cover
Contact Name
Henny Puspita Sari
Contact Email
hennypuspitasari@unespadang.ac.id
Phone
+6281371117408
Journal Mail Official
info.jrip@gmail.com
Editorial Address
Jl. Veteran No. 26 B, Purus, Kec. Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat 25115
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Research Ilmu Pertanian
Published by Universitas Ekasakti
ISSN : 27472175     EISSN : 27472167     DOI : https://doi.org/10.31933/jrip
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Research Ilmu Pertanian (JRIP) diterbitkan oleh LPPM Universitas Ekasakti untuk menyebarluaskan hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti dari dalam dan luar Fakultas Pertanian Universitas Ekasakti. Jurnal ini berisi penulisan hasil penelitian yang berada dalam ruang lingkup disiplin ilmu terkait dengan Ilmu Pertanian untuk mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta pembangunan nasional.
Articles 141 Documents
Pelatihan Pertanian dengan Pendekatan Perencanaan Partisipatif: Literatur Review Hermawan, Retno; Noer, Melinda; Tanjung, Hery Bachrizal; Zulvera
Jurnal Research Ilmu Pertanian Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Research Ilmu Pertanian (Februari 2026)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/hf95pm53

Abstract

Pelatihan pertanian merupakan salah satu instrumen strategis dalam meningkatkan kapasitas petani dan penyuluh pertanian dalam mendukung pembangunan pertanian. Namun, berbagai studi menunjukkan bahwa efektivitas pelatihan masih belum optimal. Efektivitas mengacu pada transfer pelatihan yang dilakukan oleh peserta setelah mengikuti pelatihan. Salah satu faktor kunci yang memengaruhi kondisi tersebut adalah lemahnya perencanaan program pelatihan yang umumnya masih didominasi oleh pendekatan top-down dan minim pelibatan peserta dan stakeholder. Artikel ini mengkaji pelatihan pertanian dengan pendekatan perencanaan partisipatif. Penelitian menggunakan metode Literature Review dengan Narrative Review. Hasil kajian menunjukkan bahwa perencanaan partisipatif berperan penting dalam meningkatkan relevansi materi pelatihan sesuai konteks lokal, memperkuat partisipasi dan motivasi peserta, memperbaiki proses pembelajaran, mendorong transfer hasil pelatihan ke praktik kerja, serta mendukung keberlanjutan dampak sosial dan lingkungan. Meski demikian, perencanaan partisipatif masih dipengaruhi oleh keterbatasan sumber daya, hambatan sosial-budaya, dan tantangan replikasi pada skala yang lebih luas.
Pemanfaatan Residu  Destilasi Cymbopogon Nardus Pada Sabun Fungsional Anggia, Malse; Wijayanti, Ruri; Kamal, Sefrianita; Bila, Salsa
Jurnal Research Ilmu Pertanian Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Research Ilmu Pertanian (Februari 2026)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/1h4r6109

Abstract

Sereh wangi (Cymbopogon nardus) merupakan tanaman penghasil minyak atsiri yang banyak dimanfaatkan dalam industri parfum, kosmetik, pangan, aromaterapi, dan farmasi. Proses penyulingan minyak atsiri menghasilkan limbah residu padat sereh wangi yang masih mengandung senyawa bioaktif, namun pemanfaatannya masih sangat terbatas, khususnya pada industri penyulingan skala kecil. Penelitian ini bertujuan memanfaatkan residu padat sereh wangi sebagai bahan tambahan dalam pembuatan sabun fungsional yang bernilai ekonomi dan ramah lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen laboratorium, meliputi uji fitokimia residu dan uji karakteristik sabun, yaitu pH, daya busa, dan aroma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa residu sereh wangi mengandung senyawa alkaloid, tanin, steroid, terpenoid, dan fenol, dengan kadar air sebesar 11%. Sabun yang dihasilkan memiliki kadar air 13%, pH 9 (sedikit basa), dan tinggi busa 5 cm, serta berpotensi memiliki aktivitas antibakteri. Inovasi ini mendukung pengolahan limbah bernilai tambah dan pengembangan produk herbal berkelanjutan berbasis green innovation.
Respon Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit di Main Nursery Akibat Pemberian Urea dan POC Urine Sapi Aldo Saputra; Bustari Badal; Dewirman Prima Putra; Meriati; Yulfi Desi
Jurnal Research Ilmu Pertanian Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Research Ilmu Pertanian (Februari 2026)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/3py6r974

Abstract

Penelitian respon pertumbuhan bibit kelapa sawit di main nursery akibat pemberian urea dan POC urine sapi telah dilaksanakan di Kelurahan Koto Panjang Ikur Koto Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat, dengan ketinggian tempat 20 mdpl. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari - Mei 2025. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dan mendapatkan dosis urea dan dosis POC urine sapi terbaik terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq). Percobaan pada penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 5 ulangan. Sebagai perlakuan adalah A = 0 g urea + (0 ml/ l air) POC urine sapi; B = 10 g urea + (200 ml/ l air) POC urine sapi; C = 20 g urea + (150 ml/ l air) POC urine sapi; D = 30 g urea + (100 ml/ l air) POC urine sapi dan ; E = 40 g urea + (50 ml/ l air) POC urine sapi. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik dengan sidik ragam (uji F).Data di uji lanjut dengan menggunakan Duncan’s New Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh yang berbeda nyata pada parameter pengamatan pertambahan tinggi tanaman dan bobot segar bagian atas, kemudian berbeda nyata terhadap bobot kering bagian atas, panjang akar, bobot segar akar dan bobot kering akar, namun tidak berbeda nyata pada parameter pengamatan pertambahan jumlah daun dan diameter bonggol. Pemberian pupuk organik yang efisien pada penelitian ini yaitu dengan dosis urea 10 g + 200 ml POC urine sapi/1 liter air menunjukkan hasil terbaik terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di main nursery. Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan dapat disarankan untuk penggunaan dosis urea 10 g + 200 ml /1air POC urine sapi.
Pengaruh Bokashi Feses Sapi dan Pupuk Organik Cair Kulit Bawang Merah Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Sunadi; Nurfatiah; Afri Rona Diyanti; Milda Ernita; Widodo Haryoko; Aslan Sari Thesiwati
Jurnal Research Ilmu Pertanian Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Research Ilmu Pertanian (Februari 2026)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/czappx15

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendapatkan dosis bokashi feses sapi dan konsentrasi POC kulit bawang merah yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah. Percobaan telah dilaksanakan di Jorong Kubang Nan Duo, Kenagarian Sirukam, Kecamatan Payung Sekaki, Kabupaten Solok dari Desember 2024 sampai April 2025 pada ketinggian  tempat 1.400 mdpl. Percobaan disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok 2 faktor dengan 3 ulangan. Faktor pertama adalah bokashi feses sapi yang terdiri dari 3 taraf yaitu: 0, 5, dan 10 t/ha. Faktor kedua adalah POC kulit bawang merah dengan 3 taraf yaitu: 0, 50, dan 100 ml/L. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, akar terpanjang, jumlah umbi per rumpun, bobot basah dan bobot kering umbi per rumpun, persentase penurunan bobot umbi, produksi umbi kering per hektar, dan klasifikasi umbi. Hasil percobaan diperoleh tidak terdapat interaksi bokashi feses sapi dan POC kulit bawang terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah. Perlakuan bokashi feses sapi secara tunggal dapat meningkatkan tinggi tanaman, akar terpanjang, bobot basah umbi per rumpun, bobot kering per rumpun, persentase penurunan bobot umbi, dan produksi umbi kering per hektar. Perlakuan POC kulit bawang merah secara tunggal meningkatkan tinggi tanaman, jumlah umbi per rumpun, dan persentase penurunan bobot umbi. Untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil bawang merah dapat digunakan bokashi feses sapi dosis 10 t/ha dan konsentrasi POC kulit bawang merah  50 ml/L.
Pengaruh Pemberian Bokashi (Ampas Daun Gambir + Kotoran Ayam) Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaies guineensis Jacq) di Pre Nursery Maelta, Andes; Meriati; Sari, Henny Puspita; Badal, Bustari; Desi, Yulfi
Jurnal Research Ilmu Pertanian Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Research Ilmu Pertanian (Februari 2026)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/xs3ayj86

Abstract

Penelitian berjudul pengaruh pemberian bokashi (ampas daun gambir + kotoran ayam) terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaies guineensis Jacq) di prenursery, telah dilaksanakan di BSIP Provinsi Sumatera Barat yang terletak di jalan Khatib Sulaiman, Kota Padang dengan ketinggian ±5 m dpl. Penelitian dimulai bulan Januari - Maret 2024. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh bokashi (ampas daun gambir + kotoran ayam) yang terbaik untuk pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaies guineensis Jacq) di prenursery.Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 5 kelompok sebagai berikut : A = Bokashi (Ampas Daun Gambir + Kotoran Ayam) 0 g/tanaman, B = Bokashi (Ampas Daun Gambir + Kotoran Ayam) 125g/tanaman, C = Bokashi (Ampas Daun Gambir + Kotoran Ayam) 250 g/tanaman, D = Bokashi (Ampas Daun Gambir + Kotoran Ayam) 375 g/tanaman, E = Bokashi (Ampas Daun Gambir + Kotoran Ayam) 500 g/tanaman. Pemberian beberapa dosis bokashi (ampas daun gambir + kotoran ayam) pada tanaman bibit kelapa sawit memberikan pengaruh sangat berbeda nyata terhadap: jumlah daun, bobot kering atas, bobot segar atas, bobot kering akar, bobot segar akar dan panjang akar. Pemberian beberapa dosis bokashi (ampas daun gambir + kotoran ayam) pada tanaman bibit kelapa sawit Berbeda nyata terhadap: tinggi tanaman. Perlakuan D = bokashi (ampas daun gambir + kotoran ayam) 375 g/tanaman memberikan hasil yang terbaik untuk pertumbuhan bibit kelapa sawit.
Pengaruh Pemberian Poc Limbah Kulit Nanas Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Mentimun (Cucumis Sativus L.) Wahyuni, Fanni Sri; Yulfi Desi; Syamsuwirman; Taher, Yonny Arita; Sari, Henny Puspita
Jurnal Research Ilmu Pertanian Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Research Ilmu Pertanian (Februari 2026)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/5gdf7r84

Abstract

Penelitian dalam bentuk percobaan telah dilaksanakan di lahan penelitian Kelurahan Korong Gadang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat dengan ketinggian tempat ± 20 m dpl. Penelitian dimulai pada bulan Januari sampai Maret 2024. Tujuan dari penelitian adalah untuk mendapatkan POC limbah kulit nanas terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun (Cucumis sativus L.) Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK), dengan 5 perlakuan 5 kelompok sebagai berikut: A= Konsentrasi 0 %, B= Konsentasi 6 %, C= Konsentrasi 12 %, D= Konsentrasi 18%, dan E= Konsentrasi 24 %.  Data dari hasil  pengamatan yang diperoleh dianalisis secara statistika menggunakan sidik ragam, dan bila hasilnya berbeda nyata (F-hitung > F-tabel 5%) atau sangat berbeda nyata (F-hitung > F-tabel 1%), maka untuk membandingkan dua rata-rata perlakuan dilakukan uji lanjutan dengan Duncan’s New Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf nyata 5%. Pemberian POC  limbah kulit nanas memberikan pengaruh yang sangat berbeda nyata terhadap  pengamatan panjang tanaman.  Pengaruh yang berbeda nyata terhadap umur muncul bunga betina,  jumlah bunga betina,  jumlah buah pertanaman,  berat buah pertanaman, dan panjang akar.  Namun  tidak berbeda nyata terhadap panjang buah , diameter buah dan berat buah perplot.  Dari hasil penelitian perlakuan  terbaik adalah E= konsentrasi 24%. 
Substitusi Tepung Ubi Jalar Kuning (Ipomoea batatas L) Dan Penambahan Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) Pada Pembuatan Bolu Kukus Dakhi, Yernita; Yessirita, Nita; Hermalena, Leffy; Sidabalok, Inawaty
Jurnal Research Ilmu Pertanian Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Research Ilmu Pertanian (Februari 2026)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/m998jt59

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh subsitusi tepung ubi jalar kuning pada pembuatan mutu bolu kukus yang disukai konsumen. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Data hasil pengamatan dianalisis dengan ANOVA dan uji lanjut Duncan’s New Multiple Range Test (DNMRT). Hasil penelitian menunjukkan subsitusi tepung ubi jalar kuning berpengaruh sangat nyata terhadap kadar air, kadar abu, kadar lemak, kadar protein, kadar karbohidrat dan kadar antioksidan, serta memenuhi syarat mutu bolu kukus yang ditetapkan oleh SNI. Jumlah subsitusi tepung ubi jalar kuning yang ditambahkan untuk memenuhi syarat mutu bolu kukus yang disukai konsumen pada perlakuan B (subsitusi tepung ubi jalar kuning 10:90). Berdasarkan hasil uji organoleptik jumlah subsitusi tepung ubi jalar kuning yang ditambahkan untuk memenuhi syarat mutu bolu kukus yang disukai panelis pada perlakuan B dengan rasa (4,92), aroma (4,96), tekstur (5,92), warna (6,36). 
Identifikasi Cendawan Patogen Dan Non-Patogen Asal Rhizosfer Mahoni dan Kakao di Kelurahan Tanuntung dan Desa Karassing Bau Mirta; Sholeh, Muh. Noor Amin; Nur, Muhlizha Azhar; Yusri, Mita
Jurnal Research Ilmu Pertanian Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Research Ilmu Pertanian (Februari 2026)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/dz4dyw02

Abstract

Rhizosfer adalah tanah yang terdapat disekitar daerah perakaran tanaman yang dijadikan sebagai pertahanan luar suatu tanaman  terhadap serangan patogen yang terdapat pada akar itu sendiri, dan biasanya populasi mikroorganisme di daerah rhizosfer lebih banyak dan beragam dibandingkan dengan non-rhizosfer (Liza et al., 2015). Mikroba yang hidup pada daerah perakaran ada yang bersifat patogen dan atau ada pula yang dapat bermanfaat bagi tanaman sebagai pelindung dari infeksi yang disebabkan oleh patogen tertentu (Putra et al., 2020). Namun, hingga saat ini masih sedikit penelitian yang mengidentifikasi cendawan patogen dan non-patogen pada daerah rhizosfer tanaman yang sama. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi cendawan patogen dan non-patogen asal rhizosfer mahoni dan kakao di Kelurahan Tanuntung dan Desa Karassing. Berdasarkan hasil identifikasi yang dilakukan pada rhizosfer mahoni dan kakao di Desa Karassing dan Kelurahan Tanuntung, dapat disimpulkan bahwa genus cendawan rhizosfer yang teridentifikasi memiliki kesamaan, yaitu cendawan yang diperoleh berasal dari genus Aspergillus sp., Fusarium sp., Penicillium sp. dan Rhizopus sp., meskipun pada rhizosfer mahoni Desa Karassing diperoleh 2 isolat yang berasal dari genus Trichoderma sp. Serta secara keseluruhan, dari 40 isolat cendawan rhizosfer yang diperoleh, 22 isolat yang bersifat patogen dan 18 isolat lainnya bersifat non-patogen.
Uji Dosis Bokashi Daun Lamtoro Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharat Sturt.) Susanti, Jingga Nurul; Yonny Arita Taher; Afrida
Jurnal Research Ilmu Pertanian Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Research Ilmu Pertanian (Februari 2026)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/3mptwg10

Abstract

Penelitian “Uji Bokashi Daun Lamtoro Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt.) telah dilaksanakan di Tunggul Hitam Kota Padang Provinsi Sumatera Barat dari Januari 2025 sampai April 2025. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh dan mendapatkan dosis bokashi daun lamtoro terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis (Zea mays saccharata Sturt.). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), 5 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah berbagai dosis bokashi daun lamtoro sebagai berikut: A = 0 kg/tanaman, B = 0,55 kg/tanaman, C = 1,10 kg/tanaman, D = 1,65 kg/tanaman, E = 2,20 kg/tanaman. Data dianalisis secara statistika dengan menggunakan sidik ragam dilanjutkan dengan Duncan’s New Multiple Range Test pada taraf 5 %. Hasil penelitian menunjukkan pemberian dosis bokashi daun lamtoro memberikan pengaruh sangat berbeda nyata tinggi tanaman, berat tongkol per tanaman, berat tongkol per plot. Berbeda nyata terhadap umur panen, panjang tongkol, dan diameter tongkol. Tidak berbeda nyata terhadap panjang dan lebar daun terpanjang dan umur berbunga. Pemberian bokashi daun lamtoto dengan dosis 2,20 kg/tanaman merupakan perlakuan terbaik. Disarankan untuk memberikan dosis bokashi daun lamtoro 2,20 kg/tanaman untuk mendapatkan pertumbuhan dan hasil produksi tanaman jagung manis yang optimal.
Konsumsi Pangan Pokok Lokal Rumah Tangga di Desa Goisok Oinan Kecamatan Sipora Utara Kabupaten Kepulauan Mentawai Wilarsi, Dorche Soteria; Gusriati; Mahmud
Jurnal Research Ilmu Pertanian Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Research Ilmu Pertanian (Februari 2026)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/f3ha1z19

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik sosial ekonomi masyarakat dan konsumsi pangan pokok lokal rumah tangga di Desa Goisok Oinan Kecamatan Sipora Utara Kabupaten Kepulauan Mentawai. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Goisok Oinan Kecamatan Sipora Utara Kabupaten Kepulauan Mentawai mulai Bulan Juni - Juli 2023. Jumlah sampel sebanyak 64 sampel dari 322 populasi. Hasil penelitian berikut, (1). Karakteristik sosial ekonomi responden di Desa Goisok Oinan Kecamatan Sipora Utara Kabupaten Kepulauan Mentawai adalah : a. Umur yang terbanyak ˃45 tahun sebanyak 38 responden (60 %), b. Tingkat pendidikan terbanyak SD sebanyak 30 responden (47 %), c. pendapatan rumah tangga responden terbanyak Rp 1.900.000 – 2.600.000 sebanyak 30 responden (47 %), d. Pengalaman berusaha terbanyak ˃10 tahun sebanyak 44 responden (69 %), e. Jumlah anggota keluarga terbanyak 5-6 orang sebanyak 53 responden (83 %), f. Tempat tinggal berupa rumah kayu  sebanyak 44 responden (68 %), (1) Lantai kayu (papan) sebanyak 44 responden (68 %), (2) Atap rumah seng 38 responden (60 %). Sumber penerangan PLN sebanyak 63 responden (98 %). Sumber air bersih air sumur sebanyak 48 responden (75 %), g. Kepemilikan kekayaan kendaraan berupa motor sebanyak 52 responden (81%) dan kekayaan lainnya handphone sebanyak 47 responden (73 %), h. Aktivitas ekonomi berupa kerja sampingan (buruh, tukang) sebanyak 60 responden (93 %). (2). Pangan pokok lokal di Desa Goisok Oinan Kecamatan Sipora Utara Kabupaten Kepulauan Mentawai ada 6 yaitu : Keladi (753,12 gram/kapita/hari), Pisang (53,125 gram/kapita/hari), ubi kayu (93,75 gram/kapita/hari) ubi jalar (144 gram/kapita/hari), sagu (53,94 gram/kapita/hari), dan sukun (90,62 gram/kapita/hari). Frekuensi makan 3 kali sehari. Kontribusi pangan pokok lokal terhadap konsumsi energi dari pangan pokok sebesar 76,57 % (1.365,61 kkal/kapita/hari).