cover
Contact Name
Muhammad Asy'ari
Contact Email
m.asyari@litpam.com
Phone
+6285338219596
Journal Mail Official
m.asyari@litpam.com
Editorial Address
Perumahan Lingkar Permai Blok Q4 LK Sembalun, Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal of Authentic Research
ISSN : -     EISSN : 28283724     DOI : 10.36312/jar
Journal of Authentic Research (ISSN. 2828-3724) is an open-access journal that published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM). This journal publishes research papers in the field of social science and natural science. Journal of Authentic Research publish twice a year (bianually) in January and July. This journal has OAI address: https://journal-center.litpam.com/index.php/jar/oai
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2024): July" : 6 Documents clear
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning dengan Refleksi Metakognitif terhadap Keterampilan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Siswa Arifin, Samsul; Ramadani, Shefa Dwijayanti; Haikal, Moch.
Journal of Authentic Research Vol. 3 No. 2 (2024): July
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jar.v3i2.1512

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan refleksi metakognitif terhadap keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa di MA Sirojut Tholibin Taman Sari Pamekasan. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi-experimental dengan desain Posttest Only Control Design. Sampel penelitian terdiri dari kelas X IPA A sebagai kelas kontrol yang menggunakan metode pembelajaran Direct Instruction dan kelas X IPA B sebagai kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran PBL dengan refleksi metakognitif. Instrumen yang digunakan meliputi tes esai untuk mengukur hasil belajar dan rubrik penskoran keterampilan berpikir kritis. Analisis data dilakukan menggunakan Multivariate Analysis of Variance (MANOVA) dengan taraf signifikansi 5%, dibantu perangkat lunak JASP versi 0.17.1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar antara kelas kontrol dan kelas eksperimen. Rerata skor keterampilan berpikir kritis pada kelas eksperimen lebih tinggi (M=75,07, SD=6,09) dibandingkan kelas kontrol (M=65,01, SD=6,56). Begitu pula dengan hasil belajar, rerata skor pada kelas eksperimen (M=85,02, SD=8,26) lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol (M=73,57, SD=7,78). Hasil uji MANOVA menunjukkan bahwa model pembelajaran PBL dengan refleksi metakognitif berpengaruh signifikan terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa (F(2,41)=15,739, Trace Pillai=0,434, p<?.001). Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan model PBL dengan refleksi metakognitif efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa. The Influence of Problem Based Learning Model with Metacognitive Reflection on Students' Critical Thinking Skills and Learning Outcomes Abstract This study aims to describe the impact of the Problem-Based Learning (PBL) model with metacognitive reflection on critical thinking skills and learning outcomes of students at MA Sirojut Tholibin Taman Sari Pamekasan. The type of research used is quasi-experimental with a Posttest Only Control Design. The research sample consists of class X IPA A as the control class using the Direct Instruction learning method and class X IPA B as the experimental class using the PBL model with metacognitive reflection. The instruments used include essay tests to measure learning outcomes and scoring rubrics for critical thinking skills. Data analysis was performed using Multivariate Analysis of Variance (MANOVA) with a significance level of 5%, aided by JASP software version 0.17.1. The results showed a significant difference in critical thinking skills and learning outcomes between the control and experimental classes. The mean critical thinking skills score in the experimental class was higher (M=75.07, SD=6.09) compared to the control class (M=65.01, SD=6.56). Similarly, the mean learning outcomes score in the experimental class (M=85.02, SD=8.26) was higher than that in the control class (M=73.57, SD=7.78). The MANOVA test results indicated that the PBL model with metacognitive reflection had a significant effect on improving students' critical thinking skills and learning outcomes (F(2,41)=15.739, Pillai's Trace=0.434, p<?.001). This study concludes that the implementation of the PBL model with metacognitive reflection is effective in enhancing students' critical thinking skills and learning outcomes.
Analisis Kategori Lingkungan Belajar Siswa Tingkat SMA Berdasarkan Analisis Rasch Model Hakam, Ahmad Bakharzi; Mahtari, Saiyidah; Wati, Mustika
Journal of Authentic Research Vol. 3 No. 2 (2024): July
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jar.v3i2.1768

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas lingkungan belajar di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Banjarmasin menggunakan Model Rasch. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket dengan 25 butir soal yang mengukur variabel-variabel lingkungan belajar seperti interaksi sosial dan akses ke sumber belajar. Data dikumpulkan dari 54 siswa kelas X dan XI dan dianalisis menggunakan software Ministep versi 5.3.1.0. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki lingkungan belajar yang baik (46,3%) dan cukup (50%), dengan hanya 3,7% yang memiliki lingkungan belajar yang kurang. Analisis juga mengidentifikasi 9 siswa sebagai outlier, menunjukkan ketidakkonsistenan dalam jawaban angket. Faktor-faktor yang mempengaruhi lingkungan belajar termasuk keaktifan guru, kondisi fisik ruang kelas, serta ketersediaan alat tulis dan buku pelajaran. Temuan ini menegaskan pentingnya lingkungan belajar yang kondusif untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Model Rasch dan software Ministep terbukti efektif dalam memastikan validitas dan reliabilitas instrumen penelitian, memberikan data yang akurat dan konsisten untuk analisis lebih lanjut. Penelitian ini memberikan rekomendasi praktis untuk meningkatkan lingkungan belajar di sekolah-sekolah di Indonesia. Analysis of the Learning Environment Categories for High School Students Based on the Rasch Model Abstract This study aims to assess the quality of the learning environment at Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Banjarmasin utilizing the Rasch Model. The research instrument comprised a questionnaire with 25 items measuring variables related to the learning environment such as social interaction and access to learning resources. Data were collected from 54 students in grades X and XI and analyzed using Ministep software version 5.3.1.0. The results indicated that the majority of students experienced a positive learning environment (46.3%) and adequate (50%), with only 3.7% experiencing a less favorable learning environment. The analysis also identified 9 students as outliers, indicating inconsistencies in questionnaire responses. Factors affecting the learning environment included teacher engagement, the physical conditions of the classrooms, and the availability of stationery and textbooks. These findings underline the importance of a conducive learning environment to enhance student motivation and learning outcomes. The Rasch Model and Ministep software were effective in ensuring the validity and reliability of the research instrument, providing accurate and consistent data for further analysis. The study offers practical recommendations for enhancing the learning environment in schools across Indonesia.
Meningkatkan Hasil Belajar Biologi Kelas VIII Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Rotating Trio Exchange (RTE) di SMPN 6 Kempo Samsuri, Taufik; Saputra, Endyan; Budiman, Budiman
Journal of Authentic Research Vol. 3 No. 2 (2024): July
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jar.v3i2.2015

Abstract

Penelitian ini menyelidiki efektivitas model Pembelajaran Kooperatif Tipe Rotating Trio Exchange (RTE) dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII pada mata pelajaran biologi di SMPN 6 Kempo. Observasi awal mengungkapkan rendahnya kinerja siswa dengan nilai rata-rata 58,5 dan tingkat ketuntasan klasikal sebesar 60%. Masalah utama adalah kurangnya keterlibatan siswa dan bimbingan guru yang tidak memadai. Pada Siklus I, hasil belajar siswa sedikit meningkat dengan nilai rata-rata 68,75 dan tingkat ketuntasan 87,5%. Namun, aktivitas siswa dan partisipasi dalam diskusi perlu ditingkatkan. Pada Siklus II, terjadi peningkatan signifikan: nilai rata-rata meningkat menjadi 77,5 dan tingkat ketuntasan mencapai 100%. Hasil ini menunjukkan bahwa strategi pengajaran yang efektif dan bimbingan yang tepat sangat mempengaruhi hasil belajar. Motivasi belajar siswa juga meningkat, dari 64,8% pada Siklus I menjadi 73,9% pada Siklus II, menunjukkan kemajuan yang penting. Penelitian ini menegaskan pentingnya mengintegrasikan strategi kolaboratif dan interaktif dalam pendidikan biologi. Model RTE secara efektif meningkatkan keterlibatan siswa, memperdalam pemahaman konsep biologi, dan menciptakan lingkungan belajar yang positif. Kesimpulannya, model RTE secara signifikan meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa, memberikan wawasan berharga untuk meningkatkan praktik pendidikan di kelas biologi. Enhancing Eighth-Grade Biology Learning Outcomes through the Cooperative Learning Type Rotating Trio Exchange (RTE) Model at SMPN 6 Kempo Abstract This study investigates the effectiveness of the Cooperative Learning Type Rotating Trio Exchange (RTE) model in enhancing student learning outcomes in eighth-grade biology classes at SMPN 6 Kempo. Initial observations revealed low student performance, with average scores of 58.5 and a classical completeness rate of 60%. The primary issues were student disengagement and insufficient teacher guidance. During Cycle I, student learning outcomes improved slightly, with an average score of 68.75 and a completeness rate of 87.5%. However, student activity and discussion participation needed enhancement. In Cycle II, significant improvements were observed: the average score increased to 77.5, and the completeness rate reached 100%. These results indicate that effective teaching strategies and proper guidance significantly impact learning outcomes. Student motivation also improved, rising from 64.8% in Cycle I to 73.9% in Cycle II, demonstrating important gains. The study underscores the importance of integrating collaborative and interactive strategies in biology education. The RTE model effectively increased student engagement, deepened understanding of biological concepts, and created a positive learning environment. In conclusion, the RTE model significantly enhanced student motivation and learning outcomes, offering valuable insights for improving educational practices in biology classes.
Indeks Keanekaragaman Kepiting (Scylla Sp) di Pantai Cemara sebagai Dasar Penyusunan Petunjuk Praktikum Ekologi Hamidi, Ilham; Safnowandi, Safnowandi; Khairiyah, Ummu
Journal of Authentic Research Vol. 3 No. 2 (2024): July
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jar.v3i2.2107

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi keanekaragaman hayati kepiting bakau (Scylla sp.) di kawasan mangrove Pantai Cemara, Lombok Barat, dan menyusun petunjuk praktikum ekologi berdasarkan hasilnya. Penelitian dilakukan di tiga stasiun dengan kondisi lingkungan berbeda, mengidentifikasi empat spesies Scylla dengan total 140 individu: Scylla serrata (47 individu), Scylla tranquebarica (44 individu), Scylla paramamosain (30 individu), dan Scylla olivacea (19 individu). Indeks keanekaragaman Shannon-Wiener menunjukkan keanekaragaman sedang di Stasiun I (H' = 1,217), Stasiun II (H' = 1,294), dan Stasiun III (H' = 1,326), yang mencerminkan stabilitas ekosistem mangrove namun mengindikasikan perlunya konservasi. Hasil penelitian juga digunakan untuk mengembangkan petunjuk praktikum ekologi, yang divalidasi dengan rerata skor 85% (sangat valid) untuk isi, 77% (valid) untuk bahasa, 68% (valid) untuk tampilan, dan 92% (sangat valid) untuk keterbacaan. Petunjuk ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang keanekaragaman hayati mangrove dan relevansinya dalam konservasi. Dengan menggunakan data lokal, petunjuk praktikum ini diharapkan dapat menghubungkan teori dengan aplikasi praktis di lapangan serta mendorong keterlibatan aktif dalam upaya pelestarian lingkungan. Diversity Index of Crabs (Scylla Sp) at Cemara Beach as a Basis for Developing an Ecology Practicum Guide Abstract This study evaluates the biodiversity of mangrove crabs (Scylla sp.) in the mangrove ecosystem of Cemara Beach, West Lombok, and develops an ecology practicum guide based on the results. Conducted at three stations with varying environmental conditions, the study identified four Scylla species totaling 140 individuals: Scylla serrata (47 individuals), Scylla tranquebarica (44 individuals), Scylla paramamosain (30 individuals), and Scylla olivacea (19 individuals). The Shannon-Wiener diversity index indicated moderate biodiversity at Station I (H' = 1.217), Station II (H' = 1.294), and Station III (H' = 1.326), reflecting ecosystem stability but also highlighting the need for conservation efforts. The study's findings were used to develop an ecology practicum guide, validated with an average score of 85% (highly valid) for content, 77% (valid) for language, 68% (valid) for visual presentation, and 92% (highly valid) for readability. This guide is designed to enhance students' understanding of mangrove biodiversity and its relevance to conservation. By utilizing local data, the practicum guide is expected to bridge theory with practical field applications and promote active engagement in environmental conservation efforts.
Dampak Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD terhadap Keterampilan Kolaborasi dan Hasil Belajar Siswa dalam Mata Pelajaran Fisika Prayogi, Saiful; Sukaisih, Roniati; Muhali, Muhali; Asy'ari, Muhammad
Journal of Authentic Research Vol. 3 No. 2 (2024): July
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jar.v3i2.2126

Abstract

Penelitian ini mengkaji dampak penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams-Achievement Divisions (STAD) terhadap keterampilan kolaborasi dan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran fisika di tingkat sekolah menengah. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, yang melibatkan 21 siswa kelas X MAN 3 Lombok Tengah. Pada Siklus I, hasil belajar kognitif menunjukkan bahwa hanya 38% siswa yang mencapai ketuntasan dengan nilai rata-rata 57,43. Namun, setelah penerapan model STAD pada Siklus II, terjadi peningkatan signifikan dengan 86% siswa mencapai ketuntasan dan nilai rata-rata meningkat menjadi 89,62. Selain itu, keterampilan kolaborasi siswa meningkat dari 56% pada Siklus I menjadi 74% pada Siklus II. Hasil ini menunjukkan bahwa model STAD efektif dalam meningkatkan keterampilan kolaborasi dan pemahaman konsep fisika yang kompleks. Penelitian ini menegaskan pentingnya pembelajaran kooperatif dalam pendidikan fisika, serta peran guru sebagai fasilitator dalam menciptakan lingkungan belajar yang kolaboratif dan mendukung. The Impact of the STAD Cooperative Learning Model on Students' Collaboration Skills and Academic Achievement in Physics Abstract This study examines the impact of implementing the Student Teams-Achievement Divisions (STAD) cooperative learning model on students' collaboration skills and learning outcomes in high school physics. The research was conducted over two cycles, involving 21 tenth-grade science students at MAN 3 Center Lombok. In Cycle I, cognitive learning outcomes showed that only 38% of students achieved mastery with an average score of 57.43. However, after applying the STAD model in Cycle II, there was a significant improvement, with 86% of students achieving mastery and the average score increasing to 89.62. Additionally, students' collaboration skills improved from 56% in Cycle I to 74% in Cycle II. These results indicate that the STAD model is effective in enhancing both collaboration skills and the understanding of complex physics concepts. This study underscores the importance of cooperative learning in physics education and the role of teachers as facilitators in creating a collaborative and supportive learning environment.
Penggunaan Media Pembelajaran Buku Cerita Bergambar Terhadap Minat Membaca Siswa Kelas 2 MI Riyadlusshibyan Lendangre Aziz, Lalu Abdul
Journal of Authentic Research Vol. 3 No. 2 (2024): July
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/bkq9y121

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan media pembelajaran buku cerita bergambar terhadap minat membaca siswa kelas 2 di MI Riyadlusshibyan Lendangre. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data meliputi wawancara mendalam dengan siswa dan guru, observasi partisipan di kelas, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi buku cerita bergambar meliputi pemilihan buku cerita, penyampaian cerita (membaca nyaring, membaca bersama, membaca mandiri), diskusi cerita, dan kegiatan tindak lanjut. Siswa memiliki persepsi positif terhadap penggunaan buku cerita bergambar karena menyenangkan, memudahkan pemahaman, dan memotivasi membaca. Guru juga mengamati peningkatan antusiasme, pemahaman, dan minat membaca mandiri pada siswa. Faktor pendukung meliputi antusiasme siswa, kreativitas guru, dan dukungan sekolah, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu, ketersediaan buku, dan pengelolaan kelas. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan penggunaan buku cerita bergambar, pengembangan kreativitas guru, penambahan koleksi buku, dan penelitian lanjutan mengenai pengaruh buku cerita terhadap kemampuan membaca. This study aims to describe the use of picture storybooks as learning media to enhance the reading interest of second-grade students at MI Riyadlusshibyan Lendangre. This research employs a descriptive qualitative approach with data collection methods including in-depth interviews with students and teachers, participant observation in the classroom, and document analysis. The findings indicate that the implementation of picture storybooks encompasses storybook selection, story delivery (read-aloud, shared reading, independent reading), story discussion, and follow-up activities. Students hold positive perceptions towards the use of picture storybooks, viewing them as enjoyable, comprehension-facilitating, and reading-motivating. Teachers also observed increased enthusiasm, comprehension, and independent reading interest among students. Supporting factors include student enthusiasm, teacher creativity, and school support, while inhibiting factors encompass time constraints, book availability, and classroom management. This research recommends increased use of picture storybooks, development of teacher creativity, augmentation of book collections, and further research on the impact of picture storybooks on reading skills.  

Page 1 of 1 | Total Record : 6