cover
Contact Name
Mida Hamidah
Contact Email
jkbth2mida@gmail.com
Phone
+62265-334740
Journal Mail Official
lppm_jkbth@universitas-bth.ac.id
Editorial Address
Universitas Bakti Tunas Husada Jl. Mashudi No. 20 Kota Tasikmalaya
Location
Kab. tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada
ISSN : 1979004X     EISSN : 26214660     DOI : 10.36465
Core Subject : Health, Science,
Journal scope includes: Pharmacy Health Analyst Nursing Medicine (general or dental) Nutrition and other fields relevant to health science
Articles 481 Documents
PERBANDINGAN RENDEMEN DAN KANDUNGAN KIMIA EKSTRAK DAUN ALPUKAT (Persea americana) BERDASARKAN PERBEDAAN METODE EKSTRAKSI Azzahra, Fara; Putri, Viona Melinda; Utami, Anisa; Astuti, Febriana
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 24, No 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v24i2.1301

Abstract

Daun alpukat merupakan salah satu bagian dari tanaman yang mengandung zat aktif seperti flavonoid, alkaloid, tanin, dan saponin. Kandungan zat aktif daun alpukat diperoleh dengan proses ekstraksi. Perbedaan metode ekstraksi dapat berpengaruh terhadap rendemen dan kandungan kimia. Tujuan penelitian mengetahui perbandingan rendemen dan kandungan zat aktif ekstrak daun alpukat berdasarkan perbedaan metode ekstraksi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimental posttest only design. Daun alpukat diekstraksi menggunakan metode maserasi dan soxhlet dengan pelarut etanol 96%. Ekstrak kental yang diperoleh dihitung rendemen serta dilakukan uji kandungan zat aktif berupa uji fenolik, uji alkaloid, uji flavonoid, uji tanin, uji saponin, dan uji terpenoid. Data uji kandungan zat aktif dianalisis secara deskriptif dan data rendemen dianalisis menggunakan SPSS 23 dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian ekstrak daun alpukat menunjukkan rata-rata rendemen pada maserasi sebesar 3,20±0,72% dan soxhlet sebesar 8,97±0,82% hasil ini menunjukkan adanya perbedaan signifikan terhadap metode ekstraksi. Berdasarkan hasil skrining fitokimia pada ekstrak daun alpukat metode ekstraksi maserasi dan soxhlet tidak menunjukkan adanya perbedaan kandungan zat aktif. Kesimpulan penelitian ini bahwa perbedaan metode ekstaksi berpengaruh terhadap nilai rendemen, tetapi tidak berpengaruh terhadap kandungan zat aktif ekstrak daun alpukat.
Pengaruh Terapi Brain Gym Diiringi Musik Religi Terhadap Burn Out Belajar Siswa Kelas Viii Tasikmalaya Nurjannah, Lulu; Cahyati, Peni; Kusmiyati, Kusmiyati; Riyana, Asep
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 24, No 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v24i2.1380

Abstract

Pada siswa, burn out belajar dapat menghambat proses pendidikan sehingga belajar tidak maksimal. Aspek dari burn out belajar diantaranya kelelahan emosional, fisik, kognitif, dan kehilangan motivasi. Terapi brain gym diiringi musik religi merupakan terapi non-farmakologi yang dapat menurunkan skor burn out dengan memperlancar aliran darah dan oksigen ke otak. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh terapi brain gym diiringi musik religi terhadap burn out belajar siswa kelas VIII di MTS Mu’min Mashum Tasikmalaya. Metode quasy eksperimen dengan pretest-posttest with control group. Sampel pada penelitian ini adalah 15 responden untuk kelompok intervensi dan kontrol yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Uji statistik yang digunakan Dependent T-Test dan Independen T-Test. Hasil terdapat perbedaan signifikan rerata skor burn out pada kelompok intervensi, sebelum intervensi rerata skor burn out 10.07 menurun menjadi 4.73 (p-value 0,000). Sedangkan pada kelompok kontrol, skor burn out sebelum intervensi 10.87 menurun menjadi 8.53 (p-value 0,000). Terdapat perbedaan signifikan dalam rerata skor burn out antara kedua kelompok, dengan nilai p-value 0.001. Dari hasil penelitian ini menunjukan bahwa terapi brain gym diiringi musik religi mampu menurunkan skor burn out pada siswa. Sehubungan dengan hasil penelitian diharapkan pendidik dapat mengaplikasikan terapi ini untuk meningkatkan belajar siswa baik di sekolah.
Uji Aktivitas Antibakteri Kombinasi Ekstrak Jahe Dan Ekstrak Lengkuas Merah Terhadap Bakteri Staphylococcus Aureus Safutri, Wina; Dwiningrum, Riza; Pratiwi, Mida; Mawarni, Iga
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 24, No 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v24i2.1394

Abstract

Peningkatan prevalensi global infeksi yang disebabkan oleh Staphylococcus aureus menekan masyarakat untuk menggunakan obat antibiotik. Penggunaan antibiotik dapat menyebabkan efek samping yang berbahaya oleh karena itu perlu adanya penggunaan obat alternatif alami. Penelitian ini bertujuan untuk melihat aktivitas kombinasi ekstrak jahe dan esktrak lengkuas merah sebagai obat alternatif alami dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuantitatif. Ekstrak kombinasi jahe dan lengkuas merah diperoleh dari metode maserasi menggunakan etanol 96%. Skrining fitokimia yang dilakukan yaitu uji flavonoid, terpenoid, tanin, dan saponin, sedangkan uji antibakteri terhadap Staphylococcus aureus dilakukan menggunakan metode difusi disk dengan variasi konsentrasi ekstrak kombinasi jahe dan lengkuas merah  80%:20%, 50%:50% dan 20%:80%. Hasil skrining fitokimia kedua esktrak positif mengandung flavonoid, terpenoid, tanin dan saponin. Adapun hasil zona hambat antibakteri secara berturut-turut yaitu 11,58±1,18mm, 4,46±0,70mm dan 2,95±0,45mm. Hasil uji statistik Kruskal Wallis didapatkan perbedaan rata – rata diameter zona hambat antar kelompok perlakuan dengan nilai (p 0,001). Selanjutnya pada uji Mann Whitney masing-masing konsentrasi memiliki perbedaan rata – rata zona hambat yang bermakna (p≤0,05) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Kombinasi ekstrak jahe dan lengkuas memiliki aktivitas antibakteri dengan zona hambat tertinggi pada konsentrasi 80%:20% yang masuk kedalam katagori kuat.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN RENCANA PENGAMBILAN KEPUTUSAN PENGGUNAAN MENSTRUAL CUP Mardiana, Fitriani; Rahmawati, Ai; Nurdianti, Reni; Ramadhan, Ananda Thalia
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 24, No 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v24i2.1379

Abstract

Menstrual cup merupakan alat bantu menstruasi yang berbentuk cangkir berguna untuk menampung darah haid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan dengan minat penggunaan menstrual cup di Universitas Bhakti Kencana PSDKU Tasikmalaya. Metode yang di gunakan yaitu kuantitatif deskriptif untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan dengan rencana pengambilan keputusan penggunaan menstrual cup. Sample penelitian sebanyak 88 responden digunakan dengan teknik total sampling, alat ukur yang penelitian menggunakan kuesioner yang telah di uji validitas. Hasil penelitian menunjukan sebagian besar mahasiswa sebanyak 41 orang (46,6%) di kategorikan berpengetahuan kurang. Dan sebanyak 48 orang tidak berminat menggunakan menstrual cup. Sedangakan mahasiswi dengan pengetahuan baik akan berencana menggunakan menstrual cup. Maka terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan rencana pengambilan keputusan penggunaan menstrual cup. Diharapkan untuk penelitian selanjutnya menggunakan metode kualitatif agar bisa lebih meng eksplore mengenai menstrual cup.
KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN DI KLINIK AZRA KOTA TASIKMALAYA Prabowo, Tony; Junaedi, Fadil Ahmad
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 24, No 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v24i1.1290

Abstract

Kepuasan menjadi salah satu indikator yang sangat penting dalam suatu pelayanan kesehatan sehingga dapat memenuhi kebutuhan dasar kesehatan masyarakat. Klinik merupakan pelayanan kesehatan primer untuk masyarakat yang dapat memenuhi kebutuhan dasar kesehatan mereka. Tujuan penelitian untuk mendapatkan gambaran kepuasan pasien terhadap pelayanan rawat jalan di klinik azra Kota Tasikmalaya. Metode jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian survei deskriptif dan jenis rancangan penelitian ini adalah cross sectional. Pengambilan sampel melalui teknik simpel random sampling terhadap pasien yang berobat pada bulan maret tahun 2023 diperoleh sebanyak 49 pasien. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil menunjukkan kepuasan pasien terhadap 5 variabel diantaranya tangible 59,7% adalah puas, realiability 56,6% puas, responsiveness 54,4% puas, assurance 55,6% puas, dan empathy 54,05% puas. Untuk meningkatkan kualitas pelayanan pada aspek tangible melalui peningkatan fasilitas ruang tunggu. Aspek realiability melalui optimalisasi keakuratan diagnosis penyakit. Aspek responsiveness melalui peningkatkan ketepatan waktu perawat disaat pasien membutuhkan pertolongan serta kecepatan petugas administrasi dalam melayani pasien. Aspek assurance melalui peningkatkan kualitas kepercayaan terhadap kemampuan dan keterampilan yang dimiliki oleh paramedis, kemampuan dokter dalam menentukan diagnosa penyakit pasien dan aspek empathy memberikan pemahaman ke semua petugas pelayanan bahwa semua pasien berhak mendapatkan pelayanan yang sama dan pelayanan terbaik sesuai dengan kebutuhannya.
PENETAPAN KADAR FLAVONOID EKSTRAK ETANOL DAN ETIL ASETAT DAUN MANGGIS (Garcinia mangostana L.) DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS Ginting, Junius Gian; Simanjuntak, Helen Anjelina; Purba, Hermawan
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 24, No 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v24i2.1410

Abstract

In traditional medicine, mangosteen leaves (Garcinia mangostana L.) are useful in treating diabetes, hypertension, diarrhea, dysentery, and urinary tract problems. The study aims to determine the levels of flavonoids in mangosteen leaves with 96% ethanol and ethyl acetate. The total flavonoid content was determined by UV-Vis spectrophotometry, and the maceration process on the extract using 96% ethanol and ethyl acetate. The results of phytochemical screening of mangosteen leaf extract with 96% ethanol and ethyl acetate contained flavonoids, alkaloids, saponins, tannins and steroids/triterpenoids. The total flavonoid content in 96% ethanol solvent was 50.110 mgQE/gram extract and the total flavonoid content in ethyl acetate solvent was 118.773 in the extract. Ethyl acetate solvent is more effective in attracting flavonoid compounds in mangosteen leaves.
PENETAPAN KADAR FLAVONOID DAN TANIN EKSTRAK ETANOL DAUN NANGKA (Artocarpus heterophyllus Lam.) DENGAN SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS Wahyuni, Sri; Simanjuntak, Helen Anjelina; Purba, Hermawan; Ginting, Junius Gian
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 24, No 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v24i2.1405

Abstract

Jackfruit (Artocarpus heterophyllus Lam.) belongs to the moraceae family. Traditionally, jackfruit is used to treat fever, convulsions, asthma, diarrhea, anemia, cough and inflammation. The presence of flavonoid and tannin compounds isolated from jackfruit leaves has pharmacological activity in health. The purpose of this study was to screen the phytochemicals of secondary metabolites of flavonoids and tannins, and to determine the levels of secondary metabolites of flavonoids and tannins in jackfruit leaves using uv-vis spectrophotometry. The stages of this study began with sample collection, extraction, phytochemical screening, and testing of flavonoid and tannin levels. The results of phytochemical screening showed the presence of alkaloids, flavonoids, tannins, saponins, and steroids/triterpenoids in the crude drug and jackfruit leaf extract. The total flavonoid content was 234.9 mgQE/g with an R2 value of 0.9916, and for measuring the total tannin content was 343.3 mgTAE/g with an R2 value of 0.9956. The conclusion of this study is that the ethanol extract of jackfruit leaves contains flavonoid and tannin compounds with a total flavonoid content of 234.9 mgQE/g and a total tannin content of 343.3 mgTAE/g.
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL-AIR dan EKSTRAK ETIL ASETAT TERPURIFIKASI DAUN PECUT KUDA SECARA KLT AUTOGRAFI Amin, Asni; Waris, Risda; Aminah, Aminah; Fitri, Nurul; Bunga, A. Tenri
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 24, No 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v24i2.1369

Abstract

Tanaman pecut kuda Stachytarpheta jamaeicensis termasuk tumbuhan berpotensi antikanker, antiinflamasi dan antioksidan. Tujuan penelitian adalah untuk membuktikan adanya  aktivitas antioksidan ekstrak daun pecut kuda terhadap DPPH dengan metode KLT-autografi. Metode penelitian ini termasuk penelitian eksperimen laboratorium bersifat kualitatif terdiri dari  ekstraksi sampel dengan etanol-air 70% secara maserasi, ekstrak kental dipurifikasi dan dibebas klorofil dan lemak, kemudian difraksinasi dengan etil asetat. Selanjutnya  diidentifikasi kandungan kimia secara KLT menggunakan pereaksi spesifik : Dragendorf, Liberman-Buchard, Sitroborat, dan FeCl3.. Tahap  terakhir dilakukan uji aktivitas antioksidan secara KLT autografi terhadap DPPH. Hasil penelitian: identifikasi kandungan kimia ekstrak secara KLT terbukti  mengandung senyawa fenol, flavonoid, dan  steroid/terpen.  Hasil uji KLT antioksidan dengan DPPH terdapat 1 bercak berwarna kuning pada ekstrak etanol-air 70%  (EEA-70%) dengan Rf=0,91 dan 2 bercak pada ekstrak etil asetat terpurifikasi (EEAT) dengan Rf= 0,75, dan Rf=0,54 yang dapat menghambat radikal bebas DPPH. Kesimpulan: Daun pecut kuda   berpotensi digunakan sebagai bahan baku obat tradisional untuk antioksidan.
PERANCANGAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK BERBASIS WEB DENGAN PLATFORM INDONESIA HEALTH SERVICE (IHC) DI PUSKESMAS TAROGONG GARUT Junaedi, Fadil Ahmad; Suryani, Dewi Lena; Fadly, Fery
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 24, No 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v24i1.1297

Abstract

Rekam Medis di puskesmas harus diselenggarakan dengan baik dan sesuai peraturan. PMK no 24 tahun 2022 menjadi landasan bagi puskesmas untuk mempersiapkan dalam merencang dan mengimplementasikan rekam medis elektronik. Pendaftaran rawat jalan sudah menggunakan aplikasi sikda generik dan p-care sebagai pendataan pasien lama dan baru. Namun, data pasien tidak masuk ke poliklinik. Hal tersebut petugas harus memasukkan kembali data pasien yang telah terdaftar ketika akan dilakukan tindakan. Metode pada penelitian ini adalah desain aplikasi Rapid Application Development, dengan membuat sebuah model yang dapat mengelola data pasien untuk pelayanan rawat jalan dan pelaporan rekam medis. Berdasarkan Hasil penelitian yang sudah dilakukan di Puskesmas Tarogong Standar Operasional Prosedur diperlukan dalam ebutuhan sistem (fungsional dan nonfungsional) mengenai pelayanan pasien rawat jalan secara elektronik. Sumber daya pada kebutuhan nonfungsional adalah diberian pelatihan untuk memaksimalkan perangkat komputer. Mengadakan perangkat keras bagi pelayanan yang tidak memiliki perangkat. Hasil Perncangan sistem bagian Data Flow Diagram bisa menjadi acuan untuk perubahan alur atau kegiatan yang sedang berjalan. Entity Relationship Diagram menjadikan panduan untuk data yang harus berelasi. Desain Antar muka memberikan gambaran bagaimana proses dari rekam medis elektronik itu berjalan. Aplikasi dapat didaftarkan ke dalam platform satu sehat, upaya mendukung kebijakan interoprabilitas pelayanan kesehatan di indonesia. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Alur dari kegiatan yang akan berjalan selama ini harus mulai diubah. Mulai dari pendaftaran rawat jalan tidak hanya sekedar keperluan menghitung kunjungan pasien setiap periodenya, tetapi data tersebut dapat berkelanjutan ke pelayanan medis sampai bagian pelaporan dan menjadikan interoprabilitas menjadi prioritas pengembangan sistem.Kata Kunci : Rekam Medis Elektroni, Interoprabilitas, Puskesmas
UJI STABILITAS SIFAT FISIK GEL EKSTRAK KULIT BUAH KOPI DAN PENENTUAN KADAR VITAMIN C SERTA ANTOSIANIN: STABILITY TEST OF THE PHYSICAL PROPERTIES OF COFFEE FRUIT PEEL EXTRACT GEL AND DETERMINATION OF THE LEVELS OF ACTIVE COMPOUNDS Putri, Mega Karina; Dellima, Beta Ria Erika Marita; Sari, Eni Kartika
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol. 25 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada Volume 25 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v25i1.1444

Abstract

Kulit buah kopi merupakan salah satu bagian dari buah kopi yang dapat dimanfaatkan sebagai kosmetik herbal. Kulit buah kopi termasuk limbah yang dihasilkan dari proses pengolahan kopi dan belum dimanfaatkan secara optimal. Padahal kulit buah kopi mengandung senyawa vitamin C dan antosianin yang berfungsi sebagai antioksidan dan bermanfaat bagi kulit. Untuk mempermudah penggunaannya, kulit buah kopi dapat di ekstraksi dan diformulasikan menjadi suatu sediaan farmasi, salah satunya adalah gel. Penelitian ini bertujuan untuk formulasi sediaan gel ekstrak kulit buah kopi dan melakukan uji stabilitas sediaan tersebut. Selain itu, juga menentukan kadar vitamin C dan antosianin dari sediaan gel yang paling stabil. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental dengan tahapan : persiapan bahan, pembuatan ekstrak, pembuatan sediaan gel, uji stabilitas sifat fisik, analisis statistik, penentuan kadar vitamin C dan antosianin. Berdasarkan hasil uji stabilitas selama 3 bulan pada suhu ruang diketahui bahwa sediaan gel yang paling stabil adalah formula 4 dan formula 5. Formula 5 mempunyai kadar vitamin C dan antosianin tertinggi. Hal tersebut dikarenakan pada ekstrak 5 mengandung ekstrak kulit buah kopi tertinggi. Kadar vitamin C sediaan gel ekstrak kulit buah kopi sebanding dengan kadar vitamin C gel pembanding yang ada dipasaran. Sedangkan, kadar vitamin C sediaan gel ekstrak kulit buah kopi berbeda signifikan dengan kadar yang lebih tinggi dibandingkan vitamin C gel pembanding yang ada dipasaran.