cover
Contact Name
Muhamad Sidik
Contact Email
mgcn.sidik@gmail.com
Phone
+6289671418611
Journal Mail Official
office@kampusakademik.my.id
Editorial Address
jl.kidalem kudu baru rt 1 rw 6 genuk semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL ILMIAH EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI
ISSN : 30476232     EISSN : 30476240     DOI : https://doi.org/10.61722/jemba.v1i2.45
Core Subject : Economy, Science,
JURNAL ILMIAH EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Berfokus pada penerbitan artikel berkualitas tinggi yang didedikasikan untuk semua aspek Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi. Jurnal ini memberikan ruang bagi para peneliti untuk berdiskusi, mengejar dan meningkatkan pengetahuan di bidang Kategori Ilmu Ekonomi , Manajemen, Bisnis dan Akuntansi yang terus berkembang. Artikel dapat ditulis dalam bahasa Inggris atau bahasa Indonesia. Ekonomi: Ekonomi Publik, Ekonomi Internasional, Perbankan dan Lembaga Keuangan Ekonomi Pembangunan, Ekonomi Moneter, Ekonomi Keuangan. Manajemen bisnis dan perbankan: Manajemen keuangan dan kekayaan, Pemasaran, Manajemen Sumber Daya Manusia, Manajemen Strategis, Operasi, Kewirausahaan, Etika Perbankan, Operasi dan Manajemen Perbankan. Akuntansi: Akuntansi Sektor Publik, Perpajakan, Akuntansi Keuangan, Akuntansi Manajemen, Auditing, dan Sistem Informasi Akuntansi. Jurnal ini terbit 1 tahun 6 kali (Januari, Maret, Mei, Juli, September, November)
Articles 542 Documents
Strategi Pengelolaan Jamiyah Dirosatul Qur’an dalam Meningkatkan Partisipasi dan Keaktifan Anggota di Desa Gemurung, Gedangan, Sidoarjo Alvina Zahroh; Wahyu Eko Pujianto
JURNAL ILMIAH EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Vol. 3 No. 4 (2026): JULI
Publisher : CV. KAMPUSA AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jemba.v3i4.2657

Abstract

Jamiyah Dirosatul Qur'an, situated in Gemurung Village, Gedangan, Sidoarjo, is a community-based religious organization currently grappling with weak member participation and engagement in its weekly routine activities. In response to this issue, the present study sets out to explore the organization's management strategy in greater depth, focusing on three central dimensions, namely leadership, activity management, and financial transparency, along with how these three dimensions interact in shaping member participation and engagement. A qualitative approach with a case study design underpins this research. Primary data were gathered through in-depth interviews involving three informants, the chairperson together with two members, supported by participatory observation, with the resulting data examined through an interactive analysis model. The results indicate that the limited degree of personal communication initiated by the management leaves some members feeling disregarded, leading their attendance to be shaped more by incidental circumstances than by a genuine sense of belonging to the organization. With respect to activity management, the repetitive nature of the weekly routine has bred fatigue among members, whereas the occasional and unscheduled religious tourism activities have, somewhat paradoxically, proven far more successful in drawing broader participation. Turning to financial transparency, while the basic fee mechanism is collectively understood, detailed information regarding the use of funds beyond the portion allocated to the hosting member is never formally communicated, a gap that has gradually bred suspicion among members. Taken together, these findings lead to the conclusion that the three dimensions are not independent of one another but rather deeply interconnected, requiring integrated management to sustain member participation and engagement over the long term.
Pengaruh Produk, Harga, Tempat, Dan Kelompok Acuan Terhadap Keputusan Pembelian Kue Lumpur Bu Lilik (Studi Kasus Pada Ud Wisnu Jaya Abadi Kabupaten Sidoarjo) Aritiya Liawidiyanti Hermini; Septine Brillyantina; Dini Nafisatul Mutmainah; Sekar Ayu Wulandari
JURNAL ILMIAH EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Vol. 3 No. 4 (2026): JULI
Publisher : CV. KAMPUSA AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jemba.v3i4.2665

Abstract

Persaingan usaha kuliner yang makin meningkat mendorong pelaku usaha memahaminya faktor yang berpengaruh pada keputusan pembelian konsumen. UD Wisnu Jaya Abadi melalui produk kue lumpur Bu Lilik perlu memperhatikan aspek produk, harga, tempat, serta kelompok acuan guna mempertahankan minat konsumen di Kabupaten Sidoarjo. Tujuannya guna menganalisis pengaruh produk, harga, tempat, serta kelompok acuan terhadap keputusan pembelian kue lumpur Bu Lilik pada UD Wisnu Jaya Abadi Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini memakai metode deskriptif kuantitatif dengan teknik sampel accidental sampling. Pengumpulan datanya dilaksanakan dengan penyebaran kuesioner pada konsumen kue lumpur Bu Lilik sebanyak 50 responden. Teknik analisis data yang dipakai yaitu uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji koefisien determinasi (R²), uji F, serta uji t dengan software IBM SPSS 25. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwasanya produk, harga, tempat, serta kelompok acuan secara simultan berpengaruh signifikan pada keputusan pembelian dengan nilai F hitungnya yaitu 40,323 > F tabel 2,58 serta nilai signifikansinya yaitu 0,000 < 0,05. Uji t menunjukkan bahwasanya produk (4,677), harga (2,918), tempat (2,461), dan kelompok acuan (2,117) mempunyai nilai t hitungnya > t tabel 2,014 dengan signifikansinya < 0,05, sehingga seluruh faktor berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian kue lumpur Bu Lilik. Nilai koefisien determinasinya yaitu 0,762 menunjukkan bahwasanya keputusan pembelian dipengaruhinya oleh produk, harga, tempat, serta kelompok acuan sebesar 76,2%, sementara itu sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Produk yang paling dominan memengaruhi keputusan pembelian kue lumpur Bu Lilik.
Analisis Efektivitas Konfirmasi Pihak Ketiga dalam Prosedur Audit Kas dan Setara Kas di Kantor Akuntan Publik Drs. Arief H. P. & Rekan pada Era Society 4.0 I Gede Adi Adwitiya; Samas Admisa Mishibah Habibie
JURNAL ILMIAH EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Vol. 3 No. 4 (2026): JULI
Publisher : CV. KAMPUSA AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jemba.v3i4.2666

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas konfirmasi pihak ketiga dalam prosedur audit kas dan setara kas di Kantor Akuntan Publik (KAP) Drs. Arief H. P. & Rekan dalam konteks Era Society 4.0. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian dioleh oleh peneliti. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif yang datanya akan diolah menjadi sebuah narasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konfirmasi pihak ketiga berjalan secara efektif dalam mendeteksi kesalahan rekonsiliasi dan saldo tersembunyi. Dukungan teknologi dan sistem bank yang responsif menjadi faktor pendukung, sementara kendala utama berasal dari keterlambatan respons pihak non-bank. Auditor mengatasi hambatan dengan prosedur alternatif dan verifikasi ulang, menjadikan konfirmasi tetap relevan dalam audit modern.
Norma-Norma Etika Pemasaran, Periklanan, dan Distribusi dalam Islam serta Etika Bisnis dalam Persaingan: Kajian Literatur terhadap Prinsip Etika Bisnis Islam dalam Aktivitas Pemasaran, Periklanan, Distribusi, dan Persaingan Usaha Kholilul Rahman; Tabah Aryo Nugroho
JURNAL ILMIAH EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Vol. 3 No. 4 (2026): JULI
Publisher : CV. KAMPUSA AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jemba.v3i4.2678

Abstract

The rapid development of the modern business environment has raised various ethical challenges in marketing, advertising, distribution, and business competition. This study aims to analyze the ethical norms governing marketing, advertising, and distribution from an Islamic perspective, as well as to examine Islamic business ethics in business competition. A qualitative approach with a library research method was employed. Data were collected from the Qur'an, Hadith, books, and relevant scientific journals and analyzed using content analysis. The findings indicate that Islamic business ethics emphasize honesty, justice, trustworthiness, and responsibility in marketing activities. Islamic advertising must avoid deception, manipulation, and exploitation, while distribution activities should prevent hoarding and monopolistic practices. Furthermore, Islam encourages fair competition through innovation, quality improvement, and excellent service without harming competitors. Therefore, implementing Islamic business ethics contributes to fair, sustainable, and socially responsible business practices in accordance with the objectives of Islamic law (maqashid al-sharia). Perkembangan dunia bisnis modern menimbulkan berbagai persoalan etika dalam kegiatan pemasaran, periklanan, distribusi, dan persaingan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis norma-norma etika pemasaran, periklanan, dan distribusi dalam perspektif Islam serta mengkaji etika bisnis Islam dalam persaingan usaha. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari Al-Qur'an, hadis, buku, dan berbagai jurnal ilmiah yang berkaitan dengan etika bisnis Islam. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika bisnis Islam menekankan prinsip kejujuran, keadilan, amanah, dan tanggung jawab dalam kegiatan pemasaran. Periklanan dalam Islam harus terbebas dari unsur penipuan, manipulasi, dan eksploitasi, sedangkan distribusi harus menghindari praktik penimbunan dan monopoli. Dalam persaingan bisnis, Islam mendorong persaingan yang sehat melalui peningkatan kualitas, inovasi, dan pelayanan tanpa merugikan pesaing. Dengan demikian, penerapan etika bisnis Islam mampu menciptakan praktik bisnis yang adil, berkelanjutan, dan sesuai dengan tujuan syariah (maqashid al-syariah).
Penggunaan Linear Programming Pada Optimalisasi Lahan Sempit di Masjid Baitul Izzah Islamic Center Tarakan Kalimantan Utara Nurul Hidayat1; Chelsea Almaniah Setiawan; Azira Putri Andini; Nurzakina Nurzakina; Jiharka Jiharka; Satria Fauzhan Ramadhani; Mohammad Asri Dirvan
JURNAL ILMIAH EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Vol. 3 No. 4 (2026): JULI
Publisher : CV. KAMPUSA AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jemba.v3i4.2683

Abstract

This study aims to optimize the use of limited land at the Baitul Izzah Islamic Center Mosque in Tarakan, North Kalimantan, by determining the combination of horticultural crops that yields the maximum profit. The method used is Linear Programming with the assistance of POM-QM software. The decision variables in this study consist of five types of crops, namely water spinach, eggplant, chili, Chinese cabbage, and scallions, which are grown in a raised bed system. The objective function of this study is to maximize profit based on the selling price and average yield of each crop. The optimization model is constrained by several factors, namely available land area, labor, and the availability of residual fertilizer. The mathematical model is formulated in the form of an objective function and constraint functions, then solved using the simplex method via the POM-QM software. The results of the study indicate that the optimal combination is achieved by planting 13.33 beds of chili peppers, yielding a maximum profit of Rp 22,156,670. These results indicate that chili plants provide the highest profit contribution compared to other crops under conditions of limited available resources. The application of Linear Programming to this limited land area can serve as a basis for decision-making in determining optimal and efficient cropping patterns for horticultural cultivation in the mosque environment.
Analisis Peran Kepemimpinan Transformasional pada Karyawan Lintas Generasi di PT. X Paramitha Teti Octaviani
JURNAL ILMIAH EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Vol. 3 No. 4 (2026): JULI
Publisher : CV. KAMPUSA AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jemba.v3i4.2685

Abstract

This study aims to analyze the role of transformational leadership in accommodating diverse perspectives, facilitating collaboration, and motivating cross-generational employees at PT. X. The phenomenon of generational diversity in the workplace includes Generations X, Y, and Z, each with distinct values and expectations. The research employed a qualitative approach through observation, interviews, and documentation during the internship program (Praktik Kerja Lapangan). The main challenges of generational diversity are reflected in different work styles: Generation Z emphasizes flexibility, while Generations X and Y prioritize loyalty and result orientation. The findings indicate that transformational leadership plays a crucial role in motivating, inspiring, and bridging intergenerational gaps. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan transformasional dalam mengakomodasi perbedaan perspektif, memfasilitasi kolaborasi, serta memberikan motivasi kepada karyawan lintas generasi di PT. X. Fenomena keberagaman generasi alam dunia kerja mencakup Generasi X, Y, dan Z dengan nilai serta ekspektasi yang berbeda. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama program PKL (Praktik Kerja Lapangan). Tantangan utama dari keberagaman generasi diungkapkan melalui gaya masing-masing gaya kerja, Generasi Z menekankan fleksibelitas, sedangkan Generasi X dan Y mengutamakan loyalitas dan orientasi hasil. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berperan penting dalam memotivasi, menginspiraasi, dan menjembatani kesenjangan antargenerasi.
Analisis Penerapan Big Data Analytics dalam Sistem Informasi Akuntansi untuk Mendukung Transaksi Keuangan Digital (Studi Literatur) Nurul Oktavia; Randi Hidayatulloh; Gea Aisya Raynima; Denada Maysarah
JURNAL ILMIAH EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Vol. 3 No. 4 (2026): JULI
Publisher : CV. KAMPUSA AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jemba.v3i4.2687

Abstract

Perkembangan transaksi keuangan digital yang terus meningkat menghasilkan peningkatan volume data yang signifikan, sehingga membutuhkan pengelolaan yang lebih efektif. Kondisi ini mendorong perusahaan menggunakan Big Data Analytics dalam Sistem Informasi Akuntansi untuk memproses dan menganalisis data keuangan dengan lebih cepat dan lebih tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari cara Big Data Analytics digunakan dalam sistem informasi akuntansi dan peranannya dalam mendukung proses transaksi keuangan secara digital. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan memperhatikan berbagai jurnal dan sumber ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Big Data Analytics mampu meningkatkan kualitas informasi akuntansi, mempercepat pengolahan data keuangan, membantu pengambilan keputusan berdasarkan data, serta memudahkan deteksi risiko dan kemungkinan kecurangan dalam transaksi digital. Selain memiliki berbagai manfaat, penerapan Big Data Analytics juga menghadapi beberapa hambatan, seperti masalah keamanan data, perlindungan privasi, kualitas data yang kurang memadai, serta kebutuhan tenaga manusia yang memiliki kemampuan teknologi yang cukup. Oleh karena itu, Big Data Analytics berperan penting dalam meningkatkan keefektifan Sistem Informasi Akuntansi dan membantu mengelola transaksi keuangan digital dengan lebih efisien serta lebih dapat diandalkan.
Analisis Praktik Jual Beli Online pada Shopee dalam Perspektif Ekonomi Syariah: Studi Ulasan Pengguna terhadap Unsur Gharar,Maysir,Tadlis Muhammad Aghna Dhafin Kurniawan; Moh.Mukhsin
JURNAL ILMIAH EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Vol. 3 No. 4 (2026): JULI
Publisher : CV. KAMPUSA AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jemba.v3i4.2689

Abstract

This study aims to analyze buying and selling transaction practices on shopee e-commerce platform from the perspective of Islamic economic law. Along with the rapid digitalization of the economy, various challenges have emerged regarding ethics and transparency in virtual transactions, such as the presence of gharar (uncertainty), maysir (speculation), and tadlis (fraud), which can be detrimental to consumers. This research employs a [e.g., descriptive qualitative] method with a qualitative descriptive approach. Data were collected through literature review and analysis of user reviews. The results indicate that although e-commerce offers efficiency, there are still practices that are not fully in line with Sharia principles, particularly regarding product information transparency and certain payment system mechanisms. This research emphasizes the importance of strengthening the implementation of Islamic business ethics, specifically the principles of transparency and trustworthiness, to ensure the well-being of all parties involved in transactions. The recommendations of this study include the need for enhanced platform oversight of product descriptions and the importance of digital literacy for consumers to be more diligent in reviewing product feedback. These findings are expected to serve as a reference for developing a more inclusive digital economic ecosystem that aligns with Sharia economic principles in the future.
Larangan Riba Dalam Al Qur`an Dan Hadis: Studi Kasus Praktik Pinjaman Online Di Indonesia Feri Afriyanto; Roykhul Akbar Abdul Rozak; Hanifah Nur Amsiah; Kholilur Rahman
JURNAL ILMIAH EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Vol. 3 No. 4 (2026): JULI
Publisher : CV. KAMPUSA AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jemba.v3i4.2694

Abstract

Perkembangan teknologi keuangan (financial technology/fintech) di Indonesia telah mendorong peningkatan penggunaan layanan pinjaman online (pinjol) karena menawarkan kemudahan, kecepatan, dan fleksibilitas dalam memperoleh pembiayaan. Namun, di balik kemudahan tersebut, praktik pinjaman online, terutama yang bersifat ilegal, menimbulkan berbagai permasalahan seperti tingginya bunga, denda berlipat, kurangnya transparansi biaya, hingga penyalahgunaan data pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik pinjaman online di Indonesia berdasarkan perspektif larangan riba dalam Al-Qur'an dan hadis serta mengidentifikasi solusi yang sesuai dengan prinsip ekonomi Islam. Penelitian menggunakan metode literature review atau studi kepustakaan dengan memanfaatkan data sekunder yang berasal dari jurnal ilmiah, buku, artikel akademik, fatwa DSN-MUI, serta sumber-sumber normatif berupa Al-Qur'an dan hadis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar praktik pinjaman online konvensional mengandung unsur riba nasi'ah karena adanya tambahan berupa bunga dan denda yang disyaratkan atas pokok utang. Selain itu, praktik pinjaman online, khususnya yang ilegal, juga berpotensi mengandung unsur gharar akibat kurangnya transparansi mengenai biaya, ketentuan, dan mekanisme penagihan. Kondisi tersebut dapat menimbulkan dampak ekonomi dan sosial, seperti jeratan utang, fenomena gali lubang tutup lubang, gangguan psikologis, serta eksploitasi terhadap peminjam. Oleh karena itu, pengembangan fintech syariah dan peningkatan literasi keuangan syariah menjadi solusi strategis untuk mewujudkan sistem pembiayaan digital yang adil, aman, dan sesuai dengan prinsip syariah.
PERAN FINTECH PEER-TO-PEER LENDING DALAM PENGEMBANGAN UMKM DI INDONESIA: STUDI LITERATUR Lusi Dewiyanti; Siti Yuniati Robiah; Istia Wardhani Nur Ramadhanty Putri; Salsa Wulan sari
JURNAL ILMIAH EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Vol. 3 No. 4 (2026): JULI
Publisher : CV. KAMPUSA AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jemba.v3i4.2696

Abstract

Abstract. Abstract – Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a crucial role as a pillar of national economic stability. However, limited access to formal financing due to unbankable status remains a classic structural barrier. This study aims to explore in depth the role of Financial Technology Peer-to-Peer (P2P) Lending in overcoming the credit gap and supporting the development of MSMEs in Indonesia. The research method used is a qualitative approach with a literature study (library research) technique through the collection and analysis of academic texts and relevant regulatory documentation. The results show that P2P Lending platforms effectively solve capital bottlenecks through collateral-free lending mechanisms by relying on Alternative Credit Scoring (ACS) based on users' digital footprints. The dimension of this strengthening is accelerated through the adoption of Sharia principles (murabahah, mudharabah, musyarakah contracts) which provide psychological safety, as well as institutional strategic partnership schemes (channeling) between banks and fintech that extend the financing reach to remote areas. Nevertheless, the utilization of this digital financing carries financial risk consequences in the form of high service fees or daily interest burdens as well as cybersecurity threats that demand an increase in business actors' financial literacy. This study concludes that all literature agrees in supporting the positive role of fintech P2P lending, provided that it is balanced by strict regulatory oversight from the Financial Services Authority (OJK) and the enforcement of juridical boundaries for platform managers to maintain the sustainability of community economic stability. Keywords: Financial Technology, P2P Lending, MSMEs, Access to Capital, Literature Study Abstrak – Abstrak Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memegang peranan krusial sebagai pilar stabilitas ekonomi nasional. Namun, keterbatasan akses terhadap pembiayaan formal akibat status unbankable menjadi hambatan struktural yang klasik. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam peran Financial Technology Peer-to-Peer (P2P) Lending dalam mengatasi kesenjangan permodalan (credit gap) serta mendukung pengembangan UMKM di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik studi literatur (library research) melalui pengumpulan dan analisis dokumentasi teks akademik serta regulasi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform P2P Lending efektif memecahkan kebuntuan modal melalui mekanisme pinjaman tanpa agunan (collateral-free Lending) dengan mengandalkan Alternative Credit Scoring (ACS) berbasis jejak digital pengguna. Dimensi penguatan ini mengalami akselerasi melalui adopsi prinsip syariah (akad murabahah, mudharabah, musyarakah) yang memberikan rasa aman psikologis, serta skema kemitraan strategis kelembagaan (channeling) antara bank dan Fintech yang memperluas jangkauan pembiayaan hingga ke pelosok daerah. Kendati demikian, pemanfaatan pembiayaan digital ini membawa konsekuensi risiko finansial berupa tingginya beban biaya layanan atau bunga harian serta ancaman keamanan siber yang menuntut adanya peningkatan literasi keuangan pelaku usaha. Penelitian ini menyimpulkan bahwa seluruh literatur sepakat mendukung peran positif Fintech P2P Lending, asalkan diimbangi oleh pengawasan regulasi yang ketat dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta penegasan batasan yuridis bagi pengelola platform demi menjaga keberlanjutan stabilitas ekonomi kerakyatan. Kata Kunci: Financial Technology, P2P Lending, UMKM, Akses Permodalan, Studi Literatur.