cover
Contact Name
Muhardi
Contact Email
ejurnalagrotekbis@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ejurnalagrotekbis@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Pertanian UNTAD, Jalan Soekarno Hatta No. KM. 9, Tondo Kecamatan Mantikulore, Kota Palu Sulawesi Tengah
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
AGROTEKBIS: Jurnal Ilmu Pertanian
Published by Universitas Tadulako
Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan informasi hasil-hasil penelitian dibidang pertanian, khususnya teknik pertanian (agroteknologi) dan agribisnis. Jurnal diterbitkan secara online (E-Jurnal) dengan terbit 6 edisi selama setahun. Jurnal ini juga sebagai media publikasi hasil-hasil penelitian dari ringkasan skripsi mahasiswa strata satu dan dari berbagai hasil penelitian lainnya yang belum pernah dipublikasi pada berkala yang lain sebelumnya.
Articles 1,367 Documents
ANALISIS PEMASARAN JAGUNG HIBRIDA DI DESA POI KECAMATAN DOLO SELATAN KABUPATEN SIGI Gamal, Eka Triwahyuni; Howara, Dafina; Wibawa, I Gede Laksana; Ma'mur, Sitti Hardiyanti Mulaputri
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 12 No 4 (2024): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v12i4.2302

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran pemasaran, margin pemasaran, bagian harga yang diterima petani dan efisiensi pemasaran. Permasalahan dalam penelitian ini yakni terdapat selisih harga yang cukup tinggi ditingkat produsen (petani) dan PT Japfa (usaha industri pakan ternak) sebagai rantai pemasaran akhir dalam penelitian ini. Penentuan responden dalam penelitian ini menggunakan metode acak sederhana. Penentuan responden pedagang menggunakan metode Snowball sampling Hasil analisis pemasaran menunjukkan bahwa ada dua saluran pemasaran jagung hibrida di Desa Poi yaitu Petani – Pedagang pengumpul – Pedagang besar – PT Japfa, Petani – Pedagang besar – PT Japfa. Hasil analisis margin pemasaran jagung hibrida saluran I yaitu MT = Rp.424/Kg sedangkan saluran II yaitu M = Rp.107/Kg. Bagian harga yang diterima petani jagung hibrida pada saluran I yaitu sebesar 90,97% sedangkan pada saluran II yaitu sebesar 97,72%. Efisiensi pemasaran pada saluran I sebesar 8.44% sedangkan nilai efisiensi untuk saluran II adalah sebesar 5.25%, sehingga saluran pemasaran kedua lebih efisien karena bagian harga yang diterima petani lebih besar dan total biaya pemasaran yang dikeluarkan lebih rendah.
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI KELAPA DALAM DI DESA SIBOANG KECAMATAN SOJOL KABUPATEN DONGGALA Anwar, Anwar; Sulaeman, Sulaeman; Nurmedika, Nurmedika
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 12 No 4 (2024): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v12i4.2304

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Desa Siboang Kecamatan Sojol Kabupaten Donggala pada bulan Juli sampai dengan bulan Agustus 2021. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pendapatan petani kelapa dalam di Desa Siboang Kecamatan Sojol Kabupaten Donggala. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis pendapatan. Penentuan lokasi ditentukan secara sengaja (purposive), dengan pertimbangan jumlah responden yang diambil dalam penelitian ini adalah sebesar 32 petani dari populasi petani padi sawah sebesar 115 petani. Hasil analisis pendapatan menunjukkan bahwa rata-rata penerimaan usahatani Kelapa Dalam di Desa Siboang Kecematan Sojol Kabupaten Donggala selama satu kali musim panen sebesar Rp. 292.942.486/2.84 Ha, Sedangkan rata-rata total biaya sebesar Rp. 3.051.824/2.84 Ha, sehingga yang diperoleh rata-rata pendapatan usahatani kelapa dalam sebesar Rp. 9.154.453/2.84 Ha.
STRATEGI PEMASARAN SAYURAN HIDROPONIK PADA CV ASMA HIDROPONIK DIKOTA PALU Rahmadhani, Tri; Hamzens, Wildani Pingkan; Akrab, Ali
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 12 No 4 (2024): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v12i4.2305

Abstract

Sayuran hidroponik merupakan komoditas hortikultura yang mulai banyak diminati dan dikembangkan pada sektor pertanian saat ini. Keistimewaan dari sayuran hidroponik itu sendiri yaitu kualitas yang dihasilkan lebih segar, dan lebih bersih dibandingkan dengan sayuran konvensional. Dari keistimewaan tersebut menimbulkan daya tarik tersendiri bagi konsumen untuk mengubah pola konsumsinya dari sayuran konvensional menjadi sayuran hidroponik, sehingga perkembangan permintaan akan sayuran hidroponik di Indonesia setiap tahunnya mengalami peningkatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pemasaran sayuran hidroponik Asma Hidroponik serta strategi pemasaran sayuran hidroponik pada Asma Hidroponik di Kota palu. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan februari-maret 2022 di CV Asma Hidroponik di Kota Palu. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode observasi dan wawancara. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 5 responden. Teknik analisa yang digunakan adalah analisis SWOT. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pemasaran Asma Hidroponik adalah faktor kekuatan dan peluang serta menggunakan strategi SO yang berada pada kuadran 1.
KONTRIBUSI KINERJA WANITA PEDAGANG SAYUR TERHADAP TOTAL PENDAPATAN RUMAH TANGGA DI PASAR RANGGULALO KABUPATEN SIGI Nadia, Sahnas; Antara, Made; Nurdin, Muh Fahrudin
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 12 No 4 (2024): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v12i4.2306

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu : Untuk mengetahui seberapa besar kontribusi kinerja wanita pedagang sayur terhadap pendapatan rumah tangga di pasar Ranggulalo, kabupaten Sigi. Penelitian ini menggunakan data Primer dan data Sekunder. Data primer dikumpulkan dengan cara wawancara langsungdengan responden yang bersangkutan. Data sekunder diperoleh dari instansi yang terkait yaitu Dinas Perindustrian Kabupaten Sigi serta pustaka yang terkait dengan topik penelitian tersebut. Metode pengambilan sampel dilakukan secara sengaja dengan metode (purposive), dengan pertimbangan dengan mengambil 30 dari jumlah populasi pedagang sayur wanita sebesar 212 orang, 30 responden tersebut di anggap mewakili populasi wanita pedagang sayur di pasar Ranggulalo. Metode Analisis Data yang di pakai yaitu Π= TR - TCDimana total penerimaan merupakan pendapatan yang diperoleh atas biaya yang benar-benar dikeluarkan, sedangkan total biaya merupakan pendapatan setelah dikurangi total biayaHasil penelitian menunjukkan rata-rata kontribusi wanita pedagang sayur di pasar Ranggulalo sebesar 38,42%.
PENGARUH PUPUK NPK DAN PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG HIJAU (Vigna radiata L.) N, Yulia Khairunnisa; Kadekoh, Idrianto; Made, Usman
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 12 No 5 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v12i5.2060

Abstract

Mung beans are a plant belonging to the legume family (Fabaceae) and have many benefits in daily life as a source of food with high vegetable protein. One of the problems in increasing the growth and yield of mung bean plants is low soil fertility. Increasing soil fertility can be done through the application of inorganic and organic fertilizers. This research aims to examine the effect of NPK and liquid organic fertilizer (POC) on the growth and yield of mung bean plants. The research was carried out in Loru Village Land, Biromaru District, Sigi Regency, Central Sulawesi Province. The research period starts from January to April 2022. This research used a factorial Randomized Block Design consisting of two factors. The first factor is NPK Fertilizer with 3 levels, namely N0= Without NPK, N1= 150 kg/ha, N2= 300 kg/ha. The second factor is the Ecofarming POC doses consisting of three levels, namely: without fertilizer, E1= 3.5 l/ha, E2= 7 l/ha. Each treatment was repeated 3 times to obtain 27 plot units. The results showed that there was an interaction between NPK and POC on the number of leaves, giving 7 l/ha POC without NPK produced the highest number of leaves. Application of 150 kg/ha NPK independently produced the highest number of seeds per pod, yield per plot and yield per hectare of mung bean. POC Eco farming 7 l/ha independently produces the highest number of leaves, number of pods in clusters, number of seeds per pod, yield per plot, and yield per hectare of green bean plants.
EFEKTIVITAS BAKTERI Bacillus sp. TERHADAP Pectobacterium carotovorum PENYEBAB PENYAKIT BUSUK LUNAK PADA TANAMAN SAWI (Brassica Juncea L.) Naslia, Naslia; Lakani, Irwan
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 12 No 5 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v12i5.2116

Abstract

Penilitian ini bertujuan untuk menentukan Efektifitas Bacillus sp. yang tepat untuk mampu mengendalikan bakteri Pectobacterium Carotovorum. Penelitian ini di lakasanakan di Laboratorium Penyakit Fakultas Pertanian Universitas Tadulako Palu, dan di Screen House Akademik Fakultas Pertanian Universitas Tadulako Palu, Pelaksanakan penelitian ini dimulai pada bulan Desember 2022 sampai selesai. Desain penilitian yang digunakan yaitu sidik ragam dan dilanjutkan dengan Uji BNT (Beda nyata Terkecil) dengan 4 perlakuaan B0 = Konsetrasi Bacillus sp 10-3 cfu/ml, B1= Konsetrasi Bacillus sp 10-5 cfu/ml, B2= Konsentrasi Bacillus sp 10-7 cfu/ml, dan B3= Konsentrasi Bacillus sp 10-9 cfu/ml. Dengan 4 ulangan sehingga terdapat 16 unit percobaan. Angka yang diikuti notasi huruf yang sama tidak berbeda nyata berdasarkan uji BNT 5%. Variabel pengamatan meliputi keparahan penyakit, tinggi tanaman sawi, dan banyak daun tanaman sawi. Keparahan penyakit Menunjukkan presentase penyakit tertinggi terdapat pada konsentrasi 10⁻⁹ dengan persentase 11.75%, Sedangkan keparahan penyakit yang terendah terdapat pada konsentrasi 10⁻ᶾ dengan persentase 1.00. Diketahui bahwa persentase semua jenis perlakuaan memiliki keparahan penyakit serangan cukup rendah. Hal ini menandakan bahwa penggunan Konsentrasi Bacillus sp. Mampu menekan keparahan Pectobacterium carotovorum. Presentase tinggi daun sawi menunjukkan rata-rata tinggi tanaman tertinggi terdapat pada perlakuaan konsentrasi 10⁻ᶾ dengan nilai rata-rata 17.63 cm. Sedangkan nilai rata-rata tinggi tanaman terendah terdapat pada konsentrasi 10⁻⁹ dengan nilai rata-rata 11.93 cm dan Presentase jumlah daun menunjukkan rata-rata jumlah daun terbanyak terdapat pada perlakuaan 10⁻ᶾ dan 10⁻⁵ dengan nilai rata-rata 5.75. Sedangkan jumlah daun yang paling sedikit menunjukkan nilai rata-rata terdapat pada perlakuaan 10⁻⁷ dengan nilai rata-rata 4.00. dan presentase.
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG PULUT (Zea mays ceratina) PADA PEMBERIAN PUPUK KANDANG DAN EM4 Muksinanto, Satrio; Rauf, Abdul; Jeki, Jeki
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 12 No 5 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v12i5.2272

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh dosis pupuk kendang dan konsentrasi EM4 terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung pulut. Penelitian dilaksanakan di Desa Pusungi, Kecamatan Ampana Tete, Kabupaten Tojo Una-Una pada bulan September sampai November 2021. Berdasarkan data BPS, roduksi Jagung di Sulawesi Tengah pada tahun 2015 sebesar 13.123 ton dengan luas panen 32.503 ha dengan tiga Kabupaten sebagai centra produksi, yaitu Sigi, Parigi Moutong dan Tojo Una-Una. Adapun Produksi Jagung tahun 2010 dan 2013 masing-masing 162.306 ton dan 139.265 ton dengan luas panen 42.747 dan 34.174 ha. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) pola factorial. Faktor pertama pertama yaitu berbagai jenis pupuk kendang, terdiri 3 taraf P1 = Pupuk kendang ayam, P2 = pupuk kendang kambing, P3 = pupuk kendang sapi, dan factor kedua yaitu M0 = 0 ml/liter, M1 = 15 ml/liter (21 liter/ha), M2 = 30 ml/liter (40 liter/ha). Hasil penelitian menujukkan pemberian pupuk kandang kambing disertai konsentrasi EM4 sebanyak 15 ml.1-1 cenderung lebih baik pengaruhnya di tandai dengan tongkol yang Panjang dan besar sehingga lebih berat.
STRATEGI PENGEMBANGAN KAWASAN AGROWISATA KOPI DESA LONU KECAMATAN BUNOBOGU KABUPATEN BUOL Rosidi, Hairul; Tomy, Jhon; Alaihi, Moh Alfit A.
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 12 No 5 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v12i5.2307

Abstract

Agrowisata Kebun Kopi harus membuat dan merumuskan strategi pengembangan yang kompeten dan tepat untuk keberlangsungan usaha sebagai salah satu upaya menarik perhatian konsumen. Sehingga potensi agrowisata Agrowisata Kebun Kopi dapat dikembangkan semaksimal mungkin dan dapat mendatangkan keuntungan bagi pemilik usaha, pemerintah, masyarakat sekitar, serta wisatawan yang dapat menikmati keindahan alam. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengidentifikasi potensi yang dapat dikembangkan pada Agrowisata Kebun Kopi di Desa Lonu Kecamatan Bunobogu Kabupaten Buol. (2) Menganalisis strategi pengembangan Agrowisata Kebun Kopi di Desa Lonu Kecamatan Bunobogu Kabupaten Buol. Jumlah responden yang diwawancarai sebanyak 6 orang responden dipilih dari pihak- pihak internal dan eksternal. Analisis yang digunakan adalah analisis SWOT. Hasil analisis menunjukan bahwa posisi pada sel VI (jaga dan pertahankan) dalam matriks Internal – eksternal (IE) dan pemetaan faktor internal dan eksternal pada diagram matrik berada di kuadran I. Hal ini menunjukan bahwa kondisi Agrowisata Kebun Kopi berada pada posisi hold and maintain dan strategi yang tepat untuk diterapkan adalah strategi S-O. Strategi yang dihasilkan yaitu (1) Melakukan kerja sama dengan pemerintah dan warga setempat di sekitar lokasi usaha untuk menjaga dan merawat infrastruktur jalan serta lalu lintasnya agar memudahkan konsumen yang akan berkunjung ke Agrowisata Kebun Kopi.. (2) Meluaskan area tanaman Kopi untuk pengembangan Agrowisata.
PENGARUH PUPUK ORGANIK PADAT DAN PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN KACANG HIJAU (Vigna radiata L). Nindrawati, Nindrawati; Nursangadji, Muhd.
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 12 No 5 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v12i5.2312

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan antara pupuk organik padat dan pupuk organik cair yang berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman kacang hijau, serta mengetahui interaksi antara perbandingan pupuk organik padat dan pupuk organik cair yang berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman kacang hijau. Telah dilaksanakan di Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong, Desa Labuan donggulu, Provinsi Sulawesi Tengah yang berlangsung dari tanggal 27 Desember 2020 sampai 26 Maret 2021. Penelitian ini dilakukan secara eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 3 x 3 dua faktor, dengan 3 kali kelompok. Kemudian setiap satuan percobaan menggunakan 3 tanaman, sehingga terdapat 81 unit percobaan. Faktor pertama yaitu dosis pupuk organik padat (D) terdiri dari 3 taraf yaitu D1= 500 gram/bedeng, D2= 1000 gram/bedeng, D3= 1500 gram/bedeng. Faktor kedua yaitu konsentrasi pupuk organik cair (K) yang terdiri dari 3 taraf yaitu k1= 5 ml/liter, k2= 10 ml/liter dan k3= 15 ml/liter. Penelitian ini menggunakan uji BNJ 0,05 menunjukkan bahwa pada pupuk organik padat D2 1000 gram/bedeng nyata lebih tinggi di bandingkan dengan perlakuan D1 500 gram/bedeng dan D3 1500 gram/bedeng. Sedangkan pada kosentrasi pupuk organik cair pada uji BNJ 0,05 maka K2 10 ml/liter dan K3 15 ml/liter lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan K1 5 ml/liter pada pertumbuhan tanaman kacang hijau. Pupuk organik cair dan pupuk organik padat sangat berpengaruh pada semua pengamatan, sehingga menghasilkan tanaman kacang hijau yang baik.
ANALISIS PROFITABILITAS USAHA KACANG GOYANG PADA INDUSTRI SAL-HAN DI KOTA PALU Angri, Angri; Kalaba, Yulianti; Chansa Arfah, Siti Yuliaty
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 12 No 5 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v12i5.2313

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan dan nilai profitabilitaas usaha kacang goyang pada industri Sal-Han di Kota Palu. Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan Februari sampai April 2022. Penentuan responden dilakukan dengan sengaja (purposive). Jumlah responden yang diambil sebanyak 5 orang ermasuk 1 pimpinan dan 4 lainnya sebagai tenaga kerja. Alat analisis yang digunakan analisis pendapatan dan analisis profitabilitas. Hasil analisis pendapatan menunjukkan bahwa rata-ratapendapatann yang diperoleh industri Sal-Han usaha kacanag goyang selama 6 bulan sebesar Rp. 6.124.016. Hasil analisis profitabilitas menunjukkan bahwa kemampuan dalam investasi yang dikeluarkan untuk menghasilkan keuntungan sangat baik yang ditunjukkan dengan nilai GPM (Gross Profit Margin) dan NPM (Net Profit Magin) sebesar 106,12% dan 95,78%.

Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 5 (2025): Oktober Vol 13 No 4 (2025): Agustus Vol 13 No 3 (2025): JUNI Vol 13 No 2 (2025): April Vol 13 No 1 (2025): Februari Vol 12 No 6 (2024): Desember Vol 12 No 5 (2024): Oktober Vol 12 No 4 (2024): Agustus Vol 12 No 3 (2024): Juni Vol 12 No 2 (2024): April Vol 12 No 1 (2024): Februari Vol 11 No 6 (2023): December Vol 11 No 5 (2023): Oktober Vol 11 No 4 (2023): Agustus Vol 11 No 3 (2023): Juni Vol 11 No 2 (2023): April Vol 11 No 1 (2023): Februari Vol 10 No 6 (2022): Desember Vol 10 No 5 (2022): Oktober Vol 10 No 4 (2022): Agustus Vol 10 No 3 (2022): Juni Vol 10 No 2 (2022): April Vol 10 No 1 (2022): Februari Vol 9 No 6 (2021): Desember Vol 9 No 5 (2021): Oktober Vol 9 No 4 (2021): Agustus Vol 9 No 3 (2021): Juni Vol 9 No 2 (2021): April Vol 9 No 1 (2021): Februari Vol 8 No 6 (2020): Desember Vol 8 No 5 (2020): Oktober Vol 8 No 4 (2020): Agustus Vol 8 No 3 (2020): Juni Vol 8 No 2 (2020): April Vol 8 No 1 (2020): Februari Vol 7 No 6 (2019): Desember Vol 7 No 5 (2019): Oktober Vol 7 No 4 (2019): Agustus Vol 7 No 3 (2019): Juni Vol 7 No 2 (2019): April Vol 7 No 1 (2019): Februari Vol 6 No 6 (2018): Desember Vol 6 No 5 (2018): Oktober Vol 6 No 3 (2018): Juni Vol 6 No 2 (2018): April Vol 6 No 1 (2018): Februari Vol 5 No 6 (2017): Desember Vol 5 No 5 (2017): Oktober Vol 5 No 4 (2017): Agustus Vol 5 No 3 (2017): Juni Vol 5 No 2 (2017): April Vol 5 No 1 (2017): Februari Vol 4 No 6 (2016): Desember Vol 4 No 5 (2016): Oktober Vol 4 No 4 (2016): Agustus Vol 4 No 3 (2016): Juni Vol 3 No 6 (2015): Desember Vol 3 No 5 (2015): Oktober Vol 3 No 4 (2015): Agustus More Issue