cover
Contact Name
Azuwandri
Contact Email
azuwandri24@gmail.com
Phone
+6282289598493
Journal Mail Official
azuwandri24@gmail.com
Editorial Address
Jl. Cimanuk KM. 6,5 Kota Bengkulu.
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Stia Bengkulu : Committe To Administration For Education Quality
ISSN : 20880510     EISSN : 28279921     DOI : https://doi.org/10.56135/jsb
Core Subject : Social,
STIA Bengkulu Journal with p-ISSN 2088-0510, is a publication media to channel scientific works of lecturers, theoretical and practitioners in the field of public administration, as well as observers of public administration. This journal is published by the Bengkulu Public Administration Study Program. Publish the results of research, original thinking, development, teaching, popular writing, and book studies in the field of public administration.
Articles 80 Documents
DILEMA PENGELOLAAN DANA DESA MASA PANDEMI COVID 19 ancha ancha; Desita Rahayu; Romdana Yahya
Jurnal STIA Bengkulu Vol 9 No 2 (2023): Juli
Publisher : STIA Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56135/jsb.v9i2.108

Abstract

Perubahan kebijakan dana desa sangat mempengaruhi implementasi berbagai kebijakan lain di desa yang semula pendanaannya berasal dari dana desa. Perubahan skema implementasi pengelolaan dana desa dalam rangka pencegahan dan penanganan wabah salah satu bentuknya adalah BLT-Dana Desa untuk masyarakat Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan pembangunan beberapa fasilitas pencegahan dan penanggulangan wabah covid-19. Implementasi pengelolaan dana desa sebelum pandemi saja mengalami beberapa masalah atau hambatan, bagaimana pula implementasi pengelolaan dana desa selama masa pandemi yang telah mengalami perubahan skema? Hal inilah yang melatarbelakangi sekaligus menjadi pertanyaan dalam penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskrisikan implementasi perubahan pengelolaan dana desa masa pandemi covid-19. Manfaat teoritis dari penelitian ini adalah agar dapat memberikan sumbangan pemikiran dalam pengembangan ilmu pengetahuan terutama dalam bidang implementasi kebijakan pengelolaan dana desa masa pandemi covid-19 dan menjelang era normal baru. Sedangkan manfaat praktis adalah diharapkan dapat menyumbangkan solusi terhadap masalah atau faktor penghambat dalam implementasi kebijakan pengelolaan dana desa masa pandemi covid-19..Teori implementasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah George C. Edward III. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan unit analisis masyarakat penerima manfaat, perangkat desa, informan dipilih dengan priposive dan snowball sampling, dan data akan dianalisa dengan cara interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PKH di desa Srikaton telah efektif walaupun masih belum optimal. Agar program ini terlaksana lebih baik dibutuhkan proses seleksi berkala sesuai kebutuhan sehingga data yang diperoleh selalu update atau sesuai dengan kondisi lapangan.
PENGELOLAAN PASAR INDUK PAGAR DEWA KOTA BENGKULU ( Studi Pada UPTD Pasar Pagar Dewa Kota Bengkulu ) Nour Fahrozi; Dhika Alfatah
Jurnal STIA Bengkulu Vol 9 No 2 (2023): Juli
Publisher : STIA Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56135/jsb.v9i2.109

Abstract

Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa, Pengelolaan Pasar Induk Pagar Dewa Kota Bengkulu yang dikelola oleh UPTD Pasar Pagar Dewa Kota Bengkulu berdasarkan Peraturan Walikota Bengkulu nomor 21 Tahun 2018 tentang Pembentukan Unit Pelaksana Teknis Daerah Pasar Pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bengkulu, belum berjalan dengan optimal, hal ini terlihat dari hasil penelitian dari aspek-aspek penelitian yang meliputi : Pengelolaan Lingkungan, belum terkelola dengan baik yang ditunjukan dengan kondisi pasar yang belum tertata dengan baik, kebersihan masih kurang dan belum nyaman. Pengelolaan Sarana dan Prasarana belum dilakukan dengan baik, yang dapat dilihat dari bangunan yang ada, los/kios yang berjumlah 615 petak, yang ditempati baru 278 petak yang belum ditempati 337 petak. Sedangkan sisanya berupa auning dan tenda-tenda plastik.Tempat parkir belum dikelola dengan baik, masih belum teratur dimana antara kendaraan roda dua dan roda empat masih menyatu. WC sudah ada sebanyak 10 buah tetapi yang masik bisa digunakan hanya 3 buah, sedangkan tempat sampah masih sangat kurang yaitu hanya tersedian 1 buah sebagai tempat pembuangan sampah sementara. Pengelolaan Kelembagaan belum dikelola dengan baik dan belum melaksanakan manajemen professional meskipun struktur organisasi dan Tugas Pokok dan Fungsi sudah ada tetapi UPTD Pasar Pagar Dewa Kota Bengkulu belum memiliki Visi dan Misi, Program Kerja dan Standar Operasional Kerja (SOP). Pengelolaan Sumber Daya Manusia juga belum dikelola dengan baik, yang dapat dikietahui dari data yang ada hanya memiliki 5 orang karyawan dan belum ada tenaga fungsional tertentu yang sesuai dengan kebutuhan dalam pengelolaan pasar. Pengelolaan pasar dapat berjalan dengan baik jika UPTD Pasar Pagar Dewa Kota Bengkulu dapat melaksanakan Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 20 Tahun 2012, tentang Pengelolaan dan Pemberdayaan Pasar Tradisional, dimana pada peraturan tersebut bila pasar belum memiliki sarana dan prasarana yang memadai dapat mengajukan dana APBD melalui kegiatan sesuai dengan rencana fisik dan nonfisik. Bila peraturan tersebut dapat dipedomani dalam pengelolaan pasar tradisional maka akan terciptalah pasar yang lebih baik, terorganisir, nyaman, bersih dan teratur sehingga dapat meningkatkan jumlah pengunjung pasar dan pada akhirnya dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
INOVASI PELAYANAN PUBLIK (STUDI PADA LEMBAGA LEMBAGA LAYANAN PENDIDIKAN TINGGI WILAYAH II) Dian Agraini
Jurnal STIA Bengkulu Vol 9 No 2 (2023): Juli
Publisher : STIA Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56135/jsb.v9i2.110

Abstract

Menindaklanjuti amanat UU Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik dan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 15 Tahun 2014 tentang Pedoman Standar Pelayanan, LLDIKTI Wilayah II telah menetapkan Standar Pelayanan serta maklumat pelayanan LLDIKTI Wilayah II dengan memperhatikan kebutuhan pelayanan dari stakeholder dan disesuaikan dengan sarana dan prasarana serta kemampuan dari pelaksana pada LLDIKTI Wilayah II. Standar Pelayanan adalah tolok ukur yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan pelayanan dan acuan penilaian kualitas pelayanan sebagai kewajiban dan janji penyelenggara kepada masyarakat dalam rangka pelayanan yang berkualitas, cepat, mudah, terjangkau, dan terukur. Berdasarkan hal tersebut maka ditetapkanlah Standar Pelayanan LLDIKTI Wilayah II yang terdiri dari 52 (lima puluh dua) jenis standar pelayanan meliputi persyaratan, prosedur, waktu, biaya, produk pelayanan dan penanganan pengaduan saran dan masukan sebagai panduan dalam pemberian pelayanan bagi stakeholder yang membutuhkan. Sebelumnya, administrasi pelayanan di LLDIKTI melaksanakan pelayanan manual yaitu secara tatap muka dan pengumpulan berkas (hardcopy). Hal ini tentu saja menimbulkan masalah dalam hal jarak dan waktu. Sebagai contoh dalam melakukan pengurusan jenjang biasanya seorang dosen akan melengkapi berkas persyaratan dan dikumpulkan untuk kemudian diproses oleh Petugas LLDIKTI Wilayah II. Sebagai bentuk penerapan layanan digital LLDIKTI II mulai melakukan perubahan agar kendala jarak dan waktu dapat diminimalisir dengan memberikan pelayanan secara online. Berdasarkan latar belakang tersebut Penulis tertarik untuk meneliti bagaimana Inovasi pelayanan public serta menganalisasi apa saja factor-faktor yang mempengaruhi proses tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian penelitian deskriptif kualitatif melalui hasil observasi dan wawancara. Pengambilan data akan dilakukan dengan melibatkan LLDIKTI Wilayah II dalam proses pelayanan public serta pengguna layanan yaitu Perguruan Tinggi, Dosen dan Tenaga Kependidikan. Adapun penekanan konsep penelitian disesuaikan dengan lima karakteristik yang digunakan untuk mengevaluasi kualitas pelayanan, yaitu : Bukti langsung (tangibles), kehandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance), serta empati (emphaty) yang terjadi dalam Inovasi Pelayanan Publik Di LLDIKTI II menunjukan bahwa telah dilaksanakan secara optimal walaupun masih mengalami kendala karena factor oleh kurangnya sumber daya manusia baik secara kualitas dan kuantitas, dan rendahnya penyerapan informasi dari LLDIKTI II kepada stakeholder. .
PENGARUH PENGALAMAN DAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP KINERJA PEGAWAI (Studi Kasus Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kaur) Ridianto Ridianto
Jurnal STIA Bengkulu Vol 9 No 2 (2023): Juli
Publisher : STIA Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56135/jsb.v9i2.111

Abstract

Pengalaman bekerja pada pekerjaan sejenis perlu mendapatkan pertimbangan dalam penempatan tenaga kerja. Kenyataan menunjukkan makin lama tenaga kerja bekerja, makin banyak pengalaman yang dimiliki tenaga kerja yang bersangkutan Kecerdasan emosional adalah kemampuan untuk mengenali perasaan sendiri dan perasaan orang lain, kemampuan memotivasi diri sendiri dan kemampuan mengelolah emosi dengan baik pada diri sendiri dan dalam hubungan dengan orang lain. Kinerja adalah hasil atau tingkat keberhasilan seseorang secara keseluruhan selama periode tertentu di dalam melaksanakan tugas dibandingkan dengan berbagai kemungkinan, seperti standar hasil kerja, target atau sasaran atau kriteria yang telah ditentukan terlebih dahulu dan telah disepakati bersama. Penelitian ini merupakan bersifat deskirptif analitik dengan rancangan penelitian cross sectional dimana penelitian ini untuk mempelajari dinamika korelasi antara variabel bebas.pengujian menggunakan SPSS 16.0. Dari hasil penelitian tersebut maka Pengalaman dan Kecerdasan emosional berpengaruh signifikan terhadap perkembangnya
Analisis Komunikasi Interpersonal Keluarga Batak Dalam Film Ngeri-Ngeri Sedap Yunita Kurnia; Yanto; Sapta Sari
Jurnal STIA Bengkulu Vol 9 No 2 (2023): Juli
Publisher : STIA Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56135/jsb.v9i2.112

Abstract

The purpose of this research is to analyze the interpersonal communication of Batak family in Ngeri-Ngeri Sedap movie. The method used is qualitative because it is related to the semiotic approach. The results of this study show that the results of the research analysis show that interpersonal communication in the family is important and seen in interpersonal communication in the film has respect (respect) in the movie Ngeri-Ngeri Sedap, namely listening to each other what others are talking about, empathy (feeling), namely the attitude shown by family members who are feeling what other people feel, especially family members, audible (understood), namely the way the prospective son-in-law is understood by his prospective in-laws, clarity (openness), namely the attitude of openness with family members so as not to cause misunderstanding, and Humble (humble), namely the attitude of the head of the family apologizing with his family members.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAH TENTANG PENYALURAN BANTUAN KELUARGA HARAPAN (PKH) (Studi Kajian Tentang Penyaluran PKH di Desa Sendawar Kec. Semidang Alas Maras) rati julia; Tri Purwanti; Ovita Charolina
Jurnal STIA Bengkulu Vol 9 No 2 (2023): Juli
Publisher : STIA Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56135/jsb.v9i2.113

Abstract

tujuan penelitian ini pada dasarnya untuk mengetahui Implementasi Kebijakan Pemerintah tentang Penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Sendawar Kec. Semidang Alas Maras, Kabupaten Seluma dan mengetahui faktor pendukung sekaligus faktor penghambat dalam pelaksanaan penyaluran PKH. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah model Miles dan Huberman meliputi pengumpulan data, penyajian data, reduksi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan pemerintah tentang penyaluran program keluarga harapan (PKH) berjalan dengan baik dan lancar terutama pada tahap penetapan calon penerima PKH, Penetapan KPM PKH, Pendampingan, Peningkatan kemampuan Keluarga penerima manfaat KPH dan transformasi peserta. Sedangkan tahapan lainnya mengalami sedikit hambatan yaitu perencanaan, validasi data calon penerima PKH, penyaluran PKH, Verifikasi Komitmen dan Pemutakhiran Data.
Pengaruh Iklim Organisasi dan Komitmen Organisasi terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) Dimediasi Kepuasan Kerja Karyawan Kiki Sarianti; Ramadhi Ramadhi
Jurnal STIA Bengkulu Vol 9 No 2 (2023): Juli
Publisher : STIA Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56135/jsb.v9i2.117

Abstract

Tujuan Penelitian untuk mengetahui pengaruh Iklim organisasi dan komitmen organisasi Terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) Dimediasi Kepuasan Kerja Sebagai variabel Intervening Pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kerinci. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan dengan analisis regresi linear berganda dan analisis jalur. Hasil penelitian yang didapatkan berdasarkan Uji Parsial (Uji t) model 1 diperoleh: (a) Terdapat pengaruh positif dan signifikan Iklim organisasi terhadap kepuasan kerja, 2,677 > t-tabel 1,669. (b) Terdapat pengaruh positif dan signifikan komitmen organisasi terhadap kepuasan kerja, 5,054 > t-tabel 1,669. Hasil penelitian yang didapatkan berdasarkan Uji Parsial (Uji t) model 2 diperoleh: (a) Terdapat pengaruh signifikan Iklim organisasi terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB), 3,842 > t-tabel 1,669.(b) Terdapat pengaruh signifikan komitmen organisasi terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB), 2,093 > t-tabel 1,669 (c) Terdapat pengaruh tidak signifikan kepuasan kerja terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB), 0,325 < t-tabel 1,669. Dengen demikian pengaruh Iklim organisasi dan komitmen organisasi Terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) Dimediasi Kepuasan Kerja Sebagai variabel Intervening tersebut sudah layak dan benar.
Implementation Evaluation of Public Participation in Drafting Laws Application as A Realization of Bureaucracy Reform Principles in the House of Representatives of the Republic of Indonesia Muhamad Arby Hariawan
Jurnal STIA Bengkulu Vol 9 No 2 (2023): Juli
Publisher : STIA Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56135/jsb.v9i2.120

Abstract

In order to implement good public service, bureaucracy reform principles are being applied by multitudinous government institutions. The House of Representatives of the Republic of Indonesia with the Center for Drafting Laws as its expert institution in drafting law has constructed an innovation which is called the Public Participation in Drafting Laws application as a realization of the earlier principles. This research was designed to evaluate the implementation of bureaucracy reform values in the Public Participation in Drafting Laws application. Moreover, this research used a qualitative descriptive approach as a way to acquire comprehensive understanding about the application of bureaucracy reform points in the released innovation as a main focus of the research. Researcher used Implementation Evaluation Model Theory by Stake as the grand analysis. In addition, essential data to strengthen this study was collected by doing several methods such as interview, observation, and literature study. The result of this research reports that the principles in the transformation of the bureaucracy ecosystem have been implemented by the House of Representatives in the Public Participation in Drafting Laws application in several occasions such as planning, providing resources, coordinating, and monitoring. However, implementing and evaluating require to be developed as a way to ameliorate this innovation.
Pengaruh Komunikasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PTPN VI Unit Usaha Rimbo Satu Kabupaten Tebo Provinsi Jambi Fajar Ifan Dolly; Tarjo Tarjo; Rifka Dwi Aulia
Jurnal STIA Bengkulu Vol 10 No 1 (2024): Januari
Publisher : STIA Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56135/jsb.v10i1.128

Abstract

This research was conducted to determine whether the effect of work communication on employee performance at PT. Perkebunan Nusantara VI Rimbo Satu Business Unit, effective communication is needed to maintain relationships with employees requiring effective communication. Continuous communication is a must because through communication various matters relating to organizational life are conveyed by one party to another. This study used a quantitative method, namely descriptive analysis with simple linear regression analysis. Data collection techniques used were questionnaires and observation.The population in this study were all employees of PT. Perkebunan Nusantara Rimsa Business Unit which will be sampled is 65 employees.Withdrawal of research samples using the total techniquesample fed up. The results of the study show that the work communication variable (X) has a significant effect on employee performance (Y) with tcount 12.076 > ttable1998 and a significant level of 0.000 ˂ 0.05. The contribution is quite large with a coefficient of determination of 69.8% which can be interpreted that the independent variable work communication (X) has a contribution of 69.8% to the employee performance variable (Y) and 30.2% is influenced by other factors outside the work communication variable (X).
Evaluasi Kebijakan Pemerintahan Daerah Provinsi Bengkulu Melalui Renja Tahun 2016-2021 dalam Peningkatan Pariwisata Studi Kasus Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu Yohanes Susanto; Wita Hairani
Jurnal STIA Bengkulu Vol 10 No 1 (2024): Januari
Publisher : STIA Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56135/jsb.v10i1.130

Abstract

This research aims to evaluate the Regional Government Policy of Bengkulu Province for 2016-2021 through Renja to Improve Tourism. This research uses descriptive analysis methods. The data collection technique in this study uses the documentation method. The data used is secondary data sourced from books, literature, journals, reports and official information from state institutions as well as accessed via the internet. Based on research, it is known that the Bengkulu Provincial Government's policy in the work plan of the Bengkulu Province tourism office for 2016-2021, if we look at the progress each year through the planned programs, has been achieved and is right on target, even though there are also some programs that have not been achieved, overall they have been achieved very well. . In 2016-2017 the existing programs included increasing destination development, increasing ease of investment and professionalism of human resources, as well as increasing new creative economic actors in developing the creative economy, then in 2018-2019 the programs achieved were improvements to the follow-up program from the previous year including development tourism marketing, development of tourism products and services, development of tourist destinations and development of the creative economy, then in 2020-2021 we will know that the Indonesian nation, even on an international scale, is experiencing an outbreak of the Covid-19 virus, therefore the regional government of Bengkulu Province is focused on dealing with recovery from the impact of the Covid-19 pandemic.