cover
Contact Name
Katon Abdul Fatah
Contact Email
katonfath@gmail.com
Phone
+628975841020
Journal Mail Official
katonfath@gmail.com
Editorial Address
Desa, Metuk No.008 RT.002 RW. 001, Kec, Mojosongo Kab, Boyolali, 57322
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
ISSN : -     EISSN : 30267854     DOI : https://doi.org/10.62017/merdeka.v1i1
Core Subject : Education,
MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Jurnal ini merupakan jurnal ilmiah multidisiplin yang bersifat peer-review dan terbuka. Jurnal ini terbit 6 kali dalam setahun yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Fokus dan ruang lingkupnya meliputi: Ilmu Sosial, Humaniora, Politik, Pendidikan, Ilmu Teknik, Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Desain Komunikasi Visual, Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi, Kewirausahaan dan Bisnis. MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin menerima makalah dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,068 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DALAM KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR DI DALAM KELAS Damayanti Nababan; Heike Alva Riana Rambe; Lisa Dina Wati Sitorus
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 1 (2023): Oktober
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i1.545

Abstract

Model pembelajaran kooperatif telah menjadi pusat perhatian dunia pendidikan sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan interaksi dan partisipasi siswa di dalam kelas. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif terhadap aktivitas pembelajaran di kelas tanpa mengacu pada penelitian tertentu. Untuk mencapai tujuan tersebut, dilakukan observasi terhadap praktik pembelajaran kooperatif dan metode tradisional. Fokusnya adalah pada faktor-faktor seperti partisipasi siswa, hasil belajar dan motivasi belajar. Observasi dilakukan langsung di dalam kelas untuk memperoleh pemahaman menyeluruh mengenai pengaruh model pembelajaran kooperatif. Hasil observasi tersebut menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif secara umum meningkatkan interaksi antar siswa, meningkatkan tingkat partisipasi dan berpengaruh positif terhadap hasil belajar. Selain itu motivasi belajar siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif meningkat. Tulisan ini memberikan gambaran mengenai dampak positif yang mungkin timbul dari model pembelajaran kooperatif tanpa mengacu pada penelitian tertentu. Implikasinya dapat mendorong pendidik untuk mempertimbangkan mengintegrasikan strategi kolaboratif ke dalam desain kegiatan pembelajaran di  kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan interaksi  siswa.
INTERGRITAS PRIBADI YANG MANTAP MENGKAJI KOMPETENSI GURU iPENDIDIKAN AGAMA KRISTENINTERGRITAS PRIBADI YANG MANTAP MENGKAJI KOMPETENSI GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN Putri Sinpur Sinaga; Dorlan Naibaho
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 1 (2023): Oktober
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i1.546

Abstract

Guru yang berintegritas harus mempunyai karakter yang baik, dipandang dari sudut pandang  guru pendidikan agama Kristen, dan dapat menjadi sosok atau teladan dalam segala kegiatan belajar mengajar (pembelajaran). Dikatakan bahwa guru adalah orang yang berintegritas tinggi, artinya perkataan dan tindakannya harus selaras. Kenyataannya, masih terdapat kesenjangan antara teori dan praktik, serta guru belum menunjukkan integritas dalam menjalankan tugasnya. Dalam artikel ini, penulis mengandalkan tinjauan literatur dari beberapa karya, majalah dan publikasi lain yang berkaitan dengan integritas pribadi. untuk menguji kemampuan karakter guru pendidikan agama kristen yang terpercaya. Penelitian ini merupakan penelitian konseptual kualitatif yang hasil analisisnya disajikan secara naratif, bukan sebagai data kuantitatif. Dalam dunia kerja, konsistensi mengacu pada kemampuan seseorang dalam menyelesaikan tugas dengan tingkat kesinambungan yang tinggi. Orang yang konsisten akan selalu menghasilkan karya yang baik, memenuhi tenggat waktu, dan berusaha meningkatkan kualitas pekerjaannya seiring berjalannya waktu. Guru harus disiplin dan menaati peraturan perundang-undangan yang berlaku serta segala peraturan yang disepakati. Guru PAK harus menunjukkan integritas yang tinggi dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. Dengan  integritas yang tinggi, dapat bekerja secara teratur dan konsisten, bertindak sesuai  kode etik guru, dan mendidik setiap orang tentang kebenaran sehingga motivasi belajar siswa timbul minat dan semangat  menerima materi pelajaran yang akan ditugaskan.
MEMAHAMI VISI DAN MISI SEKOLAH Reza Fahlevi Marbun; Dorlan Naibaho
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 1 (2023): Oktober
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i1.547

Abstract

Visi dan misi sangat diperlukan oleh suatu lembaga, apalagi lembaga pendidikan seperti sekolah. Keduanya harus dirumuskan supaya sekolah dapat meraih visi dan misi pendidikan yang unggul.  Visi dan misi sekolah haruslah jelas agar dapat memotivasi setiap warga sekolah baik itu guru, siswa, beserta staf administrasi bahkan setiap orang yang terlibat dalam pendidikan di dalam sekolah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengemukakan pentingnya memahami visi dan misi sekolah. Adapun metode yang digunakan yaitu kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu studi kepustakaan. Berdasarkan penelitian ini, maka memahami visi sekolah dapat memberikan motivasi, pelayanan, bahkan cita-cita sekolah akan dilaksanakan dengan baik, sementara itu misi sekolah juga sangat penting untuk mendukung terlaksananya visi sekolah.
Meningkatkan Kemampuan mengajar guru dengan memperhatikan rumusan Tujuan pembelajaran Dani Gabriel Puwarno; Dorlan Naibaho
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 1 (2023): Oktober
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i1.548

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara merumuskan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. Tujuan adalah penjabaran visi dan misi. Pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatatif dengan menggunakan pendekatan studi pustaka dengan mengumpulkan berbagai referensi dari berbagai literatur seperti buku, artikel jurnal dan berbagai artikel ilmiah lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperlukannya kemampuan mengajar seorang guru dengan melihat atau memperhatikan rumusan tujuan pembelajaran yang meliputi 4 komponen tujuan pembelajaran, yaitu Audience, Behavior, Condition dan Degree. Guru perlu menentukan kriteria untuk mengetahui apakah seorang siswa berhasil mencapai tujuan pembelajaran atau indikator ketercapaian tujuan pembelajaran. Kriteria ini berbentuk penjelasan mengenai kemampuan apa yang perlu ditunjukkan siswa sebagai bukti bahwa ia telah mencapai tujuan pembelajaran.
ANALISIS FAKTOR KESULITAN SISWA PADA PEMBELAJARAN AKSARA  ARAB MELAYU DI SD AL FURQON KLAMBIR LIMA Mursal Aziz; Nadilla Alfina; Nur Rohimah; Pinta Rojulani Lubis
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2023): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i2.553

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini ialah untuk menganalisis faktor kesulitan siswa pada Pembelajaran Aksara Arab Melayu di Sd Al Furqon Klambir Lima. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Dasar Al Furqon Klambir Lima. Metode yang digunakan dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik observasi/survey, wawancara, studi dokumentasi, angket dan tes. Berdasarkan hasil penelitian, ada dua faktor yang mempengaruhi kesulitan siswa yaitu, (1), faktor internal yang menyebabkan siswa sulit dalam menulis huruf abjad bahasa Arab yaitu pengalaman belajar bahasa Arab yang masih kurang minat dan motivasi yang rendah. (2), faktor eksternal yang mempengaruhinya diantaranya adalah materi pembelajaran, sarana dan pra-sarana serta peran guru selama pembelajaran.
ANALISIS PEMBELAJARAN PKN BAGI ANAK USIA DINI Ahmad Tarmidzi Hasibuan; Ardila Sari; Dwika Aulia Fitrah Panjaitan; Fachrizal Alwi
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2023): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i2.554

Abstract

Di sekolah dasar dan menengah di Indonesia, topik yang diajarkan adalah Pendidikan Kewarganegaraan (PKn). Tujuan pembelajaran PKn adalah memberikan bekal yang dibutuhkan siswa secara aktif mewujudkan potensi dirinya, mengembangkan intelektualnya, meningkatkan kemampuannya, semakin sadar akan tanggung jawabnya sebagai warga negara Indonesia, serta memahami dan menghargai hak asasi manusia. Proses pembelajaran PKn bertujuan untuk mengembangkan keterampilan kewarganegaraan peserta didik, antara lain kemampuan menerapkan ilmu kewarganegaraan, berjiwa Pancasila, menjadi warga negara yang baik, mempunyai tanggung jawab yang tinggi dalam segala aspek, bersosialisasi, dan mewaspadai perilaku menyimpang. dapat membahayakan lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode deskripasi melalui pendekatan kualitatif. Dengan pendekatan kualitatif, peneliti berfokus pada perhatian dan juga kejadian – kejadian alamiah dan nyata di lapangan. Dari hasil penelitian yang kami dapatkan ialah seorang guru dan siswa harus bekerja sama dengan baik agar proses pembelajaran berjalan secara efektif.
PENGARUH METODE ROLE PLAYING DI KELAS II SDIT KHUSNUL HAFZAN GUNA MENINGKATKAN KEEFEKTIFAN BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN PPKN Ahmad Tarmidzi Hasibuan; Anggun Asri Winarti; Lilis; Nadilla Alfina
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2023): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i2.555

Abstract

Fakta rendahnya hasil belajar Pkn pada siswa SDIT Khusnul Hafzan Paya Bakung, dimana sebagian besar siswa belum mencapai standar ketuntasan minimal (KKM). Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah metode Role Playing dapat digunakan untuk meningkatkan hasil belajar pkn pada siswa kelas II SDIT Khusnul Hafzan Paya Bakung dan juga untuk menguraikan langkah- langkah penerapan metode role paying pada siswa kelas II SDIT Khusnul Hafzan Paya Bakung. Jenis penelitian ini yaitu  menggunakan pendekatan kualitatif guna untuk meneliti bagaimana meningkatkan atau memperbaiki proses pembelajaran di kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas II SDIT Khusnul Hafzan Paya Bakung, yang berjumlah 22 orang. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di SDIT Khusnul Hafzan Paya Bakung, studi ini dilakukan dalam beberapa tahap siklus, dan setiap siklus terdiri dari tahapan perencanaan (planning), perencanaan tindakan (action), pengamatan (observation), dan refleksi. Teknik pengumpulan yang digunakan peneliti yaitu berupa data tes, lembar observasi, catatan lapangan, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode role playing pada pembelajaran pkn dapat meningkatkan hasil belajar pkn siswa kelas  II SDIT Khusnul Hafzan Paya Bakung, yang mana dapat dilihat bahwa siswa menjadi lebih aktif selama pembelajaran berlangsung serta suasana pembelajaran menjadi lebih menyenangkan. Dalam menerapkan metode role playing di kelas, guru diminta untuk memperhatikan hal-hal berikut : (1) Guru terlebih dahulu untuk menentukan tema dan setelah itu diberikan kepada siswa sebelum pelaksanaan, (2) Langkah-langkah metode role playing dilakukan secara keseluruhan dalam satu pertemuan, (3) Menciptakan suasana pembelajaran menjadi menyenangkan tetapi tetap kondusif.
Dinamika Hubungan Orang Tua-Anak:Peran Konseling Keluarga Dalam Meningkatkan Komunikasi Kharista Hany Purba; Netti Lorensia Turnip; Marta Simajuntak; Duma Munthe; Rizky Lumbantobing; Rawatri Sitanggang
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2023): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i2.556

Abstract

Kehidupan berkeluarga merupakan perjalanan yang dibentuk oleh dua insan yang terikat dalam pernikahan. Dalam perjalanan kehidupan tersebut akan selalu ada masalah yang menghampiri baik itu bersumber dari dalam ataupun dari luar diri individu yang menjalaninya. Berbagai permasalahan permasalahan keluarga tersebut dapat di selesaikan melalui konseling keluarga. Keyword:Konseling keluarga efektif untuk mengatasi masalah dalam keluarga. Konseling keluarga dapat membantu anggota keluarga mendapatkan keharmonisan dalam keluarga karena dalam proses konseling, konseli akan Konseling keluargaberupaya mengetahui, mengenali, memperhatikan, menerima dan berusaha untuk mempertahankan keluarganya. Konseling keluarga dapat membantu Keharmonisan keluargamencegah dan mengatasi masalah dalam keluarga sehingga konseli dapat mempertahankan keharmonisan keluarganya.
KETIDAKSADARAN KOLEKTIF TOKOH UTAMA DALAM NOVEL PASUNG JIWA KARYA OKKY MADASARI Lia Liestiyaningsih; Hana Auliya Khusna; Eva Dwi Kurniawan
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2023): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i2.563

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur ketidaksadaran kolektif tokoh utama (Sasana) dalam novel “Pasung Jiwa” karya Okky Madasari dengan pendekatan psikologi teori ketidaksadaran kolektif Carl Gustav Jung, yang melibatkan konsep-konsep arketipe seperti topeng, bayangan, anima, dan self. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik catat dan studi pustaka. Hasil penelitian mengungkap bahwa Sasana menggunakan topeng (persona) untuk mewujudkan hal yang ia sukai yaitu bernyanyi dangdut dan bergoyang. Shadow (bayangan) dalam dirinya mencerminkan aspek-aspek ketidaksadaran personal dan ketidaksadaran kolektif. Anima yang termanifestasikan dalam dirinya merupakan proyeksi dari unsur-unsur feminin dari dalam alam bawah sadar Sasana yang muncul dalam kehidupan nyata berupa Sasa atau Sasana yang menjelma menjadi perempuan. Terakhir, self dalam dirinya mencerminkan usahanya untuk mencapai keseimbangan antara kesadaran dan ketidaksadaran, terutama ketika Sasana bertemu dengan Cak Jek lalu bertemu dengan Masita. Proses ini adalah bagian dari perjalanan Sasana dalam mencapai keseimbangan dan stabilitas dalam dirinya.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA TERHADAP KARYAWAN BULOG DI GORONTALO Moh Syahrul Saputra Popalo; Trigheofani Hasan; Salindiri Halid; Sri Widya Ranti Umar; Ismet Hasan; Slamet Hasan; Ria Indriani
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2023): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i2.569

Abstract

Berdirinya Perum BULOG menandai tonggak sejarah yang penting penting pada tahun 1967 ketika didirikan berdasarkan keputusan presidium kabinet, yang secara khusus dituangkan dalam Keputusan Presidium Kabinet No. 114/U/Kep/5/1967, tanggal 10 Mei 1967. Tujuan utama pembentukannya adalah untuk menjamin pasokan pangan yang aman dan pasokan pangan yang aman dan stabil, sehingga dapat membantu kelangsungan pemerintah yang baru lahir. Tujuan awal ini mengalami modifikasi selama bertahun-tahun, yang mencerminkan kebutuhan dan tantangan yang terus berkembang yang dihadapi oleh organisasi. A Perkembangan penting terjadi dengan direvisinya mandat BULOG melalui Keputusan Presiden No. 39 tahun 1969, yang dikeluarkan pada tanggal 21 Januari 1969. Revisi ini secara eksplisit menugaskan BULOG dengan tanggung jawab untuk menstabilkan harga beras, mengakui peran penting organisasi ini dalam menangani aspek-aspek ekonomi aspek-aspek ekonomi yang berkaitan dengan pangan. Setelah itu, perubahan signifikan lainnya perubahan signifikan lainnya terjadi melalui Keputusan Presiden No. 39 tahun 1987. Revisi ini bertujuan untuk memperluas cakupan BULOG dengan memberdayakannya untuk mendukung pengembangan berbagai komoditas pangan di luar beras. Tujuan strategisnya adalah untuk meningkatkan Peran BULOG dalam lanskap dinamis pengembangan pangan multikomoditas. A evolusi lebih lanjut terjadi dengan diberlakukannya Keputusan Presiden No. 103 tahun 1993. Keputusan ini membawa perluasan tanggung jawab BULOG, yang tidak hanya mencakup koordinasi pengembangan pangan, tetapi juga komitmen untuk meningkatkan kualitas gizi pangan. Khususnya, selama periode ini periode ini, Kepala BULOG merangkap jabatan sebagai Menteri Negara Urusan Menteri Negara Urusan Pangan, yang menunjukkan keterlibatan integral organisasi dalam dalam membentuk kebijakan nasional terkait pangan dan gizi.  

Page 8 of 107 | Total Record : 1068