been fully accepted in the context of current Islamic risk management. Therefore, there is a need for an overhaul of the risk management framework that can adapt to digital disruption and is based on the maqashid of Islamic law. This study recommends combining the principles of Islamic prudence with digital technology, strengthening responsive regulations, and cooperation between Islamic financial institutions and technology providers. The results of this study are expected to provide a conceptual contribution to building a reliable, competitive, and Islamic financing system in the digital era.
The Transformation of Islamic Social Finance Concepts Towards Sustainable Economic Development in the Era of Disruption. pratama, Muh afrisal
Sipakainge: Inovasi Penelitian, Karya Ilmiah, dan Pengembangan (Islamic Science) Vol 3 No 1 (2025): Sipakainge
Publisher : IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/sipakainge.v3i1.14522

Abstract

This article systematically examines the development of Islamic social finance concepts and their role in promoting sustainable economic development in the context of digital economic transformation. Using a systematic literature review methodology, the study analyzes 30 scholarly articles published between 2015 and 2024, focusing on Islamic social finance, sustainable development, and digital transformation. The findings highlight the significant potential of Islamic social finance—such as zakat, waqf, and charity—as instruments for redistribution and poverty alleviation. However, the sector has not fully embraced digital transformation, particularly in areas of regulation, governance, and product innovation. The study recommends that Islamic social finance institutions adopt digital approaches and strengthen alignment with the Sustainable Development Goals (SDGs). Practically, this research supports the development of more adaptive and technology-based policy strategies, while theoretically enriching the academic discourse on the integration of Islamic values in sustainable economic development in the era of disruption
TRANSFORMING ETHICAL REGULATION OF ARTIFICIAL INTELLIGENCE IN ISLAMIC BANKING: A MAQASHID SHARIAH PERSPECTIVE IN THE DIGITAL ERA Basri, Wardina
Sipakainge: Inovasi Penelitian, Karya Ilmiah, dan Pengembangan (Islamic Science) Vol 3 No 1 (2025): Sipakainge
Publisher : IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/sipakainge.v3i1.14599

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa dampak signifikan terhadap transformasi sistem keuangan global, termasuk dalam sektor perbankan syariah. Salah satu inovasi yang paling menonjol adalah penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam berbagai layanan, seperti analisis risiko, pelayanan nasabah, dan pengelolaan keuangan. Meski AI menawarkan efisiensi dan akurasi yang tinggi, penerapannya menimbulkan tantangan baru dalam aspek etika dan regulasi, khususnya dalam konteks kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah. Artikel ini membahas bagaimana regulasi etika perlu mengalami transformasi agar mampu menjawab perkembangan teknologi AI secara adil dan proporsional di lingkungan perbankan syariah. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah studi kepustakaan, dengan menelaah literatur mengenai etika teknologi, regulasi AI, dan prinsip-prinsip hukum Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa regulasi yang ada saat ini masih bersifat umum dan belum sepenuhnya menjangkau kompleksitas AI dalam konteks syariah. Oleh karena itu, dibutuhkan pendekatan baru yang mengintegrasikan prinsip maqashid syariah (tujuan hukum Islam), seperti keadilan, perlindungan data, transparansi algoritma, dan tanggung jawab sosial, ke dalam kerangka etika dan hukum AI. Selain itu, kolaborasi antara lembaga keuangan, otoritas regulasi, pakar teknologi, dan ulama sangat penting dalam merumuskan kebijakan yang adaptif dan syariah-compliant. Kesimpulannya, transformasi regulasi etika dalam menghadapi AI harus bersifat dinamis, kontekstual, dan berakar pada nilai-nilai Islam demi menjaga integritas dan kepercayaan dalam sistem perbankan syariah di era digital.

Filter by Year

2023 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 3 No 12 (2025): Edisi Khusus Perbankan (Desember) Vol 3 No 11 (2025): Sipakainge Edisi Khusus:Perbankan (November) Vol 3 No 10 (2025): Sipakainge Edisi Khusus:Perbankan (Oktober) Vol 3 No 9 (2025): Sipakainge Edisi Khusus: Pendidikan (September) Vol 3 No 8 (2025): Edisi Khusus Perbankan (Agustus) Vol 3 No 7 (2025): Edisi Khusus Perbankan (Juli) Vol 3 No 6 (2025): Edisi Khusus Perbankan (Juni) Vol 3 No 3 (2025): Edisi Khusus Perbankan (Maret) Vol 3 No 2 (2025): Sipakainge Edisi Desember Vol 3 No 2 (2025): Sipakainge Edisi Khusus Perbankan (Februari) Vol 3 No 1 (2025): Sipakainge Edisi Khusus: Pendidikan dan Bahasa Vol 3 No 1 (2025): Sipakainge Vol 3 No 1 (2025): Sipakainge Edisi Khusus: Pendidikan Vol 2 No 10 (2024): Special Issue: Multidipliner 2 Vol 2 No 11 (2024): Special Issue: Economy Vol 2 No 9 (2024): Special Issue: Islamic Legal Maxim on Islamic Finance Vol 2 No 8 (2024): Special Issue: Islamic Economics Vol 2 No 7 (2024): Special Issue: Islamic Contemporary Transaction Vol 2 No 6 (2024): Special Issue: Islamic Economics Vol 2 No 5 (2024): Special Issue: Language Education Vol 2 No 4 (2024): Special Issue: Education Vol 2 No 3 (2024): Sipakainge Special Issue: Multidisipliner Vol 2 No 2 (2024): Inovasi Penelitian, Karya Ilmiah, dan Pengembangan Vol 2 No 2 (2024): Special Issue: Economy Vol 2 No 1 (2024): Sipakainge: Inovasi Penelitian, Karya Ilmiah, dan Pengembangan Vol 1 No 2 (2023): Sipakainge: Inovasi Penelitian, Karya Ilmiah, dan Pengembangan Vol 1 No 1 (2023): Sipakainge: Inovasi Penelitian, Karya Ilmiah, dan Pengembangan No 10 (2023): Sipakainge Special Issue: Financial Technology No 9 (2023): Sipakainge Special Issue: Strategic Management No 8 (2023): Sipakainge Special Issue: Learning Media No 7 (2023): Sipakainge Special Issue: Islamic Family Law No 6 (2023): Sipakainge Special Issue: Islamic Economic (Zakah & Auditing) No 5 (2023): Sipakainge Special Issue: Sharia Tourism and Entrepreneurship No 4 (2023): Sipakainge Special Issue: Islamic Education No 3 (2023): Sipakainge Special Issue: Islamic Counselling No 2 (2023): Sipakainge Special Issue: Islamic Communication No 1 (2023): Sipakainge Special Issue: Contemporary Transaction More Issue