cover
Contact Name
Heri Dwi Santoso
Contact Email
heridwi.santoso@unimus.ac.id
Phone
+6282329058143
Journal Mail Official
lppm@unimus.ac.id
Editorial Address
LPPM Unimus Jl. Kedungmundu Raya No.18, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Unimus
ISSN : 26543257     EISSN : 26543168     DOI : -
Prosiding Seminar Nasional Unimus merupakan wadah publikasi hasil-hasil penelitian dan pengabdian masyarakat yang telah dipresentasikan pada Seminar Nasional Unimus yang diselenggarakan tahunan oleh Lembaga Penelitian dan pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Muhammadiyah Semarang.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 75 Documents
Search results for , issue "Vol 1 (2018): Hilirisasi " : 75 Documents clear
Desain Kritis Pipa Katalis Berbahan Copper Dan Aluminium Pada Hydrocarbon Crack System (HCS) Untuk Optimasi Pembakaran Motor Bensin dan Penurun Emisi Gas Buang - Mastur; Khanif Setiawan; Tarsono Dwi Susanto
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 1 (2018): Hilirisasi & Komersialisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat untuk Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inovasi penghemat bahan bakar telah diteliti dengan menggunakan beberapa metode, diantaranya metode penambahan booster, magnetik, elektrolisis, dan hidrocarbon crack. Metode yang dikembangkan bertujuanuntuk meningkatkan performasi mesin, menyempurnakan proses pembakaran, penghematan bahan bakar, dan menghasilkan emisi gas buang yang sesuai dengan standar industri otomotif. Metode pemanfaatan hidrokarbon  bahan bakar menggunakan pipa katalis Hydrocarbon crack System (HSC) yang dipanaskan dengan memanfaatkan panas dan teklanan gas buang (knalpot) merupakan metode yang perlu dioptimalkan teruatama adalah penentuan diameter kritis (dimensi) yang mampu menghasilkan pembakaran yang sempurna yangberefek pada penghematan bahan bakar dan penurunan emisi terutama CO dan HC. Penelitian yang sudah dilakukan dengan metode ini telah diketahui dimensi diamater yang efektif menghemat bahan bakar tetapiperforma mesin rendah, sehingga penelitian untuk  mengembangkan pipa katalis HCS dengan dimensi yang mampu menghemat bahan bakar,  mereduksi emisi, dan  peningkatan performasi. Berdasarkan hasil pengujian penggunaan pipa HCS pada mobil dengan variasi diameter, diketahui bahwa konsumsi bahan bakar dari tanpa menggunakan HCS konsumsinya lebih boros di bandingkan dengan menggunakan HCS. Sesudah mengunakan HCS konsumsi terbaik terdapat pada HCS dengan diameter 19 mm pada putaran 1000  rpm konsumsi bahanbakarnya lebih irit di bandingkan dengan tanpa menggunakan HCS sekitar 20,97%, sedangkan pada putaran 2250 konsumsinya mencapai 50,62 % dan pada putaran 3500 konsumsinya mencapai 23,91 %. Bertambahnyadiameter serta volume pada ruang pipa katalis menjadikan konsumsi bahan bakar semakin irit Hasil emisi terbaik kandungan unsur hidrokarbon pada pipa katalis dengan diameter 19 mm pada putaran 1000 rpm dengan rata rata kandungan unsur HC sebesar 165 ppm, sedangkan pada putaran 2250 rpm rata rata kandungan unsur HC sebesar 162,6 ppm dan pada putaran 3500 rpm rata rata kandungan unsur HC sebesar 157 ppm. Kandungan CO sebelum menggunakan HCS sebesar 7,12% pada putaran 1000 rpm, 7,15% pada putaran 2250 rpm dan 7,14% pada putaran 3500 rpm. Nilai tersebut masih diatas ambang batas yang ditetapkan pemerintah. Sedangkan setelah dipasang pipa katalis HCS kandungan emisi COnya turun. Penurunan terbaik emisi CO pada pipa katalis dengan diameter 19 mm. 0,406% pada putaran 1000 rpm, 0,401% pada putaran 2250 rpm dan 0,399% pada putaran 3500 rpm.Kata kunci: Hidrokarbon, Konsumsi bahan bakar, Emisi Gas Buang.
Membangun City Image Kota Batik melalui Penguatan Ekonomi Kreatif Industri Kerajinan (Craft) Catur Ragil Sutrisno; Amalia Ilmiani; Titi Rayahu Prasetiani
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 1 (2018): Hilirisasi & Komersialisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat untuk Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

                                           AbstrakStudi ini bertujuan untuk mengidentifikasi produk-produk kerajunan yang paling populer dan kemudian diikuti dengan mendesain produk produk.Metode yang digunakan adalah metode Research and Development (R&D).Objek penelitian adalah Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Kabupaten Pekalongan. Tahapan-tahapan kegiatan meliputi 1) analisis kebutuhan, 2) pengumpulan data, 3) desain produk. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Kabupaten Pekalongan memiliki daya saing di sektor industri batik. Produksi kain dan fesyen batik telah melegenda dan menjadi slogan dari Kabupaten Pekalongan, yaitu Bumi Legenda BatikNusantara. Kerajinan batik masih dapat dikembangkan mengingat bahwa material-material mentah dan tenaga kerja terpenuhi sehingga batik tidak hanya berupa produk fesyen tetapi juga kerajinan tangan yang dibuat darilimbah batik yang kemudian memperkuat identitas Kabupaten Pekalongan sebaga legenda batik.                                                    Abstract This study aims to identify the most popular craft products and then follow up with designing products. The method used is research and development (R & D) method. The object of research is Small and Medium Industries (IKM) in Pekalongan Regency. Stages of activities include 1) needs analysis, 2) data collection, and 3) product design. The results show thatPekalongan Regency has competitiveness in the batik industry sector. The production of batik cloth and batik fashion has become a legend so that the tagline of Pekalongan Regency that was rolled out was the Bumi Legenda Batik Nusantara.Batik crafts can still be developed considering that raw materials and labor are fulfilled so that batik is not only the main product in the form of fashion, but also handicrafts taken from batik waste and further strengthens the identity of Pekalongan Regency as a legend of batik. 
Diversifikasi Olahan Pepaya untuk Meningkatkan Nilai Jual Pepaya California di Desa Kertajaya Kecamatan Gandrungmangu Kabupaten Cilacap Kasron .; Wishnu Subroto; Engkartini .
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 1 (2018): Hilirisasi & Komersialisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat untuk Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan nilai jual pepaya California di Desa KertajayaKecamatan Gandrungmangu Kabupaten Cilacap. Pentingnya pengabdian masyarakat ini karena pada awalnyabuah papaya yang tidak layak jual di konsumsi sendiri oleh petani sehingga tidak memiliki nilaiekonomi. Maka dari itulah perlu dilakukan penyuluhan dan pelatihan pengolahan produk dari bahan bakupepaya. Pada pengabdian ini telah berhasil dilakukan penyuluhan dan pelatihan pembuatan olahan makanansari buah. Pelaksanaan pengabdian masyarakat dilakukan diawali dengan sosialisasi dan penyuluhan tentangproduksi olahan makanan pepaya. Setelah itu dilakukan praktek dan pendampingan dalam produksi sampaidihasilkan produk siap jual. Hasil yang diperoleh adalah masyarakat mitra mampu memproduksi olahanmakanan manisan dan sari buah secara mandiri. Setelah pengabdian ini dilakukan, masyarakat mitra sudahmulai tergerak akan pentingnya pengolahan hasil pertanian karena sudah merasakan meningkatnya pendapatan.
Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Apium Graveolens L. Terhadap Penurunan Kadar Kreatinin Dan Ureum Serum Tikus Yang Diinduksi Etilen Glikol Jatmiko Susilo; Himatul Ulya; Nova Hasani Furdiyanti
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 1 (2018): Hilirisasi & Komersialisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat untuk Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kreatinin dan serum ureum adalah penanda bilogis dari fungsi ginjal dikarenakan  perlakuan etilen glikol dan lebih jauh lagi menyebabkan kerusakan dan gagal ginjal. Flavonoid yang dikandung dalam daun seledri dapat menghambat pertumbuhan penyakit ginjal yang kronis pada tikus yang telah diberikan perlakuan etilen glikol. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa dampak dari ekstrak daun seledri (apium graveolens L) dalam menghambat  tingkat kreatinin dan serum ureum pada tikus jantan wistar (rattus novergicus) yang diberikan perlakuan etilen glikol 0,75. Sejumlah 25 tikus dibagi menjadi 5 kelompok secara acak, diberikan akuades(kelompok control), kelompok etilen glikol dan tiga kelompok diberikan etilen glikol denagn dosis ekstraksi  bertahap 100mg/kgBW, 200mg/kg BW, 400mg/kg BW.Perlakuan 0.75 V/V etilen glikol kepada binatang tersebut dari hari pertama sampai dengan hari ke 28 dan perlakuan ekstraksi dari hari ke 14 sampai dnegan ke 28, pengukuran serum kreatinin dan tingkat urea pada hari 0, ke 14, dan 28. Data menunjukkan bahwa ekstraksi daun seledri dapat menghambat tingkat kreatinin, p-val:0,003 dan tingkat serum ureum pada tikusdengan perlakuan etilen glikol.
Gambaran Kecemasan Mahasiswa Profesi Ners Universitas Muhammadiyah Semarang Tri Nurhidayati; Muhsinatun Muhsinatun
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 1 (2018): Hilirisasi & Komersialisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat untuk Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Praktek klinik keperawatan merupakan suatu kesempatan kepada mahasiswa untuk mengaplikasikan pengetahuan dan ketrampilan ke dalam tindakan yang sesungguhnya. Mahasiswa yang menempuh praktik klinik akan merasa cemas diawal praktik. Lingkungan Rumah sakit merupakan satu-satunya sumber kecemasan terbesar bagi mahasiswa keperawatan. Kcemasan adalah rasa khawatir, rasa takut yang tidak jelas sebabnya. Hal ini dikarenakan mahasiswa khawatir akan membahayakan pasien terhadap tindakan keperawatan yang akan dilakukan . penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan mahasiswa profesi ners. Metode : desain peneitian deskriftif dengan menggunakan total sampling 124 responden. Penelitian ini menggunakan pendekatan cros-sectional karena pengukuran variabel bebas dan variabel terikat dilakukan sekali dalam waktu yang sama. Hasil : uji statistik menunjukkan bahwa mayoritas responden mengalami kecemasansedang dengan jumlah 71 mahasiswa (57,7%). Sedangkan yang tidak mengalami kecemasan ada 4 mahasiswa (3.2%), yang mengalami kecemasan ringan ada 38 mahasiswa (30.6%), dan yang mengalami kecemasan berat ada 11 mahasiswa (8.9%). Kesimpulan : penelitian ini dapat memberikan persiapan yang matang kepada mahasiswa sebelum menempuh praktik kinik. Kata kunci: Kecemasan, Ners
Daya Terima dan Kadar Asam Thiobarbiturat (TBA) Tempe yang Difortifikasi Zat Besi dan Vitamin A Rahayu Astuti; Siti Aminah; Agustin Syamsianah
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 1 (2018): Hilirisasi & Komersialisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat untuk Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tempe is one of Indonesian food which commonly consumed by community and possible as an alternative food that can be fortified with iron and vitamin A. This fortification is an efforts to overcome nutritional anemia. On the other hands, iron addition raises concerns that fortification of iron in fortified tempe can cause oxidative effects. The purpose of this study is to determine the acceptability and levels of thiobarbituric acid (TBA) in iron- fortified tempe and tempe with additional iron+vitamin A. This study use a Completely Randomized Design with 5 experimental groups and 3 replications. The control group was tempe without fortification, while experimental groups 1, 2, 3, 4 were given iron (FeSO) 90 mg, 110 mg, 130 mg and 150 mg/kg of wet soybean. Tempe A is tempe which was given iron fortification, and tempe B was tempe which was given iron+ vitamin A fortification. The results of this study, the acceptability of fortified tempe showed that both tempe A and tempeB, in raw tempe in terms of aroma and color, iron fortified tempe levels of 110 mg and 130 mg were still favored by panelists. Likewise in cooked tempe, the taste, aroma and color that are still preferred are iron levelsof 110 mg and 130 mg. However, tempe with 150 mg of iron is not preferred by panelists. There were no significant differences about levels of thiobarbituric acid (TBA) in tempe without fortification compared to onlyiron-fortified tempe alone and iron+vitamin A-fortified tempe, with more increasing iron levels (90 mg, 110 mg, 130 mg and 150 mg) does not show an increase in TBA levels. The iron (FeSO4) contain with 130 mg/kg of wet soybean is recommended to use in making tempe fortification as an effort to overcome iron-deficiency anemia.
Determinasi Manajemen Resiko Likuiditas Bank Perkreditan Rakyat Di Kota Tangerang Amalia Indah Fitriana; Hendra Galuh Febrianto
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 1 (2018): Hilirisasi & Komersialisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat untuk Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen resiko likuiditas BPR di Kota Tangerang melaluileverage dan kecukupan modal dengan tujuan akhir merekomendasikan kebijakan untuk memperbaikimanajemen resiko likuiditas BPR. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksplanatori denganpendekatan kuantitatif. Analisis data dalam penelitian menggunakan analisis regresi linier berganda pada paneldata laporan keuangan 35 BPR di Kota Tangerang dari tahun 2012 sampai 2016. Ada dua kelompok variabelyang digunakan dalam penelitian ini. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah resiko likuiditas diukur dengancurrent ratio. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah leverage diukur dengan debt to equity ratio dankecukupan modal diukur dengan capital adequacy ratio. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hipotesis secaraparsial berpengaruh. uji simultan menunjukkan variabel bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan.
Dampak Program Amnesti Pajak Terhadap Kemauan Wajib Pajak (WP) Dalam Membayar Pajak Sesuai Dengan UU No. 11 Tahun 2016 Edy Susanto; Marhamah .
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 1 (2018): Hilirisasi & Komersialisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat untuk Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perpajakan hingga saat ini masih saja menjadi topik yang menarik untuk diperbincangkan. Sejumlah kasus pajakyang muncul akhir-akhir ini membuat masyarakat menjadi enggan untuk membayar pajak. Hal ini tentunyamemberi dampak negatif terhadap upaya pemerintah untuk meningkatkan pandapatan negara melalui pajak.Tahun 2016 diterbitkan UU No. 11 Tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak dimana wajib pajak dapatmelaporkan harta dan hutang yang belum dilaporkan pada SPT Tahunan Terakhir dan hanya membayar uangtebusan sesuai dengan undang-undang. Dengan adanya penelitian ini diharapkan akan dapat memberi informasibagi wajib pajak dan pihak fiskus tentang dampak diberlakukannya UU No. 11 Tahun 2016 terhadap kepatuhanwajib pajak dalam membayar kewajibannya sebagai warga negara. Dengan meningkatnya kepatuhan wajibpajak penerimaan negara akan meningkat dari sektor pajak. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif danmetode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis. Setelah data didapatkan maka penelitiakan menuju lapangan dan mengumpulkan bukti-bukti yang relevan yaitu bukti administratif, dan bukti fisikyang direncanakan akan dilakukan dengan dokumentasi dan angket atau kuesioner. Dari hasil penelitiandiketahui bahwa Strategi Audit Random, Perceived probability of audit, dan Sikap Wajib berpengaruhsignifikan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Kantor Pelayanan Pajak Pratama di Kota Semarang setelah adanyaprogram amnesti pajak. Kepatuhan Wajib Pajak berpengaruh signifikan terhadap Peningkatan PendapatanKantor Pelayanan Pajak Pratama di Kota Semarang setelah adanya program amnesti pajak.
Skrining Fitokimia, Karakterisasi, dan Penentuan Kadar Flavonoid Total Ekstrak dan Fraksi-Fraksi Buah Parijoto (Medinilla speciosa B.) Rissa Laila Vifta; Yustisia Dian Advistasari
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 1 (2018): Hilirisasi & Komersialisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat untuk Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buah Parijoto (Medinilla speciosa B.) mengandung senyawa metabolit sekunder yang berpotensi memiliki aktifitas sebagai antioksidan dan antidiabetes. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui lebih lanjut kandungan senyawa aktif dalam Ekstrak dan Fraksi-fraksi Buah Parijoto secara kualitatif, karakterisasi senyawa aktif, serta menentukan kadar flavonoid total dalam Buah Parijoto (Medinilla speciosa B.). Skrining fitokimia dilakukan dalam tiga tahap, yakni tahap uji kualitatif, tahap uji semi kuantitatif dengan kromatografi lapis tipis dan karakterisasi dengan spektrofotometer IR, serta dilanjutkan dengan uji kuantitatif untuk menentukan kadar flavonoid total pada fraksi-fraksi Buah Parijoto (Medinilla speciosa B.).  Hasil uji penapisan fitokimia menunjukkan bahwa secara kualitatif senyawa aktif yang terkandung dalam Buah Parijoto meliputi flavonoid, tannin, saponin, dan alkaloid. Adanya flavonoid pada Buah Parijoto dipertegas menggunakan uji kromatografi lapis tipis. Hasil karakterisasi dengan IR menunjukkan gugus spesifik flavonoid golongan flavonol. Kadar flavonoid total pada fraksi n-heksan sebanyak 1,11 mg QE/g, pada fraksi etil asetat sebanyak 46,83 mg QE/g, dan pada fraksi etanol sebanyak 66,07 mg QE/g.Kata kunci: parijoto, flavonoid, skrining, karakterisasiAbstractParijoto fruit (Medinilla speciosa B.) contains secondary metabolites which have potential activities as antioxidant and antidiabetic. The aim of this research was to further knowing the total compounds in Extracts and Fractions of Parijoto Fruit, characterization of active compound, and also determining the total flavonoid levels of Parijoto Fruit (Medinilla speciosa B.). Phytochemical screening was carried out in three levels, qualitative by coloring test,, semi-qualitative test level with thin layer chromatography, and followed by quantitative tests to determine the total flavonoid levels in the Parijoto Fruit fractions (Medinilla speciosa B.). Phytochemical screening test results showed that the active compounds contained in Parijoto Fruit included flavonoid, tannin, saponin, and alkaloids. The presence of flavonoids in Parijoto Fruit is confirmed using thin layer chromatography test.  The characterization results with IR showed a specific flavonoid group of flavonols. Total flavonoid levels in n-hexane fraction were 1.11 mg QE / g, at ethyl acetate fraction as much as 46.83 mg QE / g, and at ethanol fraction as much as 66.07 mg QE / g.  Keywords: parijoto, flavonoid, screening, characterization
Nilai Profesional Perawat Pada Mahasiswa Profesi Ners Universitas Muhammadiyah Semarang Tri Hartiti; Muhammad Zainova NH
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 1 (2018): Hilirisasi & Komersialisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat untuk Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : Profesionalisasi keperawatan merupakan proses dinamis dimana profesi keperawatan yang telah terbentuk mengalami perubahan dan perkembangan karakteristik sesuai dengan tuntutan profesi dankebutuhan masyarakat. Instrumen yang dapat digunakan untuk mengukur nilai profesional seorang perawat atau mahasiswa perawat, yakni Nurses Professional Values Sclae-Revised (NPVS-R). Instrumen ini disusun dan dikembangkan sedemikian rupa, sehingga tersusunlah 28 pernyataan positif dengan skala likert untuk faktor analisis yang merupakan turunan dari kode etik keperawatan yakni caring, avtivism, trust, profesionalism, dan justice mengukur nilai profesional keperawatan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui nilai profesional perawat pada Mahasiswa Profesi Ners Universitas Muhammadiyah Semarang. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik deskriptif kuantitatif dengan Metode observasional dengan populasi adalah semua MahasiswaProfesi Ners Universitas Muhammadiyah Semarang kelas khusus sebanyak 47 mahasiswa, dengan teknik sampling total sampling. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden mempunyai nilai caring baiksebanyak 25 responden (53,2%), sebagian besar respon mempunyai nilai activism baik sebanyak 27 responden (57,4%), sebagian besar responden mempunyai nilai profesionalism baik sebanyak 26 responden (55,3%).