Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI)
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) adalah jurnal peer-review akses terbuka, yang diterbitkan oleh Publikasi Inspirasi Indonesia. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia adalah platform bagi para peneliti, akademisi, profesional, praktisi, dan mahasiswa untuk menyebarkan dan berbagi pengetahuan melalui makalah penelitian dan studi kasus di bidang pendidikan. Terbit setiap bulan Januari, April, Juli dan Oktober. Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan penelitian kepada para pendidik di seluruh dunia. Penulis didorong untuk mengirimkan artikel yang lengkap, belum pernah dipublikasikan, orisinil, dan belum pernah ditinjau di jurnal lain. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) menerima makalah dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
Articles
56 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 1 No. 3 (2024): April"
:
56 Documents
clear
Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Modelling Terhadap Etika Berbicara Siswa Dengan Guru Di SMA Negeri 21 Medan
Ardiana , Ardiana;
Nur Asyah
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62017/jppi.v1i3.967
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh layanan bimbingan kelompok melalui teknik modelling terhadap Etika Berbicara Siswa dengan Guru di SMA Negeri 21 Medan pada siswa kelas XI IPA. Metode dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan populasinya adalah siswa kelas XI IPA SMA N 21 Medan berjumlah 136 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling yang mendapatkan sebanyak 10 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket kuesioner. Angket telah diuji Validitas dan Reliabilitasnya yaitu dengan hasil 25 angket yang valid dan 15 angket etika berbicara yang tidak valid. Berdasarkan hasil penelitian di SMA N 21 menggunakan perhitungan korelasi product moment maka angka menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara variabel Etika Berbicara sebelum diberi perlakuan berupa layanan bimbingan kelompok teknik modelling dengan sesudah diberikan layanan bimbingan kelompok teknik modelling. Hal ini diketahui dari hasil uji t yang menunjukkan bahwa rhitung > rtabel atau 113,20 > 90,2,. Hal ini menunjukkan bahwa layanan bimbingan kelompok teknik modelling dapat mempengaruhi etika berbicara siwa dengan guru dikelas IX IPA SMA N 21 Medan.
Manajemen Konflik dalam Meningkatkan Kedisplinan Siswa SMA Negeri 1 Menganti
Liana Andira;
Isaura Nur Havidah Putri;
Nuphanudin;
Syunu Trihantoyo
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62017/jppi.v1i3.976
Konflik ialah fenomena yang tak terelakkan dalam dinamika organisasi, terutama di lingkungan pendidikan seperti sekolah. Faktor-faktor seperti perbedaan keahlian, komposisi kelompok, dan tujuan individu dapat memicu konflik di antara anggota organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menjelajahi penerapan manajemen konflik sebagai strategi untuk meningkatkan kedisiplinan siswa di SMA Negeri 1 Menganti. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, yang melibatkan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang dinamika konflik di sekolah. Manajemen konflik mengharuskan pihak-pihak yang terlibat untuk merumuskan strategi penyelesaian konflik yang efektif dan mengimplementasikannya secara terencana. Efektivitas manajemen konflik menjadi kunci dalam membangun kemajuan dan kesejahteraan di sekolah, memperkuat hubungan antara siswa, guru, dan tenaga kependidikan. Artikel ini menjelaskan proses identifikasi dan penanganan konflik secara efektif, dengan fokus pada konflik antara siswa, guru, dan tenaga kependidikan di SMA Negeri 1 Menganti. Dengan demikian, artikel ini memberikan kontribusi penting dalam memahami dan meningkatkan dinamika konflik di lingkungan pendidikan.
Problematika Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka Mata Pelajaran IPS di SMP Negeri 248 Jakarta
Devi Melana;
Desy Safitri;
Sujarwo
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62017/jppi.v1i3.984
Perubahan terhadap kurikulum pendidikan di Indonesia merupakan salah satu bentuk upaya untuk dapat meningkatkan kualitas pendidikan. Saat ini pemerintah memunculkan kembali kurikulum terbaru yakni kurikulum merdeka. Kurikulum merdeka diharapkan mampu menciptakan pembelajaran aktif. Meskipun Kurikulum Merdeka menawarkan kelonggaran dalam menentukan sistem pembelajaran yang hendak diterapkan, dalam penerapan kurikulumnya sendiri pada pembelajaran terutama pembelajaran IPS masih memiliki beberapa hambatan atau kendala yang disebabkan berbagai faktor seperti kurangnya pemahaman guru dan siswa akan pembelajaran diferensiasi dikarenakan perubahan kurikulum yang tergolong masih baru ini. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hambatan dan kendala pelaksanaan pembelajaran IPS dari kurikulum merdeka di SMP Negeri 248 Jakarta. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi langsung dan wawancara di SMP Negeri 248 Jakarta. Hasil penelitian yaitu terdapat hambatan dan kendala dalam pelaksanaan pembelajaran IPS dalam kurikulum merdeka di SMP Negeri 248 Jakarta ini terutama dalam hal manajemen waktu, karena saat ini terdapat sekolah dasar yang menumpang di SMP Negeri 248 Jakarta.
TEKNOLOGI BERPERAN PENTING DALAM PENDIDIKAN LANJUTAN KHUSUSNYA DI SEKOLAH DASAR
Ciek Sandrasyifa Ully;
Nursiwi Nugraheni
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62017/jppi.v1i3.986
Tujuan utama dari artikel ini adalah untuk mengeksplorasi peran teknologi dalam kesiapan peserta didik dalam penanaman nilai-nilai pembangunan berkelanjutan pada peserta didik di sekolah. Perkembangan pendidikan saat ini sangatlah cepat khususnya perkembangan pendidikan digital di indonesia. Teknologi digital bisa digunakan sebagai alat bantu peserta didik dalam proses pembelajaran di kelas, dengan adanya teknologi tersebut kita bisa mendapatkan segala sesuatu dengan cepat. Dalam proses pembelajarannya pengajar bisa menyampaikan materi pembelajaran menggunakan media digital seperti proyektor, audio visual, pengembangan game education, hal itu dilakukan agar dapat mempermudah para siswa dalam menyerap atau menerima suatu materi yang disampaikan oleh guru dan proses pembelajarannya lebih efektif. Itulah pentingnya teknologi digital yang digunakan pada pembelajaran. Kemajuan teknologi diharapkan guru mampu menerapkan berbagai teknologi dalam ranah Pendidikan.
UPAYA PENINGKATAN PENDIDIKAN INDONESIA DALAM MENCAPAI TARGET SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGs)
Destia Hera Ramadani;
Nursiwi Nugraheni
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62017/jppi.v1i3.987
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan memaparkan rangkaian strategi yang dilakukan oleh Indonesia dalam mencapau target Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya pada peningkatan kualitas pendidikan. Penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode literature review atau studi literatur yang berupa ringkasan yang berasal dari berbagai sumber yang menjelaskan berbagai macam teori dan hasil pembahasan dari penelitian terdahulu yang memiliki topik yang sesuai dengan topik pembahasan. Hasil pembahasan dalam penelitian ini menjelaskan bahwa pendidikan yang ada di Indonesia terlihat memprihatinkan dan belum memiliki pemerataan yang baik di berbagai daerah sehingga beberapa provinsi lainnya harus menerapkan strategi SDGs untuk digunakan sebagai upaya yang dapat meningkatkan pendidikan. Penerapan program SDGs diharapkan mampu mengatasi kurangnya pemerataan pendidikan di Indonesia. Selain itu, juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan dan mengubah Indonesia menjadi lebih baik lagi
INTEGRASI PENDIDIKAN KONSERVASI DAN TEKNOLOGI UNTUK MEWUJUDKAN PENDIDIKAN INKLUSIF DAN BERKUALITAS DALAM PENCAPAIAN SDGs
Devi Milasari;
Nursiwi Nugraheni
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62017/jppi.v1i3.988
Artikel ini membahas tentang integrasi pendidikan konservasi dan teknologi sebagai strategi untuk mencapai pendidikan inklusif dan berkualitas dalam rangka pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Pendidikan inklusif merupakan konsep di mana semua individu, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus, memiliki akses dan kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang bermutu. Di sisi lain, pendidikan konservasi merupakan pendekatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman akan pentingnya melestarikan lingkungan alam. Penelitian ini bertujuan untuk mewujudkan pendidikan inklusif dan berkualitas melalui integrasi pendidikan konservasi dan teknologi dalam pencapaian SDGs. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur untuk mengeksplorasi konsep integrasi pendidikan konservasi dan teknologi dalam konteks pendidikan inklusif. Melalui tinjauan terhadap berbagai sumber literatur, penelitian ini menyelidiki bagaimana integrasi pendidikan konservasi dan teknologi dapat meningkatkan akses, partisipasi, dan hasil belajar bagi semua siswa, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus. Pendidikan merupakan hak asasi manusia dan fondasi bagi pembangunan berkelanjutan. Salah satu tujuan pembangunan berkelanjutan adalah menjamin kualitas pendidikan inklusif dan adil serta meningkatkan kesempatan belajar seumur hidup. Pendidikan berkelanjutan berbasis konservasi dan teknologi diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut. Pendidikan konservasi mengajarkan pelestarian lingkungan hidup, sedangkan pemanfaatan teknologi dapat meningkatkan akses pendidikan. Pendidikan konservasi dapat dilakukan melalui kurikulum hijau, kegiatan di alam terbuka, dan kampanye. Teknologi seperti pembelajaran daring, game edukasi, dan teknologi ramah lingkungan mendukung pendidikan inklusif dan berkelanjutan. Hasil penelitian ini yaitu dengan mengintegrasikan konservasi dan teknologi, kualitas pendidikan dapat ditingkatkan demi masa depan yang berkelanjutan.
Dinamika Kesetaraan Pendidikan sebagai Fondasi SDGS
Desy Riani Hafshah;
Nursiwi Nugraheni
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62017/jppi.v1i3.989
Tujuan penulisan ini untuk dapat mengetahui bagaimana dinamika kesetaraan pendidikan sebagai fondasi SDGS. Menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa kesetaraan pendidikan merupakan fondasi kunci untuk dapat mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Melalui strategi-strategi seperti kebijakan inklusif, reformasi kurikulum, peningkatan kualitas pendidikan, dan pemanfaatan teknologi, upaya mencapai kesetaraan pendidikan dapat ditempuh. Tantangan-tantangan seperti kurangnya sumber daya, resistensi terhadap perubahan, dan ketidaksetaraan ekonomi dan sosial perlu diatasi dengan tekad bersama dan komitmen dari berbagai pemangku kepentingan. Dengan mengakui pentingnya kesetaraan pendidikan sebagai landasan pembangunan berkelanjutan dapat membimbing dunia menuju masyarakat yang inklusif, adil, dan berkelanjutan untuk semua individu.
Urgensi dan Capaian SDGs Bidang Pendidikan untuk Mewujudkan Pendidikan Berkualitas Di Indonesia
Pramesti, Chandra Anggyetta;
Nursiwi Nugraheni
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62017/jppi.v1i3.990
Penelitian ini menggali tentang urgensi SDGs bidang pendidikan dan capaiannya. Peneliti menyelidiki mengenai capaian pendidikan Indonesia di tahun 2023. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif berbentuk library research. Temuan penelitian ini adalah urgensi bidang pendidikan yang menjadi kunci bagi pencapaian elemen Tujuan Pembangunan berkelanjutan lainnya. Dan capaian terkait program pendidikan di Indonesia disertai faktor pendukung dan penghambatnya. Pada akhirnya, penelitian ini menggarisbawahi bahwa urgensi dan capaian SDGs di bidang pendidikan sudah memberikan kontibusi yang positif di tahun 2023, serta memerlukan sinergi utuh dari setiap pihak yang terlibat.
UPAYA MENINGKATKAN PENDIDIKAN BER KUALITAS DI SEKOLAH DASAR DALAM MEWUJUDKAN TUJUAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN
Eka Oktaviani;
Nursiwi Nugraheni
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62017/jppi.v1i3.991
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Sekolah Dasar (SD) dalam rangka mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) 4. Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan pustaka dan kualitatif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menganalisis berbagai sumber data seperti jurnal akademik, buku, laporan studi, dan artikel online yang berkaitan dengan subjek penelitian. Hasilnya menunjukkan bahwa ada berbagai upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dasar, termasuk: Meningkatkan kualitas guru melalui pelatihan dan pengembangan professional; Menyediakan infrastruktur dan fasilitas belajar yang memadai; Menerapkan kurikulum yang relevan dan kontekstual; Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran; Menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, seperti orang tua, masyarakat, dan dunia usaha; bahwa upaya peningkatan mutu pendidikan dasar memerlukan upaya dan kerjasama semua pihak. Implementasi kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dasar dan berkontribusi terhadap pencapaian SDG 4..
PERAN PENDIDIKAN KARAKTER UNTUK MEWUJUDKAN PENDIDIKAN BERKUALITAS DALAM SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGs)
Eva Hadiyati Erviana;
Nursiwi Nugraheni
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62017/jppi.v1i3.1019
Pentingnya pendidikan karakter dalam menciptakan generasi muda yang cerdas dan memiliki perilaku yang positif, menjunjung sega aspek pengembangan diri. Melalui pendidikan karakter dalam menghasilkan sumber daya manusia yang bermutu. Dengan adanya sumber daya yang berkualitas dapat menciptakan pendidikan bekualitas, sebanding dengan target tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals). Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi bagaiamana peran pendidikan karakter dalam mewujdukan pendidikan yang berkualitas dalam pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals). Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan pendekatan deskriptif. dari studi literatur yang dilakukan, dengan mengumpulkan berbagai literatur yang relevan dengan kajian yang diteliti. Melaksanakan kegiatan pengamatan dan mengambil dokumentasi dalam bentuk foto terkait penanaman karakter di SD Negeri Sukorejo 02 sebagai salah satu contoh dari penerapan pendidikan karakter. Simpulan dari hasil penelitian yaitu penanaman karakter tidak hanya untuk membuat individu menjadi pribadi yang lebih baik, tetapi juga untuk menciptakan kondisi sosial berkembang dengan baik. Pendidikan karakter dapat diwujudukan melalui kegiatan penanaman karakter peserta didik, seperti religius, peduli, cinta kebersihan dan lingkungan, jujur, dan rasa cinta tanah air.