cover
Contact Name
-
Contact Email
lppm@unan.ac.id
Phone
+62292-426455
Journal Mail Official
lppm@unan.ac.id
Editorial Address
Jl. Gajah Mada No. 07 Purwodadi, Grobogan, Jawa Tengah
Location
Kab. grobogan,
Jawa tengah
INDONESIA
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan
Published by Universitas An Nuur
ISSN : 25032445     EISSN : 27750345     DOI : https://doi.org/10.35720/tscs1kep
Core Subject : Health,
Merupakan jurnal dalam bidang keperawatan yang memuat hasil-hasil penelitian ataupun konsep literature review dalam bidang keperawatan ataupun kesehatan. Scope keilmuan pada jurnal ini antara lain; Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Anak, Keperawatan Komunitas, Keperawatan Gerontik, Keperawatan Keluarga, Menejemen keperawatan serta Kegiatan yang bersifat Promotif, Prefentif, Kuratif dan Rehabilitatif.
Articles 94 Documents
ANALISIS PENGARUH JUS BELIMBING WULUH TERHADAP PENURUNAN KADAR KOLESTEROL PADA PENDERITA HIPERTENSI DI DESA GETASREJO Eni Muslikhatun; Wahyu Dwi Hapsari
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): THE SHINE CAHAYA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscs1kep.v3i2.125

Abstract

Latar Belakang; Penyakit vaskular yaitu segala penyakit yang mempengaruhi sistim peredaran darah. Data World Health Organization (WHO) tahun 2013 kematian akibat ganguan kolesterol tinggi sebanyak 45,4 juta jiwa, di Indonesia meningkat sebanyak 28% pertahun. Sedangkan 972 juta orang atau 26,4% penghuni bumi mengidap hipertensi. Angka ini kemungkinan akan meningkat menjadi 29,2% di tahun 2025. Dari 972 juta pengidap hipertensi, 333 juta berada di negara maju dan 639 sisanya berada di negara sedang berkembang, temasuk Indonesia (WHO, 2013). Penanganan non farmakologi menggunakan buah dan sayur memberikan alternatif pengobatan untuk menurunkan kadar kolesterol antara lain dengan meggunakan buah belimbing wuluh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jus belimbing wuluh terhadap penurunan kadar kolesterol Pada Penderita Hipertensi Di Desa Getasrejo.Metode; Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah one group pre-post test design. Teknik sampling yang digunakan adalah random sampling dengan metode systematic random sampling.Hasil; Hasil penelitian pada uji hipotesis dengan menggunakan uji wilcaxon diperoleh hasil nilai p 0,000, yang berarti nilai p <0,05 jadi Ha diterima dan Ho ditolak. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh kadar kolesterol sebelum dan sesudah pemberian intervensi pemberian jus belimbing wuluh.Simpulan; Hasil penelitian menyebutkan bahwa ada pengaruh jus belimbing wuluh terhadap kadar kolesterol pada penderita hipertensi  di Desa Getasrejo. Kata Kunci; Jus Belimbing Wuluh, Kolesterol, Hipertensi
PENGARUH PEMBERIAN FEEDBACK YANG KONSTRUKTIF TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN MAHASISWA DALAM PELATIHAN CARDIOPULMONARY RESPIRATORY Sugiarto Sugiarto; Yesita Ragil Kusumaningrum; Saktya Yudha Ardhi Utama
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol 5, No 1 (2020): THE SHINE CAHAYA DUNIA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscs1kep.v5i1.217

Abstract

Latar belakang; pemberian  feedback  yang konstruktif merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan keterampilan dalam melakukan pelatihan cardiopulmonary respiratory sehingga instruktur diwajibkan untuk mengetahui bagaimana cara memberian feedback secara konstruktif. Tujuan penelitian; untuk mengetahui pengaruh pemberian feecback yang konstrutif terhadap peningkatan ketrampilan mahasiswaMetode; Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan desain penelitian pre test and post test with the control group . Jumlah responden pada penelitian ini yaitu 77 dengan 40 mahasiswa kelompok intervensi dan 37 kelompok kontrol. teknik penelitian ini menggunakan  purposive sampling, pada kelompok intervensi diberikan feedback yang konstruktif sedangkan pada kelompok kontrol diberikan masukan secara bersamaan atau konvensional.Hasil; Berdasarkan hasil uji korelasi paired sampel t-tes  terlihat  adanya perbedaan yang signifikan pada kelompok intervensi yang diberikan feedback yang konstruktif dan kelompok kontrol yang diberikan masukan secara konvensional dengan nilai p-value ?0,05 saat melakukan pelatihan cardiopulmonary respiratory.Kesimpulan; Dapat disimpulkan bahwa pemberian feedback secara konstruktif dapat meningkatkan keterampilan dalam melakukan pelatihan  cardiopulmonary respiratory. Kata Kunci: Feedback Konstruktif, Keterampilan, Pelatihan dan Cardiopulmonary Respiratory.
FORMULASI ASAM SITRAT PADA KUALITAS SELAI TERONG UNGU (SOLANIUM MELONGENAL) SEBAGAI UPAYA DIVERSIFIKASI PANGAN Mingle A Pistanty; Kiki Natassia
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol 6, No 1 (2021): THE SHINE CAHAYA DUNIA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscs1kep.v6i1.257

Abstract

Latar belakang; Asia Pacisific Food Industry (2016) melaporakan prediksi ekonomi tahun 2021 pada tingkat konsumsi produk pangan di Asia mencapai 47,2% dan merupakan market share yang paling besar di antara benua lain di dunia dengan perkiraan nilai pasar 617 milliar US$. Nilai konsumsi roti per kapita masyarakat Indonesia pada tahun 2011 tumbuh tertinggi dibandingkan 11 negara Asia Pasifik lainnya. Nilai konsumsi roti di Indonesia naik 25% pada 2011 menjadi US $1,5 per orang per tahun, pada tahun 2013-2015 terjadi peningkatan konsumsi roti 4,27% per tahun (Euromonitor 2015). Permintaan roti tawar secara tidak langsung meningkatkan permintaan terhadap selai sebagai makanan olahan pendamping roti. Olahan buah terutama selai saat ini mengalami peningkatan yang signifikan. Diproyeksikan oleh IBIS World Industry Report (2016) bahwa terdapat kecenderungan peningkatan industri olahan buah di dunia ditinjau dari aspek penjualan, permintaan, bahan baku dan dengan nilai ekonomi hingga 4,5 milliar US$ pada tahun 2021. Berdasarkan uraian diatas untuk menambah diversifikasi dari pengolahan terong, juga dapat diolah menjadi produk olahan lain misalnya selai. Tujuan; menganalisis pengaruh formulasi asam terhadap kualitas warna, aroma, tekstur dan rasa pada selai terong ungu (Solanium melongena L).Metode: penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan penambahan asam citrat dengan konsentrasi yang berbeda. Masing – masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Data yang diperoleh diolah dengan Analisis Sidik Ragam (ANOVA).Hasil; Uji sensoris tingkat kesukaan yang dilakukan meliputi warna, rasa, aroma dan tekstur. Secara keseluruhan tingkat kesukaan panelis terhadap selai terong. Perlakuan yang memiliki radar yang paling luas dan seimbang antara warna, rasa, aroma dan tekstur dan memiliki nilai rata-rata yang tinggi adalah pada perlakuan B (Bubur terong + 2 % asam sitrat) dengan nilai rata-rata 3,92 (suka).Kesimpulan; terdapat pengaruh formulasi asam sitrat terhadap kualitas selai terong. Formulasi asam sitrat dengan penambahan 2% asam sitrat pada bubur terong merupakan formulasi yang paling diminati oleh panelis dari segi warna, rasa, aroma, dan tekstur dengan jumlah 15.66 dan rata-rata 3.92. Kata Kunci : Selai, Terong, Asam Sitrat
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN DIABETES MELITUS TIPE II : A LITERATUR REVIEW Nur Vera Kundarwi; Nurulistyawan Tri Purnanto; Wahyu Rini Asih
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol 7, No 2 (2022): THE SHINE CAHAYA DUNIA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscs1kep.v7i2.378

Abstract

Latar Belakang; Diabetes Mellitus adalah sebuah penyakit metabolik yang ditandai denganadannya peningkatan kadar gula darah akibat gangguan pada sekresi insulin. Tujuan daripenelitian ini untuk mengetahui ketertaikan faktor pola makan, aktivitas fisik, keturunan, danusia dengan kejadian diabetes mellitus tipe II.Metode: Pencarian menggunakan database Pubmeed, Science direct, Prouquest, SAGEjournal, dan Google scholar didaptakan 170 jurnal Kriteria artikel antara tahun 2016-2021dengan format pdf. Analisa data menggunakan analisa PICOT.Hasil: Faktor yang mempengaruhi kejadian diabetes mellitus meliputi Pola makan, aktivitasfisik, usia, dan keturunan. Faktor tersebut sangat berperan penting dalam penyebab terjadianyadiabetes mellitus tipe II.Kesimpulan: Terdapat pengaruh faktor pola makan, aktivitas fisik, keturunan, dan usiaterhadap kejadian diabetes mellitus tipe II. 
HUBUNGAN SELF CARE DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN PASKA STROKE NON HEMORAGIK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GODONG 1 Novita Priya Permatasari; Sutrisno Sutrisno; Mika Agustiana
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol 8, No 02 (2023): THE SHINE CAHAYA DUNIA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscs1kep.v8i02.464

Abstract

Latar Belakang: Stroke Association (2018) sebanyak 6,24 juta kematian di dunia diakibatkan oleh stroke menempati posisi kedua penyebab kematian. Riskesdas (2018) berdasarkan diagnosis dokter pada penduduk umur ?15 tahun sebesar 10,9% atau diperkirakan sebanyak 2.210.362 orang. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah (2019) mengeluarkan data bahwa Kabupaten Grobogan pada tahun 2019 pasien stroke sebanyak 177 kasus yang terdiri dari stroke hemoragik sebanyak 10 dan stroke non hemoragik sebanyak 167 kasus. Gangguan kognitif pada pasien stroke dapat memperngaruhi institusionalisasi, kecacatan, peningkatan angka kematian dan kualitas hidup. Dampak positif self care pada pasien stroke yaitu dapat meningkatkan aktivitas sehari-hari, mempermudah kolaborasi, dan meningkatkan kualitas hidup sebesar 95% dibandingkan dengan perawatan biasa.Metode: Penelitian menggunakan desain comparasi non experiment (case control). Teknik sampling adalah non probability sampling, sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 48 pasien stroke non hemoragik.Hasil: Uji chi-square didapatkan hasil dengan nilai p-value sebesar (0,000) <? (0,05).Kesimpulan: Ada hubungan self care dengan kualitas hidup pasien paska stroke non hemoragik di wilayah kerja Puskesmas Godong 1. Kata Kunci: Stroke Non Hemoragik, Self Care, Kualitas Hidup.
PERSEPSI PASIEN TERHADAP PERAN PERAWAT DI RUANG MAWAR RSUD Dr. RADEN SOEDJATI SOEMODIARDJO PURWODADI KABUPATEN GROBOGAN Sulistiyarini Sulistiyarini; Bagus Ariyanto
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): THE SHINE CAHAYA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscs1kep.v3i1.55

Abstract

Latar belakang; Kualitas pelayanan keperawatan dari rumah sakit bergantung pada akselerasi, kemudahan dan keakuratan sedang melakukan tindakan keperawatan. Sedangkan aspek kualitas layanan adalah pemberi perawatan, advokat klien, konselor, edukator, koordinator, kolaborator, konsultan, dan agen perubahan. RS Dr. R. Soedjati. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persepsi pasien tentang peran perawat.Metode; Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan populasi semua pasien yang dirawat di ruang mawar dan sampel sebanyak 7 informan dengan menggunakan pengumpulan data sampel purposive yang dilakukan wawancara mendalam.  Hasil; Menunjukkan bahwa ruang perawat Rose RS. Dr. R. Soedjati Purwodadi dalam mengejar peran sebagai perawat pemberi perawatan sudah dilakukan, seperti yang sudah dilakukan, advokasi klien sebagai konselor hanya sebagian dilakukan, sebagai pendidik perawat, perawat melakukan sebagai koordinator yang dilakukan sebagian, sebagai kolaborator oleh perawtnya, beberapa perawat yang melakukan consultan, agen perubahan dilakukan dengan baik oleh perawat untuk sabar.  Kata kunci: Persepsi, Kualitas Pelayanan, Ruang Perawatan
HUBUNGAN PARITAS IBU BERSALIN DENGAN KEJADIAN RUPTUR PERINEUM DI KLINIK PRATAMA WIDURI SLEMAN YOGYAKARTA Maya Krisniin Betty; Listia Dwi Febriati
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): THE SHINE CAHAYA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscs1kep.v3i1.89

Abstract

Latar belakang: Di Indonesia  AKI masih  merupakan masalah utama dalam bidang kesehatan. Menurut hasil survey demografi kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012 AKI mencapai 395 per 100.000 kelahiran hidup. angka kematian ibu di DIY tahun 2012 jumlah kematian ibu menurun menjadi sebanyak 40 kasus sesuai dengan pelaporan dariDinas kesehatan Kab/Kota, sehingga apabila dihitung menjadi Angka Kematian Ibu di DIY dilaporkan sebesar 87,3 per 100.000 kelahiran hidup (Profil DinKes DIY, 2013). Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di Klinik Pratama Widuri Sleman Yogyakarta pada tanggal 21 januari 2016 jumlah persalinan pada tahun 2015 terdapat 345 persalinan. Dari jumlah tersebut terdapat kejadian ruptur perineum sebanyak 336 kasus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan paritas ibu bersalin dengan kejadian ruptur perineum di Klinik Pratama Widuri Sleman Yogyakarta.Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasi/corelation dengan pendekatan retrospektif. Penelitian dilakukan di Klinik Pratama Widuri Slen Yogyakarta dengan data tahun 2015. Dengan populasi seluruh ibu bersalin yang mengalami ruptur perineum spontan dan episiotomi dan besar sebanyak 336 sesuai kriteri inklusi. Teknik analisis menggunakan analisis Univariat dengan presentase dan analisis bivariat dengan uji statistik chi square.Hasil: Sebagian sampel dalam penelitian ini mengalami ruptur perineum spontan sebanyak (75,0%), paling banyak sampel adalah multipara sebanyak (56,5%). Paritas multipara sebanyak 143 (75,3%) mengalami ruptur perineum spontan. Tidak ada hubungan antara paritas ibu bersalin dengan kejadian ruptur perineum dibuktiakn dengan p-value > 0,05.Kesimpulan: Tidak ada hubungan paritas ibu bersalin dengan kejadian ruptur perineum di Klinik Pratama Widuri Sleman Yogyakarta Tahun 2015. Kata kunci: Paritas, Ruptur Perineum.
PENGARUH KADAR GULA TERHADAP KUALITAS SELAI TERONG UNGU (SOLANIUM MELONGENAL Mingle A Pistanty; Kiki Natassia
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol 4, No 2 (2019): THE SHINE CAHAYA DUNIA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscs1kep.v4i2.185

Abstract

Latar Belakang; Melimpahnya komoditas terong di Kabupaten Grobogan tidak di imbangi dengan pengolahan pasca panen yang mumpuni membuat komoditas terong hanya dimanfaatkan sebagai bahan sayuran pelengkap saja. Pengolahan terong yang masih kurang, sementara terong ungu (Solanium melongena L) memiliki nilai gizi yang baik untuk kesehatan maka terong dapat diolah menjadi selai terong ungu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan gula terhadap kualitas selai terong ungu (Solanium melongena L).Metode; Penelitian ini berjenis eksperimen. Dengan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL). Variabel penelitian meliputi variable bebas bebas dengan kadar gula sebanyak 40%, 50%, 60% dari totaljumlah bahan yang digunakan. Variable terikat yaitu kualitas selai terong ungu (Solanium melongena L). Data primer didapat dari 30 panelis dengan mengajukan format uji organoleptik. Analisis ANAVA jika terdapat perbedaan nyata kemudian dilanjutkan dengan uji Ducan.Hasil; Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan nyata terhadap penggunaan kadar gula pada kualitas warna, tekstur mudah oles, dan rasa manis khas terong ungu. Pada kualitas aroma terong ungu, aroma khas kayu manis, dan tekstur halus tidak terdapat perbedaan nyata. Hasil selai terong ungu yang terbaik adalah selai dengan kadar gula 60%Kesimpulan; Kadar gula mempengaruhi kualitas warna, tekstur mudah oles, dan rasa, sedangkan kualitas aromaterog ungu, aroma khas kayu manis, dan tekstur halus tidak mengalami perbedaan nyata. Kata Kunci : kadar gula, selai, terong ungu
ANALISIS PENGGUNAAN METFORMIN DAN GLUDEPATIC® SEBAGAI ANTIDIABETIK ORAL DI APOTEK KUSUMA FARMA KUDUS TAHUN 2019 Supriyanto Supriyanto; Endra Pujiastuti
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol 5, No 2 (2020): THE SHINE CAHAYA DUNIA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscs1kep.v5i2.241

Abstract

Latar Belakang; Diabetes mellitus tipe II merupakan tipe diabetes yang paling umum, lebih banyak penderitanya dibandingkan dengan diabetes tipe I. Perkembangan ilmu pengetahuan pengobatan Diabetes Mellitus kini mengalami kemajuan yang cukup besar, dengan adanya berbagai jenis obat anti Diabetes  dalam  sediaan  generik maupun paten. Tujuan pemnelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan penggunaan obat antidiabetes tipe II (oral) dalam penelitian ini  adalah tablet Metformin dan Gludepatic®di Apotek Kusuma Farma Kudus.Metode; Penelitian ini disusun berdasarkan hasil penelitian di Apotek Kusuma Farma Kudus. Penelitian yang dilakukan dengan mengambil data dari rekapitulasi pengeluaran obat yang datanya tersimpan di komputer Apotek Kusuma Farma Kudusdengan di dukung studi pustaka dan publikasi yang ada. Metode yang  digunakan  adalah dengan mengumpulkan data di lapangan yang diambil di  Apotek  Kusuma Farma Kudus berdasarkan rekapitulasi pemakaian obat pada tahun 2019. Hasil pengamatan dianalisis dengan menggunakan metode uji Independent samples t-test  (uji  t  untuk dua sampel independen/bebas).Hasil; Hasil data yang telah diolah didapatkan bahwa penggunaan Metformin dan Gludepatic® tidak terdapat perbedaan yang signifikan. Hal ini dikuatkan  dengan adanya data penggunaan Metformin dengan jumlah 1095 tablet dan Gludepatic® dengan jumlah 695. Hasil dapat dilihat menggunakan uji Independent samples t-test  bahwa Lavene‘s Test didapatkan sig 0,002 < 0,050 maka H0 ditolak.Kesimpulan; Tidak  ada  perbedaan yang signifikan dalam penggunaan Metformin dan Gludepaticsebagai obat antidiabetik oral Kata kunci: Metformin, Gludepatic®, Antidiabetes, Apotek Kusuma Farma Kudus
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN MEMAKAI MASKER PADA MASA PANDEMI COVID-19 DIDESA PUTATSARI KECAMATAN GROBOGAN Mika Agustiana; Meity Mulya Susanti; Fitriani Fitriani
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol 7, No 01 (2022): THE SHINE CAHAYA DUNIA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscs1kep.v7i01.328

Abstract

Latar Belakang; Tahun 2021 kasus terkonfirmasi positif covid-19 sebanyak 116.521.281 diseluruh dunia dengan jumlah kematian 2.589.548. Di Indonesia terkonfirmasi positif covid-19 1.410.134 dengan jumlah kematian 34.229. Jawa tengah sebanyak 171.146 dengan jumlah kematian 10.799, Grobogan sebanyak 2686 dengan jumlah kematian 47 kasus, Putatsari sebanyak 20 kasus. Kurangnya pengetahuan terhadap penularan dan pencegahan penyakit covid-19 menjadi salah satu alasan yang sering digunakan masyarakat untuk tidak mematuhi protokol kesehatan. Kurangnya pengetahuan dan kepatuhan terhadap protokol kesehatan (memakai masker) dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya tingkat pendidikan, usia, motivasi masyarakat, sikap masyarakat terhadap penularan covid-19.Metodologi; desain yang digunakan pada penelitian ini case control design dengan pendekatan retrospektif. Tehnik sampling menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden 70 respondenHasil; Berdasarkan analisis menggunakan komputerisasi dengan hasil Chi Square, hubungan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan memakai masker pada masa pandemi covid-19 di Desa Putatsari Kecamatan Grobogan, mendapatkan hasil p value sebesar 0.007 ?  a (0.05). OR 4.333.Kesimpulan Terdapat hubungan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan memakai masker pada masa pandemi covid-19 di Desa Putatsari Kecamatan Grobogan dengan nilai p value 0.007. Kata Kunci; Covid-19, Pengetahuan, Kepatuhan, Memakai Masker

Page 4 of 10 | Total Record : 94