cover
Contact Name
Pringati Singarimbun
Contact Email
pringatis@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
031262646@ecampus.ut.ac.id
Editorial Address
Kompleks PGRI No. 46A Gunung Pangilun RT 001/RW 001 Kel. Kampung Olo Kec. Nanggalo Padang 25143, Padang, Provinsi Sumatera Barat.
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Socio-political Communication and Policy Review
ISSN : -     EISSN : 30465141     DOI : https://doi.org/10.61292/shkr
Socio political Communication and Policy Review is an academic journal that focuses on research and analysis in the fields of social, humanities, communication, and policy. The journal aims to be an intellectual platform that provides a platform for researchers, academics, and practitioners to share thoughts, research findings, and critical views related to various aspects of social life and policy. The journal s topic coverage includes, but is not limited to: Social and Humanities Examines aspects of human life, including culture, history, sociology, anthropology, and psychology. Communication Explores communication dynamics in various contexts, such as mass media, interpersonal communication, organizational communication, and communication technology. Policy: Presents policy analysis in various fields, such as public policy, social policy, education policy, and environmental policy.
Articles 172 Documents
Implementasi E-Court di Pengadilan Negeri Denpasar Kelas 1A Sebagai Perwujudan Reformasi Birokrasi (Studi Kasus: Penanganan Perkara Perdata) Amalo, Romando Alexander
Socio-political Communication and Policy Review Vol. 1 No. 6 (2024)
Publisher : Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/shkr.177

Abstract

This study examines the success of e-Court implementation in Denpasar District Court in handling civil cases as an embodiment of bureaucratic reform. The process of measuring the success of implementation uses qualitative research methods, where data is taken directly through direct observation activities in the object of research and literature study. The results of the study show that the implementation of e-Court in the District Court appears to be running in accordance with the policy directions written in the legal basis for its implementation, but there is still a need for improvement and optimization. There are still obstacles especially in the technical introduction of this service to the public, especially those who are not registered as an advocate (registered users). Innovation in promotion and digital communication to the public needs to be improved. This is done so that this policy can be fully absorbed and used optimally to further improve the development of this service in the future for an increasingly advanced judiciary. Abstrak Penelitian ini melihat keberhasilan implementasi e-Court di Pengadilan Negeri Denpasar dalam penanganan perkara perdata sebagai perwujudan reformasi birokrasi. Proses pengukuran keberhasilan implementasi menggunakan metode penelitian kualitatif, dimana data diambil langsung melalui kegiatan observasi langsung di objek penelitian dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi e-Court di Pengadilan Negeri tampak berjalan sesuai arahan kebijakan yang tertulis dalam dasar hukum pelaksanaannya, namun masih perlu adanya peningkatan dan pengoptimalan. Masih ditemukan kendala terlebih terhadap pengenalan teknis layanan ini kepada masyarakat terutama yang bukan terdaftar sebagai seorang advokat (pengguna terdaftar). Inovasi dalam promosi dan komunikasi digital ke masyarakat dirasa perlu ditingkatkan. Hal ini dilakukan agar kebijakan ini dapat diserap secara penuh dan dipakai dengan optimal guna semakin meningkatkan pengembangan layanan ini kedepannya bagi peradilan yang semakin maju. Kata kunci: Implementasi, e-Court, Perkara Perdata
Efektivitas Pelayanan Publik dalam Perspektif Good Governance di Era Digital Wardana, I Gede Naufal Wisnu; Prabawati, Ni Putu Anik
Socio-political Communication and Policy Review Vol. 1 No. 6 (2024)
Publisher : Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/shkr.178

Abstract

As time and technology develop, the government must be able to adapt to face this phenomenon. The government can use this technology to become an innovation in public services which will make things easier for the public. This research aims to analyze the effectiveness of public services in terms of Good Governance in the digital era. Effective and efficient public services are of course in line with the objectives of Good Governance, namely good governance. The success of digital-based public services can be seen from the aspects of community participation, human resource capacity, and the impact obtained by the community, therefore the author uses three indicators, namely support, capacity, and value. This research method uses a literature review or literature study which uses various related literature sources as research data. The research results show that from several case studies taken it can be said that the implementation of technology-based Good Governance in supporting the effectiveness of public services is said to be successful. Abstrak: Seiring berkembangnya zaman dan tekologi pemerintah harus mampu beradaptasi menghadapi fenomena tersebut. Pemerintah dapat menggunakan teknologi tersebut menjadi sebuah inovasi dalam pelayanan publik yang nantinya akan memudahkan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas dari pelayanan publik yang ditinjau dari Good Governance di era digital. Pelayanan publik yang efektif dan efisien tentunya sejalan dengan tujuan Good Governance yaitu tata kelola pemerintahan yang baik. Keberhasilan dari pelayanan publik berbasis digital dapat dilihat dari aspek partisipasi masyarakat, kapasitas sumberdaya manusia,dan dampak yang didapat oleh masyarakat, oleh karena itu penulis menggunakan tiga indikator yaitu support, capacity, dan value. Metode penelitian ini menggunakan tinjauan pustaka atau studi kepustakaan yang menggunakan berbagai sumber literatur terkait sebagai data penelitian..Hasil penelitian menunjukan dari beberapa studi kasus yang diambil dapat dikatakan bahwa penerapan Good Governance berbasis teknologi dalam menunjang efektivitas pelayanan publik dikatakan berhasil. Kata Kunci : Pelayanan Publik, good Governance, Teknologi, Efektivitas
Analisis Budaya Kerja terhadap Produktivitas Kerja Karyawan : Studi Kasus di PT Elevena Kreatif Abadi Sumiarthini, Ni Kadek Sri; Yudharta, I Putu Dharmanu
Socio-political Communication and Policy Review Vol. 1 No. 6 (2024)
Publisher : Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/shkr.179

Abstract

This study aims to understand the relationship between work culture and employee work productivity at PT Elevena Kreatif Abadi through a qualitative approach. Work culture is considered a framework of values, norms, and habits that shape employee behavior in an organization. The method used in this study is a case study, with data collection techniques through in-depth interviews, participant observation, and analysis of internal company documents. The results of the study indicate that a work culture that is consistently applied can create a positive work environment, increase motivation, and strengthen collaboration between employees, which ultimately has an impact on work productivity. These findings provide insight into the importance of the role of leadership in internalizing relevant work culture values. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk memahami hubungan antara budaya kerja dan produktivitas kerja karyawan di PT Elevena Kreatif Abadi melalui pendekatan kualitatif. Budaya kerja dianggap sebagai kerangka nilai, norma, dan kebiasaan yang membentuk perilaku karyawan dalam organisasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen internal perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya kerja yang diterapkan secara konsisten dapat menciptakan lingkungan kerja yang positif, meningkatkan motivasi, serta memperkuat kolaborasi antarkaryawan, yang pada akhirnya berdampak pada produktivitas kerja. Temuan ini memberikan wawasan mengenai pentingnya peran kepemimpinan dalam menginternalisasi nilai-nilai budaya kerja yang relevan. Kata Kunci: budaya kerja, produktivitas kerja, studi kasus, kualitatif, PT Elevena Kreatif Abadi
Optimalisasi Lingkungan Belajar Melalui Aplikasi Sulingjar di Kabupaten Badung: Meningkatkan Kualitas Pendidikan Anak Usia Dini Widasari, Komang Adin Trisna; Wirantari, I Dewa Ayu Putri
Socio-political Communication and Policy Review Vol. 1 No. 6 (2024)
Publisher : Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/shkr.180

Abstract

This study aims to evaluate the optimization of learning environments through the application of Sulingjar in Badung Regency, focusing on enhancing the quality of Early Childhood Education (ECE). The research employed a descriptive method with a qualitative approach, utilizing in-depth interviews, observations, and documentation as data collection techniques. The findings indicate that the Sulingjar application significantly improves educational service quality by providing accurate survey-based data for data-driven planning. Active participation from teachers, school principals, and parents is a critical factor in the successful implementation of this application. However, challenges such as technical issues and limited understanding of the application need to be addressed to achieve better optimization. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi optimalisasi lingkungan belajar melalui penerapan aplikasi Sulingjar di Kabupaten Badung, khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif, mengandalkan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi Sulingjar mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan dengan memberikan data berbasis survei yang akurat untuk perencanaan berbasis data. Partisipasi aktif dari guru, kepala sekolah, dan orang tua siswa menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam implementasi aplikasi ini. Namun, beberapa tantangan seperti kendala teknis dan rendahnya pemahaman tentang aplikasi masih perlu ditangani untuk mencapai optimalisasi yang lebih baik. Kata kunci: Sulingjar, PAUD, kualitas pembelajaran, aplikasi pendidikan, evaluasi berbasis data
Analisis Pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) terhadap Optimalisasi Pembangunan Sarana dan Prasarana Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Badung Kadek Trisnawati, I Putu Dharmanu Yudartha Universitas Udayana twati2604@gmail.com Abstrak Peneliti Trisnawati, Kadek; Yudartha, I Putu Dharmanu
Socio-political Communication and Policy Review Vol. 1 No. 6 (2024)
Publisher : Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/shkr.181

Abstract

This study aims to analyze the management of the Special Allocation Fund for optimizing the development of Early Childhood Education facilities and infrastructure in Badung Regency. A qualitative descriptive approach was employed, collecting data through interviews, observations, and documentation. The results indicate a fund utilization rate exceeding 98% in 2022-2023, reflecting effective fund management. The allocation focused on constructing physical facilities such as health rooms, teachers' offices, and play areas equipped with educational toys. Despite achieving budget efficiency, challenges such as managerial capacity of recipient institutions remain. Recommendations include training for Early Childhood Education nstitutions, adoption of real-time monitoring technologies, and strengthening regulations. These findings aim to enhance the quality of early childhood education in Badung Regency and serve as a model for educational fund management nationwide. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) terhadap optimalisasi pembangunan sarana dan prasarana Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Badung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan tingkat realisasi penggunaan dana DAK lebih dari 98% pada tahun 2022-2023, mencerminkan pengelolaan dana yang efektif. Penggunaan dana difokuskan pada pembangunan fasilitas fisik seperti ruang UKS, ruang guru, dan area bermain dengan alat permainan edukatif. Kendati efisiensi anggaran tercapai, beberapa tantangan seperti kapasitas manajerial lembaga penerima dana masih perlu diatasi. Rekomendasi meliputi pelatihan manajemen lembaga PAUD, adopsi teknologi pemantauan real-time, dan penguatan regulasi. Temuan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di Kabupaten Badung dan menjadi model pengelolaan dana pendidikan di tingkat nasional. Kata Kunci: Dana Alokasi Khusus, Pendidikan Anak Usia Dini, Pengelolaan Dana, Infrastruktur Pendidikan, Kabupaten Badung.
Pelayanan Perizinan Kelembagaan Pendidikan Nonformal: Antara Kebijakan Pemerintah dan Praktik di Lapangan di Kabupaten Badung Dewi, Ni Made Ayu Pramesti; Yudartha, I Putu Dharmanu
Socio-political Communication and Policy Review Vol. 1 No. 6 (2024)
Publisher : Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/shkr.182

Abstract

The licensing service for non-formal educational institutions is a crucial aspect of developing the education sector. This article aims to analyze government policies and the practical implementation of licensing services, focusing on Badung Regency. The research method employed is secondary data analysis from the operational permit recap of non-formal educational institutions in Badung. The results show that although licensing policies have been well formulated, there are several implementation obstacles, such as lengthy bureaucracy, lack of administrative literacy among institutions, and limited resources. Proposed solutions include simplifying the licensing process, digitizing services, and increasing policy socialization for non-formal educational institutions. Abstrak Pelayanan perizinan kelembagaan pendidikan nonformal merupakan salah satu aspek penting dalam pengembangan sektor pendidikan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan pemerintah dan kondisi implementasi pelayanan perizinan di lapangan, dengan fokus pada Kabupaten Badung. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis data sekunder dari rekapitulasi izin operasional pendidikan nonformal di Kabupaten Badung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kebijakan perizinan telah dirumuskan dengan baik, terdapat beberapa kendala implementasi di lapangan seperti birokrasi yang panjang, kurangnya literasi administrasi dari pihak lembaga, dan keterbatasan sumber daya. Solusi yang ditawarkan meliputi penyederhanaan proses perizinan, digitalisasi layanan, dan peningkatan sosialisasi kebijakan kepada lembaga pendidikan nonformal. Kata Kunci: perizinan; pendidikan nonformal; kebijakan pemerintah; Kabupaten Badung
Implementasi SP4N Lapor (Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional-Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat) dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik (Studi Kasus: Beberapa Instansi Pemerintah yang Ada di Indonesia) Berliana, Rachmadini Eka; Yudartha, I Putu Dharmanu
Socio-political Communication and Policy Review Vol. 1 No. 6 (2024)
Publisher : Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/shkr.183

Abstract

In the current digital era, the government carries out an Electronic-Based Government System by launching various new electronic-based service innovations in the form of websites and applications that are accessed online. With this, the government launched a complaint channel called SP4N-LAPOR! which is a single application, has been integrated nationally, and functions to manage public service complaints with the main objective of improving the quality of public services. This research uses a literature review method that aims to analyze and conclude data findings from various relevant literature sources. 5 articles were selected based on predetermined criteria with topics on the implementation of SP4N-LAPOR! which were then analyzed and concluded with important findings. The important findings include the application of the complaint channel, obstacles, and solutions to the application that are still considered not optimal in several research loci. Abstrak: Di era digital saat ini pemerintah mengusung Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik dengan meluncurkan berbagai inovasi pelayanan baru berbasis elektronik berupa website maupun aplikasi yang diakses secara online. Dengan ini pemerintah meluncurkan kanal pengaduan dengan nama SP4N-LAPOR! yang merupakan aplikasi tunggal, sudah terintegrasi nasional, dan berfungsi untuk mengelola pengaduan pelayanan publik dengan tujuan utama meningkatkan kualitas pelayanan publik. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka yang bertujuan untuk menganalisis serta menyimpulkan data temuan dari beragam sumber literatur yang relevan. 5 artikel dipilih berdasarkan kriteria yang telah ditentukan dengan topik mengenai implementasi SP4N-LAPOR! yang kemudian dianalisis dan disimpulkan temuan pentingnya. Temuan penting tersebut memuat penerapan kanal pengaduan, hambatan, serta solusi penerapan aplikasi yang dinilai masih belum maksimal di beberapa lokus penelitian. Kata Kunci: Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE); Kualitas Pelayanan Publik; Peluncuran SP4N-LAPOR!.
Implementasi Kebijakan Keuangan dan Pengaruhnya terhadap Kinerja Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Badung Dewi, I Dewa Ayu Dwi Jayanthi Candra; Yudharta, I Putu Dharmanu
Socio-political Communication and Policy Review Vol. 1 No. 6 (2024)
Publisher : Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/shkr.184

Abstract

This study aims to analyze the implementation of financial policies and their impact on the performance of the Department of Education, Youth, and Sports in Badung Regency. The study adopts a quantitative-descriptive approach using primary data from interviews and questionnaires, as well as secondary data from financial reports and policy documents. The results show that optimal budget allocation, efficient utilization of financial resources, and budget oversight have a significant relationship with improving organizational performance. Policy implications suggest enhancing budget management transparency and stakeholder participation in the financial planning process. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan keuangan serta pengaruhnya terhadap kinerja Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga di Kabupaten Badung. Studi ini mengadopsi pendekatan kuantitatif-deskriptif dengan menggunakan data primer dari wawancara dan kuesioner serta data sekunder dari laporan keuangan dan dokumen kebijakan. Hasil menunjukkan bahwa alokasi anggaran yang optimal, pemanfaatan sumber daya keuangan secara efisien, dan pengawasan anggaran memiliki hubungan signifikan terhadap peningkatan kinerja organisasi. Implikasi kebijakan menyarankan peningkatan transparansi pengelolaan anggaran dan partisipasi pemangku kepentingan dalam proses perencanaan keuangan. Kata Kunci: Implementasi Kebijakan Keuangan, Kinerja Organisasi, Pendidikan, Kepemudaan, Olahraga
Kewirausahaan Sosial sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat Dusun Muntigunung Kabupaten Karangasem Paramitha, Kadek Raveda Adinda; Nugroho, Wahyu Budi; Kamajaya, Gede
Socio-political Communication and Policy Review Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/shkr.190

Abstract

This research aims to analyze the impact and influence in the implementation of the Muntigunung Social Entrepreneurship program by the Dian Desa Foundation and the Zukunft Fur Kinder Foundation in Muntigunung Hamlet, which is known as an area that generates homeless people and beggars. Apart from carrying out its entrepreneurial function, Social Enterprise Muntigunung has a social objective, namely to build awareness of the Muntigunung community in working professionally, train the community's work skills and utilize local natural resources. The method used in this research is a qualitative approach with an explanative type. The theoretical analysis used as a scalpel for this research is the Social Entrepreneurship Process Framework and the four basic elements for the formation of social entrepreneurship. The results of this research reveal that the Social Enterprise Muntigunung has had a good impact on the Muntigunung community. On average, Muntigunung residents feel helped by several social programs such as the opportunity to work at the Social Enterprise Muntigunung factory and training in making woven products that empower the community, so that the community can be independent. Social Enterprise Muntigunung has had quite a significant influence, but change is relatively slow and uneven, in other words, not all levels of society have had the opportunity to join this organization. Of course, this is due to several factors, such as the lack of more localized outreach and the internal condition of the Muntigunung Social Enterprise business, which experienced a decline in sales. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak dan pengaruh dalam pelaksanaan program Kewirausahaan social Muntigunung (Social Enterprise Muntigunung) oleh Yayasan Dian Desa dan Yayasan Zukunft Fur Kinder di Dusun Muntigunung yang terkenal dengan sebutan daerah pengasil gelandangan dan pengemis. Selain menjalankan fungsinya sebagai kewirausahaan, Social Enterprise Muntigunung mempunyai tujuan sosial yakni untuk membangun kesadaran masyarkat muntigunung dalam bekerja secara profesional, melatih kemampuan bekerja masyarakat dan memperdayakan sumber daya alam lokal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis eksplanatif. Analisis teori yang digunakan sebagai pisau bedah untuk penelitian ini adalah Kerangka Kerja Proses Kewirausahaan Sosial dan empat element dasar pembentukan kewirausahaan sosial. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa Social Enterprise Muntigunung memberikan dampak baik pada masyarakat muntigunung. Rata-rata masyarakat muntigunung merasa terbantu dengan beberapa program sosial seperti kesempatan bekerja di pabrik Social Enterprise Muntigunung dan pelatihan pembuatan produk anyaman yang memberdayakan masyarakat, sehingga masyarakat dapat mandiri. Social Enterprise Muntigunung memberikan pengaruh yang cukup signifikan namun perubahan tergolong lambat dan kurang merata, dengan kata lain belum semua kalangan masyarakat mendapat kesempatan untuk bergabung dengan oragnisasi ini. Tentunya hal ini disebabkan beberapa faktor seperti, kurangnya sosialisasi yang lebih melokal dan keadaan internal bisnis Social Enterprise Muntigunung yang sempat mengalami penurunan penjualan. Kata Kunci: kewiraushaan sosial, pemberdayaan masyarakat, Dusun Muntigunung
Perspektif Good Governance Dalam Revitalisasi Pasar Rakyat Gianyar Kristinawati, Ni Luh
Socio-political Communication and Policy Review Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/shkr.191

Abstract

The purpose of this study is to analyze the perspective of good governance in the revitalization of the Gianyar People's Market. The research method used is qualitative descriptive with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. Based on the results of field research, it was studied using the theory  of good governance by Tjokroamidjojo (2000) which consisted of: (1) Accountability, (2) Transparency, (3) Openness, (4) Rule of law, and (5) Justice. The results of the study show that the application of good governance principles has been implemented by the management after the revitalization of the market but has not been fully implemented optimally. Shortcomings are still found, namely in the accountability indicator, the trader's economy is not fully accounted for as it used to be, the transparency indicator where there is no awareness of the management using social media to promote the superiority of Gianyar People's Market traders, the openness indicator is not fully responsive in overcoming traders' complaints, the indicator of the rule of law is still not complied with by traders where there are traders who are in arrears or do not pay levies, and the indicators of justice are not balanced because the quiet activity of traders and buyers is triggered by the operation of the relocation market, namely the Samplangan Market is still open. Recommendations for these problems include strengthening commitment and increasing creativity, fostering sensitivity to community participation, self-empowerment, compaction planning, and providing smart seller education. Keywords: Economy, Good Governance, Market Revitalization Abstrak Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perspektif good governance dalam revitalisasi Pasar Rakyat Gianyar. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian lapangan dikaji menggunakan teori good governance oleh Tjokroamidjojo yang terdiri dari: (1) Akuntabilitas, (2) Transparansi, (3) Keterbukaan, (4) Supremasi hukum, dan (5) Keadilan. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan prinsip-prinsip good governane telah diselanggarakan oleh pihak pengelola pasca revitalisasi Pasar namun belum sepenuhnya terlaksana dengan optimal. Kekurangan masih ditemukan yaitu pada indikator akuntabilitas masih belum mempertanggungjawabkan perekonomian pedagang belum sepenuhnya seperti dulu, indikator transparansi dimana belum adanya kesadaran pihak pengelola menggunakan media sosial mempromosikan keunggulan pedagang Pasar Rakyat Gianyar, indikator keterbukaan belum sepenuhnya responsif dalam mengatasi keluhan pedagang, indikator supremasi hukum masih kurang dipatuhi oleh pedagang dimana terdapat pedagang yang menunggak atau tidak membayar retribusi, dan indikator keadilan belum seimbang karena sepinya aktivitas pedagang dan pembeli dipicu oleh operasional pasar relokasi yaitu Pasar Samplangan masih dibuka. Rekomendasi atas permasalahan tersebut meliputi memperkuat komitmen dan menambah kreativitas, menumbuhkan kepekaan partisipasi masyarakat, self-empowerment, compaction planning, serta memberikan education smart seller. Kata Kunci: Perekonomian, Good Governance, Revitalisasi Pasar

Page 8 of 18 | Total Record : 172