cover
Contact Name
Nopriyeni
Contact Email
jrips@umb.ac.id
Phone
+6285769107200
Journal Mail Official
jrips@umb.ac.id
Editorial Address
Jl. Bali, Kp. Bali, Kec. Tlk. Segara, Kota Bengkulu, Bengkulu 38119
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Sains (JRIPS)
ISSN : 28095200     EISSN : 28095219     DOI : https://doi.org/10.36085/jrips
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Sains (JRIPS) terbit sejak tahun 2022, diterbitkan dua kali dalam satu tahun. Merupakan jurnal penelitian yang menyajikan artikel-artikel dalam 2 bidang ilmu yaitu pendidikan sains (Kurikulum, Inovasi, Media, Assesment, Evaluasi, Manajemen dan Kebijakan, studi literature, eksperimen serta aplikasinya dalam pembelajaran. Biologi Murni (Keragaman hayati, ekologi, lingkungan). Setiap naskah yang dikirim ke Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Sains akan direview oleh pakar dibidangnya.
Articles 66 Documents
PENERAPAN PROJECT BASED LEARNING (PjBL) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MAHASISWA SEMESTER III AKADEMI ANALIS KESEHATAN MATERI BAKTERI Staphylococcus aureus Lilis Suryani; septi puspita sari; Jayanti Syahfitri
Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Sains (JRIPS) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jrips.v5i1.9725

Abstract

Pada pelaksanaan pendidikan, pendidik dituntut untuk memiliki keterampilan mengelola kelas dan memberikan bimbingan kepada mahasiswa sehingga tercapai perubahan yang diharapkan, khususnya dalam penguasaan materi pembelajaran. Namun, masih banyak pendidik yang kurang memperhatikan metode pengajaran dan hasil belajar mahasiswa. Sebagian pendidik menerapkan metode pembelajaran yang kurang variatif, yang menyebabkan mahasiswa cepat merasa jenuh, materi pembelajaran mudah terlupakan, dan berdampak pada hasil belajar. Tujuan penelitian ini untuk menelaah penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan hasil belajar mahasiswa semester III AAKHB pada materi bakteri Staphylococcus aureus. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan populasi seluruh mahasiswa Akademi Analis Kesehatan, sampel penelitian yaitu mahasiswa semester III AAKHB sebanyak 38 Mahasiswa. Tolak ukur keberhasilan penelitian ini adalah tercapainya ketuntasan belajar mahasiswa individual dan klasikal pada materi bakteri Staphylococcus aureus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Siklus I, ketuntasan belajar mahasiswa mencapai 42,11% pada pertemuan pertama dan mengalami peningkatan menjadi 68,42% pada pertemuan kedua. Selanjutnya, pada Siklus II ketuntasan belajar meningkat menjadi 78,95% pada pertemuan ketiga dan mencapai 92,11% pada pertemuan keempat dengan nilai ≥ 75. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) berkontribusi positif terhadap peningkatan hasil belajar mahasiswa. Kata Kunci: Hasil Belajar, PjBL, PTK,  Staphylococcus aureus.  
Pengembangan Asesmen Formatif Interaktif Berbasis Mentimeter Untuk Meningkatkan Keterlibatan Aktif Siswa Dalam Asesmen Salsabilla Maharani; Ana Ratna Wulan
Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Sains (JRIPS) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jrips.v5i1.9727

Abstract

Penelitian ini bertujuan merancang prototipe asesmen formatif interaktif berbasis Mentimeter untuk meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam asesmen pada pembelajaran Biologi kelas X dengan fokus materi keanekaragaman hayati. Kajian dilaksanakan pada tahun 2025 di salah satu sekolah swasta di Kota Bandung melalui tahapan analisis kebutuhan, penyusunan desain asesmen, pembangunan prototipe, uji coba terbatas, dan evaluasi hasil. Subjek uji coba terdiri atas 12 siswa. Data dikumpulkan melalui log respons Mentimeter (tingkat partisipasi dan intensitas kontribusi), dokumentasi kegiatan, serta angket respons siswa. Hasil menunjukkan partisipasi pada komponen kuis berada pada rentang 91,7%–100% dengan rata-rata 97,2%, sedangkan intensitas kontribusi pada aktivitas yang menuntut ide dan interaksi mencapai rata-rata 1,33 respons per siswa (pertanyaan terbuka) dan 1,67 kontribusi per siswa (fitur tanya jawab). Pada komponen self-assessment, partisipasi pertanyaan terbuka konsisten 100% pada dua sesi, dengan intensitas refleksi meningkat dari 1,08 menjadi 1,25 respons per siswa. Angket menunjukkan penerimaan siswa sangat positif, terutama pada kemudahan penggunaan, kecepatan umpan balik, dan dorongan untuk berpartisipasi. Kontribusi ilmiah penelitian ini terletak pada penyediaan rancangan prototipe asesmen formatif interaktif beserta indikator operasional keterlibatan aktif (partisipasi dan intensitas kontribusi) yang dapat dijadikan acuan praktis dan terukur bagi pendidik dalam mengimplementasikan asesmen formatif digital pada materi Biologi, serta memberikan bukti empirik awal bahwa desain aktivitas Mentimeter dapat meningkatkan keterlibatan siswa secara konsisten pada format pertanyaan tertentu. Kesimpulan menyatakan prototipe dapat diandalkan untuk mendorong partisipasi aktif siswa dalam asesmen formatif Biologi pada materi yang diteliti, namun perlu penguatan prosedur implementasi agar partisipasi lebih seragam pada semua jenis item.   Kata Kunci: Asesmen formatif, Keanekaragaman hayati, Keterlibatan aktif, Mentimeter.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA PADA MATA KULIAH PROTOZOLOGI DI AKADEMI ANALIS KESEHATAN HARAPAN BANGSA Septi Puspitasari; Lilis Suryani; Jayanti Syahfitri; Hepiyansori
Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Sains (JRIPS) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jrips.v5i1.9738

Abstract

Berpikir kritis adalah keterampilan seseorang dalam mengevaluasi informasi secara objektif, mengenali bias serta mengambil kesimpulan berdasarkan pertimbangan yang logis. Keterampilan berpikir kritis penting bagi mahasiswa karena dengan berpikir kritis mahasiswa dapat menanggapi perkembangan yang terjadi. Penelitian ini untuk menilai kemampuan berpikir kritis mahasiswa yang mengikuti mata kuliah protozoologi di Akademi Analis Kesehatan Harapan Bangsa Bengkulu. Instrumen yang digunakan adalah tes essai yang telah dinyatakan valid dan reliabel dan dirancang untuk menilai Higher Order Thinking Skills (HOTS). Pendekatan penelitian ini bercirikan penelitian deskriptif. Proses pengumpulan data dilakukan melalui pengujian. Partisipan dalam penelitian ini terdiri dari 38 mahasiswa semester tiga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis mahasiswa semester tiga mata kuliah protozoologi termasuk dalam kategori sedang, dengan nilai rata-rata 61,05%. Distribusi kemampuan berpikir kritis mahasiswa adalah 7,8% dalam kategori sangat tinggi, 21% dalam kategori tinggi, 45% dalam kategori sedang, 15,7% dalam kategori rendah, dan 10,5% dalam kategori sangat rendah.   Kata Kunci: Berpikir Kritis, Mahasiswa, Protozologi
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN KIMIA BERBASIS KEARIFAN LOKAL DISERTAI MEDIA CD (COMPACT DISC) PADA MATA KULIAH KIMIA DASAR DI IAIN KERINCI Tri Saslina; Betaria Putra; Utari Aulia Tianda Saputri
Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Sains (JRIPS) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jrips.v5i1.9984

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran kimia berbasis kearifan lokal yang dilengkapi media pembelajaran CD Program pada materi kimia larutan untuk mata kuliah Kimia Dasar di IAIN Kerinci. Penelitian dilaksanakan pada tahun 2023 dengan menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) yang mengacu pada model Plomp, meliputi fase investigasi awal, perancangan, tes–evaluasi–revisi, dan implementasi. Subjek penelitian adalah mahasiswa Program Studi Tadris Kimia IAIN Kerinci. Data penelitian terdiri atas data validitas dan kepraktisan produk yang diperoleh melalui lembar validasi ahli dan angket respon mahasiswa, kemudian dianalisis menggunakan koefisien Kappa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul pembelajaran berbasis kearifan lokal memiliki tingkat validitas sangat tinggi, dengan persentase rata-rata 85% pada aspek konstruksi, kebahasaan, dan kegrafisan, serta tingkat kepraktisan tinggi dengan persentase sebesar 78%. Media pembelajaran CD Program juga menunjukkan tingkat validitas dan kepraktisan sangat tinggi, dengan persentase rata-rata 84% pada aspek isi, konstruksi, kebahasaan, dan kegrafisan, serta tingkat kepraktisan sebesar 82%. Integrasi kearifan lokal dalam modul dan penggunaan media CD Program mampu membantu mahasiswa memahami konsep kimia larutan yang bersifat abstrak secara lebih kontekstual dan bermakna. Dengan demikian, modul pembelajaran berbasis kearifan lokal dan media pembelajaran CD Program yang dikembangkan dinyatakan valid dan praktis untuk digunakan dalam pembelajaran Kimia Dasar.   Kata Kunci: CD Program, Kimia Dasar, Kearifan Lokal, Model Plomp, Pengembangan Modul.
PENGEMBANGAN MODUL ELEKTRONIK BERBASIS SETS (SCIENCE, ENVIRONMENT, TECHNOLOGY, AND SOCIETY) PADA MATERI HIDROKARBON Fadilatul Umami; Anis Kholifatur Rosyidah
Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Sains (JRIPS) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jrips.v5i1.10022

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk: 1) memahami langkah-langkah dalam mengembangkan modul elektronik berbasis SETS (Science, Environment, Technology, and Society) pada materi hidrokarbon, 2) menilai kelayakan modul elektronik berbasis SETS pada materi hidrokarbon, 3) mengetahui respon siswa terhadap penggunaan modul elektronik berbasis SETS pada materi hidrokarbon. Penelitian ini termasuk dalam kategori pengembangan R&D (Research & Development) menggunakan model pengembangan 4D yang dikembangkan oleh S. Thiagarajan. Subjek dalam penelitian ini terdiri 20 siswa kelas XI program kimia farmasi di SMK Islam Panca Hidayah Kalidawir. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi panduan wawancara dan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif dari hasil wawancara, masukan dan saran, analisis data kuantitatif dari hasil validasi para ahli materi dan ahli media serta kuesioner respon siswa dengan menghitung rata-rata persentasenya. Dari hasil penelitian, diperoleh rata-rata skor dari ahli materi sebesar 88%, validasi ahli media 85%, dan respon siswa sebesar 88%. Ini menunjukkan bahwa modul elektronik berbasis SETS sangat layak digunakan.   Kata Kunci: Hidrokarbon, Modul Elektronik, SETS  
MODEL EKSPERIMENTASI FISIKA DIGITAL MENGGUNAKAN MACHINE LEARNING DAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE BERBASIS WEBOTS UNTUK MENINGKATKAN COMPUTATIONAL THINKING Adi Pramuda; Syarif Lukman Hakim Assegaf; Matsun Matsun; Soka Hadiati
Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Sains (JRIPS) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jrips.v5i1.10071

Abstract

Sangat mendesak khususnya di Kalimantan Barat melalui pembelajaran dalam program studi pendidikan fisika IKIP PGRI Pontianak yang dapat mengembangkan kemampuan calon guru fisika dalam menggunakan dan mengembangkan laboratorium digital dalam pembelajaran fisika. Hal ini tidak hanya akan membantu mereka mengatasi tantangan yang ada tetapi juga mempersiapkan siswa mereka untuk masa depan di era digital. Masalahnya adalah belum ada studi mendalam terkait model eksperimen fisika digital yang memanfaatkan pembelajaran mesin dan kecerdasan buatan berbasis webot yang dapat meningkatkan pemikiran komputasional siswa. Penelitian ini memiliki nilai penting untuk mengetahui bentuk model eksperimen fisika digital yang memanfaatkan pembelajaran mesin dan kecerdasan buatan berbasis webot yang dapat meningkatkan pemikiran komputasional siswa; untuk mengetahui tingkat kelayakan menurut para ahli dari model eksperimen fisika digital yang memanfaatkan pembelajaran mesin dan kecerdasan buatan berbasis webot. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan, merujuk pada Borg dan Gall dengan batasan sesuai dengan tujuan penelitian untuk menemukan bentuk model dan validasi ahli. Model yang dikembangkan terdiri dari beberapa sintaks penting, yaitu: memahami antarmuka pengguna, menciptakan lingkungan, menggunakan sensor dan aktuator, mengembangkan program kontrol, menggunakan pembelajaran mesin (dengan fokus pada variasi massa dan material), dan akhirnya menganalisis data dari simulasi dan menafsirkannya untuk mendapatkan pemahaman tentang konsep fisika. Hasil validasi ahli menunjukkan bahwa model yang dikembangkan memenuhi kriteria yang baik.   Kata Kunci: Machine Learning; Artificial Intelligence; Webots; Computational Thinking.    
Potensi Kurikulum Merdeka pada Pembelajaran Biologi melalui Pendekatan Deep Learning: Systematic Literature Review Nasya Zaida Aziz; Gina Nafsiana; Intan Kurniyati; Nurhasanah; Silvi Nurfadilah; Amdah; Angsoka Marthaliakirana; Dea Venda Marpaung
Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Sains (JRIPS) Vol. 5 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jrips.v5i2.10042

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji implementasi Kurikulum Merdeka melalui pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) berdasarkan hasil penelitian terdahulu. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan penelusuran artikel melalui Google Scholar dan Google pada rentang tahun 2022–2026, serta seleksi jurnal terindeks SINTA 2–4. Dari proses seleksi diperoleh 15 artikel yang dianalisis secara mendalam. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan deep learning berperan penting dalam meningkatkan pemahaman konsep, kemampuan berpikir kritis, partisipasi aktif peserta didik, serta pembelajaran bermakna yang selaras dengan prinsip Kurikulum Merdeka sehingga berpotensi juga pada pembelajaran Biologi. Namun, implementasinya masih menghadapi tantangan berupa kesiapan guru, kebutuhan pelatihan berkelanjutan, keterbatasan sarana prasarana, serta beban administratif. Oleh karena itu, diperlukan dukungan kebijakan, peningkatan kompetensi guru, dan lingkungan sekolah yang kondusif agar penerapan deep learning dalam Kurikulum Merdeka berjalan optimal.   Kata Kunci: Deep learning; Kurikulum Merdeka; Pembelajaran DAFTAR PUSTAKA Ahmad, A., Putra, E. S. I., Khairuddin, K., & Muthalib, A. (2025). The Impactful Implementation of The Merdeka Curriculum Administration at SD Negeri 008 Benteng Through A Deep Learning Approach. Mitra PGMI: Jurnal Kependidikan MI, 11(2), 183-198 .https://doi.org/10.46963/mpgmi.v11i2.2948 Arina, I., & Herlambang, Y. T. (2025). Implementation of Deep Learning in Independent Curriculum: Literature Study and Implications for Future Education. Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan, 8(4), 70–78. https://doi.org/10.37329/cetta.v8i4.4486 Cholifatunisa, A., Aulia, L., Marlina, N., & Iskandar, S. (2025). Pengembangan Kurikulum Merdeka Dengan Pendekatan Deep Learning Dalam Meningkatkan Kompetensi Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pedagogik Pendidikan Dasar, 12(1), 127-136. https://doi.org/10.17509/jppd.v12i1.84240 García-Peñalvo, F. J., (2022). Developing Robust State-Of-The-Art Reports: Systematic Literature Reviews. Education in the Knowledge Society. 1-21. https://doi.org/10.14201/eks.28600 Haq, M. D., & Prasetiyo, N. T. (2025). Deep Learning sebagai Pendekatan Transformasional dalam Pendidikan: Sebuah Tinjauan Literatur. Jurnal Studi Guru Dan Pembelajaran, 8(3), 1826-1842. https://doi.org/10.30605/jsgp.8.3.2025.7021 Hidayat, M. A., Agustin, D. T., Hana, N., Ramadhani, R., Ayu, D., Pratiwi., & Aslamiah. (2025). Keunggulan Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Pendekatan Deep Learning di SDN 1 Sungai Besar. Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2), 251-264. https://doi.org/10.23969/jp.v10i2.30525 Isnayanti, A. N., Putriwanti, Kasmawati, & Rahmita. (2025). Integrasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) Dalam Kurikulum Sekolah Dasar: Tantangan Dan Peluang. CJPE: Cokroaminoto Journal of Primary Education, 8(2), 911–919. https://doi.org/10.30605/cjpe.8.2.2025.6027 Khofifah, E. N., St, M., & Lailatul, U. (2025). Teacher Leaders’ Strategies In Implementing Deep Learning Within The Merdeka Curriculum: A Multi-Case Study In Islamic Primary Schools. Al-Adzka: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 15(2), 166–183. https://doi.org/10.18592/aladzkapgmi.v15i2.18190 Mahfud, A., & Budi, E. S. (2025). Evolution Of The Kurikulum Merdeka: Evaluation And Recommendations For The Future Curriculum. Inovasi Kurikulum, 22(2), 857-872. https://doi.org/10.17509/jik.v22i2.81684 Marzuqi, B. M., & Ahid, N. (2023). Perkembangan Kurikulum Pendidikan Di Indonesia: Prinsip Dan Faktor Yang Mempengaruhi. Journal of Islamic Education Management (JoIEM), 4(2), 99–108. https://doi.org/10.30762/joiem.v4i2.1284 Masau, D., & Arismunandar. (2024). Peran Guru Penggerak Dalam Mensukseskan Implementasi Kurikulum Merdeka Di Sekolah Dasar. JRIP: Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran, 4(1), 163–168. https://doi.org/10.51574/jrip.v4i1.1378 Mere, K. (2025). Teachers’ And Students’ Perceptions Of The Implementation Of The Deep Learning Approach In The Learning Process At Senior High Schools. JKIP: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan, 6(3), 1346-1352. https://doi.org/10.55583/jkip.v6i3.1632 Mujtahid, M., Assidiqi, A. H., & Sadiyah, D. (2025). Implementasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) Di Sekolah Dasar Sebagai Penguatan Kurikulum Merdeka. PEDASUD: Jurnal Ilmu Pendidikan Guru Sekolah Dasar dan Usia Dini, 2(2), 31–36. https://doi.org/10.70134/pedasud.v2i2.711 Muslim, Y., Hadiyanto., & Ekasastrawati.  (2025). Pengaruh Pendekatan Pembelajaran Mendalam Pada Kurikulum Merdeka Terhadap Peningkatan Kompetensi Akademik Dan Kemandirian Siswa Sekolah Dasar Di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4), 303–318. https://doi.org/10.23969/jp.v10i04.39150 Mustapa, A., Ramadhani, K., Dewi, L. P., Oktarina, N., & Widodo, J. (2025). Implementasi Pendekatan Pembelajaran Kurikulum Merdeka: Understanding By Design, Berdiferensiasi, Dan Deep Learning. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(02), 427-441. https://doi.org/10.23969/jp.v10i02.25134 Nurhidayah, N., & Usiono, U. (2024). Metode Systematic Literature Review Untuk Pentingnya Karya Ilmiah Dalam Pendidikan Tinggi. Jurnal Sains Student Research, 2(6), 380–387. https://doi.org/10.61722/jssr.v2i6.2987 Praditya, G. D., Triana, D. D., & Safrina, R. (2025). Kurikulum Merdeka VS Pendekatan Deep Learning : Keseimbangan Teknologi Digital dengan Pendekatan Pendagogis. Learning : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran , 5 (3), 1524-1533. https://doi.org/10.51878/learning.v5i3.5644 Rahmandani, F., Hamzah, M. R., Handayani, T., & Kurniawan, M. W. (2025). Integrasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) Dalam Mewujudkan Pembelajaran Yang Bermutu Dan Bermakna Bagi Peserta Didik. Inovasi: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan, 4(3). 770-776. https://doi.org/10.55606/inovasi.v4i2.4896 Rosadah, L. L., Koswara, A., & Wahyuni, Y. (2026). Love-Based Curriculum Meets Deep Learning: Transforming Islamic Education At SMAN 3 Palembang. IJGIE (International Journal of Graduate of Islamic Education), 7(1), 41-51. https://doi.org/10.37567/ijgie.v7i1.4365 Rosiyati, D., Erviana, R., Fadilla, A., Sholihah, U., & Musrikah. (2025). Pendekatan Deep Learning Dalam Kurikulum Merdeka. Al – Irsyad Journal of Mathematics Education, 4(2), 131–143. https://doi.org/10.58917/ijme.v4i2.270 Saiman, R., Rusdianto, & Kasman, R. (2025). Ketercapaian Kurikulum Merdeka Dan Kesiapan Guru Di Daerah Terdepan, Terluar, Dan Tertinggal (3-T). Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 10(1), 1–15. https://doi.org/10.24832/jpnk.v10i1.5595 Salsabila, T., Nafilah, N., Patangga, F., Zulfa, S., & Listyaningsih, N. (2024). Literature Review: Efektivitas Penggunaan Aplikasi Duolingo Terhadap Motivasi Belajar Bahasa Inggris. Jurnal EMPATI, 13(4), 302–312. https://doi.org/10.14710/empati.2024.46691 Sudarmono, M. A. (2025). Deep Learning Approach In Improving Critical Thinking Skills Of Elementary School Students. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 11(8), 60-70. https://doi.org/10.29303/jppipa.v11i8.11708 Sudarmono, R.A.M., Wahab, A., Bahjah, D., Andasari, M., & Guslob, S. A. (2025). Pelatihan Guru Sd Dalam Mendesain Pembelajaran Bermakna Berbasis Deep Learning Pada Pada Kurikulum Merdeka Guru Upt Psf Sdn Sumanna Makassar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(3), 221-228. https://doi.org/10.23969/jp.v10i3.34353
PERSEPSI GURU SAINS TERHADAP PELAKSANAAN KURIKULUM TOP DOWN DAN BOTTOM UP DI SMA Nayla Alifah Dzulfiani; Siti Afiah; Intan Kurniyati; Dea Maryati; Muhamad Fahri Husaini; Angsoka Dwipayana Marthaliakirana; Dea Venda Marpaung
Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Sains (JRIPS) Vol. 5 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jrips.v5i2.10055

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model top-down dan bottom-up dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka di sekolah menengah atas berdasarkan persepsi guru sains. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang melibatkan 30 guru sains dari SMAN 1 Petir, SMAN 6 Kota Serang, dan MAN 1 Serang. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner tertutup dengan skala penilaian empat tingkat yang disebarkan secara daring. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dengan menelaah frekuensi jawaban dan nilai rata-rata pada setiap indikator persepsi guru tanpa menggunakan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Kurikulum Merdeka masih didominasi oleh pendekatan top-down, yang ditandai dengan kuatnya peran pemerintah serta tingginya kesesuaian kurikulum dengan kebijakan nasional. Meskipun demikian, pendekatan bottom-up dipersepsikan cukup efektif oleh guru dalam mendukung proses pembelajaran, meskipun kemandirian sekolah dalam pengembangan kurikulum serta kesiapan guru dalam perencanaan pembelajaran masih menghadapi berbagai kendala.   Kata Kunci: Kurikulum Merdeka; Pendekatan bottom-up; Pendekatan top-down;  Persepsi Guru Sains DAFTAR PUSTAKA   Alfaien, N. I. (2024). Peran Guru Dalam Implementasi Penguatan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin Dan Implikasinya Dalam Pembelajaran Akidah Akhlak. Attadib: Journal of Elementary Education, 8(2), 1-12. https://www.jurnalfai-uikabogor.org/index.php/attadib.   Alkhaldi, F., & Illaty, N. S. (2025). Pendekatan Multi-Track Dalam Menanggapi Tantangan Akses Pendidikan Bagi Anak Berkebutuhan Khusus Di Indonesia. Salus Cultura: Jurnal Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, 5(1), 67–80. https://doi.org/10.55480/saluscultura.v5i1.392   Anita, A., Fadhila, H. I. A., Muhsin, M., Febrianti, N., Jamilah, S., & Pratiwi, D. A. (2025). Tantangan Adaptasi Guru Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Di SDN Semangat Dalam 2. MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 3(2), 608–618. https://doi.org/10.60126/maras.v3i2.893   Astuti, N. P. E., Lasmawan, I. W., Suastra, I. W., & Kusuma, K. N. (2023). Potret Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Sekolah Mandiri Berubah. Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran, 7(3), 458–467. https://doi.org/10.23887/jipp.v7i3.60476   Azzahra, I. F., & Rahmadhani, R. (2025). Kurikulum Merdeka: Telaah Potensi Dan Tantangan Implementatif Dalam Mewujudkan Pendidikan Fleksibel Di Indonesia. Jurnal Pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi, 5(3),1-11. https://doi.org/10.59818/jpi.v5i3.1530   Dwipratama, A. A. (2023). Study Of Ki Hadjar Dewantara's Educational Thinking And Its Relevance To Kurikulum Merdeka. Inovasi Kurikulum, 20(1), 37–48. https://doi.org/10.17509/jik.v20i1.54416   Hairani, Innuddin, M., Rachman, D. F., Fathoni, A., & Hadi, S. (2023). Sosialisasi Internet Sehat, Cerdas, Kreatif, Dan Produktif Pada Masyarakat Kalijaga Baru. Valid Jurnal Pengabdian, 1(3), 1–10. https://journal.stieamm.ac.id/index.php/vjp/article/view/305   Jayanta, I. N. L., Sudarma, I. K., & Wibawa, I. M. C. (2025). Penerapan Lesson Study For Learning Community Untuk Meningkatkan Kualitas Implementasi Kurikulum Merdeka. International Journal of Community Service Learning, 9(1), 71–79. https://doi.org/10.23887/ijcsl.v9i1.85226   Jayusman, I., & Oka, A. K. S. (2020). Studi Deskriptif Kuantitatif Tentang Aktivitas Belajar Mahasiswa Dengan Menggunakan Media Pembelajaran Edmodo Dalam Pembelajaran Sejarah. Jurnal Artefak, 7(1), 13–20. https://doi.org/10.25157/ja.v7i1.3180   Kulsum, E. M., & Suloso, L. W. A. (2024). The Implementation Of Merdeka Curriculum Based On Teachers’ Perception. Jurnal Perspektif, 8(2), 291–303. http://dx.doi.org/10.15575/jp.v8i2.309   Kurniawan, B., Rahmawati, F. P., & Ghufron, A. (2024). Dinamika Penerapan Kurikulum Merdeka Di Sekolah Dasar: Tinjauan Literatur Sistematis. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 9(3), 1672–1678. https://doi.org/10.51169/ideguru.v9i3.1229   Marthawati, C. R., & Adi, B. S. (2024). Learning Implementation Of The Merdeka Curriculum. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 10(7), 4342–4348. https://doi.org/10.53299/jppi.v4i1.449   Maulana, S., Prasetyo, T., & Meriyati. (2025). Efektivitas Implementasi Kurikulum Merdeka Di Sekolah Dasar: Temuan, Tantangan, Dan Rekomendasi. JIPSD, 2(1), 30–40.  https://journal.innoscientia.org/index.php/jipsd/article/view/223   Mundiri, A., Dini, A. M., & Sarifah, S. (2023). Curriculum Development Model: The Prospect Of Schools Cultivating Language Skills Of Early Childhood Students. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(3), 3181–3190. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i3.4282   Nadlir, N., Nurulqolbi, S., & Fardiya, Y. (2024). Teacher Challenges In Preparing Learning Plans In The Independent Curriculum At MI/SD Level. Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan, 5(1),112-120. https://doi.org/10.55583/jkip.v5i1.914   Nurnaifah, I. I. (2024). Analisis Kesulitan Guru Dalam Menyusun Perangkat Kurikulum Merdeka. Jurnal Edukasi Saintifik, 4(2), 65–73. https://doi.org/10.56185/jes.v4i2.868   Panjaitan, K., Tantri, J., Simatupang, L. R. N., Selviana, C., Kinanthi, A. C., Setiyadi, B., & Lestari, A. (2024). Memahami Pendekatan Dan Organisasi Kurikulum. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia, 4(1), 149–157. https://doi.org/10.53299/jppi.v4i1.449   Rahmawati, S., Astuti, D., & Fadriati, F. (2024). Peran Guru Dalam Pengembangan Kurikulum Merdeka. Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 5(3), 3026–3038. https://doi.org/10.54373/imeij.v5i3.1212   Sahila, R. F., Asmendri, Sari, M., & Nafisa, F. T. (2025). Analisis Komparatif Antara Pendekatan Top-Down Dan Bottom-Up Dalam Perencanaan Pendidikan. Jurnal Inovasi Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia, 2(5), 307–312. https://doi.org/10.31004/w1nf5b88   Sallata, O. M., Djafri, N., & Lamatenggo, N. (2024). Desain Manajemen Mutu Pendidikan Sekolah Dalam Kepemimpinan Kepala Sekolah Dan Guru Secara Sentralisasi Dan Desentralisasi Di SDN Inpres Bolitan. Damhil Education Journal, 4(2), 159–166. https://doi.org/10.37905/dej.v4i2.2591   Santika, A. A., Triando, H. S., Muliadi, Dwi, K., & Rahmat, R. (2023). Penerapan Skala Likert Pada Klasifikasi Tingkat Kepuasan Pelanggan Agen Brilink Menggunakan Random Forest. Justin: Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi, 11(3), 405–411. https://doi.org/10.26418/justin.v11i3.62086   Sari, R. P., Setiawan, A., & Lestari, N. (2024). Persepsi Guru Terhadap Implementasi Kurikulum Merdeka Di Sekolah Menengah. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 9(4), 512–520. https://doi.org/10.17977/jptpp.v9i4.20456   Sari, T. V., & Muamaroh. (2024). The Implementation Of The Merdeka Curriculum In Learning English In Senior High School: A Case Study. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 10(1), 28–35. https://doi.org/10.30605/onoma.v10i1.3047   Suryana, D., & Iskandar, S. (2023). Manajemen Pengembangan Kurikulum Berbasis Sekolah Dalam Konteks Kurikulum Merdeka. Cakrawala Pendidikan, 42(1), 85–97. https://doi.org/10.21831/cp.v42i1.56789   Suryati, D., Salamah, U., & Mustafiyanti. (2023). Efektivitas Penggunaan Kurikulum Merdeka Belajar Sebagai Pengganti Kurikulum 2013 Dalam Dunia Pendidikan. Concept: Journal of Social Humanities and Education, 2(4), 142–152. https://doi.org/10.55606/concept.v2i4.774   Telaumbanua, D. Y. (2024). Teacher Perceptions In Implementing The Curriculum Merdeka. Sintaksis: Publikasi Para Ahli Bahasa dan Sastra Inggris, 2(1), 200-205. https://doi.org/10.61132/sintaksis.v2i1.367   Van Meerkerk, I. (2019). Top-Down Versus Bottom-Up Pathways To Collaboration Between Governments And Citizens. In Collaboration and public service delivery: Promise and pitfalls (pp. 149–167). Widodo, H., & Kurniasih, I. (2022). Implementasi Kebijakan Kurikulum Berbasis Partisipasi Di Sekolah. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 7(2), 145–158. https://doi.org/10.24832/jpnk.v7i2.2489   Widiansyah, S., Hidayat, S. P., Ichsan Kamil, S., Purba, I. D. L. B., Rahmawati, U., & Khairo, F. M. A. (2025). Kesiapan Guru Dalam Menghadapi Tantangan Implementasi Kurikulum Merdeka (Studi Kasus Di Sekolah Menengah Atas). Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(1), 344–362. https://doi.org/10.62383/hardik.v2i1.1120  
Pengaruh Model Pembelajaran Resource Based Learning (RBL) terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Peserta Didik di Kelas VIII pada Materi Usaha dan Energi Muhammad Aditiyah; Mukhlisin
Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Sains (JRIPS) Vol. 5 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah yang rendah dalam Fisika, khususnya pada konsep Usaha dan Energi, masih menjadi tantangan signifikan di SMP Plus Islam Al-Fahd, di mana siswa sebagian besar mengandalkan hafalan daripada penerapan konsep. Studi ini bertujuan untuk menentukan pengaruh signifikan model Pembelajaran Berbasis Sumber Daya (RBL) terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa. Studi ini menggunakan metode kuasi-eksperimental kuantitatif dengan desain kelompok kontrol non-ekuivalen. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah pengambilan sampel jenuh (sensus), yang melibatkan 120 siswa kelas delapan, terdiri dari 65 siswa di kelas eksperimen dan 55 siswa di kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui tes esai yang mengukur lima indikator pemecahan masalah (pemahaman, deskripsi, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi), dan dianalisis menggunakan uji prasyarat (normalitas dan homogenitas) diikuti dengan uji t sampel independen menggunakan IBM SPSS 22.0. Hasil menunjukkan peningkatan yang signifikan di kelas eksperimen. Rata-rata skor pemecahan masalah pasca-tes kelas eksperimen (86,13) secara signifikan lebih tinggi daripada kelas kontrol (72,16). Selanjutnya, pengujian hipotesis menghasilkan nilai signifikansi 0,0002383 < 0,05, yang menegaskan bahwa model RBL memiliki pengaruh yang signifikan. Dapat disimpulkan bahwa model RBL secara signifikan meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa. Pendekatan RBL memfasilitasi keterlibatan aktif siswa dalam mengeksplorasi berbagai sumber belajar untuk membangun pemahaman mereka sendiri, sehingga meningkatkan keterampilan berpikir sistematis dan kritis mereka dalam memecahkan masalah Fisika yang kompleks. Model ini sangat direkomendasikan sebagai pendekatan pembelajaran alternatif untuk materi Fisika konseptual dan aplikatif. Kata kunci: Model Pembelajaran, Pembelajaran Berbasis Sumber, Kemampuan Pemecahan Masalah, Usaha dan Energi  DAFTAR PUSTAKA  Abidin, Y. (2019). Pembelajaran bahasa berbasis pendidikan karakter. Refika Aditama. Ahmadi, A., & Uhbiyati, N. (2018). Ilmu pendidikan. Rineka Cipta. Anderson, B. (2019). Affective atmospheres. Emotion, Space and Society, 2(2), 77–81. Astra, I. M. (2021). Pengembangan bahan ajar berorientasi pada Resource Based Learning untuk calon guru SMA. Jurnal Teknodik, 68–85. Chen, R. F. (Ed.). (2016). Teaching and learning of energy in K–12 education. Springer International Publishing. Dega, B. G. (2019). Cognitive diagnostic assessment of student response: An example from energy and momentum concepts. European Journal of Physics Education, 10(1). George, E. A., et al. (2020). Learning energy, momentum, and conservation concepts with computer support in an undergraduate physics laboratory. [Catatan: Nama prosiding/jurnal terpotong di naskah asli, penulis harus melengkapi bagian "Fourth..."] Maimunah, P., Sa'dijah, C., & Sisworo. (2018). Penerapan model pembelajaran matematika melalui pemecahan masalah untuk meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa kelas X-A SMA AL-MUSLIMUN. Jurnal Review Pembelajaran Matematika, 1(1), 17–30. Mulyadi, S., et al. (2019). Psikologi pendidikan. Raja Grifando. Rahmatina, D. I., Sutopo, S., & Wartono, W. (2018). Identifikasi kesulitan siswa SMA pada materi usaha-energi. Momentum: Physics Education Journal, 2(1), 8. Robertson, A. D., et al. (2017). Identifying content knowledge for teaching energy: Examples from high school physics. Physical Review Physics Education Research, 13(1), 010105. Serway, R. A., & Jewett, J. W. (2016). Physics for scientists and engineers with modern physics (9th ed.). Brooks/Cole Cengage Learning. Suharwati, et al. (2016). Pengaruh model pembelajaran Resource Based Learning terhadap minat dan hasil belajar geografi siswa SMA. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 1(2), 74–79. Sugiyono. (2015). Metode penelitian pendidikan. Alfabeta. Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta. Sugiyono. (2017). Metode penelitian dan pengembangan. Alfabeta. Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif R&D. Alfabeta. Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan. Alfabeta. Takauglu, B. (2018). Energy concept understanding of high school students: A cross-grade study. Universal Journal of Educational Research, 6(4), 653–660. Ulya, H. (2018). Profil kemampuan pemecahan masalah siswa bermotivasi tinggi berdasarkan ideal problem solving. Jurnal Konseling Gusjigang, 2(1), 90–96. Usman. (2016). Pengantar statistika. Bumi Aksara.  
Analisis Kemampuan TPACK Mahasiswa dalam Visualisasi Biodiversitas Lokal melalui Media Poster Infografis Silvia Syeptiani; Annisa Puji Astuti
Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Sains (JRIPS) Vol. 5 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil kemampuan Technological, Pedagogical and Content Knowledge (TPACK) mahasiswa dalam memvisualisasikan biodiversitas lokal melalui media poster infografis pada mata kuliah Budidaya tanaman lokal. Penelitian deskriptif kuantitatif ini melibatkan 28 mahasiswa. Data dikumpulkan melalui asesmen autentik terhadap produk poster infografis menggunakan rubrik penilaian berbasis kerangka kerja TPACK yang mencakup enam aspek utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan TPACK mahasiswa berada pada kategori Sangat Tinggi dengan skor 84,01. Capaian tertinggi ditemukan pada aspek gambar dan struktur visual, sementara skor terendah terdapat pada aspek informasi teknologi dengan skor 75,7. Tingginya capaian ini dipengaruhi oleh pengalaman awal (prior experience) mahasiswa dalam penggunaan platform desain digital serta pendekatan etnosains yang memberikan pengalaman terhadap objek penelitian. Penugasan proyek berbasis kearifan lokal efektif dalam meningkatkan literasi digital dan kesadaran konservasi mahasiswa, sekaligus menjadi instrumen dokumentasi biodiversitas daerah yang inovatif. Kata Kunci: Biodiversitas lokal, Infografis, TPACK DAFTAR PUSTAKA Convention on Biological Diversity. (1992). Text of the convention on biological diversity. United Nations. Gonscherowski, P., & Rott, B. (2025). A systematic review of the literature on TPACK instruments used with pre-service teachers from 2017 to 2023 focused on selecting digital resources. Journal of Computers in Education,1-38. Advance online publication,. https://doi.org/10.1007/s40692-025-00379-6 Jetz, W., McGeoch, M. A., Guralnick, R., Ferrier, S., Beck, J., Costello, M. J., Fernandez, M., Geller, G. N., Keil, P., Merow, C., Meyer, C., Muller-Karger, F. E., Pereira, H. M., Regan, E. C., Schmeller, D. S., & Turak, E. (2019). Essential biodiversity variables for mapping and monitoring species populations. Nature Ecology & Evolution, 3, 539–551. https://doi.org/10.1038/s41559-019-0826-1 Mishra, P., & Koehler, M. J. (2006). Technological pedagogical content knowledge: A framework for teacher knowledge. Teachers College Record, 108(6), 1017–1054. Primack, R. B. (2014). Essentials of conservation biology (6th ed.). Sinauer Associates. Purwianingsih, W., Novidsa, I., & Riandi, R. (2022). Program for integrating education for sustainable development (ESD) into prospective biology teachers’ technological pedagogical content knowledge (TPACK). Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 11(2), 219–228. https://doi.org/10.15294/jpii.v11i2.34772 Siregar, V. V., Rajab, R., Hermansyah, H., Ardinal, E., Hidayatullah, R., & Alimudin, N. (2024). Analyzing the influence of digital literacy and pedagogical knowledge on TPACK in elementary school teachers. Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar, 8(3), 476–486. https://doi.org/10.23887/jisd.v8i3.53414 Tilbury, D. (1995). Environmental education for sustainability: Defining the new focus of environmental education. Environmental Education Research, 1(2), 195–212.