cover
Contact Name
Hidayati Desy
Contact Email
balantingjurnal@gmail.com
Phone
+6281348408737
Journal Mail Official
balantingjurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Gatot Subroto, No. 76 A, Kuripan, Kec. Banjarmasin Tim, Kalimantan Selatan 70235 - di samping LBPP LIA.
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Balanting : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Balanting
ISSN : -     EISSN : 30311012     DOI : -
Balanting adalah jurnal pengabdian kepada masyarakat, artikel jurnal tersebut sebagai salah satu Tridarma kewajiban dosen dalam mengembangkan kegiatan dan sesuatu perubahan untuk masyarakat dan lingkungan sekitar, jurnal balanting bukan hanya terfokus pada kegiatan kemaritiman yang terpaut pada ke tatalaksanaan pelayaran niaga, namun juga pada kegiatan lainnya baik pada bidang ekonomi, sastra dan budaya, religi, sains dan teknologi. Artikel ini tentunya bertujuan untuk membangun atau menciptakan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat dalam meningkatkan pendidikan atau kesejahteraan pada perubahan yang di temukan. Jurnal balanting merupakan kata lanting yang didasarkan pada perahu terbuat dari bambu atau ( paring) ciri khas dari daerah kandangan kab. Hulu Sungai selatan. Prov. Kalsel yang mana balanting merupakan kegiatan masyarakat kandangann dalam mengarungi sungai dengan kegiatan mencari ikan, atau membawa seseorang untuk menyeberang atau mencari sesuatu di sungai. Dengan demikian, balanting tidak jauh dari ke tatalaksanaan dan pelabuhan yang ada di sungai di Kalimantan Selatan sebagai objek budaya Banjar.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 1 (2024)" : 5 Documents clear
PELAKSANAAN KEGIATAN PENGAJIAN RUTIN KEAGAMAAN DALAM MEMBANGUN DAN MENGEMBANGKAN KEIMANAN PONDOK PESANTREN AR-ROYAN Fathulliansyah, Noor; David Bastian Sihombing; Veby Senopati Silam
Balanting Vol 3 No 1 (2024)
Publisher : Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54315/balanting.v3i1.144

Abstract

Pengajian dapat diartikan proses menuju kepada pembagian masyarakat melalui jalur agama. Bimbingan kepada masyarakat ini bisa dikatakan dakwah karena dakwah merupakan usaha meningkatkan pemahaman keagamaan untuk mengubah pandangan hidup, sikap batin, dan perilaku umat yang tidak sesuai dengan ajaran Islam menjadi sesuai dengan tuntunan syariat untuk memperoleh kebahagiaan hidup dunia dan akhirat. Jadi peranan secara fungsional adalah mengokohkan landasan hidup manusia Indonesia pada khususnya di bidang mental spritual keagamaan Islam dalam rangka meningkatkan kualitas hidupnya secara intergal, lahiriyah dan batiniyahnya, duniawiyah bersama. Sesuai tuntunan ajaran agama Islam yaitu iman dan taqwa yang melandasi kehidupan duniawi dalam segala bidang kegiatannya. Kegiatan Pelaksanaan pengajian rutin keagamaan dalam membangun dan mengembangkan keimanan pondok pesnatren Ar-royan dilaksanakan di Aula Pesanren Ar-royan, dengan m,emersiapkan kegiatan rutin yang dilaksanakan dan dipersiapkan oleh panitia tersebut dan tentunya juga dihadiri oleh masyarakat sekitar pada Pengajian Rutin tersebut, yang terjadwal setiap Hari Senin Sore hingga Malam disambung adanya Ceramah setelah pengajian terlaksanakan. Hasil Pelaksanaan kegiatan pengajian rutin keagamaan dalam membangun dan mengembangkan keimanan pondok pesantren Ar-royan. Sebagai salah satu pengabdian kepada masyarakat tentang penyampaian ilmu agama sebagai salah satu pedoman utama dalam menjalani sebuah kehidupan, dengan demikian baik pondok pesantren dan masyarakat sekitar juga dapat bergabung dalam menambah ilmu yang mana setiap pertemuan dengan judul yang berbeda-beda, tentunya menambah lebih pengetahuan agama yang didapat setelah kegiatan pengajian rutin di saksikan.
PENYAMBUTAN KEDATANGAN KRI DEWA RUCI DI DERMAGA 100 PELABUHAN TRISAKSI BANJARMASIN YANG DIHARIDIRI DIREKTUR BERSAMA TARUNA-TARUNI AKADEMI MARITIM NUSANTARA BANJARMASIN Moch. Nurdin; Edison, Edison
Balanting Vol 3 No 1 (2024)
Publisher : Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54315/balanting.v3i1.145

Abstract

KRI Dewaruci telah berusia 64 tahun. Sepanjang rentang usia sejak dia dibuat di galangan kapal Stulcken & Sohns di Hamburg, pada 1952 dan masuk dinas TNI AL pada 1953, sudah ada puluhan komandan kapalnya. sebagian dari para mantan komandan KRI Dewaruci itu berkumpul dan berlayar bersama, dalam pelayaran nostalgia dengan misi istimewa: membicarakan kelangsungan kapal latih TNI AL itu hingga mampu berlayar 100 tahun. Selain pada mantan komandan, juga beberapa mantan perwira pelaksana kapal, perwira-perwira yang pernah bertugas di KRI Dewaruci, dan kalangan sipil yang pernah berkecimpung dengan KRI Dewaruci juga serta.Di antara para mantan komandan KRI Dewaruci yang turut hadir adalah Laksamana Pertama TNI (Purnawirawan) Didin Z Abidin, Laksamana Pertama TNI Gig Sipasulta, dan Kolonel Pelaut Akmal. Sedangkan perwira yang pernah bertugas di KRI Dewaruci yang pernah bertugas di sana dan turut dalam pelayaran ini adalah Letnan Kolonel Pelaut Alfred Daniel dan Mayor Pelaut Pius H. Pelayaran istimewa ini tidak lama, hanya dua malam saja, dan bertolak dari dermaga Madura di Komando Armada Indonesia Kawasan Timur TNI AL pada 15 Agustus lalu. Metode pelaksanaan dalam rangka Penyambutan kedatangan KRI dewa ruci di Dermaga 100 pelabuhan trisaksi Banjarmasin yang diharidiri Direktur bersama Taruna-taruni Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin, sesuai undangan yang diterima sebelum kegiatan berlangsung, dengan demikian, Direktur, salah satu Staf dan Taruna-taruni Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin bersiap pada kegiatan penyambutan dari awal, baik adanya sambutan pidato dari Gubernur Kalimantan Selatan, hingga penutupan serta di akhiri dengan dokumentasi pada kegiatan tersebut dan tentunya Kapal yang menjadi sejarah atau Legenda Indonesia. Pada kegiatan penyambutan kedatangan KRI Dewa Ruci di dermaga 100 Pelabuhan Trisaksi Banjarmasin yang dihadiri Direktur bersama Taruna-taruni Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin. Mengikuti dari awal kegiatan hingga proses akhir penyambutan Kedatangan KRI Dewa Ruci tersebut. Adapun hasil dari kegiatan dari proses penyambutan, pidato, hingga dokumentasi bersamaKRI Dewa Ruci bersama Taruna-taruni AAL, selain itu ada sambutan pidato oleh Gubernur Kalimantan Selatan. Kedatangan kapal legendaris dengan julukan Sang Legenda, kata Gubernur yang akrab disapa Paman Birin, menjadi suatu kebanggaan bagi masyarakat Kalsel Babussalam Tampak di atas tiang-tiang kapal, terdapat bendera dari berbagai negara yang sudah disambangi oleh kapal layar tipe Barquentine itu.Diketahui, KRI Dewa Ruci sendiri merupakan kapal latih bagi taruna atau kadet Akademi Angkatan Laut (AAL) yang berbasis di Surabaya. Setiap tahunnya, kadet AAL berlayar menggunakan KRI Dewa Ruci ke berbagai belahan dunia untuk berlatih pelayaran bintang atau disebut Kartika Jala Krida.
MENANAM POHON BERSAMA DALAM UPAYA MENYELARASKAN GAYA HIDUP SEHAT DAN KEINDAHAN LINGKUNGAN SEHARI-SEHARI SEBAGAI BENTUK RASA SYUKUR KEPADA ALAM SEBAGAI SUMBER KEHIDUPAN Juhrani, Juhrani; Irtania, Irtania; Ahmad Shofi Khairian
Balanting Vol 3 No 1 (2024)
Publisher : Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54315/balanting.v3i1.146

Abstract

Lingkungan seringkali dipahami secara terpisah. Pemahaman tersebut berkembang selama ini, sehingga agama cenderung tidak memberikan kontribusi yang memadai terhadap kesadaran umat dalam menjaga lingkungan. Agama dan lingkungan dianggap dua hal yang terpisah dan tidak berhubungan satu sama lain. Padahal terdapat hubungan yang erat antara agama dan lingkungan hidup, khususnya pada kontribusi agama dalam mempengaruhi perilaku manusia terhadap persepsi dan tingkah lakunya dalam menjaga dan melestarikan lingkungan hidup di sekitarnya. Pada metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat tentang Menanam Pohon Bersama dalam Upaya Menyelaraskan Gaya Hidup Sehat dan Keindahan Lingkungan Sehari-Sehari Sebagai Bentuk Rasa Syukur Kepada Alam Sebagai Sumber Kehidupan, sebagai salah satu wujud dari tim abdi negara sekaligus memberikan keselarasan kehidupan dengan menanam pohom sebagai rasa syukur atas nikmat yang diberikan oleh Tuhan kepada makhluknya. Dengan demikian, pada lingkungan penduduk diberikan arahan untuk melaksanakan kegiatan tersebut dengan upaya saling bergotong toyong sekaligus memperkenalkan kegiatan dipagi hari dengan menanam pohon dan memeberishkan lingkungan sekitar agar masyarakat menyadari pentingnya kehidupan sehat dengan menjaga sekitaran lingkungan salah satunya adalahan menanam pohon ataupun menanam jenis yang bermanfaat pada lingkungan rumah mereka. Hasil pada kegiatan menanam pohon bersama dalam upaya menyelaras gaya hidup sehat dan keindahan lingkungan sehari-hari sebagai bentuk rasa syukur kepada alam sebagai sumber kehidupan, pohon bukan hanya elemen dekoratif semata, namun juga menjadi kebutuhan bagi lingkungan yang sehat dan sejuk. Saat ini, dengan lahan yang cukup di sekitar rumah, menanam pohon bukanlah ide yang buruk. Bahkan, hal tersebut bisa memberikan berbagai manfaat yang tak terduga. Dalam tips ini, kita akan membahas mengapa menanam pohon di sekitar rumah adalah tindakan bijak yang tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, tetapi juga bagi kesehatan fisik dan mental kita. Menanam pohon merupakan langkah kecil namun signifikan dalam mengatasi masalah polusi udara. Pohon memiliki kemampuan alami untuk menyerap gas polutan seperti nitrogen oksida, ozon, amonia, dan sulfur dioksida dari udara yang kita hirup. Selain itu, mereka juga berperan sebagai penyaring, menangkap partikel-partikel kecil yang bisa membahayakan kesehatan pernapasan kita
BAKTI SOSIAL DONOR DARAH TARUNA-TARUNI AKADEMI MARITIM NUSANTARA BANJARMASIN SEBAGAI BENTUK KEPEDULIAN KESEHATAN TERHADAP DIRI SENDIRI DAN MASYARAKAT. Wardhana, Andri Ali; Akhmad Syahbudin; Irnita Rosaria Santi; Kamsariaty, Kamsariaty; Firdaus Suwestian,; Hadiansyah, Hadiansyah
Balanting Vol 3 No 1 (2024)
Publisher : Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54315/balanting.v3i1.148

Abstract

Bakti Sosial merupakan suatu kegiatan dimana dengan adanya kegiatan ini kita dapat merapatkan kekerabatan kita, untuk mewujudkan rasa cinta kasih , rasa saling menolong,rasa saling peduli mahasiswa kepada masyarakat luas yang sedang membutuhkan uluran tangan mereka.Tujuan dari diadakan kegiatan bakti sosial masyarakat adalah untuk meningkatkan kepedulian dan rasa social terhadap kodisi masyarakat pedesaan yang makin hari makin memprihatinkan, baik dari segi kebutuhan ekonomi maupun dari segi lapangan pekerjaan, terciptanya masyarakat yang peduli terhadap sesama, memberi motivasi kepada masyarakat tentang pentingnya kesadaran dalam meningkatkan wawasan. Metode pelaksanaan di Aula Lanal Banjarmasin, pada agenda rutin dalam mengumpulkan pendonor darah yang suka rela dalam memberikan darah yang untuk diperlukan di beberapa rumah sakit sebagai stok agar lebih sigap dalam memberikan pelayanan bagi kepentingan bersama, hal ini tentu memudahkan dalam membantu orang lain yang segera membutuhkan darah sesuai yang duperlukan. Seperti pada kegiatan yang telah dilasakanakan Taruna-taruni Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin, setelah melaloui proses tahapan dalam syarat pendonoran darah Taruna-taruni siap melaksanakan donor darah untuk masyarakat yang membutuhkan. Dengan demikian, kegiatan tersebut sebagai penganbdian kepada masyarakat atau pun kepedulian kepada kesehatan dan keselamatan pada diri sendiri dan orang lain yang membutuhkan. Pada hasil kegiatan donor darah yang langsung disumbangkan oleh taruna-taruni di Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin tersebut, tentu membuahkan hasil bagi pihak rumah sakit yang memnbutuhkan sebagai stok cadangan darah bagi pihak yang terdesak, kegiatan sosial tersebut menjadi rutinitas kegiatan yang diselenggarakan dari Lanal Banjarmasin baik untuk umum maupun yang rela mendonorkan darah untuk kesehatan diri pribadi maupun menyemaltkan kesehatan orang lain sebagai bentuk rasa kasih dan rasa empati kepada manusia. Dengan demikian, pada kegiatgan bakti sosial donor darah tentu akan menjadi rutinitas taruna-taruni beserta dosen maupun staf fbagi yang lulus tahapan untuk siapm di donorkan kepada PMI tersebut.
MEMBUAT SENYUM BAHAGIA DENGAN BERBUKA BERSAMA SEKALIGUS BERBAGI BINGKISAN LEBARAN UNTUK ANAK YATIM DILAKSANAKAN OLEH AKADEMI MARITIM NUSANTARA BANJARMASIN. Elisa Rosiana; Hidayati Desy; Bambang Fry; Rasidi, Rasidi; Yusuf, Yusuf; Susi Herawati; Etik Purwanti; Prihatin, Prihatin
Balanting Vol 3 No 1 (2024)
Publisher : Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54315/balanting.v3i1.149

Abstract

Abstract In Indonesia there is a priority scale in providing compensation to orphans; compensation for orphans is greater than compensation for children who are simply called orphans. In the Indonesian context, the name orphan is used for children whose fathers have died. Meanwhile, if both the father and mother die, the child is said to be an orphan. There is an interesting phenomenon that arises from this distinction The implementation method was carried out at the Roditha Banjarmasin hotel, preparations were carried out by the Banjarmasin Nusantara Maritime Academy cadets by submitting a proposal several months before the month of Ramadhan arrived, so that the budget and venue, event activities and food menu had been prepared by the cadets. Apart from that, the activity of making happy smiles by breaking the fast together and sharing Eid gifts for orphans was carried out by the Nusantara Maritime Academy, Banjarmasin. It is a routine activity every year with gatherings to invite AMNUS Banjarmasin Alum, as well as breaking the fast, and of course community service to share together with orphans, as a form of caring and gratitude for life. The results of the community service discussion on "Creating happy smiles by breaking the fast together and sharing Eid gifts for orphans was carried out by the Nusantara Maritime Academy Banjarmasin", attended by all leaders and lecturers as well as staff, Alumni, and Cadets/i levels I and II. In this activity there were several gifts and zakat for orphans who attended the breaking fast together, to maintain friendship and increase faith by sharing as a form of gratitude that Allah SWT has given to creatures in the world.   Key words: sharing, gifts, orphans Abstrak Di Indonesia terjadi skala prioritas dalam pemberian santunan terhadap anak yatim; santunan terhadap yatim piatu lebih besar dari pada santunan terhadap anak yang disebut yatim saja Konteks keIndonesiaan, nama yatim dipergunakan anak yang bapaknya meninggal dunia. Sedangkan bila yang meninggal adalah bapak dan ibu sekaligus, maka anak tersebut dikatakan yatim piatu. Ada fenomena menarik yang muncul dari pembedaan ini Metode pelaksanaan di lakukan di hotel Roditha Banjarmasin, persiapan yang dilakukan oleh Taruna/i Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin dengan mengajukan proposal  beberapa bulan sebelum Bulan Ramadhan tiba, sehingga anggaran dan tempat, kegiatan acara, dan menu makanan sudah dipersiapkan oleh Taruna-taruni tersebut. Selain itu pada pelaksanaan kegiatan Membuat senyum bahagia dengan berbuka bersama sekaligus berbagi bingkisan lebaran untuk anak yatim dilaksanakan oleh Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin. Merupakan kegiatan rutin setiap tahum dengan silaturrahmni mengundang Alum AMNUS Banjarmasin, sekaligus  berbuka puasa, dan tentunya pengabdian kepada masyarakat untuk berbagi bersama kepada anak yatim, sebagai bentuk rasa peduli dan syukur pada kehidupan. Hasil pembahasan pengabdian kepada masarakat tentang “Membuat senyum bahagia dengan berbuka bersama sekaligus berbagi bingkisan lebaran untuk anak yatim dilaksanakan oleh Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin”, dihadiri seluruh pimpinan dan dosen serta staff, Alumni, dan Taruna/i tingkat I dan II,. Pada kegiatan tersebut ada beberapa bingkisan serta zakat untuk anak yatim yang hadir pada kegiatan buka bersama tersebut, dalam menjalijn silaturrahmi dan menambah keimanan dengan berbagi sebagai bentuk rasa syukur yang Allah Swt Berikan kepada makhluk di dunia.                          Kata kunci: Berbagi, bingkisan, anak yatim.

Page 1 of 1 | Total Record : 5