cover
Contact Name
Septy
Contact Email
jurnalkesehatanyatsi@gmail.com
Phone
+6221-55725974
Journal Mail Official
jurnalkesehatanyatsi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Aria Santika No. 40A Margasari - Kec. Karawaci - Kota Tangerang
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 20869266     EISSN : 2654587X     DOI : 10.37048
Core Subject : Health,
Kesehatan Masyarakat dan lingkungan Pendidikan dan Promosi Kesehatan Manajemen Kesehatan Pencegahan Penyakit Kebidanan dan Perawatan Anak dan Maternitas Kesehatan dan Perilaku Sosial Gizi (Nutrisi Klinis dan Gizi Masyarakat) Keperawatan Medikal Bedah Keperawatan Komunitas, Gerontik, Jiwa
Articles 169 Documents
The Pengaruh Konseling Keluarga Berencana Di Pmb Diah Palupi Terhadap Pemilihan Metode Kontrasepsi Di Desa Sukowono Kecamatan Sukowono Alfitri, Rosyidah; Istifaroh
Jurnal Kesehatan Vol 14 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v14i2.610

Abstract

Contraception is an action or method used to delay pregnancy, either temporarily or permanently. This study aims to determine the effect of family planning counseling on contraceptive method choice in Sukowono Village, Sukowono District. The background of this study is based on the important role of counseling in providing understanding to fertile couples in selecting effective contraceptive methods. This study used a quasi-experimental design with a pretest-posttest control group. The sample included 30 postpartum women: the experimental group received family planning counseling, while the control group did not. The sampling included all subjects who met the inclusion criteria. Since the Shapiro-Wilk test showed the data were not normally distributed, the Wilcoxon Signed Rank Test was used for analysis. The analysis indicated a significant difference between the pretest and posttest results in the intervention group (p=0.001), while the analysis of the absence of a difference in the control group indicated a significant difference (p=0.564). The results of family planning counseling at Traik concluded that it significantly influenced changes in decisions regarding contraceptive method selection. It can be concluded that family planning counseling significantly influenced the decision-making process for postpartum mothers at PMB Diah Palupi Sukowono.
Pengaruh Pemberian Ekstrak Ikan Gabus (Channa Striata) Terhadap Penyembuhan Luka Operasi SC Hari Ke 1-10 Diruangan Nifas RSUD H. Badaruddin Kasim Tabalong Kalimantan Selatan Anik Purwati; Aldina Kurniatie
Jurnal Kesehatan Vol 14 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v14i2.613

Abstract

Persalinan Sectio Caesarea (SC) adalah prosedur bedah yang melibatkan pembuatan sayatan pada rahim dan dinding perut untuk membantu proses persalinan. Makanan tinggi protein, seperti telur rebus atau ikan gabus, terkadang diperlukan untuk mempercepat penyembuhan sayatan bedah setelah prosedur ini. Albumin yang terdapat dalam ikan gabus (Channa striata) adalah protein penting yang dibutuhkan tubuh secara teratur, terutama untuk penyembuhan luka bedah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana ekstrak ikan gabus mempengaruhi penyembuhan luka setelah operasi caesar. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif dan desain penelitian quasi-eksperimental. Metode ini menggunakan metode sampling purposive dan 30 wanita pasca persalinan yang menjalani operasi sc termasuk dalam sampel. Studi lapangan termasuk kuesioner, wawancara, dan observasi merupakan metode yang digunakan untuk mengumpulkan data. Skala REEDA (Redness, Edema, Ecchymosis, Discharge, Approximation) dan skala nyeri digunakan sebagai alat ukur, bersama dengan lembar observasi luka bedah. Analisis statistik menggunakan uji Wilcoxon dengan nilai signifikan p < 0.05. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p 0,01 yang lebih kecil dari 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa penyembuhan luka bekas operasi SC di Rumah Sakit Daerah H. Badaruddin Kasim secara signifikan dipengaruhi oleh pemberian ekstrak ikan gabus. Kesimpulannya, penggunaan ekstrak ikan gabus membantu luka bedah sembuh lebih cepat setelah operasi SC.
Pengaruh Keterlibatan Suami Terhadap Tingkat Kecemasan Istri Pada Proses Inpartu Kala I Di Wilayah Puskesmas Paringin Selatan Balangan Provinsi Kalimantan Selatan Anik Purwati; Raina Sri Milda
Jurnal Kesehatan Vol 14 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v14i2.615

Abstract

ersalinan adalah proses fisiologis bagi wanita; namun, rasa sakit saat persalinan dapat menimbulkan ketegangan, yang dapat menyebabkan persalinan berlangsung lebih lama. Keterlibatan suami sangat penting dalam pengelolaan rasa sakit dan tingkat kecemasan ibu, karena suami merupakan sosok yang dekat dan penting bagi ibu. Terapi non-farmakologis berupa kehadiran suami selama persalinan dapat meredakan nyeri persalinan, yang merupakan faktor risiko persalinan yang lama, dengan mengurangi tingkat kecemasan ibu. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan dampak keterlibatan suami terhadap tingkat kecemasan istri pada fase awal persalinan. Desain deskriptif-analitis diterapkan dalam penelitian ini. Teknik sampling yang digunakan adalah sampling acak, dan metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, dengan total 30 responden. Kuesioner yang menggunakan alat ukur, seperti Hamilton Anxiety Rating instrument (HAM-A), digunakan untuk mengumpulkan data. Berdasarkan temuan, distribusi frekuensi dukungan suami sebagian besar bersifat mendukung, dengan 15 responden (50%). Delapan puluh persen ibu (24 responden) melaporkan mengalami kecemasan sedang selama persalinan. Hubungan yang signifikan secara statistik terindikasi di Pusat Kesehatan Masyarakat South Paringin, karena tingkat kecemasan istri selama fase awal persalinan dipengaruhi secara signifikan oleh keterlibatan suami (nilai p = 0,000). Kesimpulan: Tingkat kecemasan istri selama tahap awal persalinan dipengaruhi oleh keterlibatan suami. Disarankan untuk memberikan sesi konseling kepada pasangan mulai dari trimester pertama kehamilan untuk meningkatkan partisipasi mereka dalam proses persalinan. Hal ini akan memastikan mereka memperhatikan kesehatan istri dengan cermat, mulai dari awal kehamilan hingga persalinan.
Penerapan Pijat Oksitosin Terhadap Kelancaran ASI Di UPT Puskesmas Weda Maluku Utara Anik Purwati; Safra Fadel
Jurnal Kesehatan Vol 14 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v14i2.616

Abstract

ASI (Air Susu Ibu) adalah nutrisi terbaik untuk bayi karena mengandung nutrisi esensial dalam jumlah dan proporsi yang tepat, serta antibodi dan komponen imunologi yang membantu melindungi bayi dari infeksi dan penyakit. ASI adalah nutrisi paling penting bagi bayi, terutama bayi baru lahir. Aliran ASI yang tidak cukup saat menyusui merupakan salah satu tantangan terbesar yang dihadapi wanita. Pijatan yang merangsang pelepasan oksitosin merupakan cara yang baik untuk meningkatkan aliran ASI. Di Pusat Kesehatan Masyarakat Weda (UPT Puskesmas Weda) di Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pijatan oksitosin mempengaruhi aliran ASI. Menggunakan desain pra-eksperimental dan metode satu kelompok pra-tes dan pasca-tes, penelitian ini bersifat kuantitatif. Ada 20 responden secara keseluruhan, dan metode sampling insidental digunakan. Data dikumpulkan melalui wawancara dan lembar observasi. Analisis bivariat dalam penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon dengan tingkat signifikansi p < 0.05. Nilai p untuk uji Wilcoxon adalah 0.000, yang lebih kecil dari 0.05. Hal ini menunjukkan bahwa pijat oksitosin memiliki dampak signifikan terhadap aliran ASI di Pusat Kesehatan Masyarakat Weda, Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara. Secara keseluruhan, pijat oksitosin dapat meningkatkan aliran ASI.
Hubungan Pengetahuan Dengan Tingkat Kepatuhan Ibu Hamil Dalam Mengonsumsi Tablet Fe Di Puskesmas Girian Bitung Provinsi Sulawesi Utara Anik Purwati; Victoria Tara Tatuil
Jurnal Kesehatan Vol 14 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v14i2.618

Abstract

Anemia pada ibu hamil disebabkan oleh peningkatan volume plasma dalam darah dan defisiensi zat besi. Pada ibu hamil, konsumsi zat besi digunakan sebagai upaya mengatasi defisiensi zat besi. Dimana cakupan ibu hamil akan mendapatkan minimal 90 tablet Fe selama masa kehamilan karena pada masa ini kebutuhan zat besi sangat tinggi. Ibu hamil yang kurang memahami pentingnya tingkat pengetahuan dengan kepatuhan dalam mengkonsumsi tablet Fe akan berdampak pada ibu dan juga janin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu hamil dengan kepatuhan dalam mengkonsumsi tablet Fe di Puskesmas Girian Bitung. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional deskriptif dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 50 ibu hamil, sampel diambil menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 20 orang. Data diperoleh dengan penyebaran kuesioner. Analisis data dilakukan berupa analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji chi square. Hasil p = 0,001 yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu hamil dengan kepatuhan dalam mengkonsumsi tablet Fe. Kesimpulannya terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu hamil dengan kepatuhan mengonsumsi tablet Fe di Puskesmas Girian Bitung Provinsi Sumatera Utara.
Hubungan Pola Makan Dengan Kejadian Premenstrual Syndrome Pada Remaja Di Pesantren Modern An Nuqthah Tangerang Hapsari, Lutfi Aprilia; Rohmah, Meynur; Septimar, Zahrah Maulidia
Jurnal Kesehatan Vol 14 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v14i2.645

Abstract

Premenstrual syndrome merupakan serangkaian gejala yang muncul antara 7 hingga 10 hari. Pola makan sangat berkaitan erat dengan kejadian premenstrual syndrome. Jika seseorang memiliki pola makan tidak sehat maka akan semakin beresiko mengalami kejadian premenstrual syndrome. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola makan dengan kejadian premenstrual syndrome pada remaja di Pesantren Modern An Nuqthah Tangerang. Metode yang digunakan yaitu kuantitatif deskriptif korelatif dengan desain pendekatan cross sectional, serta analisis statistik uji chi square. Teknik yang digunakan untuk pengambilan sampel adalah total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 108 responden. Didapatkan dari 108 responden menunjukkan sebagian siswi yang memiliki pola makan sehat mengalami PMS gejala ringan sebanyak 23 responden (69,7%), sedangkan siswi yang memiliki pola makan tidak sehat dan mengalami PMS gejala sedang sebanyak 38 responden (50,7%). Dengan menggunakan uji statistik chi square didapatkan hasil p-value 0,011 < (0.05). Dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dengan kejadian premenstrual syndrome pada remaja di Pesantren Modern An Nuqthah Tangerang
Hubungan Konsumsi Makanan Tinggi Garam Dengan Risiko Hipertensi Pada Masyarakat Di Wilayah Rw 11 Kelurahan Sindangsari Nurhasanah, Indah; Rohmah, Meynur; Septimar, Zahrah Maulidia
Jurnal Kesehatan Vol 14 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v14i2.646

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi dikenal sebagai "The Silent Killer" karena sering tanpa gejala, sehingga banyak penderita tidak menyadari tekanan darahnya tinggi. Konsumsi garam berlebih, yang umum dalam makanan seperti bakso dan soto, telah menjadi kebiasaan masyarakat karena anggapan bahwa makanan kurang enak tanpa garam. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara konsumsi makanan tinggi garam dengan risiko hipertensi pada masyarakat di wilayah RW 11 Kelurahan Sindangsari. Metode: Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 192 responden yang dipilih dengan Teknik Total sampling. Analisis Data: Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil Penelitian: Menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara konsumsi makanan tinggi garam dengan risisko hipertensi pada masyarakat di wilayah RW 11 Kelurahan Sindangsari, dengan nilai p = 0,001 (p < 0,05). Kesimpulan: Dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi makanan tinggi garam dengan risiko hipertensi pada masyarakat di wilayah RW 11 Kelurahan Sindangsari.
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Dengan Perilaku Konsumsi Fast Food Pada Siswa Kelas X Di Pesantren Modern An Nuqthah Tangerang jihan, jihan syakira; Rohmah, Meynur; Septimar, Zahrah Maulidia
Jurnal Kesehatan Vol 14 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v14i2.649

Abstract

Pendahuluan: Makanan cepat saji (fast food) adalah jenis makanan yang dapat diolah dan disajikan dalam waktu yang singkat serta tersedia dalam berbagai variasi, mulai dari makanan ringan hingga makanan berat. Ketertarikan yang semakin meningkat terhadap makanan instan atau makanan cepat saji di kalangan remaja membuat banyak remaja menjadikan makanan cepat saji sebagai pilihan utama. Akan tetapi, konsumsi berlebihan terhadap makanan ini dapat berdampak negatif pada kesehatan, seperti keracunan, kerusakan saraf, ginjal, hati, kejang, cacat lahir, kemandulan, bahkan kematian. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan perilaku konsumsi fast food pada siswa kelas X di Pesantren Modern An Nuqthah Tangerang. Metode: Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional dan metode cross-sectional. Teknik Sampel: Dalam penelitian ini, metode yang digunakan untuk pemilihan sampel adalah non-probability sampling dengan menggunakan purposive sampling. Analisis Data: Analisis data menggunakan uji Chi-square. Hasil Penelitian: Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap dengan perilaku konsumsi fast food pada siswa kelas X di Pesantren Modern An Nuqthah Tangerang. Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan perilaku konsumsi fast food dengan nilai signifikansi p=0,002. Di kuatkan dengan uji korelasi dengan kekuatan sedang (0,386). Ada hubungan yang signifikan antara sikap dan perilaku konsumsi fast food dengan nilai signifikansi p=0,002. Di kuatkan dengan uji korelasi dengan kekuatan lemah (0,282). Mengindikasikan bahwa semakin rendah pengetahuan yang dimiliki responden, semakin tinggi kecenderungan mereka untuk mengonsumsi fast food. Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Makanan Cepat Saji
Hubungan Tingkat Pengetahuan Diabetes Melitus Dan Pola Makan Terhadap Upaya Pencegahan Diabetes Melitus Pada Remaja Kelas 11 IPA Di SMAN 21 Kab. Tangerang Tahun 2025 Gultom, Yeshi Monica; Safitri, Alfika
Jurnal Kesehatan Vol 14 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v14i2.656

Abstract

Background: Diabetes Mellitus (DM) is a degenerative disease and ranks among the top four non-communicable diseases that continue to rise annually, posing a global health threat (Sun et al, 2022). Objective: This study aims to examine the relationship between the level of knowledge about diabetes mellitus and dietary patterns with effort to prevent diabetes mellitus among 11th grade science students at SMAN 21, Tangerang Regency. Methods: The research employed a descriptive quantitative design with a cross-sectional approach. The sample consisted of 80 students from 11th-grade science classes, selected through purposive sampling. Research instruments included the DKQ-24 questionnaire to assess knowledge, the Food Frequency Questionnaire (FFQ) to evaluate dietary patterns, and a diabetes prevention questionnaire. Data were analyzed using univariate and bivariate methods with the chi-square test. Results: The findings revealed a significant relationship between knowledge level and dietary patterns with diabetes prevention efforts (p<0.001). Conclusion: Students with good knowledge and healthy eating habits tend to be more proactive in preventing diabetes mellitus. Therefore, health education within the school environment plays a crucial role in fostering healthy behaviors from an early age.