cover
Contact Name
-
Contact Email
lppm@unan.ac.id
Phone
+62292-426455
Journal Mail Official
lppm@unan.ac.id
Editorial Address
Jl. Gajah Mada No. 07 Purwodadi, Grobogan, Jawa Tengah
Location
Kab. grobogan,
Jawa tengah
INDONESIA
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan
Published by Universitas An Nuur
ISSN : 25032445     EISSN : 27750345     DOI : https://doi.org/10.35720/tscs1kep
Core Subject : Health,
Merupakan jurnal dalam bidang keperawatan yang memuat hasil-hasil penelitian ataupun konsep literature review dalam bidang keperawatan ataupun kesehatan. Scope keilmuan pada jurnal ini antara lain; Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Anak, Keperawatan Komunitas, Keperawatan Gerontik, Keperawatan Keluarga, Menejemen keperawatan serta Kegiatan yang bersifat Promotif, Prefentif, Kuratif dan Rehabilitatif.
Articles 94 Documents
EFEKTIFITAS MASSAGE DENGAN MINYAK ZAITUN (OLIVE OIL) DAN VIRGIN COCONUT OIL (VCO)TERHADAP PENCEGAHAN DEKUBITUS PADA PASIEN STROKE DI RSUD SUNAN KALIJAGA DEMAK Christina Nur Widayati; Yesita Ragil Kusumaningrum; Rahmawati Rahmawati
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol 8, No 02 (2023): THE SHINE CAHAYA DUNIA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscs1kep.v8i02.463

Abstract

Latar Belakang: Stroke, atau cidera serebrovaskular (CVA), adalah kehilangan fungsi otak yang diakibatkan oleh berhentinya suplai darah ke bagian otak. Dekubitus merupakan  masalah akut yang terus menerus dan situasi perawatan pemulihan pada stroke. Upaya pencegahan terjadinya luka tekan dilakukan sedini mungkin sejak pasien teridentifikasi berisiko mengalami luka tekan. Penggunaan pelembab untuk mencegah luka tekan diyakini akan mampu memberikan perlindungan terhadap kulit dari kerusakan. Selain VCO yang kaya akan manfaat bagi kesehatan minyak zaitun (olive oil) juga memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah perawatan kulit (menjaga kelembaban).Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre experiment designs atau rancangan pra eksperimen yang seringkali dipandang sebagai eksperimen yang tidak sebenarnya, sering juga disebut quasi experimen.Dengan pendekatanpost test only design/one shot case study. Penggunaan sampel menggunakan nonprobability sampling (non random sampling)Hasil: Didapatkan hasil uji beda minyak zaitun (Olive Oil) dan Virgin Coconut Oil (VCO) terhadap pencegahan dekubitus pada pasien stroke di RSUD Sunan Kalijga Demak diketahui nilai Z (-1.734) artinya bahwa semua data post test, minyak zaitun (Olive Oil) dan Virgin Coconut Oil (VCO)  berdasarkan uji Shapiro Wilk tidak memenuhi syarat kenormalan data. Jadi dapat disimpulkan bahwa data tersebut berdistribusi tidak normal. dan value (0,83) >  sig.0,05. Dari hasil tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa tidak terdapat perpedaan efektifitas antara minyak zaitun  (Olive Oil) dan VirginCoconut Oil (VCO) terhadap pencegahan dekubitus pada pasien stroke.Kesimpulan: Secara signifikansi perbedaan efektifitas minyak zaitun dan Virgin Coconut Oil (VCO) terhadap proses pencegahan dekubitus pada pasien stroke dapat dikatakan tidak bermakna. Kata Kunci: Minyak Zaitun (Olive Oil), Virgin Coconut Oil (VCO), pencegahan dekubitus, stroke
PENGARUH PERILAKU KEKERASAN ORANG TUA TERHADAP PERILAKU AGRESIF ANAK DI SD N 5 LEBAK KECAMATAN GROBOGAN Ragil Arif Junianto; Kiki Natassia; Meity Mulya Susanti
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol 2, No 1 (2017): THE SHINE CAHAYA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscs1kep.v2i1.50

Abstract

Latar Belakang – Kekerasan berasal dari kecenderungan bawaan bersikap agresif satu sama lain. Dapat dikatakan kekerasan merupakan bentuk agresif seseorang yang dapat muncul dengan berbagai cara dan dapat dilihat dalam tindakan yang berbeda. Agresif fisik adalah kecenderungan individu untuk melakukan serangan secara fisik untuk mengekspresikan kemarahan. Bentuk serangan fisik tersebut seperti memukul, mendorong, menendang, mencubit, dan lain sebagainya. Agresif verbal adalah kecenderungan untuk menyerang orang lain atau memberikan stimulus yang merugikan dan menyakitkan kepada organisme lain secara verbal, yaitu melalui kata-kata atau penolakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perilaku kekerasan orang tua terhadap perilaku agresif anak di SD N 5 Lebak Kecamatan Grobogan.Metode – Penelitian ini menggunakan desain case control dengan pendekatan retrospektive yaitu efek diidentifikasi pada saat ini, dan faktor resiko diidentifikasikan terjadi pada waktu yang lalu.Hasil – Berdasarkan analisis menggunakan komputerisasi dengan uji Chi – Square nilai observed  untuk sel a,b,c,d masing-masing 25,4,15,36. Sedangkan nilai rownya masing-masing 31.2%, 5.0%, 18.8%, 45.0%. dari hasil uji Chi – Square didapatkan nilai p= 0.000 = < alpha =0,05 jadi Ha diterima dan Ho ditolak. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh perilaku kekerasan orang tua terhadap perilaku agresif anak di SD N 5 Lebak Kecamatan Grobogan.Kesimpulan – Dari hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh perilaku kekerasan orang tua terhadap perilaku agresif anak di SD N 5 Lebak Kecamatan Grobogan. Kata kunci : Perilaku Agresif, Perilaku Kekerasan, Anak Usia Sekolah
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI GANGGUAN TUMBUH KEMBANG CEREBRAL PALSY (CP) DI KLINIK TUMBUH KEMBANG PEDIATRIC AND NEURODEVEPMENTAL THERAPY CENTER (PNTC), COLOMADU, KARANGANYAR, JAWA TENGAH Ian Rossalia Pradita Puteri; Farida Arintasari
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol 4, No 1 (2019): THE SHINE CAHAYA DUNIA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscs1kep.v4i1.143

Abstract

Latar belakang: Anak CP menampakkan gejala kesulitan dalam hal motorik halus (menulis atau menggunakan gunting), masalah keseimbangan dan berjalan, atau mengenai gerakan involunter (tidak dapat mengontrol gerakan menulis atau selalu mengeluarkan air liur) dan jika sudah mencapai derajat berat akan mengakibatkan tidak mampu berjalan dan membutuhkan perawatan yang ekstensif dan jangka panjang (Saharso, 2016). Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui Faktor – factor yang mempengarui Gangguan Tumbuh kembang Cerebral Palsy (CP)Metode: Penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Pada penelitian ini factor faktor yang  mempengaruhi terjadinya CP sebagai variabel bebas dan Kejadian CP sebagai variabel terikat diukur secara bersamaan Sampel diambil dari populasi aktual dengan teknik purposive sampling.. Orang Tua yang memeriksakan anakanya atau menterapikan anaknya di Klinik Tumbuh Kembang PNTC, Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah  pada bulan Mei 2018 dan  memenuhi kriteria oleh peneliti dijadikan sebagai responden.Hasil: hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berumur 20-40 tahun sebanyak 24 responden (60%),Pendidikan orang tua tamat Diploma IV atau S1  sebanyak 27 (68%), Jenis kelamin adalah anak laki laki sebanyak 28 orang (70%), Yang mengalami gejala pada factor pranatal adalah 33 responden (83%) sebanyak 26 responden (65%) mengalami gejala factor intranatal, 23 responden ( 58%) mengalami factor post natal.Dan dari Uji Hipotesis dengan regresi logistic diperoleh OR factor prenatal  2,108, OR factor Perinatal 2,189 dan OR Faktor Post Natal 1,225, dengan confendence Interval 95% dengan factor Faktor Eksternal batas bawah 1,189 batas atas 3,737, sedangkan untuk Faktor Post Natal batas bawah 1,050 dan batas bawah 1,430, nilai N Observasi 40 orang, nilai -2 log likehood 32,356, dan nilai Negelkerker R2 dengan nilai 56,2%, dengan taraf signifikansi untuk  Faktor Eksternal 0,005<0,05 dan untuk Faktor Post Natal 0,016<0,05Kesimpulan :  Ada Pengaruh Faktor Pranatal, intranatal, dan Post Natal terhadap terjadinya gangguan Cerebral Palsy Kata Kunci: Cerebral Palsy, Faktor-faktor Penyebab, Gangguan Tumbuh Kembang
KESIAPAN MENGHADAPI MENARCHE PADA ANAK SEKOLAH DASAR SEBELUM DAN SETELAH DIBERIKAN PENDIDIKAN KESEHATAN Dewi Novita; Heni Purwaningsih; Eko Susilo
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol 5, No 2 (2020): THE SHINE CAHAYA DUNIA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscs1kep.v5i2.236

Abstract

Latar belakang: Kesiapan dalam menghadapi menarche sangat diperlukan oleh remaja putri untuk mengurangi kebingungan, ketakutan dan kecemasan yang berlebihan. Hal tersebut dapat diatasi ketika mereka mempunyai pengetahuan tentang menstruasi yang baik yang dapat diperoleh melalui pendidikan kesehatan. Penelitian ini untuk mengetahui perbedaan kesiapan dalam menghadapi menarche sebelum dan sesudah dilakukan pendidikan kesehatan di SD Negeri 01 Genuk Kecamatan  Ungaran Barat Kabupaten Semarang.Metode: Jenis penelitian ini adalah pre-eksperimendengan rancangan penelitian one  group pre test and post test design. Populasi penelitian ini siswi SD Negeri 01 Genuk Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang dengan sampel 43 siswi dengan teknik total sampling. Analisis data menggunakan dependen t test.Hasil : Sebelum diberikan pendidikan kesehatan 100% siswi tidak siap dalam menghadapi menarche dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan sebagian besar siswi dalam kategori siap (90,7%). Ada perbedaan yang bermakna kesiapan dalam menghadapi menarche sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan pada siswi di SD Negeri 01 Genuk Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang, dengan p value (0,000) < ? (0,05).Saran : Perlunya peningkatan peran guru dan orang tua dalam pemberian informari tentang persiapan siswi dalam menghadapi menarche menarche Kata Kunci    :  Kesiapan Siswi, Menarche,  Pendidikan Kesehatan
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG MENSTRUASI TERHADAP KESIAPAN PSIKOLOGIS SISWI KELAS 5 DAN 6 SD DALAM MENGHADAPI MENARCHE DI SD NEGERI 01 DANYANG Yesita Ragil Kusumaningrum
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol 6, No 02 (2021): THE SHINE CAHAYA DUNIA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscs1kep.v6i02.317

Abstract

Latar belakang: Pendidikan kesehatan merupakan upaya memberikan penjelasan kepada perorangan, kelompok atau masyarakat untuk menumbuhkan pengertian dan kesadaran mengenai perilaku sehat atau kehidupan yang sehat. Pada masa ini pertumbuhan dan perkembangan berlangsung dengan cepat. Pada wanita, pubertas ditandai dengan menstruasi pertama (menarche), sehingga dari masa ini sangat diperlukan pemberian informasi melalui pendidikan kesehatan tentang menstruasi guna mengatasi ketidaksiapan psikologis tentang perubahan yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang menstruasi terhadap kesiapan psikologis siswi kelas 5 dan 6 SD dalam menghadapi menarche di SD Negeri 01 Danyang, Purwodadi, Grobogan Jawa Tengah. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian  pre exsperimental designs dengan mengunakan rancangan penelitian one group pretest posttest designs. Populasi terdiri dari siswi kelas 5 dan 6 yang belum mengalami menstruasi sebanyak 56 siswi di SD Negeri 01 Danyang. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan simple random sampling sejumlah 20 responden. Alat ukur berupa kuesioner tentang kesiapan psikologis menghadapi menarche berjumlah 19 pertanyaan. Uji analisis statistik yang digunakan dalam penelitian ini dalah uji dependent t-test 2 tail .Hasil: Berdasarkan uji t-tes 2 sampel dependent hasil t hitung (-13262), p = 0,000 < ?(0,05) sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini berarti ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang menstruasi terhadap kesiapan psikologis siswi kelas 5 dan 6 SD dalam menghadapi menarche di SD Negeri 01 Danyang, Purwodadi, Grobogan, Jawa Tengah dibuktikan dengan perbedaan kesiapan psikologis siswi sebelum (5%) dengan sesudah (90%) diberikan pendidikan kesehatan. Diharapkan pemberian pendidikan kesehatan diberikan kepada siswi pra remaja sedini mungkin untuk mengatasi ketidaksiapan psikologis dalam menghadapi menarche.Kesimpulan: Kata kunci : Pendidikan Kesehatan, Kesiapan Psikologis, Menarche
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN KELUARGA TENTANG PEMBERIAN ASI TERHADAP MOTIVASI IBU MENYUSUI DI DESA PUTATSARI KABUPATEN GROBOGAN Anita Permata Hari; Anita Lufianti; Fitriani Fitriani; Mika Agustiana; Yuwanti Yuwanti
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol 8, No 01 (2023): THE SHINE CAHAYA DUNIA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscs1kep.v8i01.419

Abstract

Latar Belakang : Keluarga berperan penting dalam memberikan motivasi ibu untuk menyusui. Pengetahuan menjadi salah satu faktor untuk mendukung dalam pemberian ASI, angka pemberian ASI di Grobogan sendiri masih rendah sebanyak 51,86% dari data jumlah akumulatif sebesar 11.018. Pengetahuan yang baik akan meningkatkan pola pikir untuk mengetahui tindakan yang baik dan benar sehingga mampu memberikan informasi yang benar untuk meningkatkan motivasi bagi ibu menyusui. Faktor pengetahuan sendiri meliputi : Pendidikan, Umur, Ekonomi. Sosial budaya dan pengalaman.Metode: Jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sempel menggunakan random sampling. Responden keluarga ibu menyusui bayi usia 0-11 bulan di Desa Putatsari kabupaten Grobogan sebanyak 55 responden.Hasil: Sesuai hasil uji yang chi-square terdapat hubungan yang signifikan antara Tingkat Pengetahuan Keluarga Tentang Pemberian ASI Terhadap Motivasi Ibu Menyusui di Desa Putatsari kabupaten Grobogan dengan p-value : 0.001 kurang dari (?) <0.05. dan kekuatan korelasi sebesar 0.456. sehingga kesimpulannya menunjukkan bahwa Hubungan Tingkat pengetahuan Keluarga Tentang Pemberian ASI Terhadap Motivasi Ibu Menyusui berkorelasi sedang.Kesimpulan: Terdapat Hubungan Tingkat Pengetahuan Keluarga Tentang Pemberian ASI Terhadap Motivasi Ibu Menyusui Di Desa Putatsari Kabupaten Grobogan.
ANALISIS ZAT PEWARNA RHODAMIN B PADA CENDOL YANG DIJUAL DI PASAR WILAYAH SURAKARTA Mingle A Pistanty; Agung Setyawan
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol 2, No 2 (2017): THE SHINE CAHAYA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscs1kep.v2i2.37

Abstract

Latar belakang; Rhodamin B merupakan salah satu pewarna sintetik yang memiliki rumus molekul C28H31N2O3Cl dengan berat molekul sebesar 479.000. Biasanya pewarna ini digunakan untuk pewarna kertas, wool dan sutra, namun seringkali digunakan sebagai pewarna pada makanan, salah satunya adalah cendol. Rhodamin B bila dikonsumsi dalam jumlah paling sedikitpun sangat beresiko menyebabkan gangguan pada fungsi hati, kanker, hati, kerusakan ginjal dan alergi. Penelitian dilakukan bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya penggunaan Rhodamin B dalam cendol.Metode; Sampel cendol didapat dari kelima pasar di wilayah Surakarta yaitu, Pasar Nusukan, Pasar Mojosongo, Pasar Sidodadi, Pasar Klewer, Pasar Legi. Selanjutnya sampel dianalisis teksturnya dan sampel di filtrasi. Sampel filtrasi dianalisis menggunakan metode Ekstraksi dengan pereaksi tetes NH4OH 12%, HCl, H2SO4 pekat, dan NaOH 10%.Hasil; Berdasarkan analisis menggunakan metode Ekstraksi, didapatkan 3 dari 9 sampel yang diambil positif mengandung Rhodamin B yaitu 22,2% dari Pasar Kleco, dan 11,1% dari Pasar Legi.Kesimpulan; Masih terdapat penggunaan bahan Rhodamin B pada Cendol.  Kata kunci : Cendol, Rhodamin B, Metode Ekstraksi
EFEKTIFITAS KOMPRES AIR HANGAT DAN KOMPRES JAHE TERHADAP PENURUNAN NYERI PADA PASIEN ASAM URAT DI PUSKESMAS LUBUK BEGALUNG TAHUN 2017 Zuriati Zuriati
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol 2, No 2 (2017): THE SHINE CAHAYA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscs1kep.v2i2.77

Abstract

Latar belakang; Artritis gout merupakan salah satu penyakit inflamasi sendi yang paling sering ditemukan, yang ditandai dengan penumpukan kristal monosodium urat di dalam ataupun di sekitar persendian sehingga menimbulkan nyeri. Efek panas dari kompres hangat dan kompres jahe akan menyebabkan terjadinya vasodilatasi pembuluh darah dan akan meningkatkan aliran darah ke tubuh yang mengalami nyeri sehingga terjadi penurunan nyeri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas kompres air hangat dan kompres jahe terhadap penurunan skala nyeri pada pasien asam urat di Puskesmas Lubuk Begalung Tahun 2017.Metode; Penelitian ini menggunakan desain Quasy Experiment dengan rancangan Pretest-Posttest dengan menggunakan uji T-test dependent. Teknik pengambilan sampelmenggunakan Accidental sampling.Sampel pada penelitian ini sebanyak 24orang dengan 12 kelompok kompres air hangatdan 12kelompok kompres jahe. Penelitianinidilakukanpadabulan Februari s/d Juli 2017, pengumpulan data dilakukanpadatangga l13 s/d 30 Juni 2017 di Puskesmas Lubuk Begalung Padang.Hasil; Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan efektifitas kompres air hangat dan kompres jahe terhadap penurunan skala nyeri padapasien asam urat, dimana untuk kompres air hangat dengan p value= 0.002 penurunan rerata skala nyeri sebesar 1,167, dan pada kompres jahe dengan p value= 0.000 mengalami rerata penurunan skala nyeri  sebesar 2.Kesimpulan; Disimpulkan bahwa kompres air hangat dan kompres jahe berpengaruh dalam penurunan nyeri asam urat. Harapan kepada penderita asam urat di Puskesmas Lubuk Begalung agar dan mengaplikasikan kompres air hangat dan kompres jahe sebagai obat nonfarmakologi yang mampu menurunkan skala nyeri. Kata Kunci: Skala Nyeri, Asam Urat, Kompres Air Hangat, Kompres Jahe
ANALISIS KOMPREHENSIF FAKTOR KEPERCAYAAN DIRI PADA IBU MENYUSUI Lestariningsih Lestariningsih; Florentina Kusyanti
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): THE SHINE CAHAYA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscs1kep.v3i2.126

Abstract

Latar Belakang: Seorang ibu juga memerlukan beberapa hal agar bisa mencapai kesuksesan dalam menyusui, diantaranya adalah bayi harus menyusu di areola, meningkatkan frekuensi menyusui, ibu harus mengkonsumsi makanan dan minuman yang sehat dan yang membantu produksi ASI, ibu juga harus mendapat dukungan dan motivasi dari keluarga terutama dari suami, dan ibu harus rileks saat menyusui. Beberapa faktor pendukung lainnya yang juga sangat berpengaruh yakni pengetahuan ibu tentang ASI, kepercayaan diri ibu saat menyusui, peran tenaga kesehatan terhadap konseling dan promosi kesehatan tentang ASI juga sangat penting. Kepercayaan diri adalah suatu keyakinan seseorang terhadap gejala aspek kelebihan yang dimiliki oleh individu dan keyakinan tersebut membuatnya mampu untuk bisa mencapai berbagai tujuan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui factor-faktor yang mempengaruhi kepercayaan diri ibu menyusuiMetode: Metode yang digunakan deskriptif analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling dan uji analisis menggunakan uji Chi Square. Hasil: hasil umur mayoritas berumur antara 20 – 35 tahun sebesar 89,295 , pendidikan dasar 44,64%, pekerjaan tidak bekerja sebesar 50%, usia kehamilan aterm 87,5%, jenis persalinan spontan 85,71%, paritas sebaian besar multiparitas sebesar 67,86%, bentuk putting sebagian besar menonjol sebesar 69,64%, IMD sebagian besar sudah sebesar 71,43%, keberhasilan IMD sebagian besar berhasil sebesar 73,42%, sedang untuk kepersertaan jaminan kesehatan sebagian besar memilki jamkesmas 42,86%, BPJS 35,71%, Pengetahuan tentang ASI sebagian besar baik sebesar 44,64%, kepercayaan diri ibu menyusui sebagian besar kategori tinggi sebesar 75%, untuh tabulasi silang yang ada hubungan signifikan hanya pengetahuan dengan kepercayaan diri ibu menyusuiKesimpulan: Tidak ada hubungan  faktor persepsi, faktor proses persalinan, faktor umur, faktor pendidikan, faktor pekerjaan, faktor paritas, faktor informasi dan faktor bentuk puting dengan Kepercayaan diri pada ibu menyusui. Sedangkan faktor pengetahuan berhubungan dengan Kepercayaan diri pada ibu menyusui dengan p – 0.000 Kata Kunci: Kepercayaan Diri, Menyusui
EFEKTIVITAS AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP PENURUNAN TINGKAT STRESS PENDERITA GAGAL GINJAL KRONIK Kiki Natassia; Mingle A Pistanty
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol 5, No 1 (2020): THE SHINE CAHAYA DUNIA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscs1kep.v5i1.218

Abstract

Latar Belakang; Di Indonesia prevalensi kejadian gagal ginjal kronis adalah sebesar 0,2% dari penduduk Indonesia. Di Provinsi Jawa Tengah sendiri, prosentase kejadian penyakit gagal ginjal kronis adalah sebesar 0,3 % dari total penduduk di Jawa Tengah. Penderita yang menjalani hemodialisis mengalami berbagai masalah yang timbul akibat tidak berfungsinya ginjal. Hal ini menjadi stressor fisik yang berpengaruh pada berbagai dimensi kehidupan pasien yang meliputi biologi, psikologi, social, spiritual (Biopsikososial). Aromaterapi merupakan pengobatan menggunakan wangi-wangian yang menggunakan minyak essensial dalam penyembuhan holistic untuk memperbaiki kesehatan dan kenyamanan emosional. Aromaterapi mempunyai efek positif karena akan merangsang sensori dan reseptor yang pada akhirnya akan mempengaruhi organ lain sehingga dapat menimbulkan efek kuat terhadap emosi dan mampu bereaksi terhadap stress. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas aromaterapi lavender terhadap penurunan tingkat stress penderita gagal ginjal kronikMetode; Metode penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah quasi eksperiment dengan rancangan one group design with pre test and post test. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan simple random sampling. Penelitian ini diikuti sejumlah 20 responden setelah dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi.Hasil; Nilai mean pada sebelum perlakuan aromaterapi sebesar 20.20 dan nilai mean setelah  perlakuan aromaterapi sebesar 16.65, dengan nilai p value 0.000 dimana nilai tersebut kurang dari nilai ? (0.05). Sehingga Ho ditolak dan Ha diterima yaitu terdapat pengaruh aromaterapi lavender terhadap penurunan tingkat stress penderita gagal ginjal kronik.Kesimpulan; Dari hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh aromaterapi lavender terhadap penurunan tingkat stress penderita gagal ginjal kronik. Kata kunci : Gagal Ginjal Kronik, Penurunan ingkat Stress, Aromaterapi Lavender

Page 5 of 10 | Total Record : 94