cover
Contact Name
Qomario
Contact Email
qomario@ulm.ac.id
Phone
+6285381847926
Journal Mail Official
qomario@ulm.ac.id
Editorial Address
Program Studi Teknologi Pendidikan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
J-INSTECH: Journal of Instructional Technology
ISSN : -     EISSN : 30627443     DOI : https://doi.org/10.20527/j-instech.v3i2
Core Subject : Science, Education,
J-INSTECH: Journal of Instructional Technology is a scientific journal that contains and disseminates the results of research, scientific studies and educational technology development that contributes to the understanding, development of theories and concepts of science, and Its application to education and thorough learning. The focus of J-INSTECH: Journal of Instructional Technology is an innovative work on the development of models, strategies, approaches, techniques and tactics in learning and development of effective educational multimedia to contribute positively to the world Education. The journal is published twice a year in April and October and is circulated as an educational publication, especially in education technology or other related fields.The circulation for limited circles, and enthusiasts can obtain it by replacing the print and postage costs.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2021)" : 7 Documents clear
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN SISTEM EKSKRESI PADA MANUSIA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMPN 21 BANJARMASIN Denny Hereza; Agus Salim; Rafiudin Rafiudin
J-INSTECH Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/j-instech.v2i1.9447

Abstract

Proses pengajaran adalah hal penting dalam mencapai keberhasilan siswa dalam memahami pembelajaran. Di lain sisi, penggunaan media pembelajaran sangat diperlukan kehadirannya guna meningkatkan motivasi belajar siswa. Variasi media pembelajaran beragam akan membuat suasana pembelajaran lebih menyenangkan. Terlebih pada mata pelajaran IPA yang mempelajari tentang makhluk hidup dan alam sekitar yang harus menuntut mereka berfikir kritis dan objektif. Sehingga pembelajaran ini kerap dianggap membosankan dan monoton. Berdasarkan hal tersebut maka dilakukan pengembangan media video pembelajaran IPA kelas 8 pada materi sistem ekskresi untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Materi sistem ekskresi dipilih karena materi ini perlu bentuk visual dalam pembelajarannya agar siswa lebih memahami. Penelitian ini menggunakan pengembangan model 4D (Four-D) dengan tahap pendefinisian, desain, pengembangan dan penyebaran. Hasil penelitian menunjukan hasil “sangat layak” berdasarkan hasil uji validasi media sebesar 79%. Sedangkan hail uji validasi materi menunjukan hasil “sangat layak” dengan persentase sebesar 87,5%. Kemudian hasil uji peningkatan belajar siswa menghasilkan peningkatan yang lumayan siginifikan dari sebelum dan sesudah penggunaan produk. Oleh sebab itu, media video pembelajaran sudah dapat dianggap layak sebagai media penunjang mata pelajaran IPA.
PENGEMBANGAN E-BOOK MATA KULIAH MEDIA FOTOGRAFI Muhammad Yanto; Fatimah Fatimah; Mastur Mastur
J-INSTECH Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/j-instech.v2i1.3812

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan produk media dan sumber belajar berupa e-book untuk mata kuliah media fotografi  yang layak. Penelitian pengembangan ini menggunakan  model pengembangan  Alessi & Trollip yang meliputi tiga tahap yaitu perencanaan, tahap perencanaan ini berisi penjelasan dan rencana gambaran produk yang akan dikembangkan. Perancangan, yaitu proses penggabungan dari konten perspektif instruksional dan interaktivitas, tahap perencanaan ini, dilakukan komunikasi dengan dosen untuk menemukan ide yang tepat antara perancangan dengan produk yang akan dikembangkan. Pengembangan yaitu penuangan konsep perencanaan menjadi sebuah produk yang matang. Pengembangan meliputi proses pengembangan konten (teks, gambar, animasi, soal latihan, audio dan video) yang dipadukan dengan menggunakan software Flip PDF Profesional hingga menjadi sebuah program e-book fotografi. Hasil uji cobal skor penilaian kelayakan produk melalui uji alpha pada ahli pembelajaran sebesar 3,56 (kategori sangat layak , ahli materi sebesar 3,55(kategori  sangat layak) dan pada ahli e-book sebesar 3,53 (kategori sangat layak), Uji beta  jumlah rata-rata keseluruhan 0,93 (kategori layak). Jadi produk e-book fotografi dinyatakan layak sebaagai sumber belajar mata kuliah media fotografi.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PAI BERBASIS INFOGRAFIS DENGAN MATERI BERWUDHU UNTUK KELAS II SD Dony Saputra; Monry Fraick Nicky Gillian Ratumbuysang; Agus Hadi Utama
J-INSTECH Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/j-instech.v2i1.9444

Abstract

Permasalahan yang sering terjadi di sekolah adalah kurangnya pengembangan dan penggunaan bahan ajar yang memudahkan guru dalam proses pembelajaran sesuai dengan kebutuhan siswa, sehingga mempengaruhi pemahaman siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan dan kelayakan infografis sebagai alat bantu pembelajaran bagi PAI tentang tata cara wudhu. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan 4D. Pengembangan media infografis ini memiliki empat tahapan yaitu definisi, desain, pengembangan, dan diseminasi. Pengumpulan data untuk survei ini dilakukan melalui wawancara, observasi, dan kuesioner. Ada 2 ahli yang terlibat, ahli media dan ahli materi, yang berperan menilai kelayakan Infografis. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian dan pengembangan ini menunjukkan bahwa Infografis yang merepresentasikan Tata Cara Whudu mendapat hasil Uji Kelayakan Ahli Media dan Ahli Materi dengan kategori sangat layak. Oleh karena itu, Infografis sangat cocok sebagai sarana pembelajaran bagi siswa SD di sekolah bersangkutan.
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN BERBASIS PLOTAGON MATA PELAJARAN IPA UNTUK KELAS IV SEKOLAH DASAR Hamdanah Hamdanah; Hamsi Mansur; Karyono Ibnu Ahmad
J-INSTECH Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/j-instech.v2i1.3818

Abstract

Pengembangan media video pembelajaran dalam penelitian ini menggunakan modifikasi dari model Borg and GalII, fokus penelitian ini adalah pengembangan video pembelajaran berbasis plotagon materi gaya dan gerak untuk anak kelas IV SD dan mengetahui kelayakan dari media video. Langkah- langkah model Borg and Gall terdiri dari enam tahapan yaitu (1) Penelitian, (2) Perencanaan, (3) Pengembangan, (4) Uji Ahli, (5) Revisi, dan (6) diseminasi dan implementasi. Hasil penelitian ini menunjukan video pembelajaran berbasis plotagon materi gaya dan gerak memperoleh hasil yaitu: Ahli Media memperoleh nilai 100% dengan kategori sangat layak, Ahli Materi memperoleh nilai 100% dengan kategori sangat layak, dan Ahli Naskah Bahasa memperoleh nilai 82,8% dengan katagori sangat layak. Ketiga penilaian tersebut dapat disimpulkan media video pembelajaran berbasis plotagon Sangat Layak untuk di gunakan. Peneliti merekomendasikan media ini bisa di lanjutkan oleh peneliti setelah ini guna mengetahui seberapa jauh efektiivtas media video berbasis plotagon ini terhadap pembelajaran
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PUISI PADA SISWA SEKOLAH DASAR Fathul Jannah; Hamsi Mansur; Mastur Mastur
J-INSTECH Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/j-instech.v2i1.3809

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk; (1) mengembangkan media video pembelajaran, (2) mengetahui kelayakan media video pembelajaran, (3) mengetahui media video pembelajaran dapat meningkatkan kemampuan membaca puisi pada siswa SDN Belitung Selatan 9 Banjarmasin. Metode dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan research and development (R&D) yang mengadopsi pada model desain  ADDIE. Adapun tahap pengembangannya melalui 5 tahap, yaitu; analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Hasil penelitian ini adalah: (1) Media video pembelajaran ini menunjukan kelayakan dengan persentase rata-rata dari validasi ahli media 94,15% dan validasi ahli materi 90,66% yang keduanya termasuk dalam kriteria sangat valid. (2) Hasil persentase kemampuan siswa dalam membaca puisi pada saat pre-test 4% dan setelah post-test 100%. (3) Hasil analisis data penggunaan media video pembelajaran melalui rumus uji t-test satu sampel, menghasilkan thitung = 8,919 > ttabel = 2,064. Dapat disimpulkan bahwa media video pembelajaran yang dikembangkan dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca  puisi di SDN Belitung Selatan 9 Banjarmasin.
PENGEMBANGAN VIDEO TEKNIK TATA LETAK DAN KOMPOSISI DESAIN GRAFIS DENGAN PENDEKATAN KONSTRUKTIVISTIK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN SISWA KELAS XI DI SMK Fiqri Adetya Ananda; Mastur Mastur; Zaudah Cyly Arrum Dalu
J-INSTECH Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/j-instech.v2i1.9449

Abstract

Desain grafis akan menghasilkan sebuah karya yang menarik dan kratif apabila mereka paham Teknik dalam mendesain agar mendapatkan keuntungan pada sebuah perusahaan maupun instansi. Era sekarang desain grafis berperan sangat dibutuhkan dalam bidang usaha. Pembelajaran Berbasis Video dengan pendekatan dalam pembelajaran adalah salah satu pilihan alternatif merubah cara belajar siswa yang cenderung membosankan, dalam video pembelajaran memuat teknik teori dan penerapan serta wawasan dan pengetahuan mengenai mata pelajaran Desain Grafis khususnya pada materi Tata Letak dan komposisi. Tujuan penelitian ini yaitu (1) Mendeskripsikan tahapan pengembangan media video pembelajaran teknik tata letak dan komposisi (2) Menganalisis kelayakan dalam pengembangan media video pembelajaran teknik tata letak dan komposisi (3) Membuktikan pengembangan video pembelajaran teknik tata letak dan komposisi dalam mata pelajaran desain grafis dapat meningkatkan keterampilan. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan 4D (four-D). Tahapan penelitian pengembangan ini ada empat, yaitu Define (pendefinisian), Design (perancangan), Development (pengembangan), dan Disseminate (penyebarluasan). Hasil penilaian data validasi oleh validator diperoleh presentase ahli media 99,05%, ahli materi 98,4 % dan ahli naskah 99 %. Dapat disimpulkan bahwa media video pembelajaran teknik tata letak dan komposisi dalam mata pelajaran desain grafis dengan pendekatan konstruktivistik untuk meningkatkan keterampolan siswa kelas XI di SMK Negeri 5 Banjarmasin.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING Muhammad Nurjani; Hamsi Mansur; Mastur Mastur
J-INSTECH Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/j-instech.v2i1.3814

Abstract

Program studi Teknologi Pendidikan FKIP ULM memiliki misi menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran yang berkualitas untuk menghasilkan lulusan yang memiliki keahlian di bidang teknologi pendidikan. Oleh karena itu, perlu dilakukannya inovasi terkait model pembelajaran, salah satunya adalah implementasi model pembelajaran Blended learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi dan kendala yang terjadi ketika pembelajaran Blended learning. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengambilan data yang dilakukan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah Dosen dan mahasiswa di Program Studi Teknologi Pendidikan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa implementasi model pembelajaran Blended learning pada Program Studi Teknologi Pendidikan FKIP ULM sudah dilaksanakan dengan baik. Walaupun begitu, ada beberapa kendala yang terjadi dalam implementasi model pembelajaran Blended learning, yaitu tidak adanya sosialisasi terkait model pembelajaran Blended learning dan kurang tersedianya fasilitas, infrastruktur yang mendukung model pembelajaran Blended learning. Sebaiknya, pihak lembaga melakukan sosialisasi terkait optimasi penggunaan Simari ULM serta meningkatkan fasilitas, infrastruktur yang mendukung implementasi model pembelajaran Blended learning.

Page 1 of 1 | Total Record : 7