cover
Contact Name
Mida Hamidah
Contact Email
jkbth2mida@gmail.com
Phone
+62265-334740
Journal Mail Official
lppm_jkbth@universitas-bth.ac.id
Editorial Address
Universitas Bakti Tunas Husada Jl. Mashudi No. 20 Kota Tasikmalaya
Location
Kab. tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada
ISSN : 1979004X     EISSN : 26214660     DOI : 10.36465
Core Subject : Health, Science,
Journal scope includes: Pharmacy Health Analyst Nursing Medicine (general or dental) Nutrition and other fields relevant to health science
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 24, No 2 (2024)" : 15 Documents clear
FAKTOR RISIKO KEJADIAN STROKE PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI INDONESIA: NARRATIVE REVIEW Dewi, Rusmina Iswanti Kumala
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 24, No 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v24i2.1322

Abstract

ABSTRAKPencetus primer penyakit mengakibatkan kematian secara global di negara maju dan berkembang adalah strok. Menurut statistik Organisasi Kesehatan Dunia, strok menepati urutan ketiga mortalitas sesudah penyakit kardiovaskular dan kanker. Salah satu faktor penyebab terjadinya strok adalah riwayat diabetes melitus. Diabetes melitus merupakan gangguan yang mempengaruhi cara tubuh menggunakan glukosa yang mengakibatkan tingginya kadar gula darah. Indonesia menepati peringkat ke 5 dalam jumlah peningkatan kasus diabetes melitus mencapai 19,5 juta. Prediksi International Diabetes Federation menyatakan akan terjadi peningkatan populasi pasien diabetes melitus dari 10,5% pada tahun 2021 menjadi 11,3% pada tahun 2023 dan 12,2% tahun 2045. Review artikel bertujuan untuk menganalisis faktor risiko kejadian strok pada pasien komorbid diabetes melitus di Indonesia. Artikel merupakan naratif review, database primer dalam tinjauan pustaka ini yaitu google scholar. Digunakan kata kunci faktor risiko, stroke dan diabetes melitus untuk memperoleh jurnal yang sesuai dengan topik. Berdasarkan hasil telaah literatur terjadinya strok dengan komorbid diabetes melitus dipengaruhi 4 faktor risiko utama yaitu genetik, usia, hiperglikemia dan mikroalbuminuria. Terdapat korelasi antara pasien strok dengan komorbid diabetes melitus Faktor risiko dominan strok dengan diabetes melitus di indonesia adalah hiperglikemia.Kata kunci: Diabetes melitus, Faktor risiko, Indonesia, Stroke
Pengaruh Pijat Tuina terhadap Peningkatan Berat Badan Balita di Desa Ngrandu Kecamatan Geyer Kabupaten Grobogan Rimbani, Adil Liya; Maryatun, Maryatun
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 24, No 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v24i2.1406

Abstract

Latar Belakang: Masa balita merupakan bagian penting dan masa kritis dari proses pertumbuhan untuk menentukan perkembangan fisik serta mental di masa depan. Peningkatan berat badan dan ukuran lingkar kepala merupakan indikator penting dalam memantau pertumbuhan anak balita 1. Pada anak yang mengalami kurang berat badan, pijat tuina dapat memperbaiki sirkulasi darah dalam sistem pencernaan, merangsang peningkatan nafsu makan, mengoptimalkan absorpsi nutrisi serta mendukung peningkatan berat badan 2. Fokus penelitian ini adalah perlakuan pijat tuina sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan  pertumbuhan anak balita.Tujuan: penelitian ini ingin melihat apakah pijat tuina dapat meningkatkan berat badan balita.Metode: Rancangan penelitian yang digunakan adalah quasi-eksperimen dengan menggunakan metode pretest dan posttest without control. Responden penelitian menggunakan 22 balita umur 1 sampai 5 tahun dengan berat badan kurang dari usianya. Pengambilan sampel penelitian sesuai dengan kriteria inklusi yaitu balita yang bertempat tinggal di desa ngrandu dan orangtua bersedia apabila anaknya menjadi responden, sedangkan kriteria eksklusi adalah balita yang sedang sakit dan memiliki penyakit akut atau kronik. Penelitian ini hanya menggunakan kelompok intervensi, yaitu pijat tuina yang diberikan sekali selama 6 hari berturut-turut dengan 8 gerakan pemijatan selama 15 menit.Hasil: Hasil uji paired t test menunjukkan bahwa nilai signifikansi (p-value) sebesar (0.000), yang kurang dari 0.05. Artinya, terdapat perbedaan berat badan antara nilai pretest dan posttest pemberian pijat tuina.Kesimpulan: Berdasarkan uji statistik, intervensi pijat tuina memiliki efek signifikan pada berat badan balita. Artinya, pijat tuina efektif meningkatkan berat badan balita di Desa Ngrandu Kecamatan Geyer Kabupaten Grobogan. Kata Kunci : Pijat Tuina; Berat Badan; Balita.
OPTIMASI SISTEM PENGHANTARAN OBAT ANTIDIABETES ORAL MELALUI POMPA OSMOTIK UNTUK PENINGKATAN BIOAVAILABILITAS DAN EFEKTIVITAS TERAPI Elvano, Deki Rifa; Jafar, Garnadi
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 24, No 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v24i2.1402

Abstract

Peningkatan prevalensi Diabetes Melitus Tipe 2 di Indonesia memerlukan pengobatan yang efektif untuk mengontrol kadar glukosa darah. Obat antidiabetes oral semakin disukai karena kemudahan penggunaannya, meskipun sering kali menyebabkan fluktuasi kadar glukosa darah. Review artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi sistem pompa osmotik sebagai metode penghantaran obat yang dapat memberikan pelepasan obat yang lebih stabil, meningkatkan bioavailabilitas obat, dan efektivitas terapi. PubMed, Science Direct dan Google scholar adalah beberapa sumber artikel yang digunakan dalam pencarian informasi mengenai sistem penghantaran obat baru untuk antidiabetes oral. Artikel-artikel yang digunakan mayoritas adalah artikel terbaru yang ditulis dalam kurun waktu 10 tahun terakhir yaitu dari tahun 2014-2024. Kata kunci yang digunakan dalam pencarian jurnal-jurnal tersebut adalah "drug design diabetes" “new drug delivery diabetes” “drug delivery system for oral antidiabetes” “osmotic pump capsule”. Melalui pencarian yang komprehensif, 10 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dipilih untuk dianalisis. Artikel-artikel ini memberikan wawasan yang berharga mengenai perkembangan terbaru dalam bidang ini, termasuk desain formulasi, evaluasi kinerja, dan potensi klinis. Formulasi yang dioptimalkan menunjukkan laju pelepasan obat yang konstan dan kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan formulasi yang ada di pasaran, serta meningkatkan bioavailabilitas obat antidiabetes. Pendekatan ini diharapkan dapat memberikan solusi inovatif dalam pengobatan DMT2, dengan potensi untuk meningkatkan efektivitas terapi dan mengurangi frekuensi dosis.
POTENSI ANTIOKSIDAN SEDIAAN DRY SYRUP EKSTRAK BUAH HONJE LAKA (Etlingera elatior (Jack) R.M. Sm) DENGAN KOPIGMENTASI ASAM SITRAT Tuslinah, Lilis; Yuliana, Anna; Wahyuni, Alia
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 24, No 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v24i2.1339

Abstract

ABSTRACTHonje laka fruit (Etlingera elatior (Jack) R.M.Sm) contains flavonoid compounds that are effective as antioxidants. Flavonoids are secondary metabolites that are unstable because they are easily oxidised. This study aims to obtain a dry syrup preparation of honje laka extract to increase shelf life, fulfil the parameters of dry syrup preparation and determine its antioxidant potential. Honje laka was macerated with 1.2% citric acid copigment in 70% ethanol solvent: HCl 1% (10:1). The dry syrup preparation formula of honje laka extract consists of copigmented extract, and extract without copigmentation, the drying method using freeze dry. The results of the evaluation of dry syrup preparations fulfil the evaluation parameters of dry syrup preparations with antioxidant potential as a very strong IC50 value is the dry syrup preparation of copigmentation extract, the other formulas have strong antioxidant potential. Based on the hedonic test of the colour of the preparation, formula A was the most preferred formula by the panelists. Keywords: Antioxidants; Dry syrup; Freeze dry; Honje laka (Etlingera elatior (Jack) R.M.Sm). Diterima: dd  bulan   yyyy                Direview: dd  bulan   yyyy                                                      Diterbitkan: dd  bulan   yyyy ABSTRAKBuah honje laka ( Etlingera elatior (Jack) R.M.Sm) memiliki kandungan senyawa flavonoid yang berkhasiat sebagai antioksidan. Flavonoid merupakan metabolit sekunder yang tidak stabil karena mudah teroksidasi. Penelitian ini bertujuan memperoleh sediaan dry syrup ekstrak honje laka untuk meningkatkan umur simpan, memenuhi parameter sediaan dry syrup serta mengetahui potensi antioksidannya. Honje laka  dimaserasi dengan kopigmen asam sitrat 1,2% dalam pelarut etanol 70% : HCl 1 % ( 10:1). Formula sediaan dry syrup ekstrak honje laka  terdiri dari ekstrak kopigmentasi, dan ekstrak tanpa kopigmentasi,  metode peneringan menggunakan freeze dry. Hasil evaluasi sediaan dry syrup memenuhi parameter evaluasi sediaan dry syrup dengan potensi antioksidan sebagai nilai IC50 yang sangat kuat adalah sediaan dry syrup ekstrak kopigmentasi, formula yang lainnya memiliki potensi antioksidan kuat. Berdasarkan uji hedonik terhadap warna sediaan, formula A merupakan formula yang paling disukai oleh panelis.  Kata Kunci : Antioksidan; Dry syrup; Freeze dry; Honje laka (Etlingera elatior (Jack) R.M. Sm).DAFTAR PUSTAKA Ahmad AR, Juwita, Ratulangi SAD dan Malik A. 2015. Penetapan Kadar Fenolik dan Flavonoid Total Ekstrak Metanol Buah dan Daun Patikala (Etlingera elatior (Jack) R. M.Sm). Journal of Pharmaceutical Sciences and Research, 2(1):1-10.Anonim. 1995. Farmakope Indonesia Edisi IV. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik IndonesiaAnonim. 2014. Farmakope Indonesia Edisi V. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.Anonim. 2020. Farmakope Indonesia Edisi VI. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesiaa.Arum, F., Sunyoto, & Hidayati, N. 2016. Uji Sifat Fisik Formulasi Anti Diabetes Ekstrak Pare (Momordica Charantia L.) dengan Variasi Konsentrasi Pemanis Aspartam Secara Granulasi Basah. CERATA Jurnal Ilmu Farmasi (Journal of Pharmacy Science), 6(1), 57–64.Anwar, K., Rahmanto, B., Triyasmono, L., Rizki, M. I., Halwany, W & Lestari, F., 2017, The Influence of Leaf Age on Total Phenolic, Flavonoids, and Free Radical Scavenging Capacity of Aquilaria beccariana, Research Journal of Pharmaceutical, Biological and Chemical Sciences, 8(1S), 129-133.Cahyadi, W., & Widiantara, T. (2018). Penambahan Konsentrasi Bahan Penstabil Dan Sukrosa Terhadap Karakteristik Sorbet Murbei Hitam. Pasundan Food Technology Journal, 4(3), 218. https://doi.org/10.23969/pftj.v4i3.649Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 2017. Farmakope Hebal Indonesia Edisi II. In Farmakope Herbal Indonesia.Departemen Kesehatan RI. 1995. Materia Medika Indonesia Jilid VI. Jakarta : Departemen Kesehatan Republik IndonesiaElfi Anis Saati, Rokhmatul Asiyah, M. A. 2016. Pigmen Antosianin: Identifikasi dan Manfaatnya Bagi Industri Makanan dan Farmasi. Universitas Muhammadiyah Malang.Georg-Wilhelm Oetjen, Peter Haseley. 2004. Freeze-Drying. Second, Completely Revised and Extended Edition. Wiley-vch GmbH & Co. KGaA.Ghasemzadeh, A., Jaafar, H. Z. E., Rahmat, A., & Ashkani, S. (2015). Secondary metabolites constituents and antioxidant, anticancer and antibacterial activities of Etlingera elatior (Jack) R.M.Sm grown in different locations of Malaysia. BMC Complementary and Alternative Medicine, 15(1), 1–10. https://doi.org/10.1186/s12906-015-0838-6.Giusti MM, Wrolstad RE. 2001. Unit F1.2: Anthocyanins. Characterization andMeasurement with UV-Visible Spectroscopy. In: Wrolstad, RE, editor. Current And Pharmaceutical Research, 4(12): 4957-496-Harborne, J.B. 1996. Metode Fitokimia: Penuntun Cara Modern Menganalisis Tumbuhan. Edisi IV. Terjemahan Kokasih P. dan I. Soediro. Banduung : ITB.Hayati, H. R., Nugrahani, R. A., & Satibi, L. (2015). Pengaruh konsentrasi maltodekstrin terhadap rendemen pada pembuatan santan kelapa bubuk (Coconut milk powder). Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi, (November), 1–5.Hanani, E. (2015). Analisis Fitokimia, Penerbit Buku Kedokteran EGC.Herfayati, P., Pandia, S., & Nasution, H. (2020). Karakteristik Antosianin dari Kulit Buah Nipah (Nypa frutican) sebagai Pewarna Alami dengan Metode Soxhletasi. Jurnal Teknik Kimia USU, 9(1), 26–33. https://doi.org/10.32734/jtk.v9i1.2831Hosea Jaya Edy, & Karlah Lifie R. M. 2020. Teknologi Dan Formulasi Sediaan Padat. Indranila, & Mariah Ulfah. 2015. Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Daun Karika (Carica pubescens) Dengan Metode DPPH Beserta Identifikasi Senyawa Alkaloid, Fenol, Dan Flavonoid. Fakultas Farmasi Universitas Wahid Hasyim. ISBN: 978-602-19556-2-8.Isnaeni Rizka. A. S. 2021. Uji Stabilitas Kopigmentasi Asam Sitrat-Antosianin Ekstrak Etanol Kulit Buah Naga Merah (Hypomeres           Caesariensis)     Pada Berbagai   Ph        Dan Temperatur (Doctoral dissertation, STIKes BTH Taskmalaya).Khaira, Kuntum. 2010. Menangkal Radikal Bebas dengan Anti-Oksidan. 2 (2); 183-7Lim, T. K. 2014. Etlingera hemisphaerica. In Edible Medicinal and Non Medicinal Plants (pp. 844-846). Springer, Dordrecht.Lydia, N., Lestario. 2017. Antosianin; Sifat kimia, Peranannya dalam Kesehatan, dan Prospeknya sebagai Pewarna Makanan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, ISBN 978-602-386-277-1.Lestario, L. N., & Andini, S. 2016. Kopigmentasi Kuersetin Apel (Pyrus malus) terhadap Stabilitas Warna Ekstrak Buah Duwet (Syzygium cumini). Prosiding Konser Karya Ilmiah, 2(5), 37–42. Markham, K, R, Wallace, J, W. 1980. C-Glycosylxanthone and flavonoid variation within filmy-ferns (Hymenophyllaceae). Phytochemistry. 19(3):415-420.Molyneux, P.  2004, The Use  of  The  Stable Free  Radical  Diphenylpicryl-hydrazyl (DPPH)   for   Estimating   Antioxidant Activity, Songklanakarin    J.    Sci. Technol, 26(2): 211-219Mulyadi, M. D., Astuti, I. Y., & Dhiani, B. A. 2016. Formulasi Granul Instan JusKelopak Bunga Rosela (Hibiscus Sabdariffa L) Dengan Variasi Konsentrasi Povidon Sebagai Bahan Pengikat Serta Kontrol Kualitasnya. PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia), No. 1, 22-38. Surabaya.Musfiroh, E. Syarief, H. S. 2012. Uji Aktivitas Peredaman Radikal Bebas Nanopartikel Emas Dan Berbagai Konsentrasi Sebagai Material Antiiaging. Vol 1, No.2. Surabaya.Naufalin, R., Pertanian, J. T., Pertanian, F., & Soedirman, U. J. (2013). Aplikasi Pengawet Alami Buah Kecombrang (Nicolania speciosa). JurnalAgroteknologi, 7(2), 187–195.Naufalin, R, dan H. S. Rukmini. 2013. Nanoencapsulated of Natural Antioxidant Based Kecombrang Fruit (Nicolaia speciosa Horan) Using CyclodextrinGelatin As Filler Ingredient. Prosseding 13th ASEAN Food Conference 9-11.Naufalin, R, dan H. S. Rukmini. 2013. Nanoencapsulated of Natural Antioxidant Based Kecombrang Fruit (Nicolaia speciosa Horan). Proceeding of the 3th International conference on nutrition and food science. Singapore.Nugroho, A. 2012. Pemanfaatan Software dalam Penelitian. Universitas Gajah Mada, Yogyakarta.Pratimasari, D, 2009. Uji Aktivitas Penangkap Radikal Buah Carica papaya L. Dengan Metode DPPH dan Penetapan Kadar Fenolik Serta Flavonoid Totalnya, Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Surakarta.Ririn Arifah. (2014). Pengeringan Bengkuang Dengan Sistem Pengeringan Beku Vakum (Vacuum Freeze Drying System).Rizal D, Putri WD. 2014. Pembuatan Serbuk Effervescent Miana (Coleus benth): Kajian Konsentrasi Dekstrin dan Asam Sitrat Terhadap Karakteristik Serbuk Effervescent. Jurnal Pangan dan Agroindustri, 2(4): 210-219.Rohman, A.; Riyanto S.; Yuniarti N.; Saputra W.R.; Utami R.; Mulatsih W. 2010.  Antioxidant Activity, Total Phenolic and Total Flavaonoid of Extracts and Fractions of Red Fruit (Padanus conoideus Lam). International Food Research Journal. 17, 97-106.Rowe, R.C. et Al. (2009). Handbook Of Pharmaceutical Excipients, 6th Ed, The Pharmaceutical Press, London.Salim, R. (2018). Uji Aktivitas Antioksidan Infusa Daun Wungu dengan Metoda DPPH (1,1- diphenil-2-picrylhidrazil). Jurnal Katalisator, 3(2), 153–161.Suwarni, E. 2016. Aktivitas  Antiradikal Bebas Ekstrak Etanol Bunga Kecombrang (Etlingera elatior) Dengan Menggunakan Metode DPPH. Medicamento, Vol.2 No.2. 39-40.Syamsuhidayat, S. S. 1991. Inventarisasi Tanaman Obat Indonesia. Departemen Kesehatan RI. Badan Penelitian dan Pengembangan: Jakarta.Syamsuni, H. A., 2007. Ilmu Resep. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran (EGC).Umar Santoso. 2016. Antioksidan Pangan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.Waskito, P. E., & Cahyati, W. H. (2018). Efektivitas Granul Daun Salam (Eugenia polyantha Wight) Sebagai Larvasida Nyamuk Aedes aegypti The Effectiveness Of Bay Leaf granula (Eugenia polyantha Wight) For Larvacidal Of Aedes aegypti. Spirakel, 10(1), 12–20.Winarsi, H. 2007. Antioksidan Alami dan Radikal Bebas. Kanisius, Yogyakarta.Voigt, R. 1994. Buku Pelajaran Teknologi Farmasi. Diterjemahkan oleh Soendani, N. S. Yogyakarta: UGM Press.
PERUBAHAN BENTUK MAKROSKOPIS KUNYIT AKIBAT PENGOLAHAN PADA BEBERAPA SEDIAAN FARMASI YANG ADA DI PASARAN DI INDONESIA Hamidah, Mida; Nurviana, Vera; Azahra, Fildza Fathila; Faridah, Ida
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 24, No 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v24i2.1377

Abstract

Kunyit (Curcuma domestica) adalah tanaman obat tradisional yang menjadi kearifan lokal di Indonesia terutama di daerah Jawa. Pada saat ini banyak industri farmasi yang tertarik untuk mengembangkan kunyit menjadi sediaan farmasi yang praktis dan berkhasiat diantaranya ada yang berbentuk serbuk, granul instan, kapsul, maupun sirup. Perubahan bentuk tersebut melibatkan proses yang dapat mempengaruhi khasiat dan stabilitas kandungan senyawa aktif pada kunyit. Penelitian ini merupakan awal dari standarisasi beberapa jenis sediaan berbahan kunyit di Indonesia meliputi pengamatan terhadap perubahan bentuk makroskopis sediaan. Sampel yang digunakan adalah produk dengan komposisi kunyit yang terdapat di Pasaran di Indonesia baik online maupun offline yaitu sejumlah 8 sampel berupa serbuk, granul instan, kapsul serta sirup dan 2 kontrol berupa rimpang kunyit segar dan serbuk simplisia. Perubahan bentuk makroskopik pada kunyit yang diamati rasa, warna, bau dan bentuk makroskopik khas kunyit dibandingkan dengan Farmakope Herbal Indonesia. Hasil dari penelitian ini adalah 8 jenis sediaan farmasi yang diamati mempunyai perbedaan yang sangat jelas akibat pengolahan yang dilakukan oleh industri diantaranya adalah fragmen khas pada kunyit telah pecah dan bahkan hilang akibat pengolahan. Pada uji makroskopik, sampel A dan B menunjukkan hasil yang cukup mirip dengan kontrol yaitu serbuk simplisia diantaranya adalah bentuk makroskopik berupa serbuk kasar berwarna kuning dengan isi yang sudah tidak utuh, Sampel C dan D berupa granul kecil berwarna kuning dengan kristal gula serta E dan F berupa serbuk halus berbentuk granul berwarna kuning dan G dan H berupa cairan agak kental dengan warna lautan yang homogen berwarna orange dengan bercak cokelat. Sediaan granul instan D dan sediaan sirup H menunjukkan hasil organoleptik rasa, warna dan bau khas kunyit yang lemah.
IDENTIFIKASI BAKTERI INDIKATOR SANITASI PADA ES CAMPUR Hati, Revita Permata
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 24, No 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v24i2.1296

Abstract

In general, mixed ice is a type of ready-to-eat snack or prepared meal, sold mainly on the streets, in public places, and other types of food that are liked by the public. Mixed ice with these conditions is suspected to have a low level of sanitation, hygiene, and awareness of health risks due to foodborne illnesses. So research was carried out to determine the total contamination of coliform bacteria as an indicator of sanitation in mixed ice ready-to-eat food products. The research uses descriptive laboratory observations. A total of 12 mixed ice samples were collected using the simple random sampling method. Samples were tested using the most probable number method, which consists of a predictor test, a reinforcement test, and a complementary test. The results of the research on the samples showed the presence of coliform bacteria in all samples from the results of the predictor test, reinforcement test, and complementary tests. This can pose health risks and pose microbiological risks to consumers. It would be better for the micro-food industry and its stakeholders to improve food safety, including sanitation and hygiene. And start to apply the concept of keeping food safe from farm to table.
Uji Aktivitas Antibakteri Kombinasi Ekstrak Daun Salam Dan Daun Sambiloto Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus Safutri, Wina; Dwiningrum, Riza; Putri, Nopi Anggista; Wulandari, Fitria
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 24, No 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v24i2.1398

Abstract

Prevalensi angka kejadian kasus penyakit infeksi bakteri menunjukan rentang antara 25-65% dengan rata-rata nasional 38% disebabkan oleh bakteri Staphylococcus aureus. Pengobatan umumnya menggunakan antibiotik, tetapi penggunaan antibiotik yang tidak rasional dapat menyebabkan resistensi, oleh karena itu dikembangkan pengobatan alternatif dari bahan alam. Tanaman yang dimanfaatkan yaitu daun salam dan daun sambiloto. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak daun salam (Syzygium polyanthum (Wight) Walp) daun sambiloto (Andrographis paniculata (Burm.f.) Wall. ex Nees) terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Metode pada penelitian ini dilakukan secara eksperimental di laboratorium. Ekstrak daun salam dan daun sambiloto dieksraksi dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%. Skrining fitokimia yang dilakukan yaitu uji alkaloid, flavonoid, saponin dan tanin. Uji antibakteri dilakukan menggunakan metode difusi disk dengan varian konsentrasi 80%:20%, 50%:50%% dan 20%:80%. Hasil penelitian skrining fitokimia kedua ekstrak menunjukkan hasil positif untuk alkaloid, flavonoid, saponin dan tanin. Adapun hasil pengujian antibakteri ekstrak daun salam dan daun sambiloto pada rata-rata diameter zona hambat 9,15 mm ; 5,02 mm ; 2,96 mm. Kesimpulan kombinasi ekstrak daun salam dan daun sambiloto mempunyai aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan daya hambat tertinggi didapatkan pada konsentrasi 80%:20% dengan nilai rata-rata diameter 9,15 mm yang termasuk dalam kategori sedang.
PENERAPAN PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN MEDIA LEMBAR BALIK TENTANG SENAM ERGONOMIS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KELUAGA DALAM MERAWAT ANGGOTA KELUARGA YANG MENGALAMI HIPERTENSI Riyana, Asep; Dwi Putri, Suparman; Yanyan, Bahtiar
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 24, No 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v24i2.1358

Abstract

Hipertensi yaitu kondisi individu yang mengalami kenaikan tekanan darah melebihi normal sehingga menyebabkan kenaikan mordibitas dan angka kematian. Tujuan penulisan karya tulis ilmiah ini untuk mengetahui penerapan pendidikan kesehatan dengan media lembar balik dan metode demonstrasi tentang senam ergonomis untuk meningkatkan kemampuan keluarga dalam merawat anggota keluarga yang mengalami hipertensi. Jenis desain karya tulis ilmiah ini yaitu adalah deskriptif kualitatif dengan laporan studi kasus. Hasil yang diperoleh setelah diberikan satu kali intervensi pendidikan kesehatan tentang senam ergonomis melalui media lembar balik dan metode demonstrasi, didapatkan bahwa keluarga 1 dan keluarga 2 mengalami peningkatan dari segi pengetahuan, sikap dan keterampilan. Keluarga 1 mampu menyebutkan definisi senam ergonomis dan mendemonstrasikan kembali gerakan senam ergonomis walaupun masih melihat panduan yang diberikan. Sedangkan keluarga 2 mampu menyebutkan definisi senam ergonomis dan mendemonstrasikan kembali gerakan senam ergonomis walaupun tidak berurutan. Tingkat kemandirian kedua keluarga meningkat menjadi tingkat kemandirian ketiga. Kesimpulan yang didapat yaitu penerapan pendidikan kesehatan dengan media lembar balik tentang senam ergonomis untuk meningkatkan kemampuan keluarga dalam merawat anggota keluarga yang sakit sangat membantu dalam proses pendidikan kesehatan keluarga.
PERBANDINGAN RENDEMEN DAN KANDUNGAN KIMIA EKSTRAK DAUN ALPUKAT (Persea americana) BERDASARKAN PERBEDAAN METODE EKSTRAKSI Azzahra, Fara; Putri, Viona Melinda; Utami, Anisa; Astuti, Febriana
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 24, No 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v24i2.1301

Abstract

Daun alpukat merupakan salah satu bagian dari tanaman yang mengandung zat aktif seperti flavonoid, alkaloid, tanin, dan saponin. Kandungan zat aktif daun alpukat diperoleh dengan proses ekstraksi. Perbedaan metode ekstraksi dapat berpengaruh terhadap rendemen dan kandungan kimia. Tujuan penelitian mengetahui perbandingan rendemen dan kandungan zat aktif ekstrak daun alpukat berdasarkan perbedaan metode ekstraksi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimental posttest only design. Daun alpukat diekstraksi menggunakan metode maserasi dan soxhlet dengan pelarut etanol 96%. Ekstrak kental yang diperoleh dihitung rendemen serta dilakukan uji kandungan zat aktif berupa uji fenolik, uji alkaloid, uji flavonoid, uji tanin, uji saponin, dan uji terpenoid. Data uji kandungan zat aktif dianalisis secara deskriptif dan data rendemen dianalisis menggunakan SPSS 23 dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian ekstrak daun alpukat menunjukkan rata-rata rendemen pada maserasi sebesar 3,20±0,72% dan soxhlet sebesar 8,97±0,82% hasil ini menunjukkan adanya perbedaan signifikan terhadap metode ekstraksi. Berdasarkan hasil skrining fitokimia pada ekstrak daun alpukat metode ekstraksi maserasi dan soxhlet tidak menunjukkan adanya perbedaan kandungan zat aktif. Kesimpulan penelitian ini bahwa perbedaan metode ekstaksi berpengaruh terhadap nilai rendemen, tetapi tidak berpengaruh terhadap kandungan zat aktif ekstrak daun alpukat.
Pengaruh Terapi Brain Gym Diiringi Musik Religi Terhadap Burn Out Belajar Siswa Kelas Viii Tasikmalaya Nurjannah, Lulu; Cahyati, Peni; Kusmiyati, Kusmiyati; Riyana, Asep
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 24, No 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v24i2.1380

Abstract

Pada siswa, burn out belajar dapat menghambat proses pendidikan sehingga belajar tidak maksimal. Aspek dari burn out belajar diantaranya kelelahan emosional, fisik, kognitif, dan kehilangan motivasi. Terapi brain gym diiringi musik religi merupakan terapi non-farmakologi yang dapat menurunkan skor burn out dengan memperlancar aliran darah dan oksigen ke otak. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh terapi brain gym diiringi musik religi terhadap burn out belajar siswa kelas VIII di MTS Mu’min Mashum Tasikmalaya. Metode quasy eksperimen dengan pretest-posttest with control group. Sampel pada penelitian ini adalah 15 responden untuk kelompok intervensi dan kontrol yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Uji statistik yang digunakan Dependent T-Test dan Independen T-Test. Hasil terdapat perbedaan signifikan rerata skor burn out pada kelompok intervensi, sebelum intervensi rerata skor burn out 10.07 menurun menjadi 4.73 (p-value 0,000). Sedangkan pada kelompok kontrol, skor burn out sebelum intervensi 10.87 menurun menjadi 8.53 (p-value 0,000). Terdapat perbedaan signifikan dalam rerata skor burn out antara kedua kelompok, dengan nilai p-value 0.001. Dari hasil penelitian ini menunjukan bahwa terapi brain gym diiringi musik religi mampu menurunkan skor burn out pada siswa. Sehubungan dengan hasil penelitian diharapkan pendidik dapat mengaplikasikan terapi ini untuk meningkatkan belajar siswa baik di sekolah.

Page 1 of 2 | Total Record : 15