cover
Contact Name
Mustakim Sagita
Contact Email
mustakim_sagita@sagita.or.id
Phone
+6281360046356
Journal Mail Official
sagita_academia@sagita.or.id
Editorial Address
Sagita Akademia Maju Sagita Building, Second Floor, Padat Karya Street, No. 05 Pidie - Aceh 24183
Location
Kab. pidie,
Aceh
INDONESIA
Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat
ISSN : 30260884     EISSN : 30259320     DOI : https://doi.org/10.61579/beujroh
Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat with the ISSN 3025-9320 (online) and 3026-0884 (printed) is a multidisciplinary scientific journal published by Yayasan Sagita Academia Maju. This journal covers some general problems from the results of research implemented to the community. The purpose of this journal publication is to disseminate conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the field of service to the community.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 172 Documents
Pelatihan Otomatisasi Gambar dengan Artificial Intelligence (AI) untuk Ilustrasi pada siswa SMK Rino Subekti; Johan Bastari; Waskita Cahya; Devi Puspita Sari; Zulhamdani
Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/beujroh.v4i2.891

Abstract

The rapid development of digital technology in the creative industry requires vocational high school students to possess competencies that align with current workforce demands. However, the use of digital technology to support illustration creation is still not widely familiar among students. This community service program aimed to enhance students’ knowledge and skills in utilizing image automation technology to create digital illustrations more effectively and creatively. The activity was conducted on May 22, 2026, at SMK Citra Insan Mandiri, Depok involving 32 students. The implementation method consisted of preparation, material presentation, demonstrations, hands-on practice, and evaluation of participants’ work. During the practical session, students created illustrations based on themes of education, environment, and entrepreneurship under the guidance of the service team. The results showed that participants were able to understand the introduced technology and apply it in producing digital illustrations. A total of 28 students (87.5%) successfully completed the assigned tasks independently, while the remaining participants completed them with assistance. In addition to improving technical skills, the program also encouraged creativity and broadened participants’ understanding of the use of digital technology in the creative industry. Therefore, this training provided positive benefits in supporting the development of digital competencies among vocational high school students.
Sosialisasi Lingkungan Bersih dan Sehat Untuk Siswa Sekolah Dasar Rahmi Agustina; Ervina Dewi; Zufahmi; Zuraida; Makawiyah; Basri
Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/beujroh.v4i2.896

Abstract

Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) constitutes an essential foundation in shaping the character and long-term habits of elementary school-aged children. Based on initial observations at SD Negeri 2 Adan, Mutiara Timur District, Pidie Regency, students' understanding of waste separation and the six-step handwashing procedure recommended by health authorities still required strengthening. This community service activity aimed to improve the understanding, attitude, and skills of fifth and sixth-grade students in implementing PHBS, particularly the habit of proper handwashing and the sorting of organic and inorganic waste. The activity was carried out on February 5, 2026, involving fifth and sixth-grade students of SD Negeri 2 Adan along with their homeroom teachers. The implementation approach used was participatory and interactive, utilizing a combination of material socialization methods, light group discussions with question-and-answer sessions, visual aid demonstrations, and direct practice in rotation. The program's implementation showed a highly positive and enthusiastic response from all participants. Through the direct practice approach, students not only mastered the theory but also experienced a significant increase in psychomotor skills. The combination of theoretical socialization and direct practical experience proved effective in increasing elementary school students' knowledge, ecological awareness, and motor skills in implementing PHBS.
Aksi "Gampong Sehat": Pemberdayaan Relawan Dosen, Mahasiswa dan Warga dalam Pembersihan Lingkungan dan Sanitas Pasca Banjir di Pidie Jaya Iqbal; Hayatun Rahmi; Yuni Saputri; Nofiana S; Fahrizal; Zakaria H. M. Yusuf; Syahru Ramadhan; Syafriadi; Muhammad; Nurfazura
Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/beujroh.v4i2.903

Abstract

Banjir merupakan bencana alam yang sering terjadi di Kabupaten Pidie Jaya dan berdampak terhadap kerusakan lingkungan, terganggunya sanitasi, serta meningkatnya risiko penyakit berbasis lingkungan. Kondisi pasca banjir di Desa Dayah Kruet menunjukkan adanya penumpukan sampah, saluran drainase tersumbat, dan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) “Aksi Gampong Sehat” bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai sanitasi lingkungan pasca banjir melalui pendekatan partisipatif dan edukatif. Metode pelaksanaan dilakukan melalui observasi lapangan, gotong royong pembersihan lingkungan, edukasi sanitasi dan PHBS, serta permainan edukatif tebak huruf untuk anak-anak. Kegiatan melibatkan dosen, mahasiswa, relawan, dan masyarakat Desa Dayah Kruet. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa gotong royong berhasil membersihkan lingkungan dari lumpur dan sampah serta memperlancar saluran drainase. Edukasi sanitasi meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan penggunaan air bersih pasca banjir. Selain itu, permainan tebak huruf mampu meningkatkan pengetahuan anak-anak tentang kebersihan lingkungan dan kesehatan melalui metode belajar sambil bermain. Secara keseluruhan, kegiatan PKM ini memberikan dampak positif terhadap kebersihan lingkungan serta meningkatkan partisipasi dan kesadaran masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan
Pemanfaatan Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) Alami Berbasis Fermentasi Mikroba untuk Meningkatkan Pertumbuhan dan Kualitas Bibit Tanaman dalam Polibag pada Kelompok Tani Desa Reuleut Timu Almuna Ramadhani; Mira Humaira; Zurrahmi Wirda; Dian Arlianty; Nanda Fadila; Novita Pramahsari Putri
Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/beujroh.v4i2.911

Abstract

This Community Service Program (PkM) aims to enhance farmers’ knowledge and skills in utilizing natural Plant Growth Regulators (PGR) based on microbial fermentation for seedling production in polybags. The partners involved were farmer groups in Reuleut Timu Village, who still face limitations in applying organic-based seedling technologies. The implementation method used a participatory approach consisting of socialization, field demonstration (demonstration plot), and hands-on practice in producing and applying natural PGR. Evaluation was conducted through observation, discussions, and pre-test and post-test assessments to measure knowledge improvement. The results show an increase in farmers’ understanding of natural PGR and microbial fermentation, improved skills in producing and applying PGR independently, and better seedling growth quality indicated by increased vigor, plant height, and leaf number. The program also promotes the optimization of local resources and strengthens farmer-group-based seedling systems. Therefore, the participatory approach is effective in supporting the adoption of sustainable agricultural technologies at the village level.
Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Pada Lanjut Usia di Desa Lueng Daneun Kecamatan Peusangan Siblah Krueng Kabupaten Bireuen Zulheri; Fadli Syahputra
Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/beujroh.v4i2.913

Abstract

Masih banyak rumah tangga yang memiliki lansia berusia 60 tahun ke atas yang belum sepenuhnya menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), seperti tidak mencuci tangan sebelum dan sesudah makan atau beraktivitas, dan mengabaikan pola makan seimbang. Perilaku hidup bersih dan sehat bertujuan memberikan pengalaman belajar atau menciptakan suatu kondisi bagi perorangan, kelompok, keluarga, dengan membuka jalur komunikasi, informasi, dan edukasi untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, serta perilaku sehingga masyarakat sadar, mau dan mampu mempraktikkan perilaku hidup bersih dan sehat. Susunan pelaksanaan kegiatan dilakukan sebagai berikut: 1. Penentuan lokasi kegiatan. 2. Penentuan waktu pelaksanaan kegiatan. 3. Persiapan materi Kegiatan pengabdian masyarakat. 4. Pelaksanaan Kegiatan. 5. Membuat Laporan Kegiatan dan Publikasi. Edukasi PHBS bagi lansia harus mencakup kegiatan yang interaktif dan mudah dipahami, seperti olahraga ringan dan teknik manajemen stres. Selain itu, program terkait PHBS dan program lainnya yang ditujukan untuk lansia dapat terus dilaksanakan dan ditingkatkan, agar kualitas hidup lansia semakin baik. Kemampuan/kemandirian dalam melaksanakan PHBS akan sangat mempengaruhi dengan adanya keterbatasan pada lansia. Kehidupan lansia yang menua perlu dikelola dengan baik, dengan menekankan konsep penuaan aktif, mempertahankan kemandirian serta kualitas hidup di kehidupan terakhir.
Pengenalan Teknologi Penginderaan Jauh Satelit untuk Menentukan Daerah Potensial Penangkapan Ikan di SMKN 1 Jeunib Faisal Syahputra; Azwar Thaib; Agus Naufal; T. Faizul Anhar; Rizka Maula; Marysha Amelia
Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/beujroh.v4i2.916

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SMKN 1 Jeunib pada 10 Juni 2026 dengan tujuan memperkenalkan teknologi penginderaan jauh satelit untuk menentukan daerah potensial penangkapan ikan. Materi yang diberikan mencakup konsep dasar penginderaan jauh, hubungan suhu permukaan laut dan klorofil-a terhadap keberadaan ikan, serta pemanfaatan sistem INAWIS BMKG sebagai media praktis dalam membaca informasi maritim. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyampaian materi, demonstrasi penggunaan platform digital, dan diskusi interaktif bersama peserta didik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memperoleh pemahaman awal mengenai cara kerja penginderaan jauh dalam mendukung sektor perikanan, pentingnya membaca informasi oseanografi sebelum melaut, dan manfaat teknologi ini dalam meningkatkan efisiensi serta keselamatan pelayaran. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan literasi sains terapan dan kesiapan siswa vokasi dalam menghadapi perkembangan teknologi kelautan modern.
Peningkatan Pengetahuan Lansia tentang Low Back Pain melalui Penyuluhan Kesehatan di Desa Punie Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar Muliati; Musfirah; Putri Ramadhani; Fiza Novita; Dina Ofiana; Sebegi Seperange
Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/beujroh.v4i2.917

Abstract

Lower back pain, or low back pain (LBP), is one of the musculoskeletal disorders caused by poor ergonomics. LBP is defined as pain localized between the costal margins and the inferior gluteal fold that lasts for more than one day. Low back pain is one of the most common complaints among people of various ages and backgrounds. This condition can disrupt daily activities, reduce productivity, and affect a person's quality of life. This community service aims to increase public knowledge on how to prevent and manage low back pain. The first step of this activity is coordinating with the Darul Imarah Community Health Center to determine the location and time for carrying out the activity. The implementation of this counseling activity began with introductions, explaining the purpose and objectives, distributing leaflets to the participants, presenting the material, and demonstrating techniques for handling Low Back Pain. The final stage of this activity was a Q&A session between the participants and the presenter. This counseling activity went smoothly and well, and there was a noticeable enthusiasm from the community, showing great interest in following the counseling session to the end.
Teknik Penanganan Cepat dan Higienis Hasil Tangkapan di Atas Dek Kapal di SMKN 1 Jeunib Fuji Sintia Armi; Rizka Maula; Nida Khafiyya; Fanny Indah Sari Berutu; Lia Handayani; Rulita Maulidya
Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/beujroh.v4i2.920

Abstract

Improper handling of the catch can accelerate the deterioration of fish quality, reduce market value, and increase the risk of microbiological contamination. Therefore, implementing Good Fish Handling Practices (CPIB) is crucial for maintaining the quality and safety of fishery products from the post-harvest stage onward. This community service activity aims to improve students' and the coastal community's knowledge and skills in techniques for the rapid and hygienic handling of catch on the ship’s deck. The methods used include outreach sessions, demonstrations, and hands-on practice applying the ABCD principles (Careful, clean, quick, and cold). Evaluation was conducted by assessing participants’ understanding before and after the activity and by observing their practical skills. The results showed an improvement in participants’ understanding and skills in applying fish handling techniques in accordance with the CPIB principles. This activity is expected to support efforts to control the quality of fishery products, reduce damage and loss of catch, increase the economic value of fish, and produce competent human resources in the field of fisheries.
Penguatan Kapasitas BUMDes Desa Pandean Melalui Transformasi Model Bisnis Berbasis Inovasi Sosial dan Digitalisasi Pemasaran Tetuko Rawidyo Putro; Lukman Hakim; Siti Aisyah Tri Rahayu; Ariyanto Adhi Nugroho; Riwi Sumantyo; Mulyanto; Muhammad Yusuf Indra Purnama; Johadi; Hery Sulistio Jati Nugroho Sriwiyanto; Muhammad Bagus Sistriatmaja
Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/beujroh.v4i2.936

Abstract

The Pandean Village-Owned Enterprise (BUMDes) in Rembang District, Rembang Regency, is facing business stagnation due to the lack of an adaptive business model and minimal use of digital technology in marketing. This community service activity aims to strengthen the capacity of BUMDes through two main interventions: (1) mentoring in the preparation of a social innovation-based Business Model Canvas (BMC), and (2) marketing digitalization training including the creation of business social media accounts and online product catalogs. The method used is Community Based Participatory Action (CBPA) with active involvement of BUMDes administrators and village youth. The results of the activity show an increase in the average knowledge score of participants from 44.2 to 79.6 (an increase of 80.1%), the creation of a business model blueprint document, two active digital marketing platforms, and a projected increase in turnover of 17.5% in the first three months of implementation. This activity contributes to the achievement of SDG No. 4 (Quality Education) through increasing digital literacy and entrepreneurship, as well as SDG No. 5 (Education). 17 (Partnership to Achieve Goals) through strengthening collaboration between universities, village governments, and communities.
Rehabilitasi dan Collaborative Governance Dalam Pemulihan Ekonomi Pasca Banjir Berbasis Pemagangan Di Kabupaten Pidie Jaya Zuliaden Jayus; Halimah
Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/beujroh.v4i2.939

Abstract

Banjir merupakan salah satu bencana hidrometeorologi yang berdampak signifikan terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat. Selain menimbulkan kerusakan infrastruktur, banjir menyebabkan terganggunya aktivitas ekonomi, hilangnya mata pencaharian, menurunnya pendapatan masyarakat, serta meningkatnya kerentanan sosial. Oleh karena itu, rehabilitasi pascabencana perlu diarahkan tidak hanya pada pemulihan fisik, tetapi juga pada penguatan kapasitas ekonomi masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Collaborative Governance dalam pemulihan ekonomi pascabanjir di Kabupaten Pidie Jaya melalui program pemagangan sebagai strategi pemberdayaan masyarakat. Penelitian yang menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi yang melibatkan pemerintah daerah, dunia usaha, lembaga pelatihan, serta masyarakat terdampak banjir. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip Collaborative Governance mampu memperkuat sinergi antarpemangku kepentingan dalam merancang dan melaksanakan program rehabilitasi ekonomi. Program pemagangan memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan keterampilan, kompetensi kerja, dan peluang usaha masyarakat sehingga mendukung percepatan pemulihan ekonomi pascabencana. Namun, implementasi program masih menghadapi kendala berupa keterbatasan koordinasi lintas sektor, pendanaan, serta keberlanjutan kemitraan dengan dunia usaha. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kelembagaan kolaboratif, dukungan kebijakan yang lebih terintegrasi, serta pengembangan kemitraan yang berkelanjutan agar rehabilitasi ekonomi berbasis pemagangan dapat menjadi model pemulihan pascabencana yang efektif dan berkelanjutan.