cover
Contact Name
Merri Sri Hartati
Contact Email
merrisrihartati@umb.ac.id
Phone
+6285273471301
Journal Mail Official
merrisrihartati@umb.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Setawar Abdimas
ISSN : 28095626     EISSN : 28095618     DOI : https://doi.org/10.36085/sa.v1i2
Publikasi jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan pemikiran atau gagasan konseptual dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang pengabdian masyarakat. SETAWAR ABDIMAS, secara khusus menitikberatkan pada permasalahan pokok dalam pengembangan ilmu bidang pengabdian kepada masyarakat sebagai berikut: 1. Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan. 2. Pengabdian Masyarakat, Masyarakat, Ketahanan Pangan Lokal, Gizi dan Kesehatan Masyarakat; 3. Pelatihan, Pemasaran, Teknologi Tepat Guna, Desain; 4. Pemberdayaan Masyarakat, Akses Sosial; 5. Layanan Masyarakat Mahasiswa; 6. Daerah Perbatasan, Daerah Kurang Maju.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 60 Documents
Pendampingan Tahsin Quran Guru Sekolah Langit Biru Sebagai Upaya Peningkatan Penguasaan SDM dalam Bidang Al Quran noveriyanto nover; Rasman; Riswanto; Solehan
Setawar Abdimas Vol. 1 No. 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v1i2.3628

Abstract

Sekolah Langit Biru merupakan sekolah yang salah satu visinya adalah menyelenggarakan pendidikan yang berlandaskan pada nilai- nilai luhur Islam. Untuk mewujudkan visi tersebut salah satunya adalah melalui kegiatan tahsin Quran sebelum memulaia aktivitas belajar mengajar. Guru mendampingi siswa membaca Al Quran dan Iqro bagi siswa yang belum lancer membaca Al Quran. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemampuan Tahsin Quran para guru yang setiap hari mendampingi dan membimbing siswa membaca Iqro dan Al Quran. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah ceramah dan Talaqi. Dari hasil evaluasi selama kegiatan, pihak sekolah menjadwalkan khusus proses Tahsin Quran berkelanjutan untuk menciptakan SDM unggul cerdas Al Quran. Kata kunci— Tahsin, Talaqi, Al Quran, Sekolah Langit Biru
SOSIALISASI MENGENAI DAMPAK DAN BAHAYA BULLYING BAGI ANAK-ANAK SMPN 20 KOTA BENGKULU DAN NARAPIDANA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIB ARGA MAKMUR Jaka Suryadinata; Merri Sri Hartati; Ira Yuniati
Setawar Abdimas Vol. 2 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v2i1.4195

Abstract

Program sosialisasi mengenai pengetahuan hukum tentang Bullying adalah untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya memahami hukum, mentaati aturan hukum yang berlaku, dan juga menumbuhkan kesadaran diri tentang perlunya menghindari perbuatan Bullying dalam kehidupan sehari-hari. Sasaran dari sosialisasi mengenai bullying ini ditujukan kepada anak-anak SMPN 20 Kota Bengkulu dan narapidana yang ada di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Arga Makmur. Metode yang digunakan dalam sosialisasi mengenai bullying yaitu metode ilmu hukum yaitu memberikan penjelasan tentang bullying berdasarkan hukum yang berlaku dan berdasarkan fakta yang terjadi dalam lingkungan sehari-hari. Pelaksaanaan sosialisasi tentang bullying ini yaitu yang pertama memberikan materi dan contoh tentang bullying selanjutnya menjelaskan bagaimana dampak dan bahaya dari tindakan bullying dan terakhir menjelasakan bagaimana cara mencegah agar tidak terjadinya tindakan bullying. Penyuluhan atau sosialisasi tentang bullying ini didapatkan hasil yaitu anak-anak dan narapidana mendengarkan dengan jeli apa yang telah disampaikan mengenai bullying, yang telah dilaksanakan dalam kurun waktu 3 hari, sebagian dari anak-anak dan narapidana memahami semua materi yang sudah disampaikan. Dalam lingkungan sekolah anak-anak akan dibantu oleh guru-guru untuk mencegah tindakan bullying yaitu akan menerapkan peraturan yang tegas jika ada pelaku yang melakukan tindakan bullying di lingkungan sekolah. Dalam Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Arga Makmur juga akan dilaksanakan peraturan atau hukum bagi narapidana yang melakukan tindakan bullying tersebut. Terakhir anak-anak dan narapidana diajarkan tentang cara bagaimana harus melawan tindakan bullying tersebut. Kata Kunci : Sosialisasi, Dampak dan Bahaya, Bullying
Edukasi Kesehatan : Pemanfaatan Bakteri Dalam Berbagai Aspek Kehidupan Adriani Adriani; Esti Rizkiana Pratiwi; Andi Nur Samsi; Muthmainnah Muthmainnah; Ube Dagonala
Setawar Abdimas Vol. 2 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v2i1.4678

Abstract

Keberadaan bakteri di alam tidak semuanya merugikan. Berbagai jenis bakteri mampu meningkatkan kualitas hidup manusia melalui peningkatan pertumbuhan tanaman dan mutu bahan pangan serta produksi obat. Informasi mengenai manfaat bakteri masih belum banyak diketahui oleh masyarakat umum. Oleh karena itu kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) dalam bentuk melalui talkshow ini diharapkan dapat memberikan edukasi kepada masyarakat luas mengenai peranan bakteri bagi manusia. Kegiatan ini bekerja sama dengan Konklusi Indonesia dan dilakukan secara daring menggunakan zoom video conferencing platform. Berdasarkan hasil talkshow, para peserta sepakat bahwasanya bakteri yang ada di sekitar kita memiliki peranan yang penting bagi kehidupan.
Penguatan Kapasitas (Capacity Building) Komunitas Pelestari Bunga Rafflesia di Desa Tanjung Heran, Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah Nurwiyoto; Nasral; Merri Sri Hartati; Nopriyeni; Tomi Hidayat
Setawar Abdimas Vol. 2 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v2i1.4791

Abstract

Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk penguatan kapasitas komunitas Pelestari Bunga Rafflesia di Desa Tanjung Heran, Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah. Masalah yang dihadapi oleh komunitas Pelestari Bunga Rafflesia ini adalah belum memiliki kepengurusan sebagai komunitas Pelestari Bunga Rafflesia, belum memahami tentang tugas utama sebagai komunitas Pelestari Bunga rafflesia, belum memahami prinsip-prinsip konservasi in situ untuk melestarikan bunga Rafflesia, belum memahami pentingnya melayani dengan baik kepada seluruh pengunjung dan wisatawan yang datang ke lokasi habitat bunga Rafflesia mekar. Program kegiatan yang dilakukan adalah membentuk kepengurusan komunitas, melakukan Focus Group Discussion (FGD) dengan komunitas Pelestari Bunga Rafflesia, pendampingan kepada komunitas Pelestari Bunga Rafflesia dalam mengelola kawasan konservasu in situ bunga Rafflesia. Hasil kegiatan ini yaitu telah terbentuk kepengurusan komunitas Pelestari Bunga Rafflesia yang terdiri dari Ketua, sekretaris, Bendahara, dan Anggota, telah memahami tugas utama komunitas Pelestari Bunga Rafflesia yaitu menjaga kawasan konservasi bunga Rafflesia dari ancaman kerusakan habitat dan kerusakan lainnya, menjaga kehidupan keberlanjutan bunga Rafflesia, kehidupan keberlanjutan inangnya, dan keutuhan ekosistem kawasan konservasi bunga Rafflesia, melakukan pendekatan kepada masyarakat sekitar dan menjelaskan pentingnya kelestarian bunga Rafflesia, telah memahami prinsip-prinsip konservasi in stu untuk melestarikan bunga Rafflesia yaitu perlindungan kawasan konservasi, pelestarian kawasan konservasi, pemanfaatan secara bijaksana kawasan konservasi dengan study, save dan use, telah memahami pentingnya melayani dengan baik kepada wisatawan yang berkunjung ke lokasi konservasi bunga Rafflesia yaitu menjamin keselamatan dan keamanan wisatawan, mengantarkan dan menjadi tour guide kepada setiap wisatawan yang berkunjung, melakukan edukasi dan ajakan bersahabat untuk melestarikan kawasan konservasi, menjalankan standar operasional prosedur kunjungan wisata di tempat bunga Rafflesia mekar. Kata Kunci : Bunga Rafflesia, Konservasi, Penguatan Kapasitas, Wisatawan.
Studi Pembuatan Kompos Organik Di SMP Negeri 02 Seberang Musi Jalaluddin Mahali; Destriani; Irwandi
Setawar Abdimas Vol. 2 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v2i1.4792

Abstract

Banyaknya sampah terutama sampah dedaunan yang terdapat dilingkungan sekolah dapat menjadi masalah yang nyata bagi masyarakat di lingkungan sekolah tersebut. Penanganan yang tepat diperlukan dalam pengelolaan sampah tersebut agar dapat mengurangi dampak yang ditimbulkan. Salah satu alternatif yang digunakan dalam mengatasi permasalahan sampah yaitu pembuatan kompos. Kegiatan yang dilakukan oleh para siswa dan siswi di SMP Negeri 02 seberang Musi ini bertujuan untuk menghasilkan suatu produk dari sampah dedaunan yang terdapat dilingkungan sekolah yaitu produk kompos. Proses pembuatan diawali dengan pengarahan kepada para siswa tentang bagaimana cara pembuatan kompos tersebut. Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan, terciptalah suatu produk yaitu kompos yang dapat digunakan dalam beberapa hal tertentu seperti dapat membuat tanah menjadi lebih subur, sebagai pengganti pupuk kimia serta sebagai edukasi bagi para peserta didik tentang cara pembuatan pupuk kompos. Kata kunci : Kompos Organik; Dedaunan; Edukasi
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PEDALAMAN MELALUI PENGOLAHAN PUPUK ORGANIK DAUN BAMBOE DI DUSUN III SRI PENGANTIN KECAMATAN STL ULU TERAWAS Fitria Lestari; Yuli Febrianti; Agus Andriansah; Frengky Alexander Pratama; Gusti Aldo Wijaya
Setawar Abdimas Vol. 2 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v2i1.4793

Abstract

Dusun Sri Pengantin merupakan dusun dengan julukan “Kampung Bambu” oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Julukan itu diberikan dikarenakan keberlimpahan tumbuhan bambu didusun tersebut. Selain kehidupannya, ekonomi didusun ini juga masih jauh cukup rendah dengan mata pencaharian hanya mengandalkan kebun kopi. Padahal, dengan banyaknya bambu hendaknya dapat menambah pendapatan ekonomi masyarakat didusun tersebut. Permasalahan dalam mengolah bambu menjadi produk bernilai jual ini disebabkan oleh minimnya pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki oleh masyarakat didusun tersebut. Adapun produk yang dapat dihasilkan dari bambu adalah pupuk organik. Pengolahan ini berdasarkan pertimbangan kebermanfaatannya bagi kehidupan, seperti membantu dalam perkebunan kopi yang memang menjadi mata pencaharian utama masyarakat di dusun Sri Pengantin, ramah lingkungan, dan umumnya diminati oleh masyarakat. Selain itu, pengolahan bambu menjadi produk yang bernilai jual juga diharapkan dapat membantu program pemerintah untuk menjadikan dusun ini sebagai dusun wisata yang nantinya banyak dikunjungi wisatawan sehingga dapat membuka peluang uasaha, meningkatkan ekonomi masyarakat, dan menjadi ciri khas dari dusun Sri Pengantin. Adapun rencana kegiatan yang akan kami lalukan untuk mencapai tujuan tersebut adalah dengan menggunakan metode observasi, sosialisasi, pelatihan dan dilanjutkan praktik langsung pembuatan pupuk organik daun bambu, serta melakukan pendampingan dalam produksi, manajemen usaha, dan cara memasarkan produk pupuk organik daun bambu. Target luaran dalam kegiatan ini adalah: 1) Peningkatan pengetahuan tentang pengolahan pupuk organik daun bamboe; 2) peningkatan keterampilan tentang pengolahan pupuk organik daun bamboe; 3) Publikasi artikel di Jurnal Madani; 4) Publikasi Media Massa di Koran Linggau Pos. Kata Kunci: Daun Bamboe, Pupuk Organik, Sri Pengantin
PEMBERDAYAAN PUSAT KULINER SEAFOOD SEBAGAI USAHA PENINGKATAN BLUE ECONOMY MASYARAKAT KAMPUNG NELAYAN BERBASIS EDUPRENEURSHIP Ilham Albohari; Eka Swajaya Putri; Mawar Puspita sari; M. Randi Briliansaputra; Tomi Hidayat
Setawar Abdimas Vol. 2 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v2i1.4796

Abstract

Kelurahan Malabero merupakan salah satu sentral masyarakat nelayan penghasil makanan laut (seafood) di Kota Bengkulu. Mata pencaharian nelayan Kelurahan Malabero berpotensi cukup besar dimana pada musim panen rata-rata setiap nelayan mampu memproduksi seafood sebanyak 400 kg sampai 500 kg setiap harinya. Kelompok Nelayan Kelurahan Malabero masih menggunakan metode pengolahan yang masih berupa bahan setengah jadi. Permasalahan pokok yang dihadapi masyarakat nelayan tersebut berkaitan dengan kualitas produksi hasil tangkapan biota laut berupa ikan laut, cumi, kepiting, udang, lokan/remis mutu sumberdaya yang rendah dan sarana prasarana tidak memadai, sehingga berakibat kualitas blue economy, ketahanan pangan dan kesejahteraan ekonomi masayarakat nelayan juga tidak cukup baik. Untuk itu aplikasi teknologi yang berbasis edupreneurship dalam hal produksi hasil tangkapan nelayan diharapkan dapat meningkatkan blue economy, ketahanan pangan dan kesejahteraan ekonomi masyarakat nelayan Kelurahan Malabero Kota Bengkulu. Melalui proses aplikasi teknologi pengalengan ini, diharapkan para masyarakat nelayan Kelurahan Malabero Kota Bengkulu dapat meningkatkan blue economy, ketahanan pangan dan kesejahteraan ekonomi masyarakat nelayan. Proses aplikasi teknologi tepat guna ini diawali dengan memetakan potensi blue economy, ketahanan pangan, modal, peluang usaha, pemasaran, komunikasi, motivasi, dan pengenalan edupreneurship. Kata Kunci : Blue economy, edupreneurship, seafood, kampung nelayan.
Pemberdayaan Peningkatan Kesadaran Masyarakat Desa Suro Ilir Terhadap Demam Berdarah Dengue Pariyanto Pariyanto; Endang Sulaiman
Setawar Abdimas Vol. 2 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v2i1.4797

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di desa Suro Ilir Kecamatan Ujan Mas Kabupaten Kepahiang pada tanggal 9 sampai 12 September 2022 bertempat di Balai Desa Suro Ilir Kecamatan Ujan Mas Kabupaten Kepahiang. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi penyuluhan kesehatan mengenai Pemberdayaan Peningkatan Pemberdayaan Peningkatan Kesadaran Masyarakat Desa Suro Ilir Akan Bahaya Demem Bedarah Dengue (DBD). Kegiatan penyuluhan ini meliputi ; Pengertian penyakit demam berdarah dengue (DBD), Siklus Demam Berdarah Dengue, Pencegahan Demam Berdarah Dengue, pemberantasan vektor nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue dan Pengobatan bagi masyarakat yang terkena Demam Berdarah Dengue Kata Kunci : Demam Berdarah Dengue, Suro Ilir
Sosialisasi Kurikulum Merdeka Belajar Sma Al-Idrisiyah Sekolah SMA Al Idrisiyah Tanjung Selor Fatimah Al -Zahrah Desa Gunung Sari Km 12 Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Iskandar; Budi Mulyadi; Irsyad Sudirman; Syaini; Jimmy Nasroan; Masruri; Wempi Feber; Yani Faturrachman; M. Ibnu Ashari. R
Setawar Abdimas Vol. 2 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v2i1.4798

Abstract

Merdeka Curriculum is a curriculum with diverse intracurricular learning where content will be more optimal so that students have enough time to explore concepts and strengthen competencies. The independent teaching platform is an educational platform that can be used by educators as a medium for learning. The independent teaching platform is a driving force for educators in realizing pancasila learners who have various learning features. Based on various obstacles at Al Idrisiyah High School, including literacy, references, digital access, teacher competence, and time management, it is known that some teachers still rely on package books, both student books and teacher books as the only learning resource. While other learning resources are considered unimportant, it motivates us to carry out service activities with the theme of socialization of the independent curriculum which is in line with the independent curriculum launched by the Minister of Education and Culture in February 2022 as one of the Merdeka Belajar programs. The purpose of the socialization of the independent learning curriculum at Idrisiyah Senior High School in Gunung Sari Village, Tanjung Selor District, Bulungan Regency is to improve the quality of learning. The Merdeka curriculum focuses on essential materials and on developing the character of the pancasila student profile and is a step to transform education for the realization of Indonesia's Superior Human Resources which have pancasila student features. The implementation of the independent curriculum is a new thing, therefore Al-Idrisiyah High School continues to strive to equip teachers' knowledge so that teaching and learning activities that use the independent curriculum can later run optimally. In this Independent Learning Curriculum, there is no specialization program, so students can be free to choose subjects that suit their interests and talents. With this program, it can improve the quality of human resources. Because quality human resources can improve the progress of the nation. Kata kunci— curriculum, independent learning, Al-Idrisiyah High School;
KONSERVASI LAHAN EKOWISATA MELALUI PENANAMAN BIBIT SERIBU POHON DI DESA WISATA PENEMBANG KABUPATEN BENGKULU TENGAH nurwiyoto; Irwandi; Tomi Hidayat; Merri Sri Hartati; Jayanti Syahfitri; Nopriyeni
Setawar Abdimas Vol. 2 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v2i2.5533

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan kesadaran peduli menanam pohon produktif dan mengaplikasikan teknologi hijau penanaman bibit pohon buah untuk konservasi lahan ekowisata air terjun di Desa Wisata Penembang, Kabupaten Bengkulu Tengah. Manfaat secara lingkungan hidup, adalah keberlanjutan air terjun sebagai dampak positif  terjaganya tanaman buah di sekitar kawasan wisata, sedangkan manfaat ekonomi adalah akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa sekitar kawasan wisata air terjun, dan meningkatkan kerjasama sinergi antar lembaga perguruan tinggi dengan masyarakat desa. Permasalahan prioritas mitra adalah kurangnya kesadaran masyarakat untuk merawat hutan dan praktek konservasi lahan di lahan budidaya, sehingga berakibat menurunnya debit air terjun sebagai daya tarik utama kawasan wisata desa ini. Metode kegiatan dilaksanakan dengan diawali malakukan  assesment untuk mengetahui kebutuhan masyarakat dan potensi lokal yang dimiliki desa. Kemudian menyusun perencanaan alternatif program atau kegiatan yang dapat dilakukan dan menyusun formulasi rencana aksi dengan partisipasi aktif masyarakat. Dilanjutkan dengan implementasi pelaksanaan program yaitu : pertama, melakukan sosialisasi penyuluhan tentang pentingnya pemanfaatan lahan, pentingnya gerakan penanaman pohon, dan manfaat penanaman pohon secara ekonomis.  Kedua pengadaan seribu bibit pohon buah-buahan, dilanjutkan kegiatan pendampingan secara langsung yaitu melakukan penanaman pohon bersama masyarakat. Tahap akhir adalah melakukan evaluasi dengan melibatkan masyarakat untuk melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan program. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini yang dilakukan oleh beberapa dosen Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Bengkulu yaitu melakukan penyuluhan kepada aparatur perangkat desa dan sebagian masyarakat di sekitar kawasan air terjun, melakukan penanamn seribu bibit pohon beranekaragam buah di sekitar kawasan wisata air terjun desa Penembang, yang telah dilaksanakan pada tanggal 05 November 2022, dan dilanjutkan dengan pendampingan kepada masyarakat. Masyarakat memberikan respon positif terhadap seluruh kegiatan ini dan terlihat adanya peningkatan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan hutan dan lingkungan kawasan wisata air terjun, adanya kebersamaan dalam penanaman seribu pohon buah di kawasan wisata air terjun, serta peningkatan kepedulian dalam merawat tanaman di lahan budidaya dan memelihara kawasan hutan.  Kata Kunci : Konservasi Lahan, Ekowisata, Penanaman Pohon, Desa Wisata, Bengkulu.