cover
Contact Name
Wahyuning Tiyas
Contact Email
wahyuningtiyas@untirta.ac.id
Phone
+6282134441515
Journal Mail Official
jurnalmatra@untirta.ac.id
Editorial Address
https://jurnal.untirta.ac.id/index.php/matra/about/editorialTeam
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Matra
ISSN : -     EISSN : 28092775     DOI : -
Core Subject : Education, Art,
Jurnal Seni dan Pendidikan Seni Musik Tari Teater dan Rupa MATRA: Jurnal Musik Tari Teater & Rupa adalah jurnal peer-review yang diterbitkan pada bulan Januari dan Juli. Isi jurnal dikelola oleh Prodi Pendidikan Seni Pertunjukan FKIP Untirta. MATRA menyediakan ruang bagi akademisi, profesional, peneliti, dan seniman untuk menyampaikan dan berbagi pengetahuan berdasarkan hasil penelitian dan kreasi seni musik, Tari, Teater, Rupa, dan bidang sejenis lainnya.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2024)" : 6 Documents clear
PROSES PEMBELAJARAN TEKNIK DASAR SAXOPHONE DI LARGO MUSIC KECAMATAN KRAMATWATU KABUPATEN SERANG PROVINSI BANTEN Anggoro, Triyo; Suhaya, Suhaya; Permana, Rian
MATRA: Jurnal Seni Musik Tari Teater & Rupa Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Pendidikan Seni Pertunjukan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/m.v3i1.21955

Abstract

ABSTRAKLargo Music Serang merupakan sebuah tempat yang menyediakan jasa berupa entertaint, perbaikan instrument serta pembelajaran music. Peserta didik yang sudah menyelesaikan pembelajarannya di Largo banyak menjadi pekerja di dunia hiburan musik bahkan ada beberapa yang menyalurkan kembali materi yang telah didapatkan ketika dahulu melalui proses pembelajaran ditempat ini. Peneliti dalam melakukan penelitian seputar proses pembelajaran teknik dasar saxophone di Largo Music Serang menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan yakni observasi, wawancara serta dokumentasi. Hasil yang didapatkan setelah melakukan penelitian ini diawali dengan mengetahui ada 6 tahapan yang dilakukan seperti pra kegiatan, kegiatan awal, kegiatan, inti, kegiatan akhir, evaluasi dan berlatih bersama instrument lain. Pendidik dalam memberi materi seputar teknik dasar saxophone lebih menekankan kepada pendalaman seputar breathing agar peserta didik dapat terbiasa menggunakan pernafasan yang baik supaya suatu saat diberikan materi lanjutan yang lebih sulit peserta didik dapat dengan mudah menerapkan dengan penguasaan teknik ini.Kata kunci: proses pembelajaran, teknik dasar saxophone, Largo Music 
Proses Pembuatan Alat Musik Gesek Tehyan Di Sanggar Putra Ula Kota Tangerang Kawistara, Muhammad Galih; Hadiyatno, Hadiyatno; Permana, Rian
MATRA: Jurnal Seni Musik Tari Teater & Rupa Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Pendidikan Seni Pertunjukan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/m.v3i1.23347

Abstract

This research aims to find out and study the process of making tehyan as a Betawi traditional musical instrument at Tangerang. This study used a descriptive qualitative method. The research data was obtained through tehyan craftsmen. Data collection techniques were carried out by observing documentation and in-depth interviews, the collected data were described and analyzed about the process of making tehyan by the craftsmen. This research is limited to the media selection, tools and materials used in making, and the process and stages of making tehyan. The researcher’s interest in this research is due to the lack of public interest and appreciation of tehyan as a cultural heritage, which needs attention so tehyan sustainability is maintained, and hopes to motivate other researchers to continue this research that author has done. So tehyan sustainability is maintaned.Keywords: the making of, media, material, Tehyan
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI UNTUK MENINGKATKAN MINAT SISWA DALAM PEMBELAJARAN PEMERANAN PADA MATA PELAJARAN TEATER DI SMAN 1 CINANGKA Al-fayed, Bobby; Roekmana, Giri Mustika; Septiyan, Dadang Dwi
MATRA: Jurnal Seni Musik Tari Teater & Rupa Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Pendidikan Seni Pertunjukan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/m.v3i1.21054

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mengkaji tentang Penerapan Metode Demonstrasi Untuk Meningkatkan Minat Siswa Dalam Pembelajaran Pemeranan sebagai media pembelajaran pada mata pelajaran teater di SMAN 1 Cinangka. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Data penelitian ini diperoleh melalui sumber data tindakan siswa kelas X MIPA 2 di SMAN 1 Cinangka. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara Studi lapangan, wawancara, dokumentasi dan angket secara kolektif, data yang sudah didapatkan dideskripsikan dan dianalisis tentang penerapan metode demonstrasi untuk meningkatkan minat siswa dalam pembelajaran pemeranan. Penelitian ini dibatasi pada proses penerapan metode demonstrasi dalam pembelajaran pemeranan dan minat siswa dalam pembelajaran. Ketertarikan peneliti melakukan kajian terhadap metode demonstrasi pada pembelajaran pemeranan ini berlatar belakang rendahnya minat siswa dalam belajar tentang pemeranan teater, yang disebabkan oleh kurangnya kesesuaian metode pembelajaran yang digunakan oleh pendidik, dan berharap dapat memotivasi juga pada peneliti-peneliti yang lain untuk melanjutkan penelitian yang penulis sudah lakukan.
EKSISTENSI KESENIAN DEBUS PADEPOKAN SUMUR TUJUH DI BABAKAN KABUPATEN PANDEGLANG PROVINSI BANTEN Ramadani, Alan; Rizal, Syamsul; Permana, Rian
MATRA: Jurnal Seni Musik Tari Teater & Rupa Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Pendidikan Seni Pertunjukan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/m.v3i1.21243

Abstract

Kesenian debus merupakan kesenian Banten yang harus dijaga keberadaanya dan kelesetariannya. kesenian debus beraawal dari perkembangan penyebaran agama islam di banten. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan Eksistensi Debus Padepokan Sumur Tujuh Di Babakan Kabupaten Pandeglang dan upaya pelestarian kesenian debus di babakan. Mengingat perkembangan zaman menjadi pengaruh terhadap eksistensi sebuah kesenian tradisi di masyarakat. Metode penelitian yang digunakan ialah kualitati deskriptif dan pendekatan studi kasus. Dalam tekhnik pengumpulan data penelitian ini  penelitian ini menggunakan tekhnik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penenlitian ini adalah kita dapat mengetahui kesenian ini masih eksis di masyarkat dalam pertunjukan yang dilakukan setiap tahunan, acara- acara pernikahan, khitanan, pemerintahan dan kegiatan latihan rutinan yang dilakukan setiap minggunya. Dalam penenlitian ini kita ketahui upaya pelestarian kesenian debus dibabakan ini, yaitu pemahaman untuk mrnimbulkan kesadaran, perencaaan secara kolektif, pembangkitan kretifitas budaya. Dalam ketiga tahapan ini Padepokan Sumur Tujuh melakukan langka-langkah sebgai upaya pelestarian kesenian debus dengan dorongan masyrakat dan pemerintah setempat.Kata kunci : Eksistensi,Pelestarian,kesenian debus,daerah babakan
BENTUK PENYAJIAN “MARHABAN” DI KAMPUNG CIWARU KELURAHAN CIPOCOK JAYA KECEMATAN CIPOCOK JAYA KOTA SERANG-BANTEN Kharisma, Nur Hidayat; Suhaya, Suhaya; Permana, Rian
MATRA: Jurnal Seni Musik Tari Teater & Rupa Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Pendidikan Seni Pertunjukan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/m.v3i1.21685

Abstract

oThis research focuses on how to serve Marhaban which is located in Ciwaru Village, Cipocok Jaya Village, Cipock Jaya District, Serang City, Banten. This research focuses on shaving events for babies who are usually only 7 days or 40 days old. This study has two problem formulations, one of which is related to the general description of Marhaban and the form of presentation of Marhaban art which is located in Kampung Ciwaru. This study uses qualitative methods to find answers to the problem formulation above. The researcher found that the Marhaban art is a hereditary art that is still practiced today in Ciwaru Village and is one of the arts that is cultivated. The sholawat marhaban program lasts approximately 20-30 minutes and consists of 4 to 10 people or more. When the sholawat marhaban is recited and begins to recite the sholawat marhaban, it is started by an imam or leader in the sholawat marhaban group according to the structure, poetry and style. The meaning of sholawat marhaban in each of the verses and verses already has meanings according to what is contained in the contents of the Qur'an or the hadith, as for the types of genres, namely the lagum bayati song with the meaning of the house because it is usually chanted as a foothold or for the following songs, the song lagum shoba has the meaning of the word longing because in the chant it is like a deep longing, the song lagum hijaz which in its meaning and the chant is very soft but impressive and lastly the song lagum rosta in the chant gives a feeling of sincerity and peace of mind. 
Media Pembelajaran Tari Tradisional Inklusif (TATRA) Berbasis Flash Bagi Siswa Sekolah Dasar Inklusif Maslahah, Sayidatul; Tiyas, Wahyuning; Chozin, Muhammad Nur; Juinarsih, Retno Wulan; Trijoko, Trijoko
MATRA: Jurnal Seni Musik Tari Teater & Rupa Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Pendidikan Seni Pertunjukan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/m.v3i1.26798

Abstract

Meninjau pelaksanaan sekolah inklusi, berdasarkan observasi di SD N 1 Gejayan yang merupakan sekolah inklusi di Yogyakarta didapatkan hasil belum ada media pembelajaran berbasis inklusi. Salah satu solusi adalah dengan media pembelajaran pengenalan Tari Tradisional Inklusif (TATRA). Adapun tujuannya adalah untuk mengetahui rancangan dan implementasi dari media pembelajaran TATRA.  Luaran dari kegiatan penelitian ini adalah produk berupa software Media TATRA. Penelitian yang digunakan adalah dengan penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D). Model pengembangan yang digunakan ini diadaptasi dari model pengembangan 4D (four-D). Model pengembangan tersebut terdiri dari empat tahap, yaitu pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan penyebaran (desimination). Media yang telah dibuat kemudian dilakukan validasi untuk mengetahui kelayakan media. Berdasarkan validasi media oleh ahli media, memberikan skor rerata yaitu 3, 41 yang berarti media sangat layak untuk diimplenetasikan.  Sementara itu, dari hasil validasi materi oleh ahli tari dosen pendidikan Seni Tari Fakultas Bahasa dan Seni UNY, didapat skor validasi dengan rerata skor 3,31 yang berarti bahwa media layak diimplenetasikan untuk pembelajaran

Page 1 of 1 | Total Record : 6