cover
Contact Name
Suwandi
Contact Email
jurnaldeflasi@gmail.com
Phone
+628153071583
Journal Mail Official
jurnaldeflasi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Gatot Subroto No. 180 Sei Kambing, Kec. Medan Helvetia. Kota Medan, Sumatera Utara, 20123
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ekonomi
ISSN : -     EISSN : 29869900     DOI : 10.63736
Jurnal Deflasi adalah jurnal double-blind, peer-review, akses terbuka di Zona ekonomi. Jurnal Deflasi dimaksudkan untuk menyediakan forum akademik bagi para peneliti yang tertarik untuk membahas isu-isu ekonomi saat ini dan masa depan. Fokus memberikan kesempatan kepada para peneliti di bidang ekonomi, khususnya hasil riset dan penelitian yang relevan dengan ekonomi untuk dipublikasikan. Pakar akan meninjau semua artikel sebelum diterima untuk publikasi. Jurnal ini terbuka untuk penulis di seluruh dunia tanpa memandang kebangsaan. Jurnal Deflasi terbit dua kali setahun pada bulan April dan Oktober.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "vol 4 no 1 (2026)" : 7 Documents clear
Peran Ekonomi Mikro Islam dalam Penguatan UMKM Syariah di Indonesia Syakila Novia Fitri; Astri Hanum Lubis; Sopia Mayang Sari
Jurnal Deflasi Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV. Arsy Persada Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the role of Islamic microeconomics in strengthening Sharia-based Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Indonesia. Islamic microeconomics, through institutions such as Baitul Maal wat Tamwil (BMT), contributes significantly by providing Sharia-compliant financing and empowering MSME actors. This study uses a descriptive qualitative approach by reviewing the latest literature, Sharia financing data, and national policies related to MSME development. The research findings show that financing based on Sharia contracts such as mudharabah, murabahah, and ijarah offers a more inclusive and fair alternative, thereby increasing the productivity, capacity, and competitiveness of MSMEs. Data from KNEKS and the Ministry of Finance show a significant increase in Sharia financing from 2023 to 2024. These findings confirm that Islamic microeconomics not only drives the growth of the real sector but also strengthens the economic independence of the Muslim community. This study recommends the development of innovative financial products, increasing Sharia financial literacy, and strengthening the digital service system to support the sustainable growth of Sharia MSMEs in the future.
ANALISIS RISIKO KEUANGAN DALAM INVESTASI DI PASAR MODAL BERBASIS TEKNOLOGI: PELUANG DAN TANTANGAN Widiya Wulandari; Salsabila Balqis; Muammar Tanjung
Jurnal Deflasi Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV. Arsy Persada Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah merevolusi sektor keuangan, termasuk dalam investasi di pasar modal. Digitalisasi memungkinkan investor mengakses berbagai instrumen investasi secara mudah dan cepat melalui platform daring. Inovasi seperti big data, kecerdasan buatan (AI), algoritma otomatis, dan blockchain tidak hanya meningkatkan efisiensi transaksi, tetapi juga memperluas partisipasi publik dalam pasar modal. Namun, kemajuan ini disertai risiko-risiko keuangan baru yang bersifat multidimensi, seperti volatilitas digital, serangan siber, kesalahan algoritmik, ilusi diversifikasi, hingga rendahnya literasi keuangan dan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara kritis peluang dan tantangan yang muncul dalam ekosistem investasi digital berbasis teknologi. Dengan pendekatan kualitatif melalui studi literatur, penelitian ini menemukan bahwa risiko-risiko tersebut belum sepenuhnya dipahami oleh investor, khususnya pemula. Selain itu, kesenjangan antara inovasi teknologi dan kebijakan regulasi menyebabkan lemahnya perlindungan hukum terhadap investor. Oleh karena itu, dibutuhkan kolaborasi antara regulator, penyedia platform, dan institusi pendidikan dalam membangun ekosistem investasi yang aman, adil, dan berkelanjutan. Regulasi adaptif, edukasi risiko yang masif, serta pemanfaatan teknologi pengawasan (RegTech) menjadi kunci utama dalam mengoptimalkan manfaat transformasi digital di pasar modal sekaligus meminimalkan potensi kerugian yang ditimbulkan.
TRANSFORMASI EKONOMI MIKRO ISLAM DALAM ERA DIGITAL TANTANGAN DAN PELUANG Al Fatih Faiz Fahlevi Hasibuan; Habibuddin
Jurnal Deflasi Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV. Arsy Persada Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63736/jd.v2i1.687

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini mengeksplorasi dinamika transformasi ekonomi mikro Islam di era digital, dengan menitikberatkan pada peluang strategis dan hambatan yang dihadapi pelaku usaha berbasis syariah. Metode yang digunakan bersifat kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data dikumpulkan melalui kajian literatur yang melibatkan artikel ilmiah, laporan industri, dan sumber informasi terkini. Fokus utama penelitian mencakup perkembangan fintech syariah, pertumbuhan e-commerce halal, serta pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan ekonomi Islam. Temuan menunjukkan bahwa digitalisasi memberikan ruang luas bagi ekonomi Islam untuk tumbuh, khususnya di kawasan dengan mayoritas penduduk Muslim seperti Indonesia dan Malaysia. Fintech syariah menunjukkan peningkatan yang menjanjikan, disertai ekspansi pasar e-commerce halal secara global. Namun demikian, masih terdapat tantangan seperti keterbatasan regulasi yang terintegrasi secara internasional, rendahnya pemahaman digital di kalangan pelaku usaha syariah, serta perlunya pengawasan intensif terhadap kehalalan produk dalam ekosistem digital.
Analisis Statistik Dampak Pandemi Terhadap Stabilitas Ekonomi Nasional Wira Abdul Aziz Bukit; Indrian Pertiwi; Lutfiah Az-zahrah; Dede Ramay Hani Matondang
Jurnal Deflasi Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV. Arsy Persada Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi COVID-19 menimbulkan disrupsi besar terhadap stabilitas ekonomi nasional Indonesia, tercermin dari kontraksi pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) hingga -2,07 persen pada tahun 2020 serta anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ke level terendah dalam satu dekade. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak pandemi terhadap stabilitas ekonomi nasional melalui pendekatan statistik deskriptif dan komparatif terhadap indikator makroekonomi utama periode 2018-2023. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS), Bursa Efek Indonesia, Bank Indonesia, serta pemberitaan media seperti BBC Indonesia dan Tribunnews sebagai pelengkap kronologi. Analisis dilakukan menggunakan uji beda rata-rata antar-periode, analisis tren time-series, dan analisis volatilitas untuk mengukur perubahan pada PDB, inflasi, IHSG, tingkat pengangguran terbuka, dan nilai tukar rupiah. Hasil menunjukkan pandemi menyebabkan penurunan PDB sebesar 7,24 poin persentase, peningkatan volatilitas IHSG lebih dari dua kali lipat pada kuartal I 2020, serta lonjakan tingkat pengangguran terbuka dari 5,23 persen menjadi 7,07 persen. Pemulihan pada 2021-2023 menunjukkan pola V-shaped recovery yang relatif cepat dibandingkan negara berkembang lain, didukung stimulus fiskal dan kebijakan moneter akomodatif. Dapat disimpulkan bahwa pandemi bukan hanya guncangan jangka pendek, tetapi juga mengubah struktur ketahanan ekonomi nasional terhadap shock eksternal di masa mendatang. Penelitian ini merekomendasikan desain kebijakan mitigasi krisis yang bersifat targeted dan multidimensi pada penelitian dan kebijakan selanjutnya.
PENGGUNAAN MACHINE LEARNING DALAM PREDIKSI PERTUMBUHAN EKONOMI Rizka Amelina Panggabean; Surya Ashari; Muhammad Ikmal Fauzan; Afif zefri
Jurnal Deflasi Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV. Arsy Persada Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan teknologi Machine Learning (ML)khususnya Random Forest (RF), Support Vector Machines (SVM), dan Artificial Neural Networks (ANN)—dalam memprediksi pertumbuhan ekonomi (PDB). Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur dan analisis data sekunder yang bersumber dari publikasi terindeks Scopus dan Web of Science, serta laporan resmi BPS, Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan OECD periode 2020–2025. Hasil studi menunjukkan bahwa model berbasis ML memberikan akurasi prediksi lebih tinggi (RMSE dan MAPE lebih rendah) dibandingkan model konvensional ARIMA dan VAR. Tantangan utama adalah efek black-box yang dapat diatasi melalui Explainable AI (XAI-SHAP). Pendekatan hibrida ANN+VAR mencapai RMSE terendah sebesar 0,161 dan MAPE 1,87%, menunjukkan performa prediksi yang optimal. Penelitian ini merekomendasikan agar bank sentral dan kementerian keuangan berinvestasi pada infrastruktur data frekuensi tinggi serta sumber daya manusia yang mampu mengintegrasikan inferensi ekonometrika dengan prediksi berbasis ML demi kebijakan ekonomi yang lebih adaptif dan akuntabel.
PENGARUH KREDIT PERBANKAN TERHADAP PERTUMBUHAN SEKTOR RIIL Senya Tri Novia; May Azura Zahwa; Diajeng Rahayu Simangunsong; Najma Rasti Eldidah Simanungkalit
Jurnal Deflasi Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV. Arsy Persada Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penyaluran kredit perbankan terhadap pertumbuhan sektor riil di Indonesia, mengingat pentingnya peran intermediasi keuangan dalam memacu roda perekonomian nasional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan model analisis regresi linier berganda menggunakan data sekunder runtun waktu (time series) periode 2016–2025. Hasil dan pembahasan menunjukkan bahwa secara parsial dan simultan, kredit perbankan yang dialokasikan ke sektor-sektor produktif, seperti industri pengolahan, pertanian, dan perdagangan, memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan PDB sektor riil. Peningkatan volume kredit terbukti mampu mendorong kapasitas produksi dan penyerapan tenaga kerja. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa intermediasi perbankan yang efektif menjadi katalis utama bagi penguatan sektor riil. Oleh karena itu, disarankan bagi otoritas moneter dan perbankan untuk melonggarkan kebijakan makroprudensial serta menurunkan hambatan birokrasi pengajuan kredit, khususnya bagi sektor-sektor strategis dan UMKM, guna menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan
PENGARUH DIGITALISASI EKONOMI TERHADAP PRODUKTIVITAS USAHA PENDEKATAN REGRESI DATA PANEL Zahra Rizqika; Tasya Afrillia; Nabilah Br. Sitorus
Jurnal Deflasi Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV. Arsy Persada Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah berbagai aspek kegiatan ekonomi, termasuk cara pelaku usaha menjalankan bisnisnya. Digitalisasi ekonomi memberikan kemudahan dalam pemasaran, transaksi, pengelolaan data, serta perluasan pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digitalisasi ekonomi terhadap produktivitas usaha menggunakan pendekatan regresi data panel. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner terhadap 50 pelaku UMKM yang diamati selama tiga tahun (2022–2024). Analisis dilakukan menggunakan regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi ekonomi berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas usaha. Semakin tinggi tingkat pemanfaatan teknologi digital, maka semakin tinggi pula produktivitas usaha yang dihasilkan. Temuan ini menunjukkan pentingnya transformasi digital sebagai strategi peningkatan daya saing dan efisiensi usaha.

Page 1 of 1 | Total Record : 7