cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
intelekcendikiawannusantara@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
ariffiandi03@gmail.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara
ISSN : -     EISSN : 30464560     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara (JICN) adalah Jurnal Multi Disiplin Semua Bidang Ilmu sebuah publikasi yang melayani sebagai wadah bagi penelitian interdisipliner dan kolaboratif di berbagai bidang ilmu. Jurnal ini memperoleh keunggulan dengan mencakup berbagai disiplin ilmu, seperti ilmu sosial, hukum, pertanian, pendidikan, ekonomi, manajemen, sejarah, komputer, kesehatan, sains alam, ilmu sosial, bahasa, humaniora, dan ilmu lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,727 Documents
RUANG LINGKUP E-BUSINESS TERHADAP KEHIDUPAN GLOBALISASI MODERN SAAT INI Citra Maharani; Muhammad Iqbal Fasa
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 2 (2025): APRIL - MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi saat ini telah membawa perubahan yang sangat signifikan jika dibandingkan dengan era teknologi di masa lalu. Salah satu bidang yang mengalami perkembangan pesat adalah internet, yang kini menjadi tren di kalangan masyarakat, baik di dalam maupun luar negeri. Salah satu contoh pemanfaatan internet yang semakin populer adalah e-bisnis. Kehadiran e-bisnis memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menjalankan usaha, terutama bagi mereka yang memiliki tekad kuat untuk meraih kesuksesan. Selain itu, e-bisnis juga berkontribusi dalam memperluas jaringan pemasaran serta meningkatkan produktivitas karyawan di berbagai perusahaan. Teknologi informasi berperan penting dalam mendorong kreativitas dan inovasi bisnis dengan cara yang lebih cepat dan efisien. Oleh karena itu, dunia usaha harus mampu melihat serta memanfaatkan peluang baru yang muncul seiring dengan perkembangan teknologi. Kunci utama dalam menghadapi perubahan ini adalah motivasi dan inovasi. Dengan pendekatan yang tepat, kemajuan teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menciptakan solusi bisnis yang lebih canggih dan efektif.
Penerapan Prinsip Green Banking dalam Operasional Bank Muamalat Indonesia Salsa Fika Ananda; Muhammad Iqbal Fasa
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 2 (2025): APRIL - MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan prinsip-prinsip green banking dalam operasional Bank Muamalat Indonesia. Di tengah meningkatnya kesadaran akan isu lingkungan, sektor perbankan memegang peran penting dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Sebagai bank syariah, Bank Muamalat Indonesia memiliki potensi besar untuk mengintegrasikan prinsip green banking dengan nilai-nilai Islam yang mendukung pelestarian lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan pihak manajemen bank dan analisis dokumen terkait kebijakan serta praktik green banking. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan gambaran tentang penerapan prinsip green banking oleh Bank Muamalat Indonesia, serta mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam implementasinya. Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan untuk pengembangan kebijakan green banking di sektor perbankan syariah Indonesia  
PERAN E-BUSINESS DAN E-COMMERCE DALAM MENINGKATKANKOMPETITIVITAS PEMASARAN DI BANK SYARIAH Jovita Ika Julaika; Muhammad Iqbal Fasa
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 2 (2025): APRIL - MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

E-business dan e-commerce telah berkembang dengan pesat dan kini menjadi elemen penting bagi banyak perusahaan diseluruh dunia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan data yang diperoleh dari buku, catatan, danlaporan penelitian sebelumnya. Bank berfungsi sebagai lembaga perantara keuangan, yang berarti bank terlibat dalamaktivitas yang berkaitan dengan pengelolaan uang. Bank syariah berfokus pada pencapaian likuiditas, rentabilitas, dansolvabilitas. Lembaga keuangan syariah menjalankan operasionalnya berdasarkan prinsip-prinsip Islam, dengan tujuanuntuk mendukung pembangunan yang berorientasi pada peningkatan keadilan dan pemerataan kesejahteraan masyarakat.Penerapan e-business di sektor perbankan dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kesiapan dan kemampuan teknologi,ukuran bank, komitmen terhadap sumber daya keuangan, keselarasan antara strategi TI dan bisnis, kecukupan profesionalTI, potensi pendapatan online, tingkat persaingan, serta dukungan regulasi yang dapat mempengaruhi penciptaan nilaidalam pelaksanaan e-business di sektor perbankan.
Perkembangan Penerapan E-Business Guna Mendorong Green Banking Secara Berkelanjutan Lailatul Ananta Febriyanti; Muhammad Iqbal Fasa
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 2 (2025): APRIL - MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam sektor perbankan, terutama dalam penerapan E-Business guna mendukung konsep Green Banking secara berkelanjutan. Green Banking menjadi solusi dalam mengurangi dampak lingkungan dari aktivitas perbankan dengan menerapkan sistem paperless banking, transaksi digital, serta pembiayaan ramah lingkungan. Namun, implementasi konsep ini masih menghadapi berbagai tantangan, seperti kurangnya regulasi yang mengikat, keterbatasan infrastruktur digital, serta rendahnya literasi keuangan digital. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penerapan E-Business dapat berkontribusi dalam mendorong Green Banking yang berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur terhadap berbagai jurnal dan regulasi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi layanan perbankan meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi biaya transaksi, serta menekan konsumsi sumber daya alam, yang selaras dengan konsep keuangan berkelanjutan dan mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Namun, penerapan Green Banking masih memerlukan strategi kebijakan yang lebih kuat, insentif bagi bank yang mengadopsi teknologi hijau, serta peningkatan edukasi kepada masyarakat. Dengan demikian, penguatan regulasi dan adopsi teknologi digital yang lebih luas di sektor perbankan menjadi langkah krusial dalam menciptakan sistem keuangan yang lebih inklusif, efisien, dan ramah lingkungan.
Peran Literasi Keuangan Digital Terhadap Keputusan Investasi Berkelanjutan Investor di Era E-Business Fika Oktariana Saputri; Muhammad Iqbal Fasa
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 2 (2025): APRIL - MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah menjadi transformasi dalam sektor keuangan, termasuk dalam pengambilan keputusan investasi yang di lakukan oleh investor. Literasi keuangan digital menjadi faktor penting yang mempengaruhi kemampuan investor dalam memahami, mengelola dan mengambil keputusan investasi yang berkelanjutan di era e-business. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran literasi keuangan digital terhadap keputusan investasi berkelanjutan investor di era e-business. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan investasi berkelanjutan, termasuk pemahaman tentang produk investasi digital dan risiko investasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan digital menjadi peran penting dalam meningkatkan pemahaman investor tentang investasi berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa investor dengan tingkat literasi keuangan digital yang tinggi cenderung memiliki pemahaman yang lebih baik terkait risiko, keuntungan serta dampak jangka panjang dari keputusan investasi mereka. Temuan ini memberikan implikasi termasuk pemerintah dan lembaga keuangan, dalam meningkatkan literasi keuangan digital untuk mendorong investasi yang lebih berkelanjutan di era digital.
PERANAN DAN DAMPAK GREEN BANKING DALAM MEWUJUDKAN KEUANGAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA Randy Riananda; Muhammad Iqbal Fasa
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 2 (2025): APRIL - MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Green banking merupakan respons terhadap tuntutan global untuk mengintegrasikan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) dalam praktik perbankan. Di Indonesia, konsep ini menjadi kunci dalam mendukung target Net-Zero Emissions 2060 dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas kebijakan OJK serta dampak ekonomi-sosial green banking dalam mewujudkan keuangan berkelanjutan. Metode campuran (kualitatif-kuantitatif) digunakan dengan data primer (kuesioner 150 perwakilan bank, wawancara) dan sekunder (laporan keberlanjutan, dokumen OJK). Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pembiayaan hijau rata-rata 25% per tahun (2018–2023), terutama di sektor energi terbarukan (45%) dan pertanian berkelanjutan (30%). Implementasi ESG meningkatkan kinerja keuangan bank, seperti kenaikan Return on Equity (ROE) (β = 0,42) dan penurunan NPL hijau 1,8%. Di sisi lingkungan, green banking berkontribusi mengurangi emisi karbon sebesar 2,3 juta ton CO2 (2022). Namun, tantangan utama meliputi regulasi tidak konsisten, rendahnya literasi nasabah (65% tidak pahami green loan), dan keterbatasan data lingkungan. Studi ini merekomendasikan penguatan insentif fiskal, edukasi nasabah, adopsi standar global (TCFD), serta kolaborasi multistakeholder. Temuan memperkuat peran green banking dalam transisi keuangan berkelanjutan, sekaligus menyoroti urgensi sinergi kebijakan, teknologi, dan kapasitas institusi untuk optimalisasi dampak di Indonesia
Faktor Penentu Efisiensi: Diversifikasi Aset, Risiko, Ukuran Bank, dan Likuiditas Annisa Alhadi; Muhammad Iqbal Fasa
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 2 (2025): APRIL - MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banking plays an important role in the economy both micro and macro. In addition, it is crucial for a country to have a strong and robust banking system. To realize a strong and robust banking banks need to maintain their efficiency. Therefore, it is necessary to identify the factors that affect efficiency, including asset diversification, risk, bank size and bank liquidity. The sample of this research are conventional banks with a total of 10 banks that have the largest share of assets in Indonesia. In this study to identify the effect of asset diversification, bank risk, bank size, and bank liquidity on bank efficiency used multiple linear regression analysis methods were used. This study concludes that asset diversification actually reduces bank efficiency. The increased bank risk, the better efficiency. Then, the size of the bank and liquidity have no effect on efficiency. Therefore, banks need to review the diversification strategy, ensure that the risks associated with each asset and portfolio as a whole are well-identified and look for opportunities to automate repetitive processes and reduce overall operational costs.
DAMPAK E-BUSINESS TERHADAP KEBERLANJUTAN PRAKTIK GREEN BANKING SECARA GLOBAL Sonia Mariska S; Muhammad Iqbal Fasa
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 2 (2025): APRIL - MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan E-Business yang pesat dalam beberapa dekade terakhir telah memberikan dampak signifikan terhadap berbagai sektor industri, termasuk sektor perbankan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji dampak E-Business terhadap keberlanjutan praktik Green Banking secara global. Green Banking, yang mengacu pada upaya perbankan untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan melalui kebijakan dan teknologi ramah lingkungan, semakin mendapatkan perhatian dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan keberlanjutan. Melalui pendekatan berbasis studi literatur dan analisis data sekunder, penelitian ini menemukan bahwa adopsi E-Business dalam industri perbankan global berperan penting dalam mendorong efisiensi energi dan mengurangi jejak karbon melalui layanan digital. Selain itu, E-Business juga mempercepat penerapan teknologi ramah lingkungan, seperti sistem manajemen energi dan pengelolaan limbah elektronik. Integrasi E-Business dalam praktik green banking memberikan peluang untuk mencapai tujuan keberlanjutan secara lebih efektif, terutama dengan memanfaatkan teknologi baru yang lebih ramah lingkungan. Dengan demikian, keberlanjutan green banking dapat lebih terwujud melalui strategi adopsi teknologi digital yang efisien dan inovatif dalam operasional perbankan global.
ANALISIS MISKONSEPSI PADA PEMBELAJARAN IPA MATERI SUHU DAN KALOR SESUAI KELAS 3 SDN 106166 MARINDAL 2 Dama Laila Salsabila Siahaan; Suyit Ratno; Deani Jenlionika Br Saragih; Fadhillah Azzahra Nainggolan; Khairun Nisa; Maya Br Bangun; Suci Hardiyanti; Sukma Intan Nur’aini
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 2 (2025): APRIL - MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis miskonsepsi yang terjadi pada siswa kelas 3 SDN 106166 Marindal 2 dalam memahami materi suhu dan kalor, yang merupakan salah satu konsep dasar dalam Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) yang sangat penting dalam membangun pengetahuan dan kemampuan siswa dalam memahami fenomena alam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui tes dan wawancara, yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis miskonsepsi yang terjadi pada siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas 3 SDN 106166 Marindal 2 memiliki beberapa miskonsepsi dalam memahami materi suhu dan kalor, seperti kesalahpahaman tentang konsep suhu dan kalor, serta kesulitan dalam membedakan antara suhu dan kalor. Penelitian ini juga menemukan bahwa miskonsepsi tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, seperti kurangnya pemahaman tentang konsep dasar IPA, kurangnya pengalaman belajar yang efektif, dan kurangnya bimbingan dari guru.
Analisis Faktor yang Mempengaruhi Optimalisasi Pengelolaan Aset Barang Milik Daerah (Studi Pada RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar) Kumalasari, Indah; Sitinjak, Norman Duma; Parawiyati, Parawiyati
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 2 (2025): APRIL - MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the factors that affect the optimization of the management of Regional Property (BMD) assets at Mardi Waluyo Hospital, Blitar City. The main focus of the study covers five main aspects: planning, procurement, use, utilization, and securing and maintaining assets. The sample in this study is 53 employees. The data analysis technique uses multiple regression analysis. The results of the study showed that planning and procurement had a positive effect on optimizing BMD asset management, which indicated that the better the planning and procurement process, the more optimal the management of these assets. On the other hand, the use and utilization aspects do not have a positive influence, which is caused by a lack of understanding regarding the importance of asset ownership status and the physical condition of damaged assets. Meanwhile, the security and maintenance aspects show a positive impact, indicating that asset management will be more optimal if security and maintenance are carried out properly and sustainably. These findings provide important implications for regional asset management, particularly in improving the efficiency and effectiveness of BMD management in the hospital environment.