cover
Contact Name
Merri Sri Hartati
Contact Email
merrisrihartati@umb.ac.id
Phone
+6285273471301
Journal Mail Official
merrisrihartati@umb.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Setawar Abdimas
ISSN : 28095626     EISSN : 28095618     DOI : https://doi.org/10.36085/sa.v1i2
Publikasi jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan pemikiran atau gagasan konseptual dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang pengabdian masyarakat. SETAWAR ABDIMAS, secara khusus menitikberatkan pada permasalahan pokok dalam pengembangan ilmu bidang pengabdian kepada masyarakat sebagai berikut: 1. Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan. 2. Pengabdian Masyarakat, Masyarakat, Ketahanan Pangan Lokal, Gizi dan Kesehatan Masyarakat; 3. Pelatihan, Pemasaran, Teknologi Tepat Guna, Desain; 4. Pemberdayaan Masyarakat, Akses Sosial; 5. Layanan Masyarakat Mahasiswa; 6. Daerah Perbatasan, Daerah Kurang Maju.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 78 Documents
PENINGKATAN TINGKAT PENGETAHUAN GIZI SEIMBANG SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING PADA MASYARAKAT DI KELURAHAN TENGAH PADANG KECAMATAN TELUK SEGARA KOTA BENGKULU Endang Sulaiman; Pariyanto; Rukiah Lubis; Siti Darwa Suryani; Nasral
Setawar Abdimas Vol. 2 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v2i2.5534

Abstract

Stunting (peraturan presiden republic Indonesia nomor 72 tahun 2021) adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak. Stunting ditandai dengan kondisi dimana panjang atau tinggi badan seorang anak tidak sesuai dengan umurnya. Stunting dapat mengakibatkan anak tidak mampu mencapai potensi genetic secara maksimal. Salah satu penyebab utama terjadinya stunting diantaranya, adalah asupan gizi dan nutrisi yang diberikan ibu terhadap anaknya tidak seimbang dan kurang mencukupi kebutuhan anak, semua ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan dan edukasi bagi ibu hamil dan ibu menyusui. Hasil observasi di wilayah kerja puskesmas pembantu tengah padang menunjukkan angka stunting pada balita tahun 2020 sebesar 21 % dan tingkat pengetahuan ibu yang memiliki balita tentang gizi seimbang dan stunting sebanyak 36%, dibutuhkan upaya untuk meningkatkan pengetahuan tentang gizi seimbang dan stunting. Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan tingkat pengetahuan tentang gizi seimbang pada masyarakat khususnya ibu-ibu yang memiliki balita sehingga terhindar dari bahaya terjadinya stunting. Pengabdian ini dilakukan dengan metode pemberian sosialisasi dan praktik pemberian makanan bayi dengan gizi seimbang dilanjutkan dengan evaluasi hasil penyuluhan. Hasil dari kegiatan ini adalah terjadi peningkatan pengetahuan mengenai makanan dengan gizi seimbang dan stunting yang cukup signifikan pada ibu-ibu yang mempunyai balita. Hal ini dapat dilihat dari perolehan skor angket tentang gizi seimbang dan stunting yang diberikan. Sebelum penyuluhan rata-ratanya sebesar 40,25 dan setelah penyuluhan menjadi 82,50. Kesimpulan: pencegahan terjadinya stunting sangat perlu dilakukan kegiatan penyuluhan dan pelatihan pembuatan menu anak dengan gizi seimbang, selain itu untuk ibu-ibu yang mempunyai balita dianjurkan untuk selalu memantau pertumbuhan dan perkembangan anaknya dengan rutin dating ke pusyandu.  Kata kunci: Gizi Seimbang; Pencegahan; Stunting; Tengah Padang.
PELATIHAN PENGEMASAN PRODUK OLAHAN SEAFOOD MASYARAKAT KAMPUNG NELAYAN MALABERO BERBASIS EDUPRENEURSHIP Surya Gunawan; Fadhila Hasana; Desti Dwi Puspita Sari; Nur Aisyah; Tomi Hidayat
Setawar Abdimas Vol. 2 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v2i2.5536

Abstract

Kelurahan Malabero adalah salah satu Kelurahan yang ada di Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu dan merupakan area perkampungan nelayan. Letak kampung nelayan ini cukup strategis, letaknya yang berada di tepian laut mempunyai potensi sumber daya alam perikanan laut yang tinggi. Saat masa panen jumlah tangkapan hasil laut rata-rata mencapai 400 kg sehari dan sebagian besar hasil tangkapan laut tersebut diolah menjadi olahan kering setengah jadi. Permasalahan utama masyarakat kampung nelayan kelurahan malabero ini terutama pada aspek penggunaan teknologi dalam proses produksi hasil tangkapan laut. Upaya penyelesaian permasalahan untuk meningkatkan ketahanan pangan hasil produksi olahan tangkapan laut masyarakat nelayan Kelurahan Malabero dapat berupa pengaplikasian teknologi pengemasan olahan hasil tangkapan laut yang lebih modern, canggih dan dalam skala besar berbasis edupreneurship. Kegiatan ini terdiri dari beberapa metode sebagai berikut : (1) Observasi lapangan dan wawancara; (2) Sosialisasi pengemasan produk; (3) pelatihan penggunaan mesin pengemas; (4) Evaluasi kegiatan. Hasil yang di dapat dari pelaksanaan kegiatan masyarakat nelayan Kelurahan Malabero Kota Bengkulu sudah bisa mengoperasikan teknologi pengemasan berupa alat pengemas dengan baik dan benar. Kata Kunci: Edupreneurship; Kelurahan Malebero; Pelatihan Pengemasan; Seafood.
CARA MEMBUAT MAHKOTA UNTUK NARI BERSAMA ANAK-ANAK DESA ULAK PANDAN KEC NASAL KAB KAUR Shintami Efrida Yenti; Rasman; Ira Yuniarti
Setawar Abdimas Vol. 2 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v2i2.5537

Abstract

Perancangan desain membuat suatu karya, seseorang harus membahas mengenai perancangan sebuah pusat kerajinan tangan dengan seluruh fasilitas pendukungnya. Tujuan dari kegiatan ini adalah menlatih adik-adik kelompok tari  cara membuat mahkota untuk hiasan saat menari dengan kerajinanan tangan sendiri, dan belajar desain yang sesuai dengan kebutuhan sebuah pusat kerajinan tangan, selain itu memberikan informasi dan pengetahuan tentang kerajinan tangan kepada masayarakat yang ingin mengetahui tentang pusat kerajinan tangan dapat menggunakan artikel ini sebagai referensi.  Dalam membuat Mahkota kita harus membuat nya dengan teliti agar mendapat kan Hasil yang maksimal “Cara membuat mahkota untuk nari” Untuk membuat mahkota ini kita harus menyiapkan bahan dan alat nya yaitu berupa gunting,steples,lem,kertas manggis karton dan lainnya.Dalam Membuat Mahkota dari Kertas Berpola ada beberapa langkah yang ingin kalian ketahui  Langkah – langkah membuat mahkota untuk . diakhir sesi pelatihan semua peserta sudah bias menghasilkan mahkota sederhana sesuai dengan desain yang peserta buat sendiri. Kata kunci: Mahkota, Tari, Budaya
SOSIALISASI STRATEGI PEMASARAN CEMILAN BASRENG MELALUI MEDIA SOCIAL DI SMA NEGERI 1 BENGKULU UTARA Meirani; Erwani Yusuf
Setawar Abdimas Vol. 2 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v2i2.5596

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada Siswa/i dan Guru-Guru SMA Negeri 1 Bengkulu Utara bahwa untuk menjadi wirausaha di era teknologi ini sangat mudah dan gampang. Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi dalam perkembangan bisnis semakin pesat. Tentu saja, hal ini berdampak pada meningkatnya persaingan bisnis, pendidikan, industri dan UMKM. Namun demikian, luaran yang diperoleh belum mengarah pada peningkatan kemampuan dalam berwirausaha khusus kepada Siswa/i dan Guru-Guru yang ada di SMA Negeri 1 Bengkulu Utara. Tujuan penelitian ini adalah memanfaatkan perkembangan teknologi pada Guru-Guru SMA Negeri 3 Bengkulu Utara. Sampel yang digunakan terdiri dari Siswa/i dan Guru-Guru dan beberapa siswa sekolah SMA Negeri 1 Bengkulu Utara. Pengumpulan data menggunakan Pengamatan deskriktif dan observasi, Hasil penelitian menunjukkan ada 8 karakter yang berpengaruh terhadap kemampuan technopreneur yang dikaji. Karakter wirausaha tersebut meliputi optimalisasi teknologi dan informasi, implementasi keilmuan, percaya diri, berorientasi hasil, pengambilan resiko, kepemimpinan, orisinalitas produk, dan berorientasi masa depan. Kata kunci: Strategi pemasaran, Pemanfaatan Teknologi, Siswa/i, dan Guru-Guru SMA Negeri 1 Bengkulu Utara.
SOSIALISASI PENGENALAN PUBLIC SPEAKING DI SMPN 43 BENGKULU UTARA Ayudho Selviani; Herwan MDK
Setawar Abdimas Vol. 2 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v2i2.5597

Abstract

SMPN 43 Bengulu Utara terletak di Desa Tanjung Agung, kecamatan Tanjung Agung Palik, Kabupaten Bengkulu Utara. Adapun permasalahan yang dihadapi oleh SMPN 43 Bengkulu Utara adalah masih awam tentang public speaking atau yang biasa disebut pembicara umum, banyak murid yang masih bingung harus mulai dari mana untuk belajar tentang public speaking. Contohnya masih banyak murid yang malu untuk maju kedepan sekedar berpidato singkat, masih ada yang belum paham cara menulis naskah pidato dan ada yang sudah punya potensi tapi masih malu untuk ditunjukkan. Pembicara umum atau berbicara didepan umum adalah suatu kegiatan menyampaikan sesuatu kepada khalayak ramai atau biasa disebut public speaking. Berbicara di depan umum juga harus memiliki teknik atau seni berbicara agar pembicara mampu menarik perhatian audiens. Untuk menarik perhatian audiens, terdapat beberapa hal yang harus dipersiapkan oleh pembicara selain persiapan materi yang matang Dalam menjadi pembicara ada beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu hal yang disampaikan isinya harus berkaitan dengan kegiataan yang berlangsung, isinya tidak mengandung unsur SARA, isinya bisa bermanfaat bagi khalayak ramai, menggunakan bahasa yang baik serta mudah dipahami, dan menyampaikan dengan cara yang baik dan sopan. Tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk memanfaatkan potensi dan pengenalan public speaking kepada murid-murid SMPN 43 Bengkulu Utara juga bertujuan memanfaatkan semangat belajar murid, memberikan pemahaman dan pengenalan terhadap public speaking, meningkatkan motivasi belajar dan semangat belajar, melatih potensi yang ada terakhir meningkatkan kepercayaan diri untuk public speaking kepada para murid SMPN 43 Bengkulu Utara. SMPN 43 Bengkulu Utara yang terletak di Desa Tanjung Agung, kecamatan Tanjung Agung Palik masih banyak anak-anak yang belum memahami public speaking dengan baik. Dengan permasalahan tersebut penulis melakukan pelaksanaan program sosialisasi pengenalan public speaking. Metode yang digunakan dalam sosialisasi ini adalah observasi, sosialisasi dan praktek secara langsung. Dalam kegiataan ini penulis melakukan beberapa hal berupa, menjelaskan cara membuat naskah, memberikan contoh naskah pidato sederhana, menulis naskah pidato dan, membaca naskah Pidato dengan mempraktekkan langsung didepan kelas. Hasil nya adalah siswa mampu sedikit lebih baik dalam hal menulis naskah pidato, memahami struktur naskah pidato dan berbicara didepan umum atau public speaking. Kata Kunci: Public speaking, Pidato, Sosialisasi.
SOSIALISASI PERTANIAN MODERN MELALUI TEKNOLOGI HIDROPONIK SEBAGAI PELUANG USAHA BAGI MASYARAKAT DI DESA AIR NAPAL KECAMATAN AIR NAPAL KABUPATEN BENGKULU UTARA Duharman; Bahrin; Ade Irma Suryani
Setawar Abdimas Vol. 2 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v2i2.5598

Abstract

Pekarangan adalah lahan terbuka yang terdapat di sekitar rumah tinggal. Di masa pandemi sebagian besar masyarakat sudah bosan tinggal di rumah. Untuk mengatasi kebosanan tersebut salah satunya dapat dilakukan dengan memanfaatkan lahan pekarangan rumah.Pemanfaatan lahan pekarangan akan memberikan manfaat bagi kehidupan keluarga seperti: sumber pangan dan juga sebagai sumber pendapatan. Salah satu teknologi pertanian yang dapat diterapkan untuk memanfaatkan lahan pekarangan adalah teknologi hidroponik.Hidroponik adalah suatu teknik membudidayakan tanaman tanpa menggunakan tanah sebagai media tanam. Kelebihan tanaman yang dibudidayakan dengan metode hidroponik adalah hasil Kelupanen yang diperoleh lebih tinggi dengan kualitas hasil lebih baik. Peserta pelatihan pada sesi ini diberikan materi tentang sistem pertanian hidroponik yang dikombinasikan dengan sistem pertanian organik. Penyampaian materi pertanian hidroponik meliputi sejarah hidroponik, prinsip- prinsip hidroponik, komoditas pertanian yang sudah dibudidayakan secara hidroponik, produk hidroponik, sertifikasi dan pelabelan produk hidroponik secara organik, serta prospek dan peluang usaha pertanian secara hidroponik serta kelayakan usaha pertanian secara hidroponik. Kata Kunci : Hidroponik, Peluang Usaha
SOSIALISASI PEMBUATAN KERAJINAN DARI PIPET BEKAS DI SDN 18 BENGKULU UTARA Ummi Kalsum; Sazili; Hilyati Milla
Setawar Abdimas Vol. 2 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v2i2.5602

Abstract

Kegiatan anak-anak untuk mendaur ulang sampah yang dikelola dengan baik agar meningkatkan kualitas lingkungan dan kesehatan. Mendaur ulang sampah plastik dengan sendirinya membantu pemerintah dalam mengelola sampah, apalagi pengelolaan dilakukan secara professional dan komersil, sehingga menjadi suatu usaha yang menguntungkan.Permasalahan sampah plastik di dunia sampai sekarang masih menjadi bahasan yang tidak pernah selesai. Sampah plastik dianggap sebagai salah satu masalah lingkungan hidup yang bisa menyebabkan pencemaran lingkungan. Bertambahnya jumlah sampah menyebabkan dampak yang cukup buruk kepada lingkungan. Bayangkan, apabila hal ini tidak ditangani maka bumi akan menjadi tempat tinggal yang terbentuk dari sampah dan barang tidak berguna. Hal ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam mengembangkan kreativitas anak di SDN 18 Bengkulu Utara dengan membuat kerajinan tangan dari sedotan. Kegiatan ini menggunakan metode sosialisasi, dan praktik langsung. Pemilihan metode ini dilakukan agar anak-anak SDN 18 Bengkulu Utara, mudah mempunyai keterampilan membuat kerajinan tangan dari sedotan dan berkreativitas. Perencanaan meliputi: Penyusunan jadwal, penyusunan materi, menyiapkan sarana dan prasarana pendukung kegiatan, seperti: Sedotan, gunting, lem khusus, bahan pendukung lainnya. Kata Kunci: Kerajinan, Kreativitas, Memanfaatkan Sampah
MEMBANGUN PELUANG USAHA KECIL BAGI KELOMPOK PKK MELALUI PEMANFAATAN LIMBAH PLASTIK DI DESA DURIAN DAUN Suharmi; Rossa Ayuni
Setawar Abdimas Vol. 2 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v2i2.5603

Abstract

Sampah merupakan salah satu permasalahan terbesar bagi negara negara di dunia takter kecuali Indonesia. Menurut suatu penelitian, Indonesia adalah negara penyumbang sampah plastik kelautan terbesar kedua di dunia. Daur ulang sampah plastik hanya mencapai  9 sampai 10 persen saja. Salah satu desa yang terletak di Kabupaten Bengkulu Utara, yaitu desa Durian Daunmerupakan salah satu desa yang dinilai masyarakatnya cukup aktif untuk turut serta dalam kegiatan sosial. Seperti adanya pertemuan PKK, kegiatan posyantu, atau gerakan karang taruna dan kegiatan sosiallainnya.Khususnya pada kegiatan PKK,organisasi tersebut memiliki 10 program pokok yang salah satunya yaitu pelestarian lingkungan hidup yang meliputi kebersihan rumah dan lingkungan. Manfaat Adapun manfaat dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini yaitu melatih atau memberika nketrampilan dengan memanfaatkan sampah plastik menjadi kerajinan yang bernilai guna dan memiliki daya jual.   Kata kunci : Usaha Kecil, Limbah Plastik
PENGGUNAAN ALAT PERAGA BANGUN DATAR SEGIEMPAT PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS IV DI SDN 190 BENGKULU UTARA Puput Wilianggi; Selvi Riwayati; Rahmat Jumri; Winda Ramadianti; Nyayu Masyita Ariani; Risnanosanti; Mardiah Syofiana
Setawar Abdimas Vol. 2 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v2i2.5607

Abstract

Pentingnya penggunaan alat bantu visual dalam pembelajaran matematika   tujuannya adalah untuk membantu siswa  memahami konsep matematika    abstrak dan teoritis. Alat peraga dapat membantu  menjelaskan atau   melibatkan konsep matematika  dalam kegiatan belajar mengajar   sehingga apa yang diajarkan mudah dipahami oleh siswa. Adapun tujuan penulisan jurnal ini adalah untuk mengetahui penggunaan alat peraga bangun datar segiempat pada pembelajaran matematika kelas iv di sdn 190  Bengkulu utara. Metode yang digunakan dalam penulis jurnal ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data: observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa  alat peraga bangun datar segi empat dalam kegiatan belajar dapat meningkatkan pemahaman siswa pada pembelajaran  matematik siswa kelas IV, selain meningkatkan pemahaman siswa juga dapat meningkatkan kerja sama antar siswa, kemandirian siswa, dan meningkatkan kemampuan motorik siswa, sehingga  dapat dipahami bahwa media kotak pintar cukup efektif digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Kegunaan media pembelajaran kotak pintar ini adalah melatih konsentrasi anak, melatih kesabaran, melatih motorik anak, belajar mengelompokkan huruf dan angka secara sederhana serta menumbuhkan gairah semangat belajar pada anak. Kata Kunci: Alat Peraga, bangun Datar, Segi Empat.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI KEWIRAUSAHAAN PRODUKSI KERUPUK MERAH DESA TIMBUL REJO CURUP Ummi Kalsum; Meirani; Hilyati Milla; Erwani Yusuf; Novita
Setawar Abdimas Vol. 3 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v3i3.5937

Abstract

Warga di lingkungan  RT 01 RW 02 Timbul Rejo mayoritas mata pencaharian adalah Petani. Program pemberdayaan masyarakat dalam pembuatan kerupuk merah sebagai usaha skala rumahan diharapkan mampu meningkatkan       kesejahteraan warga lingkungan Timbul Rejo. Produksi kerupuk yang dilakukan warga masih kategori sederhana. Mulai dari proses pengemasan menggunakan plastik dan tanpa merk yang dicantumkan, sehingga makanan kerupuk ini kurang menarik konsumen dan mudah rusak. Terlebih lagi warga yang ada disana tidak bisa menjual dengan harga yang layak sesuai dengan tenaga dan waktu yang telah mereka kerjakan. Permasalahan lain yang muncul terkendala dengan dana (modal). Warga RT 01 RW 02 Timbul Rejo sebagian besar juga tidak terlalu pandai menggunakan media sosial untuk berjualan secara online, mereka juga tidak memiliki dana yang cukup untuk pembiayaan produksi mereka agar layak bersaing di pasaran. Hal  ini  bertujuan  untuk  memberikan pengetahuan  dan  keterampilan  dalam  mengembangkan  kreativitas  Warga RT 01 RW 02 Timbul Rejo dengan   membuat usaha  Kerupuk Merah dari Ubi Kayu.   Kegiatan   ini   menggunakan   metode sosialisasi,   dan   praktik   langsung.   Pemilihan   metode   ini   dilakukan   agar   Warga RT 01 RW 02 Timbul Rejo,  mudah  mempunyai  keterampilan  membuat  usaha Kerupuk Merah  dan berkreativitas.   Perencanaan   meliputi:   Penyusunan   jadwal,   penyusunan   materi,   menyiapkan sarana   dan   prasarana   pendukung   kegiatan,   seperti:   Ubi Kayu,   sagu,   garam, pewarna merah dan   bahan pendukung lainnya. Berdasarkan kondisi lingkungan diatas maka melalui pemberdayaan masyarakat akan dilakukan kegiatan penyuluhan kewirausahaan berupa pelatihan pembuatan kerupuk merah, pengemasan dan pemasaran kerupuk merah yang lebih menarik dan inovatif.  Setelah pelatihan ini diharapkan warga memperoleh ilmu dan wawasan kewirausahaan serta manajemen yang baik dalam penjualan kerupuk merah. Kata kunci : Pemberdayaan, Kerupuk, Wirausaha