cover
Contact Name
Mida Hamidah
Contact Email
jkbth2mida@gmail.com
Phone
+62265-334740
Journal Mail Official
lppm_jkbth@universitas-bth.ac.id
Editorial Address
Universitas Bakti Tunas Husada Jl. Mashudi No. 20 Kota Tasikmalaya
Location
Kab. tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada
ISSN : 1979004X     EISSN : 26214660     DOI : 10.36465
Core Subject : Health, Science,
Journal scope includes: Pharmacy Health Analyst Nursing Medicine (general or dental) Nutrition and other fields relevant to health science
Articles 481 Documents
PENGARUH NESTING TERHADAP PERUBAHAN FISIOLOGIS DAN PERILAKU BAYI PREMATUR DI PERINATOLOGI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TASIKMALAYA Dini Zen
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 17, No 2 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v17i2.262

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh nesting terhadap perubahan fisiologis (frekuensi napas, frekuensi nadi, saturasi oksigen) dan perilaku bayi prematur. Rancangan penelitian ini adalah menggunakan quai eksperimental dengan desaign self-controlled study. Sampel penelitian sebanyak 25 bayi premtur yang dirawat di Pernatologi Rumah Sakit Umum Daerah Tasikmalaya dan dipilih denga teknik purposive sampling. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan paired t-test dan wilcoxon test. Hasil analisis menunjukan ada pengaruh yang signifikan dari penggunaan nesting terhadap perilaku bayi prematur (p= 0,001) dan terhadap peningkatan saturasi oksigen bayi prematur (p= 0,000), namun tidak signifikan terhadap penurunan frekwensi napas (p=0,112) dan penurunan frekwensi nadi (p=0,601).Penggunaan nesting sebagai bentuk developmental care dapat memfasilitasi pencapaian istirahat yang lebih baik (yang ditandai dengan keteraturan fungsi fisiologis dan pencapaian perilaku tidur tenang), sehingga perlu diimplementasikan dalam perawatan bayi prematur di ruang perinatologi.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN SIKAP KELUARGA DALAM PEMBERIAN PERAWATAN PASIEN PASCA STROKE DI POLIKLINIK SYARAF RSUD DR. SOEKARDJO KOTA TASIKMALAYA Ridwan Kustiawan; Rusdiana Badruzaman
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 15, No 1 (2016): Pebruari 2016
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v15i1.155

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan jumlah penderita stroke terbesar di dunia, tahun 2007 terkait penyakit stroke di Indonesia menunjukkan bahwa prevalensi stroke di Indonesia sebesar 6% atau 8,3 per 1000 artinya dari seribu penduduk delapan diantaranya mengalami stroke. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan sikap keluarga dalam pemberian perawatan pasien pasca stroke di Poliklinik Syaraf RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi yang digunakan adalah semua keluarga pasien stroke, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Accidental Sampling yaitu sebanyak 96 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan keluarga tentang stroke dan perawatannya sebagian besar ada pada kategori cukup yaitu sebanyak 47 orang (49,0%), sedangkan sikap keluarga sebagian besar ada pada kategori positif yaitu sebanyak 51 orang (53,1%). Ada hubungan tingkat pengetahuan dengan sikap keluarga dalam pemberian perawatan pasien pasca stroke dengan p value sebesar 0,002 (0,002 < 0,05) dan OR 4,464. Hendaknya keluarga lebih meningkatkan pengetahuannya terutama tentang stroke dan perawatannya, dengan cara menggali informasi melalui media massa, elektronik maupun konseling dari tenaga kesehatan, sehingga dengan pengetahuan yang baik tentang stroke dan perawatannya akan lebih meningkatkan sikap mendukung keluarga dalam memberikan perawatan kepada pasien pasca stroke.
Effect of ethanol extract of Ganoderma lucidum from Tasikmalaya against the growth of Salmonella sp bacteria and some Pathogenic Fungi using the Kirby-Bauer method in vitro Khusnul Khusnul; Meti Kusmiati; Rianti Nurpalah; I Nyoman Pugeg Aryantha; Tutus Gusdinar Kartawinata
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 22, No 2 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v22i2.956

Abstract

Ganoderma lucidum (lingzhi) can be used as traditional medicine. This mushroom has many properties, one of which is as an antimicrobial. Antimicrobial functions as antibacterial, antiviral, and antifungal. Lingzhi contains organic alkaloid compounds, flavonoids, and triterpenoids. One of the bacteria that often cause disease in Indonesia is Salmonella sp and several dermatophyte diseases caused by infection with several pathogenic fungi such as Malassezia furfur, Trichophyton rubrum, and Trichophyton mentagrophytes . This study aimed to determine the inhibitory power of  Lingzhi from Tasikmalaya ethanol extract against Pathogenic Microorganism. The method used is tested against the anti-microbial used by using the diffusion method using disc paper or Kirby Baure. The analysis showed that the 70% ethanol extract of Lingzhi mushrooms had antibacterial activity against salmonella sp as evidenced by the presence of an average inhibition zone at a concentration of 50% (16,57mm), 60% (18,1mm); 70% (18,55mm), 80% (19.17mm), 90% (21,2mm), and 100% (21,8mm). Inhibitory ability against several pathogenic fungi was able to inhibit at a concentration of 100% with a diameter of Trichophyton rubrum, Trichophyton mentagrophytes and Malassezia furfur with an average diameter of inhibition of 12.9 mm, 9.4 mm, and 6 mm.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DEGAN RENDAHNYA CAKUPAN IMUNISASI BCG DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SADANANYA Arifah Mukti
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 20, No 1 (2020)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v20i1.549

Abstract

SERBUK PANDAN WANGI (Pandanus amaryllifolius Roxb.) DAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI PENAMBAH AROMA PADA MAKANAN As&#039;ari Nawawi
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 11, No 1 (2014)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v11i1.51

Abstract

Telah dilakukan penelitian telaah fitokimia daun pandan (Pandanus amaryllifolius Roxb.) dan pemanfaatannya sebagai penambah aroma pada makanan. Tujuan  penelitian ini adalah untuk mengetahui pembuatan serbuk dari daun pandan wangi dengan metode Freeze Dry dan pemanfaatannya sebagai penambah aroma pada makanan. Hasil skrining fitokimia dari daun pandan wangi mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, saponin, tanin dan polifenol. Penentuan kadar air dari daun pandan wangi didapat 11% dan kadar abu 6,375%. Dari hasil test Friedman, didapat bahwa serbuk pandan wangi yang paling banyak adalah formula C yaitu serbuk pandan wangi hasil Freeze Dry tanpa ampas.
PEMANFAATAN AMPAS TEBU SEBAGAI ALTERNATIFADSORBEN Pb(II) (UTILIZATION OF SUGARCANE BAGASSE AS Pb(II) ADSORBENT) Winda Wulandari
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 17, No 2 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v17i2.253

Abstract

Perkembangan industri yang sangat pesat menimbulkan berbagai permasalahan, diantaranya adalah limbah yang dihasilkan mengandung logam berat seperti Pb(II) yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan masyarakat. Sedangkan disisi lain, ampas tebu merupakan limbah dari industri gula yang nilai ekonomisnya masih rendah, sehingga penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan ampas tebu sebagai salah satu alternatif adsorben Pb(II) yang murah dan ramah lingkungan. Ampas tebu dihaluskan dan dikeringkan terlebih dahulu kemudian diaktivasi dengan merendamnya dalam NaOH 0,1 N selama 24 jam dan dinetralkan dengan menggunakan CH3COOH 2% (v/v). Langkah selanjutnya adalah penentuan kondisi optimum adsorbsi Pb(II) dengan cara melakukan variasi waktu kontak, yaitu 30, 60, 90 dan 120 menit. Ampas tebu sebelum dan setelah aktivasi dikarakterisasi gugus fungsinya dengan menggunakan FTIR dan konsentrasi Pb(II) diukur dengan menggunakan Atomic Adsorption Spechtrofotometry (AAS). Hasil dari uji FTIR menunjukkan bahwa terjadi pergeseran bilangan gelombang pada daerah vibrasi gugus –OH yaitu dari 3385,43 menjadi 3425,60 cm-1. Persen adsorpsi yang paling tinggi ditunjukkan pada waktu perendaman selama 120 menit yaitu 82,22 %. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ampas tebu hasil aktivasi memiliki potensi yang tinggi untuk digunakan sebagai adsorben Pb(II)
PENGARUH VARIASI PENAMBAHAN KONSENTRASI STARTER PADA KARAKTERISASI KIMIA VIRGIN COCONUT OIL YANG BERBAHAN DASAR KELAPA (Cocos nucifera) Korry Novitriani; Rianti Nurpalah; Meti Kusmiati
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 15, No 1 (2016): Pebruari 2016
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v15i1.146

Abstract

Virgin coconut oil (VCO) merupakan salah satu hasil olahan dari buah kelapa (Cocos nucifera) dengan proses fermentasi, starter yang digunakan adalah bakteri Lactobacillus casei galur komersial yakult®. Teknik fermentasi tanpa melibatkan panas dianggap memiliki keuntungan pada karakteristik kimia dari VCO salah satunya akan menghasilkan bilangan peroksida yang rendah. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh variasi penambahan konsentrasi starter terhadap karakteristik kimia VCO. Uji karakteristik kimia meliputi penetapan bilangan peroksida, bilangan iodium, bilangan penyabunan dan bilangan asam lemak bebas. Sedangkan untuk melihat pengaruh dari variasi yang dilakukan menggunakan metode uji T. Variasi penambahan konsentrasi starter 1% dibandingkan 2% menghasilkan berbeda signifikan pada bilangan asam bebas, bilangan iodium dan bilangan peroksida. Konsentrasi 1% dibandingkan 3% menghasilkan berbeda signifikan hanya pada bilangan asam bebas. Konsentrasi 2% dibandingkan 3% menghasilkan berbeda signifikan hanya pada bilangan iodium. Berdasarkan data hasil maka dapat ditarik kesimpulan bahwa konsentrasi starter perpengaruh pada beberapa karakteristik kimia pada VCO.
ISOLASI DAN IDENTIFIKASI BAKTERI PENGHASIL PROTEASE EKSTRASELULER DARI LIMBAH CAIR TAHU PUTIH Lina Rahmawati R; Salsabila Adlina; Anna Yuliana
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 21, No 2 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v21i2.748

Abstract

PELAKSANAAN PERAWATAN PAYUDARA PADA IBU NIFAS OLEH PERAWAT DIRUANG JADE RUMAH SAKIT UMUM dr SLAMET GARUT TAHUN 2016 Lilis Mamuroh
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 19, No 1 (2019): .
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v19i1.447

Abstract

Pemantauan yang perlu dilakukan pada wanita post partum diantaranya mengidentifikasi apakah terjadi perdarahan, mengkaji involusi uterus dan laktasi. Pelaksanaan pemantauan pada post partum di ruang jade RSU dr Slamet Garut sudah dilakukan  hanya belum semua perawat melaksanakan perawatan payudara berdasarkan data dari 15 perawat 2 perawat yang melakukan perawatan payudara. UNICEP mengatakan sebanyak 30 ribu kematian bayi dan 10 juta kematian balita didunia tiap tahunnya bisa dicegah dengan melalui pemberian ASI Ekslusif selama enam bulan, tanpa harus memberikan makannan dan minuman tambahan kepada bayi sehingga perawatan payudara sangat penting dalam meningkatkan produksi ais susu ibu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan perawatan payudara oleh perawat pada bu nifas di ruang jade RSU dr Slamet Garut pada tahun 2016. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriftif Kuantitatif. Dan populasi seluruh perawat ruang jade berjumlah 15 orang sampel yang diambil total sampling. Tehnik pengumpulan data menggunakan angket dan observasi. Hasil dari penelitian sebagian responden yang melakukan perawatan payudara yaitu 2 0rang (13,3%) dari jumlah seluruh responden yang ada diruang jade RSU dr Slamet Garut yang berjumlah 15 0rang. Hasil tersebut menggambarkan bahwa tidak semua responden melakukan tindakan perawatan payudara pada ibu nifas. Untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan pihak rumah sakit untuk lebih mensosialisasikan SOP  kepada perawat khususnya SOP perawatan payudara sehingga dengan SOP tersebut perawat bisa melaksanakan perawatan dengan baik yang pada akhirnya pengeluaran ASI tidak ada permasalahan Kata kunci     : Pelaksanaan, Perawatan Payudara ,Ibu Nifas, Perawat
PENETAPAN KADAR POLIFENOL DAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN SINTRONG (Crassocephalum crepidiodes (Benth.) S. moore) Tresna Lestari
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 13, No 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v13i1.20

Abstract

Sintrong merupakan satu jenis tanaman yang banyak dikonsumsi sebagai lalapan oleh masyarakat sunda. Sintrong diketahui memiliki kandungan senyawa polifenol yang memiliki potensi sebagai antibakteri. Pada penelitian ini dilakukan penetapan kadar polifenoldan uji aktivitas antibakteri dari ekstrak etanol daun sintrong. Penetapan kadar polifenol dilakukan dengan metode Jeong et al (2005) menggunakan reagen Folin-Ciocalteu dengan asam galat sebagai standar. Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi agar. Hasil pengujian diperoleh kadar total senyawa fenolik ekstrak etanol daun sintrong adalah 1,8581 g GAE/100 g ekstrak dan konsentrasi hambat minimum ekstrak terhadap Escherichia coli ATCC 89391 sebesar 8% setara dengan konsentrasi Tetrasiklin HCl 8,698 µg/ml serta konsentrasi hambat minimum terhadap Staphylococcus aureus ATCC 65381 sebesar 8% setara dengan konsentrasi Tetrasiklin HCl 11,913 µg/ml.Kata kunci : Sintrong, ekstrak etanol, polifenol, antibakteri