cover
Contact Name
-
Contact Email
admin.journal@unika.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
admin.journal@unika.ac.id
Editorial Address
Fakultas Kedokteran, Universitas Katolik Soegijapranata, Jl. Pawiyatan Luhur IV/1, Bendan Dhuwur, Semarang 50234, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pranata Biomedika
ISSN : -     EISSN : 28281233     DOI : https://doi.org/10.24167/jpb
Core Subject : Health,
Artikel yang diterbitkan adalah artikel yang mencakup semua aspek di bidang kedokteran dan ilmu kesehatan dari mahasiswa, dosen, dan praktisi yang bekerja di bidang kedokteran dan ilmu kesehatan.
Articles 59 Documents
STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) TERHADAP SKRINING PENYAKIT MENULAR IBU HAMIL : PROGRAM TRIPLE ELIMINASI DI PUSKESMAS PURWOYOSO SEPTEMBER 2022- 2023 Susianto, MSi.Med, SpOG, Indra Adi; Wilianto, Yohanes Kellen; Widodo, Attamanurma Othman; Oni, Re Ullan F J; Nainggolan, Yesa Hutabalian; Putri, Tivani Herawati
Jurnal Pranata Biomedika Vol 3, No 1: Maret 2024
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/jpb.v3i1.11640

Abstract

Latar belakang: Standar Pelayanan Minimal (SPM) merupakan ketentuan yang wajib dilaksanakan secara minimal yang memfasilitasi dan mengontrol kinerja pemerintah daerah dalam pelayanan publik dibidang kesehatan. SPM memberikan pelayanan pencegahan penyakit menular dan kesehatan ibu hamil. Salah satunya adalah pelayanan Antenatal Care (ANC). Pelayanan antenatal dilaksanakan secara terpadu dengan beberapa Program yang dalam penelitian ini akan terfokus pada program pengendalian HIV, sifilis, dan hepatitis B untuk menghindari penularan secara vertikal,  skrining pada ibu hamil terhadap HIV, sifilis, dan Hepatitis B (triple elimination) dilakukan di Puskesmas purwoyoso, terletak di Jl. Siliwangi Kelurahan Purwoyoso, Kota Semarang.Tujuan penelitian : Tujuan dari penelitian adalah Mengetahui SPM terhadap penyakit menular pada ibu hamil melalui triple eliminasi dan mengetahui skrining triple eliminasi terhadap HIV,sifilis dan Hepatitis B pada ibu hamil.Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan cross- sectional. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari laporan program Puskesmas PurwoyosoHasil: Pelaksanaan program skrining triple eliminasi pada Bulan September 2022 hingga 2023 memiliki target capaian 100% dan hasil capaian 100%. Pemeriksaan tripleeliminasi yang telah dilakukan dalam rentang waktu tersebut adalah 648 ibu hamil, diantaranya terdapat 4 reaktif Hepatitis B pada bulan desember, maret, mei, dan juniKesimpulan : Pemeriksaan dilakukan pada kunjungan pertama untuk memutus penularan secara vertikal dan menurunkan angka kesakitan hingga kematian dengan pemeriksaan rapid test HIV, tes cepat sifilis dan HBsAg.
STUDI PRELIMINARY PERILAKU MEROKOK DAN HIPERTENSI OLEH ANGGOTA KELUARGA DI KELURAHAN SRONDOL WETAN KOTA SEMARANG Yanuarty, Maya; Sebong, Perigrinus Hermin; Suizke, Elfrida Claudia; Prawira, I Putu Tude Rangga; Ersani, Josephine Marcella Putry; Nanlohy, Dorcas Etreda; Wiguna, Mikhael Edward
Jurnal Pranata Biomedika Vol 3, No 1: Maret 2024
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/jpb.v3i1.11686

Abstract

Latar belakang: Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) merupakan program nasional dengan 12 indikator untuk menilai status kesehatan keluarga yang diwujudkan dalam Indeks Keluarga Sehat (IKS). Capaian IKS masih tergolong rendah di Jawa Tengah. Dinas Kesehatan mencatat pada tahun 2019 kota Semarang masih memiliki IKS rendah. IKS di Kelurahan Srondol Wetan Kota Semarang diteliti melalui wawancara dan sistem skoring.Tujuan penelitian: Untuk melakukan pengukuran IKS secara cluster di Kelurahan Srondol Wetan.Metode: Penelitian ini merupakan studi preliminary observasional dengan teknik cluster sampling. Kriteria inklusi adalah keluarga di Kelurahan Srondol Wetan yang berada di rumah saat pelaksanaan penelitian. Kriteria eksklusi adalah keluarga yang menolak mengikuti survei. Pengumpulan data menggunakan wawancara. Data dilakukan analisis dengan sistem skoring dan disajikan secara deskriptif.Hasil: Penelitian dilakukan pada 13 keluarga dengan jumlah laki-laki 25 orang dan perempuan 29 orang. Terdapat 9 dari 13 keluarga (69%) memiliki IKS di atas 0,8. Berdasarkan hasil wawancara didapatkan 2 permasalahan utama. Indikator anggota keluarga tidak ada yang merokok didapatkan hasil 38%. Indikator penderita hipertensi melakukan pengobatan secara teratur diperoleh hasil 66%. Anggota keluarga yang merokok telah mengetahui dampak rokok namun tidak dapat menghentikan kebiasaannya. Anggota keluarga yang menderita hipertensi tidak melakukan pengobatan secara teratur terkait kurangnya pengetahuan mengenai gejala dan dampak hipertensi jangka panjang.Kesimpulan:  Kelurahan Srondol Wetan memiliki IKS terkategori sehat. Permasalahan utama pada indikator merokok dan hipertensi. Penelitian pendahuluan ini dapat memberikan gambaran mengenai perilaku merokok dan hipertensi di masyarakat, khususnya di Kelurahan Srondol Wetan Kota Semarang. 
ANALISIS CAKUPAN IMUNISASI DASAR PUSKESMAS MIJEN PERIODE JANUARI—NOVEMBER 2023 Putra, Mikael Trisna Sanjaya; Cahyadi, Daniel; Wijono, Karen Nathania; Manihuruk, Jesdi Jesdi Jaya Rahmanda; Dhone, Maria Fernanda; Hannesya, Andrea; Susanto, Agus
Jurnal Pranata Biomedika Vol 3, No 1: Maret 2024
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/jpb.v3i1.11650

Abstract

Latar belakang: Program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) merupakan program yang diusung pemerintah untuk meningkatkan status kesehatan ibu dan anak. Salah satu upaya yang meningkatkan status kesehatan ibu dan anak adalah imunisasi. Imunisasi penting diberikan untuk mencegah dan mengurangi kejadian sakit, cacat, dan kematian akibat Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I). Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) sebagai pelaksana pelayanan kesehatan dasar yang memberikan imunisasi menjadi fokus untuk meningkatkan cakupan imunisasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa yang menyebabkan penurunan, maupun kenaikan pada cakupan imunisasi dasar di Puskesmas Mijen.Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional study. Data yang dianalisis pada penelitian ini adalah data imunisasi dasar lengkap Puskesmas Mijen pada bulan Januari—November 2023. Analisis yang dilakukan berupa faktor-faktor yang memengaruhi kenaikan dan penurunan dari cakupan imunisasi dasar.Kesimpulan: Berdasarkan penelitian cakupan imunisasi bulanan Puskesmas Mijen periode Januari—November 2023 sudah memenuhi target. Faktor yang paling memengaruhi cakupan imunisasi Puskesmas Mijen adalah dilakukannya sweeping data.
STUDI PRELIMINARI EVALUASI PROGRAM KESEHATAN PELAYANAN IBU HAMIL DI PUSKESMAS KAGOK Asher, Elizabeth Angelia Joane; Setyoningrum, Cornelia Nandita; Alifiansyah, Muhammad Yudha; Evelyn, Felicia Michel; Talentino, Eugene; Pradnya, Matilda Stella
Jurnal Pranata Biomedika Vol 3, No 1: Maret 2024
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/jpb.v3i1.11831

Abstract

Latar belakang: Kehamilan risiko tinggi adalah kehamilan dengan risiko lebih besar dari biasanya serta dapat menyebabkan terjadinya penyakit atau kematian sebelum maupun sesudah persalinan, baik bagi ibu dan janin. Puskesmas sebagai sarana kesehatan tingkat primer dapat memberikan pelayanan yang lengkap serta berupaya melakukan tindakan promotif dan preventif untuk mencegah peningkatan AKI. Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator untuk menilai serta melihat upaya program keberhasilan kesehatan ibu.Tujuan penelitian: Untuk menilai kualitas pelayanan program kesehatan ibu hamil yang berkaitan dengan hamil risiko tinggi di Puskesmas Kagok.Metode: Penelitian ini merupakan studi preliminari yang menggunakan jenis penelitian deskriptif observasional. Penelitian ini menggunakan sumber data sekunder yang didapatkan dari Puskesmas Kagok periode bulan Januari-Oktober tahun 2023 terkait pelayanan kesehatan ibu hamil risiko tinggi.Hasil: Penelitian ini menunjukkan capaian Standar Pelayanan Minimum (SPM) dalam pelayanan kesehatan ibu hamil bulan Januari-Februari masuk kriteria baik, sedangkan Maret-Oktober sudah kriteria prima. Dari sebelas capaian program pelayanan kesehatan ibu hamil, khususnya penanganan ibu hamil risiko tinggi, sepuluh diantaranya mendapatkan kriteria prima.Kesimpulan: Pelayanan kesehatan ibu hamil, khususnya penanganan ibu hamil risiko tinggi di Puskesmas Kagok secara keseluruhan mencapai kriteria prima dan dapat terlaksana dengan baik dalam pelaksanaan kegiatan dan capaian SPM. 
ANALISIS PENYAKIT PENYERTA IBU HAMIL DI PUSKESMAS CANDILAMA PERIODE SEPTEMBER 2022 SAMPAI OKTOBER 2023 Hermawan, Vanessa Karoline; Munandar, Novelantino Charisma; Pandelaki, Benediktus Adi Utomo; Permatasari, Azizah Dian; Kharisma, Ariel Christopher Suma; Kristanti, Alberta Widya
Jurnal Pranata Biomedika Vol 3, No 1: Maret 2024
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/jpb.v3i1.11655

Abstract

Latar belakang: Keberhasilan program kesehatan ibu dapat dinilai melalui indikator utama yaitu Angka Kematian Ibu (AKI). Jumlah kematian ibu yang dihimpun program Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak pada Kementerian Kesehatan Indonesia tahun 2022 menunjukkan 3.572 kematian di Indonesia. Ada berbagai macam penyakit penyerta pada ibu hamil yang berpotensi meningkatkan risiko kematian, seperti tuberkulosis, ginjal, malaria, hipertensi, asma, hepatitis, anemia, penyakit jantung dan diabetes. Data di provinsi Jawa Tengah tahun 2017-2021 menunjukkan presentase sebesar 50,7 persen untuk kematian maternal. Daerah dengan jumlah kasus kematian ibu tertinggi di Jawa Tengah adalah Kabupaten Brebes sebanyak 105 kasus, diikuti Grobogan 84 kasus, dan Klaten 45 kasus. Penelitian ini akan berfokus kepada analisis penyakit penyerta ibu hamil di Puskesmas Candilama, Semarang sebagai salah satu fasilitas kesehatan yang banyak menangani kesehatan ibu dan anak, berfokus pada ibu hamil di semarang, Jawa Tengah.Tujuan penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyakit penyerta yang terjadi pada ibu hamil di Puskesmas Candilama.Metode : Kajian preliminary dilakukan sebelum melakukan penelitian utama. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional.Penelitian ini menggunakan sumber data primer dari wawancara dan data sekunder yang didapatkan dari Puskesmas Candilama.Kesimpulan : Terdapat 3 penyakit penyerta pada ibu hamil yang paling tinggi di Puskesmas Candilama yaitu Anemia pada kehamilan, Hipertensi pada kehamilan, dan Diabetes pada kehamilan. Penyakit penyerta pada ibu hamil yang paling sering terjadi pada bulan Oktober 2022 sampai September 2023 adalah anemia pada kehamilan dengan total sebanyak 250 kasus.
ANALISIS BESAR PENGARUH JENIS KONTRASEPSI HORMONAL PIL DAN SUNTIK TERHADAP TINGKAT KEPARAHAN MELASMA PADA PASIEN DI SKIN’S ESSENTIAL CLINIC SEMARANG TAHUN 2025 Krisnasari, Maria Adnyana Dentang; Mandagie, Aprilia Karen; Yanuarty, Maya; Ibrahim, Sugeng; Susianto, Indra Adi
Jurnal Pranata Biomedika Vol 5, No 1: Maret 2026
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/jpb.v5i1.15236

Abstract

Latar Belakang: Melasma merupakan kelainan hiperpigmentasi yang dipengaruhi oleh faktor hormonal, termasuk penggunaan kontrasepsi hormonal. Kontrasepsi pil dan suntik dapat memicu melasma melalui peningkatan aktivitas melanogenesis. Beberapa penelitian menunjukkan adanya hubungan antara jenis kontrasepsi dengan keparahan melasma, namun data mengenai perbedaan besar pengaruh antara pil dan suntik masih terbatas.Tujuan penelitian: Mengetahui perbedaan besar pengaruh jenis kontrasepsi hormonal pil dan suntik terhadap tingkat keparahan melasma pada pasien di Skin’s Essential Clinic Semarang Tahun 2025.Metode: Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan 37 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Jenis kontrasepsi ditentukan melalui kuesioner, sedangkan tingkat keparahan melasma diukur menggunakan skor MASI. Analisis dilakukan dengan uji Fisher’s Exact untuk menilai hubungan jenis kontrasepsi hormonal dengan tingkat keparahan melasma, serta uji Mann-Whitney untuk menilai perbedaan besar pengaruh antara kedua jenis kontrasepsi terhadap tingkat keparahan melasma.Hasil: Mayoritas pengguna kontrasepsi pil mengalami melasma derajat sedang (42,1%) dan berat (42,1%), sedangkan pengguna kontrasepsi suntik didominasi oleh derajat ringan (50%) dan sedang (44,4%). Berdasarkan uji Fisher’s Exact (p = 0,034) terdapat hubungan bermakna antara jenis kontrasepsi hormonal dengan tingkat keparahan melasma. Uji Mann Whitney menunjukkan perbedaan besar pengaruh yang signifikan antara kedua kelompok (p = 0,005), dengan mean rank pengguna pil lebih tinggi dibanding pengguna suntik, menandakan melasma lebih berat pada kelompok pil.Kesimpulan: Terdapat hubungan dan perbedaan besar pengaruh yang signifikan antara jenis kontrasepsi hormonal pil dan suntik terhadap tingkat keparahan melasma. Pengguna kontrasepsi pil menunjukkan derajat melasma lebih berat dibandingkan pengguna kontrasepsi suntik.
INTERVENSI FREKUENSI MAKAN PADA POPULASI OBESITAS MENGGUNAKAN TEH HIJAU Restriyani, Nabila Kayana; Defi, Ratna Shintia Defi; Safitri, Nathalia
Jurnal Pranata Biomedika Vol 4, No 1: Maret 2025
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/jpb.v4i1.15224

Abstract

Latar Belakang: Obesitas merupakan masalah kesehatan global yang memerlukan penanganan efektif, salah satunya melalui pendekatan nutraceutical. Teh hijau mengandung senyawa Epigallocatechin Gallate (EGCG) yang diketahui berperan dalam metabolisme dan diduga dapat membantu meregulasi nafsu makan, namun efektivitasnya terhadap perubahan frekuensi makan pada wanita obesitas perlu diteliti lebih lanjut.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas konsumsi teh hijau terhadap perubahan frekuensi makan pada wanita obesitas di Lamper Tengah, Kota Semarang.Metode: Jenis penelitian ini adalah eksperimental dengan desain one-group pretest dan posttest. Sebanyak 62 wanita obesitas berusia 18-59 tahun diikutsertakan sebagai responden. Pengukuran frekuensi makan dilakukan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon.Kesimpulan: Konsumsi teh hijau selama lima hari tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap penurunan frekuensi makan pada wanita obesitas di wilayah studi. Diperlukan penelitian lanjutan dengan durasi intervensi yang lebih panjang untuk mengevaluasi efek jangka panjang.
PERBEDAAN JUMLAH TROMBOSIT PADA KEJADIAN PERDARAHAN POST-PARTUM SAAT PANDEMI DI RS PANTI WILASA dr. CIPTO Susianto, MSi.Med, SpOG, Indra Adi
Jurnal Pranata Biomedika Vol 3, No 2: September 2024
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/jpb.v3i2.10745

Abstract

Latar belakang : Menurut WHO sebanyak 529.000 kematian ibu terjadi setiap tahun, 136.000 dan dua pertiga kematian ibu ini terjadi setelah melahirkan, perdarahan post-partum menjadi yang paling komplikasi yang sering dilaporkan. Menurut Profil kesehatan Indonesia tahun 2019 jumlah kematian ibu menurut provinsi tahun 2018-2019 dimana terdapat penurunan dari 4.226 menjadi 4.221 kematian ibu di Indonesia berdasarkan laporan. Pada tahun 2019 penyebab kematian ibu terbanyak adalah perdarahan yaitu sebanyak 1.280 kasus.Tujuan penelitian : Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan jumlah trombosit pada kejadian perdarahan post- partum.Metode : . Desain yang digunakan pada penelitian ini adalah case control, Data yang digunakan adalah data kasus perdarahan post-partum dan kelompok kontrol adalah ibu hamil yang tidak mengalami perdarahan post- partum. Jumlah trombosit pada ibu tanpa perdarahan post-partum dengan nilai median 240.000 dan nilai minimum-maksimum adalah 156.000-388.000Kesimpulan : Tidak terdapat perbedaan jumlah trombosit pada ibu yang melahirkan dengan perdarahan post-partum dan ibu melahirkan tanpa perdarahan post-partum di RS. Panti Wilasa dr.Cipto Semarang, dimana p value 0.613.
PROFIL SINDROM DISPEPSIA PADA KARYAWAN RS WIRA SAKTI KUPANG Prawira, I Putu Tude Rangga; Sutanto, Eviana Budiartanti; Setyaningsih, Mayang
Jurnal Pranata Biomedika Vol 4, No 2: September 2025
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/jpb.v4i2.15231

Abstract

Latar Belakang: Sindrom dispepsia merupakan gangguan gastrointestinal yang sering terjadi pada tenaga kesehatan dan kerap dikaitkan dengan perilaku gaya hidup tidak sehat, seperti merokok dan konsumsi kopi. Namun, hasil penelitian sebelumnya menunjukkan temuan yang tidak konsisten terkait hubungan kedua faktor tersebut dengan kejadian dispepsia, teutama pada populasi karyawan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perilaku merokok dan konsumsi kopi terhadap kejadian sindrom dispepsia pada karyawan rumah sakit.      Metode: Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional yang melibatkan 180 karyawan rumah sakit di Kota Kupang, Indonesia, yang dipilih menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Perilaku merokok diukur menggunakan Indeks Brinkman, sedangkan konsumsi kopi dinilai berdasarkan frekuensi konsumsi. Sindrom dispepsia ditentukan menggunakan kuesioner self-report yang diadaptasi dari kriteria Rome IV. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 32,8% responden mengalami sindrom dispepsia dan terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku merokok (p = 0,002) dan konsumsi kopi (p = 0,006) dengan kejadian sindrom dispepsia. Perilaku merokok dan konsumsi kopi memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian sindrom dispepsia pada karyawan rumah sakit. Kesimpulan: Temuan ini menunjukkan pentingnya upaya promotif dan preventif untuk mendorong perubahan gaya hidup yang lebih sehat di lingkungan kerja.
ASOSIASI HIPERTENSI DAN USIA PRODUKTIF DENGAN KEJADIAN GAGAL JANTUNG KONGESTIF DI RSUD K.R.M.T WONGSONEGORO KOTA SEMARANG Purnawan, Muhamad Abel; Setyaningsih, Mayang; Novianingrum, Marcella Trixie Kartika
Jurnal Pranata Biomedika Vol 4, No 1: Maret 2025
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/jpb.v4i1.15220

Abstract

Latar belakang: Gagal jantung kongestif (GJK) merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas kardiovaskular. Salah satu faktor yang sering dijumpai pada pasien adalah hipertensi, selain itu perubahan pola epidemiologi menunjukkan bahwa gangguan kardiovaskular kini banyak terjadi pada kelompok usia produktif akibat faktor gaya hidup dan meningkatnya paparan risiko metabolik.Tujuan penelitian: Menganalisis hubungan antara hipertensi dan usia produktif dengan kejadian gagal jantung kongestif di RSUD K.R.M.T. Wongsonegoro Kota Semarang.Metode: Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan desain cross-sectional yang menggunakan data sekunder rekam medis pasien rawat inap di RSUD K.R.M.T. Wongsonegoro periode Oktober-Desember 2024. Sebanyak 137 sampel dipilih melalui teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-square untuk menilai hubungan antar variabel.Hasil penelitian: Dari 137 sampel, 96 pasien (70,1%) terdiagnosis hipertensi. Distribusi usia produktif menunjukkan 28 pasien (20,4%) pada kelompok 25-44 tahun dan 109 pasien (79,6%) pada kelompok 45-59 tahun. Terdapat hubungan signifikan antara hipertensi dan kejadian GJK (p0,001), serta antara usia produktif dan kejadian GJK (p=0,034).Kesimpulan: Hipertensi dan usia produktif berhubungan signifikan dengan kejadian gagal jantung kongestif di RSUD K.R.M.T. Wongsonegoro.