cover
Contact Name
Salmita Salman
Contact Email
jomahasiswa@gmail.com
Phone
+6282170099959
Journal Mail Official
jomahasiswa@gmail.com
Editorial Address
Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur Diterbitkan oleh Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau Jl. Kaharuddin Nasution No. 113 Pekanbaru, Riau. Kode Pos 28284
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur
Published by Universitas Islam Riau
ISSN : 28072960     EISSN : 28072960     DOI : https://doi.org/10.25299/jaaa.v4i1
Jurnal Agroteknologi, Agribisnis, dan Akuakultur merupakan jurnal open access yang dikelola oleh Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau Pekanbaru. Penerbitan jurnal dilaksanakan sebanyak dua kali dalam setahun yaitu bulan Januari dan Juli. Jurnal memuat artikel ilmiah dari penelitian tentang topik yang berkaitan dengan pertanian dalam bidang agroteknologi, agribisnis, dan budidaya perairan.
Articles 97 Documents
Pengaruh Limbah Cair Kelapa Sawit dan Grand-K Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kubis (Brassica oleracea var. capitata L.) Panji, Oga Nimantara; Ernita, Ernita
Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur Edisi Juli 2024
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jaaa.v4i2.18902

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi maupun pengaruh utama limbah cair kelapa sawit dan grand-K terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kubis. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari 2 faktor yaitu faktor pertama limbah cair kelapa sawit (L) terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu 0, 150, 300 dan 450 ml per tanaman. Faktor kedua Grand-K (K) terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu 0; 1,25; 2,50; dan 3,75 g per tanaman. Parameter yang diamati umur pembentukan krop, umur panen, berat segar tanaman, berat segar krop dan lilit krop. Data pengamatan dianalisis secara statistik dan dilanjutkan dengan uji BNJ pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi limbah cair kelapa sawit dan pupuk grand-K berpengaruh nyata terhadap parameter umur pembentukan krop, umur panen, berat segar tanaman, berat segar krop dan lilit krop. Perlakuan terbaik kombinasi dosis limbah cair kelapa sawit 450 ml/pertanaman dan pupuk Grand-K 3,75 g/tanaman. Pengaruh utama limbah cair kelapa sawit nyata terhadap semua parameter pengamatan. Perlakuan terbaik limbah cair kelapa sawit dengan dosis 450 ml/tanaman Pengaruh utama pupuk grand-K nyata terhadap semua parameter pengamatan. Perlakuan terbaik grand-K dengan dosis 3,75 g/tanaman.
Aplikasi POC Daun Lamtoro dan NPK Pelangi Terhadap Pertumbuhan Serta Hasil Produksi Tanaman Terung Ungu (Solanum melongena L.) Ramadhan, Rean Zulfikri; Sabli, T. Edy
Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur Edisi Juli 2024
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jaaa.v4i2.18903

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi dan utama pupuk organik cair daun lamtoro dan NPK pelangi terhadap pertumbuhan serta hasil produksi tanaman terung ungu. Penelitian ini telah dilaksanakan di kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial terdiri dari dua faktor yaitu faktor pertama konsentrasi Pupuk Organik Cair Daun Lamtoro, terdiri dari 4 taraf yaitu 0, 50, 100 dan 150 ml/L air. Faktor kedua NPK Pelangi, terdiri dari 4 taraf yaitu 0, 3,125, 6,25 dan 9,375 g/tanaman. Sehingga terdapat 16 kombinasi perlakuan dengan 3 kali ulangan maka diperoleh 48 satuan percobaan, masing-masing percobaan (plot) setiap plot terdiri dari 4 tanaman dan 2 tanaman dijadikan sampel pengamatan dengan seluruh satuan percobaan terdiri dari 192 tanaman. Data dianalisis secara statistik dan dilanjutkan dengan uji lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh interaksi dari aplikasi POC daun lamtoro dan NPK pelangi berpengaruh nyata pada parameter tinggi tanaman, umur berbunga, umur panen, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman dan berat buah per buah, dengan kombinasi perlakuan terbaik POC daun lamtoro 150 ml/L air dan NPK pelangi 9,375 g/tanaman. Pengaruh utama POC daun lamtoro nyata terhadap semua parameter pengamatan, dengan perlakuan terbaik terdapat pada 150 ml/L air. Pengaruh utama pupuk NPK pelangi nyata terhadap semua parameter pengamatan dengan perlakuan terbaik terdapat pada 9,375 g/tanaman.
Analisis Usaha Agroindustri Minyak Serai Wangi di Kelurahan Tanjung Rhu Kecamatan Limapuluh Kota Pekanbaru (Studi Kasus Pada Usaha Rumah Tangga Mesra Oil) Prasetyo, Bagus; Vaulina, Sisca
Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur Edisi Juli 2024
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jaaa.v4i2.18904

Abstract

Minyak serai wangi adalah produk olahan dari tanaman serai wangi yang memiliki peluang usaha dan menguntungkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) karakteristik pengusaha dan karyawan serta profil usaha agroindustri minyak serai wangi Mesra Oil, 2) pengadaan input produksi, penggunaan input produksi, teknologi produksi, biaya, produksi, pendapatan, efisiensi, BEP, dan nilai tambah agroindustri minyak serai wangi Mesra Oil, dan 3) pemasaran minyak serai wangi Mesra Oil. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus di Kelurahan Tanjung Rhu, Kecamatan Limapuluh, Kota Pekanbaru. Responden dalam penelitian ini yaitu pengusaha dan dua orang karyawan. Data yang digunakan bersumber dari data primer dan sekunder, dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif, serta menggunakan metode Hayami untuk analisis nilai tambah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden berada pada usia produktif, pendidikan rata-rata 11 tahun, berpengalaman, dan memiliki tanggungan sedikit. Usaha ini berjalan selama tiga tahun sebagai industri rumah tangga dengan modal pribadi Rp 164.610.000, memperkerjakan dua orang. Proses produksi meliputi penimbangan, penyulingan, pendinginan, pemisahan, dan pengemasan dengan bahan baku 40 kg per produksi. Bahan penunjang meliputi air 37,50 liter, kayu bakar 8 kg, dan minyak solar 0,25 liter. Biaya tetap Rp 48.873,84 dan biaya variabel Rp 114.083,33 per produksi. Produksi mencapai 36 liter per produksi dengan pendapatan kotor Rp 360.000,00 dan pendapatan bersih Rp 197.042,83 per produksi. BEP harga Rp 4.526,59 dan BEP unit 16,30, dengan efisiensi 2,21. Nilai tambah per kilogram Rp 4.316,67 dengan rasio 47,96%. Pemasaran Mesra Oil menggunakan perantara pedagang pengumpul dengan dua saluran. Biaya pemasaran Rp 5.500 per liter untuk saluran I dan Rp 2.500 per liter untuk saluran II, termasuk biaya kemasan dan transportasi. Margin pemasaran Rp 7.000 per liter untuk saluran I dan Rp 2.500 per liter untuk saluran II, dengan profit margin saluran I Rp 1.500 per liter dan efisiensi pemasaran 55% untuk saluran I dan 25% untuk saluran II.
Pengaruh Tepung Darah Sapi dan Pupuk KCl Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Tomat (Lycopersicon esculentum Mill.) Rohmandoni, Eko; Baharuddin, Raisa
Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur Edisi Juli 2024
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jaaa.v4i2.18905

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh interaksi dan pengaruh utama aplikasi tepung darah sapi dan KCl terhadap pertumbuhan serta produksi tanaman tomatPenetilian ini menggunakan rancangan acak lengkap 2 faktorial. Faktor utama adalah tepung darah sapi 0, 70 g/plot, 140 g/plot dan 210 g/plot. Faktor kedua yaitu KCl 0, 1,9 g/tanaman, 3,8 g/ tanaman dan 5,7 g/tanaman, sehingga diperoleh 16 kombinasi perlakuan. Setiap kombinasi perlakuan terdiri dari 3 ulangan, sehingga diperoleh 48 satuan percobaan (plot). Parameter pengamatan yang dilakukan antara lain: tinggi tanaman, jumlah cabang produktif, umur berbunga, umur panen, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman, berat buah per buah dan volume akar. Data pengamatan dianalisis statistik dan dilanjutkan dengan uji BNJ pada taraf 5%.Hasil menunjukkan bahwa interaksi tepung darah sapi dan KCl nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah cabang produktif, umur berbunga, umur panen, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman, berat buah per buah dan volume akar. Perlakuan terbaik terdapat pada tepung darah sapi 210 g/plot dan KCl 5,7 g/tanaman. Pengaruh utama tepung darah sapi nyata terhadap tinggi tanaman, umur berbunga dan berat buah perbuah. Dengan perlakuan terbaik 210 g/plot. Dengan pengaruh utama KCl nyata terhadap tinggi tanaman, umur berbunga dan berat buah perbuah. Perlakuan terbaik yaitu 5,7 g/tanaman.
Pengaruh Lama Fermentasi Kombinasi Limbah Kulit Nanas dan Roti Afkir Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Maggot (Hermetia illucens) Dwi Cahya, Fihlia; Rosyadi, Rosyadi; Hadi, Khairul
Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur Edisi Juli 2024
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jaaa.v4i2.18906

Abstract

Kulit nanas dan roti afkir merupakan limbah yang memiliki potensi untuk dijadikan sebagai sumber nutrisi untuk budidaya maggot. Namun tingginya serat pada limbah nanas tersebut mengharuskan untuk mengolah terlebih dahulu agar mudah dicerna oleh maggot. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan lama fermentasi kombinasi limbah kulit nanas dan roti afkir terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi maggot. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan lima perlakuan dan tiga ulangan, yaitu perlakuan A = fermentasi selama 4 hari, B = 6 hari, C = 8 hari, D = 10 hari, dan E = 12 hari. Parameter yang diukur yaitu pertumbuhan berat dan panjang mutlak, laju pertumbuhan harian, produksi maggot, dan kualitas media budidaya (suhu, pH, kelembapan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama fermentasi kombinasi limbah kulit nanas dan roti afkir berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan berat mutlak dan laju pertumbuhan harian maggot, namun tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan panjang mutlak dan produksi. Fermentasi kombinasi limbah kulit nanas dan roti afkir terbaik diperoleh pada perlakuan B, yaitu fermentasi selama 6 hari dengan pertumbuhan berat mutlak sebesar 0,29 ± 0,06 gr, panjang mutlak 1,63 ± 0,04 cm, laju pertumbuhan harian 2,04 ± 0,39%, dan produksi mencapai 650 ± 132,29 gr.
Pengaruh Kompos Kotoran Kambing dan Kompos Ampas Kelapa terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kedelai Edamame (Glycine max L. Merr) Vidiatama, Andria Kresma; Elfis, Elfis
Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur Edisi Juli 2024
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jaaa.v4i2.18907

Abstract

Edamame merupakan tanaman potensial yang perlu dikembangkan karena memiliki peluang pasar eksport yang luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi dan pengaruh utama kompos kotoran kambing dan kompos ampas kelapa terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai edamame (Glycine max L. Merr). Penelitian dilaksanakan dikebun percobaan Universitas Islam Riau, Pekanbaru, dalam waktu selama 5 bulan terhitung dari Mei sampai September 2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktor. Faktor pertama adalah Kompos Kotoran Kambing dengan 4 taraf perlakuan yaitu 0, 400, 800 dan 1200 g per plot. Faktor kedua Kompos Ampas Kelapa terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu 0, 150, 300 dan 450 g per plot. Parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman, diameter batang, umur berbunga, umur panen, jumlah polong pertanaman, persentase polong bernas, berat polong pertanaman, jumlah biji pertanaman. Data pengamatan dianalisis secara statistik dan dilakukan dengan Uji Lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan secara interaksi pemberian kompos kotoran kambing dan kompos ampas kelapa berpengaruh nyata terhadap parameter diameter batang, umur berbunga, umur panen, jumlah polong pertanaman, persentase polong bernas, berat polong pertanaman dan jumlah biji pertanaman. Perlakuan terbaik adalah pada kombinasi perlakuan kompos kotoran kambing 1200 g per plot dan kompos ampas kelapa 450 g per plot. Perlakuan utama kompos kotoran kambing berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan. Perlakuan terbaik yaitu 1200 g per plot. Perlakuan utama kompos ampas kelapa berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan. Perlakuan terbaik yaitu 450 g per plot.
Analisis Sistem Pengembangan Pemasaran Jambu Biji di Desa Perawang Barat Kecamatan Tualang Kabupaten Siak Provinsi Riau Saputra, Deni Ilham; Dewi, Ilma Satriana
Jurnal Agroteknologi, Agribisnis, dan Akuakultur Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur Edisi Januari 2026
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jaaa.2026.27169

Abstract

Tualang is one of the sub-districts in Siak Regency that produces the largest guava fruit in 2023. Research objectives: (1) Analyzing the characteristics of guava farmers and traders, (2) Analyzing marketing which includes institutions, channels, functions, costs, margins, profits, efficiency and Farmer's Share of guava, (3) Analyzing guava marketing development strategies. The method used is the survey method. Determination of the research location was carried out deliberately in Perawang Barat Village, Tualang District, Siak Regency. The samples in this study were 31 farmers, 6 collectors and 4 retailers. The results of the study are the majority of farmers have elementary school education (46.67%), collectors of high school (66.67%), and retailers of junior high school (50%). The dominant business experience of farmers is 7-10 years, collectors 9-10 years, and retailers 9-12 years. The average family dependency is 3-4 people. There are three marketing channels: Farmer-middleman-consumer, Farmer-retailer-consumer, Farmer direct to consumer. Channel II is more efficient (2.7%) than channel I (3.5%). Farmer's Share is highest in channel III (100%). SWOT shows SO strategies: utilizing online media, highlighting guava quality, and affordable prices to improve marketing.
Penggunaan AB MIX dan ZPT Hormonik terhadap Pertumbuhan serta Hasil Tanaman Kailan (Brassica oleracea L.) secara Hidroponik NFT Simanullang, Sejahtera; Ernita, Ernita
Jurnal Agroteknologi, Agribisnis, dan Akuakultur Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur Edisi Januari 2026
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jaaa.2026.27170

Abstract

This study aims to determine the interaction of AB-Mix and Hormonic PGR (plant growth regulator) on the growth and yield of kailan (Brassica oleracea L.) hydroponically NFT. The research was carried out in the greenhouse of the Faculty of Agriculture, Islamic University of Riau, Jalan Kaharudin Nasution No. 113, Air Cold Village, Bukit Raya District, Pekanbaru City. This research was conducted for 1 month from November to December 2022. This research used a Factorial Split Plot Design which consisted of two factors. The first factor is AB Mix (A) as the main plot which consists of 4 levels, namely 1000 ppm, 1250 ppm, 1500 ppm, 1750 ppm. The second factor was Hormonic PGR (Z) as a subplot consisting of 4 levels, namely 0, 2, 4, 6 cc/L Water. Parameters observed were plant height, number of leaves, plant economic wet weight, plant dry weight, and root volume. The experimental data were analyzed for variance and continued with a follow-up test for Honest Significant Differences (HSD) at the 5% level. The results showed that the interaction between AB Mix and Hormonic PGR had a significant effect on plant height, number of leaves, plant dry weight, and root volume. The best treatment is the combination of AB Mix 1750 ppm and Hormonic PGR 4 cc/L water. The main effect of real AB Mix on all parameters with the best treatment is 1750 ppm. The main effect of real hormonal PGR on all parameters with the best treatment is 4 cc/L of water.
Aplikasi Vermikompos dan Pupuk NPK 16:16:16 terhadap Hasil Tanaman Labu Madu(Cucurbita moschata L.) pada Tanah PMK Octariani, Diah; Maizar, Maizar
Jurnal Agroteknologi, Agribisnis, dan Akuakultur Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur Edisi Januari 2026
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jaaa.2026.27171

Abstract

The research was carried out at the Experimental Garden of the Faculty of Agriculture, Riau Islamic University, Pekanbaru City for 4 months starting from February-May 2023. This research used a Factorial Completely Randomized Design (CRD) consisting of two factors. The first factor is Vermicompost (V) consisting of 5 levels, namely 0, 1, 2, 3, and 4 kg/plot and the second factor is NPK 16:16:16 (N) consisting of 4 levels, namely 0, 7.5, 15, and 22.5 g/plant. The parameters observed were flowering age, harvest age, number of fruits per plant, fruit length, fruit weight per plant, fruit weight per fruit, fruit weight per plot, ratio of male flowers to female flowers and sugar content. The observation data was analyzed statistically and continued with the HSD test at the 5% level. The research results showed that the interaction between Vermicompost and NPK 16:16:16 had a significant effect on the parameters of flowering age, harvest age, fruit length, fruit weight per plant, fruit weight per fruit, fruit weight per plot, ratio of male flowers to female flowers and sugar content. The best combination of 3 kg vermicompost/plot and NPK 16:16:16 dose of 15 g/plant. The main effect of vermicompost and NPK 16:16:16 was significant on the parameters of flowering age, harvest age, fruit length, fruit weight per plant, fruit weight per fruit, fruit weight per plot and sugar content. The best treatment is vermicompost at a dose of 3 kg/plot and NPK 16:16:16 at a dose of 15 g/plant.
Pengaruh Konsentrasi dan Beberapa Jenis Auksin terhadap Induksi Perakaran Tanaman Anggrek (Dendrobibum sp.) secara In-Vitro Arnilan, Widya; Mardaleni, Mardaleni
Jurnal Agroteknologi, Agribisnis, dan Akuakultur Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur Edisi Januari 2026
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jaaa.2026.27172

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of the interaction of concentrations and several types of auxins on the in-vitro induction of orchid plant roots. This research was carried out at the Biotechnology Laboratory of the Faculty of Agriculture, Islamic University of Riau. This research was conducted for 3 months starting from December 2022 to February 2023. This study used a RAL Split Plot Design, which consisted of the main plot, namely the type of auxins and the subplots, namely the auxin concentration of 0, 0.5, 1, and 1.5 ppm. Parameters observed were: percentage of living explants, age at which roots appeared, number of roots per explant, longest root length and percentage of explants forming roots. The research data were analyzed statistically and continued with the 5% HSD test. The results showed that the interaction effect of concentration and several types of auxins significantly affected the age of root emergence and the longest root length of Dendrobium sp. The main effect of several types of real auxin on the number of roots and the percentage of forming roots of Dendrobium sp. orchid plants, the type of auxin is NAA. The main effect of the concentration of several types of auxins is significant on the age of emergence of roots, the number of roots, the length of the longest roots and the percentage of forming roots, at the best concentration of 0.5 ppm.

Page 7 of 10 | Total Record : 97