cover
Contact Name
Mida Hamidah
Contact Email
jkbth2mida@gmail.com
Phone
+62265-334740
Journal Mail Official
lppm_jkbth@universitas-bth.ac.id
Editorial Address
Universitas Bakti Tunas Husada Jl. Mashudi No. 20 Kota Tasikmalaya
Location
Kab. tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada
ISSN : 1979004X     EISSN : 26214660     DOI : 10.36465
Core Subject : Health, Science,
Journal scope includes: Pharmacy Health Analyst Nursing Medicine (general or dental) Nutrition and other fields relevant to health science
Articles 481 Documents
PEMANFAATAN MINYAK JELANTAH UNTUK OPTIMASI PRODUKSI BIOSURFAKTAN DARI Brevundimonas terrae Irma Mardiah; Ika Fatimah; Syarif hamdani; Nur Asni Setiani
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 22, No 1 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v22i1.896

Abstract

EVALUASI SEDIAAN PATCH DAUN HANDEULEUM (Graptophyllum griff L) SEBAGAI PENURUN PANAS Fauzi Juniawan Hermanto; Vera Nurviana
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 19, No 2 (2019)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v19i2.499

Abstract

Daun handeuleum digunakan secara empiris oleh masyarakat Cibalong sebagai obat penurunpanas. Kandungan flavonoid dalam daun handeuleum dapat bekerja sebagai inhibitor cyclooxygenase(COX) yang memicu pembentukan prostaglandin yang berperan dalam proses inflamasi danpeningkatan suhu tubuh. Penelitian ini dilakukan untuk memanfaatkan aktivitas antipiretik denganmembuat sediaan patch transdermal daun handeuleum sehingga diperoleh suatu sediaan yang efektifdan efisien dalam penggunaannya. Proses pembuatan sediaan dibagi menjadi 3 formulasi denganperbandingan konsentrasi ekstrak daun handeuleum secara berturut-turut yaitu formula 1 (0,2 g),formula 2 (0,6 g), dan formula 3 (1 g). Dosis 2 diperoleh berdasarakan konversi dari dosis empirisnya.Evaluasi sediaan dilakukan untuk mengetahui formula yang memiliki kualitas patch daun handeueleumyang paling baik. Evaluasi ini mencakup pengamatan organoleptik, uji keseragaman bobot, ujiketahanan lipat, uji ketebalan, uji pH, dan uji daya serap kelembaban. Hasil evaluasi sediaan pachtransdermal daun handeuleum menunjukkan bahwa semua formula memenuhi persyaratan mutusediaan.
PENGETAHUAN DAN DUKUNGAN KELUARGA MENGENAI PERAWATAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SAMBONGPARI KOTA TASIKMALAYA Teti Agustin
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 13, No 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v13i1.38

Abstract

Perawatan pada penderita hipertensi merupakan salah satu cara penanganan yang harus dilakukan, dimana dalam melakukan perawatan dalam penderita hipertensi dibutuhkan suatu kerjasama antara keluarga dan tenaga kesehatan dimana kerja sama ini dapat mendukung suatu kesehatan yang dimiliki oleh penderita hipertensi. Perilaku perawatan pada penderita perlu dilakukan dengan tujuan terciptanya status kesehatan penderita hipertensi yang muncul dan disebabkan oleh kurangnya pengetahuan keluarga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengetahuan dan dukungan keluarga mengenai perawatan hipertensi pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Sambongpari Kota Tasikmalaya dan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan terhadap dukungan keluarga mengenai perawatan hipertensi pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Sambongpari Kota Tasikmalaya.Metode penelitian yang digunakan adalah deskriftif non eksperimen dengan mengunakan analisis statistik parametik untuk menguji hipotesis yang diajukan. Populasi sebanyak 25 keluarga, sedangkan sampel yang diambil adalah 20 keluarga.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan dalam perawatan Hipertensi pada Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Sambongpari Kota Tasikmalaya berada pada kategori “rendah” dan dukungan keluarga dalam perawatan hipertensi pada lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Sambongpari Kota Tasikmalaya berada pada kategori “sedang”. Melalui hasil analisis koefisien korelasi ada hubungan antara pengetahuan dengan dukungan keluarga sebesar 0,2209 %. Sedangkan melalui analisis koefisien determinasi tidak ada pengaruh yang signifikan antara pengetahuan dengan dukungan keluarga mengenai perawatan hipertensi pada lansia di wilayah Puskesmas Sambongpari Kota Tasikmalaya.Saran dari penelitian ini diharapkan petugas kesehatan mampu membina keluarga secara langsung melalui kegiatan Puskesmas dengan kunjungan rumah secara berkala untuk meningkatkan kemampuan keluarga dalam merawat lansia dengan hipertensi.
GAMBARAN DEPRESI LANSIA PENDERITA REMATIK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAROGONG KABUPATEN GARUT Indra Maulana
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 18, No 1 (2018)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v18i1.301

Abstract

Masalah kesehatan kronis atau penyakit yang sering dijumpai pada lansia antara lain gangguan persendian (artritis, gout dan penyakit kolagen) sirkulasi darah (hipertensi, kelainan pembuluh darah, gangguan pembuluh darah di otak dan ginjal), gangguan metabolisme hormonal (diabetes mellitus, klimakterium dan ketidakseimbangan tiroid), dan berbagai macam neoplasma. Dari berbagai masalah kesehatan itu ternyata gangguan kardiovaskuler menempati urutan pertama dalam pola penyakit masyarakat usia >55 tahun (Household Survey on Health, Dept. Of Health, 1996). Dan Rematik merupakan ancaman terbesar kesehatan lansia. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya jumlah insidensi penyakit Arthritis pada lansia, salah satunya Rematik. Selain berdampak pada gangguan fisik, Rematik juga mengakibatkan ganguan psikis pada penderitanya, diantaranya depresi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran tingkat depresi lansia penderita Rematik. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Sample yang diambil berjumlah 30 orang dengan cara pengambilan sample menggunakan metode total sampling. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa lansia dengan kategori tidak depresi sebanyak 47%, depresi ringan 40%, depresi sedang 13%, dan depresi berat 0%. Variasi tingkat depresi lansia tidak terlepas dari persepsi masing-masing lansia terhadap penyakit yang dideritanya. Namun tingkat depresi ini harus diperhatikan mengingat kasus depresi dapat membawa penderitanya ke dalam gangguan jiwa yang lebih berat. Yang berakhir pada penurunan kualitas hidup lansia penderita Rematik.Untuk menangani masalah tingkat depresi lansia penderita Rematik perlu adanya peningkatan kegiatan perawatan lansia di Puskesmas baik promotof, preventif, kuratif dan rehabilitatif dengan melibatkan keluarga.
HUBUNGAN ANTARA MEROKOK DENGAN KASUS TB DAN UPAYA PENGOBATAN DI WILAYAH PUSKESMAS CIBEUREUM KOTA TASIKMALAYA Wawan Rismawan; Yayah Syfariah
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 14, No 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v14i1.122

Abstract

Background: Until recently, tuberculosis (TB) among children in Indonesia is still becoming a health problem. Early detection and treatment compliance are keys to the success of controlling program of TB. Fact says that only 29% of community visit health centers after the symptoms lead to TB. Community perception toward the danger of disease plays an important role in health seeking behavior. Objective: To increase community perception about smoking and tuberculosis in Tasikmalaya District and to increase of new case detection coverage. Method: This was a quantitative and qualitative study with a cross sectional study design. Samples were 142 people. Tasikmalaya District. Data were collected through closed questionnaire and in-depth interview on four informants. Quantitative data were then analyzed with chi-square test and binomial regression. Meanwhile, qualitative data were analyzed using content analysis. Results: Bivariable analysis showed that the perception about TB was significantly related to health seeking behavior. Parents who had a good perception about TB had an opportunity 1.3 times greater to health seeking behavior than the group who had a poor perception about TB. High education was significantly related to health seeking behavior (RP=1.3; p=0.005 CI 95%=1,07-1,57, respectively) but age, knowledge, information source, family income and motivation were not significant. Meanwhile, results of multivariable analysis showed that education did not change the opportunity for health seeking behavior to health providers. Finally, results of qualitative analysis showed that TB had a greater severity than vleck. Conclusion: Smoking had not significant relationship with TB but Perception about TB and education had a significant relationship with health seeking behavior.
STRESS, KECEMASAN DAN DEPRESI PADA PENGUNJUNG CARE FREE DAY DI KABUPATEN GARUT Hendrawati Hendrawati; Aat Sriati; Iceu Amira
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 21, No 1 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v21i1.678

Abstract

HUBUNGAN ANTARA PERAN PENGAWAS MENELAN OBAT (PMO) DENGAN KEBERHASILAN PENGOBATAN PENDERITA TUBERKULOSIS PARU DI PUSKESMAS TAROGONG GARUT Iceu Amira DA
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 18, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v18i2.402

Abstract

Penyakit tuberkulosis (TBC) adalah penyakit kronis menular yang masih tetap merupakan masalah kesehatan masyarakat di dunia termasuk Indonesia. Pengobatan pada penderita TBC dapat dilakukan dengan beberapa kombinasi obat yang memang ditujukan untuk membasmi kuman. WHO merekomendasikan strategi pengobatan DOTS, yaitu penderita minum obat dengan diawasi pengawas menelan obat. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui hubungan antara peran pengawas menelan obat (PMO) dengan keberhasilan pengobatan penderita tuberkulosis paru di Puskesmas Tarogong Garut. Penelitian ini merupakan penelitian correlational research dengan pendekatan retrospektif dengan menggunakan uji chi square. Sampel yang digunakan terdiri dari 50 responden dengan menggunakan total sampling. Variabel independent dalam penelitian ini adalah peran pengawas menelan obat, sedangkan variabel dependentnya adalah keberhasilan pengobatan penderita tuberkulosis paru. PMO adalah mendukung yaitu sebanyak 27 responden (54,0%) dan yang tidak mendukung sebanyak 23 responden (46,0%). Responden yang berhasil dalam pengobatan TB yaitu sebanyak 38 responden (76,0%) dan hanya 12 responden (24,0%) yang tidak berhasil dalam pengobatan TB. Dengan uji statistik chi square menunjukkan bahwa Terdapat hubungan yang signifikan antara peran PMO terhadap keberhasilan pengobatan TB di Puskesmas Tarogong Garut (p: 0,008). Kesimpulan penelitian ini yaitu terdapat hubungan yang signifikan antara peran PMO terhadap keberhasilan pengobatan TB di Puskesmas Tarogong Garut. p value:0,008(p<0,05). Kata kunci : Pengawas menelan obat, keberhasilan pengobatan, TB paru.
EFEK ANTIHIPERLIPIDEMIA EKSTRAK ETANOL BUAH STRAWBERRY (Fragraria x ananassa Duchesne) PADA TIKUS PUTIH DARI DAERAH BANDUNG Nur Rahayuningsih; Tita Nofianti
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 13, No 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v13i1.4

Abstract

A study on triglycerides levels and total cholesterol activity in rats blood serum. This experiment use 42 rats, they were divided into 6 group . The first group was given by standart treatment of dietary  and aquadest, the second group was given by dietary of high fatty and aquadest, the third group was given by simvastatin suspension dose 0.9 mg /Kg BB, the four group, the five group and the six were orally given by of ethanolic extract strawberry fruit with dose 0.21 gram/kgBB; 0,425 gram/kgBB; and 0.85 gram/kgBB. Hyperlipidemia was treated with high dietary fatty (profiltiourasil 9 mg /kgBB and egg yolk 10 ml/Kg BB). The triglycerides, total cholesterol, LDL-cholesterol and HDL-cholesterol levels content determined with GPO (Glycerol-3-Phosphate Oxidase) test. The result of the research showed that ethanolic extract strawberry fruit 2 weeks can decrease triglycerides, total cholesterol,  LDL-cholesterol and increased HDL-cholesterol levels. Keywords: strawberry fruit, triglycerides, cholesterol total, LDL-cholesterol and HDL-cholesterol.
IDENTIFIKASI BAKTERI Escherichia coli PADA CINCAU HITAM YANG DIJUAL DI PASAR CIKURUBUK TASIKMALAYA Tanendri Arrizqiyani; Leni Nurlina
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 16, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v16i1.182

Abstract

Escherichia coli merupakan flora normal didalam usus manusia dan akan menimbulkan penyakit bila masuk kedalam organ atau jaringan lain, Escherichia coli dapat mencemari makanan melalui udara dan lalat sebagai vektor yang hinggap pada cincau hitam saat dijual. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bakteri Escherichia coli pada cincau hitam yang dijual di Pasar Cikurubuk Tasikmalaya. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif yaitu mengidentifikasi Escherichia coli dengan cara uji biokimia. Dari hasil penelitian diperoleh positif adanya bakteri Escherichia coli sebanyak 1 sampel cincau hitam dengan persentase hasil (16,66%) yaitu dari pedagang 2, sedangkan yang tidak terdapat bakteri Escherichia coli sebanyak 5 sampel cincau hitam dengan persentase hasil (83,33%) yaitu dari pedagang 1, 3, 4, 5 dan 6. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat pencemaran bakteri Escherichia coli pada cincau hitam yang dijual di Pasar Cikurubuk Tasikmalya.
TELAAH KANDUNGAN KIMIA EKSTRAK N-HEKSANA DAUN KINA (Cinchona ledgeriana L) Diana Sri Zustika
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 9, No 1 (2013)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v9i1.88

Abstract

Latar Belakang dan Tujuan : Daun kina Cinchona officinalis L (family Rubiaceae) adalah tanaman obat yang berasal dari Peru yang tumbuh di Indonesia, memiliki potensi secara tradisional dalam mengobati kudis dan kurap. Penelitian mengenai kajian fitokimia masih sangat terbatas. Tujuan penelitian ini adalah menelaah kandungan non alkaloid daun kina Cinchona officinalis L. Metode: Ekstraksi dilakukan secara maserasi dengan pelarut  n-heksana. Penapisan fitokimia dilakukan terhadap simplisia daun kina dan ekstrak. Fraksinasi dilakukan terhadap ekstrak      n-heksana dengan kromatografi cair vakum dengan sistem elusi gradien. Pemurnian dilakukan secara KLT preparatif. Karakterisasi isolat dilakukan dengan penampak bercak spesifik, spektrofotometri uv-visibel, kromatografi kertas (KKT) 2 dimensi, dan spektrofotometri inframerah. Hasil: Isolat diperoleh dari ekstrak n-heksana memberikan warna ungu setelah disemprot pereaksi Liebermann-Burchard dan di bawah sinar UV λ 366 nm. Data spektrofotometri inframerah menunjukkan bahwa isolat  mempunyai gugus fungsi –OH, C-H, C=O, C-O. Kesimpulan: Telah berhasil diisolasi satu senyawa triterpenoid dari ekstrak n-heksana  yang mempunyai gugus fungsi  –OH, C-H, C=O, C-O. Kata kunci: Daun Cinchona officinalis L, ekstrak n-heksana, triterpenoid.