cover
Contact Name
Muhardi
Contact Email
ejurnalagrotekbis@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ejurnalagrotekbis@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Pertanian UNTAD, Jalan Soekarno Hatta No. KM. 9, Tondo Kecamatan Mantikulore, Kota Palu Sulawesi Tengah
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
AGROTEKBIS: Jurnal Ilmu Pertanian
Published by Universitas Tadulako
Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan informasi hasil-hasil penelitian dibidang pertanian, khususnya teknik pertanian (agroteknologi) dan agribisnis. Jurnal diterbitkan secara online (E-Jurnal) dengan terbit 6 edisi selama setahun. Jurnal ini juga sebagai media publikasi hasil-hasil penelitian dari ringkasan skripsi mahasiswa strata satu dan dari berbagai hasil penelitian lainnya yang belum pernah dipublikasi pada berkala yang lain sebelumnya.
Articles 1,367 Documents
ANALISIS PENDAPATAN USAHA COKELAT PADA INDUSTRI BANUA COKELAT DI KOTA Nussara Sriarmad; Yulianti Kalaba
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 8 No 3 (2020): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa besar tingkat pendapatan usaha cokelat pada IKM “Banua Cokelat” dikota Palu. Penelitian dilaksanakan di Industri rumah tangga olahan cokelat “Banua Cokelat” di Kota Palu. Pemilihan lokasi penelitian dipilih secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan bahwa Industri olahan cokelat pada “Banua Cokelat” adalah salah satu Usaha Cokelat yang mengolah cokelat secara unik dan mempunyai tingkat produksi cokelat yang sudah berkembang di Kota Palu. Penelitian ini dilakukan selama 1 bulan ialah Bulan Januari sampai dengan Bulan Februani 2019, Penentuan responden dilakukan dengan sengaja mengambil 3 orang yaitu 1 orang owner, 1 orang karyawan dari bagian produksi dan 1 orang karyawan dari bagian pemasaran. Hal ini didasarkan dengan pertimbangan pimpinan atau owner usaha, dan karyawan dapat memberikan informasi atau mengetahui proses pengolah cokelat dan data yang dibutuhkan. Analisis data yang digunakan adalah Analisis pendapatan. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata jumlah penerimaan yang diperoleh Industri Banua Cokelat dalam kurun waktu dua bulan sebesar Rp 123.906.000 dengan total biaya sebesar Rp 89.793.254,510 sehingga pendapatan diperoleh Industri Banua Cokelat dalam memproduksi Cokelat Conventure dan Cokelat Compound sebesar Rp 34.112.745,490.
APLIKASI KOMPOSISI MEDIA TANAM DAN PUPUK KANDANG PADA PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) Alfin Sarira; Yohanis Tambing; Sri Anjar Lasmini
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 8 No 3 (2020): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) merupakan tanaman asli Indonesia, termasuk salah satu jenis tanaman obat yang potensial untuk dikembangkan, karena memiliki banyak manfaat dan khasiat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan hasil tanaman temulawak dengan menggunakan media tanam arang sekam padi dan serbuk sabut kelapa serta pupuk kandang kambing. Kegunaan penelitian ini adalah diharapkan dapat memberikan informasi kepada masyarakat tentang pengaruh media tanam arang sekam padi, serbuk sabut kelapa dan pupuk kandang kambing, dapat digunakan sebagai media tanam yang baik pada budidaya tanaman temulawak. Penelitian ini disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 2 faktor Faktor pertama adalah komposisi media tanam terdiri dari 3 macam yaitu B1 = Tanah + arang sekam padi (2:1) B2 = Tanah + serbuk sabut kelapa (2:1), B3 = Tanah + arang sekam padi + serbuk sabut kelapa (2:1:1) sedangkan Faktor kedua adalah dosis pupuk kandang yang terdiri atas 3 taraf yaitu P1= dosis pupuk kandang 10 ton/ha (182 g/polibag), P2= pupuk kandang 20 ton/ha (364 g/polibag), dan P3= dosis pupuk kandang 30 tonha (546 g/polibag). Dalam penelitian ini terdapat 9 kombinasi perlakuan dan masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat 27 unit percobaan. Setiap unit percobaan terdapat 3 tanaman, sehingga diperlukan 81 tanaman. Data pengamatan dianalisis dengan menggunakan analisis of varians (ANOVA) dan menggunakan uji lanjut BNJ(Beda Nyata Jujur) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media tanam tanah +arang sekam padi+serbuk sabut kelapa dengan dosis pupuk kandang 30 ton/ha (B3P3) memberikan pertumbuhan dan hasil yang lebih baik pada tinggi tanaman, jumlah tunas, bobot segar tajuk, dan bobot segar rimpang dibanding perlakuan lainnya dan untuk media tanam tanah+serbuk sabut kelapa dengan dosis pupuk kandang 20 ton/ha (B2P2) memberikan hasil yang lebih baik pada bobot kering rimpang temulawak dibanding perlakuan lainnya.
PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.)VARIETAS LEMBAH PALU TERHADAP PEMBERIAN LIMBAH KULIT BIJI KOPI Sri Maharani; Abd. Syakur; Muhardi Muhardi
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 8 No 3 (2020): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah kulit biji kopi dapat diolah menjadi kompos atau pupuk organik sebagai pengganti pupuk kimia yang dapat menyediakan unsur hara bagi tanaman. Berdasarkan hasil analisis NPK limbah kulit kopi yang telah dilakukan di Laboratorium Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Tadulako Palu, diketahui bahwa kandungan nitrogen pada limbah kulit kopi sebanyak 0,47% (4.700 ppm) , fosfor sebanyak 0,06% (600 ppm), dan kalium sebanyak 0,52% (5.200 ppm). Sedangkan untuk C-Organik 13,38 %. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik limbah kulit biji kopi terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah(Allium ascalonicum L.). Penelitan ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 6 perlakuan dan diulang tiga kali. Perlakuan yang akan dicobakan sebagai berikut : P0 = Tanpa limbah kulit biji kopi (Kontrol), P1 = Limbah kulit biji kopi dengan dosis 1,26 kg petak setara 5 ton ha-1, P2 = Limbah kulit biji kopi dengan dosis 2,52 kg petak setara 10 ton ha-1, P3 = Limbah kulit biji kopi dengan dosis 3,78 kg petak setara 15 ton ha-1, P4 = Limbah kulit biji kopi dengan dosis 5,04 kg petak setara 20 ton ha-1, P5 =Llimbah kulit biji kopi dengan dosis 6,3 kg petak setara 25 ton ha-1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian perlakuan limbah kulit biji kopi berpengaruh nyata terhadap parameter jumlah umbi per rumpun dan berat umbi per rumpun. Tetapi tidak berpengaruh nyata pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun, berat kering total tanaman, dan berat segar umbi per hektar.
PENGARUH MIKORIZA DAN BERBAGAI KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR (POC) TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO (Theobroma cacao L.) Darlin Darlin; Iskandar Lapanjang; Adrianton Adrianton
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 8 No 3 (2020): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi Mikoriza dan Pupuk organik cair terhadap pertumbuhan bibit tanaman kakao antara lain: (1) Untuk mengetahui pengaruh kombinasi mikoriza dan pupuk organik cair terhadap pertumbuhan bibit kakao. (2) Untuk mengetahui pengaruh dari faktor tunggal mikoriza terhadap pertumbuhan bibit kakao. (3) Untuk mengetahui pengaruh dari faktor tunggal pupuk organik cair terhadap bibit kakao. Penelitian ini akan dilaksanakan pada bulan November 2018 sampai Desember 2018, yang bertepatan di Desa Larobenu Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten Morowali Propinsi Sulawesi Tengah. Analisis tanaman akan Dilaksanakan di Laboratorium Agronomi Fakultas Pertanian Universitas Tadulako Palu. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak kelompok (RAK) pola Faktorial 2 faktor. Faktor pertama (1) adalah Mikoriza, yang terdiri dari 3 taraf yaitu; M0= kontrol, M1 = 10g/polybag, dan M2 = 15g/polybag, sedangkan Faktor kedua (2) adalah konsentrasi pupuk organik cair (POC) yang terdiri dari 4 taraf Yaitu: P0= kontrol, P1= 110 ml/L air, P2=115 ml/L air, dan P3= 120 ml/L air.
EFEKTIVITAS CENDAWAN ENTOMOPATOGEN Beauveria bassiana TERHADAP MORTALITAS DAN DAYA HAMBAT MAKAN ULAT DAUN KUBIS Plutella xylostella L. Aan Kurniawan; Johanis Panggeso
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 8 No 3 (2020): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Plutella xylostella merupakan hama penting yang menyerang tanaman kubis, sehingga menjadi kendala dalam upaya peningkatan produksi kubis. Cendawan entomopatogenik yang dapat digunakan sebagai agens pengendali hayati dalam menekan perkembangan larva Lepidoptera salah satunya adalah Beauveria bassiana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dari cendawan B. Bassiana. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai Mei 2019 di laboratorium Hama dan di laboratorium Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako, Palu. Metode pemberian pakan menggunakan metode Sandwich dengan 5 taraf perlakuan yaitu (kontrol), pengenceran , . Variabel yang diamati yaitu viabilitas konidium, mortalitas, daya hambat makan serta morfologi gejalah infeksi B. bassiana terhadap serangga uji P. xylostella. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh bahwa perlakuan tingkat pengenceran konidia berpengaruh sangat nyata terhadap mortalitas dan daya hambat makan larva P. xylostella pada kerapatan konidia 9,464 x 106 sebesar 55%, serta mampu menghambat aktivitas makan dengan nilai rata-rata hari mencapai 17,75% dan kerapatan konidia 8,240 x 106 sebesar 47,5% dengan daya hambat makan mencapai 17,05% dengan Viabilitas konidium B. bassiana yaitu sebesar 82,42%. Sedangkan Gejala larva yang terinfeksi B. bassiana yaitu terdapatnya hifa berwarna putih keluar dari tubuh larva P. xylostella.
VIABILITAS BENIH BAWANG MERAH (Allium wakei Araki) PADA BERBAGAI LAMA PERENDAMAN DUA ZAT PENGATUR TUMBUH Keke Anjaswari; Fathurrahman Fathurrahman; Maemunah Maemunah
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 8 No 3 (2020): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses penyimpanan benih bawang merah (Allium wakegi Araki.)yang tidak optimal dapat menurunkan viabilitas benih sehingga dibutuhkan suatu tindakan untuk meningkatkan mutu benih yaitu dengan melalui pemberian ZPT. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian konsentrasi zat pengatur tumbuh ZPT ekstrak tauge dan sitokinin yang terbaik terhadap viabilitas benih bawang merah. Penelitian ini dilakukan dalam satu tahap, yaitu dengan tahap uji viabilitas benih menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor yaitu Faktor pertama yaitu jenis ZPT yang terdiri dua taraf perlakuan ZPT yaitu ekstrak tauge dan ZPT sitokinin. Faktor kedua yaitu lama perendaman yang terdiri atas empat taraf perlakuan 1) (tanpa perendamn), 2) (½ jam), 3) (1jam), 4) (1 ½ jam), dan 5) (2 jam), sehingga terdapat 30 unit percobaan masing-masing unit ditanam 30 benih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ZPT dari ektraktauge memberikan pengaruh yang lebih dengan Lama perendaman 300 ml/l memberikan pengaruh lebih baik untuk waktu 2 jam pada kecepatan berkecambah, waktu berkecambah, volume akar 29 HST, berat basah daun, berat basah umbi, berat kering daun dan berat kering umbi.Antara ZPT ekstrak tauge, sitokinin dan lama perendaman menunjukkan enteraksi dan memberikan hasil yang lebih baik pada kecepatan berkecambah, waktu berkecambah, panjang akar 29 HST berat basah (daun, dan umbi) dan berat basah kering (daun dan umbi) yang memberikan pengaruh interaksi sangat nyata.
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI (Glycine max L.) PADA PEMBERIAN PUPUK ORGANIK DAN ANORGANIK Meksannes Lamasi; Mahfudz Mahfudz; Henry M Barus
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 8 No 3 (2020): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui penggunaan pupuk organik maupun anorganik yang tepat untuk pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April 2018 sampai Juni 2018. Lokasi penelitian bertempat di Desa Korowalelo Kecamatan Lembo, Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri dari 6 perlakuan dan 4 ulangan sehingga terdapat 24 petak percobaan. Adapun perlakuan yang dicobakan adalah : Tanpa Pemupukan, Bokashi dosis 5 ton ha-1 setara dengan 3 kg, Pupuk kandang ayam dosis 5 ton ha-1 setara dengan 3 kg, NPK dosis 125 kg ha-1/2 setara dengan 75 g, NPK dosis 37,5 g Bokashi dosis 1,5 kg, NPK dosis 37,5 g Pupuk kandang ayam dosis 1,5 kg. Data yang diperoleh dianalisi dengan menggunakan analisis keragaman dan perlakuan yang berpengaruh nyata dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Jujur (BNJ) taraf 5%. Hasil penelitian menunjukan pemberian perlakuan pupuk Bokashi, dan pupuk kandang ayam 5 ton ha-1 merupakan dosis yang terbaik terhadap pertumbuhan vegetatif dan generatif tanaman kedelai.
KARAKTERISTIK KIMIAWI DAN DAYA HAMBAT TEPUNG BIJI KELOR (Moringa oleifera Lam.) SETELAH PENYIMPANAN PADA BAKTERI Escherichia coli Lili Eka Wati; Syahraeni Kadir; Muhd. Nur Sangadji
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 8 No 3 (2020): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman kelor merupakan salah satu jenis tanaman tropis yang banyak tumbuh di Indonesia dan memiliki banyak manfaat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan lama penyimpanan tepung biji kelor yang memberikan pengaruh terbaik terhadap karakteristik kimia yang memiliki daya hambat terbaik terhadap bakteri Escherichia coli. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako Palu. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang terdiri atas satu faktor yaitu lama penyimpanan biji kelor dengan 5 taraf penyimpanan : 0 minggu, 1 minggu, 2 minggu, 3 minggu, 4 minggu yang diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 15 unit percobaan. Data yang telah diperoleh dianalisis menggunakan analisis keragaman, apabila perlakukan menunjukkan adanya pengaruh nyata atau sangat nyata maka dilakukan uji lanjut menggunakan Uji BNJ (5% atau 1%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama penyimpanan berpengaruh sangat nyata pada karakteristik kimia dan daya hambat bakteri. Daya hambat terbaik didapat pada tepung biji kelor 0 minggu (tanpa penyimpanan) yaitu 57,39 mm.
ANALISIS PERSEDIAAN BAHAN BAKU ABON IKAN TUNA PADA INDUSTRI CITA RASA PAGIMANA KECAMATAN PAGIMANA KABUPATEN BANGGAI Asrina I Ndulia; Sulaeman Sulaeman; Dafina Howara
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 8 No 3 (2020): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri Cita Rasa Pagimana merupakan industri yang memanfaatkan peluang usaha pengolahan ikan tuna menjadi abon ikan. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui jumlah pembelian optimal bahan baku ikan tuna, untuk mengetahui total biaya persediaan optimal bahan baku ikan tuna, untuk mengetahui jumlah persediaan pengaman bahan baku ikan tuna, dan untuk mengetahui titik pemesanan kembali bahan baku Ikan Tuna Pada Industri Cita Rasa Pagimana Kecamatan Pagimana Kabupaten Banggai. Penelitian ini telah di laksanakan di Industri Cita Rasa Pagimana Kecamatan Pagimana Kabupaten Banggai pada bulan Juni sampai Juli 2019. Penentuan responden dalam penelitian ini dilakukan secara sengaja (purposive), dengan jumlah responden sebanyak 4 (empat) orang yakni, satu orang pimpinan industri dan tiga karyawan. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Alat analisis data yang digunakan dalam penelitian ini ialah Economic Order Quantity (EOQ), Total Biaya Persediaan, Persediaan Pengaman, dan Titik Pemesanan Kembali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah pembelian optimal bahan baku ikan tuna yang sebaiknya dilakukan oleh Industri Cita Rasa Pagimana pada bulan Januari sampai Juni 2019 masing-masing sebanyak 101,74 kg, 110,91 kg, 101,62 kg, 146,33 kg, 130,81 kg dan 134,04 kg. Total biaya persediaan optimal yang dikeluarkan oleh Cita Rasa Pagimana pada bulan Januari sampai Juni 2019, masing-masing sebesar Rp. 150.672,59, Rp. 137.891,38, Rp. 166.275,11, Rp. 164.012,32, Rp. 152.743,98 dan Rp. 152.743,98. Persediaan pengaman (safety stock) yang harus selalu tersedia di gudang pada Industri Cita Rasa Pagimana sebesar 42 kg. Titik pemesanan kembali yang harus dilakukan Industri Cita Rasa Pagimana pada bulan Januari sampai Juni 2019, masing-masing sebesar 60,17 kg, 65,11 kg, 61,54 kg, 70,14 kg, 67,16 kg dan 75,51 kg.
ANALISIS PEMASARAN KAKAO DI DESA SIBOANG KECAMATAN SOJOL KABUPATEN DONGGALA Alisa Alisa; Saharia Kassa; Yulianti Kalaba
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 9 No 1 (2021): Februari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran pemasaran kakao, margin, bagian harga yang diterima oleh petani, dan efisiensi pemasaran kakao. Permasalahan pemasaran yang ada di Desa Siboang ada dua yaitu perbedaan harga dan juga saluran pemasarannya. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada dua bentuk saluran pemasaran kakao yang terdapat di Desa Siboang yaitu: 1) petani menjual kakao kepada pedagang pengumpul, dari pedagang pengumpul kakao diteruskan ke pedagang besar pedagang besar dan pedagang besar menjulnya langsung ke konsumen akhir di Pulau Jawa , 2) petani menjual produknya langsung ke pedagang besar yang ada di kota Palu pedagang besar menjulnya langsung ke konsumen akhir di Pulau Jawa. Margin total pemasaran kakao untuk saluran pertama Rp 9.000 dan margin pemasaran kakao untuk saluran ke dua sebesar Rp 3.500. Besarnya bagian harga yang diterima petani pada saluran pertama pemasaran kakao sebesar 80% sedangkan bagian harga yang diterima disaluran kedua sebesar 88,71%, sehingga petani dianjurkan menjual hasil produksinya dengan menggunakan saluran kedua karena bagian harga yang diterima petani lebih besar. Nilai efisiensi pemasaran saluran pertama sebesar 4,09% untuk saluran kedua sebesar 3,18% dari dua saluran pemasaran kakao tersebut, saluran yang efisien adalah saluran kedua.

Page 41 of 137 | Total Record : 1367


Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 5 (2025): Oktober Vol 13 No 4 (2025): Agustus Vol 13 No 3 (2025): JUNI Vol 13 No 2 (2025): April Vol 13 No 1 (2025): Februari Vol 12 No 6 (2024): Desember Vol 12 No 5 (2024): Oktober Vol 12 No 4 (2024): Agustus Vol 12 No 3 (2024): Juni Vol 12 No 2 (2024): April Vol 12 No 1 (2024): Februari Vol 11 No 6 (2023): December Vol 11 No 5 (2023): Oktober Vol 11 No 4 (2023): Agustus Vol 11 No 3 (2023): Juni Vol 11 No 2 (2023): April Vol 11 No 1 (2023): Februari Vol 10 No 6 (2022): Desember Vol 10 No 5 (2022): Oktober Vol 10 No 4 (2022): Agustus Vol 10 No 3 (2022): Juni Vol 10 No 2 (2022): April Vol 10 No 1 (2022): Februari Vol 9 No 6 (2021): Desember Vol 9 No 5 (2021): Oktober Vol 9 No 4 (2021): Agustus Vol 9 No 3 (2021): Juni Vol 9 No 2 (2021): April Vol 9 No 1 (2021): Februari Vol 8 No 6 (2020): Desember Vol 8 No 5 (2020): Oktober Vol 8 No 4 (2020): Agustus Vol 8 No 3 (2020): Juni Vol 8 No 2 (2020): April Vol 8 No 1 (2020): Februari Vol 7 No 6 (2019): Desember Vol 7 No 5 (2019): Oktober Vol 7 No 4 (2019): Agustus Vol 7 No 3 (2019): Juni Vol 7 No 2 (2019): April Vol 7 No 1 (2019): Februari Vol 6 No 6 (2018): Desember Vol 6 No 5 (2018): Oktober Vol 6 No 3 (2018): Juni Vol 6 No 2 (2018): April Vol 6 No 1 (2018): Februari Vol 5 No 6 (2017): Desember Vol 5 No 5 (2017): Oktober Vol 5 No 4 (2017): Agustus Vol 5 No 3 (2017): Juni Vol 5 No 2 (2017): April Vol 5 No 1 (2017): Februari Vol 4 No 6 (2016): Desember Vol 4 No 5 (2016): Oktober Vol 4 No 4 (2016): Agustus Vol 4 No 3 (2016): Juni Vol 3 No 6 (2015): Desember Vol 3 No 5 (2015): Oktober Vol 3 No 4 (2015): Agustus More Issue