cover
Contact Name
Henny Puspita Sari
Contact Email
hennypuspitasari@unespadang.ac.id
Phone
+6281371117408
Journal Mail Official
info.jrip@gmail.com
Editorial Address
Jl. Veteran No. 26 B, Purus, Kec. Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat 25115
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Research Ilmu Pertanian
Published by Universitas Ekasakti
ISSN : 27472175     EISSN : 27472167     DOI : https://doi.org/10.31933/jrip
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Research Ilmu Pertanian (JRIP) diterbitkan oleh LPPM Universitas Ekasakti untuk menyebarluaskan hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti dari dalam dan luar Fakultas Pertanian Universitas Ekasakti. Jurnal ini berisi penulisan hasil penelitian yang berada dalam ruang lingkup disiplin ilmu terkait dengan Ilmu Pertanian untuk mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta pembangunan nasional.
Articles 169 Documents
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Pedagang Sayuran (Capsicum Annum L) Di Pasar Tradisional (Studi Kasus : Pasar Tradisioal Lubuk Pakam, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang) Henny Pratiwi; Ida Zufida; Albert Setiawan Gulo
Jurnal Research Ilmu Pertanian Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Research Ilmu Pertanian (Agustus 2026)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/53tagb35

Abstract

Penelitian ini bertujuan umtuk mengetahui besarnya pendapatan pedagang cabai merah dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi pendapatan pedagang cabai merah di pasar tradisional Kecamatan Lubuk Pakam. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive). Sampel dalam penelitian ini yaitu 30 pedagang sayuran cabai merah di pasar tradisional Kecamatan Lubuk Pakam. penelitian lapangan dilakukan pada bulan September 2025 sampai Oktober 2025. Metode yang digunakan yaitu analisis regresi linier berganda dengan menggunakan SPSS 25 dan analisis pendapatan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa tingkat pendapatan rata-rata yang diperoleh pedagang sayuran cabai merah di pasar tradisional Lubuk Pakam adalah sebesar Rp. 652.857,14 /hari, kemudian hasil analisis regresi linier berganda terdapat pengaruh yang signifikan variabel modal dan variabel kepemilikan tempat usaha terhadap variabel pendapatan pedagang sayuran cabai merah di pasar tradisional Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang. Sedangkan variable lama usaha, dan jam kerja tidak terdapat pengaruh yang signifikan terhadap variabel pendapatan pedagang sayuran cabai merah di pasar tradisional Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang
Pengaruh Pemberian Bokashi Tandan Kosong Kelapa Sawit + Npk 16:16:16 Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) Doni Indra; Bustari Badal; Afrida
Jurnal Research Ilmu Pertanian Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Research Ilmu Pertanian (Agustus 2026)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/14d0yq16

Abstract

Penelitian pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq) dengan perbandingan media tanam bokashi tandan kosong kelapa sawit + NPK 16:16:16 telah dilaksanakan di Kelurahan Koto Panjang Ikur Koto Tangah, Kota Padang. Dimulai Februari - Mei 2023, penelitian bertujuan untuk mendapatkan perbandingan media tanam bokashi tandan kosong kelapa sawit dan NPK 16:16:16 terbaik terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 4 pelakuan 6 ulangan. Sebagai perlakuan adalah A : 100% Tanah :(0% Bokashi Tandan Kosong Kelapa Sawit + 0 g NPK/Polybag); B = 25% Tanah : 75 % Bokashi Tandan Kosong Kelapa Sawit + 0 g NPK/Polybag); C : 50% Tanah : 50% Bokashi Tandan Kosong Kelapa Sawit + 5 g NPK/Polybag); D : 75% Tanah : 25% Bokashi Tandan Kosong Kelapa Sawit + 10 g NPK/Polybag). Data pengamatan dianalisis secara statistika dengan sidik ragam (uji F) dilanjutkan dengan uji Duncan ‘s New Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf nyata 5%. Berdasarkan dari hasil penelitian dapat disimpulkan pemberian bokashi tandan kosong kelapa sawit + NPK 16:16:16 memberikan pengaruh sangat berbeda nyata terhadap tumbuhan Jumlah daun, diameter bonggol, bobot segar bagian atas, bobot kering bagian atas, bobot kering kemudian berbeda nyata terhadap tinggi tanaman, bobot segar akar dan panjang akar. Perlakuan C merupakan perlakuan yang terbaik. Disarankan mengunakan pada pembibitan kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq) sebaiknya menggunakan bokashi Tandan Kosong Kelapa Sawit dengan dosis 50% : 50% tanah + 5 g NPK/Polybag).
Respon Tanaman Pakcoy (Brassica chinensis L.) Akibat Pemberian Poc (Daun Gamal + Kulit Pisang) Wannof Putra Halawa; Meriati; Henny Puspita Sari
Jurnal Research Ilmu Pertanian Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Research Ilmu Pertanian (Agustus 2026)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/ej3vtn71

Abstract

Penelitian berjudul respon tanaman pakcoy (Brassica chinensis L) akibat pemberian POC (Daun gamal + Kulit pisang) telah dilaksanakan di koto panjang lubuk minturun sumatera barat, kota padang mulai pada bulan Januari 2025 sampai Maret 2025. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Respon tanaman Pakcoy (Brassica chinensis L) akibat pemberian POC (Daun Gamal + Kulit Pisang). dan mendapatkan dosis terbaik dari  POC (Daun Gamal +  Kulit Pisang) terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman Pakcoy (Brassica chinensis L) Percobaaan ini dilakukan berdasarkan rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan 5 ulangan, sehingga terdapat 30 satuan percobaan.Data-data dari hasil pengamatan yang diperoleh dianalisis secara statistika menggunakan sidik ragam  dan bila hasil sidik ragam,berbeda nyata  (F –hitung > F tabel 5%) atau sangat berbeda nyata (F- hitung > F tabel 1 %) maka dilakukan uji lanjut dengan Duncan’s New Multiple Range Test (DNMRT). Hasil penelitian menunjukan pengaruh sangat berbeda nyata terhadap tinggi tanaman, umur panen, berat segar pertanaman, dan berat akar. Berbeda nyata terhadap lebar daun dan tidak berbeda nyata dengan jumlah daun tanaman dan panjang daun. Dapat disarankan menggunakan kosentrasi 50 ml/1 air dalam budidaya tanaman pakcoy.
Formulasi Pupuk Kandang Sapi dan Guano Pada Media Pembibitan Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq.) di Main-Nursery Yonny Arita Taher; Yuhelda Widia Sari; Dewirman Prima Putra
Jurnal Research Ilmu Pertanian Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Research Ilmu Pertanian (Agustus 2026)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/zw8xtn36

Abstract

Penelitian dalam bentuk percobaan dengan judul formulasi pupuk kandang sapi dan guano pada media pembibitan kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq) di main nursery telah dilaksanakan di lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Ekasakti Padang. Pelaksanaan dari bulan Februari 2022 sampai Mei 2022. Tujuan penelitian untuk mendapatkan Formulasi Pupuk Kandang Sapi dan Guano yang terbaik pada Media Pembibitan Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di main-nursery. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 5 perlakuan 5 kelompok. Masing-masing satuan percobaan terdiri dari 3 bibit, semua bibit diamati. Formulasi sebagai berikut A = (4,8 kg pupuk kandang sapi + 100g guano)/polibag; B= (4,2 kg pupuk kandang sapi + 200 g guano)/polybag; C = (3,6 kg pupuk kandang sapi + 300 g guano)/polibag; D = (3,0 kg pupuk kandang sapi+400 g guano)/polibag dan E = (2,4 kg pupuk kandang sapi + 500 g guano)/polibag. Data hasil pengamatan dianalisis secara statistik dengan uji F dan pengujian lanjutan dengan Duncan’s New Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf 5%. Hasil percobaan memperlihatkan pengaruh formulasi yang berbeda nyata terhadap variabel pengamatan yaitu: pertambahan tinggi bibit, pertambahan diameter bonggol, bobot segar bagian atas, bobot kering bagian atas, bobot segar bagian akar, bobot kering bagian akar, pertambahan jumlah daun. Formulasi 2,4 kg pupuk kandang sapi + 500 g guano (perlakuan E) merupakan kombinasi yang terbaik terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Main-Nursery. Disarankan untuk menggunakan formulasi 2,4 kg pupuk kandang sapi + 500 g guano untuk pembibitan kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Main-Nursery.
Pengaruh Jarak Tanam + Pemakaian Pupuk Gandasil D Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Mentimun (Cucumis sativus L.) Prima Novia; Tessy Ohani; Meriati
Jurnal Research Ilmu Pertanian Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Research Ilmu Pertanian (Agustus 2026)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/nrfmxg59

Abstract

Penelitian pengaruh jarak tanam + pemakaian pupuk Gandasil D terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun (Cucumis sativus L.) dilaksanakan di BSIP Kota Padang dari Mei sampai Juni 2024. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dan mendapatkan jarak tanam dan pupuk gandasil D terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 6 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang diberikan sebagai berikut : A  = jarak tanam 40 x 60 cm tanpa pupuk Gandasil D, B = jarak tanam 40 x 60 cm + pupuk Gandasil D, C = jarak tanam 50x60 cm tanpa pupuk Gandasil D, D = jarak tanam 50 x 60 cm + pupuk Gandasil D, E = jarak tanam 60 x 60  cm tanpa pupuk Gandasil D, dan F = jarak tanam 60 x 60 cm + pupuk Gandasil D. Data dianalisis secara statistika dengan menggunakan sidik ragam dilanjutkan dengan DNMRT pada taraf 5 %. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan jarak tanam + pemakaian pupuk Gandasil D memberikan pengaruh sangat berbeda nyata terhadap jumlah bunga betina, jumlah buah per tanaman dan bobot buah per tanaman. Berbeda nyata terhadap jumlah ruas dan umur panen. Tidak berbeda nyata terhadap panjang tanaman, umur muncul bunga betina, diameter buah dan Panjang buah pada tanaman mentimun. Perlakuan jarak tanam 60 x 60 cm + pupuk Gandasil D merupakan perlakuan terbaik. Disarankan untuk menggunakan jarak tanam 60 x 60 cm + pupuk Gandasil D untuk mendapatkan pertumbuhan dan hasil mentimun yang optimal.
Analisis Pendapatan Petani Jagung Hibrida (Zea Mays L.) (Studi Kasus Pada Kelompok Tani Tunas Muda Di Nagari Palangai Kaciak Kecamatan Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan) Debi Yulian; Mahmud; Esa Diya Wahyuni
Jurnal Research Ilmu Pertanian Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Research Ilmu Pertanian (Agustus 2026)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/b093r188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik petani jagung dan menganalisis luas lahan, tenaga kerja, benih, pestisida dan biaya pupuk yang mempengaruhi pendapatan petani jagung pada kelompok tani tunas muda di Nagari Palangai Kaciak Kecamatan Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan secara parsial dan parsial. serentak. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2022 dengan jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 31 orang petani dengan metode pengambilan sampel yaitu menggunakan metode sensus dengan jumlah sampel sebanyak 31 orang petani jagung kelompok tani tunas muda. Metode dasar penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan analisis regresi linier berganda dengan menggunakan program SPSS versi 24. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa karakteristik petani jagung pada kelompok tani tunas muda adalah sebagai berikut: (1). Usia petani terbanyak adalah 46-56 tahun (41,93%). (2). Tingkat pendidikan tertinggi adalah SD sebanyak 10 orang (32,26%) (3). Terdapat 22 (70,97%) petani yang pengalaman kerja 10-15 tahun (4). Tanggungan keluarga petani paling banyak 1-3 orang sebanyak 24 orang (77,42%). Faktor yang secara parsial mempengaruhi pendapatan petani adalah luas lahan, tenaga kerja dan pupuk. Sedangkan secara simultan yaitu luas lahan, tenaga kerja, benih, pestisida dan pupuk terhadap pendapatan petani jagung pada kelompok tani tunas muda di Nagari Palangai Kaciak Kecamatan Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan.
Analisis Tingkat Kemiskinan di Provinsi Sumatera Barat Yogi Prasmana; Gusriati; Alin Deri Utama
Jurnal Research Ilmu Pertanian Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Research Ilmu Pertanian (Agustus 2026)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/jt16ej41

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perkembangan tingkat kemiskinan di Provinsi Sumatera Barat dan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kemiskinan di Provinsi Sumatera Barat. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Juni-Juli 2023.  Penentuan lokasi dilakukan dengan sengaja (purposive), data yang digunakan adalah data sekunder. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskritif analitik dengan menggunakan data berkala (time series). Analisis data yang digunakan adalah analisis trend dan analisis regresi linear berganda dengan menggunakan program SPSS Versi 20. Hasil penelitian: Persamaan garis trend untuk perkembangan tingkat kemiskinan di Provinsi Sumatera Barat adalah Y = 9,227-0,174X. Nilai konstanta sebesar 9,227 (rata-rata tingkat kemiskinan di Provinsi Sumatera Barat selama kurun waktu 20 tahun terakhir adalah sebesar 9,227 persen). Nilai koefisien trend sebesar -0,174, (Tingkat kemiskinan di Provinsi Sumatera Barat setiap tahunnya mengalami penurunan sebesar 0,174 persen). Diramalkan tingkat kemiskinan di tahun 2027 adalah 3,833 persen. Variabel yang berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Sumatera Barat secara parsial adalah tingkat pendidikan, sedangkan yang berpengaruh tidak signifikan adalah tingkat pertumbuhan penduduk, tingkat pertumbuhan pengeluaran pangan, tingkat pertumbuhan pendapatan, dan tingkat angka kesakitan. Secara bersama-sama (simultan) tingkat pertumbuhan penduduk, tingkat pendidikan, tingkat pertumbuhan pengeluaran pangan, tingkat pertumbuhan pendapatan, dan tingkat angka kesakitan berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan (sig 0,000<0,05). Koefisien determinasi (R2) pada penelitian ini adalah 87,0%.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Padi Sawah (Oryza sativa L) di Kecamatan Rao Selatan Kabupaten Pasaman M. Ilyas; Gusriati; Wawan Sunarno
Jurnal Research Ilmu Pertanian Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Research Ilmu Pertanian (Agustus 2026)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/2mdkpp46

Abstract

Tujuan penelitian ini mengetahui karakteristik petani padi sawah dan menganalisis pengaruh luas lahan, biaya tenaga kerja, jumlah bibit, biaya pestisida, biaya pupuk terhadap produksi padi sawah di Kecamatan Rao Selatan Kabupaten Pasaman. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2023 sampai dengan Januari 2024. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive) dengan jumlah sampel 88 orang. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1). Karateristik petani padi sawah di Kecamatan Rao Selatan yang terbanyak (a). umur 40 – 44 tahun sebanyak 23 responden (26,14%), (b). tingkat pendidikan yang paling banyak yaitu tamatan SD sebanyak 55 responden (62,50%) (c). Luas lahan terbanyak 0,5 – 1,0 sebanyak 81 Responden (92%), (d). jumlah anggota keluarga terbanyak yaitu 3 orang sebanyak 31 responden (35,23%). (2). Variabel yang berpengaruh signifikan terhadap produksi padi sawah secara individual (parsial) adalah luas lahan dan biaya tenaga kerja. Variabel yang berpengaruh tidak signifikan terhadap produksi padi sawah adalah jumlah bibit, biaya pestisida, dan biaya pupuk. Secara bersama-sama (simultan) luas lahan, biaya tenaga kerja, jumlah bibit, biaya pestisida, dan biaya pupuk berpengaruh signifikan terhadap produksi padi sawah. (0,000 < 0,05).
Analisis Sosial Ekonomi Pendapatan Petani Kangkung Darat (Ipomea Reptans Poir) di Kelurahan Korong Gadang Kecamatan Kuranji Kota Padang Masyithah Rustianingsih; Herda Gusvita; Wawan Sumarno
Jurnal Research Ilmu Pertanian Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Research Ilmu Pertanian (Agustus 2026)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/27shmz59

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis karakteristik sosial ekonomi petani kangkung darat di Kelurahan Korong Gadang Kecamatan Kuranji Kota Padang, untuk menganalisis pendapatan petani kangkung darat di Kelurahan Korong Gadang Kecamatan Kuranji Kota Padang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September-Oktober tahun 2022. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive), data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukan Karakteristik petani kangkung darat di Kelurahan Korong Gadang yaitu sebagian besar responden tergolong usia produktif,  mempunyai tingkat pendidikan menengah pertama, tergolong petani berlahan sempit,  jumlah tanggungan keluarga paling banyak berkategori kecil, dan petani termasuk kategori berpengalaman dalam berusahatani dengan pendapatan sebesar Rp49.607.861,47 per hektar per musim tanam dan R/C ratio 1,53. Hasil uji F menunjukkan bahwa seluruh variabel bebas berpengaruh signifikan terhadap pendapatan responden. Hasil uji t menunjukkan bahwa variabel luas lahan garapan (X1), pendidikan (X4), dan pengalaman (X5), berpengaruh signifikan terhadap pendapatan responden, sedangkan variabel jumlah anggota keluarga (X2), umur (X3) dan frekuensi mengikuti penyuluhan (X6) tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan responden. Saran dalam meningkatkan  produksi dan kualitas kangkung darat perlu peningkatan kualitas sumber daya manusia, petani melakukan peran aktif dengan instansi terkait guna pendampingan terutama pada bidang teknis, sehingga tujuan mencapai produksi yang maksimal.