cover
Contact Name
Muhammad Khodafi
Contact Email
mirwan@uinsa.ac.id
Phone
+6282233696730
Journal Mail Official
mirwan@uinsa.ac.id
Editorial Address
Jl. Ahmad Yani 117 Surabaya, Jawa Timur 60237, Indonesia.
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Qurthuba: The Journal of History and Islamic Civilization
ISSN : 2620374X     EISSN : 26211459     DOI : https://doi.org/10.15642/qurthuba
Social Humaniora Qurthuba: The Journal of History and Islamic Civilization adalah jurnal yang memuat tema-tema Sejarah Islam dan peradaban Islam, diterbitkan oleh Program Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI), Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya. Terbit secara berkala dua kali dalam satu tahun pada bulan September dan Maret
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 1 (2024): September" : 6 Documents clear
Pergolakan Islam di Minangkabau: Perlawanan Kaum Padri (1818-1825) Ayu Wardhana, Falasifa; Khodafi, Muhammad; Zulaili, I'in Nur
Qurthuba: The Journal of History and Islamic Civilization Vol. 8 No. 1 (2024): September
Publisher : Department of History and Islamic Civilization, Faculty of Adab and Humaniora, UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/qurthuba.2024.8.1.64-84

Abstract

Perluasan wilayah yang dilakukan Belanda di dataran tinggi Minangkabau menimbulkan respon dari berbagai golongan masyarakat. Kaum Padri yang merasa terancam kemudian membuat perlawanan terhadap kolonial Belanda. Dari persoalan tersebut terdapat tiga rumusan masalah, yaitu bagaimana sejarah munculnya Gerakan Padri? Bagaimana kondisi masyarakat dataran tinggi Minangkabau tahun 1803-1818? Bagaimana bentuk perlawanan kaum Padri terhadap kolonial Belanda 1818-1825? Kajian ini menggunakan pendekatan sosiologis untuk menemukan faktor-faktor munculnya Gerakan Padri dan adanya perlawanan terhadap Belanda. Hasil penelitian ini menunjukkan 1) Munculnya Gerakan Padri dilatarbelakangi oleh kemajuan ekonomi yang membawa masyarakatnya berhaji ke Makkah dan pulang dengan membawa pembaharuan-pembaharuan untuk kemudian disebarkan di wilayahnya. 2) Kondisi masyarakat Minangkabau dalam kehidupan beragama mengalami perubahan yang ekstrem. Penyebaran paham Padri dilakukan dengan strategi kekerasan dan vandalisme yang mempengaruhi kondisi social-politik. 3) Kaum Padri mengadakan perlawanan terhadap Belanda yang ingin mengekspansi dataran tinggi Minangkabau dengan strategi pertahanan benteng dan melakukan vandalisme terhadap kampung-kampung.
Teori Konflik Kekuasaan dan Dinamika Politik di Indonesia Shofiyya Mawaddah; Imam Ibnu Hajar; Wasid
Qurthuba: The Journal of History and Islamic Civilization Vol. 8 No. 1 (2024): September
Publisher : Department of History and Islamic Civilization, Faculty of Adab and Humaniora, UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/qurthuba.2024.8.1.14-31

Abstract

Teori konflik kekuasaan adalah salah satu pendekatan yang digunakan untuk menganalisis fenomena konflik sosial yang terjadi dalam masyarakat. Teori ini berangkat dari asumsi bahwa konflik sosial merupakan hasil dari ketidaksetaraan, perbedaan kepentingan, dan persaingan antara kelompok atau individu yang memiliki akses yang berbeda terhadap sumber daya dan kekuasaan. Teori ini juga menekankan peran konflik dalam memicu perubahan sosial yang lebih adil dan demokratis. Dinamika politik di Indonesia merupakan salah satu contoh penerapan teori konflik kekuasaan dalam kajian empiris. Indonesia adalah negara yang memiliki keragaman etnis, agama, budaya, dan wilayah yang tinggi, sehingga berpotensi menimbulkan konflik sosial antara kelompok-kelompok yang berbeda. Beberapa isu yang menjadi sumber konflik di Indonesia antara lain adalah ketimpangan ekonomi, penindasan politik, korupsi, gerakan separatisme, dan intoleransi. Dalam menghadapi konflik-konflik tersebut, Indonesia telah melakukan berbagai upaya untuk menciptakan perdamaian, rekonsiliasi, dan transformasi sosial. Beberapa upaya tersebut antara lain adalah reformasi politik, desentralisasi, pemberantasan korupsi, dialog antar kelompok, dan penguatan demokrasi. Teori konflik kekuasaan dapat membantu kita memahami sumber, bentuk, dan konsekuensi konflik sosial di Indonesia, serta upaya-upaya yang dilakukan untuk mengatasinya. Teori ini juga dapat memberikan pandangan kritis dan alternatif dalam melihat dan menyelesaikan konflik sosial di Indonesia.
Meredupnya Soko Guru dalam Arsitektur Masjid Modern di Pulau Jawa(1979-2023); Studi Histori-Arsitektur Arya Nugraha, Wildan Bima; Amiq; Huda, Lailatul
Qurthuba: The Journal of History and Islamic Civilization Vol. 8 No. 1 (2024): September
Publisher : Department of History and Islamic Civilization, Faculty of Adab and Humaniora, UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/qurthuba.2024.8.1.85-91

Abstract

Maraknya fenomena pembangunan Masjid dengan desain modern di Indonesia, terutama di pulau Jawa, membuat Soko Guru kehilangan fungsinya dan terkadang, disingkirkan dalam desain Masjid modern di Pulau Jawa. Fenomena tersebut juga sedikit mencoreng nama baik masyarakat Indonesia dalam masalah preservasi dan konservasi, yang terlihat hanyalah sekarang preservasi dan konservasi tersingkir demi pamer dan gengsi antar daerah, Masjid yang dulunya bertahan hingga ratusan tahun dengan sedikit tambahan di sekitar seiring waktu, Tersingkirkan dengan fenomena Masjid berkubah dan konstruksi modern. Selain itu kemistikan dan kesucian Soko Guru mulai ternodai dengan pragmatisme dalam pembangunan, seperti seolah” Soko Guru dihilangkan nilai sucinya dan dianggap hanya tiang penyangga bangunan biasa, atau terkadang dihilangkan dengan alasan kenyamanan dan bukan sebagai salah satu lambang keunikan, dari suatu Masjid. Artikel ini menggunakan pendekatan Teori Fungsi Sosial dengan melihat bagaimana munculnya fenomena Masjid desain modern, kejatuhan soko guru hingga disfungsi Soko Guru sebagai hiasan dan pengingat, penelitian ini ditulis untuk melihat kejatuhan dan disfungsi dari Soko Guru dan potensi penghidupan di desain Masjid modern di Indonesia, terutama di Pulau Jawa.
Manuskrip Karakteristik dan Romantika Cinta Nabi Yusuf dan Siti Zulaikhah dalam Serat Yusuf Koleksi Museum Mpu Tantular Sidoarjo (Kajian Filologi: Analisis Isi) Nafi, Moh. Iqbal; Rochimah
Qurthuba: The Journal of History and Islamic Civilization Vol. 8 No. 1 (2024): September
Publisher : Department of History and Islamic Civilization, Faculty of Adab and Humaniora, UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/qurthuba.2024.8.1.49-63

Abstract

Manuscripts are a valuable legacy of Indonesian ancestral culture that reflects the thoughts and feelings of the past. Manuscripts have important historical and cultural values, with various types such as hikayat, fiber, babad, and others. One example of an ancient manuscript is Serat Yusuf, which originated from Madura and is written in Pegon Arabic script. This study aims to reveal the content and characteristics of Serat Yusuf, especially in facing the temptation of Siti Zulaikhah. The diplomatic edition of the single manuscript philology method was used in editing the manuscript, with the stages of data collection, text criticism, text editing, transliteration, and content analysis. The results show that Serat Yusuf tells the life story of the Prophet Yusuf and focuses on the temptation of Siti Zulaikhah. The Prophet Joseph is portrayed as a figure with firm faith and morals, showing wisdom in facing the temptation. Philological and cultural approaches were used to understand and analyze the text. The results of this study provide an indepth understanding of the cultural values and moral messages contained in Serat Yusuf, which are relevant to be studied in the context of people's lives today.
Eksplorasi Bibliometrik tentang Perkembangan Kajian Manuskrip dan Perpustakaan di Scopus Mufidah, Imroatul; Putri, Desiana Ekasari; Sasmita, Amira Oribia Wanda; Joko Susilo
Qurthuba: The Journal of History and Islamic Civilization Vol. 8 No. 1 (2024): September
Publisher : Department of History and Islamic Civilization, Faculty of Adab and Humaniora, UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/qurthuba.2024.8.1.1-13

Abstract

This research aims to explore and analyze bibliometrics related to the development of manuscript and library studies in the Scopus database, related to the origin of the institutions with the most writing, the countries of origin with the most citations, annual scientific production, average citations per year and the topics most cited. often discussed. The research method used in this research is descriptive quantitative. Meanwhile, the database used in this research is Scopus and uses the R-Bibliometric Package (Biblioshiny) application to carry out data mapping and analysis. Data for 580 articles was downloaded from Scopus using the keywords "manuscript and library." Based on the data that has been processed and visualized, it is found that the British Library is the agency that has written the most on this topic. The country with the most citations is the United Kingdom. Annual scientific production during 1859-2023 experienced fluctuations and 2023 was the highest production with a total of 45 publications. The highest annual average citation was obtained at 0.7% in 2018 and there are seven mapping clusters that appeared or were discussed the most. For further research, researchers can take topics in the right quadrant, which means that the number of publications is still small and the citation rate is high. For example, library topics are related to pigment identification or history with gold.
Protes masyarakat Muslim Melayu-Patani Sebagai Upaya Memperoleh Hak Otonomi, 1902-1948 Anas Fajarul, Ahmad
Qurthuba: The Journal of History and Islamic Civilization Vol. 8 No. 1 (2024): September
Publisher : Department of History and Islamic Civilization, Faculty of Adab and Humaniora, UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/qurthuba.2024.8.1.31-48

Abstract

The purpose of this study is to analyze; how the social and political conditions of Malay-Patani Muslims in 1902? how the Malay-Patani Muslim protest movement in an effort to gain autonomy? and why the protest movement influenced the socio-political changes of Malay Muslims in Thailand? This research uses historical methods through the stages of heuristic, verification (source criticism), interpretation, and historiography. The results of this study show that 1) The defeat of Patani led by Tengku Abdul Kadir, made Patani and the surrounding Islamic areas have to submit to the Siamese kingdom so that they do not have autonomy both from politics, culture, language and religion; 2) There were protest movements aimed at fighting for the autonomy of Malay Muslims in Patani from 1910 to 1923, for example in 1910 and 1911 and the peak in 1921 to 1923 which was marked by the enactment of an education law aimed at eliminating Islamic educational institutions in Southern Thailand; 3) The issue of autonomy in Southern Thailand only reached a certain realm, and the Thai government basically issued these policies as a control over Malay Muslims so that they do not separate from Thailand. However, the mistake will be to understand from the aspirations conveyed by Malay Muslims that continue to give birth to protest movements until the future.

Page 1 of 1 | Total Record : 6