cover
Contact Name
Febri Fahmi Hakim
Contact Email
febri.fahmihakim@politeknikpu.ac.id
Phone
+6287867456519
Journal Mail Official
redaksi.jurnal@politeknikpu.ac.id
Editorial Address
Politeknik Pekerjaan Umum, Jl. Prof. Soedharto, SH., Tembalang, Semarang, Jawa Tengah Email: redaksi.jurnal@politeknikpu.ac.id
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Inovasi Konstruksi
ISSN : -     EISSN : 29617804     DOI : https://doi.org/10.56911
Core Subject : Engineering,
Jurnal Inovasi Konstruksi (JIK) merupakan open access journal (e-journal) yang mengangkat isu-isu terkini pada bidang konstruksi & infrastruktur khususnya infrastruktur pekerjaan umum dan perumahan rakyat guna mendukung pengembangan SDM konstruksi dalam ranah vokasi. Fokus jurnal meliputi: metode/inovasi metode konstruksi, material/inovasi material bangunan sipil/bangunan gedung, struktur/inovasi sistem struktur, rantai pasok konstruksi, manajemen konstruksi dan berbagai inovasi di bidang manajemen konstruksi, terowongan (tunnel), Building Information Modeling (BIM), inovasi penerapan Internet of Things (IoT) dalam bidang konstruksi, serta otomasi/digitalisasi konstruksi.
Articles 40 Documents
Penerapan BIM untuk Perbandingan Volume dan Biaya Konstruksi Tangga Darurat Gedung Anex Proyek Pembangunan Kompleks Perantaraan Pasar Baru Hafizhah, Jilan; Aji, Fancy Surya Kusuma Respati; Heston, Yudha Pracastino; Abda, Julmadian
Jurnal Inovasi Konstruksi Vol 3, No 1 (2024): April
Publisher : Politeknik Pekerjaan Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56911/jik.v3i1.67

Abstract

Kompleks Perantaraan Pasar Baru merupakan Kompleks Kantor Berita Antara yang dimiliki oleh Perusahaan Umum Lembaga Kantor Berita Nasional (Perum LKBN) Antara yang berlokasi di Jalan Antara No. 53-61, Pasar Baru, Jakarta Pusat. Manajemen Perum LKBN Antara berkeinginan untuk memiliki kantor pusat dan memutuskan untuk merenovasi gedung yang terdiri dari 3 bangunan utama yaitu Gedung Anex, Grya Aneta, dan Grha Antara. Pada pelaksanaan proyek tersebut digunakan Metode Rancang bangun dengan harapan dapat meningkatkan efesiensi material dan biaya. Namun, pada pelaksanaan proyek konstruksi dapat terjadi perbedaan perhitungan volume yang mengakibatkan ketidaksesuaian antara perhitungan rencana dengan realisasi di lapangan. Untuk meminimalkan risiko kerugian baik bagi kontraktor maupun pemilik proyek, maka perhitungan volume dan penyusunan anggaran biaya memiliki peranan yang penting dalam menunjang keberhasilan proyek konstruksi. Salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut dapat dilakukan alternatif perhitungan volume menggunakan BIM. Penelitian ini menganalisis perbandingan pehitungan volume rencana dan realisasi. Selain volume peneliti juga membandingkan biaya yang dibutuhkan untuk konstruksi tangga darurat rencana dan realisasi. Dari analisis data yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa perhitungan volume dan biaya dengan penggunaan metode BIM software Glodon Cubicost memiliki hasil yang lebih relevan dengan realisasi di lapangan dengan rasio -0,226% dan selisih biaya sebesar Rp 1.814.092,74
Analisis Struktur Bawah Permukaan Tanah Menggunakan Metode Geolistrik 3D Studi Kasus: Area Kampus Universitas Pertahanan Republik Indonesia, IPSC, Bogor Wafi, Abdurrahman; Fansuri, Muhammad Hamzah
Jurnal Inovasi Konstruksi Vol 3, No 1 (2024): April
Publisher : Politeknik Pekerjaan Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56911/jik.v3i1.88

Abstract

Subsurface conditions are very important as a basis for infrastructure development so that the right actions can be taken. One method to determine subsurface conditions is the geophysical method, namely the geoelectric method. The geoelectric method is a geophysical method that utilizes the resistivity value of the material. The purpose of this study is to obtain a 3D model of subsurface conditions based on their resistivity values. Data collection uses MAE X612-EM geoelectric equipment and processing uses ERTLab software. The area studied is 70m long with 10m wide, the depth obtained is 11.6m. The 3D section results show a resistivity value of 2.96 Ωm – 9 Ωm from the model obtained. The surface is dominated by hard material marked in red on the 3D model. A zone with a low resistivity value distribution of 2.96 Ωm was obtained in the middle at a distance of 17 -40m at adepth of 5.56m which is suspected to be a water trap. In the 3D model, it is assumed to get 3 layers, which are marked in red. green and blue which represent the respective resistivity values. Keywords: Resistivity, geoelectric,water,subsurfaces
Analisis Perbandingan Quantity Take-Off Cubicost TAS dan TRB Terhadap Perhitungan Konvensional Pada Area Plaza Basement Lantai Basement 1 Proyek Revitalisasi Masjid Agung Batam Centre Alifa, Rindiani Nur; Izza, Muhammad Naufal; Hakim, Febri Fahmi; Abda, Julmadian
Jurnal Inovasi Konstruksi Vol 3, No 1 (2024): April
Publisher : Politeknik Pekerjaan Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56911/jik.v3i1.65

Abstract

BIM merupakan salah satu inovasi yang digunakan agar pelaksanaan proyek dapat terkolaborasi serta terintegrasikan dalam satu wadah digital yang mencakup seluruh unsur di proyek yaitu pemodelan 3D bangunan, quantity take off, harga, hingga penjadwalan. BIM dalam penerapaannya pada pelaksanaan proyek untuk unsur analisis pemodelan 3D bangunan serta quantity take off dapat menggunakan Cubicost, dalam spesifiknya terdapat 2 jenis Cubicost yang dapat digunakan pada analisis ini yaitu Cubicost TAS dan Cubicost TRB. Penelitian ini bertujuan membandingkan volume hasil quantity take-off menggunakan Cubicost TAS dan TRB dengan perhitungan konvensional pada pekerjaan struktur beton dan baja tulangan pada Proyek Revitalisasi Masjid Agung Batam Centre. Hasil perhitungan perbandingan volume quantity take-off Cubicost TAS dengan perhitungan konvensional yang signifikan didapati pada pekerjaan balok tipe B2 sebesar 4,427 m3 (0,885%), B3 sebesar 0,167 m3 (0,874%), dan plat lantai sebesar 4,276 m3 (0,487%). Sementara hasil perhitungan perbandingan volume quantity take-off Cubicost TRB dengan perhitungan konvensional yang signifikan didapati pada pekerjaan plat lantai sebesar 1.482,970 kg (1,397%), balok B3 sebesar 37,975 kg (1,293%), dan B2 sebesar 1.599,799 kg (1,143%).
Pemanfaatan Fly Ash dan Bottom Ash PLTU Rembang Untuk Pembuatan Beton Menggunakan Semen PPC Wardhani, Kinan Wintang; Pangestuti, Endah Kanti; Kusumawardani, Rini; Firdaus, Muh Arief
Jurnal Inovasi Konstruksi Vol 3, No 1 (2024): April
Publisher : Politeknik Pekerjaan Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56911/jik.v3i1.86

Abstract

The research aims to reduce the amount of coal burning waste of fly ash and bottom ash PLTU Rembang as a substitution of cement and sand in the production of quality concrete K-225 and waterproof using Portland Pozzolan cement. The method was experimented in the laboratory by making 50 samples of 15 x 15 x 15 cm3 test objects for 28 days, 60 days, and water absorption tests. The test objecte was made in 5 variations: normal concrete (without substitution) and 20% bottom ash substitution concrete and fly ash mixture 0%, 5%, 10%, 15%. Strong K-225 pressure occurs at the age of 60 days on bottom ash substituted concrete 20% with fly ash 0%, 5% 10% and 15% respectively of 245 kg/cm2, 254,67 kg/cm2, 250,67 kg/cm2, dan 250,67 kg/cm2. Water absorption of concrete at 28 days of ashes substitution was less than 20% and ashes flew below 0% and 5%, 10% 15% resulted in 4.85%, 5.17%, 5.05%, and 5.18%. The results of the research showed that the concrete made meets the K-225 quality and better absorption than normal concrete.
Studi Evaluasi Manajemen Konstruksi Pekerjaan Galian Batu dengan Peledakan pada Bangunan Pelimpah Proyek Pembangunan Bendungan Budong-Budong Simamora, Waldemar Victoryno; Naufal, Aflahan; Herwindo, Wildan; Riyanto, Didit Puji
Jurnal Inovasi Konstruksi Vol 3, No 1 (2024): April
Publisher : Politeknik Pekerjaan Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56911/jik.v3i1.59

Abstract

Salah satu tujuan utama pembangunan infrastruktur di Indonesia oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dalam hal menjaga ketahanan pangan dan ketahanan air adalah pembangunan bendungan. Saat ini salah satu bendungan yang sedang masa konstruksi adalah Bendungan Budong–Budong. Dalam suatu konstruksi bendungan diperlukan pembangunan bangunan pelengkap untuk menunjang berdirinya suatu bangunan bendungan. Pada pembangunan struktur bangunan pelimpah terdapat item pekerjaan galian. Pada pekerjaan galian tersebut dikategorikan menjadi galian tanah mekanis, galian batu mekanis menggunakan alat Excavator Hydraulic Breaker, dan galian batuan keras menggunakan peledakan (blasting). Sistem galian batuan keras menggunakan blasting dilakukan dengan metode peledakan terbuka yang dilakukan dengan waktu terbatas atau saat tidak ada kegiatan operasi pekerjaan. Pada penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui metode pelaksanaan dan estimasi biaya yang diperlukan pada pekerjaan galian batu dengan peledakan (blasting) pada bangunan pelimpah Bendungan BudongBudong. Metode penelitian yang digunakan adalah studi lapangan dengan melakukan observasi atau pengamatan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, metode pelaksanaan dalam pekerjaan peledakan (blasting) galian batuan keras pada bangunan pelimpah (spillway) proyek pembangunan Bendungan Budong-Budong meliputi persiapan, pengeboran (drilling), pengisian (charging), checklist, pengecekan lokasi peledakan, peledakan (blasting), loading dan hauling hasil peledakan. Dalam lima kali observasi yang telah dilakukan, estimasi biaya dalam pekerjaan peledakan ini sudah efisien sebesar 24,55% dengan pendapatan bersih sebesar Rp231.120.492,41.
Strategi Kementerian Pekerjaan Umum Mendukung Pencapaian Net Zero Emission Melalui Penciptaan Tenaga Kerja Hijau Anastasia Diliani, Dita Siti Nurhayati; Aini, Sinta Nur; Murti, Raditya Hari
Jurnal Inovasi Konstruksi Vol 4, No 2 (2025): October
Publisher : Politeknik Pekerjaan Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56911/jik.v4i2.203

Abstract

One of the main targets of the Indonesian government in achieving Indonesia Emas (Golden Indonesia) is to reduce the intensity of the Greenhouse Gas (GHG) emissions towards net zero emission. One can be done by encouraging green economic growth and green industry, by fulfilling the need for green workers whose numbers are limited in Indonesia. The construction sector contributes significantly to the success of green economic growth and green industry; therefore, it is necessary for the Ministry of Public Works to take a role in creating human resources for the Green Jobs, especially in the field of sustainable construction. The development of a green curriculum, including competency standards; increasing the allocation of training funds; and industry-education partnerships can become strategic options for the Ministry of Public Works to build a significant impact to meet the need for a green job workforce, and indirectly increase its support for the achievement of net zero emissions. Penurunan intensitas emisi Gas Rumah Kaca (GRK) menuju net zero emission menjadi salah satu sasaran utama pemerintah Indonesia mencapai Indonesia Emas. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah mendorong pertumbuhan ekonomi dan industri hijau melalui pemenuhan kebutuhan pekerja hijau yang saat ini di Indonesia jumlahnya masih sangat terbatas. Pada kenyataannya, sektor konstruksi turut berkontribusi dalam mendukung keberhasilan pertumbuhan ekonomi hijau dan industri hijau, dan Kementerian Pekerjaan Umum perlu mengambil peran dalam menciptakan SDM Green Jobs khususnya dalam bidang konstruksi berkelanjutan. Pengembangan kurikulum hijau, termasuk standar kompetensi; peningkatan alokasi dana pelatihan; dan kemitraan industri-pendidikan dapat menjadi pilihan strategi Kementerian Pekerjaan Umum untuk memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pemenuhan kebutuhan tenaga kerja Green Jobs, dan secara tidak langsung mampu meningkatkan dukungan terhadap pencapaian Net Zero Emission.
IMPLEMENTASI BIM BANGUNAN PELIMPAH TIPE OGEE DAN TUTS PIANO UNTUK PEMODELAN ALIRAN BANJIR PADA PROYEK PEMBANGUNAN PENGENDALIAN BANJIR DAS SANGGAI Ardianza, Eko; Yahya, Luqman Anas; Arisanto, Pranu; Riyanto, Didit Puji
Jurnal Inovasi Konstruksi Vol 4, No 2 (2025): October
Publisher : Politeknik Pekerjaan Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56911/jik.v4i2.157

Abstract

Seiring dengan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, perhitungan dan analisa teknis dalam pekerjaan bangunan air jauh lebih mudah dengan adanya Building Information Modelling (BIM). Salah satu penerapan BIM dilakukan pada Bangunan Pelimpah Kolam Retensi Trunen-01, yang bertujuan selain sebagai contoh penerapan BIM pada pekerjaan bangunan air, juga untuk menganalisa dan memodelkan aliran banjir. Penelitian ini dilakukan dengan Pemodelan Dimensi BIM 3D berupa model 3D Bangunan Pelimpah menggunakan perangkat lunak Civil 3D, dan Pemodelan Dimensi BIM 6D Aliran Banjir menggunakan HEC-RAS 2D. Dengan debit banjir Q100 sebesar 93,1 m3/detik, pada pemodelan Bangunan Pelimpah tipe Ogee didapatkan tampungan total waduk sebesar 420,000 m3, serta mampu mereduksi banjir Sungai Trunen sebesar 46,6%, pada Bangunan Pelimpah tipe Tuts Piano didapatkan tampungan total waduk sebesar 527.300 m3, serta mampu mereduksi banjir Sungai Trunen sebesar 20,5%. Pada simulasi aliran banjir pada masing-masing tipe Bangunan Pelimpah juga diketahui Perubahan kecepatan aliran yang paling besar terjadi saat aliran melewati Bangunan Pelimpah dengan kecepatan maksimum sebesar ± 5 m/detik.
EFEKTIVITAS BRT TAYO DALAM MENGURANGI KEMACETAN LALU LINTAS DI KORIDOR 4 KOTA TANGERANG Rachmasari, Danvie; Sidiq, Wahid Akhsin Budi Nur; Hariyanto, Hariyanto; Putro, Saptono
Jurnal Inovasi Konstruksi Vol 4, No 2 (2025): October
Publisher : Politeknik Pekerjaan Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56911/jik.v4i2.176

Abstract

Pertumbuhan penduduk dan tingginya mobilitas di Kota Tangerang menyebabkan meningkatnya volume kendaraan dan berdampak pada kemacetan lalu lintas, terutama di ruas jalan utama yang dilalui oleh layanan Bus Rapid Transit (BRT) Tayo Koridor 4. Metode pengumpulan data dengan survei lapangan, dokumentasi, studi dokumen, wawancara, dan kuesioner. Parameter yang diukur meliputi volume lalu lintas, kapasitas jalan, tingkat pelayanan jalan, faktor muat, waktu antara, kecepatan perjalanan, waktu sirkulasi, serta evaluasi kepuasan pelanggan terhadap aspek aksesibilitas, ketepatan waktu, tarif, maupun keamanan dan kenyamanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pelayanan jalan paling rendah selama 3 tahun berada di kategori LOS E dan D artinya kondisi lalu lintas berada di zona tidak stabil, hampir mendekati kapasitas jalan.  Sedangkan efektivitas operasional BRT masih belum optimal. Faktor muat tergolong rendah di sebagian besar waktu operasional, waktu antara tidak stabil terutama pada siang dan sore hari, kecepatan rata – rata perjalanan rendah, serta waktu sirkulasi tertinggi terjadi pada jam sibuk pagi dan sore. Dari sisi kepuasan pelanggan, aksesibilitas (77,8%) dan ketepatan waktu (72%) dinilai puas sedangkan tarif (81%), keamanan dan kenyamanan (85%) yang dinilai sangat puas. Namun, masih diperlukan optimalisasi manajemen lalu lintas dan perbaikan infrastruktur pendukung BRT sebagai solusi transportasi yang lebih efektif.
Dominant Frequency and Power Spectral Density Analysis for Determining the Location of Earthquake Shelters in the Rukoh Dam, Pidie Jihad, Abdi; Ardiyansyah, Tommy; Al Atas, Zaenal Abidin; Fajaruddin, Fajaruddin; Rusdin, Andi Azhar; P. N., T. Agus Putra
Jurnal Inovasi Konstruksi Vol 4, No 2 (2025): October
Publisher : Politeknik Pekerjaan Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56911/jik.v4i2.180

Abstract

Seismic activity around the Rukoh Dam, Pidie Regency, Aceh Province, is affected by two active fault systems, the Aceh Fault and the Seulimeum Fault. This condition requires a detailed study of soil response characteristics to support earthquake-resistant infrastructure planning, especially in determining the location of earthquake shelters. This study aims to evaluate the suitability of three potential earthquake shelter locations around the Rukoh Dam using microtremor data. Meanwhile, data analysis was carried out using the Horizontal to Vertical (H/V) spectral ratio method to determine the dominant frequency of the soil (Fo) and Power Spectral Density (PSD) to assess the characterization of the location. The results of the analysis showed that Point 1 had the highest Fo (5.0 Hz) and the shallowest sediment thickness (~15 m) which indicated stiff soil conditions and low seismic amplification potential. In contrast, points 2 and 3 showed lower Fo (2.0 Hz and 1.6 Hz, respectively) with a sediment thickness of 35 m, indicating a higher risk of amplification. Point 1 is recommended as a permanent shelter location, while points 2 and 3 require structural strengthening or alternative utilization.
Ground Penetrating Radar (GPR) Type KSD-24 Application For Utility Identification Under Road Pavement Surface Hamdani, Dani
Jurnal Inovasi Konstruksi Vol 4, No 2 (2025): October
Publisher : Politeknik Pekerjaan Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56911/jik.v4i2.202

Abstract

The research background is to identification the position of utilities such as drinking water pipes, waste water pipes, fiber optic cables, and electrical cables below the road surface that have not been properly mapped when excavation work or road preservation. This study aims to utilize the KSD-24 type GPR that was just owned by PUtech in early 2024. The research method used is primary data collection from GPR brand Koden Electronics Co., Ltd with type KSD-24. Data collection was conducted on two paths that pass-through utilities. The data processed and interpreted in the form of radargram images. The results of the study indicate that the KSD-24 GPR tool can obtain information about the existence of utility networks below the road surface. The results of the radargram image from the KSD-24 GPR tool provide the same distance and depth display on utility installations/installations, both utilities without water volume/dry such as water pipes, steel reinforcement series and cable installations. Likewise for utilities with additional water volume as a simulation of under ground drainage. The KSD-24 type GPR tool is proposed to be included in the curriculum, specifically the Road and Bridge Inspection course in the Road and Bridge Construction Technology Study Program.

Page 4 of 4 | Total Record : 40