cover
Contact Name
Muhardi
Contact Email
ejurnalagrotekbis@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ejurnalagrotekbis@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Pertanian UNTAD, Jalan Soekarno Hatta No. KM. 9, Tondo Kecamatan Mantikulore, Kota Palu Sulawesi Tengah
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
AGROTEKBIS: Jurnal Ilmu Pertanian
Published by Universitas Tadulako
Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan informasi hasil-hasil penelitian dibidang pertanian, khususnya teknik pertanian (agroteknologi) dan agribisnis. Jurnal diterbitkan secara online (E-Jurnal) dengan terbit 6 edisi selama setahun. Jurnal ini juga sebagai media publikasi hasil-hasil penelitian dari ringkasan skripsi mahasiswa strata satu dan dari berbagai hasil penelitian lainnya yang belum pernah dipublikasi pada berkala yang lain sebelumnya.
Articles 1,367 Documents
ANALISIS PERBANDINGAN PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH SISTEM TANAM JAJAR LEGOWO 2:1 DAN 4:1 DI DESA PANDERE KECAMATAN GUMBASA KABUPATEN SIGI Bambang Dwi Pratama; Dance Tangkesalu; Yulianti Kalaba
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 8 No 3 (2020): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui besar pendapatan petani padi sawah dengan menggunakan sistem tanam jajar legowo 2:1 dan 4:1, Mengetahui perbedaan nyata antara pendapatan usahatani padi sawah dengan sistem tanam jajar legowo 2:1 dan 4:1. Lokasi penelitian ditentukan secara sengaja,penentuan responden dilakukan dengan metode proportional stratified random sampling, jumlah responden dalam penelitian ini adalah sebanyak 36 orang dengan pembagian 15 orang petani yang menggunakan sistem tanam jajar legowo 2:1 dan 21 orang sistem tanam jajar legowo 4:1. Hasil penelitian menunjukan Pendapatan yang diperoleh responden petani padi sawah sistem tanam jajar legowo 2:1 di Desa Pandere sebesar Rp. 18,426,949.33 Ha/MT sedangkan pendapatan sistem tanam jajar legowo 4:1 sebesar Rp. Rp. 16,049,596.79 Ha/MT. perbandingan pendapatan petani padi sawah sistem tanam jajar legowo 2:1 dan 4:1 di Desa Pandere diperoleh nilai t-hitung sebesar 5,460, dengan α 5% t-tabel 1,690, maka H0 ditolak artinya pendapatan usahatani padi sawah sistem tanam jajar legowo 2:1 berbeda nyata dengan pendapatan usahatani padi sawah sistem tanam jajar legowo 4:1 di Desa Pandere.
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L) PADA BERBAGAI DOSIS PUPUK KANDANG AYAM Rosita Rosita; Muhardi Muhardi; Ramli Ramli
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 8 No 3 (2020): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan hasil tanaman selada pada berbagai dosis pupuk kandang ayam. Penelitian ini dilaksanakan di Dusun Bulupontu Jaya Desa Sidera Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini berlangsung pada bulan November 2017 sampai Januari 2018. Penelitian ini disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri atas 6 perlakuan yaitu: P0 = Tanpa pupuk kandang ayam (Kontrol), P1 = Pupuk kandang ayam 5 ton ha-1, P2 = Pupuk kandang ayam 10 ton ha-1, P3 = Pupuk kandang ayam 15 ton ha-1, P4 = Pupuk kandang ayam 20 ton ha-1, dan P5 = Pupuk kandang ayam 25 ton ha-1. Penelitian ini diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat 18 unit percobaan, setiap unit percobaan terdapat 3 tanaman sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang ayam dapat memperbaiki struktur tanah dan mengandung unsur hara nitrogen yang tinggi sehingga pemberian dosis yang cenderung tinggi memberikan respon yang baik terhadap tinggi tanaman, berat segar ekonomis per tanaman, luas daun tanaman selada, dan berat kering total.
PENGARUH PEMBERIAN BERBAGAI MACAM PUPUK KANDANG TERHADAP PERTUMBUHAN STEK TANAMAN ANGGUR (Vitis vinifera L.) Ichwan Ichwan; Abd. Syakur; Sri Anjar Lasmini
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 8 No 3 (2020): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stek tanaman anggur menghendaki tanah yang cukup subur, gembur, dan bertekstur lempung berpasir. Untuk itu media tumbuh stek sebaiknya diberikan pupuk kandang yang sudah matang. Pupuk kandang mempunyai pengaruh dalam meningkatkan kesuburan tanah. Pemberian pupuk kandang akan memperbaiki struktur tanah serta meningkatkan ketersediaan unsur hara pada tanaman. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian berbagai macam pupuk kandang terhadap tanaman anggur agar mendapatkan jenis pupuk kandang tebaik untuk pertumbuhan stek tanaman anggur. Dilaksanakan di Kelurahan Birobuli Selatan dan di Laboratorium Hortikultura, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako, Palu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai Juni 2018. Penelitian ini disusun dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 (empat) perlakuan yaitu kontrol, pupuk kandang sapi, pupuk kandang kambing, pupuk kandang ayam dan 3 (tiga) ulangan sehingga diperoleh 12 unit percobaan, serta ditambahkan 3 ulangan percobaan lagi sehingga hasil keseluruhan 36 unit polybag tanaman. Hasil penelitian menunjukkan pupuk kandang berpengaruh nyata terhadap variabel tinggi tunas dan jumlah daun. Pemberian pupuk kandang ayam berpengaruh nyata terbaik terhadap pertumbuhan stek anggur, adapun pengaruh terhadap pupuk kandang kambing dan pupuk kandang sapi.
PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG PULUT (Zea Mays Ceratina) PADA BERBAGAI KOMBINASI JARAK TANAM DENGAN JUMLAH TANAMAN TIAP RUMPUN Hizrawati Hizrawati; Nuraeni Nuraeni; Usman Made
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 8 No 3 (2020): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan kombinasi jarak tanam dan jumlah tanam tiap rumpun yang lebih baik terhadap pertumbuhan dan hasil jagung pulut.Penelitian ini, menggunakan Rancangan Acak Kelompok satu faktor, perlakuan yang dicobakan adalah : 1). Jarak tanam 80 cm x 40 cm dengan dua tanaman tiap rumpun, 2). Jarak tanam 80 cm x 20 cm dengan satu tanaman tiap rumpun, 3). Jarak tanam 75 cm x 50 cm dengan dua tanaman tiap rumpun, 4). Jarak tanam 75 cm x 25 cm dengan satu tanaman tiap rumpun, 5). Jarak tanam 60 cm x 50 cm dengan dua tanaman tiap rumpun, 6). jarak tanam 60 cm x 30 cm dengan satu tanaman tiap rumpun. Setiap perlakuan diulang tiga kali sebagai kelompok, sehingga diperoleh 18 unit percobaan.Untuk mengetahui pengaruh perlakuan dilakukan pengamatan tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, umur berbunga, diameter tongkol, panjang tongkol, jumlah baris biji, pipilan kering tiap rumpun dan berat per hektar.Hasil penelitian menunjukkan perlakuan jarak tanam 75 cm x 25 cm dengan satu benih tiap rumpun menghasilkan tanaman lebih tinggi (169.29 cm) dan batang lebih besar (diameter 1.56 cm). Penerapan jarak tanam 80 cm x 20 cm dengan satu benih tiap rumpun menghasilkan tongkol lebih besar (diameter 4.54 cm)dan lebih panjang (16.34 cm), jumlah baris biji tiap tongkol lebih banyak (12.17) dan hasil pipilan keringtertinggi (9.062 ton ha-1).
KARAKTERISTIK BEBERAPA KIMIA TANAH DI DAS KAWATUNA PROVINSI SULAWESI TENGAH Fitriani Fitriani; Yosep Soge Patadungan; Abdul Rahim Thaha
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 8 No 3 (2020): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui beberapa sifat kimia tanah pada 3 tipe penggunaan lahan di DAS Kawatuna Provinsi Sulawesi Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitan ini yaitu menggunakan metode survey. Pengamatan serta pengambilan sampel tanah dilakukan dengan cara taktis. Dari setiap jenis tipe penggunaan lahan diambil 4 sub sampel lalu dikompositkan, sehingga di peroleh 5 cantoh tanah komposit untuk dianalisis dilaboratorium ilmu tanah Fakultas Pertanian. Berdasarkan hasil analisis dari lima tipe penggunaan lahan berbeda, Nilai pH H2O tertinggi diperoleh dari lahan Hutan yaitu 6,99. Sedangkan terendah diperoleh dari lahan ladang dengan kemiringan lereng > 40%. Hasil analisis pH KCl menunjukan bahwa semua nilai pH KCl berada pada kriteria masam sampai agak masam. pH KCl tertinggi diperoleh dari lahan ladang pada kemiringan lereng 8 - 15 %. Sedangkan nilai pH KCl terendah diperoleh dari lahan sawah. Nilai C-Organik tertinggi diperoleh dari lahan hutan (4.17). Sedangkan nilai C-Organik sangat rendah diperoleh dari lahan ladang dengan kemiringan lereng >40% (0.39). Nilai P-Total tertinggi diperoleh dari lahan hutan pada kemiringan lereng >40% (57.86). Sedangkan terendah diperoleh dari lahan lading kemiringan lereng >40% (32.73). Nilai K-Total tertinggi diperoleh dari lahan hutan kemiringan lereng >40% (50,95) dan terendah diperoleh lahan ladang pada kemiringan lereng >40% (30). Nilai Calsium tertinggi diperoleh dari lahan hutan pada kemiringan lereng 8-15% (9.19). Sedangkan terendah diperoleh dari lahan lading di kemiringan lereng >40% (7.55). Nilai KTK tertinggi diperoleh dari lahan hutan dengan kemiringan lereng >40% (25.03). Sedangkan terendah diperoleh dari lahan lading pada kemiringan lereng >40% (2.87). Kandungan C/N rasio pada lima penggunaan lahan menunjukan bahwa setiap titik sampel tanah memiliki kandungan C/N rasio yang berbeda mulai dari kriteria sampai pada kriteria.
STATUS UNSUR HARA FOSFOR PADA TIGA TIPE PENGGUNAAN LAHAN YANG BERBEDA DI DESA LOLU KECAMATAN SIGI BIROMARU KABUPATEN SIGI Farha A. kantja; Imam Wahyudi; Isrun Isrun
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 8 No 3 (2020): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui status unsur hara fosfor pada tiga tipe penggunaan lahan yang berbeda di desa Lolu kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Lolu, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah. Bertempat di tiga lokasi yaitu lahan kakao, lahan kelapa dalam dan lahan tegalan. Analisis sampel tanah dilakukan di Laboratorium Unit Ilmu Tanah, Fakultas Petanian, Universitas Tadulako, Palu. Penelitian ini menggunakan metode Survey. Pengambilan sampel tanah dilakukan pada dua kedalaman tanah yaitu 0 – 20 cm dan 21 – 40 cm. hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan P –Total pada tiga tipe penggunaan lahan yang berbeda masing-masing untuk lahan kakao 16,56 dan 17,61 , lahan kelapa dalam 16,95 dan 17,45 , lahan tegalan 14,88 dan 16,70. Pada lahan kakao,lahan kelapa dalam dan lahan tegalan memiliki kandungan P – Total rata-rata lebih tinggi pada kedalaman tanah 0 – 20 cm dibandingkan kedalaman 21 – 40 cm. sedangkan untuk P –Tersedia pada lahan kakao 12,86 dan 13,59 , lahan kelapa dalam 12,68 dan 13,47 , lahan tegalan 11,97 dan 13,65. Pada lahan kakao,lahan kelapa dalam dan lahan tegalan memiliki kandungan P –Tersedia rata-rata lebih tinggi pada kedalaman 0 – 20 cm dibandingkan kedalaman 21 – 40 cm.
PENGARUH DOSIS PUPUK HIJAU Tithonia diversifolia TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN MELON (Cucumis melo L.) Riska Pia; Syamsuddin Laude; Bahrudin Bahrudin
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 8 No 3 (2020): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk hijau Tithonia diversifolia terhadap pertumbuhan dan hasil melon. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah. Penelitian ini berlangsung pada bulan Maret sampai dengan Mei 2018. Penelilitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan perlakuan sbb: P0= Tanpa pupuk hijau, P1= Pupuk hijau Tithonia diversifolia 5ton/ha setara dengan 3,25 kg/petak, P2= Pupuk hijau Tithonia diversifolia 10 ton/ha setara dengan 6,5 kg/petak, P3= Pupuk hijau Tithonia diversifolia 15 ton/ha setara dengan 9,75 kg/petak, P4 = Pupuk hijau Tithonia diversifolia 20 ton/ha setara dengan 13 kg/petak. Setiap perlakuan diulang sebanyak tiga kali sehingga percobaan ini terdiri dari 15 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan pemberian pupuk hijau Tithonia diversifolia dosis 15 ton per ha dapat memberikan hasil terbaik yaitu 43.01 ton per hektar.
PERSEPSI PETANI TERHADAP KINERJA KELOMPOK TANI DALAM MENUNJANG PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH DI DESA LANTULA JAYA KECAMATAN WITA PONDA KABUPATEN MOROWALI Moh Syukrillah Saudale; Abdul Muis
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 8 No 3 (2020): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitina ini bertujuan untuk menganalisis kinerja kelompok tani, pendapatan usahatani padi sawah, serta bentuk hubungan kinerja kelompok tani dan pendapatan usahatani padi sawah di Desa Lantula Jaya Kecamatan Wita Ponda Kabupaten Morowali. Penentuan lokasi penelitian dilakukan dengan cara sengaja (purposive), dengan pertimbangan bahwa di desa tersebut terdapat jumlah kelompok tani terbanyak di Kecamatan Wita Ponda. Populasi dalam penelitian ini adalah kelompok teni padi sawah di Desa Lantula Jaya yang beranggotakan 12 kelompok tani. Setiap kelompok tani akan dijadikan sampel. Responden dalam penelitian ini diambil sebanyak 15 persen yang ditarik dari setiap kelompok tani dengan cara simple random sampling, sehingga di dapatkan 37 responden. Hasil analisis menunjukan bahwa kinerja kelompok tani berada pada skor 84,2 persen. Skor ini termasuk dalam kinerja kelembagan tinggi. Pendaparan rata-rata peteni responden padi sawah di Desa Lantula Jaya adalah sebesar 26.132.129/ha/MT. Bentuk hubungan kinerja kelompok tani dan pendapatan padi sawah di Desa Lantula Jaya adalah positif nyata pada taraf α 5 persen.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PRODUKSI PADI SAWAH DI DESA WALATANA KECAMATAN DOLO SELATAN KABUPATEN SIGI Mohammad Saggaf Husen; Abdul Muis
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 8 No 3 (2020): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang memengaruhi produksi padi sawah di Desa Walatana Kecamatan Dolo Selatan Kabupaten Sigi. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei 2018 sampai dengan bulan Juli 2018. Responden ditentukan dengan metode Proposional Area Random Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 petani padi sawah. Alat analisis yang digunakan adalah Regresi Linear Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor produksi berpengaruh nyata terhadap produksi padi sawah adalah variabel luas lahan (X1) dan modal (X2), sedangkan yang memberikan pengaruh paling kecil atau pengaruh negatif adalah variabel tenaga kerja (X3). Hasil uji F menunjukkan bahwa secara simultan modal, luas lahan, dan tenaga kerja berpengaruh secara signifikan terhadap produksi padi sawah ditunjukkan dari hasil uji F sebesar 30,890 dengan signifikansi 0,000. Hasil uji R2 menunjukkan bahwa besarnya pengaruh modal, luas lahan, dan tenaga kerja terhadap produksi padi sawah yaitu sebesar 75,6%.
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L) PADA BERBAGAI DOSIS BIOCHAR Moh.Ikbal Sabollah; Bahrudin Bahrudin; Abdul Syakur
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 8 No 3 (2020): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit yang diberikan perlakuan Biochar (arang tempurung kelapa). Kengunaannya sebagai sumber informasi tentang penggunaan arang tempurung terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L) Penelitian ini dilaksanakan di desa pombewe Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai September 2018. dan dilanjutkan di Laboratorium Hortikultura Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu. Desain penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Dengan 7 perlakuan dan diulang 3 kali, sehingga terdapat 21 unit percobaan. Perlakuan B0 = Tanpa Biochar (Kontrol) B1 = 30 g/polibag B2 = 35 g/polibag B3 = 40 g/polibag B4 = 45 g/polibag B5 = 50 g/polibag B6 = 55 g/polibag. Data pengamatan dianalisis ragam (anova) dengan uji F 0,05%, apa bila analisis ragam menunjukkan adanya pengaruh nyata atau sangat nyata (signifikan) di lanjutkan dengan uji BNJ 5%.

Page 40 of 137 | Total Record : 1367


Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 5 (2025): Oktober Vol 13 No 4 (2025): Agustus Vol 13 No 3 (2025): JUNI Vol 13 No 2 (2025): April Vol 13 No 1 (2025): Februari Vol 12 No 6 (2024): Desember Vol 12 No 5 (2024): Oktober Vol 12 No 4 (2024): Agustus Vol 12 No 3 (2024): Juni Vol 12 No 2 (2024): April Vol 12 No 1 (2024): Februari Vol 11 No 6 (2023): December Vol 11 No 5 (2023): Oktober Vol 11 No 4 (2023): Agustus Vol 11 No 3 (2023): Juni Vol 11 No 2 (2023): April Vol 11 No 1 (2023): Februari Vol 10 No 6 (2022): Desember Vol 10 No 5 (2022): Oktober Vol 10 No 4 (2022): Agustus Vol 10 No 3 (2022): Juni Vol 10 No 2 (2022): April Vol 10 No 1 (2022): Februari Vol 9 No 6 (2021): Desember Vol 9 No 5 (2021): Oktober Vol 9 No 4 (2021): Agustus Vol 9 No 3 (2021): Juni Vol 9 No 2 (2021): April Vol 9 No 1 (2021): Februari Vol 8 No 6 (2020): Desember Vol 8 No 5 (2020): Oktober Vol 8 No 4 (2020): Agustus Vol 8 No 3 (2020): Juni Vol 8 No 2 (2020): April Vol 8 No 1 (2020): Februari Vol 7 No 6 (2019): Desember Vol 7 No 5 (2019): Oktober Vol 7 No 4 (2019): Agustus Vol 7 No 3 (2019): Juni Vol 7 No 2 (2019): April Vol 7 No 1 (2019): Februari Vol 6 No 6 (2018): Desember Vol 6 No 5 (2018): Oktober Vol 6 No 3 (2018): Juni Vol 6 No 2 (2018): April Vol 6 No 1 (2018): Februari Vol 5 No 6 (2017): Desember Vol 5 No 5 (2017): Oktober Vol 5 No 4 (2017): Agustus Vol 5 No 3 (2017): Juni Vol 5 No 2 (2017): April Vol 5 No 1 (2017): Februari Vol 4 No 6 (2016): Desember Vol 4 No 5 (2016): Oktober Vol 4 No 4 (2016): Agustus Vol 4 No 3 (2016): Juni Vol 3 No 6 (2015): Desember Vol 3 No 5 (2015): Oktober Vol 3 No 4 (2015): Agustus More Issue