cover
Contact Name
Septy
Contact Email
jurnalkesehatanyatsi@gmail.com
Phone
+6221-55725974
Journal Mail Official
jurnalkesehatanyatsi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Aria Santika No. 40A Margasari - Kec. Karawaci - Kota Tangerang
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 20869266     EISSN : 2654587X     DOI : 10.37048
Core Subject : Health,
Kesehatan Masyarakat dan lingkungan Pendidikan dan Promosi Kesehatan Manajemen Kesehatan Pencegahan Penyakit Kebidanan dan Perawatan Anak dan Maternitas Kesehatan dan Perilaku Sosial Gizi (Nutrisi Klinis dan Gizi Masyarakat) Keperawatan Medikal Bedah Keperawatan Komunitas, Gerontik, Jiwa
Articles 169 Documents
The Relationship Breastfeeding Position With Regurgitation Incidence In Infants 0-6 Months In Area TPMB Ike Fikih Fitriani's Work Dian Priharja Putri; Ike Fikih Fitriani
Jurnal Kesehatan Vol 13 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v13i2.377

Abstract

Latar Belakang Posisi menyusui yang tepat dapat membantu mengurangi kejadian regurgitasi (muntah setelah makan) pada bayi. Regurgitasi disebabkan oleh posisi menyusui yang salah sehingga dapat menyebabkan bayi menelan udara secara berlebihan, kemudian menyebabkan perut bayi terlalu kenyang, dan menimbulkan muntah-muntah setelah makan. Tujuan Penulisan : Untuk mengetahui hubungan antara posisi menyusui dengan terjadinya regurgitasi pada bayi usia 0-6 bulan di Wilayah Kerja TPMB Ike Fikih Fitriani. Metode Penelitian: Kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling sebanyak 76 orang ibu yang mempunyai bayi usia 0-6 bulan di wilayah kerja TPMB Ike Fikih Fitriani diambil secara non-probability sampling dengan metode side purposive. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil analisis menggunakan Chi-square pada penelitian ini diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,001 karena p-value < α (p-value < 0,05), maka dapat disimpulkan terdapat hubungan antara posisi menyusui dengan frekuensi menyusui. kejadian regurgitasi pada bayi usia 0-6 bulan di wilayah kerja TPMB Ike Fikih Fitriani.
Tingkat Kelelahan Dan Kecelakaan Kerja Perawat Ruang Rawat Inap Di Rumah Sakit Kabupaten Jember Purwandari, Retno; Argiyanti, Ardelia; Afandi, Alfid Tri
Jurnal Kesehatan Vol 13 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v13i2.436

Abstract

Kecelakaan kerja merupakan peristiwa yang sering terjadi pada tenaga kerja dan jumlahnya mengalami peningkatan setiap tahun. Rumah sakit berpotensi tinggi terjadinya kecelakaan kerja karena terdapat bahan yang mudah menyebabkan cidera. Perawat berisiko mengalami kecelakaan kerja yang lebih tinggi daripada tenaga kesehatan lain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat kelelahan dengan kecelakaan kerja pada perawat ruang rawat inap di rumah sakit Kabupaten Jember. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan rancangan cross sectional yang melibatkan 72 perawat sebagai sampel penelitian. Pengumpulan data menggunakan kuesioner kecelakaan kerja pada perawat dan Fatigue Assessment Scale dan dianalisis menggunakan uji kendall tau c. Terdapat hubungan tingkat kelelahan dengan kecelakaan kerja pada perawat ruang rawat inap dengan nilai signifikansi 0,000 dan koefisien korelasi 0,457. Kecelakaan kerja tidak hanya disebabkan oleh tingkat kelelahan, namun terdapat faktor lain yaitu kurangnya pelatihan K3 dan kondisi lingkungan yang berisiko. Penelitian ini dapat dikembangkan dengan menggunakan metode lain, seperti observasi.
Hubungan Dukungan Dan Motivasi Suami Terhadap Keputusan KB Pada Wanita Usia Subur Septy Ariani; Rita Harjianti
Jurnal Kesehatan Vol 13 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v13i2.448

Abstract

Penduduk terus meningkat seiring dengan berjalannya waktu. Republik Indonesia merupakan negara keempat dengan populasi terbanyak, dengan 272.229.372 orang pada Juni 2021. Pertambahan penduduk yang cepat ini akan menyebabkan hal yang serius terhadap keseimbangan sumber daya alam. Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah telah menerapkan berbagai strategi untuk mengontrol karena populasi yang meningkat, salah satu program Keluarga Berencana. Keluarga Berencana (KB) merupakan langkah untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam memperpanjang jangka waktu perkawinan, mengatur kelahiran, memperkuat ketahanan keluarga, serta meningkatkan kesejahteraan keluarga demi mencapai tujuan keluarga yang kompak, bahagia, dan sejahtera. Wanita usia subur (WUS) sangat membutuhkan dukungan suami, terutama dalam hal alat kontrasepsi. Suami yang positif akan mendorong istri untuk memilih alat kontrasepsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap kaitan antara dukungan serta motivasi suami dengan keputusan penggunaan KB pada wanita usia subur. Metode yang digunakan cross sectional. Total populasi 132 responden, jumlah sampel 99 responden dengan teknik random sampling, alat ukur berupa lembar kuesioner. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa p-value untuk dukungan suami adalah 0,000, yang menunjukkan adanya hubungan antara dukungan suami dengan keputusan penggunaan KB pada wanita usia subur, dengan nilai OR sebesar 16,600, yang mengindikasikan bahwa wanita yang didukung oleh suaminya memiliki peluang 16 kali lebih besar untuk menggunakan KB. Selain itu, p-value untuk motivasi sebesar 0,013 < 0,05 artinya adanya hubungan motivasi suami terhadap keputusan kb pada wanita usia subur. Kesimpulannya, ada hubungan yang signifikan antara dukungan dan motivasi suami dengan keputusan KB pada wanita usia subur.
Pengaruh Edukasi Video Terhadap Pengetahuan Ibu Hamil Trimester III Tentang Asi Eksklusif Ice Imiliana; Novita Puspita Dewi; Eka Vicky Yulivantina
Jurnal Kesehatan Vol 13 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v13i2.452

Abstract

WHO menyatakan rerata angka pemberian ASI eksklusif tahun 2022 sebesar 44%. Capaian ASI eksklusif di Indonesia tahun 2022 sebesar 67,96%. Capaian ASI eksklusif di Kalimantan Barat tahun 2022 sebesar 63,62%. Data dari Puskesmas Pusat Damai, cakupan ASI eksklusif tahun 2022 sebesar 41,77%. Berbagai upaya dalam meningkatkan pengetahuan yang salah satunya dengan edukasi menggunakan video merupakan media yang mampu merangsang kemampuan otak sehingga menimbulkan pemahaman yang lebih. Tujuan penelitian ini ialah diketahuinya pengaruh edukasi video dan leaflet terhadap pengetahuan ibu hamil trimester III tentang ASI Eksklusif di Kecamatan Parindu Kabupaten Sanggau. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode quasi eksperimen dua kelompok dengan jumlah populasi 40 ibu hamil dan sampel sebesar 20 responden kelompok edukasi video dan 20 responden kelompok edukasi leaflet. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan instrumen penelitian menggunakan video dan leaflet dan kuesioner yang berjumlah 20 pertanyaan. Pengetahuan ibu hamil sebelum dan sesudah diberikan edukasi video dengan nilai mean 70,50-94,00, serta ibu hamil sebelum dan sesudah diberikan edukasi leaflet dengan nilai mean 80,00-85,50. Hasil uji Mann Whitney didapati nilai p-value sebesar 0,000<0,05. Ada pengaruh perlakuan yang diberikan kepada ibu hamil menggunakan edukasi video sangat efektif untuk meningkatkan tingkat pengetahuan ibu hamil trimester III tentang ASI eksklusif. Diharapkan kepada ibu hamil untuk dapat meningkatkan pengetahuan tentang ASI eksklusif guna mengurangi permasalahan laktasi.
Hubungan Pengetahuan Tentang Pengobatan Pre- Exposure Prophylaxis (PrEP) Dengan Pencegahan Sekunder Pada Orang Lelaki Suka Lelaki (LSL) Nurul Khidayah; Zahrah Maulidia Septimar; Ayu Pratiwi
Jurnal Kesehatan Vol 13 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v13i2.456

Abstract

Pencegahan sekunder terhadap Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Penyakit Menular Seksual (PMS) semakin penting, terutama bagi orang yang melakukan hubungan seksual dengan sesama jenis (LSL), mengingat risiko yang lebih tinggi yang mereka hadapi. World Health Organization (WHO) mencatat bahwa kasus infeksi HIV terus meningkat secara global, dengan kelompok LSL menjadi salah satu kelompok risiko tinggi. Berbagai inisiatif pencegahan, termasuk penggunaan terapi antiretroviral (ART) Pre-Exposure Prophylaxis (PrEP), telah diperkenalkan untuk mengurangi dampak penyakit ini. Untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan tentang Pre-Exposure Prophylaxis (PrEP) dengan praktik pencegahan sekunder terhadap Human Immunodeficiency Virus (HIV) pada orang lelaki yang memiliki hubungan seksual dengan sesama lelaki (LSL) di Kota Tangerang. Penelitian ini akan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional, serta analisis uji chi-square. Teknik yang digunakan untuk mengambil sampel adalah teknik random sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 105 responden. Berdasarkan analisa bivariate dengan menggunakan uji chi-square bahwa p-value 0,000 < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima yang artinya terdapat Hubungan Pengetahuan Tentang Pengobatan Pre-Exposure Prophylaxis (PREP) Dengan Pencegahan Sekunder Pada Orang Lelaki Suka Lelaki. bahwa Pengetahuan Pengobatan Preep Pada Pencegahan Sekunder Lelaki Suka Lelaki berkategori Tidak Pernah sebanyak 27 responden (25,7%), berkategori Jarang sebanyak 23 responden (21,9%), berkategori Sering sebanyak 33 responden (31,4%), dan berkategori Selalu sebanyak 22 responden (21,0%. Terdapat hubungan antara pengetahuan tentang Pre-Exposure Prophylaxis (PrEP) dengan praktik pencegahan sekunder terhadap Human Immunodeficiency Virus (HIV) pada orang lelaki yang memiliki hubungan seksual dengan sesama lelaki (LSL).
Hubungan Antara Work Family Conflict Dengan Stres Kerja Pada Guru Perempuan Di Sekolah Se Kecamatan Karawaci Nurlaili Noviyanti; Rina Puspita Sari; Ayu Pratiwi
Jurnal Kesehatan Vol 13 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v13i2.457

Abstract

Keselamatan kerja adalah kondisi di mana karyawan dilindungi dari cedera yang disebabkan oleh kecelakaan ditempat kerja. Faktor-faktor lingkungan kerja yang mengancam keselamatan termasuk kemungkinan kebakaran berupa cedera fisik seperti lebam, keseleo, cedera tulang, hilangnya anggota badan, serta masalah pandangan dan pendengaran. Keselamatan kerja di kalangan guru di sekolah meliputi, stres kerja sering disebabkan oleh beban kerja yang signifikan, seperti tugas administrasi sekolah dan kelas, perencanaan jurnal pengajaran, penyusunan rencana pembelajaran, penyesuaian dengan kurikulum, serta penilaian dan analisis materi pelajaran dalam berbagai siklus pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mencari hubungan antara work family conflict dengan stres kerja pada guru perempuan di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan desain cros sectional, teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner work family conflict dan DASS (Depression, Anxiety, Stres Scale). Hasil analisis menunjukan bahwa 72 guru (67,9%) tidak mengalami stres kerja atau dalam kondisi normal, 15 guru (14,2%) mengalami stres kerja ringan, 12 guru (11,3%) mengalami stres kerja sedang dan 7 guru (6,6%) mengalami stres kerja berat. Menurut analisis uji chi-square, konflik kerja-keluarga dengan stres kerja di sekolah menunjukkan hasil p-value 0,000 (< 0,005), yang mengindikasikan adanya korelasi antara work family conflict dengan stres kerja pada guru perempuan di sekolah se Kecamatan Karawaci Kota Tangerang.
Korelasi Jarak Kehamilan Dengan Ketaatan Antenatal Care Pada Ibu Hamil suoth, yanti maslin; Keswara, Nila Widya; Ilmiah, Widia Shofa
Jurnal Kesehatan Vol 13 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v13i2.461

Abstract

Pendahuluan: Ibu hamil mengunjungi bidan atau dokter untuk mendapatkan perawatan antenatal sejak awal kehamilan. Resiko tinggi kehamilan adalah kelainan yang berbahaya yang dapat menyebabkan kematian ibu. Salah satu cara penting untuk mengurangi angka kematian ibu dan anak adalah dengan melakukan pemeriksaan kehamilan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan dan sikap Ibu Tentang Resiko Tinggi Kehamilan Dengan Kelengkapan Antenatal Care (ANC) Di Desa Wailang Minahasa Selatan Tahun 2023. Metode: Penelitian ini dirancang dengan menggunakan observasi analitik dan pendekatan cross-sectional. Jumlah responden terdiri dari 66 hamil, yang sedang hamil di usia 37 hingga 40 minggu, yang datang ke Posyandu sepanjang tahun 2023. Metode pengambilan sampel nonprobability dan teknik purposive yang digunakan. Analisa bivariat lambda digunakan untuk melakukan uji statistik pada penelitian ini. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa sebagian besar responden tidak patuh terhadap pemeriksaan ANC dimana akhirnya angka kunjungan ANC cukup rendah. Dari hasil Analisa bivariat diketahui ada korelasi antara Jarak Kehamilan dengan Ketaatan ANC pada Ibu Hamil dengan nilai p-value = 0.029, yang menunjukkan adanya hubungan signifikan antara jarak kehamilan dan ketaatan ANC pada tingkat signifikansi 5% (karena p-value < 0.05). Selain itu, nilai korelasi (r) sebesar 0.592 mengindikasikan adanya hubungan yang cukup kuat antara kedua variabel ini. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan dan cukup kuat antara jarak kehamilan dengan ketaatan dalam mengikuti pemeriksaan ANC. Ini menunjukkan bahwa jarak kehamilan dapat mempengaruhi ketaatan ibu dalam menjalani pemeriksaan ANC. Pengaturan jarak antar kehamilan perlu menjadi perhatian dalam upaya meningkatkan ketaatan ibu terhadap ANC, untuk mendukung kesehatan ibu dan anak secara optimal.
Pemilihan Lensa Kacamata Safety Beresep Pada Karyawan Di PT. Smelting Kota Gresik Jazuli, Rifki; Shirmohamad, Yusron; Tjandra, Rita; Rokhman, Abdul
Jurnal Kesehatan Vol 13 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v13i2.476

Abstract

Kecelakaan kerja pada pengolahan tembaga dapat dicegah dengan mengunakan alat pelindung diri (APD), setiap perusahaan konstruksi wajib menyiapkan APD bagi pekerjanya, dan memastikan bahwa alat tersebut benar-benar dipakai oleh pekerja tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengunaan kacamata safety pada pekerja PT.Smelting Kota Gresik. Desain penelitian ini menggunakan analisis deskriptif data sekunder dengan jumlah sampel sebanyak 34 karyawan PT. Smelting Kota Gresik. Data sekunder diperoleh dari data rekap resep di klinik PT. Smelting Kota Gresik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar karyawan mengalami hipermetropia sebanyak 52.94%. Seluruh karyawan menggunakan lensa polykarbonat. Pemasangan lensa harus sesuai resep dengan ada toleransi pemasangan di ANSI / ISEA Z87.1-2020.
Gambaran Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Pada Pengunjung Tempat Wisata Bukit Cinta Lembata Tahun 2023 Rahayu, Elisabeth Tri; Ribka Limbu; Marni; Deviarbi S. Tira
Jurnal Kesehatan Vol 13 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v13i2.479

Abstract

Tempat-tempat umum (TTU) adalah tempat, fasilitas, atau sarana yang sering digunakan untuk kegiatan atau acara komunitas oleh instansi pemerintah, swasta atau individu. Tempat wisata merupakan salah satu tempat umum yang memungkinkan untuk menjadi tempat pencemaran lingkungan, penyebaran penyakit, maupun gangguan kesehatan lainnya. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku hidup bersih dan sehat pada pengunjung Tempat Wisata Bukit Cinta Lembata. Jenis penelitan yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Sampel penelitian ini berjumlah 100 responden, dengan teknik pengambilan sampel yakni accidental sampel. Responden dalam penelitian ini adalah pengunjung Tempat Wisata Bukit Cinta Lembata. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat. Hasil penelitian ini menemukan bahwa perilaku mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun kategori kurang baik sebesar 100 responden (100%). Perilaku menggunakan jamban sehat kategori kurang baik 60 responden (60%). Perilaku membuang sampah pada tempatnya kategori kurang baik 62 responden (62%), dan perilaku merokok kategori kurang baik 52 responden (52%). Berdasarkan hasil penelitian ini, perilaku hidup bersih dan sehat pada pengunjung Tempat Wisata Bukit Cinta Lembata berada dalam kategori kurang baik. Diharapkan kepada pengelola Tempat Wisata Bukit Cinta Lembata agar dapat menyediakan sarana penunjang dan memperhatikan kebersihan sarana yang telah tersedia agar memudahkan dan mendukung praktik PHBS oleh pengunjung di tempat wisata Bukit Cinta Lembata.
Determinan Perilaku Yang Berhubungan Dengan Kejadian Diare Pada Balita ratu djia, betru; Marni; Eryc Z. Haba Bunga; Agus Setyobudi
Jurnal Kesehatan Vol 13 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v13i2.480

Abstract

Puskesmas Seba merupakan salah satu puskesmas yang terletak di kecamatan Sabu Barat Kabupaten Sabu Raijua. Penyakit diare merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada balita di dunia setiap tahunnya terdapat 525.000 kasus balita meninggal dunia akibat diare. Terdapat beberapa faktor yang dapat meningkatkan resiko balita mengalami diare antara lain: Pengetahuan ibu, pendidikan, pekerjaan, motivasi, dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan determinan perilaku yang berhubungan dengan kejadian diare pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Seba Kecamatan Sabu Barat Kabupaten Sabu Raijua. Jenis Penelitian ini adalah observasional dengan desain Cross Sectional. Sampel dalam penelitian sebesar 56 kasus. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu simple random sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis Univariat dan Bivariat. Data dianalisis dengan menggunakan uji square dengan tingkat kemaknaan ɑ=0,05. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara Pengetahuan (p=0,004), Pekerjaan, (p=0,033), Pendidikan (p=0,047), Motivasi (p=0,011), Lingkungan (p=0,022). Puskesmas dapat melakukan penyuluhan tentang pentingnya pencegahan diare dengan cara turun langsung ke Posyandu serta memperbanyak media informasi.