cover
Contact Name
Septy
Contact Email
jurnalkesehatanyatsi@gmail.com
Phone
+6221-55725974
Journal Mail Official
jurnalkesehatanyatsi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Aria Santika No. 40A Margasari - Kec. Karawaci - Kota Tangerang
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 20869266     EISSN : 2654587X     DOI : 10.37048
Core Subject : Health,
Kesehatan Masyarakat dan lingkungan Pendidikan dan Promosi Kesehatan Manajemen Kesehatan Pencegahan Penyakit Kebidanan dan Perawatan Anak dan Maternitas Kesehatan dan Perilaku Sosial Gizi (Nutrisi Klinis dan Gizi Masyarakat) Keperawatan Medikal Bedah Keperawatan Komunitas, Gerontik, Jiwa
Articles 169 Documents
Asuhan Keperawatan Jiwa Dengan Gangguan Persepsi Sensori Halusinasi Pendengaran Dengan Penerapan Terapi Psikoreligius : Dzikir Pratiwi, Ayu; Melati; Mukhamad Saeful
Jurnal Kesehatan Vol 13 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v13i2.487

Abstract

Pendahuluan : Prevalensi gangguan jiwa di seluruh dunia menurut data WHO pada tahun 2019, terdapat 264 juta orang mengalami depresi dan 20 juta orang jiwa mengalami skizofrenia. Halusinasi merupakan gangguan persepsi dimana klien mempersepsikan sesuatu yang sebenarnya tidak terjadi. Salah satu intervensi keperawatan yang dapat digunakan adalah terapi psikoreligius dzikir yang dapat mengontrol halusinasi pendengaran. Tujuan : Melihat tanda dan gejala halusinasi serta kemampuan mengatasi halusinasi pada pasien skizofrenia setelah diberikan terapi psikoreligius zikir. Metode : Menggunakan case study secara observasi, wawancara, dokumentasi, serta instrumen yang digunakan pada pengumpulan data adalah lembar observasi tanda dan gejala dan lembar kemampuan berdzikir. Hasil : Setelah dilakukan intervensi selama 5 hari didapatkan bahwa tindakan keperawatan dan inovasi intervensi terapi psikoreligius dzikir dapat berpengaruh untuk mengurangi tanda gejala halusinasi. Kesimpulan : Setelah diberikan intervensi terdapat penurunan tanda gejala, pada hari pertama terdapat 6 (66,6 %) kemudian menurun menjadi 2 (22,2 %) pada hari kelima.
Pengaruh Teknik Relaksasi Napas Dalam Terhadap Penurunan Nyeri Persalinan Kala 1 Fase Aktif sanif, dharmawati; Keswara, Nila Widya; purwati, anik
Jurnal Kesehatan Vol 13 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v13i2.462

Abstract

Ibu yang akan melahirkan sering mengalami nyeri persalinan kala 1 fase aktif. Nyeri menjadi lebih parah pada pembukaan empat hingga sepuluh. Karena pembukaan dan penipisan serviks, rasa tidak nyaman dimulai di bagian bawah perut. Untuk mengurangi rasa nyeri persalinan, terdapat pendekatan non-farmakologis menggunakan teknik relaksasi seperti relaksasi napas dalam, relaksasi otot, masase, musik, atau aromaterapi. Metode nonfarmakologis yang bisa mengurangi rasa nyeri saat persalinan ialah menggunakan teknik relaksasi pernapasan dalam. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui Pengaruh Teknik Relaksasi Napas Dalam Terhadap Penurunan Nyeri Persalinan Kala 1 Fase Aktif. Metode: Penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dengan desain pretest posttest satu kelompok untuk mengukur intensitas nyeri persalinan kala I. Populasi penelitian terdiri dari semua ibu bersalin kala I fase aktif di ruang bersalin RSUD Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, dengan jumlah sampel sebanyak orang, menggunakan metode purposive sampling. Penelitian dilakukan dari Februari hingga Mei 2024. Data dikumpulkan menggunakan lembar skala nyeri NRS yang mencakup angka/numerik 0-10, diukur sebelum dan sesudah penerapan teknik pernapasan dalam. Uji statistik yang digunakan adalah uji Wilcoxon. Hasil: Hasil uji statistik Wilcoxon yang dilakukan untuk melihat hubungan antara tingkat nyeri sebelum dan sesudah intervensi pada 25 responden menunjukkan hasil yang signifikan. Nilai p-value 0.000 mengindikasikan adanya perubahan yang sangat signifikan dalam tingkat nyeri yang dirasakan sebelum dan sesudah intervensi, Sebelum intervensi, mayoritas responden mengalami nyeri dengan intensitas yang bervariasi antara nyeri ringan, sedang, dan berat. Namun, setelah intervensi, tingkat nyeri menurun secara drastis, dan sebagian besar responden melaporkan penurunan intensitas nyeri. Kesimpulan: Terdapat Pengaruh Teknik Relaksasi Napas Dalam Terhadap Penurunan Nyeri Persalinan Kala 1 Fase Aktif. Intervensi yang diterapkan berhasil menurunkan tingkat nyeri secara signifikan, dengan sebagian besar responden mengalami perbaikan yang substansial.
Efektivitas Pemberian Minuman Teh Jahe Terhadap Mual Muntah Pada Ibu Hamil Septy Ariani; Gaby Mungillani; Nurkholidah
Jurnal Kesehatan Vol 11 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v11i1.544

Abstract

Latar Belakang : Mual dan muntah merupakan keluhan umum yang terjadi pada kehamilan muda. Dampak mual muntah pada ibu hamil yaitu kelelahan, dehidrasi, dan penurunan berat badan serta dampak mual muntah pada janin yaitu keguguran, premature, berat bayi lahir rendah, dan malformasi janin. Mengatasi mual dan muntah selama kehamilan dapat dilakukan dengan farmakologis dan nonfarmakologis. Tindakan non farmakologi yang biasa disarankan oleh tenaga kesehatan seperti menganjurkan ibu hamil untuk mengkonsumsi jahe dalam bentuk teh jahe, teknik relaksasi, dan aromaterapi. Tujuan : Untuk mengetahui Efektifitas pemberian minuman teh jahe terhadap mual muntah pada ibu hamil trimester I. Metode penelitian : Metode penelitian ini menggunakan Quasi eksperimen dengan pendekatan one group pretest dan posttest, total populasi 20 dengan teknik total sampling. Penelitian dilakukan dengan lembar observasi sebelum dan sesudah pemberian minuman teh jahe terhadap mual muntah ibu hamil trimester I. Hasil penelitian : Berdasarkan output spss “Test Statistics”, diketahui Asymp. Sig (2-tailed) pada pretest dan post test pemberian teh bubuk jahe bernilai 0,001. Karena nilai 0,001 lebih kecil dari < 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa Hipotesis diterima, Artinya ada pengaruh pemberian minuman teh bubuk jahe terhadap mual muntah pada ibu hamil trimester I. Kesimpulan : Setelah dilakukan observasi posttest setelah dilakukan pemberian minuman teh bubuk jahe yang dikonsumsi 2 kali sehari selama 14 hari, responden merasakan penurunan mual muntah yang dialami berkurang. Sehingga analisis dan penatalaksanaan sesuai dengan teori didapatkan hasil bahwa ada pengurangan rasa mual dan muntah pada ibu hamil trimester I setelah dilakukan pemberian minuman teh bubuk jahe.
Pengaruh Asupan Vitamin D Terhadap Adolescent Idiopathic Scoliosis Siswa Smp: Kajian Ilmiah Dan Perspektif Islam Nurzaman, Astrella Intanaida; Fitri; Aryenti; Afrizal Tw
Jurnal Kesehatan Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v14i1.478

Abstract

Adolescent Idiopathic Scoliosis (AIS) merupakan kelainan lengkung tulang belakang yang memiliki keterkaitan tinggi terhadap populasi anak remaja dan wanita berusia 10 tahun sampai akhir pertumbuhan dan kematangan tulang. Banyak faktor yang dapat memengaruhi penyakit yang berkaitan dengan pertumbuhan tulang, salah satunya kurang mencukupi vitamin dan mineral, khususnya vitamin D. Seperti halnya dalam Islam, menjaga kesehatan itu sangat penting karenanya setiap penyakit pasti memiliki cara untuk mencegahnya, seperti memenuhi nutrisi yang cukup. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh antara rerata asupan Vitamin D yang didapat remaja setiap harinya sejak kecil hingga usia Sekolah Menengah Pertama dengan kemungkinan terjadinya Adolescent Idiopathic Scoliosis dan tinjauannya menurut pandangan Islam. Desain penelitian ini deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional study. Sampel sebanyak 64 responden. Hasil penelitian didapatkan bahwa vitamin D tidak berpengaruh terhadap terjadinya AIS menggunakan uji Chi-square dengan p-value=0.38, dikarenakan masih banyak faktor yang memengaruhi kadar dan penilaian vitamin D, seperti hormon paratiroid dan kalsium fosfat sehingga dapat memengaruhi kemungkinan terjadinya AIS. Meskipun demikian, usia pertumbuhan pertumbuhan berpengaruh terhadap AIS dengan uji Kolmogorov-smirnov dengan p-value<0.001.
Faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Malaria di Wilayah Kerja Puskesmaas Watukawula Kabupaten Sumba Barat Daya Dahat, Thomas Jenifirman Yohdis; Honey I. Ndoen; Sigit Purnawan; Maria M. Dwi Wahyuni
Jurnal Kesehatan Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v14i1.531

Abstract

Malaria merupakan salah satu penyakit menular yang menjadi permasalahan kesehatan masyarakat dan sangat mempengaruhi angka kematian dan kesakitan bayi, anak dan ibu melahirkan serta dapat menurunkan produktifitas tenaga kerja. Malaria merupakan penyakit akut maupun kronik yang disebabkan oleh plasmodium dengan gejala panas, demam, berkeringat dan tidak adanya nafsu makan. Kejadian malaria di Kabupaten Sumba Barat Daya termasuk yang sangat tinggi di NTT yang mencapai angka Annual Parasite Incidence = 15,73 dengan 1.361 kasus pada masyarakat. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor risiko yang mempengaruhi kejadian malaria di wilayah kerja Puskesmas Watukawula Kabupaten Sumba Barat Daya. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain penelitian case control. Besar sampel pada penelitian ini 108 respoonden yang terdiri dari 54 sampel kasus dan 54 sampel kontrol. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square dan regresi logistik berganda. Hasil uji multivariat ada pengaruh secara parsial antara kebiasaan keluar rumah pada malam hari (p=0.041;OR=4,130), kebiasaan penggunaan kelambu (p=0.001;OR=6,135), kebiasaan penggunaan obat anti nyamuk (p=0.020;OR=3,539), penggunaan kawat kasa pada ventilasi (p=0.002;OR=6,435) dan keberadaan tempat perindukan nyamuk (p=0.075;OR=2,627) dengan kejadian malaria. Diharapkan masyarakat melakukan upaya - upaya untuk pencegahan penyakit malaria seperti menggunakan kelambu waktu tidur pada malam hari, memasang kawat kasa pada ventilasi dan ketika melakukan aktifitas di luar rumah pada malam hari diusahakan untuk selalu menggunakan pakain yang tertutup, diusahakan untuk menggunakan obat anti nyamuk dan selalu untuk menjaga dan membersihkan lingkungan sekitar rumah sehingga tidak mudah digigit nyamuk.
Hubungan Umur Kehamilan, Paritas, Dan Jarak Kehamilan Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Tenis, Yanti; Amelya B. Sir; Christina R. Nayoan; Marilyn S. Junias
Jurnal Kesehatan Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v14i1.534

Abstract

Ibu hamil berisiko mengalami anemia karena faktor Umur Kehamilan, Paritas dan Jarak Kehamilan di Puskesmas Batakte sebanyak 30 orang. Ibu hamil mengalami anemia dan berisiko mengalami keguguran, pendarahan selama kehamilan, persalinan premature, ganguan janin, dan masa nifas. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan umur kehamilan, paritas dan jarak kehamilan dengan Kejadian Anemia pada Ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Batakte. Metode penelitian adalah survey analitik dengan rancangan kasus control (case control studi). Populasi kasus ialah ibu hamil dengan anemia sedangkan populasi kontrol ialah ibu hamil yang tidak mengalami anemia. Jumlah sampel sebanyak 38 dengan perbandingan kasus dan kontrol 1:1. Teknik sampling yang di gunakan simple random sampling, pengambilan data menggunakan koisioner dan rekam medis. analisis bivariat menggunakan uji Chi Square. Hasil analisis menunjukan variabel umur kehamilan (p=0,003 dan OR=10,500), paritas (p=0,00 dan OR=10,500), dan jarak kehamilan (p=0,003 dan OR=10,500) berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Diharapkan kepada ibu hamil agar memeriksakan kehamilan enam kali selama sembilan bulan.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Partisipasi Masyarakat Pada Kegiatan Posyandu Di Desa Oben Kabupaten Kupang Yunita M. Nenobais; Pius Weraman; Honey I. Ndoen
Jurnal Kesehatan Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v14i1.552

Abstract

Posyandu adalah kegiatan layanan kesehatan terpadu yang melibatkan partisipasi masyarakat untuk menurunkan angka mortalitas ibu dan bayi selama kehamilan dan persalinan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan partisipasi masyarakat di posyandu Desa Oben kabupaten Kupang. Penelitian ini bersifat observasional dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian ini terdiri dari semua ibu yang memiliki balita, berjumlah 110 orang di posyandu Desa Oben. Sampel sebanyak 76 orang dipilih dengan teknik random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji-square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan (p-value=0,004), dukungan keluarga (p=0,001), dan dukungan tokoh masyarakat (p-value=0,019) dengan partisipasi masyarakat dalam kegiatan posyandu di Desa Oben, Kabupaten Kupang. Namun, tidak ditemukan hubungan yang signifikan untuk sumber informasi (p-value=0,104), sedangkan ketersediaan fasilitas menunjukkan hubungan yang signifkan (p-value=0,036) dengan partisipasi masyarakat. Disarankan agar pendekatan yang lebih mendalam dilakukan, seperti kunjungan rumah kepada ibu yang tidak menghadiri posyandu
Hubungan Konsumsi Ikan Air Tawar Terhadap Status Gizi Balita Di Desa Wiralaga 1 Kecamatan Mesuji Zuhelmi, Elza Ayu; Yuni Sulistiawai; Hikmah Ifayanti; Nopi Anggista Putri
Jurnal Kesehatan Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v14i1.553

Abstract

Kelebihan atau kekurangan asupan nutrisi dapat menimbulkan masalah pada kesehatan dan berbagai macam gangguan, seperti penyakit, kurangnya energi dalam tubuh, hambatan pertumbuhan tubuh, hingga malnutrisi. Penelitian ini yakni bertujuan untuk mengetahui apakah hubungan antara konsumsi ikan air tawar dengan status gizi pada anak-anak yang sudah bisa berjalan di Desa Willaraga 1, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Mesuji. Jenis penelitian yang akan digunakan adalah yakni penelitian kuantitatif dengan desain studi potong lintang (cross-sectional). Subjek penelitian terdiri dari 67 balita yang berada di Desa Willaraga, Kecamatan Mesuji. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode acak. Fokus utama penelitian ini adalah untuk melihat kondisi gizi serta kontribusi konsumsi ikan air tawar pada anak-anak. Penelitian dilakukan pada bulan Maret 2024 di Desa Willaraga 1, Kecamatan Mesuji. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman dengan skala ordinal. Hasil menunjukkan terdapat adanya hubungan yang sangat signifikan antara konsumsi ikan air tawar dengan status gizi balita (p = 0,000). Sebanyak 6 anak (68,7%) tercatat mengonsumsi ikan dalam jumlah yang cukup. Data juga mengungkapkan bahwa sebagian besar responden di Desa Willaraga 1 memiliki tingkat konsumsi ikan yang memadai dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi dalam jumlah lebih sedikit. Berdasarkan temuan ini, orang tua dianjurkan untuk memberikan perhatian lebih terhadap variasi sumber protein dalam pola makan anak dalam menu anak-anak, guna mencegah kebosanan terhadap makanan yang dikonsumsi. Peningkatan asupan protein dapat memberikan dampak positif terhadap status pada gizi anak.
Peran Pria Pasangan Usia Subur Dalam Mendukung Program Keluarga Berencana Di Wilayah Keraja Puskesmas Naioni Tuan, James; Deviarbi Sakke Tira; Sigit Purnawan; Amelya B. Sir
Jurnal Kesehatan Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v14i1.572

Abstract

Puskesmas Naioni merupakan salah satu puskesmas yang berada di kecamatan Alak, dibawah lingkup pemerintahan Kota Kupang dengan jumlah partisipan pengguna alat kontrasepsi yang cukup rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pria pasangan usia subur dalam mendukung program Keluarga Berencana (KB) di wilayah kerja Puskesmas Naioni. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan snowball sampling dengan metode wawancara. Lokasi penelitian berada diwilayah kerja Puskesmas Naioni, Kota Kupang. waktu penelitian dimulai dari bulan Februari tahun 2024. Informan penelitian berjumlah 9 orang informan utama dan 6 orang sebagai inforan pendukung. Hasil penelitian menunjukan bahwan adanya peran pria pasangan usia subur dalam mendukung program Keluarga Berencana (KB) dengan peran sebagai Promotor, Motivator, Edukator,dan Fasilitator. Walaupun ditemukan peran-peran pria pasangan usia subur tersebut namun masih banyak pasangan usia subur terkhususnya laki-laki yang tidak menggunakan alat kontrasepsi.
Pengaruh Stimulasi Mewarnai Gambar Terhadap Perkembangan Motorik Halus Pada Anak Pra Sekolah Di TPQ Nurul Qolbi Ciputat Kota Tangerang Selatan Tahun 2024 Suheti; Sitanggang, Tantri Wenny; Satira Rahma Dewi
Jurnal Kesehatan Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v14i1.637

Abstract

Perkembangan motorik halus merupakan aspek penting pada usia dini anak karena berperan dalam kemandirian dan kesiapan belajar. Salah satu stimulasi yang dapat digunakan adalah kegiatan mewarnai gambar, yang mampu melatih koordinasi mata dan tangan serta keterampilan otot kecil anak. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh stimulasi mewarnai gambar terhadap perkembangan motorik halus anak usia 4–5 tahun di TPQ Nurul Qolbi Ciputat, Tangerang Selatan. Desain penelitian menggunakan pra-eksperimental dengan desain One-Group Pretest-Posttest. Sampel sebanyak 20 anak dipilih dengan simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan Denver Developmental Screening Test (DDST) II yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi berupa empat sesi kegiatan mewarnai dalam dua minggu. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan stimulasi mewarnai gambar terhadap perkembangan motorik halus anak prasekolah (p=0,002). Kesimpulan penelitian ini adalah kegiatan mewarnai gambar berpengaruh positif terhadap perkembangan motorik halus dan dapat direkomendasikan sebagai salah satu metode stimulasi yang sederhana, menyenangkan, serta mudah diterapkan dalam pendidikan anak usia dini