cover
Contact Name
Septy
Contact Email
jurnalkesehatanyatsi@gmail.com
Phone
+6221-55725974
Journal Mail Official
jurnalkesehatanyatsi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Aria Santika No. 40A Margasari - Kec. Karawaci - Kota Tangerang
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 20869266     EISSN : 2654587X     DOI : 10.37048
Core Subject : Health,
Kesehatan Masyarakat dan lingkungan Pendidikan dan Promosi Kesehatan Manajemen Kesehatan Pencegahan Penyakit Kebidanan dan Perawatan Anak dan Maternitas Kesehatan dan Perilaku Sosial Gizi (Nutrisi Klinis dan Gizi Masyarakat) Keperawatan Medikal Bedah Keperawatan Komunitas, Gerontik, Jiwa
Articles 169 Documents
The Relationship Between Parenting Styles And Personal Hygiene Independence In Preschool Children Oom Komalasari; Dewi Anggraini; Sihombing, Putriatdah Sarinah
Jurnal Kesehatan Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v9i2.638

Abstract

Independence in maintaining personal hygiene is a crucial aspect of preschool children's development. One of the factors influencing this development is the parenting style applied by parents. An appropriate parenting style can help children develop responsibility and independence from an early age. This study aims to determine the relationship between parenting style and independence in personal hygiene among preschool children at Al-Ikhlas Kindergarten, Serpong, South Tangerang, in 2024. This research employed a quantitative approach with a cross-sectional design and utilized Fisher’s Exact test for analysis. A total of 46 respondents were selected using simple random sampling. The results showed that the majority of parents applied a democratic parenting style (27 respondents or 54%), and most children were categorized as independent (31 respondents or 62%). The p-value obtained was 0.003. Therefore, it can be concluded that there is a significant relationship between parenting style and independence in personal hygiene among preschool children at Al-Ikhlas Kindergarten, Serpong, South Tangerang, in 2024
Gambaran Fasilitas Sanitasi Pada Balita Stunting di Desa Nekbaun Kecamatan Amarasi Barat Moi, Magdalena Gemagalgani; Mustakim Sahdan; Agus Setyobudi; Sintha Lisa Purimahua
Jurnal Kesehatan Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v14i1.592

Abstract

Stunting merupakan gambaran keadan gagal tumbuh kembang pada balita yang terjadi dalam jangka waktu lama, yang dapat terlihat dari kondisi balita lebih pendek dibanding tinggi badan pada umumnya (yang seusia). Permasalahan Stunting merupakan permasalahan multidimensional, yang terdiri dari penyebab langsung, penyebab tidak langsung dan penyebab yang mendasari. Sanitasi merupakan salah satu faktor tidak langsung yang mempengaruhi kejadian Stunting, akses terhadap sanitasi layak yang tidak terpenuhi membuat tubuh mudah terserang penyakit infeksi seperti diare dan cacingan. Berdasarkan data, dari 27,67% balita Stunting 11% nya mengalami diare yang dipengaruhi oleh penyebab tidak langsung yakni sebesar 22,39% kepala keluarga belum mengakses sanitasi layak (Riskesdas, 2018) Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif yang di kaji secara kuantitatif, Penelitian ini dilakukan untuk memaparkan kondisi gambaran fasilitas sanitasi pada balita Stunting di Desa Nekbaun Kecamatan Amarasi Barat yang dilakukan pada bulan juni 2025. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 50 balita Stunting yang semuanya dijadikan sampel menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semuanya (100%) responden telah memiliki fasilitas air bersih yang memenuhi syarat. Terdapat 90% responden memiliki fasilitas jamban tidak memenuhi syarat. Terdapat 100% atau semua responden tidak memiliki fasilitas cuci tangan pakai sabun yang memenuhi syarat. Terdapat 100% fasilitas penyimpanan air minum tidak memenuhi syarat dan 54% penyimpanan makanan tidak memenuhi syarat. Terdapat 100% fasilitas penampungan sampah rumah tangga tidak memenuhi syarat. Terdapat 100% fasilitas saluran pembuangan air limbah rumah tangga tidak memenuhi syarat. Diharapkan optimalisasi dukungan pemerintah dan dinas terkait dalam berbagai bentuk peraturan guna mendukung ketersediaan fasilitas sanitasi di setiap rumah tangga.
Studi Paparan Asap Dan Keluhan Sistem Pernapasan Pada Pemasak Garam Yang Menggunakan Bahan Bakar Kayu Di Desa Oebelo Tnunay, Erwin Benyamin; Agus Setyobudi; Cathrin Wea Djogo Geghi; Marylin Susanti Junias
Jurnal Kesehatan Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v14i1.590

Abstract

Tempat kerja merupakan tempat orang mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan diri sendiri atau keluarga sehari-hari yang sebagian waktu dihabiskan untuk bekerja. Setiap tempat kerja punya potensi bahaya bagi pekerja sehingga menyebabkan timbulnya penyakit akibat kerja. Penyakit Akibat Kerja adalah penyakit yang diakibatkan oleh pekerja dan atau lingkungan kerja, salah satunya gangguan fungsi paru atau gangguan pernapasan akibat asap dan debu di tempat kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui paparan asap dan keluhan sistem pernapasan pada pemasak garam yang menggunakan bahan bakar kayu di Desa Oebelo Kecamatan Kupang tengah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Sampel penelitian ini berjumlah 34 responden, dengan teknik pengambilan sampel yakni Accidental Sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat. Hasil penelitian ini menunjukkan responden yang paling muda 29 tahun dan paling tua 75 tahun, paling banyak 45-50 tahun. Responden yang paling banyak adalah laki-laki yakni berjumlah 22 orang dengan persentase sebesar 64,7 %. Responden yang paling baru 4 tahun dan paling lama 40 tahun, paling banyak 11-20 tahun. Jumlah responden paling banyak adalah yang merokok yakni berjumlah 20 orang dengan persentase 58,8 %. Kadar konsentrasi asap tertinggi terdapat pada siang dengan konsentrasi 0,42 mg/m3. Responden dengan durasi paparan paling cepat adalah durasi 15 menit, sedangkan durasi paparan paling lama adalh durasi 30 menit, dengan rata-rata durasi paparan paling banyak adalah 20 menit. Responden yang paling banyak adalah yang mengalami gangguan pernapasan dengan persentase 61,8 %. Diharapkan agar pemasak garam memakai masker saat melakukan pekerjaan pemasakan garam dan kurangi ataupun hilangkan kebiasaan merokok terutama saat bekerja
Faktor Determinan Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Baun Namah, Nikita Martha Dewi; Fransiskus G. Made; Deviarbi Sakke Tira; Dominirsep O. Dodo
Jurnal Kesehatan Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v14i1.591

Abstract

Stunting merupakan masalah kurang gizi kronis dan masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang ada di wilayah kerja Puskesmas Baun. Kejadian Stunting dipengaruhi oleh berbagai faktor langsung dan tidak langsung. Berdasarkan data rekapitulasi penderita stunting di Puskesmas Baun untuk 3 tahun terakhir dari bulan Agustus 2022 sebanyak 456 kasus, Februari 2023 sebanyak 395 kasus dan Agustus 2024 sebanyak 338 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor determinan yaitu Riwayat penyakit infeksi, sanitasi lingkungan, pemberian asi ekslusif, pengetahuan ibu dan pendapatan keluarga dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Baun. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif yang bersifat observasional analitik. Penelitian ini menggunakan rancangan case control atau kasus kontrol. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 68 responden, terdiri dari 34 sampel kasus dan 34 sampel kontrol. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah probability sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square dengan tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05). Hasil penelitian ini menunjukan terdapat hubungan Riwayat penyakit infeksi p = 0,000 (OR = 10,633), ASI eksklusif p = 0,040 (OR = 3,492), Pengetahuan ibu p =0,001 (OR = 6,795) dan Pendapatan keluarga p = 0,008 (OR = 4,400) dengan kejadian stunting.
Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Agresivitas Verbal Pada Siswa SDN Sukatani 1 kabupaten Tangerang Amaliah, Salsabila Fathihah Amaliah; Pratiwi, Ayu
Jurnal Kesehatan Vol 14 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v14i1.642

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Data yang dihimpun SIMFONI PPA per-tanggal 1 Januari 2024 di Indonesia tercatat ada 5.510 kasus kekerasan verbal. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) berpendapat salah satu penyebab anak bersikap agresif bisa jadi disebabkan karena kurangnya peran orang tua dalam mendidik anak. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan agresivitas verbal pada siswa SDN Sukatani 1 Kabupaten Tangerang. Metode Penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Jenis penelitian ini adalah analisis korelasi dengan pendekatan Cross Sectional. Pengambilan sampel menggunakan Nonprobability Sampling dengan Teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Populasi 160 siswa dan jumlah sampel sebanyak 114 responden. Hasil: Hasil penelitian diperoleh pola asuh terbanyak yang diterapkan orang tua responden adalah pola asuh demokratis sebanyak 86 responden 75,5%, dan tingkat agresivitas verbal terbanyak yang dimiliki siswa adalah agresivitas verbal rendah sebanyak 53 responden 46,5%. Hasil uji spearman rank diperoleh nilai p-value < 0,05. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan agresivitas verbal pada siswa SDN Sukatani 1 Kabupaten Tangerang. Kata Kunci: Pola Asuh Orang Tua, Agresivitas Verbal ABSTRACT Background: According to data compiled by the SIMFONI PPA as of January 1, 2024, in Indonesia recorded 5,510 cases of verbal violence. The Indonesian Child Protection Commission (KPAI) suggests that one of the causes of children's aggressive behavior could be the lack of parental role in child-rearing. Research Objective: To determine the relationship between parenting styles and verbal aggression among students at SDN Sukatani 1, Tangerang Regency. Research Method: This study uses a quantitative method with a correlational analysis design and a cross-sectional approach. Sampling was conducted using non-probability sampling with proportionate stratified random sampling technique. The population consisted of 160 students, with a sample size of 114 respondents. Result: The study found that the most common parenting style applied by parents was democratic (86 respondents, 75.5%), and the majority of students exhibited low verbal aggression (53 respondents, 46.5%). The Spearman rank test results showed a p-value <0.05. Conclusion: there is a significant relationship between parenting styles and verbal aggression in students at SDN Sukatani 1, Tangerang Regency. Keywords: Parenting Style, Verbal Aggression
Hubungan Durasi Penggunaan Gadget Terhadap Gangguan Mental Emosional Anak Usia Sekolah Kelas 4 Dan 5 Di SDN Sarakan 3 Tahun 2025 Ziliwu, Sandra; Pratiwi, Ayu
Jurnal Kesehatan Vol 14 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v14i2.655

Abstract

serious concern in the fields of mental health and education. Children exposed to prolonged gadget use tend to experience emotional disturbances such as irritability, social withdrawal, and sleep disorders. Research Objective: This study aims to examine the relationship between gadget usage duration and emotional mental health among grade 4 and 5 students at SDN Sarakan 3. Research Method: A descriptive quantitative approach with a cross-sectional design was employed. A total of 100 respondents were selected using purposive sampling. The instruments used were a gadget usage duration questionnaire and the Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ). Research Results: Bivariate analysis using the Spearman Rank test showed a significant relationship between gadget usage duration and child development (p-value = 0.000). Children who used gadgets for less than 2 hours per day showed good emotional development (94.4%), while those who used gadgets for more than 3 hours tended to fall into the moderate category (68.2%). Conclusion: Gadget usage duration affects emotional mental health in children. Time limitation and content supervision are essential to support optimal child development.
Implementasi Program Penanggulangan Wasting Di Puskesmas Oesapa Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang Tahun 2024 umbu, harihinto; Apris A. Adu; Rina Sirait; Fransiskus Gerado
Jurnal Kesehatan Vol 14 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v14i2.603

Abstract

Wasting merupakan kondisi berat badan anak yang jauh di bawah rentang normal (BB/TB < -2 SD). Berdasarkan data SSGI 2023, prevalensi wasting di Provinsi Nusa Tenggara Timur sebesar 9,0%, Kota Kupang sebesar 11,5%, dan tercatat di Puskesmas Oesapa sebanyak 568 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Program Penanggulangan Wasting 2024 di Puskesmas Oesapa dengan pendekatan sistem: input (SDM, pendanaan, sarana prasarana, metode), proses (perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, evaluasi), output (cakupan dan sasaran), dan outcome (indikator keberhasilan dan tindak lanjut). Penelitian deskriptif kualitatif ini melibatkan sembilan informan melalui wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SDM sudah memadai, namun wilayah layanan yang luas menjadi kendala. Pendanaan sudah mencukupi, namun sarana prasarana belum lengkap. Program sudah sesuai dengan juknis. Perencanaan dan pelaksanaan sudah sesuai dengan rencana kerja. Kasus wasting ditemukan pada saat penimbangan di posyandu. Pemantauan dan evaluasi berjalan dengan baik. Cakupan sudah baik, namun ada beberapa anak wasting yang tidak dapat ditangani karena berdomisili di luar Kota Kupang. Pada tahun 2024, program ini menargetkan pemulihan bagi 400 anak melalui kolaborasi lintas sektor, peningkatan sanitasi, akses air bersih, dan program pemberian makanan berbasis pangan lokal. Rekomendasi yang diberikan meliputi penyesuaian jadwal kunjungan, penilaian kebutuhan SDM, penyelesaian infrastruktur, dan peningkatan koordinasi lintas sektor.
Pengaruh Konseling Gizi Prakonsepsi Terhadap Pengetahuan Pada Wanita Pranikah Di Puskesmas Dumagin Anik Purwati; Indradewi Mokoginta
Jurnal Kesehatan Vol 14 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v14i2.605

Abstract

Wanita yang akan menikah sebaiknya mempersiapkan diri untuk periode prakonsepsi dengan mengonsumsi pola makan sehat. Konseling gizi prakonsepsi merupakan salah satu metode untuk meningkatkan kesadaran wanita yang akan menikah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengetahuan wanita yang akan menikah dipengaruhi oleh konseling gizi prakonsepsi di Pusat Kesehatan Masyarakat Dumagin, Sulawesi Utara. Dengan menggunakan desain One Group Pretest-Posttest, penelitian ini bersifat praeksperimental. Dengan menggunakan sampling total, sampel sebanyak tiga puluh orang dipilih. Untuk memperoleh data, digunakan sumber primer dan sekunder. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei dan presentasi PowerPoint yang memaparkan SOP konseling dalam bentuk materi nutrisi prakonsepsi. Analisis bivariat dan univariat digabungkan dalam pengolahan data. Dengan nilai p 0,001, temuan menunjukkan bahwa pengetahuan wanita pra-nikah berdampak pada jumlah responden (43,3%) yang menerima konseling gizi prakonsepsi dan jumlah responden (70,0%) yang menerimanya. Konseling gizi prakonsepsi berdampak pada pemahaman wanita pra-nikah, menurut temuan penelitian. Ada rekomendasi bagi tenaga kesehatan, terutama bidan, untuk memberikan nasihat kepada pasangan yang akan menikah dan bagi calon pengantin wanita untuk belajar lebih banyak agar siap menghadapi kehamilan. Kata kunci: konseling gizi prakonsepsi, pengetahuan, wanita pranikah
Hubungan Pendidikan Dan Pengetahuan Remaja Pra Nikah Terhadap Cara Penggunaan KB Suntik 1 Bulan Di PMB Neneng Mahfuzah Banjarmasin Anik Purwati; Nurul Jannah
Jurnal Kesehatan Vol 14 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v14i2.606

Abstract

Jumlah penduduk Indonesia terus bertambah setiap tahun. Menurut perkiraan, populasi Indonesia akan berlipat ganda setiap lima tahun jika laju pertumbuhan penduduk saat ini tetap tidak berubah. Salah satu hambatan bagi remaja putri pra-nikah dalam menggunakan kontrasepsi adalah kurangnya kesadaran mereka tentang alternatif yang tersedia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara penggunaan suntikan satu bulan di PMB Neneng Mahfuzah di Banjarmasin dan pengetahuan remaja pra-nikah. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif analitis cross-sectional, dan 50 peserta dipilih secara acak sebagai sampel. Penelitian ini menggunakan data primer, yaitu informasi yang dikumpulkan langsung dari responden. Metode analisis data yang digunakan adalah chi square. Sebanyak 12 orang (92,3%) dengan nilai p chi square 0,000 menunjukkan bahwa sebagian besar ibu memiliki pengetahuan yang baik tentang penggunaan kontrasepsi, berdasarkan hasil analisis cross-tabulation. Fakta bahwa Ha diterima dan Ho ditolak menunjukkan adanya hubungan antara penggunaan suntikan satu bulan di PMB Neneng Mahfuzah Banjarmasin dan kesadaran remaja pra-nikah. Kata kunci: Remaja Pranikah, KB suntik, Pengetahuan.
Hubungan Komunikasi Bidan Dengan Tingkat Kepuasaan Ibu Hamil Pada Pelayanan Antenatal Care Di Puskesmas Kobe Anik Purwati; Rostina
Jurnal Kesehatan Vol 14 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v14i2.607

Abstract

ABSTRAK Masalah kehamilan yang dapat diobati atau diatasi mungkin disebabkan oleh kurangnya pemahaman ibu hamil tentang pentingnya memeriksakan kehamilan mereka di fasilitas medis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kepuasan ibu hamil terhadap layanan perawatan pranatal di Pusat Kesehatan Masyarakat Kobe terkait dengan komunikasi bidan. Penelitian ini bersifat cross-sectional dan kuantitatif. Populasi penelitian terdiri dari wanita hamil yang kembali ke Pusat Kesehatan Masyarakat Kobe. Strategi sampling acak digunakan untuk memilih sampel 20 ibu hamil. Kuesioner digunakan sebagai alat penelitian, dan uji chi-square digunakan untuk pengelolaan dan analisis data. Ha disetujui karena temuan studi univariat menunjukkan hubungan yang signifikan antara kebahagiaan ibu dan komunikasi bidan di Pusat Kesehatan Masyarakat Kobe, dengan nilai p sebesar 0,000, yang secara signifikan di bawah ambang batas signifikansi konvensional <0,05 (p<α). Akibatnya, kepuasan ibu di Pusat Kesehatan Masyarakat Kobe pada tahun 2025 terbukti secara signifikan terkait dengan komunikasi bidan. Kata kunci: komunikasi bidan, kepuasaan, pelayanan antenatal care