cover
Contact Name
Febri Fahmi Hakim
Contact Email
febri.fahmihakim@politeknikpu.ac.id
Phone
+6287867456519
Journal Mail Official
redaksi.jurnal@politeknikpu.ac.id
Editorial Address
Politeknik Pekerjaan Umum, Jl. Prof. Soedharto, SH., Tembalang, Semarang, Jawa Tengah Email: redaksi.jurnal@politeknikpu.ac.id
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Inovasi Konstruksi
ISSN : -     EISSN : 29617804     DOI : https://doi.org/10.56911
Core Subject : Engineering,
Jurnal Inovasi Konstruksi (JIK) merupakan open access journal (e-journal) yang mengangkat isu-isu terkini pada bidang konstruksi & infrastruktur khususnya infrastruktur pekerjaan umum dan perumahan rakyat guna mendukung pengembangan SDM konstruksi dalam ranah vokasi. Fokus jurnal meliputi: metode/inovasi metode konstruksi, material/inovasi material bangunan sipil/bangunan gedung, struktur/inovasi sistem struktur, rantai pasok konstruksi, manajemen konstruksi dan berbagai inovasi di bidang manajemen konstruksi, terowongan (tunnel), Building Information Modeling (BIM), inovasi penerapan Internet of Things (IoT) dalam bidang konstruksi, serta otomasi/digitalisasi konstruksi.
Articles 40 Documents
Analisis Perbandingan Kapasitas Kolom Pra-Jacketing dan Pasca-Jacketing dengan Bantuan Laser Scanner pada Proyek Penataan Kawasan Pusaka Masjid Baiturrahman Semarang Ulya Halum; Ilham Maryad Simamora; Galih Adya Taurano; Robi Fernando
Jurnal Inovasi Konstruksi Vol 1, No 2 (2022): October
Publisher : Politeknik Pekerjaan Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56911/jik.v1i2.23

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kapasitas kekuatan struktur kolom sebelum dan setelah dilakukan perkuatan struktur berupa jacketing. Terrestrial Laser Scanner (TLS) digunakan untuk melakukan pengukuran kondisi kolom pre-jacketing dan post-jacketing. Hasil pengukuran berupa data point-clouds sebagai dasar untuk melakukan modeling struktur dalam perangkat lunak BIM Autodesk Revit, kemudian dilakukan perhitungan kapasitas struktur kolom eksisting dan kolom setelah mendapatkan perkuatan struktur secara manual menggunakan perangkat lunak Microsoft Excel. Hasil pengolahan data laser scanner di dalam software BIM menunjukkan dimensi kolom K1 eksisting sebesar 30x30cm dan K3 eksisting 60x60cm dimana nilai kuat tekan K1 eksisting sebesar 268,95 kN dan kapasitas momen K1 eksisting sebesar 29,77 kNm. Sedangkan nilai kuat tekan K3 eksisting sebesar 1255,17 kN dan kapasitas momen K3 eksisting sebesar 258,03 kNm. Sedangkan peningkatan rata-rata nilai pada kolom K1 setelah jacketing sebesar 773% (kuat tekan) dan sebesar 764% (kapasitas momen). Sementara peningkatan rata-rata nilai pada kolom K3 setelah jacketing sebesar 115% (kuat tekan) dan sebesar 127% (kapasitas momen).
Pembuatan Augmented Reality berbasis Titik untuk Mendukung Building Information Modelling (BIM) Arif Rohman; Aris Rinaldi; Fajar Hidayat
Jurnal Inovasi Konstruksi Vol 1, No 1 (2022): April
Publisher : Politeknik Pekerjaan Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56911/jik.v1i1.13

Abstract

 Pembangunan aplikasi BIM untuk mendukung proses pekerjaan konstruksi saat ini semakin gencar dilakukan. Hal ini dikarenakan BIM dapat membuat pekerjaan konstruksi lebih terarah sehingga biaya dapat dihemat dan waktu pekerjaan menjadi efisien. BIM sendiri saat ini terdiri atas beberapa level mulai dari pembuatan model 2D hingga aplikasi yang bisa diakses Bersama seluruh pengguna. Salah satu hal yang penting dalam BIM adalah informasi terkait dengan rencana dan progress bangunan yang akan besinggungan langsung dengan ruang spasial. Salah satu metode yang dapat menggabungkan antara rencana dan progres adalah aplikasi Augmented Reality (AR). Penelitian ini mencoba membuat aplikasi Augmented Reality sederhana yang dapat menunjukan titik-titik rencana tapak bangunan dan bentuk bangunan. Pembuatan aplikasi AR ini menggunakan perangkat lunak Unity dan dijalankan pada ponsel berbasis Android. Hasil menunjukan bahwa koordinat lokasi titik rencana hasil stake out di lapangan sudah menunjukan posisi yang sesuai meskipun terdapat batasan yaitu akurasi posisinya akan bergantung pada akurasi GPS pada perangkat ponsel
Pengukuran Produktivitas Tenaga Kerja Pemasangan Plafon U-Baffle menggunakan Metode Time Study dan Productivity Rating Sasmita, Aurora Anggun; Fiara, Alma; Utama, Agung Bhakti; Islami, Rizky Citra
Jurnal Inovasi Konstruksi Vol 2, No 2 (2023): October
Publisher : Politeknik Pekerjaan Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56911/jik.v2i2.75

Abstract

This study aims to determine the productivity values and Labor Utilization Rate (LUR) of labor in the U-Baffle ceiling installation work. The research sample covers an area of 505 m2. Data normality is controlled using the Upper Control Limit (UCL) and Lower Control Limit (LCL). The results indicate that the productivity value for the installation of the hanging rod is 107.38 m2/day, stringer 138.21 m2/day, hollow (2.5 m) 125.41 m2/day, hollow (4m) 97.08 m2/day, and U-Baffle panel 525.71 m2/day. The coefficient values for craftsmen and workers for frame installation are 0.0268 OH, and for ceiling cover installation are 0.019 OH. The LUR values for craftsmen in the morning and afternoon are 38.48% and 39.2%, respectively. Meanwhile, the LUR values for workers are 42.98% in the morning and 47.11% in the afternoon. From these results, it is concluded that the labor force is not working efficiently, and there is still room for performance improvement, as indicated by LUR values being less than 50%.
Analisis Pengaruh Faktor Kritis Keselamatan Kerja Konstruksi terhadap Toleransi Risiko Keselamatan (Studi Kasus: Rumah Susun Tingkat Tinggi Pasar Rumput) Sunarto, Sunarto
Jurnal Inovasi Konstruksi Vol 2, No 1 (2023): April
Publisher : Politeknik Pekerjaan Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56911/jik.v2i1.31

Abstract

Perkembangan pembangunan infrastruktur melalui dunia konstruksi sebagai upaya peningkatan daya saing bangsa berjalan secara simultan dan semakin pesat di era globalisasi. Tiga batasan yang harus dicapai dalam pembangunan konstruksi seperti mutu yang bagus, biaya yang murah, dan waktu pengerjaan yang cepat, tentunya tidak terlepas dari pentingnya keselamatan konstruksi sebagai garda terdepan. Pelaksanaan konstruksi baru dapat dimulai ketika pihak keselamatan konstruksi sudah menyatakan bahwa pekerjaan sudah aman untuk dilakukan. Perilaku-perilaku keselamatan konstruksi terutama toleransi risiko menjadi salah satu faktor penting yang mendasari perilaku tidak aman. Dalam penelitian ini, dilakukan survei berupa kuesioner untuk mengetahui pengaruh dari faktor-faktor kritis keselamatan yang berupa faktor internal (persepsi subjektif personal dan pengetahuan dan pengalaman) dan faktor eksternal (karakteristik pekerjaan dan manajemen keselamatan) terhadap toleransi risiko keselamatan konstruksi pada proyek pembangunan rumah susun tingkat tinggi pasar rumput dimana responden penelitian merupakan para pekerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik pekerjaan dan pengetahuan dan pengalaman harus lebih diperhatikan karena merupakan dua variabel yang memberikan efek yang lebih besar dibandingkan dengan variabel lainnya. Oleh karena itu, pihak manajemen perlu menerapkan strategi yang tepat sasaran terkait dengan variabel-variabel bebas yang diteliti terutama karakteristik pekerjaan dan pengetahuan dan pengalaman.
Pengurangan Limpasan Menggunakan Biopori Cocopeat-Bioswale sebagai Cadangan Air Ruang Terbuka Hijau (RTH) Perkotaan Musim Kemarau Waldemar Victoryno Simamora; Muhammad Farizal; Ghaniyyu R. A. L. Raharjo; Syamsul Bahri
Jurnal Inovasi Konstruksi Vol 1, No 2 (2022): October
Publisher : Politeknik Pekerjaan Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56911/jik.v1i2.27

Abstract

Penerapan jalur hijau jalan (JHJ) dengan vegetasi dapat mengurangi permasalahan pencemaran udara dan meningkatkan luasan RTH di kawasan perkotaan. Namun, desain JHJ sering kali mengalami permasalahan, seperti vegetasi tidak terawat hingga mati akibat kekeringan pada musim kemarau. Solusi yang dapat dipertimbangkan adalah menerapkan infrastruktur hijau, berupa bioswale yang dikombinasikan dengan biopori cocopeat. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan memodelkan bioswale berbentuk box kaca yang dilengkapi biopori berisi cocopeat. Tujuan penelitian ini adalah a). Mengetahui kemampuan cocopeat dalam menyerap air, b). Mengetahui laju infiltrasi air dalam bioswale, c). Mengetahui seberapa besar peran biopori cocopeat pada bioswale dalam mengurangi volume air untuk penyiraman JHJ yang berpengaruh terhadap efisiensi biaya penyiraman. Hasil penelitian menunjukkan cocopeat sebesar 50 dan 75 gram yang direndam selama 24 jam mampu menyerap air sebanyak 5 hingga 6 kali dari berat awalnya. Uji coba cocopeat sebagai isian biopori dan ditempatkan dalam bioswale, nilai rata-rata laju infiltrasi tertinggi sebesar 0,542 cm/jam pada 24 jam, kemudian mengalami penurunan nilai hingga 0,1 cm/jam pada 168 jam. Apabila bioswale ditempatkan pada JHJ seluas 100 m2 dengan penutupan biopori cocopeat sekitar 50%-nya, kemudian terjadi satu hari hujan, dalam bioswale terdapat cadangan air sebagai reservoir mini sehingga pengeluaran biaya penyiraman dapat dihemat lebih dari Rp2.000.000.
Analysis of Building Integrated Photovoltaic Application for Apartment Building in Jakarta Sandhika Adlisia Puspa Harani; Sunarto Sunarto
Jurnal Inovasi Konstruksi Vol 1, No 1 (2022): April
Publisher : Politeknik Pekerjaan Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56911/jik.v1i1.8

Abstract

In sustainable development concept, energy efficiency and conservation measurements are paramount to reduce the level of building energy consumption. Utilization of such device diminishes the building dependency to the grid which is still dominated by energy from fossil fuels. Implementation of BIPV (Building Integrated Photovoltaic) system is expected to be one of the best possible choices for a tropical country such as Indonesia with abundance of solar radiation. With the existence of BIPV system, it is also expected to reduce the burden of electricity cost for the building management and occupants. This research is considerably new for government building and it also generates a formula to calculate minimum area and the amount of PV panels needed for apartment in Jakarta. Pasar Jumat Apartment is selected to be a subject for this research as the apartment is classified government building which was built and managed by Ministry of Public Work and Housing. Moreover, the apartment has modelled with BIM and already had green building concept.  It is expected that BIPV system can enhance the building performance through energy efficiency. However, more in-depth research work to the efficiency and economic feasibility of BIPV system installation are required before implementing the system on the building. Several options of PV panel installation are measured to figure out the most optimal PP (Payback Period) and BCR (Benefit Cost Ratio). Based on the physical feasibility and financial analysis, BIPV system is found to be more promising and profitable if it is implemented at "Pasar Jumat Apartment" for a long term in the future.
Analisis Potensi Pengurangan Genangan Air pada Sub Sistem Sungai Banger Tia Hetwisari; Mariana Wulandari; Ingerawi Sekaring Bumi
Jurnal Inovasi Konstruksi Vol 1, No 2 (2022): October
Publisher : Politeknik Pekerjaan Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56911/jik.v1i2.39

Abstract

Wilayah pesisir Kota Semarang memiliki elevasi lebih rendah dari permukaan laut, sehingga digunakan sistem polder dengan pompa dan kolam tando sebagai solusi penanganan banjir. Salah satu penerapan sistem tersebut adalah di wilayah Sub Sistem Sungai Banger (Polder Banger), namun beberapa area di wilayah  tersebut masih dijumpai area genangan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut diperlukan inventori agar didapatkan gambaran mengenai kondisi infrastruktur drainase dan genangan air di wilayah Polder Banger serta menganalis kebutuhan saluran drainase, pompa dan kolam tando/kolam retensi/longstorage. Dari hasil inventori diketahui bahwa infrastruktur saluran drainase pada kawasan Polder Banger secara umum pada saluran primer dan saluran sekunder sudah cukup baik, sedangkan pada saluran tersier, permasalahan utama yang dijumpai adalah kondisi saluran banyak sampah dan sedimentasi sehingga mengakibatkan saluran mampat. Hasil analisis menunjukkan pengurangan luas genangan air pada kawasan Polder Banger sebesar 76,5 Ha (55%) jika tetap menggunakan kapasitas 10 m3/dt dapat dicapai dengan (1) tambahan volume kolam retensi/longstorage sebesar 132.039 m3, (2) dilakukan normalisasi dan memperbesar dimensi saluran sekunder, (3) serta normalisasi dan penambahan saluran baru pada saluran tersier.
Stabilitas Lereng Timbunan Sta. 24+100 Jalan Akses Pulau Balang Menggunakan GeoStudio Juandra Hartono; Muhammad Saleh; Gitaning Primaswari
Jurnal Inovasi Konstruksi Vol 1, No 1 (2022): April
Publisher : Politeknik Pekerjaan Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56911/jik.v1i1.18

Abstract

Riset ini membahas tentang permasalahan lereng timbunan jalan akses pulau balang yang berlokasi di Penajam Paser Utara (PPU) Kalimantan Timur. Pada lereng timbunan area Sta. 24+100 sisi kanan terdapat longsoran lereng yang disebabkan adanya rembesan air masuk kebadan jalan, selain itu lapisan tanah dasar yang dinilai berupa tanah lunak (soft) dengan muka air tanah yang cukup tinggi berpotensi mengalami longsoran dan mengakibatkan penurunan tanah. Analisa dilakukan menggunakan software Geostudio. Dari hasil analisa lereng timbunan didapat hasil sebagai berikut, pada kondisi terkonsolidasi 1 tahun tanpa penanganan, kondisi lereng masih masuk dalam kriteria desain jangka panjang dengan nilai SF sebesar 1,546 sedangkan pada lereng dengan kondisi hujan didapatkan nilai SF sebesar 1,379. Kondisi ini tidak memenuhi kriteria desain SF jangka panjang (SF Jangka Panjang 1.5).  Pada kondisi lereng terkonsolidasi 1 tahun dengan penangan didapatkan nilai SF lereng sebesar 1,730 sedangkan pada lereng dengan kondisi hujan didapatkan nilai SF sebesar 1,574. Dari hasil analisa dapat diambil kesimpulan bahwa lereng pada kondisi terkonsolidasi 1 tahun dengan penanganan masih masuk dalam kriteria design jangka panjang. Rekomendasi penanganan lereng yang dipilih berupa penanganan dengan counterweight dan cerucuk dibawah timbunan  
Pengembangan Awal Alat Pemanen Alga Sistem Rotating Filtered-Drum Untuk Perbaikan Kualitas Air di Perairan Tergenang Bahri, Syamsul; Arisanto, Pranu; Suhardi, Suhardi; Herwindo, Wildan
Jurnal Inovasi Konstruksi Vol 2, No 2 (2023): October
Publisher : Politeknik Pekerjaan Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56911/jik.v2i2.76

Abstract

The phenomenon of overgrowth of green algae and cyanobacteria indicates a serious aquatic environmental problem from eutrophication. In aquatic ecosystems, algae are an integral part of the ecological system. But when there is abundant algae growth in the waters it causes the phenomenon of harmful alga blooms. Algae that were previously invisible, due to clumping, this group becomes invisible to the eye. The follow-up impact of the algae blooms is fish death, due to lack of oxygen at night. Algal masses that are swept by the wind onto the shores of bays and reservoir shores cause buildup and decay. Among the efforts that can be made in dealing with the phenomenon of abundant algae in waters is harvesting. In this study, the technique of harvesting by filtration and centrifugal rotation in a drum was applied. The purpose of this study was to design and build a filtration system algae harvester with a Rotating Filtered-Drum type. The results of preliminary research on filtration of water contaminated with algae from the facultative pond of the Bojongsoang-Bandung WWTP by gravity showed that the T 165 filter was able to reduce TSS levels as an indicator of algae by 72.85%. The Rotating Filtered-Drum tool requires further research for operational trials using pool water contaminated with algae. Keywords: algal blooming, lentic waters, euthrophic, green algae, cyanobacteria.
Performa Penggunaan Rubber Isolator pada Jembatan Girder Beton Kusbiantoro, Arief; Kusumawardani, Rini; Nugroho, Untoro; Hanif, Naufal; Azizah, Kirana Prasetya
Jurnal Inovasi Konstruksi Vol 2, No 1 (2023): April
Publisher : Politeknik Pekerjaan Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56911/jik.v2i1.82

Abstract

Jembatan sebagai salah satu infrastuktur penting yang merupakan penghubung antar wilayah sebagai penunjang mobilitas. Untuk memastikan keamanan, evaluasi akurat dari jembatan dibutuhkan. Diantara metode yang ada, diperlukan model elemen yang mencerminkan kondisi jembatan yang ada. alam perencanaan dan perancangan jembatan sebaiknya mempertimbangkan fungsi kebutuhan transportasi, persyaratan teknis, dan estetika arsitektural yang meliputi aspek lalu lintas, aspek teknis, dan aspek estetika. Jenis rubber isolator yang dikaji dalam studi ini adalah elastomer bearing. Analysis evaluasi kinerja jembatan menggunakan metode elemen hingga tiga dimensi untuk mendapatkan hasil analisis momen ultimit, displacement, dan deformation. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai momen ultimit pada gelagar tanpa tendon sebesar 2,191 x 105 kN.m, deformation dan untuk gelagar dengan tendon sebesar 3,783 x 105 kN.m. deformation pada elastomer bearing maksimal pada arah horizontal arah X dengan nilai -1,11 x 10-7 meter, nilai horizontal arah Y dengan nilai 8,49 x 10-14 meter, dan untuk nilai vertikal Z adalah -3,87 x 10-10 meter.

Page 2 of 4 | Total Record : 40