cover
Contact Name
Muhammad Majdy Amiruddin
Contact Email
sipakainge@iainpare.ac.id
Phone
+6281241778806
Journal Mail Official
sipakainge@iainpare.ac.id
Editorial Address
Jalan Amal Bakti No. 08 Soreang Kota Parepare
Location
Kota pare pare,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Sipakainge: Inovasi Penelitian, Karya Ilmiah, dan Pengembangan
ISSN : -     EISSN : 30312426     DOI : https://doi.org/10.35905/sipakainge
Sipakainge: Inovasi Penelitian, Karya Ilmiah, dan Pengembangan merupakan jurnal mahasiswa yang diproduksi oleh Institut Agama Islam Negeri Parepare. Ruang lingkup jurnal ini adalah sains Islam (Islamic Science). Pembahasan mengenai sains Islam bisa meliputi berbagai macam aspek, seperti Pendidikan Islam, Ekonomi Islam, Ilmu hukum Islam, Ushuluddin, adab dan dakwah Islamiyah, Perkembangan sains dan teknologi dalam peradaban Islam, serta Konsep, filsafat, dan metodologi sains yang dapat diimplementasikan ke dalam peradaban Islam.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 204 Documents
DINAMIKA EVALUASI TINGKAT KEPUASAN NASABAH TERHADAP LAYANAN BANK SYARIAH DALAM PERSPEKTIF GLOBAL DAN REGIONAL Muhammad Adam Irmansyah
Sipakainge: Inovasi Penelitian, Karya Ilmiah, dan Pengembangan (Islamic Science) Vol 3 No 12 (2025): Edisi Khusus Perbankan (Desember)
Publisher : IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/sipakainge.v3i1.14548

Abstract

This study aims to examine the relationship between service quality, customer satisfaction, and loyalty in the context of Islamic banking through a Systematic Literature Review (SLR) approach. A total of 30 peer-reviewed articles from SINTA-accredited journals (levels 2 to 5) published between 2014 and 2024 were analyzed in depth. The findings reveal that service quality is the most dominant factor directly affecting customer satisfaction and loyalty. Service dimensions such as assurance, empathy, responsiveness, and the ease of digital banking positively influence customer perception. Moreover, customer satisfaction serves as a mediating variable between service quality and loyalty, highlighting the crucial role of excellent service in building long-term loyalty. Non-service factors such as religiosity, financial literacy, and public trust also contribute to customer loyalty. The study recommends improving digital-based services, integrating spiritual values in customer service, and expanding Islamic financial literacy education. These findings are expected to serve as strategic guidance for enhancing the competitiveness of Islamic banking in Indonesia.
Shifting Sharia Ethics In Zakat And Waqf Management By Islamic Banks: A Systematic Literature Review fauzan, Ahmad fauzan
Sipakainge: Inovasi Penelitian, Karya Ilmiah, dan Pengembangan (Islamic Science) Vol 3 No 12 (2025): Edisi Khusus Perbankan (Desember)
Publisher : IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/sipakainge.v3i1.14552

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengevaluasi representasi dan pergeseran nilai-nilai etika syariah dalam pengelolaan zakat dan wakaf oleh bank syariah kontemporer di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) terhadap 30 artikel ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2010 hingga 2024. Dengan menerapkan kriteria inklusi dan eksklusi yang ketat serta menggunakan strategi pencarian terstruktur, penelitian ini mengidentifikasi narasi dominan dan tersembunyi terkait praktik institusional dan nilai-nilai normatif dalam pengelolaan dana sosial Islam.Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun bank syariah telah berhasil meningkatkan efisiensi dan transparansi pengelolaan zakat dan wakaf, terdapat indikasi pergeseran orientasi dari nilai spiritual ke arah teknokratis dan profesionalisme kelembagaan. Ketegangan antara logika pasar dan prinsip-prinsip etika Islam muncul terutama pada aspek target bisnis dan birokratisasi pengelolaan. Faktor-faktor seperti tuntutan modernisasi, tekanan regulatif, dan kurangnya pemahaman mendalam terhadap maqāṣid al-syarī‘ah menjadi pemicu utama pergeseran tersebut.Sebagai rekomendasi, artikel ini menyarankan agar bank syariah dan lembaga pengelola zakat-wakaf memperkuat integrasi nilai etika dalam sistem kelembagaan dan pengambilan keputusan. Secara praktis, hasil kajian ini dapat menjadi rujukan strategis bagi pembuat kebijakan dalam merancang regulasi yang mendukung keberlanjutan etika syariah. Secara teoritis, temuan ini memberikan kontribusi pada pengembangan ekonomi Islam berbasis nilai, serta memperkuat kerangka teori Islamic Institutional Ethics dan Islamic Social Finance dalam kajian akademik kontemporer.
Optimization of Sharia Banking Performance Based on Big Data Technology in the Era of Financial Digitalization adri, adrian
Sipakainge: Inovasi Penelitian, Karya Ilmiah, dan Pengembangan (Islamic Science) Vol 3 No 12 (2025): Edisi Khusus Perbankan (Desember)
Publisher : IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/sipakainge.v3i1.14555

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang pesat di era digitalisasi finansial telah mendorong perbankan syariah untuk mengadopsi inovasi berbasis teknologi, salah satunya adalah big data. Optimalisasi kinerja perbankan syariah melalui pemanfaatan big data menjadi strategi penting dalam meningkatkan efisiensi operasional, memperluas jangkauan layanan, serta memperkuat daya saing di tengah dinamika pasar keuangan yang kompetitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran big data dalam mendukung transformasi digital perbankan syariah, serta mengidentifikasi tantangan dan peluang yang dihadapi. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi big data mampu meningkatkan kualitas pengambilan keputusan manajerial, personalisasi layanan nasabah, deteksi dini terhadap risiko pembiayaan, dan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah. Namun demikian, tantangan seperti keterbatasan infrastruktur teknologi, kebutuhan sumber daya manusia yang kompeten, serta aspek keamanan data menjadi perhatian utama yang harus diatasi. Dengan strategi yang tepat, pemanfaatan big data dapat menjadi pendorong utama dalam optimalisasi kinerja perbankan syariah yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan di era digital.
THE TRANSFORMATION OF THE ROLE OF ISLAMIC FINANCIAL INSTITUTIONS IN MSME FINANCING IN THE ERA OF ECONOMIC DIGITALIZATION sopyati, sopyati
Sipakainge: Inovasi Penelitian, Karya Ilmiah, dan Pengembangan (Islamic Science) Vol 3 No 6 (2025): Edisi Khusus Perbankan (Juni)
Publisher : IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/sipakainge.v3i1.14565

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis transformasi peran Lembaga Keuangan Syariah (LKS) dalam pembiayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di era digitalisasi ekonomi. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA, yang menelaah 30 artikel ilmiah terbitan tahun 2010 hingga 2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa digitalisasi mendorong peningkatan efisiensi, aksesibilitas, dan inovasi dalam pembiayaan UMKM, terutama melalui adopsi fintech syariah, sistem digital onboarding, dan platform crowdfunding halal. Namun, tantangan seperti rendahnya literasi digital, keterbatasan infrastruktur, dan regulasi syariah yang belum adaptif masih menjadi hambatan utama. Artikel ini merekomendasikan penguatan kolaborasi antara LKS, regulator, dan pelaku fintech, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Secara praktis, artikel ini bermanfaat sebagai acuan strategi digitalisasi syariah yang responsif terhadap kebutuhan UMKM. Secara teoritis, kajian ini memperkaya pemahaman konseptual tentang integrasi antara prinsip-prinsip syariah dan inovasi digital dalam ekosistem keuangan Islam.
EVALUASI KINERJA MAQASID SYARIAH TERHADAP OPRASIONAL BANK SYARIAH DI ERA DIGITALISASI Nabila, Nabila putri
Sipakainge: Inovasi Penelitian, Karya Ilmiah, dan Pengembangan (Islamic Science) Vol 3 No 8 (2025): Edisi Khusus Perbankan (Agustus)
Publisher : IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/sipakainge.v3i4.14572

Abstract

This study aims to evaluate the performance of Islamic banks using the Maqasid Shariah Index (MSI) approach, particularly in the context of the digital transformation era that increasingly affects the banking system. The main focus of this study is to assess the extent to which Islamic banks are able to fulfill the objectives of Shariah—such as the protection of religion, life, intellect, lineage, and wealth—in their operations, as well as how digitalization influences the achievement of these goals. The methodology used in this research is library research with a descriptive qualitative approach. Secondary data were obtained from 30 scholarly references, including accredited SINTA and Scopus journal articles, academic books, and previous studies related to the evaluation of Islamic banking performance and maqasid shariah. The results show that although some Islamic banks have adopted maqasid principles in their policies and reporting, the implementation is not yet optimal. Many Islamic banks still tend to focus more on financial performance and profitability rather than on achieving the social values of maqasid, such as community empowerment and economic justice. Digital transformation presents both opportunities and challenges: on one hand, it accelerates services, but on the other hand, it has not fully supported the comprehensive realization of maqasid. Based on these findings, it is recommended that Islamic banks better balance profit-oriented aspects with the social mission of maqasid shariah. There is a need for the integration of digital technology grounded in maqasid values in strategic planning and performance evaluation. Practically, this research can serve as a reference for policymakers and Islamic bank management in formulating maqasid-based performance indicators. Theoretically, this study enriches the literature on banking performance evaluation from a more holistic and humanistic Shariah perspective.
EVALUATING THE EFFECTIVENEES OF SHARIA PAYMENT SYSTEMS IN THE CONTEXT OF TRENDS IN EMPOWERING THE ISLAMIC ECONOMY lestari, Adelia dewi
Sipakainge: Inovasi Penelitian, Karya Ilmiah, dan Pengembangan (Islamic Science) Vol 3 No 10 (2025): Sipakainge Edisi Khusus:Perbankan (Oktober)
Publisher : IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/sipakainge.v3i4.14574

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengevaluasi secara kritis kontribusi pembiayaan syariah terhadap pemberdayaan ekonomi umat dalam konteks tren perkembangan keuangan syariah global. Penelitian ini dilakukan dengan metode Systematic Literature Review(SLR) terhadap 30 artikel ilmiah nasional dan internasional yang terbit antara tahun 2013 hingga 2024. Proses kajian mengikuti pedoman PRISMA, dimulai dari pencarian literatur berbasis kata kunci tertentu, seleksi dan penyaringan artikel, ekstraksi data, hingga penilaian kualitas studi menggunakan alat kritis seperti CASP.Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pembiayaan syariah telah berkembang pesat sebagai alternatif inklusif dalam mendukung sektor UMKM, terdapat beberapa persoalan yang konsisten ditemukan, antara lain: rendahnya literasi keuangan syariah, lemahnya integrasi antara pembiayaan dan pelatihan kapasitas usaha, serta dominasi pendekatan teknis dalam riset-riset sebelumnya. Selain itu, keterkaitan antara pembiayaan syariah dan faktor internal pemberdayaan seperti self-regulated learning (SRL) masih minim dibahas, padahal aspek ini penting dalam membangun kemandirian pelaku usaha.Rekomendasi yang diusulkan adalah perlunya model pembiayaan syariah yang tidak hanya fokus pada aspek finansial, tetapi juga mengintegrasikan strategi peningkatan kapasitas SDM umat, termasuk aspek kemandirian dan inovasi usaha. Implikasi teoritis dari studi ini adalah kontribusi pada literatur integratif antara keuangan syariah dan pemberdayaan berbasis nilai-nilai Islam. Secara praktis, temuan ini dapat menjadi panduan bagi lembaga keuangan syariah dan pembuat kebijakan dalam merancang skema pembiayaan yang berkelanjutan dan adaptif terhadap tantangan era digital.
TRANSFORMATION OF INFORMATION SYSTEMS TOWARDS RISK MANAGEMENT IN SYARIAH BANKS IN THE DIGITAL ERA rahmawati, widia
Sipakainge: Inovasi Penelitian, Karya Ilmiah, dan Pengembangan (Islamic Science) Vol 3 No 6 (2025): Edisi Khusus Perbankan (Juni)
Publisher : IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/sipakainge.v3i1.14575

Abstract

ABSTRAK Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis hubungan antara transformasi sistem informasi dan pengelolaan risiko pada bank syariah di era digital, dengan fokus pada mekanisme bagi hasil yang berlandaskan prinsip keadilan dan transparansi. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengikuti pedoman PRISMA untuk memastikan transparansi dan akurasi dalam proses seleksi literatur. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pencarian artikel ilmiah dari berbagai database bereputasi seperti SINTA, DOAJ, dan Scopus, menggunakan kata kunci yang relevan dengan topik penelitian.Sebanyak 30 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola-pola temuan terkait pengaruh transformasi digital terhadap efektivitas manajemen risiko di bank syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi sistem informasi berperan penting dalam meningkatkan kemampuan bank syariah dalam mengidentifikasi, mengukur, dan mengendalikan risiko, khususnya pada produk-produk berbasis akad seperti mudharabah dan musyarakah. Sistem informasi digital juga terbukti berkontribusi dalam menjaga prinsip-prinsip syariah, meningkatkan efisiensi operasional, dan mendorong transparansi dalam pelaporan serta pengambilan keputusan.Meskipun demikian, tantangan seperti ketimpangan informasi, keterbatasan infrastruktur, dan kompleksitas algoritma digital masih menjadi hambatan dalam implementasinya secara menyeluruh. Kajian ini memberikan kontribusi teoretis terhadap pengembangan literatur ekonomi Islam dengan menawarkan kerangka integratif antara digitalisasi, manajemen risiko, dan kepatuhan syariah. Secara praktis, temuan ini berguna bagi regulator, pengembang sistem informasi, dan pelaku industri perbankan syariah dalam merancang solusi digital yang tetap berlandaskan nilai-nilai Islam.
TRANSFORMATION OF SHARIA LAW BY BLOCKCHAIN AND SMART CONTRACTS IN MODERN TRANSACTION DYNAMICS Fadilah, Nur
Sipakainge: Inovasi Penelitian, Karya Ilmiah, dan Pengembangan (Islamic Science) Vol 3 No 10 (2025): Sipakainge Edisi Khusus:Perbankan (Oktober)
Publisher : IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/sipakainge.v3i4.14576

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis keterkaitan antara teknologi blockchain, smart contract, dan hukum Syariah dalam dinamika transaksi modern. Transformasi digital yang ditandai oleh adopsi teknologi baru menimbulkan tantangan terhadap struktur tradisional hukum Syariah, khususnya terkait keabsahan akad, penghindaran gharar(ketidakpastian), dan potensi riba (riba/usura). Untuk mengatasi isu-isu ini, digunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis 30 artikel ilmiah dari basis data terindeks seperti Scopus, IEEE Xplore, dan Google Scholar. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun blockchain dan smart contract meningkatkan efisiensi dan transparansi transaksi, integrasinya dengan prinsip fiqh muamalah masih terbatas. Isu utama yang diidentifikasi meliputi legitimasi kontrak otomatis, potensi gharar dalam algoritma kontrak digital, serta belum adanya kebijakan yang mengakomodasi nilai-nilai Syariah dalam sistem keuangan berbasis teknologi. Selain itu, hanya sedikit studi yang secara komprehensif menggabungkan aspek teknologi, hukum, dan nilai-nilai Islam dalam satu kerangka integratif. Secara praktis, studi ini merekomendasikan pembentukan standar Syariah baru untuk sistem kontrak digital serta penguatan peran lembaga fatwa dalam menilai keabsahan transaksi berbasis blockchain. Secara teoretis, artikel ini berkontribusi pada pengembangan kerangka hukum Syariah yang adaptif dan responsif terhadap era digital, dengan tetap menjaga integritas maqasid al-shariah. Penelitian ini juga membuka peluang riset lanjutan mengenai desain smart contract yang sesuai Syariah dan regulasi yang mendukung Islamic fintech secara substantif dan kontekstual.
Evaluating the Crisis of Islamic Bank Stability through the CAMELS Method in an Era of Economic Uncertainty islam, M izzul
Sipakainge: Inovasi Penelitian, Karya Ilmiah, dan Pengembangan (Islamic Science) Vol 3 No 8 (2025): Edisi Khusus Perbankan (Agustus)
Publisher : IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/sipakainge.v3i4.14578

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi stabilitas bank syariah melalui penerapan metode CAMELS di tengah era ketidakpastian ekonomi global. Ketidakpastian tersebut mencakup krisis geopolitik, fluktuasi harga energi, dan dampak pasca pandemi COVID-19, yang menuntut evaluasi menyeluruh terhadap ketahanan sistem keuangan syariah. Pendekatan yang digunakan dalam studi ini adalah Systematic Literature Review (SLR), dengan mengumpulkan dan menganalisis 30 artikel ilmiah terpublikasi pada rentang 2013–2024 yang relevan dengan metode CAMELS dalam konteks bank syariah.Hasil kajian menunjukkan bahwa komponen CAMELS seperti Capital Adequacy dan Asset Quality paling sering dianalisis dalam studi terdahulu, sedangkan aspek Sensitivity to Market Risk masih kurang diperhatikan meskipun sangat penting dalam konteks syariah. Selain itu, terdapat variasi dalam penerapan indikator dan ketidakkonsistenan dalam analisis antar studi, yang mengindikasikan adanya kebutuhan akan standardisasi kerangka CAMELS yang sesuai dengan karakteristik bank syariah.Penelitian ini merekomendasikan penguatan integrasi antar komponen CAMELS serta pengembangan indikator khusus yang relevan dengan prinsip syariah dan konteks ekonomi makro. Implikasi praktis dari kajian ini ditujukan bagi regulator dan manajemen bank syariah dalam merancang kebijakan yang lebih responsif terhadap dinamika ekonomi global. Secara teoritis, hasil penelitian ini memperkaya literatur keuangan syariah dan mendukung pengembangan model evaluasi stabilitas yang adaptif, komprehensif, dan berlandaskan prinsip syariah.
RISK MANAGEMENT IN SYARIAH AND CONVENTIONAL BANKS IN THE DYNAMICS OF GLOBAL FINANCIAL STABILITY TRENDS Zahra, Fatimah
Sipakainge: Inovasi Penelitian, Karya Ilmiah, dan Pengembangan (Islamic Science) Vol 3 No 6 (2025): Edisi Khusus Perbankan (Juni)
Publisher : IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/sipakainge.v3i1.14579

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik manajemen risiko pada bank syariah dan konvensional dalam merespons dinamika tren stabilitas keuangan global yang semakin kompleks akibat perubahan ekonomi, digitalisasi, dan gejolak geopolitik. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA, yang mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mensintesis 30 artikel ilmiah terpilih dari tahun 2015 hingga 2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa bank syariah dan konvensional menghadapi risiko dominan seperti risiko likuiditas, pasar, kredit, serta risiko kepatuhan syariah pada bank syariah. Strategi manajemen risiko kedua jenis bank menunjukkan kecenderungan adaptasi terhadap digitalisasi, namun masih terdapat kesenjangan dalam integrasi sistematis antar-risiko dan keselarasan dengan kebijakan global. Temuan juga menunjukkan bahwa bank syariah menghadapi tantangan lebih kompleks terkait regulasi dan keterbatasan instrumen pasar uang syariah. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan kerangka manajemen risiko yang bersifat integratif dan adaptif terhadap disrupsi teknologi serta tekanan ekonomi global. Secara praktis, hasil penelitian ini bermanfaat bagi regulator dan pelaku industri perbankan dalam menyusun strategi mitigasi risiko yang lebih responsif. Sementara itu, secara teoritis, kajian ini memperkaya literatur akademik dengan memberikan perspektif komparatif dan tren global terkini dalam manajemen risiko perbankan. Kata Kunci: Manajemen Risiko, Bank Syariah, Bank Konvensional, Stabilitas Keuangan

Filter by Year

2023 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 3 No 12 (2025): Edisi Khusus Perbankan (Desember) Vol 3 No 11 (2025): Sipakainge Edisi Khusus:Perbankan (November) Vol 3 No 10 (2025): Sipakainge Edisi Khusus:Perbankan (Oktober) Vol 3 No 9 (2025): Sipakainge Edisi Khusus: Pendidikan (September) Vol 3 No 8 (2025): Edisi Khusus Perbankan (Agustus) Vol 3 No 7 (2025): Edisi Khusus Perbankan (Juli) Vol 3 No 6 (2025): Edisi Khusus Perbankan (Juni) Vol 3 No 3 (2025): Edisi Khusus Perbankan (Maret) Vol 3 No 2 (2025): Sipakainge Edisi Khusus Perbankan (Februari) Vol 3 No 2 (2025): Sipakainge Edisi Desember Vol 3 No 1 (2025): Sipakainge Edisi Khusus: Pendidikan Vol 3 No 1 (2025): Sipakainge Edisi Khusus: Pendidikan dan Bahasa Vol 3 No 1 (2025): Sipakainge Vol 2 No 10 (2024): Special Issue: Multidipliner 2 Vol 2 No 11 (2024): Special Issue: Economy Vol 2 No 9 (2024): Special Issue: Islamic Legal Maxim on Islamic Finance Vol 2 No 8 (2024): Special Issue: Islamic Economics Vol 2 No 7 (2024): Special Issue: Islamic Contemporary Transaction Vol 2 No 6 (2024): Special Issue: Islamic Economics Vol 2 No 5 (2024): Special Issue: Language Education Vol 2 No 4 (2024): Special Issue: Education Vol 2 No 3 (2024): Sipakainge Special Issue: Multidisipliner Vol 2 No 2 (2024): Inovasi Penelitian, Karya Ilmiah, dan Pengembangan Vol 2 No 2 (2024): Special Issue: Economy Vol 2 No 1 (2024): Sipakainge: Inovasi Penelitian, Karya Ilmiah, dan Pengembangan Vol 1 No 2 (2023): Sipakainge: Inovasi Penelitian, Karya Ilmiah, dan Pengembangan Vol 1 No 1 (2023): Sipakainge: Inovasi Penelitian, Karya Ilmiah, dan Pengembangan No 10 (2023): Sipakainge Special Issue: Financial Technology No 9 (2023): Sipakainge Special Issue: Strategic Management No 8 (2023): Sipakainge Special Issue: Learning Media No 7 (2023): Sipakainge Special Issue: Islamic Family Law No 6 (2023): Sipakainge Special Issue: Islamic Economic (Zakah & Auditing) No 5 (2023): Sipakainge Special Issue: Sharia Tourism and Entrepreneurship No 4 (2023): Sipakainge Special Issue: Islamic Education No 3 (2023): Sipakainge Special Issue: Islamic Counselling No 2 (2023): Sipakainge Special Issue: Islamic Communication No 1 (2023): Sipakainge Special Issue: Contemporary Transaction More Issue