cover
Contact Name
Mustakim Sagita
Contact Email
mustakim_sagita@sagita.or.id
Phone
+6281360046356
Journal Mail Official
sagita_academia@sagita.or.id
Editorial Address
Sagita Akademia Maju Sagita Building, Second Floor, Padat Karya Street, No. 05 Pidie - Aceh 24183
Location
Kab. pidie,
Aceh
INDONESIA
Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat
ISSN : 30260884     EISSN : 30259320     DOI : https://doi.org/10.61579/beujroh
Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat with the ISSN 3025-9320 (online) and 3026-0884 (printed) is a multidisciplinary scientific journal published by Yayasan Sagita Academia Maju. This journal covers some general problems from the results of research implemented to the community. The purpose of this journal publication is to disseminate conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the field of service to the community.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 150 Documents
Penerapan Terapi Bermain (Play Therapy) dan Edukasi Bencana untuk Mengatasi Kecemasan pada Anak Korban Banjir Bandang Pasca Bencana di Pidie Jaya Rahmi, Hayatun; Iqbal; Saputri, Yuni; Wardani, Vera; Murliana; Fahrizal; Syafriadi; Meutia, Cut Dara; Maizan, Rafdia; Almira, Jihan; Salsabila, Nadia; Ismayani, Susi
Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/beujroh.v4i1.799

Abstract

Banjir bandang di Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, berdampak serius terhadap kondisi emosional anak-anak sebagai kelompok paling rentan. Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan mendukung pemulihan psikologis anak melalui penerapan terapi bermain (play therapy) dan edukasi kebencanaan berbasis pembelajaran interaktif. Kegiatan dilaksanakan oleh tim FKIP Unigha dari Prodi PPKn, Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia, dan Prodi Sejarah, dengan aktivitas seperti menggambar, dongeng edukatif, dan permainan kelompok. Hasil pendampingan menunjukkan penurunan kecemasan melalui perubahan ekspresi emosi, peningkatan keberanian sosial, dan tema gambar yang lebih positif. Pendekatan interaktif juga meningkatkan kemampuan komunikasi, kerja sama, dan kepercayaan diri. Edukasi mitigasi bencana membantu anak memahami risiko banjir dan strategi penyelamatan diri, sehingga memperkuat kesiapsiagaan mereka. Kegiatan turut memperkuat keterlibatan komunitas melalui dukungan keluarga dan kolaborasi lokal.
Pemberdayaan Perempuan Melalui Keterampilan Kewirausahaan Pembuatan Sate Daun Ubi Di Desa Poogalampa Kecamatan Batauga Kabupaten Buton Selatan Arsyiah, Wa Ode; Hibali, La Ode Zulfikar; Darmin, La Ode Dwiyan Pramono; Susanti, Ni Made Liya; Zida, Nila Arista; Xielienia, Tasya
Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/beujroh.v4i1.802

Abstract

Praktek pemberdayaan perempuan melalui keterampilan kewirausahaan yaitu sate daun ubi bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terkhususnya kaum perempuan atau ibu rumah tangga dalam mengelolah hasil pertanian yaitu daun ubi yang diolah menjadi sate daun ubi. Serta dapat meningkatkan perekonomian keluarga. Praktek ini dilakukan dua metode yaitu demonstrasi dan tutorial. Pendekatan demontrasi dimaksudkan untuk memberikan informasi mengenai potensi daun ubi yang di olah sebagai sate untuk meningkatkan keterampilan masyarakat terutama untuk memberdayakan perempuan di Desa Poogalampa melalui pelatihan kewirausahaan pembuatan sate daun ubi. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 7 Januari 2026 dengan melibatkan dosen, mahasiswa, dan masyarakat terkhususnya kaum perempuan. Hasil kegiatan ini menunjukkan dampak positif dan masyarakat sangat antusias dengan penjelasan yang disampaikan karena mereka bisa mengetahui manfaat daun ubi yang banyak disekitaran rumah mereka ternyata bisa dimanfaatkan sebagai makanan berupa sate dan juga bahkan bisa sebagai ide usaha kecil – kecilan untuk masyarakat terutama kaum perempuan.
Pemberdayaan Generasi Muda Melalui Edukasi Tanaman Obat Keluarga dan Karakter Cinta Lingkungan Pada Anak di Dukuh Palm Agung Asari, M. Faizal Hasan; Siregar, Tegar Ambiya Maulana; Gunawan, Steven; Alfiqri, Alfiqri; Hernowo, Hernowo; Rahmawati, Sofia; Sidiq, Muhamad Fajar
Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/beujroh.v4i1.806

Abstract

Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini berfokus pada pembentukan karakter dan peningkatan kesadaran lingkungan pada anak-anak di Dukuh Palm Agung, Kabupaten Rokan Hilir, melalui tiga pilar utama: edukasi Tanaman Obat Keluarga (TOGA), penguatan semangat gotong royong, dan penanaman nilai cinta lingkungan. Pemilihan topik ini didasari oleh pentingnya peran generasi muda dalam menjaga keberlangsungan lingkungan dan membangun ketahanan keluarga, mengingat Dukuh Palm Agung sebelumnya memiliki program ProKlim (Program Kampung Iklim) yang salah satu kegiatannya adalah penanaman TOGA. Metode yang digunakan adalah Participatory Learning and Action (PLA), yang melibatkan anak-anak secara langsung dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui sosialisasi di area terbuka dan praktik bersih-bersih. Sementara itu, edukasi TOGA dilakukan secara langsung kepada anak-anak sekolah dasar mengenai manfaat, teknik menanam, dan merawat tanaman seperti jahe, kunyit, dan kencur, bertempat di rumah kepala dukuh. Hasil menunjukkan bahwa metode PLA terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran anak-anak tentang kebersihan lingkungan, ditandai dengan pengamatan bahwa mereka menjadi lebih peka dan antusiasme tinggi dalam aksi nyata. Kegiatan pengenalan TOGA juga berhasil meningkatkan minat dan pengetahuan anak-anak, yang awalnya tidak mengetahui manfaatnya, menjadi teredukasi dan antusias terhadap implementasi yang ada. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran, kepedulian, dan pengetahuan anak-anak, membentuk kebiasaan positif untuk lingkungan yang bersih dan sehat di masa depan.
Optimalisasi Lahan Sawah Tadah Hujan melalui Penyuluhan Budidaya Tanaman Sorgum di Gampong Blang Nibong, Aceh Utara Khaidir; Handayani, Rd. Selvy; Yusuf N, Muhammad; Dewi, Elvira Sari; Usnawiyah; Rahman, Arief
Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/beujroh.v4i1.807

Abstract

Rainfed rice fields in Gampong Blang Nibong, Aceh Utara, have low productivity due to rice monoculture and limited water access. This community service activity applied a Farmer Field School (FFS) approach with demonstration plots to enhance farmers’ knowledge and skills in sorghum cultivation. Hands-on practice on a 0.5-hectare plot and participatory training, involving 25 members of the Blang Nibong Farmers Group, resulted in an 84.5% knowledge increase, with 72% of participants interested in allocating land for sorghum. The approach promotes crop diversification, improves land productivity, and strengthens household economic resilience. Program sustainability is ensured through a sorghum development group, management of demonstration plots as seed gardens, and active collaboration with stakeholders. Results indicate that participatory FFS training effectively facilitates technology adoption in rainfed fields while raising farmers’ awareness of the importance of adaptive agronomic innovations.
Etika Berinteraksi Dengan Penyandang Disabilitas di Lingkungan Masyarakat Kota Lhokseumawe Ery Wati; Zulkifli
Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/beujroh.v4i1.813

Abstract

As members of society, we all have a role to play in creating an inclusive and welcoming environment for everyone, including people with disabilities. Ethical interactions with people with disabilities are not just about being polite, but also about understanding, respecting, and supporting their rights as equal individuals. However, often misunderstandings in unethical communication can cause people with disabilities to feel marginalized, lack confidence, and not participate in community activities. For example, neighbors or colleagues often use derogatory language, do not give people with disabilities enough time to respond, or do not use appropriate communication aids. This has a negative impact on the social-emotional development of people with disabilities. The method of implementing this Community Service activity lasts 3 (three) days, namely 7 and 8 in a room with 10 participants with disabilities with different obstacles, while on the 9th the participants and the service team went down to the field consisting of 4 (four) villages divided into groups. The results achieved in this community service activity are that participants with disabilities understand the concept of disability, obstacles and can practice ethics in interacting with other disabilities. Meanwhile, the results obtained in the Community are being able to understand disabilities, obstacles and being able to interact with people with disabilities even though there are only a few simulation examples.
Lokakarya Pengembangan Kurikulum Sekolah Berbasis Karakteristik Komunitas Selingkar di MIS Thariqul Huda Tulungagung Basuni, Muh.; Mayaratri, Puspita
Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/beujroh.v4i1.814

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan membantu madrasah di Tulungagung, Jawa Timur, khususnya madrasah ibtidaiyah swasta dalam mengembangkan Kurikulum Madrasah secara mandiri agar menghasilkan Kurikulum Madrasah yang mampu selaras dengan kebutuhan dan karakteristik Masyarakat selingkar sekolah. Pendampingan seperti ini sangat penting khususnya bagi madrasah ibtidaiyah swasta agar mampu bersaing dengan madrasah-madrasah maupun sekolah dasar yang lain khususnya yang dikelola oleh pemerintah. Program pendampingan ini dilaksanakan melalui serangkaian kegiatan yang terdiri dari pelatihan dan pendampingan. Hasil dari pelatihan menunjukkan peningkatan pengetahuan para guru dan kepala sekolah. Kegiatan pendampingan menghasilkan peninjauan visi misi madrasah dan penguatan komitmen di kalangan guru dan kepala sekolah untuk selalu adaptif dengan perkembangan. Kesimpulan dari pelaksanaan pengabdian masyarakat ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dengan sekolah dalam meningkatkan kualitas akademik dan lembaga. 
Pendampingan Multipihak Penyusunan Masterplan Kawasan Pertanian Berbasis Zonasi dan Agroklimat Untuk Penguatan Ketahanan Pangan Daerah Yeni, Elfa; Rosa, Elvrida; Akmal, Nurul; Hidayat, Fadlan
Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/beujroh.v4i1.815

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas pemangku kepentingan melalui pendampingan multi-pemangku kepentingan dalam mengembangkan rencana induk kawasan pertanian terpadu berdasarkan kesesuaian lahan, zonasi, dan kondisi agroklimat. Program ini dilaksanakan secara kolaboratif oleh tim dosen Universitas Serambi Mekkah bekerjasana dengan Bappeda Kabupaten Aceh Besar yang melibatkan Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Besar, perwakilan kelompok tani dari 23 kecamatan, dan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA). Kegiatan dilaksanakan melalui pendampingan partisipatif, integrasi data, fasilitasi analisis spasial, dan penyelarasan kebijakan dengan dokumen perencanaan daerah. Program ini menghasilkan peningkatan pemahaman pemangku kepentingan tentang zonasi pertanian, fungsi zona penyangga, dan risiko terkait iklim, serta produksi dokumen rencana induk kawasan pertanian sebagai hasil utama pengabdian masyarakat. Kegiatan ini mendukung perencanaan pertanian berbasis bukti dan ketahanan pangan daerah.
Kenakalan Remaja di Era Digital : Edukasi dan Pencegahan di Desa Poogalampa Kabupaten Buton Selatan Amin, Hartini; Arsyiah , Wa Ode; Arsal, Laode Muhammad; Suat, Arif Rahman; Muhtar, Rustam; Subhan, La Ode; Alfiansyah, Andri
Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/beujroh.v4i2.820

Abstract

Era teknologi digital saat ini membawa banyak perubahan terhadap perilaku remaja, salah satunya meningkatnya kenakalan remaja di era digital. Kenakalan remaja tidak hanya terjadi di lingkungan sosial secara langsung, tetapi juga berkembang di dunia digital, seperti cyberbullying, penyebaran konten negatif, kecanduan gawai, dan perilaku berisiko di media sosial. Kondisi tersebut juga ditemukan pada remaja di Desa Poogalampa, Kabupaten Buton Selatan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran remaja mengenai kenakalan remaja di era digital serta dampak dan upaya pencegahannya. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan edukatif dan partisipatif dalam bentuk sharing session yang melibatkan remaja, mahasiswa, dan dosen pendamping. Kegiatan dilaksanakan dengan penyampaian materi, diskusi interaktif, dan refleksi bersama. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pengertian kenakalan remaja di era digital, bentuk-bentuk kenakalan remaja, faktor penyebab, dampak yang ditimbulkan, serta pentingnya literasi digital dan pengendalian diri dalam menggunakan teknologi. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kesadaran remaja untuk bersikap bijak dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai upaya pencegahan kenakalan remaja di era digital.
Pengenalan Coding Dasar bagi Guru SMA sebagai Upaya Peningkatan Literasi Digital dalam Pembelajaran Hidayat, Syamsu; Rifiyanti, Hafizah; Angellia, Filda; Nasution, Taruna; Kurniawan, Ari
Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/beujroh.v4i2.849

Abstract

The rapid development of digital technology requires teachers to improve their digital literacy and integrate technology into the learning process. However, many senior high school teachers still have limited understanding of basic coding concepts and their application in classroom activities. This community service program aimed to introduce fundamental coding concepts and enhance teachers' digital literacy to support innovative learning practices. The method used included socialization, hands-on training, and mentoring using simple coding platforms. The program was conducted in Kecamatan Jagakarsa, South Jakarta, involving 15 teachers from various subject backgrounds. The activities were implemented through preparation, execution, and evaluation stages. The results indicated an improvement in participants’ understanding of basic coding, logical thinking, and its application across subjects. Participants also showed positive responses and increased motivation to integrate coding into their teaching practices. Therefore, this program contributed to strengthening teachers’ readiness to face digital transformation in education and encouraged the integration of computational thinking in classroom learning.
Transformasi Pembukuan Digital Gratis Berbasis Microsoft Excel pada Warkop Motekar Sari, Nova Permata
Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/beujroh.v4i2.850

Abstract

Micro and small enterprises played a crucial role in sustaining domestic economic stability; however, many businesses still relied on manual financial recording practices that limited accuracy and decision making. Warkop Motekar, a micro-scale coffee shop, experienced similar challenges due to the absence of structured digital bookkeeping and concerns regarding subscription-based accounting software costs. This community service project aimed to transform manual bookkeeping into a digital financial management system using Microsoft Excel as a free and accessible tool. The program was conducted from January to February 2026 through three stages: preparation, implementation, and evaluation. A customized Excel-based system named “Motekar Digital Finance” was designed and applied through one-on-one coaching sessions. The system integrated general journal entries, ledger, trial balance, income statement, and statement of financial position with automated formulas. The implementation results showed improved recording consistency, clear separation between cost of goods sold and operating expenses, and the generation of accurate financial statements. In January 2026, the business recorded a net profit and demonstrated a healthy financial position without liabilities. The evaluation stage indicated stable system usage and enhanced financial literacy. The transformation strengthened pricing accuracy, liquidity control, reinvestment planning, and overall business credibility, thereby increasing the enterprise’s sustainability and readiness for formal financing access.