cover
Contact Name
Andi Susilawaty
Contact Email
prodi_agribisnis@uim-makassar.ac.id
Phone
+628114440205
Journal Mail Official
andisusilawatyhardiani.dty@uim-makassar.ac.id
Editorial Address
Universitas Islam Makassar Jalan Perintis Kemerdekaan 9 No 29 Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Ase Journal
ISSN : 29647614     EISSN : 29645999     DOI : -
Agribusiness and Socioeconomic Journal (ASE Journal) menerbitkan artikel-artikel di bidang Agribisnis, Sosial, dan Ekonomi Pertanian. ASE Journal diterbitkan oleh Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar dan merupakan jurnal ilmiah berskala agribisnis dan sosial ekonomi pertanian. Jurnal ini merupakan media penyebarluasan informasi yang merupakan hasil pemikiran dan penelitian para dosen, peneliti, mahasiswa dan praktisi yang berkepentingan dengan pengembangan agribisnis dan sosial ekonomi pertanian.
Articles 36 Documents
Dampak Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Terhadap Ketahanan Pangan Keluarga Di Kecamatan Mersam Kabupaten Batanghari Susanti, Ling Ling; Suandi, Suandi; Muchlis, Fuad
Agribusiness and Socioeconomic Journal Vol. 2 No. 01 (2023): JUNI
Publisher : Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/asejournal.v1i01.48

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Mersam Kabupaten Batang Hari . Kecamatan Mersam dijadikan lokasi penelitian dengan pertimbangan bahwa kecamatan ini merupakan salah satu daerah dengan tingkat kemiskinan yang cukup tinggi di Kabupaten Batang Hari . Ruang lingkup penelitian ini dibatasi pada keluarga penerima manfaat yang tergolong miskin pada tahun 2022. Keluarga Penerima manfaat (KPM) yang menjadi sampel penelitian ini merupakan KPM yang terdaftar sejak 2017 -2022 dan telah memperoleh BPNT secara kontinyu. Tujuan penelitian adalah Untuk menganalisis perbedaan ketahanan pangan pada keluarga penerima manfaat (KPM) dan bukan KPM Bantuan Pangan Non Tunai di Kecamatan Mersam Kabupaten Batang Hari. Sampel yang digunakan yaitu 41 KK KPM dan 44 KK bukan KPM. Analisis Ketahanan Pangan Pada Rumah Tangga Penerima Dan Non Penerima BPNT menggunakan Analisis Angka Kecukupan Gizi (AKG), Analisis Pola Pangan Harapan dan Uji Beda Ketahanan Pangan Pada Rumah Tangga Penerima Dan Non Penerima BPNT. Hasil analisis menunjukkan Analisis perbedaan ketahanan pangan pada keluarga penerima manfaat (KPM) dan bukan KPM Bantuan Pangan Non Tunai di Kecamatan Mersam Kabupaten Batang Hari dianalisis dengan pola konsumsi pangan rumah tangga, kelompok padi-padian dan umbi-umbian, kelompok pangan hewani dan pangan nabati, kelompok minyak dan lemak, gula, dan pangan lainnya, kecukupan konsumsi energi dan protein rumah tangga, angka kecukupan gizi (AKG), tingkat ketahanan pangan rumah tangga dan komparasi ketahanan pangan pada rumah tangga penerima dan non penerima BPNT. Rumah tangga non penerima BPNT termasuk dalam kategori tahan pangan, sedangkan rumah tangga penerima BPNT termasuk kategori rawan pangan.
Analisis Kepuasan Konsumen Terhadap Sembilan Bahan Pokok Di Pasar Terong Kota Makassar Muliani, Nuralya; Bakri, Suardi; Hardiani, A. Susilawaty
Agribusiness and Socioeconomic Journal Vol. 2 No. 01 (2023): JUNI
Publisher : Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/asejournal.v1i01.50

Abstract

Kepuasan konsumen merupakan hal terpenting yang harus dicapai. Hal ini disebabkan apabila konsumen tidak puas maka tidak menutup kemungkinan konsumen tidak loyal, dengan adanya kondisi tersebut menuntut agar pihak pasar berusaha melakukan pengukuran kepuasan konsumennya untuk mengetahui secara detail variabel-variabel apa saja yang dapat mempengaruhi konsumen tidak merasa puas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat perilaku konsumen dan tingkat kepuasan konsumen terhadap sembilan bahan pokok. Penelitian ini dilaksanakan di Pasar Terong terletak di jalan Terong, Kelurahan Wajo Baru, Kecamatan Bontoala Kota Makassar pada bulan November-Desember 2022. Metode penelitian yang digunakan adalah accidental sampling. Sampel yang diambil sebanyak 25 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara. Analisis yang digunakan dalam penelitian adalah skala likert dan analisis customer satisfaction index (CSI). Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya terdapat perbedaan tingkat kepuasan berdasarkan perilaku konsumen terhadap sembilan bahan pokok dihitung dari hasil skala likert menunjukan perilaku konsumen terhadap variabel aksebilitas sebanyak 83,5% (sangat puas), variabel jenis barang sebanyak 69,6% (puas), variabel harga sebanyak 62,2% (puas), variabel kemasan produk sembako sebanyak 71,04% (puas) dan variabel terhadap kebersihan sebanyak 63% (puas). Berdasarkan hasil CSI presentase tingkat kepuasan sebanyak 71,05% berada pada kategori “puas”. Terdapat perbedaan kepuasan konsumen sehingga para pedagang dan pihak pemerintah diharapkan lebih memperhatikan atribut-atribut yang diberikan kepada konsumen guna untuk memberikan nilai kepuasan tetinggi bagi konsumen.
PENGARUH FAKTOR SOSIAL KELOMPOK WANITA TANI ‘’CAHAYA BUNDA’’ TERHADAP PENDAPATAN PROGRAM BUDIDAYA IKAN LELE (Clarias sp) DI DESA SAMBIREJO KECAMATAN SELUPU REJANG Silvia alvionita, Vika Ardita; Yanuarti, Mira
Agribusiness and Socioeconomic Journal Vol. 2 No. 2 (2023): DESEMBER
Publisher : Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Pengaruh Faktor Sosial Kelompok Wanita Tani ‘’cahaya Bunda’’ Terhadap Pendapatan Program Budidaya Ikan Lele di Desa Sambirejo Kecamatan Selupu Rejang, bertujuan untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel ( usia, tingkat pendidikan, pengalaman usaha dan jumlah tanggungan keluarga) Terhadap Pendapatan Program Budidaya Ikan Lele di Desa Sambirejo Kecamatan Selupu Rejang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2023 di Desa Sambirejo Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong, dengan pertimbangan bahwa belum ada penelitian sebelumnya di wilayah ini mengenai keterlibatan anggota “ Cahaya Bunda ” kelompok wanita tani dalam program budidaya Ikan Lele. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini bahwa variabel independent Usia (X1), Tingkat Pendidikan (X2), dan Jumlah Tanggungan Keluarga (X4) berpengaruh nyata terhadap variabel dependent yaitu Pendapatan (Y) usaha budidaya ikan lele sedangkan Pengalaman Usaha (X3) tidak berpengaruh nyata terhadap variabel dependent yaitu Pendapatan (Y) usaha budidaya ikan lele di Desa Sambirejo Kecamatan Selupu Rejang Kata kunci : Faktor Sosial, Ikan Lele, KWT
Income Contribution of Housewives as Workers in the Ant Palm Sugar Industry Kontribusi Pendapatan Ibu Rumah Tangga Sebagai Pekerja Industri Gula Semut Sari Aren Sulistiawati, Mayasari
Agribusiness and Socioeconomic Journal Vol. 2 No. 2 (2023): DESEMBER
Publisher : Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Income Contribution of Housewives as Workers in the Ant Sari Palm Sugar Industry in Rejang Lebong Regency, aims to find out the family income of housewives as workers in the Ant Sari Palm Sugar Industry and to find out how much the contribution of housewives as workers in the Ant Sugar Industry palm juice. This research was carried out in July 2023 in Air Meles Atas Village, Selupu Rejang District, with the consideration that there had been no previous research in this area regarding "Income Contribution of Housewives as Workers in the Semut Sari Aren Sugar Industry". The conclusion that can be drawn from this research is that the average total income of female employees of palm sugar palm sugar employees in Air Meles Atas Village, Selupu Rejang District, Rejang Lebong Regency is IDR. 4,800,000,- per month with an average of Rp. 1,200,000,- per month and the daily wage is Rp. 60,000,-. And family income/side income of Rp. 3,500,000,- per month and the average is Rp. 875,000,-. With a total family income of Rp. 8,300,000,-. The income contribution of female employees of sugar palm sugar ant cider was obtained at 57.83%. The contribution value has shown to be quite high, meaning that women who work as employees of palm sugar ant cider have helped meet the family's needs.    Keywords: Contribution, Ant Sugar, IRT
PENGEMBANGAN USAHA PORANG DI DESA GATTARENG KECAMATAN PUJANANTING KABUPATEN BARRU Marsuki, Marsuki
Agribusiness and Socioeconomic Journal Vol. 2 No. 2 (2023): DESEMBER
Publisher : Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Porang (Amorphophallus oncophyllus) merupakan tanaman umbi-umbian yang memiliki potensi ekonomi tinggi dan dikembangkan sebagai komoditi ekspor karena beberapa negara memanfaatkan porang sebagai bahan makanan maupun bahan industri. Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana perkembangan usaha porang dan mengetahui faktor-faktor pendukung dan penghambat usaha porang di Desa Gattareng Kecamatan Pujananting Kabupaten Barru (Study Kasus Star-Up Vestanesia), penelitian dilakukan pada bulan Januari-Juli 2023. Penelitiian dilakukan dengan sengaja (purposive) dengan mengambil 13 orang karyawan perusahaan sebagai informan dengan mengunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dokumentasi, dan kousiner. Data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Analisis data yang digunakan adalah analisis pendapatan dan analisis deskriptif untuk menjawab permasalahan pada penelitian ini. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa dari aspek produksi tergolong baik, namun dari aspek pendapatan ini tergolong kurang baik karena harga porang pada tahun 2022 mengalami penurunan drastis. Adapun masalah yang mempegaruhi produksi porang yaitu penurunan harga porang, cuaca yang buruk, dan kurangnya pengetahuan dan keterampilan petani. Untuk hasil produksi yang didapatkan yaitu 183.825 kilogram dengan harga produksi yakni Rp. 3.400/kilogram dengan total penerimaan sebesar Rp. 625.005.000 dan dikurang dengan biaya total Rp. 122.853.000 sehingga pendapatan total yang diperoleh dalam usaha porang yang di kembangkan Star-Up Vestanesia yaitu sebesar Rp. 502.152.000. Kata Kunci: Analisis Produksi, Pengembangan Usaha, Pendapatan, Tanaman Porang
STRATEGI PEMASARAN ROTI DI KOTA MAKASSAR (Studi Kasus pada Home Industri Usaha Roti Sulawesi Kelurahan Maccini Parang) Reza Ridho, Muh Reza Ridho
Agribusiness and Socioeconomic Journal Vol. 2 No. 2 (2023): DESEMBER
Publisher : Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Muh. Reza Ridho 19 012 014 011. Strategi Pemasaran Roti Di Kota Makassar (Studi Kasus pada Home Industri Usaha Roti Sulawesi Kelurahan Maccini Parang) di bawah bimbingan La Sumange dan Suardi Bakri. Roti Sulawesi adalah perusahaan yang bergerak di industri bakery yang menjual berbagai macam varian roti seperti roti selai, roti tawar, roti hamburger dan sebagian, telah berevolusi lebih dari roti Sulawesi. Selain itu strategi yang diterapkan oleh kompetitor sangat baik agar kompetitor dapat menarik konsumen roti Sulawesi. Penelitian ini bertujuan untuk faktor internal dan faktor ekstenal yang mempengaruhi sistem pemasaran home industri usaha roti Sulawesi di kelurahan maccini parang serta untu memahami bagaimana strategi pemasaran yang diterapkan home industri usaha roti Sulawesi di kelurahan maccini parang. Penelitian ini merupakan studi kasus yang dilaksanaan pada bulan januari-maret, jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik analisis data deskriptif dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal pada pabrik roti Sulawesi adalah manajemen dan pemasaran, sedangkan faktor eksternalnya yaitu lingkungan makro (faktor demografi, faktor ekonomi, faktor lingkungan, faktor teknologi, faktor politik dan aspek budaya), lingkungan mikro (pesaing dan masyarakat) dan lingkungan industri (tantangan dari pesaing baru, ancaman barang pengganti, kekuatan tawar menawar pemasok, dan kemampuan negosiasi pembeli). Analisis matriks SWOT menghasilkan 12 alternatif strategi yang dapat digunakan sebagai upaya pengembangan usaha, seperti: Mempertahankan harga dan meningkatkan kualitas produk untuk meningkatkan kepuasan konsumen, menambah volume produksi guna memenuhi permintaan yang ada di pasar, Kata kunci: Strategi Pemasaran, Roti Sulawesi, SWOT
MOTIVASI PETANI DALAM PENGEMBANGAN USAHATANI KAKAO DI DESA SUKADAMAI KECAMATAN PAPALANG KABUPATEN MAMUJU ibrahim, helda
Agribusiness and Socioeconomic Journal Vol. 2 No. 2 (2023): DESEMBER
Publisher : Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kakao menjadi salah satu hasil perkebunan Indonesia yang cukup potensial dan merupakan salah satu komoditi ekspor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana motivasi petani dalam pengembangan usahatani kakao di Desa Sukadamai Kecamatan Papalang Kabupaten Mamuju. Penelitan ini di analisis menggunakan analisis data kualitatif dngan skala pengukuran skala likert. Teknik pengumpulan data yang di gunakan yaitu wawancara serta pengisian kuisioner yang sudah di siapkan dan di berikan kepaa responden sebanyak 43 petani dan dokumentasi.pengambilan sampel di lakukan secara purposive sampling.data penelitian di susun secara sederhana dan di analisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penlitian ini menunjukkan bahwa faktor internal dan faktor eksteral berpengaruh tinggi terhadap motivasi petani dalam pengembangan usaha tani kakao di desa sukadamai kecamatan papalang kabupaten mamuju yaitu di peroleh nilai skor untuk motivasi internal petani (124,5) termasuk kategori tinggi yang terdiri dari pengalaman berusaha tani,tanggungan keluarga,luas lahan,dan akses informasi.dan untuk motivasi internal petani kakako di peroleh nilai skor (119,6) termasuk kategori tinggi teriri dari sarana dan prasarana,modal,intensitas penyuluhan,peluang pasar dan inovasi.
Pengaruh lahan Dan Input Terhadap Produksi Usahatani Jagung Kuning Di Kecamatan Watopute, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara Alimin, Alimin
Agribusiness and Socioeconomic Journal Vol. 2 No. 2 (2023): DESEMBER
Publisher : Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan Watopute merupakan sentra produksi jagung kuningdi Kabupaten Muna. Penggunaan lahan dan input usahatani jagung kuning di wilayah tersebutbelum menghasilkan produksi yangoptimal. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis fungsi produksi usahatani jagung kuning di Kecamatan Watopute sebagai pengaruh penggunaan lahan, benih varietas Bisi-2, pupuk urea, pupuk NPK Phonska, herbisida Rambo 550 SL, herbisida Venator 550SC, dan pestisida Penalty 50SC. Desa Wakadia dipilih secara purposif sebagai desa sampel. Sampel usahatani sebanyak 40 unit dipilih menggunakan teknik multistage cluster sampling dari populasi sebanyak 414 unit usahatani jagung kuning Musim Tanam Oktober 2021. Data dikumpulkan melalui wawancara tatap muka dengan pemilik usahatani sampel. Variabelnya meliputi: (a) variabel bebas, yakni luas tanam (X1), jumlah benih (X2), jumlah urea (X3), jumlah NPK Phonska (X4), volume Rambo 550 SL (X5), volume Venator 550SC (X6), dan volume Penalty 50SC (X7), serta (b) variabel terikat adalah total produksi (Y). Data dianalisis menggunakan fungsi produksi Cobb-Douglas. Hasil penelitian menunjukkan: (a) Fungsi produksi usahatani jagung kuning di Kecamatan Watoputeadalah ; (b) Sekitar 99,1% dari keragaman produksi usahatani tersebut dapat diprediksi dari luas tanam danjumlah penggunaanmasing-masing input yang dianalisis dalam penelitian ini sedangkan sekitar 0,90% sisanya dipengaruhi faktor lain; (c) Secara simultan, semua variabel bebas yang dianalisis berpengaruh sangat nyata terhadap total produksi usahatani tersebut; (d) Secara parsial, variabel X6 berpengaruh sangat nyata sedangkan X1, X4, X5, dan X7 berpengaruh nyata, sebaliknya X2 dan X3 berpengaruh tidak nyata terhadap produksi usahatani tersebut.
KARAKTER PETANI MILENIAL DAN DAMPAKNYA PADA PERTUMBUHAN AGROPRENEUR MUDA (Studi Kasus Di Perusahaan PT. Karya Petani Indonesia Di Sulawesi-Selatan) Aswangga, Angga
Agribusiness and Socioeconomic Journal Vol. 3 No. 1 (2024): JUNI
Publisher : Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil sensus tahun 2020 menunjukkan bahwa generasi millennial merupakan 25,87% dari total populasi 270,2 juta atau sekitar 69,901 miliar, yang berarti tersedia tenaga kerja produktif yang cukup potensial, apalagi sekarang Indonesia menghadapi jumlah penduduk yang besar terkait dengan bonus sumber daya manusia. Rendahnya kesadaran ini menyebabkan rendahnya minat generasi muda terhadap pertanian. Kehadiran petani milenial yang digagas Departemen Pertanian menawarkan opsi lain untuk mempercepat regenerasi petani. Dalam penelitian ini menggunakan analisis data deskriptif kualitatif yaitu pengumpulan data-data yang di dapat berupa kata-kata atau informasi-informasi yang diperoleh dari proses wawancara maupun dari dokumentasi. Sedangkan deskriptif merupakan tahapan dimana peneliti akan menjelaskan dari setiap jawaban yang diberikan oleh informan. bahwa kepercayaan diri, networking, motivasi dan kepemimpinan termasuk dalam kategori tinggi. Peningkatan pendapatan petani milenial di PT. Karya Petani Indonesia bisa diartikan sebagai bukti bahwa karakter-karakter ini memiliki peran penting dalam kesuksesan agropreneur muda. Karakter petani milenial di PT. Karya Petani Indonesia memiliki ciri individu umumnya dengan tingkat pendidikan yang relatif tinggi dan memiliki pengalaman berusaha tani yang cukup baik. Selain itu karakteristik yang khas dengan kepercayaan diri,networking, motivasi dan kepemimpinan yang dimiliki petani milenial PT. Karya Petani Indonesia dalam kategori tinggi. dalam studi kasus di PT. Karya Petani Indonesia ini dapat disimpulkan bahwa adanya peningkatan omzet/tingkat pendapatan dari masing-masing individu petani muda dengan peningkatan yang signifikan selama tiga tahun terakhir.
PERAN PENYULUH DALAM PROSES ADOPSI INOVASI USAHATANI PADI SAWAH (STUDI KASUS DI DESA KANJILO, KECAMATAN BAROMBONG, KABUPATEN GOWA) Dillah, Nurul Fadillah
Agribusiness and Socioeconomic Journal Vol. 3 No. 1 (2024): JUNI
Publisher : Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran penyuluh pertanian sangat penting dalam meningkatkan pengetahuan dan mengubah perilaku petani untuk mengadopsi inovasi agar berdaya dan dapat meningkatkan kesejahteraan petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses adopsi inovasi dan untuk mengetahui bagaimana peran penyuluh dalam proses adopsi inovasi pada usahatani padi sawah. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kanjilo, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa pada bulan September-Desember 2022. Metode penelitian yang digunakan yaitu observasi, angket dan dokumentasi dengan pengambil 45 orang petani dengan cara simple random sampling. Data yang digunakan yaitu data primer data sekunder. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani sadar akan inovasi yang ada hingga pada tahap mereka mengadopsi atau tidak inovasi tersebut. Pada proses adopsi inovasi rata-rata akhir diperoleh berjumlah 2,15 yang artinya termasuk kedalam kategori sedang. Peran penyuluh sebagai edukasi dan deseminasi informasi termasuk dalam kategori berperan, sedangkan peran penyuluh sebagai fasilitasi, konsultasi, supervisi, pemantauan dan evaluasi termasuk dalam kategori cukup berperan dalam proses adopsi inovasi usahatani padi sawah. Hasil akhir peran penyuluh pertanian yaitu cukup berperan dalam proses adopsi inovasi kegiatan usahatani padi sawah di Desa Kanjilo, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa dengan jumlah skor yang diperoleh 4.594 artinya kerjasama antar petani dan penyuluh berjalan dengan cukup baik dengan memanfaatkan kemampuan, informasi, inovasi dan keterampilan dalam menjalankan penyuluhan begitu juga sebaliknya bahwa para petani mampu bekerjasama dengan cukup baik dan menerima setiap arahan dari penyuluh demi peningkatan hasil usahataninya.

Page 2 of 4 | Total Record : 36