cover
Contact Name
Mega Sari Juane Sofiana
Contact Email
oseanologia@untan.ac.id
Phone
+6285252072824
Journal Mail Official
msofiana@marine.untan.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. H Jl. Profesor Dokter H. Hadari Nawawi, Bansir Laut, Kec. Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78124
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Oseanologia
ISSN : -     EISSN : 28307771     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jose.v1i1.51948
Oseanologia publishes articles on wide range of topics in Marine Science, including Marine Biodiversity, Biotechnology, Marine Ecology, Marine Pollution, Oceanography, Marine and Coastal Conservation, and Geography Information System (GIS).
Articles 65 Documents
Struktur Komunitas Bivalvia di Perairan Muara Desa Dabong Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat Galih, Muhammad; Safitri, Ikha; Sofiana, Mega Sari Juane
Oseanologia Vol 5, No 1 (2026): April
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jose.v5i1.98024

Abstract

Desa Dabong terletak di Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat dengan luas wilayah ± 9.815 ha. Muara perairan sebagai pertemuan air sungai dan laut memiliki produktivitas tinggi serta menjadi habitat penting bagi berbagai organisme akuatik, termasuk bivalvia. Bivalvia termasuk ke dalam kelas moluska yang bercangkang umumnya hidup sebagai organisme bentik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur komunitas dan kondisi lingkungan yang memengaruhi keberlangsungan hidup bivalvia di kawasan muara Desa Dabong, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2025 menggunakan metode purposive sampling dengan 5 stasiun yang berbeda dan masing-masing stasiun terdapat 10 plot dengan ukuran 1x1 m2. Struktur komunitas bivalvia yang ditemukan pada perairan muara Desa Dabong terdiri dari 4 spesies yaitu, Tegillarca granosa, Quidnipagus palatam, Semele cordiformis dan Meretrix meretrix. Nilai kepadatan bivalvia berada pada kisaran rentang 1,6-6,3 ind/m2. Nilai indeks keanekaragaman (H’) berada pada rentang (0-1,01), indeks keseragaman (E) (0-0,98), indeks dominansi (C) (0,38-1). Parameter lingkungan di kawasan perairan muara Desa Dabong menghasilkan nilai yang tergolong optimal bagi kehidupan bivalvia.
Karakteristik Pasang Surut dan Arus di Muara Sungai Pawan Kabupaten Ketapang Supeza, Andhika; Apriansyah, Apriansyah; Nurrahman, Yusuf Arief
Oseanologia Vol 5, No 1 (2026): April
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jose.v5i1.101220

Abstract

Pasang surut dan arus mempengaruhi komponen hidrodinamika yang berperan penting dalam dinamika perairan Muara Sungai Pawan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Penelitian ini dilakukan karena adanya aktivitas masyarakat dan transportasi di Muara Sungai Pawan yang dipengaruhi oleh kondisi tersebut. Pengukuran pasang surut dan arus dilakukan selama 15 hari dengan interval satu jam menggunakan palem pasut dan layang-layang arus. Penelitian ini menggunakan metode least square dengan analisis harmonik melalui program T_Tide pada Matlab untuk mengetahui amplitudo dan fase pasang surut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tipe pasang surut di Muara Sungai Pawan termasuk dalam tipe diurnal (harian tunggal) dengan nilai Formzahl sebesar 6,57. Sementara itu, pengukuran arus yang meliputi arah dan kecepatan menunjukkan bahwa arus dominan bergerak ke arah barat laut dengan kecepatan berkisar antara 0,01–0,6 m/s dan tergolong lemah hingga sedang. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk memahami karakteristik pasang surut dan arus di Muara Sungai Pawan sebagai dasar pengelolaan sumber daya pesisir secara berkelanjutan. Hasil ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengelolaan sumber daya pesisir serta mendukung kegiatan masyarakat di sekitar Muara Sungai Pawan.
Analisis Vegetasi Hutan Mangrove Terdampak Reklamasi di Wilayah Mangrove Park Singkawang Budianto, Fahrozi Tri; Prayitno, Dwi Imam; Minsas, Sukal
Oseanologia Vol 5, No 1 (2026): April
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jose.v5i1.102101

Abstract

Mangrove Park Singkawang yang terletak di Kelurahan Kuala, Kecamatan Singkawang Barat (0°55ˊ6.00114˝N 108°58ˊ19.91341˝E) dengan wilayah 6,25 km² merupakan kawasan pesisir yang mengalami tekanan akibat aktivitas reklamasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis struktur dan komposisi vegetasi mangrove yang terdampak reklamasi. Penelitian dilakukan pada September 2025 menggunakan metode purposive sampling pada tiga stasiun, yaitu area terdampak reklamasi, zona transisi, dan hutan alami. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 4 spesies mangrove dari 2 famili dan 3 genus, dengan Avicennia marina sebagai spesies dominan pada seluruh tingkatan pertumbuhan (INP 110,71–200%). Faktor lingkungan menunjukkan suhu tanah 28–32°C dan kandungan organik tanah (KOT) sebesar 4,51–5,44%, yang mencerminkan kondisi tanah kurang optimal bagi pertumbuhan mangrove. Temuan ini bahwa reklamasi berpengaruh signifikan terhadap penurunan struktur vegetasi, terbatasnya regenerasi, dan kualitas habitat mangrove di Kuala Singkawang.
Peningkatan Kandungan Kalium Tanah Ultisol Melalui Aplikasi Amelioran Turbinaria sp. Segar dan Fermentasi Apriyanti, Jumi; Warsidah, Warsidah; Sofiana, Mega Sari Juane
Oseanologia Vol 5, No 1 (2026): April
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jose.v5i1.101332

Abstract

Tanah ultisol yang mendominasi wilayah Kalimantan Barat (64,83%) menghadapi kendala kesuburan utama berupa pH sangat masam dan kandungan kalium yang tersedia rendah. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas amelioran Turbinaria sp. segar dan fermentasi dalam meningkatkan kandungan kalium dan memperbaiki pH tanah ultisol. Rancangan Acak Lengkap diterapkan dengan tiga perlakuan: kontrol tanpa amelioran (T₀), aplikasi 100 g/kg Turbinaria sp. segar (T₁), dan aplikasi 100 mL/kg Turbinaria sp. fermentasi menggunakan EM4 selama tujuh hari (T₂), masing-masing lima ulangan. Analisis kalium menggunakan ICP-OES Agilent 5900 pada panjang gelombang 767 nm dan pH diukur dengan pH meter digital secara in situ pada hari ke-3, 7, 10, dan 14. Hasil menunjukkan perlakuan fermentasi (T₂) memberikan kandungan kalium tertinggi sebesar 0,33 cmol/kg pada hari ke-7, meningkat 65% dibandingkan kontrol (0,20 cmol/kg), sedangkan perlakuan segar (T₁) meningkat 50% (0,30 cmol/kg). pH tanah perlakuan segar mencapai nilai tertinggi 7,00 pada hari ke-10, sementara perlakuan fermentasi dan kontrol mengalami fluktuasi lebih moderat. Uji ANOVA menunjukkan pengaruh sangat nyata aplikasi amelioran terhadap kandungan kalium (F-hitung = 52,18; p < 0,001). Uji Duncan mengonfirmasi hierarki T₂ > T₁ > T₀ (p < 0,05). Turbinaria sp. fermentasi terbukti efektif sebagai amelioran organik untuk meningkatkan ketersediaan kalium pada tanah ultisol.
Peningkatan Kadar Kalium Tanah Ultisol Menggunakan Biofertilizer Berbasis Rumput Laut Padina sp. Fajria, Rizka; Warsidah, Warsidah; Sofiana, Mega Sari Juane
Oseanologia Vol 5, No 1 (2026): April
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jose.v5i1.101343

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh aplikasi biofertilizer berbasis Padina sp. terhadap ketersediaan kalium (K) pada tanah ultisol. Tiga perlakuan digunakan, yaitu tanpa aplikasi Padina sp. (P0), Padina sp. segar (P1), dan Padina sp. fermentasi (P2), masing-masing dengan lima ulangan. Analisis kandungan K dilakukan pada hari ke-3, 7, 10, dan 14 menggunakan ICP-OES. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan Padina sp. fermentasi memberikan peningkatan K tertinggi yaitu sebesar 0,31 cmol/kg. Proses fermentasi mempercepat dekomposisi biomassa dan pelepasan K sehingga ketersediaan unsur tersebut dalam tanah meningkat lebih cepat. Meskipun terjadi sedikit penurunan pada akhir pengamatan, nilai K pada perlakuan fermentasi tetap lebih tinggi dibandingkan perlakuan lainnya. Uji ANOVA satu arah menunjukkan pengaruh nyata (p < 0,01) pada nilai K tanah ultisol. Dengan demikian, Padina sp. fermentasi berpotensi sebagai biofertilizer alami untuk meningkatkan ketersediaan K pada tanah ultisol.