cover
Contact Name
Hadrian Erlanda
Contact Email
hadrian0701@gmail.com
Phone
+628116621223
Journal Mail Official
hadrian0701@gmail.com
Editorial Address
Komp.PERUM Unand Blok B Ulu Gadut Padang Sumatera Barat
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jakia : Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak
ISSN : -     EISSN : 30320119     DOI : https://doi.org/10.62527/jakia.1.1.8
Core Subject : Health, Education,
Ruang lingkup jurnal mencakup (namun tidak terbatas pada) hal-hal berikut: Kesehatan Ibu dan Anak : menyusui, bayi Kebidanan: KB,Kehamilan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 40 Documents
Peran Kader Gizi dalam Upaya  Peningkatan status Gizi Balita: Studi Observasi Desa Duwet, Klaten Jannah, Aulia Miftakhul; Azizah, Far’hah Nur; Cahya, Maya Dwi; Mulle, Rorry Adhiputra; Kustiarini
JAKIA : Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak Vol. 1 No. 3 (2025): JAKIA : Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak
Publisher : Society of Visual Informatics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62527/jakia.1.3.49

Abstract

Permasalahan gizi, khususnya stunting, masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di wilayah pedesaan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan kader gizi dan menganalisis distribusi kasus stunting di Desa Duwet, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten. Metode yang digunakan adalah observasi lapangan non-partisipatif selama satu bulan pada tujuh posyandu aktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kader gizi secara rutin melakukan penimbangan, pencatatan pertumbuhan, pemberian makanan tambahan, serta penyuluhan gizi. Dari 320 balita, terdapat 10 balita (3,1%) yang masuk kategori stunting dengan konsentrasi kasus tertinggi pada Pos 3 Dukuh Tinggen, Pos 4 Dukuh Poko Barat, dan Pos 6 Dukuh Duwet (masing-masing 5%). Temuan ini menunjukkan bahwa peran kader gizi sudah berjalan baik, namun dibutuhkan intervensi berbasis wilayah dan peningkatan kualitas penyuluhan agar pencegahan stunting lebih optimal. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah perlunya pelatihan lanjutan bagi kader serta penguatan dukungan pemerintah desa dalam menyediakan bahan PMT dan media edukatif
Kendala dan Dukungan Program PMT Sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Desa Duwet Isnaini Leli; Mahatma Qurrota A’yun Iswary; Filistian Ningrum Sekar Widia Sari; Bitorian Arsyad Yanuar; Kustiarini
JAKIA : Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak Vol. 1 No. 3 (2025): JAKIA : Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak
Publisher : Society of Visual Informatics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62527/jakia.1.3.50

Abstract

The Supplementary Feeding Program (PMT) is an effort to provide food for toddlers and pregnant women who are malnourished. In Duwet Village itself, there is a problem of stunting that requires the Duwet Village to implement the PMT program. However, in its implementation there are certainly obstacles. This study aims to determine the support and obstacles of the PMT (Supplementary Feeding) program in Duwet Village. The method used in this study is a qualitative descriptive method. The results show that the PMT (Supplementary Feeding) program is considered effective in preventing and overcoming stunting in Duwet Village. Stunting cases have decreased after the implementation of PMT. The implementation of PMT in Duwet Village also received support from several parties including the Wonosari Community Health Center, related health offices, and the village, although not optimal. However, in its implementation there are obstacles faced including distribution, limited budget, and minimal community information.
FAKTOR FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI PADA IBU MENYUSUI YANG BEKERJA Sari, Vitria Komala; Munawaroh; Nurfaiza Alza
JAKIA : Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak Vol. 1 No. 3 (2025): JAKIA : Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak
Publisher : Society of Visual Informatics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62527/jakia.1.3.51

Abstract

ASI merupakan nutrisi yang tepat untuk bayi usia 0 – 24 bulan, namun cakupan pemberian ASI eksklusif di Puskesmas Batu Hampar mengalami penurunan pada tahun 2023 yaitu 48,7 %. Salah satu alasan ibu tidak mengyusui secara eksklusif adalah ASI yang tidak cukup atau produksi ASI tidak lancar, yang dapat dipengaruhi oleh status gizi ibu menyusui. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi pada ibu menyusui yang bekerja. Jenis penelitian  deskriptif analitik, dengan rancangan cross sectional. Populasi seluruh ibu menyusui yang memiliki status sebagai ibu pekerja berjumlah 128 orang. Jumlah sampel 56 orang, diambil secara simple random sampling. Analisa data dengan uji chisquare. Hasil penelitian didapatkan 83,9 % responden memiliki pengetahuan tinggi tentang status gizi dan pola makan pada ibu menyusui, 57,1% sikap positif, 55,4 % keberagaman pola makan yang baik, dan 57,1% status gizi normal, tidak ada hubungan pengetahuan (p = 1,000), sikap (p = 0,507) dan keberagaman pola makan (p = 0,332) dengan status gizi pada ibu menyusui yang bekerja. Kesimpulan bahwa tidak faktor yang berhubungan dengan status gizi ibu menyusui. Disarankan pada pihak puskesmas agar mengadakan program edukasi yang tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga meningkatkan keterampilan dalam memilih dan mengolah makanan bergizi.
HUBUNGAN MOBILISASI DINI, PERSONAL HYGIENE DAN ANEMIA DENGAN PENYEMBUHAN LUKA POST SECTIO CAESAREA DI RUANG RAWATAN KEBIDANAN RSUD PROF. H. MUHAMMAD YAMIN, SH KOTA PARIAMAN Nengsih, Mardi
JAKIA : Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak Vol. 1 No. 3 (2025): JAKIA : Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak
Publisher : Society of Visual Informatics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62527/jakia.1.3.52

Abstract

Menurut World Health Organization tahun 2023 angka kematian ibu yang disebabkan oleh infeksi post sectio caesarea mencapai 7,3%. Kejadian infeksi luka post sectio caesarea di RSUD Prof. H. Muhammad Yamin, SH Pariaman sebanyak 40 kasus dan akan menghambat penyembuhan luka. Penyebab terhambatnya penyembuhan luka post sectio caesarea, yaitu mobilisasi dini, personal hygiene, dan anemia. Tujuan penelitian untuk mengetahui Hubungan Mobilisasi Dini, Personal Hygiene Dan Anemia Dengan Penyembuhan Luka Post Sectio Caesarea di Ruang Rawatan Kebidanan RSUD Prof. H. Muhammad Yamin, SH Pariaman Tahun 2025. Jenis penelitian Deskriptif Analitik dengan desain cross sectional. Penelitian dilakukan pada bulan November tahun 2024 s/d Mei tahun 2025 di Ruang Rawatan Kebidanan RSUD Prof. H. Muhammad Yamin, SH Pariaman. Populasi penelitian semua Ibu Post Sectio Caesarea yang berjumlah 520 orang, dengan jumlah sampel 84 orang, teknik pengambilan sampel Purposive Sampling. Pengumpulan dan pengolahan data secara komputerisasi dengan uji chi square. Hasil penelitian lebih dari separuh (73,8 %) responden penyembuhan luka post sectio caesarea baik, lebih dari separuh (57,1 %) responden melakukan mobilisasi dini, lebih dari separuh (63,1 %) responden dengan personal hygiene baik, lebih dari separuh (58,3 %) responden tidak mengalami anemia. Terdapat hubungan mobilisasi dini (p value = 0,000, OR 16,7), personal hygiene (p value = 0,000, OR 8,35) dan Anemia (p value = 0,000, OR 31,3) dengan penyembuhan luka post sectio caesarea. Diharapkan kepada ibu post sectio caesarea untuk dapat melakukan mobilisasi dini secara bertahap saat kondisi ibu sudah membaik, menjaga kebersihan diri untuk membantu proses penyembuhan ibu dan mempercepat penyembuhan luka post sectio caesarea.  
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN GIZI MENGGUNAKAN MEDIA BOOKLET TERHADAP PENGETAHUAN IBU NIFAS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PARIT KABUPATEN PASAMAN BARAT TAHUN 2024 Ashari, Riza
JAKIA : Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak Vol. 1 No. 3 (2025): JAKIA : Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak
Publisher : Society of Visual Informatics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62527/jakia.1.3.53

Abstract

Kebutuhan gizi ibu nifas lebih banyak, karena selain untuk pembentukan Air Susu Ibu (ASI) dalam proses menyusui, gizi juga berguna dalam proses pemulihan kondisi setelah melahirkan. Sayangnya, masih banyaknya mitos-mitos tentang nutrisi di Indonesia yang dapat menimbulkan masalah bagi kesehatan ibu nifas yang merupakan akibat kurangnya pengetahuan ibu serta jarangnya mendapat penyuluhan kesehatan terkait kebutuhan  gizi pada masa nifas. Tujuan dilakukan penelitian mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan gizi menggunakan media booklet terhadap pengetahuan ibu nifas di Wilayah Kerja Puskesmas Parit Kabupaten Pasaman Barat. Metode penelitian ini adalah kuantitatif. Penelitian ini menggunakan desain quasy eksperimen dengan rancangan penelitian one grup pretest posttest design. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling. Jumlah sampel 41 orang ibu nifas usia 3-10 hari. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner dengan item 20 Pertanyaan. Uji normalitas data menggunakan Uji Shapiro Wilk. Pengelolaan dan analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Paired sample T- test. Hasil analisis univariat didapatkan rata-rata pengetahuan sebelum diberikan media Booklet sebanyak 9,56%, setelah diberikan media Booklet 13,93%. Hasil penelitian ini menunjukkan ada pengaruh peningkatan skor pengetahuan ibu nifas yang diberikan media Booklet dengan p value = 0,000 < dari 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya pengaruh pendidikan kesehatan gizi menggunakan media booklet terhadap pengetahuan ibu nifas di wilayah kerja Puskesmas Parit Kabupaten Pasaman Barat. Saran pada penelitian ini diharapkan Ibu lebih aktif mengikuti kegiatan penyuluhan kesehatan yang diadakan petugas kesehatan,serta mencari informasi kesehatan melalui berbagai media seperti internet sehingga kebutuhan gizi ibu selama masa nifas dapat terpenuhi.
Hubungan Pengetahuan Ibu tentang Pemberian MPASI dengan Kejadian Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Ambawang Safitri, Triaanis; Triyani, Irma; Maulidah; Mather
JAKIA : Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak Vol. 2 No. 1 (2026): JAKIA : Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak
Publisher : Society of Visual Informatics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62527/jakia.2.1.54

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang terjadi akibat kekurangan asupan makanan jangka panjang, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan. Pengetahuan ibu tentang pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) berperan penting dalam pencegahan stunting. Mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang pemberian MPASI dengan kejadian stunting pada anak usia 6–23 bulan. Penelitian cross sectional dengan pendekatan deskriptif analitik dilakukan pada 106 ibu yang memiliki anak usia 6–23 bulan di wilayah kerja Puskesmas Sungai Ambawang, menggunakan metode consecutive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner pengetahuan ibu dan pengukuran antropometri panjang badan menurut umur. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Sebanyak 51,9% ibu memiliki pengetahuan kurang dan 56,7% balita mengalami stunting. Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu tentang pemberian MPASI dengan kejadian stunting (p < 0,05). Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengetahuan ibu tentang pemberian MPASI berhubungan signifikan dengan kejadian stunting pada anak usia 6–23 bulan di wilayah kerja Puskesmas Sungai Ambawang.
Hubungan Dukungan Suami dengan Tingkat Kelelahan Ibu Postpartum di Wilayah Kerja Puskesmas Garuda Sintia Nurul Hikmah; Yanti, Yulidar; Yulia Ulfah; Santi Sofiyanti
JAKIA : Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak Vol. 2 No. 1 (2026): JAKIA : Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak
Publisher : Society of Visual Informatics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62527/jakia.2.1.55

Abstract

Ibu postpartum memiliki peran baru sebagai seorang ibu yang mengalami perubahan fisik dan psikologis apabila tidak ditangani dapat menyebabkan terjadinya kelelahan postpartum. Salah satu faktor yang meningkatkan terjadinya kelelahan postpartum pada ibu yaitu kurangnya dukungan suami selama masa postpartum. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan dukungan suami dengan tingkat kelelahan pada ibu postpartum di Wilayah Kerja Puskesmas Garuda.  Metode penelitian yang digunakan analitik observasional dengan pendekatan crossectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik non probability sampling jenis consecutive sampling sebanyak 50 sampel. Sampel tersebut adalah  ibu postpartum 3 hari sampai 1 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Garuda. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner PFS dan PPSS. Analisis data yang digunakan yaitu uji analisis Chi Square. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar ibu postpartum mendapatkan dukungan suami tinggi (52,0%) dan sebagian besar mengalami kelelahan ringan (60,0%). Terdapat hubungan antara dukungan suami dengan kelelahan ibu postpartum dengan nilai p <0,001. Ibu postpartum yang mendapat dukungan tinggi dari suami memiliki peluang 0,058 lebih rendah untuk mengalami kelelahan, dibandingkan ibu yang mendapat dukungan rendah.
PENGARUH KOMPRES LIDAH BUAYA (ALOE VERA ) TERHADAP BENDUNGAN ASI PADA IBU NIFAS Maya Duhana; Vitria Komala Sari
JAKIA : Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak Vol. 2 No. 1 (2026): JAKIA : Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak
Publisher : Society of Visual Informatics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62527/jakia.2.1.58

Abstract

Menurut laporan terbaru dari data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI ) tahun 2022,  5,8%  ibu nifas yang berhenti menyusui sebelum masa nifas mengalami bendungan ASI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompres lidah buaya (aloe vera ) terhadap bendungan asi pada ibu nifas di Wilayah Kerja Puskesmas Kersik Tuo Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan pre test dan post test design. Sampel sebanyak 33 orang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji uji Wilcoxon setelah dilakukan ujia normalitas data menggunakan saphiro wilk.Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata bendungan asi pada hari ke-1 selama diberikan kompres lidah buaya (aloe vera) pada ibu nifas adalah 4,58 serta nilai bendungan asi terendah adalah 3 dan nilai tertinggi adalah 6. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa nilai rata-rata mean bendungan asi hari ke-4 selama diberikan kompres lidah buaya (aloe vera ) pada ibu nifas adalah 1,24 serta nilai bendungan asi terendah adalah 0 dan nilai tertinggi adalah 2. Hasil uji wilcoxon menunjukkan bahwa nilai p value 0,000 dengan taraf signifikasi 5% (0,05) yang artinya p value < α (0,05). Kesimpulannya terdapat pengaruh kompres lidah buaya (aloe vera ) terhadap bendungan asi pada ibu nifas di wilayah kerja Puskesmas Kersik Tuo Tahun 2025. Diharapkan kepada Puskesmas Kersik Tuo agar menerapkan teknik non farmakologi kompres lidah buaya (aloe vera ) kepada setiap pibu nifas yang mengalami bendungan asi guna meningkatkan derajat kesehat ibu dan bayi .
DETERMINAN KEJADIAN KISTA OVARIUM PADA WANITA USIA SUBUR DI POLI KEBIDANAN RSUD LUBUK BASUNG Marsusi; Nita Tri Putri
JAKIA : Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak Vol. 2 No. 1 (2026): JAKIA : Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak
Publisher : Society of Visual Informatics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62527/jakia.2.1.59

Abstract

Angka kejadian kista ovarium di RSUD Lubuk Basung mengalami fluktuasi di tahun 2022 pada pasien ginekologi sebanyak 431 orang dengan 72 (16,7%) kasus kista ovarium dan pada tahun 2023 sebanyak 542 pasien ginekologi dengan 119 (21,9%) kasus kista ovarium dengan rentang usia penderita 20-49 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan kejadian kista ovarium pada Wanita Usia Subur di Poli Kebidanan RSUD Lubuk Basung Tahun 2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain Cross Sectional Study. Populasi adalah semua pasien ginekologi yang tercatat dalam data rekam medik Poli Kebidanan RSUD Lubuk Basung Januari- Desember 2023. Teknik pengambilan sampel simple random sampling dan diolah dan secara komputerisasi. Hasil analias univariat didapatkan 66,7% dismenorea, 90,5% tidak ada riwayat keluarga kista ovarium, 48,8% IMT gemuk, dan 75% tidak mengalami kista ovarium. Hasil analisa bivariat didapatkan terdapat hubungan dismenorea (p 0,003 dan OR 5,200), riwayat keluarga (p 0,021 dan OR 6,250), dan IMT (p 0,004 dan OR 0,216) dengan kejadian kista ovarium pada wanita usia subur. Dapat disimpulkan bahwa determinan  kejadian kista ovarium pada Wanita Usia Subur di Poli Kebidanan RSUD Lubuk Basung Tahun 2024 adalah dismenorea, riwayat keluarga dan IMT. Untuk itu disarankan kepada RSUD Lubuk Basung untuk meningkatkan pelayanan terutama pemberian informasi dan deteksi dini kepada wanita usia subur  terhadap penderita kista ovarium melakukan koordinasi dengan Puskesmas di wilayah kerja Lubuk Basung untuk melakukan promosi kepada Wanita Usia Subur mengenai berbagai macam masalah penyakit kesehatan reproduksi khususnya penyakit kista ovarium untuk meningkatakn pengetahuan mereka dalam kesehatan reproduksi.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN SELF-EFFICACY IBU MENYUSUI TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAKAN RABAA KABUPATEN LIMA PULUH KOTA TAHUN 2024 Fauziah Darwika
JAKIA : Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak Vol. 2 No. 1 (2026): JAKIA : Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak
Publisher : Society of Visual Informatics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62527/jakia.2.1.60

Abstract

Pada saat ini pemberian ASI Ekslusif belum mencapai target. Berdasarkan data cakupan ASI Ekslusif di Sumatera Barat Kabupaten Lima Puluh Kota termasuk salah satu Kabupaten yang mengalami penurunan cakupan ASI Ekslusif dari 77,9% tahun 2022 menjadi 75,40% pada tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan self-efficacy ibu menyusui terhadap pemberian ASI ekslusif di Wilayah Kerja Puskesmas Pakan Rabaa Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun 2024. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian crossectional. Pengumpulan data telah dilakukan pada bulan September 2024 di Wilayah Kerja Puskesmas Pakan Rabaa Kabupaten Lima Puluh Kota. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki bayi usia 6 – 11 bulan yang berjumlah 163 orang dengan jumlah sampel 62 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling. Data dianalisis secara univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji chi square. Hasil uji statistik terdapat hubungan pengalaman menyusui (p = 0,001), pengamatan terhadap orang lain (p = 0,003), persuasi verbal (p = 0,008), pengetahuan (p = 0,014), kondisi fisik dan mental (p = 0,004) dengan self-efficacy ibu menyusui terhadap pemberian ASI ekslusif. Tidak ada hubungan pendidikan (p = 0,729) dengan self-efficacy ibu menyusui terhadap pemberian ASI ekslusif di Wilayah Kerja Puskesmas Pakan Rabaa Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun 2024. Kesimpulan terdapat hubungan pengalaman menyusui, pengamatan terhadap orang lain, persuasi verbal, pengetahuan, kondisi fisik dan mental dengan self-efficacy ibu menyusui terhadap pemberian ASI ekslusif. Tidak ada hubungan pendidikan dengan self-efficacy ibu menyusui terhadap pemberian ASI ekslusif. Disarankan kepada petugas kesehatan untuk dapat  melakukan upaya pendekatan kepada ibu dengan cara memberikan KIE untuk meningkatkan self efficacy ibu menyusui.  

Page 4 of 4 | Total Record : 40