cover
Contact Name
Armanto Makmun
Contact Email
armanto.makmun@umi.ac.id
Phone
+6281312119884
Journal Mail Official
fmj@umi.ac.id
Editorial Address
Jln. Urip Sumoharjo KM.05, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Fakumi Medical Journal
ISSN : -     EISSN : 28089146     DOI : https://doi.org/10.33096/fmj.v4i1
Core Subject : Health, Science,
FAKUMI MEDICAL JOURNAL is a peer-reviewed, open-access journal that publishes original research articles, review articles, and interesting case reports. FAKUMI MEDICAL JOURNAL work in the field of health in a broad sense such as public health, nursing, midwifery, medicine, pharmacy, health psychology, nutrition, health technology, health analysis, health information systems, medical records and so on.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2024): Februari" : 10 Documents clear
Analisis Kandungan Mikronutrien pada Dangke andi putri salwa dita maharani; Asrini Safitri; Rezky Pratiwi L Basri; Ida Royani; Inna Mutmainnah Musa
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 4 No. 2 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v4i2.350

Abstract

Makanan termasuk salah satu bagian kebudayaan dalam suatu daerah yang sangat diperlukan untuk keberlangsungan hidup manusia. Salah satunya daerah di Indonesia tepatnya di Enrekang, Sulawesi Selatan terkenal dengan makanan dangke yaitu makanan diolah secara tradisional menggunakan susu kerbau. Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa dangke memiliki kandungan gizi yang tinggi dimana terkandung lemak, protein dan air. Kajian ilmiah mengenai detail berapa persen kandungan mikronutrien seperti vitamin C, vitamin A, selenium dan zinc pada dangke sangat terbatas dan umumnya kebanyakan hanya memaparkan secara garis besar/makronutrien. Berdasarkan hal tersebut, peneliti tertarik meneliti mengenai “Analisis kandungan mikronutrien pada dangke”. Tujuan menganalisis kandungan mikronutrien yang terdapat di dalam dangke. Metode penelitian uji analisis dengan desain yaitu deskriptif observasional .. Hasil didapatkan dangke mengandung vitamin C 0,001988%, vitamin A 0,00613%, yang diuji menggunakan metode spektrofotometri. Untuk Kadar mineral yang didapatkan, mineral selenium 0,00000174%, mineral zinc 0,002729%, yang diuji menggunakan metode ICP-MS. Kesimpulan berdasarkan hasil penelitian ini kandungan vitamin A lebih tinggi daripada kadar parameter lainnya. Vitamin A mempunyai banyak manfaat bagi tubuh manusia, diantaranya dapat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit infeksi dan mencegah terjadinya kerusakan mata hingga kebutaan.
Karakteristik Tatalaksana Pasien Otitis Media Supuratif Kronik Tipe Benign di RS Sayang Rakyat Makassar Nadia Rofifah Adellia; Ahmad Ardhani Pratama; Jusli; Samsi Mesi; Muhammad Alfian Jafar
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 4 No. 2 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v4i2.380

Abstract

Otitis Media Supuratif Kronik adalah penyakit yang sering ditemukan baik pada orang dewasa maupun anak-anak, terutama tipe benign. Beberapa kasus dapat menyebabkan abses cerebri dan komplikasi lainnya yang dapat meningkatkan angka morbiditas dan mortalitas, jika tidak ditatalaksana dengan baik. Pemberian Antibiotik dan Teknik Operasi yang tepat dapat menurunkan angka kematian akibat komplikasi Otitis Media Supuratif Kronik. Oleh karena itu, maka penting dilakukan penelitian tentang Karakteristik Tatalaksana Pasien Otitis Media Supuratif Kronik Tipe Benign di RSUD Sayang Rakyat Makassar. Tujuan penelitisn ini yaitu Mengetahui Bagaimana Karakteristik Tatalaksana Pasien Otitis Media Supuratif Kronik Tipe Benign di RSUD Sayang Rakyat.Penelitian deskriptif dengan menggunakan data sekunder yaitu rekam medik. Penelitian dilakukan pada Oktober 2021 - Agustus 2022 bertempat di Rumah Sakit Sayang Rakyat Makassar. Pada penelitian ini didapatkan mayoritas subjek penelitian ini berusia Lansia yaitu usia 46 tahun – 65 tahun (35,48 %), memiliki Jenis kelamin Perempuan yaitu sebanyak 82 orang (52.90 %), memiliki tingkat Pendidikan Tamat SMA yaitu sebanyak 43 orang (27.74 %), tidak memiliki pekerjaan yaitu sebanyak 58 orang (37.42 %) dan mayoritas memiliki tatalaksana OMSK Benign tipe Aktif dengan tatalaksana Toilet telinga + Antibiotik topikal + Antibiotik sistemik yaitu sebanyak 143 orang (92.26%). OMSK tipe Benign paling banyak terjadi pada usia Lansia, Jenis kelamin Perempuan, Pendidikan terakhir SMA, tidak memiliki pekerjaan dan Tatalaksana terbanyak digunakan dengan Toilet telinga, Antibiotik topical dan Antibiotik sistemik.
Karakteristik Pasien Preeklampsia pada Ibu Bersalin di RSIA Sitti Khadijah 1 Periode 2022-2023 Kasma; Masita Fujiko; Haizah Nurdin; Irwan; Abadi Aman
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 4 No. 2 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v4i2.386

Abstract

Preeklampsia adalah suatu keadaan hipertensi pada kehamilan yang juga berkaitan dengan sekitar 2%-8% komplikasi dari semua kehamilan di seluruh dunia. Lebih dari 50.000 terjadi kematian pada ibu dan hampir 500.000 kematian terjadi pada bayi di seluruh dunia. Metode penelitian ini bersifat deskriptif retrospektif dengan jumlah penderita preeklampsia di RSIA Sitti Khadijah I Makassar pada tahun 2022-2023 yang memenuhi sampel adalah 110 ibu hamil. Karakteristik yang didapatkan berupa umur, jumlah paritas, riwayat hipertensi dan riwayat pendidikan. Hasil pada penelitian ini dapat disimpulkan sebagian besar ibu dengan preeklampsia berat (52,7%) pada kelompok usia berisiko <20->35 tahun, sebanyak 56 (50,9%) dengan paritas berisiko, kemudian lebih dari separuh pasien tidak memiliki riwayat hipertensi yaitu 72 orang (65,5%) dan, terbanyak responden masuk dalam kategori pendidikan rendah sebanyak 48 responden (43,6%). Kesimpulan preeklampsia berat pada penelitian ini paling banyak terjadi pada kelompok usia berisiko yaitu usia terlalu muda dan terlalu tua, primigravida, multigravida, tanpa riwayat hipertensi, disertai pendidikan yang rendah
Hubungan Antara Beban Belajar dengan Tingkat Stres Mahasiswa Fakultas Kedokteran UMI Angkatan 2020 A. Adila Permata Abdullah; Ida Royani; Pratiwi Nasir Hamzah; Suliati P. Amir; Muhammad Alim Jaya
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 4 No. 2 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v4i2.393

Abstract

Gangguan terhadap kebiasaan belajar dan prestasi akademis adalah akibat yang tidak dapat dihindari dari stres siswa. Sangat penting untuk memberikan perhatian yang cermat kepada siswa yang menderita stres berat atau putus asa. Khususnya bagi mahasiswa kedokteran, kehidupan pribadi dan profesional mereka akan terganggu jika mereka tidak mampu mengatasi stres selama bersekolah. Kajian Angkatan 2020 Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia untuk mengetahui hubungan stres akademik dengan beban kerja. Penelitian ini menggunakan strategi penelitian cross-sectional, yaitu pengumpulan data dari responden dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar siswa tidak mengalami stres sama sekali (48,2%). Jika dilihat tingkat stres berdasarkan jenis kelamin, mayoritas adalah perempuan (84,7%), dan jika dilihat tingkat stres berdasarkan usia, mayoritas adalah kelompok usia 20 tahun (84,7%). lebih dari separuhnya, Stres dan beban kerja akademik tidak berhubungan secara signifikan pada penelitian mahasiswa kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia ini. Tingkat stres siswa tidak berhubungan secara signifikan dengan beban belajarnya, hal ini ditunjukkan dengan rendahnya nilai koefisien korelasi sebesar 3,117. Stres dan jumlah pekerjaan yang harus dilakukan siswa di sekolah tidak berkorelasi. Dengan demikian, mahasiswa tidak mengalami stres akibat beban kuliah yang berat karena terdapat korelasi positif antara keduanya
Pengaruh Kandungan Mineral dalam Air Zam – Zam terhadap Pertumbuhan Janin Satharia Lausiri; Anna Sri Dewi; Nesyana Nurmadilla; Nasrudin Andi Mappaware; Rachmat Faisal Syamsu
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 4 No. 2 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v4i2.395

Abstract

Air zam-zam merupakan air suci dan air yang terbaik yang ada di permukaan bumi ini yang mempunyai kandungan mineral kalsium (Ca), magnesium(Mg), natrium(Na), kalium(K), dan klorida(Cl) dalam konsentrasi tinggi lebih tinggi dibandingkan dengan air lainnya. Terdapat beberapa manfaat minum air zam-zam terhadap pertumbuhan janin. Pada masa kehamilan, wanita mengalami perubahan metabolisme dan fisiologis dan kebutuhannya lebih tinggi, untuk mempertahankan pertumbuhan dan perkembangan janin. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kandungan mineral dalam air zam-zam terhadap pertumbuhan janin. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Literatur Review dengan desain Narrative Review. Adapun literatur yang diperoleh berjumlah 7 referensi yang selanjutnya di bahas dan dikaitkan dengan judul penelitian ini. Kandungan mineral air zam-zam yang dibahas pada penelitihan ini yaitu kalsium, zink, natrium, magnesium, dan mangan yang mempengaruhi pertumbuhan janin. Dalam air zam-zam memiliki kandungan yang mempengaruhi pertumbuhan janin khususnya pada peningkatan berat badan. Kandungan tersebut yaitu konsentrasi Ca, Mg, Na yang tinggi yang dapat mempengaruhi homeostasis metabolisme tubuh dan hormon serta enzim yang mengaturnya. Konsentrasi tinggi kalsium dalam air zam-zam dapat berinteraksi dengan fosfat dalam tulang dan mengubah korelasi biologis antara kalsium dan fosfor.
Prevalensi Kejadian Katarak dengan Diabetes Mellitus di RS Ibnu Sina Makassar Tahun 2020-2022 A.Yulia Puspitasari.S; Marliyanti Nur Rahmah Akib; Ratih Natasha Maharani; Indah Lestari Daeng Kanang; Sri Irmandha Kusumawardhani
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 4 No. 2 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v4i2.398

Abstract

Katarak menjadi salah satu penyebab utama gangguan penglihatan dan kebutaan di dunia, dimana diabetes mellitus menjadi salah satu faktor penyebabnya. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa pembentukan katarak pada penderita diabetes mellitus lebih sering terjadi dan pada usia lebih muda. Pasien dengan diabetes mellitus cenderung 5 kali meningkatkan risiko pembentukan katarak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi kejadian katarak dengan diabetes mellitus di RS Ibnu Sina Makassar tahun 2020-2022. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian yaitu pasien katarak yang tercatat pada rekam medis RS Ibnu Sina Makassar tahun 2020-2022 sebanyak 42 sampel yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan sebesar 10,96% kejadian katarak dengan diabetes mellitus, kejadian terbanyak pada rentang usia 56-65 tahun 5 orang (17,9%) dan pada jenis kelamin perempuan 5 orang (22,7%). Sedangkan, pada pasien katarak tanpa diabetes mellitus paling banyak terjadi pada rentang usia 56-65 tahun 23 orang (82,1%) dan distribusi jenis kelamin laki-laki maupun perempuan sama (17 orang). Kesimpulan dari penelitian ini adalah prevalensi kejadian katarak dengan diabetes mellitus di RS Ibnu Sina Makassar tahun 2020-2022 sebesar 10,96%. Katarak dapat terjadi pada pasien dengan riwayat diabetes mellitus maupun tanpa diabetes mellitus. Namun, penelitian ini tidak dapat menyimpulkan apakah terdapat hubungan antara kedua variabel, oleh sebab itu penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkaji hubungan antara keduanya.
Karakteristik Penderita Kanker Payudara Pre dan Post Kemoterapi di RS Ibnu Sina Makassar Tahun 2022 Amiroh Tus Sholeha Matdoan; Syamsu Rijal; Inna Mutmainnah Musa; Feby Irsandy; Irna Diyana Kartika Kamaluddin
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 4 No. 2 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v4i2.402

Abstract

Kondisi sel yang kehilangan kendali dan mekanisme normalnya menyebabkan kanker payudara, yang ditandai dengan pertumbuhan yang tidak terkendali dan cepat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Karakteristik Penderita Kanker Payudara Pre dan Post Kemoterapi di RS Ibnu Sina Makassar tahun 2022. Menggunakan metode obsevasional dengan desain deskriptif. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dari 50 sampel. Usia terbanyak 50 tahun yaitu 16 orang (32,0%). Distribusi berdasarkan lokasi sinistra 32 orang (64.0%), dextra 18 orang (36,0%), berdasarkan siklus kemoterapi ke 4 didapatkan 19 orang (38,0%), siklus kemoterapi ke 8 sebanyak 31 orang (62,0%), berdasarkan pre kemoterapi didapatkan gejala nyeri 5 orang (10,0%), benjolan 22 orang (44,0%), nyeri dan benjolan 23 orang (46,0%) dan berdasarkan post kemoterapi tidak didapatkan adanya tanda ekstravasasi sebanyak 50 orang (100.0%). Berdasarkan penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan, pasien kanker payudara di RS Ibnu Sina Makassar tahun 2022 paling banyak terjadi pada usia 50 tahun. Berdasarkan lokasi paling banyak di dapatkan pada payudara sinistra, berdasarkan siklus kemoterapi paling banyak pada siklus ke 8, berdasarkan pre kemoterapi paling banyak didapatkan gejala nyeri dan benjolan dan berdasarkan post kemoterapi didapatkan tidak adanya tanda ekstaravasisi.
Gambaran Pasien Ileus Obstruksi yang Dilakuan Tindakan Operasi di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar Tahun 2020-2023 Andi Nailah; Azis Beru Gani; Ardiyanto; Irwan Wijaya
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 4 No. 2 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v4i2.403

Abstract

Ileus obstruksi adalah keadaan darurat bedah umum yang disebabkan oleh penyumbatan mekanis usus, dan dapat dipicu oleh berbagai proses patologis. Di negara maju, adhesi menjadi penyebab utama, sementara di negara berkembang, hernia mendominasi. Ileus obstruksi dapat terjadi baik secara parsial maupun total, serta dapat bersifat strangulata atau non-strangulata. Keberagaman penyebab kondisi ini menjadi dasar minat penulis untuk mengeksplorasi gambaran terjadinya ileus obstruksi pada pasien yang menjalani tindakan operasi di RS Ibnu Sina Makassar selama periode 2020-2023. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami profil pasien ileus obstruksi di rumah sakit tersebut selama periode tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif retrospektif dengan menggunakan data sekunder dari rekam medik antara Januari 2020 – September 2023. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 43 kasus yang menjalani tindakan operasi, dengan usia terbanyak berada pada rentang 51-60 tahun (32,6%). Laki-laki mendominasi (67,4%), dan dan temuan operasi paling umum adalah adanya tumor sebagai penyebab ileus obstruksi (58,1%).
Hubungan Gaya Kepemimpinan dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja Karyawan Tata Usaha Rsud Kotamobagu Anindita Chairunnisa Mokoginta; Nurelly Noro Waspodo; Lisa Yuniati; Ida Royani; Andy Visi Kartika
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 4 No. 2 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v4i2.411

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi hubungan antara gaya kepemimpinan kepala sub bagian tata usaha, budaya organisasi, dan kinerja karyawan tata usaha di RSUD Kotamobagu tahun 2023. Dengan memanfaatkan metode kombinasi kuisioner dan FGD, data dikumpulkan dari 17 responden untuk mengevaluasi gaya kepemimpinan, budaya organisasi, dan kinerja karyawan. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara gaya kepemimpinan dan kinerja karyawan (p-value = 0,011) serta antara budaya organisasi dan kinerja karyawan (p-value = 0,014). Mayoritas responden menganggap gaya kepemimpinan sebagai cukup baik, sementara budaya organisasi cenderung baik dengan sebagian kecil yang sangat baik. Evaluasi kinerja karyawan menunjukkan mayoritas berada pada tingkat baik. Temuan dari FGD menyoroti pentingnya komunikasi yang efektif dan pengembangan budaya organisasi yang mendukung pertumbuhan dan pembelajaran individu. Kesimpulannya, gaya kepemimpinan dan budaya organisasi di RSUD Kotamobagu memiliki dampak yang signifikan pada kinerja karyawan. Rekomendasi termasuk pengembangan gaya kepemimpinan yang lebih baik, penguatan budaya organisasi, dan upaya untuk meningkatkan komunikasi di antara seluruh anggota organisasi, dengan harapan dapat meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas karyawan. Penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang kompleksitas interaksi antara faktor-faktor tersebut dalam konteks pelayanan kesehatan di RSUD Kotamobagu.
prevalensi Prevalensi Pasien Bell’s Palsy di Klinik Cerebellum Makassar Wa Ode Nur Fatimah Rifaat; Munjia Assagaf; Suciati Dapolomi; Zulfikri Khalil Novriansyah; A. Rompegading
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 4 No. 2 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v4i2.423

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi karakteristik Bell’s Palsy, suatu kondisi kelemahan wajah unilateral yang muncul secara mendadak. Bell’s Palsy merupakan penyakit umum dengan insiden tahunan mencapai 15-30 per 100.000 penduduk, ditandai dengan dominasi pada wanita di bawah usia 20 tahun dan sedikit dominasi pada pria di atas 40 tahun. Sisi kiri dan kanan wajah sama-sama terlibat, dengan kejadian kelumpuhan bilateral pada 0,3% pasien dan 9% memiliki riwayat kelumpuhan sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap prevalensi Bell’s Palsy pada kunjungan rawat jalan di Klinik Cerebellum Makassar pada tahun 2020. Observasional kuantitatif dengan pendekatan retrospektif merupakan metode yang digunakan dalam penelitian ini, melibatkan total sampling terhadap 52 orang pasien dan menggunakan rekam medis sebagai alat ukur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok usia 21-40 tahun memiliki proporsi tertinggi pasien Bell’s Palsy (40,4%), sementara jenis kelamin perempuan mendominasi (59,6%). Gejala paling umum adalah sisi lumpuh sebelah kanan (61,5%) dibandingkan dengan sisi kiri (38,5%). Kesimpulan dari penelitian ini menyoroti bahwa prevalensi Bell’s Palsy lebih tinggi pada kelompok usia produktif, dengan dominasi perempuan, dan gejala paling umum adalah sisi lumpuh sebelah kanan. Temuan ini memberikan kontribusi pada pemahaman lebih lanjut tentang distribusi dan karakteristik penyakit ini, memberikan dasar untuk intervensi lebih lanjut, serta memperkaya literatur ilmiah terkait Bell’s Palsy.

Page 1 of 1 | Total Record : 10