cover
Contact Name
Salmita Salman
Contact Email
jomahasiswa@gmail.com
Phone
+6282170099959
Journal Mail Official
jomahasiswa@gmail.com
Editorial Address
Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur Diterbitkan oleh Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau Jl. Kaharuddin Nasution No. 113 Pekanbaru, Riau. Kode Pos 28284
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur
Published by Universitas Islam Riau
ISSN : 28072960     EISSN : 28072960     DOI : https://doi.org/10.25299/jaaa.v4i1
Jurnal Agroteknologi, Agribisnis, dan Akuakultur merupakan jurnal open access yang dikelola oleh Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau Pekanbaru. Penerbitan jurnal dilaksanakan sebanyak dua kali dalam setahun yaitu bulan Januari dan Juli. Jurnal memuat artikel ilmiah dari penelitian tentang topik yang berkaitan dengan pertanian dalam bidang agroteknologi, agribisnis, dan budidaya perairan.
Articles 66 Documents
Strategi Pemasaran Madu Hutan Sialang Di Desa Dundangan Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan Propinsi Riau Medi Saputra, Sisca Vaulina
Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur Edisi Juli 2023
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jaaa.v3i2.13970

Abstract

Desa Dundangan Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan merupakan desa yang memiliki produksi madu hutan sialang. Madu hutan sialang salah satu sumber penghasilan bagi masyarakat setempat. Tujuan penelitian menganalisis: (1) karakteristik petani dan pedagang madu hutan sialang, (2) teknologi produksi dan proses produksi madu hutan sialang (3) biaya, produksi, pendapatan dan efisiensi usaha madu hutan sialang, dan (4) strategi pemasaran madu hutan sialang. Penelitian ini menggunakan metode survey, dari bulan Januari-Juni 2020. Pengambilan sampel secara sensus, terdiri dari 5 orang petani madu hutan dan 10 orang pedagang madu hutan. Analisis data berupa analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan: (1) umur petani madu hutan pada usia produktif yaitu 41-46 tahun, lama pendidikan 9 tahun, pengalaman berusahatani 19 tahun dan jumlah tanggungan keluarga 4 jiwa. Umur pedagang madu hutan 41-46 tahun, lama pendidikan 12 tahun, pengalaman berusaha 7 tahun dan tanggungan keluarga 4 jiwa. (2) Proses produksi dilakukan secara sederhana dan teknologi produksi masih tradisional. (3) Rata-rata biaya produksi madu hutan sialang Rp.1.517.838/Bulan, produksi madu hutan 72 Kg/Bulan, penerimaan sebesar Rp.7.200.000/Bulan, keuntungan Rp.5.682.162/Bulan, dan efisiensi usaha 4,74 yang berarti sudah efisien dan layak untuk dikembangkan. (4) Strategi pemasaran yang dilakukan masih belum optimal, yang dilihat dari produk, harga, tempat dan promosi.
Kehilangan Hasil Pascapanen Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit di Desa Kayu Aro Kecamatan Kampar Utara Kabupaten Kampar Idham, Saipul Bahri, Sisca Vaulina
Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur Edisi Juli 2023
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jaaa.v3i2.13971

Abstract

Salah satu risiko yang sering dihadapi pada usaha kelapa sawit adalah risiko pasca panen yaitu kehilangan TBS dari setiap rantai pascapanen yang dilaluinya. Tujuan penelitian ini untuk: (1) Mengetahui sumber-sumber kehilangan hasil pascapanen (loss post-harvest) disetiap tahap pascapanen yang dilalui; (2) Mengetahui besar kehilangan hasil TBS petani kelapa sawit disetiap rantai yang dilalui mulai dari petani (panen) sampai pengolahan akhir; (3) Mengetahui kemungkinan terjadinya risiko dan dampak yang ditimbulkan dari kehilangan hasil pascapanen (loss post-harvest) TBS serta status loss post-harvest disetiap rantai (tahap) pascapanen yang dialami oleh petani. Metode yang digunakan yaitu metode survey. Teknik pengambilan sampel dengan cara Simple Random Sampling sebanyak 30 orang petani, menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif, Z-score, Var (value at risk), status dan pemetaan risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Sumber-sumber kehilangan hasil produksi TBS meliputi teknik panen, sumber daya manusia dalam hal ini adalah pemanen, kebersihan lahan perkebunan maupun kebersihan dari tempat pengumpul hasil (TPH), kualitas buah yang tidak sesuai dengan keinginan pabrik kelapa sawit. (2) Persentase kehilangan hasil produksi TBS sebesar 1,01% di lahan kelapa sawit berupa (brondolan tertinggal) dipiringan, 1,92% pada pengecekan TBS mentah di TPH, 0,76% brondolan tertinggal di TPH dan 2,01% pada sortasi pabrik (PKS). (3) Dampak kerugian yang ditimbulkan dari loss post- harvest TBS secara total sebasar Rp.455.718,11 per bulannya/2 ha.
Pengaruh ZPT GROWTONE dan POC Urin Sapi Terhadap Pertumbuhan Tanaman Brotowali (Tinospora crispa L) Pada Media Tanah Gambut Diki Saputra, Suhalwardi
Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur Edisi Juli 2023
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jaaa.v3i2.13972

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi dan utama ZPT Growtone dan POC Urin sapi terhadap pertumbuhan Brotowali pada media tanah gambut. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama ZPT Growtone dan faktor kedua POC Urin sapi yang masing-masing terdiri 4 taraf perlakuan. Parameter yang diamati yaitu persentase setek hidup, umur muncul tunas, jumlah tunas, panjang tunas pertama, diameter tunas pertama, dan jumlah akar. Data dianalisis secara statistik dan disajikan dengan Uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan secara interaksi ZPT Growtone dan POC Urin sapi memberikan pengaruh terhadap parameter jumlah tunas, panjang tunas pertama, dan diameter tunas pertama. Perlakuan terbaik terdapat pada pemberian ZPT Growtone sebanyak 15 g per 10 ml air dan 450 ml tanaman POC Urin sapi. Pengaruh utama pemberian ZPT Growtone berpengaruh terhadap parameter persentase tumbuh, umur muncul tunas, jumlah tunas, panjang tunas pertama, diameter tunas, dan jumlah akar, terdapat pada pemberian ZPT Growtone 15 g per 10 ml air. Pengaruh utama pemberian POC Urin sapi terhadap parameter jumlah tunas, panjang tunas pertama, diameter tunas pertama, diameter tunas pertama dan jumlah akar terdapat pada dosis 450 ml tanaman POC Urin sapi.
Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Terhadap Pupuk Kotoran Burung Puyuh dan Pupuk Organik Cair (POC) Bonggol Pisang Tarjiyo, Elfis
Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur Edisi Juli 2023
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jaaa.v3i2.13973

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi maupun pengaruh utama pupuk kotoran burung puyuh dan POC bonggol pisang terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah. Penelitian ini telah dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau, Jalan Kaharuddin Nasution No.113, Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru. Penelitian dilaksanakan selama 4 bulan yang terhitung mulai dari bulan Juni sampai September 2021. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah pemberian Kotoran Burung Puyuh terdiri dari 4 taraf yaitu: 0, 75, 150, 225 g/polybag dan faktor kedua POC Bonggol Pisang yang terdiri 4 taraf yaitu: 0, 5%, 10%, 15%, Parameter yang diamati adalah laju pertumbuhan relatif tanaman, tinggi tanaman, jumlah daun, umur panen, jumlah umbi per rumpun, berat basah per rumpun, berat kering per rumpun, susut bobot umbi dan grade umbi. Data dianalisis secara statistik dan disajikan dengan Uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Hasil penelitian dapat disimpulkan interaksi kotoran burung puyuh dan POC bongol pisang berpengaruh terhadap: berat basah umbi per rumpun, berat kering umbi per rumpun, susut bobot umbi, dan grade bawang merah. Perlakuan terbaik adalah kombinasi perlakuan kotoran burung puyuh 150 g/polybag dan POC bonggol pisang 15%. Pengaruh utama kotoran burung puyuh memberikan pengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan, perlakuan terbaik adalah dosis 150 g/polybag. Pengaruh utama POC bonggol pisang berpengaruh terhadap semua parameter pengamatan, perlakuan terbaik adalah 15%.
Pengaruh Bokashi Batang Pisang dan Pupuk KCl Terhadap Pertumbuhan Serta Produksi Tanaman Terung Ungu (Solanum melongena L) Dimas Ridho Syahputra, Elfis
Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur Edisi Juli 2023
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jaaa.v3i2.13974

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi maupun pengaruh utama bokashi batang pisang dan pupuk KCl terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman terung ungu. Penelitian ini telah dilaksanakan dikebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau, Jalan Kaharuddin Nasution, Km 11. No.13, Pekanbaru. Penelitian berlangsung selama 4 bulan dimulai dari Februari sampai Mei 2021. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial, terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah bokashi batang pisang (B) yang terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu, 0, 20, 40 dan 60 g/polybag. Faktor kedua adalah pupuk KCl (P) yang terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu 0, 10, 15, dan 20 g/polybag. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, umur berbunga, jumlah daun, jumlah cabang produktif, jumlah buah pertanaman, panjang buah pertanaman, berat segar buah pertanaman, berat basah tanaman dan berat kering tanaman. Data pengamatan dianalisis statistik dan dilanjutkan dengan uji BNJ Bada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh interaksi pemberian bokashi batang pisang dan pupuk KCl berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, umur berbunga, jumlah daun, panjang buah pertanaman, berat segar buah pertanaman, berat basah tanaman dan berat kering tanaman. Perlakuan terbaik bokashi batang pisang 60 g/polybag dan pupuk KCl 20 g/polybag. Pengaruh utama bokashi batang pisang berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan dengan dosis terbaik 60 g/polybag. Pengaruh utama pupuk KCl berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan dengan dosis terbaik 20 g/polybag.
Pengaruh Abu Boiler dan Pupuk TSP Terhadap Pertumbuhan Serta Produksi Tanaman Kacang Hijau (Vigna Radiata L.) Tri Indra Sasongko, Zulkifli
Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur Edisi Juli 2023
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jaaa.v3i2.13975

Abstract

Penelitian dengan judul “Pengaruh Abu Boiler dan Pupuk TSP terhadap Pertumbuhan serta Produksi Tanaman Kacang Hijau (Vigna radiata L.). Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Acak Lengkap faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah Abu boiler dengan 4 taraf perlakuan dan faktor kedua adalah TSP dengan 4 taraf perlakuan. Parameter yang diamati ialah tinggi tanaman, laju pertumbuhan relatif, laju asimilasi bersih, umur berbunga, umur panen, berat basah biji per tanaman, berat kering biji per tanaman, dan berat 100 biji. Data hasil pengamatan dianalisis statistik dan diuji lanjut BNJ 5%. Dari penelitian yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa interaksi abu boiler dan TSP memberikan pengaruh terhadap parameter pengamatan laju pertumbuhan relatif 14-21 dan 21-28 HST, laju asimilasi bersih, umur berbunga, umur panen, berat basah biji per tanaman, berat kering biji per tanaman dan berat 100 biji. Perlakuan terbaik adalah pada kombinasi perlakuan abu boiler dosis 337,5 g/plot dan TSP dosis 15 g/plot. Pengaruh utama abu boiler nyata terhadap semua parameter pengamatan. Perlakuan terbaik yaitu 337,5 g/plot. Pengaruh utama TSP nyata terhadap semua parameter pengamatan. Perlakuan terbaik yaitu 15 g/plot.
Respon Pertumbuhan dan Produksi Beberapa Varietas Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.) Terhadap Pemberian POC Limbah Ikan Khairul Insan, Fathurrahman
Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur Edisi Juli 2023
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jaaa.v3i2.13976

Abstract

Penelitian dengan judul Respon Pertumbuhan dan Produksi Beberapa Varietas Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.) terhadap Pemberian POC Limbah Ikan. Penelitan ini telah dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau, Pekanbaru Maret - Juni 2021. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh interaksi dan utama pertumbuhan dan produksi beberapa varietas kacang tanah terhadap pemberian POC limbah ikan. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Petak Terbagi dalam bentuk Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari petak utama dan anak petak. Petak utama yaitu beberapa varietas kacang tanah yang terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu varietas kancil, kelinci, takar 2 dan tuban sedangkan anak petak yaitu POC limbah ikan yang juga terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu 0, 15, 30, 45 ml/l. Parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah cabang primer, laju pertumbuhan relatif, umur berbunga, umur panen, jumlah polong per tanaman, persentase polong bernas, berat polong basah per tanaman, berat polong kering per tanaman, berat kering biji per tanaman, berat 100 biji. Data dianalisis secara statistik dan dilanjutkan dengan Berat Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi beberapa varietas dengan POC limbah ikan berpengaruh nyata terhadap jumlah polong dan persentase polong bernas dengan varietas terbaik takar 2 dan POC limbah ikan 45 ml per l air. Pengaruh utama beberapa varietas kacang tanah berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan dengan perlakuan terbaik pada varietas takar 2. Pengaruh utama POC limbah ikan berpengaruh nyata terhadap semua parameter dengan perlakuan terbaik pada pemberian POC limbah ikan 45 ml per l.
Pengaruh Berbagai Jenis Bokashi dan Nutrisi AB Mix terhadap Pembibitan Tanaman Kakao (Theobroma cacao L) Dana Artha; M Nur
Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur Edisi Januari 2024
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jaaa.v4i1.16419

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh interaksi pengaruh berbagai jenis Bokashi dan nutrisi AB Mix terhadap pembibitan tanaman kakao Penelitian ini dilaksanakan di Kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau pada bulan Februari sampai dengan bulan Mei 2021. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah berbagai jenis bokashi (Faktor B) yang terdiri dari 4 taraf perlakuan, yaitu tanpa bokashi, bokashi kotoran ayam, bokashi kotoran kambing dan bokashi kotoran sapi. dan faktor kedua adalah Nutrisi AB Mix (Faktor M) yang terdiri dari 4 taraf perlakuan, yaitu AB Mix konsentrasi 1000 ppm, 1500 ppm, 2000 ppm, dan 2500 ppm. parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, total luas daun, diameter batang, kandungan klorofil, laju fotosintesis, dan daya hantar stomata. Data dianalisis secara statistik dan dilanjutkan uji beda nyata jujur (BNJ) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara interaksi pengaruh berbagai jenis bokashi dan nutrisi AB Mix memberikan pengaruh nyata terhadap parameter kandungan klorofil, laju fotosintesis, dan daya hantar stomata. secara utama berbagai jenis bokashi berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman dan jumlah daun dengan jenis bokashi terbaik terdapat pada jenis bokashi kotoran ayam. nutrisi AB Mix berpengaruh nyata terhadap parameter total luas daun dan diameter batang dengan konsentrasi nutrisi AB Mix terbaik terdapat pada konsentrasi 2500 ppm.
Pengaruh POC Sabut Kelapa dan Pupuk Daun GrowMore terhadap Produksi Tanaman Melon (Cucumis Melo L.) Firly Mahardian; Zulkifli Zulkifli
Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur Edisi Januari 2024
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jaaa.v4i1.16420

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi dan utama POC sabut kelapa dan pupuk daun Growmore terhadap produksi tanaman melon. Penelitian ini telah dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau, Jalan Kaharuddin Nasution No. 113, Kelurahan air Dingin, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru. Penelitian ini dilaksanakan selama 3 bulan terhitung dari November 2020 sampai Januari 2021. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari 2 faktor yaitu faktor pertama POC Sabut Kelapa (K) dan faktor kedua pupuk daun Growmore (G) yang masing-masing terdiri dari 4 taraf perlakuan. Parameter yang diamati yaitu: umur berbunga, jumlah bunga betina, umur panen, lingkar buah, berat buah, dan tingkat kemanisan. Data hasil penelitian dianalisis secara statistik dan dilanjutkan dengan uji BNJ 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengaruh interaksi POC sabut kelapa dan pupuk daun Growmore memberikan pengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan. Perlakuan terbaik adalah pemberian kombinasi POC sabut kelapa 250 ml/tanaman dan pupuk daun Growmore 3 g/l (K2G3). Pengaruh utama POC sabut kelapa memberikan pengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan. Perlakuan terbaik adalah pemberian POC sabut kelapa 250 ml/tanaman (K2). Pengaruh utama pupuk daun Growmore memberikan pengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan. Perlakuan terbaik adalah pemberian pupuk daun Growmore 3 g/l (G3).
Strategi Pengembangan Usaha Peternakan di Rumah Potong Hewan Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru Ilma Satriana Dewi; Sherly Maryadi Putri; Nasri Dewi; Lili Rahmawati; Ade Yusrizal; Fajar Ahmadianto
Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur Edisi Januari 2024
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jaaa.v4i1.16421

Abstract

Sapi potong merupakan salah satu ternak yang diproduksi di kota Pekanbaru khususnya di Rumah Potong Hewan kecamatan Tampan kota Pekanbaru. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi berkembangnya usaha peternakan di Rumah Potong Hewan ini. Salah satunya diakibatkan karena menurunnya permintaan sapi potong, masyarakat lebih memilih untuk membeli daging kota atau daging beku yang lebih murah dan praktis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor internal dan eksternal serta strategi pengembangan usaha peternakan sapi potong di Rumah Potong Hewan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian terdapat 8 strategi yang dapat mengembangkan usaha peternakan sapi potong di Rumah Potong Hewan tersebut. Strategi utama yang dapat diterapkan untuk usaha peternakan sapi potong ini kedepannya berdasarkan analisis diagram SWOT adalah strategi SO yaitu, Meningkatkan peralatan semi modern dalam kemajuan teknologi dan Meningkatkan kemampuan dan pengetahuan SDM dalam teknologi pemotongan ternak. Pada diagram SWOT menunjukkan bahwa Usaha Peternakan Sapi Potong di Rumah Potong Hewan Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru terletak pada kuadran II dengan kondisi memiliki kekuatan utama untuk menghadapi lingkungan yang tidak menguntungkan.