cover
Contact Name
Muhardi
Contact Email
ejurnalagrotekbis@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ejurnalagrotekbis@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Pertanian UNTAD, Jalan Soekarno Hatta No. KM. 9, Tondo Kecamatan Mantikulore, Kota Palu Sulawesi Tengah
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
AGROTEKBIS: Jurnal Ilmu Pertanian
Published by Universitas Tadulako
Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan informasi hasil-hasil penelitian dibidang pertanian, khususnya teknik pertanian (agroteknologi) dan agribisnis. Jurnal diterbitkan secara online (E-Jurnal) dengan terbit 6 edisi selama setahun. Jurnal ini juga sebagai media publikasi hasil-hasil penelitian dari ringkasan skripsi mahasiswa strata satu dan dari berbagai hasil penelitian lainnya yang belum pernah dipublikasi pada berkala yang lain sebelumnya.
Articles 1,367 Documents
EKSTRAKSI PEKTIN KULIT BUAH NAGA (Hylocereus costaricensis) SECARA BASAH MENGGUNAKAN BERBAGAI KONSENTRASI LARUTAN NATRIUM HIDROKSIDA Moh. Mualimin; Syahraeni Kadir; Gatot Siswo Hutomo
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 7 No 4 (2019): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian untuk menentukan konsentrasi optimum ekstraksi pektin kulit buah naga secara basah menggunakan larutan Natrium hidroksida yang memberikan mutu fisik dan kimia pektin terbaik. Adapun mutu fisik pektin yakni rendemen dan kejernihan, sedangkan mutu kimia yaitu kadar metoksil dan galakturonat. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan satu faktor yang terdiri atas 4 taraf perlakuan, yaitu 0,5 M , 1 M, 1,5 M, dan 2 M larutan Natrium hidroksida yang diulang sebanyak 3 kali ulangan sehingga diperoleh 12 unit percobaan. Perlakuan berpengaruh sangat nyata kemudian diuji lanjut menggunakan Uji Beda Nyata Jujur (BNJ) taraf 1%. Hasil penelitian menunjukan bahwa konsentrasi NaOH 0,5M yang memberikan hasil pektin terbaik mutu fisik, tetapi konsentrasi NaOH 2M yang menghasilkan mutu kimia terbaik.
VIABILITAS BENIH MANGGA DODOR (Mangifera indica L.) HASIL KARAKTERISASI UNTUK MENENTUKAN CALON POHON INDUK Nuryanti Nuryanti; Enny Adelina; Usman Made
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 7 No 4 (2019): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian mangga dodor ini bertujuan menemukan calon pohon induk berdasarkan uji viabilitas dan vigor hasil karakterisasi morfologi dan anatomi di Desa Oloboju dan Desa Funta. Perkecambahan benih dilakukan di Laboratorium Teknologi Benih Universitas Tadulako, sedangkan penanaman benih dilakukan di Balai Benih Induk Hortikultura Sidera Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian dilaksanakan pada bulan April sampai Juli 2017. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pada tahap pesemaian dan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pada tahap pembibitan dengan satu faktor yaitu sumber benih. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa benih yang berasal dari Desa Oloboju 4 memiliki viabilitas benih yang lebih baik, diindikasikan melalui variabel kadar air paling rendah (38,04 %), daya berkecambah yang tinggi (80,00 %), dan kecepatan berkecambah lebih cepat (9,60 hari), pertambahan diameter batang (8 MST 1,79 mm), luas segitiga stamina (8 MST 743,13 cm2) dan indeks vigor hipotetik (4,97). Calon pohon induk mangga Desa Oloboju 4 merupakan calon pohon induk yang memiliki viabilitas lebih tinggi dibandingkan calon pohon induk Desa Oloboju 15, Desa Oloboju 8, Desa Funta 1, dan Desa Funta 10, sehingga berdasarkan kriteria tersebut maka dapat dijadikan sebagai benih yang bermutu.
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PAKCOY (Brassica rapa L.) SECARA HIDROPONIK PADA BERBAGAI JENIS DAN PANJANG SUMBU Nur Ramadhani; Sri Anjar Lasmini; Ramli Ramli
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 7 No 4 (2019): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hidroponik Wick System (Sistem Sumbu) merupakan metode hidroponik yang paling mudah dan tidak menggunakan peralatan yang mahal. Kelemahan dari hidroponik sistem sumbu adalah bahwa tanaman tidak dapat menyerap air dan nutrisi secara merata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari perbedaan jenis dan panjang sumbu terhadap pertumbuhan dan hasil pakcoy. Penelitian ini dilaksanakan pada Desember 2017 sampai dengan Februari 2018, menggunakan rumah kasa yang berlokasi di Jalan Veteran, Palu Timur, Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 2 Faktor. Faktor pertama adalah jenis sumbu, yaitu Sumbu kompor (S1), Sumbu flanel (S2), Sumbu kain wol (S3). Faktor kedua adalah panjang sumbu, yaitu 20 cm (P1) dan 30 cm (P2). Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali olehnya terdapat 18 unit pengamatan. Masing-masing perlakuan di uji pada larutan nutrisi 500 ml. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa interaksi antarasumbu kain wol dengan panjang 30 cm menghasilkan pengurangan ketinggian larutan, tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, berat segar serta berat kering yang baiksehingga dapat digunakan pada sistem sumbuhidroponik.
PENGARUH BERBAGAI KONSENTRASI EKSTRAK DAUN SIRSAK (Annona muricata L.) DALAM MENGENDALIKAN Spodoptera exigua Hubner (Lepidoptera : Noctuidae) PADA TANAMAN BAWANG MERAH Ana Rahmawati; Burhanuddin Nasir; Rosmini Rosmini
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 7 No 4 (2019): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi ekstrak daun sirsak yang efektif dalam mengendalikan S. exigua (Lepidoptera : Noctuidae) pada tanaman bawang merah. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret 2017 sampai Mei 2017 dan bertempat di Desa Oloboju, Kec. Sigi Biromaru, Kab. Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri atas 6 perlakuan yakni : A0= Kontrol (Tanpa Perlakuan) A1= Ekstrak daun sirsak konsentrasi (25 ml/l air), A2= ekstrak daun sirsak konsentrasi (50 ml/l air), A3= ekstrak daun sirsak konsentrasi (75 ml/l air), A4=ekstrak daun sirsak konsentrasi (100 ml/l air). A5= konsentrasi daun sirsak (125 ml/l air). Setiap perlakuan diulang 3x sehingga diperoleh 18 unit percobaan. Hasil menunjukkan selama pengamatan berlangsung (6 kali pengamatan), rata-rata jumlah individu larva S. exigua lebih rendah pada konsentrasi 125 ml/l atau terdapat penurunan jumlah individu yakni terjadi pada pengamatan minggu ketiga sampai pada pengamatan minggu ke tujuh (10,67-3,33 ekor/plot),sedangkan pada tanaman bawang merah tanpa aplikasi (A0) tidak menunjukkan penurunan jumlah individu S.exigua yakni (3,33-41,67) ekor/plot. Hasil yang didapatkan pada intensitas serangan larva Spodoptera exigua pada tanaman bawang merah selama 6 Kali pengamatan memperlihatkan bahwa perlakuan yang diberikan menghasilkan pengaruh yang berbeda nyata. Dan hasil produksi menunjukkan bahwa, berat basa tanaman bawang merah yaitu 8,51 ton/ha dan berat kering 6,45 ton/ha.
KARAKTERISTIK MUTU FISIKOKIMIA DAN ORGANOLEPTIK GREENIES CAKE DAUN KELOR (Moringa oleifera L.) Armila falinrungi; Rostiati Rahmatu; Gatot Siswo Hutomo
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 7 No 4 (2019): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daun kelor merupakan salah satu bagian dari tanaman kelor yang telah banyak diteliti kandungan gizi dan kegunaannya. Daun kelor sangat kaya akan nutrisi, diantaranya kalsium, besi, protein, vitamin A, vitamin B dan vitamin C, Selain dikonsumsi langsung dalam bentuk segar, kelor juga dapat diolah menjadi bentuk tepung atau powder yang dapat digunakan sebagai bahan dasar produk pangan, seperti pada olahan pudding, cake, nugget, biscuit, cracker serta olahan lainnya. Greenies yang dimaksud disini adalah cake yang berbahan dasar sama dengan brownies hanya saja penggunaan coklat dalam pembuatan brownies diganti dengan jus daun kelor sehingga disebut “greenies cake”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar gizi dan organoleptik terbaik pada greenies kelor dari berbagai konsentrasi jus kelor. Desain penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan Rancangan Acak Kelompok (RAK) sederhana satu faktor. Perlakuan berpengaruh nyata atau sangat nyata kemudian diuji lanjut menggunakan uji beda nyata jujur (BNJ) taraf 5% atau 1%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kandungan gizi terbaik pada greenies cake terdapat pada cake konsentrasi jus kelor 9%. Uji organoleptik terbaik pada greenise cake terdapat pada cake konsentrasi 9%.
IDENTIFIKASI KARAKTER MORFOLOGI DAN ANATOMI MANGGA LOKAL (Mangifera spp.)DI DESA MOAHINO DAN DESA SOLONSA KECAMATAN WITA PONDA KABUPATEN MOROWALI Arwin Ilyasi; Muhammad Anshar; Enny Adelina
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 7 No 4 (2019): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik tanaman mangga berdasarkan ciri morfologi dan anatomi daun tanaman mangga di Desa Moahino dan Solonsa, Kecamatan Wita Ponda Kabupaten Morowali. Pengamatan ciri morfologi dilaksanakan di Desa Moahino dan Solonsa, sedangkan pengamatan anatomi daun dilakukan di Laboratoroium Bioteknologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Tadulako, mulai bulan Februari sampai Mei 2016. Parameter morfologi yang diamati meliputi umur tanaman, tinggi tanaman, diameter batang, diameter kanopi, bentuk kanopi dan warna batang. Peubah anatomi daun terdiri atas ukuran stomata, ukuran epidermis, jumlah stomata, jumlah epidermis, kerapatan stomata dan indeks stomata. Hasil penelitian menunjukkan karakter morfologi dan anatomi yang diamati berdasarkan analisis kluster yang digambarkan dalam bentuk dendrogram aksesi terpilih berdasarkan morfologi dan anatomi tanaman mangga dari Desa Moahino dan Solonsa adalah aksesi MH5, SL4, SL8 dan MH12, Dua aksesi yang terpilih berdasarkan gabungan Desa Moahino dan Solonsa Kecamatan Wita Ponda Kabupaten Morowali, yaitu aksesi SL4 dan SL8 memiliki kerapatan stomata paling rendah yaitu 0,14 dan 0,16 masing-masing berada pada ketinggian 69 m dpl dan 52 m dpl.
PENGARUH PUPUK KANDANG AYAM TERADAP SERAPAN NITROGEN (N) TANAMAN SELADA(Lactuca Sativa L) PADA ENTISOL LEMBAH PALU Asria Asria; Saiful Darman; Isrun Isrun
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 7 No 4 (2019): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pupuk kandang ayam merupakan pupuk oganik yang mengandung unsur N antara 1% sampai 3,13%. Pupuk tersebut selain berfungsi menambah unsur hara juga memperbaiki sifat fisik dan kimia tanah. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan Pengaruh pupuk kandang ayam terhadap serapan nitrogen (N) tanaman selada (Lactuca sativa L) pada Entisols Lembah Palu. Penelitian ini disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 7 perlakuan dosis yaitu : kontrol (tanpa pupuk kandang ayam), pupuk kandang ayam dengan dosis 5 Mg ha-1, pupuk kandang ayam dengan dosis 10 Mg ha-1, pupuk kandang ayam dengan dosis 15 Mg ha-1, pupuk kandang ayam dengan dosis 20 Mg ha-1, pupuk kandang ayam dengan dosis 25 Mg ha-1, dan pupuk kandang ayam dengan dosis 30 Mg ha-1. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak tiga kali sehingga diperoleh 21 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan pupuk kandang ayam pada tanah tanah entisols tergolong sangat tinggi yaitu 621,37 ppm. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa dengan pemberian pupuk kandang ayam pada Entisols berpengaruh tidak nyata terhadap konsentrasi N-total dalam tanah, reaksi tanah, C-Organik, tapi berpengaruh nyata pada konsentrasi N-Jaringan Tanaman.
PENGARUH PERBEDAAN PANJANG STEK TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT TANAMANBUAH NAGA (Hylocereus undatus) Esna Esna; Ramal Yusuf; Abdul Hadid
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 7 No 4 (2019): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buah naga atau dragon fruit merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memang belum lama dikenal, dibudidayakan, dan diusahakan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan panjang stekter hadap pertumbuhan bibit tanaman buah naga. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sidera pada ketinggian 250 m dpl. Berlangsung pada bulan Maret sampai dengan bulan Mei 2017. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK ) dengan tujuh perlakuan dantiga ulangan Parameter yang diamati yaitu waktu muncul tunas, panjang tunas, dan jumlah tunas. Berdasarkan hasil analisis sidik ragam ketiga parameter yang diamati yang menghasilkan pengaruh nyata pada perameter panjang tunas dan jumlah tunas. Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa perbedaan panjang stek berpengaruh nyata terhadap panjang tunas dan jumlah tunas. Panjang stek yang baik adalah panjang stek 40 cm dan panjang stek yang baik pada jumlah tunas adalah panjang stek antara15 cm sampai 35 cm.
UJI KETAHANAN ENAM KLON KAKAO TERHADAP PENYAKIT BUSUK BUAH KAKAO (Phytophthora palmivora Butl.) Indriani Mahmud; Asrul Asrul
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 7 No 4 (2019): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu penyakit utama pada pertanaman kakao di Indonesia adalah busuk buah (Black pod) yang disebabkan oleh jamurPhytophthora palmivora.Tujuan penelitian ini untuk membedakan tingkat ketahanan enam klon kakao terhadap infeksi jamur P. palmivora penyebab penyakit busuk buah kakao.Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2017-September 2017.Lokasi pengambilan sampel busuk buah kakao di perkebunan kakao Desa Sejahtera, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, dan pengujian ketahanan klon kakao bertempat di Laboratorium Penyakit Tumbuhan, Universitas Tadulako, Palu. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan enam klon kakao yang terdiri atas Klon Untad I, Lokal II, Lokal III, Palolo, S2, dan Irian, yang diulang sebanyak tiga kali. Hasil penelitian menunjukkan masa inkubasi klon S2 lebih cepat 2 hari dibandingkan klon lainnya (3 hari), pada pengamatan perkembangan gejala infeksi berdasarkan luas bercak menunjukkan bahwaklon S2 dengan rata-rata luas bercak 114,37 cm2 termasuk kelompok sangat rentan, klon Untad I, Lokal III, dan irian termasuk kelompok agak tahan dengan masing masing luas bercak, 27,85 cm2, 25,09 cm2, 26,88 cm2,lokal II termasuk kategori rentan dengan luas bercak 75,02 cm2, dan klon Palolo dengan rata-rata luas bercak 21,17 cm2 termasuk ke dalam kelompok tahan atau resisten terhadap penyakit busuk buah (Phytophthora palmivora Butl.)
RESPON PERTUMBUHAN SAWI (Brassica juncea L) YANG DIBERI MIKROORGANISME LOKAL DAN BERBAGAI BAHAN ORGANIK Kasmawati Kasmawati; Henry N. Barus; Mahfudz Mahfudz
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 7 No 4 (2019): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi bonggol pisang, rebung bambu serta campuran buah pisang dan pepaya sebagai substrat mikroorganisme yang dapat mempengaruhi pertumbuhan sawi,megetahui potensi beberapa jenis bahan organik terhadap pertumbuhan sawi dan mengetahui pengaruh mikroorganisme lokal terhadap bahan organik. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus hingga Oktober 2017 di Screen house Kebun Akademik Fakultas Pertanian. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak lengkap (RAL) pola faktorial 2 faktor. Faktor pertama adalah jenis mikroorganisme lokal yang terdiri dari 4 jenis: kontrol, bonggol pisang, rebung bambu dan campuran buah pisang dan pepaya. Faktor kedua adalah jenis bahan organik yang terdiri dari 4 jenis: pupuk kandang sapi, pupuk kandang ayam, pupuk kandang kambing dan kompos. Hasil penelitian menunjukkan pertumbuhan sawi yang diberi mikroorganisme lokal lebih baik dibandingkan dengan tanpa mikroorganisme lokal. Mikroorganisme lokal terbaik berasal dari bonggol pisang, pertumbuhan sawi yang diberi bahan organik pupuk kandang kambing lebih baik dibandingkan dengan pupuk kandang sapi, pupuk kandang ayam dan kompos serta tidak ada interaksi antara mikroorganisme lokal dan bahan organik pada pertumbuhan sawi.

Page 30 of 137 | Total Record : 1367


Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 5 (2025): Oktober Vol 13 No 4 (2025): Agustus Vol 13 No 3 (2025): JUNI Vol 13 No 2 (2025): April Vol 13 No 1 (2025): Februari Vol 12 No 6 (2024): Desember Vol 12 No 5 (2024): Oktober Vol 12 No 4 (2024): Agustus Vol 12 No 3 (2024): Juni Vol 12 No 2 (2024): April Vol 12 No 1 (2024): Februari Vol 11 No 6 (2023): December Vol 11 No 5 (2023): Oktober Vol 11 No 4 (2023): Agustus Vol 11 No 3 (2023): Juni Vol 11 No 2 (2023): April Vol 11 No 1 (2023): Februari Vol 10 No 6 (2022): Desember Vol 10 No 5 (2022): Oktober Vol 10 No 4 (2022): Agustus Vol 10 No 3 (2022): Juni Vol 10 No 2 (2022): April Vol 10 No 1 (2022): Februari Vol 9 No 6 (2021): Desember Vol 9 No 5 (2021): Oktober Vol 9 No 4 (2021): Agustus Vol 9 No 3 (2021): Juni Vol 9 No 2 (2021): April Vol 9 No 1 (2021): Februari Vol 8 No 6 (2020): Desember Vol 8 No 5 (2020): Oktober Vol 8 No 4 (2020): Agustus Vol 8 No 3 (2020): Juni Vol 8 No 2 (2020): April Vol 8 No 1 (2020): Februari Vol 7 No 6 (2019): Desember Vol 7 No 5 (2019): Oktober Vol 7 No 4 (2019): Agustus Vol 7 No 3 (2019): Juni Vol 7 No 2 (2019): April Vol 7 No 1 (2019): Februari Vol 6 No 6 (2018): Desember Vol 6 No 5 (2018): Oktober Vol 6 No 3 (2018): Juni Vol 6 No 2 (2018): April Vol 6 No 1 (2018): Februari Vol 5 No 6 (2017): Desember Vol 5 No 5 (2017): Oktober Vol 5 No 4 (2017): Agustus Vol 5 No 3 (2017): Juni Vol 5 No 2 (2017): April Vol 5 No 1 (2017): Februari Vol 4 No 6 (2016): Desember Vol 4 No 5 (2016): Oktober Vol 4 No 4 (2016): Agustus Vol 4 No 3 (2016): Juni Vol 3 No 6 (2015): Desember Vol 3 No 5 (2015): Oktober Vol 3 No 4 (2015): Agustus More Issue