cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
andriputrakesmawan@gmail.com
Phone
+6281990251989
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Perumahan Sidorejo, Jl. Sidorejo Gg. Sadewa No.D3, Sonopakis Kidul, Ngestiharjo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Indonesian Culture and Religion Issues
ISSN : -     EISSN : 30473586     DOI : 10.47134/diksima
Indonesian Culture and Religion Issues ISSN 3047-3586 discussing the dynamics of the relationship between culture and religion in the context of Indonesia, including the interaction between cultural diversity and religious pluralism in the country. Possible topics may encompass social, economic, political, and cultural aspects related to religious practices, interfaith tolerance, and the cultural impact on religious beliefs. Authors are invited to electronically submit through Journal Website no more than 15 pages of a full paper. The submitted paper should follow the author FORMAT available on the GUIDELINES
Articles 81 Documents
Analisis Komunikasi Budaya Dalam Film Serigala Terakhir Episode 1-8 Pada Tahun 2022 Muhammad Azriel Azim; Achmad Syarifudin; Chairunnisah Putri Ayu Ningsih
Indonesian Culture and Religion Issues Vol. 1 No. 3 (2024): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/diksima.v1i3.38

Abstract

Tujuan dalam penelitian Untuk menganalisis komunikasi budaya didalam film serigala terakhir episode 1-8 pada tahun 2022. Permasalahan dalam penelitian Apa makna dan pesan komunikasi budaya didalam film serigala terakhir episode 1-8 pada tahun 2022. Penelitian menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan yaitu timbulnya sikap berubahnya seseorang dikarenakan kondisi dan situasi memaksakan diri menerima beban keluarga dan bertanggungjawab sepenuhnya untuk menyelamatkan keluarga atau orang yang disayangi yaitu istri dan anaknya. Adanya kelompok gang untuk menguasai kelompok lainnya dengan jalan kekerasan, perlu adanya sistem kepercayaan dari masing masing individu atau kelompok satu dengan kelompok lainnya . dalam film serigala terakhir dalam pola komunikasi budaya menjelaskan tentang apabila khalayak secara terus-menerus mengkomunikasikan sebuah hiburan dalam sebuah film yang telah ditayangkan ditelevisi akan memberikan kesan komunikasi efek dari komunikasi massa. membiasakan sesuatu yang baik dalam hal membela yang benar ataupun menjaga martabat keluarga harus dipertahankan dan diperjuangkan dalam hal ini sebagai salah satu pemeran utama dalam film ini melakukan usaha perbuatan atau ikhtiar untuk membela martabat keluaganyaEfek terjadi bisa berupa hal positif maupun negatif tergantung pada individunya sendiri. Oleh karena itu, khalayak yang komunikatif harus lebih bijak dalam memilih sebuah tayangan agar tidak salah dalam mengambil pesan dan juga manfaat atas tayangan dari film serigala terakhir.
Pemanfaatan Media Informasi dalam Perkara Cerai Ghoib di Pengadilan Agama Palembang Pebriyanti, Vidya; Syarifudin, Achmad; Assoburu, Selvia
Indonesian Culture and Religion Issues Vol. 1 No. 3 (2024): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/diksima.v1i3.95

Abstract

Media informasi yang digunakan adalah Media informasi berbasis Audio, yakni Radio Republik Indonesia (RRI), selain pemanfaatan media manual yaitu papan pengumuman di Pengadilan Agama Palembang, media Radio juga menjadi salah satu media utama yang digunakan dalam perkara ini, rumusan masalah dalam skripsi ini ada dua yaitu mengapa Radio digunakan sebagai media informasi dalam perkara cerai ghoib? Dan bagaimana teknis penggunaan Radio sebagai media informasi, skripsi ini menggunakan metode kualitatif, dengan jenis penelitian wawancara, analisis dokumen, dan pengamatan langsung ke Pengadilan Agama kelas 1A Palembang, dan menggunakan teori Komunikasi massa, agar penelitian ini lebih sempurna, penulis menggunakan dua sumber data, yaitu data primer: wawancara langsung dengan Hakim dan Jurusita, dan data sekunder yang digunakan dalam penelitian ini meliputi penelitian terdahulu, jurnal, buku, dan sumber informasi dari web yang digunakan sebagai bahan penunjang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik Wawancara, Analisis Dokumen, dan pengamatan, dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa media informasi sangat berpengaruh dan juga bermanfaat dalam proses menyampaikan pesan ataupun informasi, terkhusus dalam perkara ini, yakni media informasi berperan penting dalam proses menyampaikan informasi kepada masyarakat atau publik.
Adaptasi dalam Komunikasi Antarbudaya: Membangun Jembatan antara Tradisi dan Modernitas Rahmah, Ade; Widiyanarti, Tantry; Ahadiyyah, Adzra; Fauzan, Ahmad; Chaniago, Angelita Niken; Ayala, Eka Rifki; Azahra, Kayla Aisyah
Indonesian Culture and Religion Issues Vol. 1 No. 4 (2024): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/diksima.v1i4.96

Abstract

Dalam era globalisasi yang terus berkembang, interaksi antarbudaya mengalami peningkatan yang signifikan, mendorong kebutuhan untuk adaptasi yang efektif dalam komunikasi lintas budaya. Artikel ini mengeksplorasi proses adaptasi dalam komunikasi antarbudaya, dengan fokus pada bagaimana komunikasi dapat berfungsi sebagai jembatan yang menghubungkan tradisi dengan modernitas. Di tengah perubahan sosial, ekonomi, dan teknologi yang pesat, banyak individu dan kelompok dihadapkan pada tantangan mempertahankan nilai-nilai budaya tradisional, sambil beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan perubahan nilai-nilai modern. Artikel ini menyoroti dinamika ini melalui analisis teori adaptasi budaya serta komunikasi antarbudaya, dengan memanfaatkan studi kasus dari berbagai masyarakat dan organisasi multikultural. Dalam konteks ini, komunikasi antarbudaya yang efektif tidak hanya membantu mengurangi potensi konflik budaya tetapi juga mempromosikan dialog yang lebih terbuka dan inklusif. Artikel ini menyimpulkan bahwa strategi komunikasi yang mengintegrasikan elemen tradisional ke dalam pendekatan modern dapat meningkatkan pemahaman lintas budaya, menjaga identitas budaya di tengah tekanan globalisasi, serta membangun jembatan yang kokoh antara tradisi dan modernitas. Untuk itu, penulis merekomendasikan pendekatan yang lebih holistik dalam komunikasi antarbudaya, yang tidak hanya fokus pada adaptasi individu, tetapi juga pada bagaimana komunitas dan organisasi dapat menciptakan lingkungan komunikasi yang mendukung keberagaman budaya dan menghargai warisan tradisional.
Strategi Komunikasi Lintas Budaya Mumtaz, Nazwalia Fairuz; Widiyanarti, Tantry; Pratiwi, Erida Eka; Deswita, Dhelza; Purwanto, Eko; Rahmah, Ade
Indonesian Culture and Religion Issues Vol. 1 No. 4 (2024): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/diksima.v1i4.98

Abstract

Strategi komunikasi antarbudaya menjadi semakin penting dalam konteks globalisasi yang semakin meningkat. Dalam interaksi antarbudaya, terdapat risiko kesalahpahaman yang dapat menghambat komunikasi efektif. Ulasan ini membahas pentingnya strategi komunikasi antarbudaya untuk mengatasi perbedaan nilai, norma, dan praktik budaya yang ada. Komunikasi antarbudaya melibatkan pertukaran informasi antara individu atau kelompok dari latar belakang budaya berbeda, di mana bahasa, simbol, dan konteks sosial memainkan peran penting. Strategi komunikasi yang efektif harus dirancang untuk mengatasi hambatan-hambatan ini dan menciptakan pemahaman yang lebih baik. Artikel ini juga menyoroti dua aspek utama strategi komunikasi: pendekatan makro dan mikro. Pendekatan makro melibatkan penggunaan media massa untuk menjangkau khalayak yang lebih luas, sedangkan pendekatan mikro lebih fokus pada interaksi langsung antar individu. Dengan memahami dan menerapkan strategi komunikasi antarbudaya yang tepat, organisasi dapat meningkatkan hubungan antarbudaya dan mencapai tujuan komunikasi yang diinginkan.
Mengatasi Hambatan Komunikasi Antar Budaya Putri, Khinantie Winarto; Widiyanarti, Tantry; Putri, Khinandha Aulia Winarto; Naila, Siti Sarah; Mukhlisin, Akhmad Syirojul; Purwanto, Eko; Rahmah, Ade
Indonesian Culture and Religion Issues Vol. 1 No. 4 (2024): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/diksima.v1i4.100

Abstract

Komunikasi antar budaya merupakan interaksi antara individu dari latar belakang budaya yang berbeda, yang menuntut pemahaman mendalam terhadap konteks budaya untuk mencapai komunikasi yang efektif. Hal ini meliputi dimensi kognitif, perilaku, dan afektif yang penting dalam membangun interaksi yang tepat dan mengurangi kesalahpahaman. Proses ini bersifat interdisipliner, menggabungkan linguistik, psikologi, dan sosiologi, serta menekankan bahwa budaya bersifat dinamis. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research) yaitu metode dengan pengumpulan data dengan cara memahami dan mempelajari teori-teori dari berbagai literatur yang berhubungan dengan penelitian tersebut. teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah internet searching. Hasil penelitian menemukan bahwa pelatihan komunikasi antar budaya sangat penting bagi individu, untuk memahami perspektif yang beragam dan membangun rasa saling menghormati di dunia global. Hambatan dalam komunikasi sering muncul akibat perbedaan bahasa dan norma sosial, sehingga pemahaman terhadap norma-norma ini menjadi krusial. Kepercayaan juga berperan penting dalam membangun hubungan harmonis antar budaya, di mana kesadaran akan perbedaan dapat mendorong kolaborasi yang lebih baik. Strategi manajemen yang efektif diperlukan untuk menjembatani kesenjangan budaya dalam organisasi, termasuk membangun jalur komunikasi yang jelas dan meningkatkan kesadaran lintas budaya.
Peran Teknologi dalam Memfasilitasi Komunikasi antar Budaya Rahmah , Ade; Widiyanarti, Tantry; Urbach, Verina; Handayani, Nida Nabilah; Nafaisah, Lulu; Amelia, Dita; Shabira , Syahla Malika
Indonesian Culture and Religion Issues Vol. 1 No. 4 (2024): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/diksima.v1i4.101

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa dampak signifikan dalam memperlancar komunikasi antarbudaya. Teknologi, terutama internet dan media sosial, telah menghubungkan individu dari berbagai latar belakang budaya, memungkinkan mereka berinteraksi tanpa batasan geografis. Peran teknologi dalam fasilitasi komunikasi antarbudaya mencakup pengurangan hambatan bahasa melalui alat terjemahan otomatis, penyediaan platform untuk berbagi budaya, dan promosi dialog lintas budaya. Selain itu, teknologi juga mendorong pemahaman global dengan menyediakan akses yang lebih mudah terhadap informasi tentang kebiasaan, nilai, dan norma budaya lainnya. Namun, meskipun teknologi memfasilitasi komunikasi antarbudaya, tantangan seperti kesalahpahaman budaya dan risiko homogenisasi budaya tetap perlu diatasi. Penelitian ini mengkaji peran teknologi dalam memfasilitasi komunikasi antarbudaya, serta peluang dan tantangan yang muncul dalam era globalisasi digital.
Bahasa Sebagai Alat Pemersatu Dalam Komunikasi Antar Budaya Widiyanti, Revia; Widiyanarti, Tantry; Riyandani, Raissa Latetia; Khasanah, Rizqi Nur; Muaafi , Riziq
Indonesian Culture and Religion Issues Vol. 1 No. 4 (2024): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/diksima.v1i4.102

Abstract

Bahasa berperan penting dalam mengintegrasikan perbedaan budaya dan memfasilitasi komunikasi antarbudaya. Sebagai jembatan pemahaman, bahasa memungkinkan pertukaran gagasan, membangun empati, dan meningkatkan kompetensi antarbudaya, yang sangat penting dalam dunia yang semakin global. Bahasa adalah media utama untuk bertukar informasi dan gagasan, terutama dalam interaksi antarbudaya. Bahasa Inggris, misalnya, telah menjadi alat penting di berbagai bidang seperti bisnis, sains, dan pendidikan, serta memberikan kontribusi besar terhadap hubungan antarbudaya. Dalam penelitian, pengumpulan data sering dilakukan melalui sumber pustaka seperti buku dan laporan resmi, yang penting untuk analisis dan penarikan kesimpulan. Komunikasi antarbudaya terjadi ketika pesan dari satu budaya dipahami oleh anggota budaya lain, menjadikan keterampilan berbahasa asing sangat krusial. Bahasa, sebagai alat komunikasi, menjadi kunci dalam membangun kerja sama dan hubungan yang lebih baik antara kelompok budaya yang berbeda.
Analisis Pesan Dakwah pada Program Acara Hidayah Sang Mualaf di Youtube Rukun Indonesia Prasasti, Alecia; Syarifudin, Achmad; Assoburu, Selvia
Indonesian Culture and Religion Issues Vol. 1 No. 4 (2024): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/diksima.v1i4.103

Abstract

Penelitian ini berjudul ”Analisis Pesan Dakwah Pada Program Acara Hidayah Sang Mualaf Di Youube Rukun Indonesia” Skripsi ini dilatarbelakangi oleh dakwah yang merupakan salah satu upaya dalam mensyiarkan Islam. Dengan rumusan masalah: Apa saja isi pesan dakwah yang terdapat dalam program acara hidayah sang mualaf di youtube rukun indonesia” dan Bagaimana cara penyampaian pesan dakwah dalam program acara hidayah sang mualaf di youtube rukun indonesia”? dengan tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui apa saja isi pesan dakwah yang terdapat dalam program acara hidayah sang mualaf di youtube rukun indonesia dan untuk mengetahui bagaimana cara penyampaian pesan dakwah dalam program acara hidayah sang mualaf di youtube rukun indonesia, hingga bisa tersampaikan ke penonton, sedangkan metode penelitian skripsi ini adalah yaitu jenis penelitian kualitatif, Dakwah merupakan kewajiban bagi setiap muslim, di era modern seperti saat ini da‟i harus kreatif dalam memilih media serta mampu memanfaatkan teknologi agar pesan yang ingin disampaikan kepada mad’u dapat diterima dengan baik. Dalam penelitian ini media tersebut ialah youtube “Rukun Indonesia” yang terdapat pesan-pesan dakwah tentang akidah, akhlak dan syariah. jenis penelitian ini adalah kualitatif yang bersifat deksriptif dengan menggunakan teknik analisis isi (Analysisi content), Hasil penelitian ini menjawab permasalahan di atas, didapati beberapa pesan dakwah yaitu akidah keyakinan terhadap allah, syariah tentang riba, dan akhlak berupa ta’aruf, toleransi, dan birrul walidain.
Peran Media dalam Meningkatkan Pemahaman Komunikasi Antar Budaya Erangga Adi Putra; Khairiah, Ade Siti; Rahman, Arif; Taskiyah, Ellissya; Aqmar, Fadhly Rausyan; Kamila, Lola Syahirah
Indonesian Culture and Religion Issues Vol. 1 No. 4 (2024): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/diksima.v1i4.104

Abstract

Penelitian ini membahas peran media dalam meningkatkan pemahaman komunikasi antar budaya di era globalisasi. Dengan berkembangnya teknologi dan media digital, pertukaran informasi lintas budaya menjadi semakin cepat dan luas. Media, terutama media sosial, memainkan peran penting dalam memperkenalkan budaya asing dan memfasilitasi dialog antar budaya. Namun, di sisi lain, media juga dapat memperkuat stereotip negatif melalui proses framing yang bias. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk menganalisis bagaimana media dapat menjadi alat yang efektif dalam menjembatani perbedaan budaya, sekaligus mengidentifikasi tantangan yang muncul. Beberapa teori yang relevan, seperti Teori Pengurangan Ketidakpastian dan Teori Akomodasi Komunikasi, digunakan untuk mendalami proses komunikasi antar budaya. Temuan menunjukkan bahwa media sosial meningkatkan kompetensi antar budaya dengan menyediakan platform interaktif, sementara media massa melalui digitalisasi memperluas akses ke konten budaya global. Namun, tantangan seperti stereotip, etnosentrisme, dan informasi yang salah tetap menjadi penghalang utama dalam membangun komunikasi yang efektif antar budaya. Oleh karena itu, diperlukan keterlibatan kritis dan literasi media yang baik untuk memaksimalkan peran positif media dalam komunikasi lintas budaya.
Menghubungkan Dunia: Peran Media Digital dalam Mengatasi Kesenjangan Budaya Farisal, Umar; Widiyanarti, Tantry; Sianturi, Mei Krismonica; Ningrum, Anindha Jelytha; Fatimah, Yulia; Hastuti, Putri Dwi; Abdilah, Adi; Desmonda, Willy Kristantio
Indonesian Culture and Religion Issues Vol. 1 No. 4 (2024): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/diksima.v1i4.105

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi kontribusi media digital dalam mengatasi kesenjangan budaya di era globalisasi. Metodologi yang diterapkan dalam artikel ini adalah tinjauan literatur, dengan cara mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber terkait untuk mengevaluasi dampak media digital pada interaksi antarbudaya. Temuan utama dari kajian literatur ini menunjukkan bahwa media digital berfungsi sebagai jembatan yang memungkinkan individu dari beragam latar belakang budaya untuk berinteraksi dan berbagi pengalaman, sehingga hal ini dapat meningkatkan toleransi dan pemahaman. Namun, terdapat juga tantangan, seperti risiko penyebaran informasi yang salah dan pengaruh budaya dominan. Kesimpulan dari artikel ini adalah untuk menekankan bahwa meskipun media digital menawarkan peluang besar dalam mengurangi kesenjangan budaya, keberhasilannya  juga memerlukan pendekatan yang cermat dan inklusif untuk memastikan keberagaman suara dan perspektif dalam ruang digital.