cover
Contact Name
Mamok Andri Senubekti
Contact Email
jurnal@pn-balebandung.go.id
Phone
+6281323945454
Journal Mail Official
jurnal@pn-balebandung.go.id
Editorial Address
Jl. Jaksanaranata, Kel/Kec. Bale Endah, Kab. Bandung, Jawa Barat 40375
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Keadilan: Jurnal Penelitian Hukum dan Peradilan
ISSN : -     EISSN : 30262267     DOI : https://doi.org/10.62565/keadilan.v1i1
Core Subject : Social,
Keadilan: Jurnal Penelitian Hukum dan Peradilan merupakan jurnal ilmiah yang berisikan gagasan dan pengetahuan hukum yang berasal dari akademisi, peneliti dan praktisi dibidang hukum, atas fenomena hukum yang jamak terjadi di masyarakat. fenomana hukum yang tercipta dari proses pembentukan undang-undang hingga proses pelaksanaan undang-undang tersebut.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 1 (2025): Maret" : 5 Documents clear
Analisis Yuridis Analisis Yuridis Pelaksanaan Pemeriksaan Saksi Bersamaan dalam Perkara Pidana di Indonesia: Studi Kasus Penerapan Pasal 160 Ayat (1) Huruf a dan Pasal 172 Ayat (1) KUHAP: Pengertian, Mekanisme Pemeriksaan Saksi Dalam Persidangan Perkara Pidana, Tinjauan Hukum Terhadap Kesesuaian Pemeriksaan Saksi Secara Bersamaan dengan Tujuan Pemeriksaan dalam Sistem Peradilan Pidana Indonesia Deanisa, Putri; Meiji Hasoloan Tobing, Renaldo
KEADILAN : Jurnal Penelitian Hukum dan Peradilan Vol 3 No 1 (2025): Maret
Publisher : Pengadilan Negeri Bale Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62565/keadilan.v3i1.70

Abstract

Abstrak. Pasal 160 Ayat (1) huruf a KUHAP mengamanatkan pemeriksaan saksi dilakukan secara individual. Namun, praktik persidangan seringkali menerapkan pemeriksaan saksi secara bersamaan, menimbulkan pertanyaan tentang keabsahan dan efektivitasnya dalam pembuktian tindak pidana. Penelitian yuridis normatif ini menganalisis praktik tersebut berdasarkan Pasal 160 dan 172 KUHAP melalui studi kepustakaan dan observasi persidangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pasal 172 Ayat (1) KUHAP menjadi landasan yuridis pemeriksaan bersama, dengan syarat utama terpenuhinya Pasal 160 Ayat (1) huruf a, yaitu pemeriksaan individual sebelumnya. Pemeriksaan bersama dapat dilakukan jika terdapat perbedaan keterangan antar saksi atas permohonan pihak terkait, bertujuan menguji kebenaran keterangan dan mencapai kebenaran materiil. Meskipun demikian, pemenuhan hak saksi tetap menjadi prioritas. Kata kunci : Pemeriksaan Saksi, Hukum Acara Pidana, KUHAP. Abstract. Article 160 Paragraph (1) letter a of KUHAP mandates the examination of witnesses individually. However, trial practice often applies simultaneous witness examination, raising questions about its validity and effectiveness in proving criminal offenses. This normative juridical research analyzes this practice based on Articles 160 and 172 of the Criminal Procedure Code through literature study and trial observation. The results show that Article 172 Paragraph (1) of KUHAP is the juridical basis for joint examination, with the main condition being the fulfillment of Article 160 Paragraph (1) letter a, namely the previous individual examination. Joint examination can be conducted if there are differences in testimony between witnesses at the request of related parties, with the aim of testing the truth of the testimony and achieving material truth. Nevertheless, the fulfillment of witness rights remains a priority. Keywords : Witness Examination, Criminal Procedure Law, KUHAP.
Efektivitas Penerapan Pasal 232 Ayat (2) KUHAP di Pengadilan Negeri Bale Bandung Lovira, Winda; Meiji Hasoloan Tobing, Renaldo
KEADILAN : Jurnal Penelitian Hukum dan Peradilan Vol 3 No 1 (2025): Maret
Publisher : Pengadilan Negeri Bale Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62565/keadilan.v3i1.76

Abstract

Pasal 232 ayat (2) Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang mengatur kewajiban semua pihak yang hadir di ruang sidang untuk berdiri menghormat saat hakim memasuki dan meninggalkan ruangan dalam praktiknya seringkali tidak efektif diterapkan. Ketentuan ini bertujuan untuk menciptakan suasana sidang yang khidmat, menjaga wibawa pengadilan, dan menunjukkan penghormatan terhadap proses peradilan. Dalam praktiknya, pasal ini memiliki peran yang krusial dalam menjaga integritas proses peradilan. Penelitian ini melalui observasi langsung di Pengadilan Negeri Bale Bandung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas ketentuan tersebut dalam praktik peradilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketentuan ini memiliki peran penting dalam menjamin kelancaran persidangan. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan kendala seperti keterlambatan kehadiran, terutama dari penasehat hukum. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perlunya dilakukan sosialisasi yang lebih intensif, revisi undang undang serta adanya penegakan  hukum yang konsisten untuk mendukung efektivitas penerapan pasal tersebut.
Efektivitas Jadwal Sidang di Pengadilan Negeri Bale Bandung Kelas 1A Nauval, Radhiya; Rifai, Achmad
KEADILAN : Jurnal Penelitian Hukum dan Peradilan Vol 3 No 1 (2025): Maret
Publisher : Pengadilan Negeri Bale Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62565/keadilan.v3i1.84

Abstract

Pengadilan Negeri merupakan badan peradilan yang bertugas memeriksa, mengadili, memutuskan dan menyelesaikan perkara pidana dan perkara perdata di tingkat pertama yang menganut asas peradilan cepat, sederhana, dan biaya ringan yang diimplementasikan salah satunya pada efektivitas jadwal sidang. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kurangnya efektivitas jadwal sidang di Pengadilan Negeri Bale Bandung menggunakan metode yuridis empiris. Data dikumpulkan melalui pengamatan secara langsung di Pengadilan Negeri Bale Bandung dan didasarkan pada bahan hukum primer yaitu bahan hukum yang terdiri dari peraturan perundang-undangan. Penelitian ini dapat membantu peningkatan pelayanan Pengadilan Negeri Bale Bandung kepada masyarakat dengan meningkatkan efektivitas jadwal sidang.
Faktor Maraknya Penyalahgunaan Narkotika Di Kalangan Anak Muda Zahra, Shahira Fasfa; Hakim, Adil; Syafiq, Ahmad; Makmur
KEADILAN : Jurnal Penelitian Hukum dan Peradilan Vol 3 No 1 (2025): Maret
Publisher : Pengadilan Negeri Bale Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62565/keadilan.v3i1.86

Abstract

Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi-sintetis, yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa nyeri, serta ketergantungan. Narkotika biasanya digunakan dalam dunia medis untuk pengobatan tertentu, seperti menghilangkan rasa sakit pada pasien dengan penyakit berat atau dalam prosedur operasi. Penyalahgunaan narkotika sering terjadi di luar pengawasan medis, misalnya untuk tujuan rekreasi atau pelarian dari masalah. Hal ini dapat menyebabkan dampak buruk, termasuk gangguan kesehatan, kerusakan sosial, dan ancaman terhadap generasi muda Generasi muda, yang seharusnya menjadi penerus bangsa, justru menjadi kelompok yang rentan terhadap penyalahgunaan narkoba. Banyak remaja yang mengabaikan nilai-nilai moral, norma, dan hukum yang berlaku, sehingga berkontribusi pada meningkatnya prevalensi penggunaan narkoba di kalangan mereka. Dalam kehidupan sehari-hari, masih sering ditemukan remaja yang terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba, menunjukkan lemahnya pengawasan, pendidikan, dan kesadaran tentang bahaya narkoba. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dapat berdampak buruk pada masa depan bangsa, baik dari segi kualitas sumber daya manusia maupun stabilitas sosial.
Ketidakhadiran Prinsipal Dalam Persidangan Gugatan Sederhana Dan Akibat Hukumnya Terhadap Proses Hukum Pakpahan, Dosni Ana Ragita; Rifai, Achmad
KEADILAN : Jurnal Penelitian Hukum dan Peradilan Vol 3 No 1 (2025): Maret
Publisher : Pengadilan Negeri Bale Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62565/keadilan.v3i1.88

Abstract

Ketidakhadiran prinsipal dalam persidangan gugatan sederhana menjadi permasalahan signifikan yang mempengaruhi kelancaran proses hukum di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab ketidakhadiran prinsipal serta menganalisis akibat hukumnya terhadap jalannya proses hukum, termasuk peran kuasa hukum dalam mendampingi prinsipal. Metode yang digunakan adalah jenis penelitian normatif, yaitu penelitian hukum yang mengkaji hukum dari perspektif internal dengan objek penelitian berupa norma hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam setiap persidangan gugatan sederhana, kedua belah pihak yaitu Penggugat dan Tergugat diwajibkan untuk hadir secara langsung dan tidak dapat diwakili oleh kuasa hukum sebab dalam gugatan sederhana, posisi pengacara tidak untuk "mewakili", melainkan hanya untuk "mendampingi" selama persidangan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5