cover
Contact Name
Karimulloh
Contact Email
karimulloh@yarsi.ac.id
Phone
+6281316537372
Journal Mail Official
jurnalruhulislamuy@gmail.com
Editorial Address
https://academicjournal.yarsi.ac.id/ojs3/index.php/rhi/about/editorialTeam
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ruhul Islam
Published by Universitas Yarsi
ISSN : -     EISSN : 30264642     DOI : https://doi.org/10.33476
The focus and scope in the Journal of Ruhul Islam includes Philosophy of Science and Islam. Applied sciences integrated with Islam. Social Sciences integrated with Islam. Economics, Laws, Psychology, Information Technology and so on are integrated with the sources of Islam. Islamic Studies such as Ulumul Quran, Ulumul hadith, fiqh, tasawwuf which are elaborated in the perspective of comtemporary science.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 43 Documents
Menjaga Akal (Hifz Al-‘Aql) dalam Perspektif Keperawatan Faiqoh, Lilik; Zalifatul Asma, Ayudya; Hakim, Azzahra; Fitri Annisa, Belva
Jurnal Ruhul Islam Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Ruhul Islam
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jri.v4i1.412

Abstract

Menjaga akal (hifz al-’aql) merupakan salah satu tujuan utama maqasid as-syari’ah yang memiliki relevansi signifikan dalam praktik keperawatan, khususnya terkait kesehatan mental dan fungsi sistem saraf. Akal dipahami sebagai anugerah Allah SWT yang berperan dalam membentuk kesadaran, rasionalitas, dan tanggung jawab moral manusia. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep hifz al-’aql dalam perspektif keperawatan melalui kajian konseptual, normatif, dan aplikatif. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan pendekatan sistem (systems approach) dalam kerangka hukum Islam kontemporer yang mengaitkan teks (nash), konteks (as-siyaqi), dan kontekstualisasi (martabit bi as-siyaqi) pelayanan keperawatan berbasis maps maqasid as-syari’ah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa prinsip hifz al-’aql memiliki implikasi etis dan praktis dalam keperawatan holistik, antara lain dalam penanganan pasien gangguan kecemasan berat serta peran perawat dalam pencegahan dampak konsumsi alkohol terhadap fungsi otak dan sistem saraf. Integrasi prinsip ini memperkuat praktik keperawatan yang humanis, profesional, dan berorientasi pada kemaslahatan pasien.
A Literature Review of Domestic Cats (Felis Catus) Interactions on Emotional Regulation and Mental Health: Bio-psychological and Islamic Perspective Maryudhiyanto, Liko; Octodhiyanto, Indradi
Jurnal Ruhul Islam Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Ruhul Islam
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jri.v4i1.427

Abstract

Krisis kesehatan mental global dalam beberapa tahun terakhir menuntut adanya modalitas terapi alternatif yang terjangkau, salah satunya melalui terapi interaksi dengan hewan, termasuk kucing domestik (Felis catus). Penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan dampak interaksi kucing terhadap regulasi emosi dan kesehatan mental melalui tinjauan bio-psikologis dan literatur Islam. Studi ini menggunakan metode tinjauan literatur terhadap artikel ilmiah bereputasi (2015-2025) dan teks keagamaan klasik. Hasil studi ini menunjukkan secara biologis, interaksi positif dengan kucing terbukti meningkatkan kadar oksitosin dan menurunkan kortisol pada manusia. Perilaku afeksi kucing, seperti snuggling, memberikan efek menenangkan dan rasa aman. Dalam perspektif Islam, kucing memiliki kedudukan mulia berdasarkan sunnah Nabi Muhammad SAW, yang memberikan legitimasi religius dan memperkuat ikatan emosional pemilik Muslim. Meskipun terdapat risiko zoonosis, edukasi preventif dapat memitigasi kecemasan pemilik. Integrasi antara dukungan biologis dan nilai spiritual menjadikan interaksi dengan kucing sebagai strategi non-farmakologis yang efektif untuk mendukung kesejahteraan psikologis.
Analisis Maslahah Mursalah terhadap Praktik Transplantasi Rambut Muhammad Taha Madani; Maudy Muzalifah Azzahra; Nurun Najwa Qurrata’ayna
Jurnal Ruhul Islam Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Ruhul Islam
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jri.v4i1.434

Abstract

Perkembangan teknologi medis telah melahirkan berbagai prosedur rekonstruktif yang bertujuan memulihkan kondisi fisik manusia, salah satunya adalah transplantasi rambut. Praktik ini berkembang pesat seiring meningkatnya kebutuhan kesehatan dan estetika, namun menimbulkan pertanyaan apakah hal ini dapat dibenarkan sebab tidak ada penjelasan secara eksplisit dalam Al-Qur’an dan Sunnah. Artikel ini bertujuan menganalisis praktik transplantasi rambut dalam perspektif maslahah mursalah sebagai salah satu metode istinbath hukum Islam yang berorientasi pada maqashid syari'ah. Penelitian ini menggunakan metode normatif dengan pendekatan konseptual, bersumber pada literatur ushul fikih dan kajian medis terkait transplantasi rambut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transplantasi rambut dilakukan dengan memindahkan folikel rambut dari tubuh pasien sendiri tanpa melibatkan elemen eksternal, sehingga bersifat restoratif dan tidak termasuk perubahan destruktif terhadap ciptaan Allah. Ditinjau dari kriteria maslahah mursalah, praktik ini dapat memenuhi unsur dharuriyah jika adanya cacat  fisik yang berpotensi mengganggu psikologis seseorang, bersifat qath’iyyah  karena didukung oleh bukti medis yang kuat, serta bersifat kulliyyah karena dapat berlaku pada siapapun yang memiliki kondisi serupa. Oleh karena itu, transplantasi rambut dapat dinilai sejalan dengan prinsip syariat Islam selama memenuhi kriteria maslahah mursalah serta tetap berorientasi pada tercapainya maqashid syari’ah.